Jungkat

Inikah HP 2 Jutaan POCO TERBAIK? POCO M7 Pro 5G (YouTube Video)

  • 04/04/2025

Pas pertama kali pegang HP ini, loh, kok gak ada lensa ultra wide downrade kah dari M6 Pro? Pas dibandingin sama Redmi Note 14 5G ini juga speknya mirip banget. Apakah ini HP kamufrase dari Poco atau sebenarnya banyak hal menarik yang kita enggak tahu? Yuk, kita bahas. Beginilah. Dan ini dia BXnya berwarna dasar kuning yang beda sama seri atasnya X atau F yang warnanya hitam ya. BT, unit gua ini yang Indonesia punya, warna hijau 8 gig RAM dan 256 storage. Habis itu ada kotak lagi yang isinya SIMi ejector, kertas-kertas yang terlupakan, pembatas buku yang mungkin kalian telantarin juga, plus stiker yang kalian bisa tempel di sepeda anak mungkin. Habis itu ada case elastis, kepala charger 45 watt, beserta kabelnya type A to type C. Dan pastinya langsung disambut sama Hyper OS1 berbasis Android 14 ya. Habis itu gua setup-setup kayak biasa regis sidik jari yang ada di dalam layar. Terus ditawarin instal app ini nih yang tampaknya enggak bisa diunselect all. Masih satu-satu dibuang pilihannya tuh. Hmm. Jadi kepikiran kira-kira gimana ya iklan di HP ini ya? Enggak tahu. Nanti kita cek setelah kelar setup. Gua cek storage-nya udah kemakan 26 gig dan langsung cus diminta update software 600-an meg. Impresi gua sama HP ini cukup suka sih sama begnya yang mat finish gitu. Apalagi di sebelah kanan ada efek-efek kayak pasir di pantai. Cuma ada bagian glossy juga sih di kamera modulnya yang selain gampang nempel sidik jari debu-debunya juga lumayan kelihatan. Terus HP ini juga punya frame yang flat tapi nilai plusnya ada sedikit lengkungan di bagian belakang jadi enggak berasa tajam-tajam amat. Habis itu di bagian atas kita punya lubang kebahagiaan yang sering dicari sama sebagian teman-teman yaitu iPhone Jack beserta IL Blaster dan di bagian bawah ada sim tray yang dia hybrid ya yang mana SIM keduanya kalian bisa pilih mau taruh SIM card atau memory card. Lanjut ke bagian depan. yang punya basel termaksud normal sih untuk bagian kanan sama kiri, tapi baselnya tadi tuh sempat meleleh jadi numpuk di bagian bawah deh. Cuma karena ini HP kisaran R3 jutaan ya enggak bisa komplain banyak. Paling satu lagi yang agak ganggu buat gua adanya ring silver di kamera selfie-nya jadi enggak nyatu full hitem aja gitu. Selebihnya gua cukup suka sih sama HP ini. Terutama pas digenggam enggak tebal dan cukup enteng juga di 190 gr. Oke, lanjut kita ke spesifikasi. Tapi yang penting-penting aja yang punya layar 6,67 inch AMOLED 120 Hz 2100 nits yang kalau gua cek langsung di outdoor gini udah lumayan sih. Bukannya super terang, tapi udah oke kalau misal sambil buka map segini. Terus lanjut ke chipset yang pakai Damage City 7025 Ultra berfabrikasi 6 nanm yang dapat skor anlutu di 467.000-an. Baterai 5110 mAh yang support 45 watt charging. Untuk kameranya sendiri sebenarnya ada dua lensa ya, cuma satu lagi 2 megapel dep-nya itu bisa dilupakan. Yang mana lensa utamanya itu 50 megap beris yang pakai sensor sama kayak X7 Pro dan Poco F6 yaitu AMX 882. Harusnya oke sih, nanti kita buktiin. Sedangkan selfie-nya 20 megap. Terakhir HP ini udah 5G, dual speaker, IP64, NFC dan lainnya. Nah, sampai sini kalian pasti udah mulai gatal buat komen. Bedanya sama M6 Pro itu apa, Bang? Terus kok mirip kayak Redmi Note 4 Plus 5G? Yuk, kita bahas satu-satu. Pertama, kalau dibandingin sama M6 Pro, yang paling jelas kelihatan di M7 Pro ini dia udah 5G ya, yang mana M6 Pro baru 4G. Hal ini sebenarnya dipengaruhi sama chipsetnya Helio G99 Ultra yang enggak support 5G tuh. Dan secara performance kalau gua cek di nano review secara clock speed dan skor anutunya meningkat belasan persen. Cuman ada yang dikorbanin juga sih di seri terbaru ini yaitu lensa ultrawide-nya sekarang lenyap. Wih, gimana guys? Menurut kalian ini langkah yang tepat atau enggak? Buang ultra wide tapi dapat peningkatan performance yang support 5G. Selebihnya menurut gua tipis-tipis aja sih perbedaannya dari kapasitas baterai yang naik dikit dan support charging yang turun dikit. Dan terakhir gimana kalau dibandingin sama Redmi Note 4 5G? Kalau gua perhatiin semuanya sih hampir sama dari chipset sampai baterai. Yang ngebedain itu cuma di kamera yang mana si Redmi itu pakai lensa utama 108 megap, ada 8 megap ultrawide dan 2 megapel makro. Sedangkan M7 Pro ini 50 megapel lensa utama, enggak ada ultrawide, dan 2 megap de. Sama perlu diingat secara harga harusnya Redmi Note 14 5G ini lebih mahal ya dip, juta dari M7 Pro 5G yang harga pastinya gua juga masih belum ada info. Oke, sebelum kita kepoin apakah HP ini bisa dibuat nge-game, mari kita bawa jalan keluar buat tahu seberapa bagus sih kameranya. Dan pertama yang gua notice buat fotonya ini cukup luas ya, bisa sampai 0,8 kali dan hasilnya pun termakud baik. SDR-nya juga jalan bisa dilihat langit dan gedung di belakang bisa dipos dengan [Musik] baik. Buat Hapti Quidbag getarannya nyebar ya yang mana wajar sih kayaknya buat harga segini cuma walaupun nyebar getarannya cukup kuat. Oh ya, Guys, buat resolusi kamera di video ini, dia bisa mentok sampai 1080p 30 fps ya untuk kamera depan dan belakang nih. Dan ini kalau kalian lagi lihat gua balikin ya ke kamera white-nya gimana? Oh ya, Guys. Terus biar enggak bosan pakai kameranya, si Poco juga kasih beberapa fitur ya. Kayak misalnya ganti langit yang bisa dikasih pelangi dijadiin malam sampai ini kocak deh bisa dibikinin ada kembang api dong kacau. Habis itu dari foto objek yang ada bisa dimainin bokehnya dan cukup macam-macam ya pilihannya. Dan terakhir dia ada AI Eraser juga cuman ini buat objek yang simpel-simpel aja ya. Kalau yang background-nya udah ribet gitu bakal enggak rapi ya beginilah. Ini dia. Let's go. Ya ampun. Oh ya. Dan HP ini ada satu fitur lagi yang namanya dynamic shot ya. Jadi satu detik sebelum dan sesudah jepret dia bakal disimpan tuh nanti di galeri ada iconnya sendiri dan nanti kita tinggal tahan aja gambarnya ya. Kurang lebih kayak live foto gitu deh. Ini tolong cekin dong ada yang lebih murah lagi enggak? Oke. Panado 20 tablet. Ada yang lebih murah dari dolar Singaporea enggak? Yah, rata-rata segitu harganya. Boleh dah sikat. Oh ya, Guys, buat yang nanya apakah HP ini ada always on display-nya? Karena udah AMOLED jadinya bisa ya. Cuman sayangnya enggak bisa benar-benar always nih. Jadi dibatasin cuman 10 detik doang. Oke juga kamera depannya. Oke, Guys. By the way, kalau ngomongin iklan buat gua sih sebenarnya enggak terlalu ngaruh ya. Karena sepengalaman gua, iklan itu bakal muncul kalau kita pakai app-f bawaannya mereka. Kayak misalnya Mi Browser, Mi Video dan teman-temannya tuh. Sedangkan gua enggak pernah pakai itu sih. Paling ada beberapa yang nongol. Misalnya notif di Mi Video yang sebenarnya pun kalau kita enggak pakai bisa di-disable aja. Atau misalnya pas kita lagi search gitu, ada iklan nyelip sebaris yang sebenarnya terlalu ganggu juga sih. Jadi intinya hindarilah app bawaan mereka. By the way, guys, jarang-jarang nih gua bahas HP 2 3 jutaan dan buat kalian mau gua lebih sering ngebahas lagi boleh kasih tahu gua dengan like video ini ya. Thank you. Nah, kalau ngomongin gaming di HP ini tentu bisa. Tapi ya kira-kira juga ya buat game-nya. Di sini gua sempat coba Mobile Legends settingan mentoknya di Super Ultra yang pengalaman mainnya overall mulus, cuman kalau emang pas lagi rameai ada frame drop dikit. Untuk FPS-nya sendiri rata-rata atas ya di 59,6 FPS. Total gua main hampir setengah jam dan baterai berkurang 5%. Untuk suhunya termaksud aman di 40-an derajat hangat kepanas dikit gitu. Tapi gua baru nge kalau frame rate super itu harusnya kan dapat di FPS 90 ya, tapi buat tools gua cuma dapat 60 dan pas gua cross check ada keterangan loh kalau 90 atau 120 Hz-nya enggak support. Mungkin emang belum di-update aja kali ya dari game developernya. Semoga ada update. Terus gua juga sempat tes satu game lagi PUBG yang dapat settingan HD dan balance move ultra. Untuk pengalaman mainnya enggak ada masalah. Gua sempat tes gyonnya juga cukup responsif. Buat FPS-nya sendiri mentok di 39,9 dan main selama 30 menit baterai berkurang 8%. Oke, jadi HP ini ada dua warna ya, hijau yang kayak gua ini sama titanium. Untuk variannya sendiri setahu gua cuman ada satu sih yaitu 8+ 256. Sedangkan harga gelap, enggak ada info. Cuman kalau kita lihat Poco F6 Pro 4G dulu pas launching, mereka jual di harga Rp3 juta dan enggak mungkin di atas 3,2 sih karena mending ambil Redmi Note 14 5G aja yang kamera utamanya udah 108 megap plus dapat ultrawide. Mending Xiaomi. Terus enggak mungkin juga di bawah 2,5 juta karena kalau gua kepoin Poco M9 Pro 4G harganya udah turun segitu tuh. Jadi mungkin di antara 2,5 sampai Rp3 juta 2,8 atau 29 mungkin. Gimana pendapat kalian? Kalau harga segitu sih menurut gua masih bisa kalian pertimbangin ya. Udah 5G, chipset bagus, layar AMOLED 120 Hz, kamera oke, dan beberapa fitur yang gua tunjukin tadi. Terus dengan desain yang gua suka. Paling yang perlu kalian tanyain ke diri sendiri, butuh lensa ultra wide enggak? Kalau butuh banget HP ini ya emang enggak ada. Ah.

Lihat di YouTube

Video Lainnya

Brand Terkait

Poco M7 Pro 5G

POCO M7 Pro 5G adalah smartphone yang dipasarkan secara resmi di Indonesia dengan dukungan jaringan 5G. Perangkat ini membawa fitur layar besar yang imersif, performa yang kompetitif di kelasnya, dan sejumlah fitur yang mendukung kebutuhan multimedia serta konektivitas modern. Sistem operasi yang digunakan adalah HyperOS berbasis Android, yang menjadi dasar...

Poco M7

POCO M7 adalah smartphone yang dipasarkan secara resmi di Indonesia dan hadir sebagai bagian dari lini POCO yang fokus pada layar imersif, baterai besar, serta performa harian yang seimbang. Perangkat ini menjalankan Xiaomi HyperOS berbasis Android, antarmuka terbaru yang mengatur sistem, optimasi daya, dan fitur-fitur navigasi yang intuitif. HyperOS membantu...