Internet 5G yg Mudah Digunakan & Bisa utk Beberapa Perangkat - Review 5G CPE 5 dgn Teknologi Huawei (YouTube Video)
Ini Huawei 5G CPE5. Mode 5G ini disebut tawarkan banyak keunggulan untuk ultra fast multide device 5G connection. Kecepatan downloadnya sampai 3,6 Gbit/s. Tentunya lewat konektivitas 5G. Ada 9 dB high gain antena untuk kestabilan koneksi 5G khususnya di daerah dengan sinyal yang lemah. Nah, untuk membagi internet 5G-nya alat ini mendukung WiFi 6 ya dengan kecepatan sampai 3000 megbit/s. Koneksinya juga bisa nyampai 128 device. Ada juga port Ethernet 2,5 GBPS untuk koneksi kencang melalui kabel jaringan lokal. Fiturnya banyak dan bikin alat yang satu ini jadi sangat mudah digunakan. Ada Huawei AI Live, parental control, 5G Super Uplink, dan masih banyak lagi. Oke, langsung aja kita mulai pembahasan modem yang sangat menarik ini [musik] ya. Huawei 5G CPE5. Ini adalah perangkat yang bisa dipakai untuk kalian yang ingin pakai akses internet FWA atau fixed wireless access 5G to home. Ya, singkatnya alat seperti ini akan membagi akses internet dari satu koneksi 5G ke berbagai perangkat lain. Nah, karena basisnya pakai koneksi seluler, alat seperti ini tentunya akan sangat mudah di-setup dan digunakan. Semudah apa? Nanti kita coba, ya. Nah, tapi sebelum itu kita akan coba kenalan dululah dengan si Huawei 5G CPE5 ini. Kita mulai dari paket penjualannya. Nah, di dalamnya ada unit 5G CPE5-nya. Lalu ada adapter eh entar dulu. Adapter daya atau ada chargernya enggak sih? Ini adapter daya. Ini adapter daya ya. Lalu ada kabel Ethernet juga dan ada paket dokumen. Selain itu, Huawei 5G CPL5 ini juga dipasarkan dengan bandling Telkomsel Orbit. Jadi tentunya di paket penjualannya juga ada nano SIM kartelcomsel orbit. Di sini ada juga bonus kuota 5G 200 GB untuk 1 bulan yang bisa digunakan di awal penggunaan modem 5G ini. Nah, untuk desain Huawei 5G CP5 ini desainnya seperti ini ya. Bodinya putih gitu ya. Dimensinya 18,2 * 9 * 9 cm ya. Jadi ini memang bukan modem yang super ringkas tapi bukan yang besar banget juga. Nah, di sisi depan terlihat ada logo 5G serta tiga buah lampu indikator untuk status perangkat. indikator koneksi 4G dan indikator koneksi 5G. Sisi kanan dan atas itu kosong, gak ada apa-apa di situ. Di kiri di bagian bawah ada penutup yang kalau dibuka di dalamnya ada dua konektor untuk antena tambahan. Sementara di sisi belakang terlihat ada jajalan konektor di area yang sedikit menjorok ke dalam di bagian bawah. Untuk konektor ada satu Ethernet 1 GB/s untuk port LAN. Lalu ada satu Ethernet 2,5 GB/s untuk port L dan One juga ya. Lalu ada satu telepon port untuk koneksi internet klasik nih lewat line telepon ya dan ada satu DC in untuk masang kabel dari adapter daya. Selain itu ada juga satu tombol WPS. Ini bisa digunakan untuk menghubungkan perangkat lain ke Wi-Fi dari alat ini dengan cepat. Beralih kei bawah. Di sini ada penutup yang kalau dibuka kita bisa menjumpai slot nano SIM dan satu tombol reset. Kurang lebih seperti itu ya desain dari si 5G CPE5 ini. Untuk spesifikasinya konektivitas saluran dia bisa 4G dan 5G. Nah, untuk 5G dia sudah support stand alone atau SA dan NSA atau non stand alone. Jadi lengkap dukungan 5G-nya. Untuk PK speed 5G-nya download-nya sampai 3,6 Gbit/ dan upload-nya sampai 500 MB/s. Tapi perhatikan ya, ini pick speed ya. Jadi kecepatan download dan upload yang kita dapatkan belum tentu mencapai angka tersebut ya. Tergantung dari kecepatan yang ditawarkan oleh operator seluler yang digunakan. Perhatikan juga untuk yang dibesarkan Indonesia ini memang ini diock khusus untuk Telkomsel Orbit aja. Jadi jangan nanya bisa pakai SIM lain enggak? Enggak, enggak bisa ya. Lah lalu untuk Wii dia pakai WiFi 6 ini dual band 2,4 GHz dan 5 GHz. Rating kecepatannya ada di AX3000. 5 GHz up to 2402 M/s. 2,4 GHz-nya up to 574 MB/s. Nah, kalau dia pakai dual band dual concurrent atau DBDC itu up to 2.976 megbit/s. Kapas koneksinya itu up to 128 perangkat. Ini yang membedakan antara dia dengan HP biasa. Ya, kalau dia memang dirancang untuk 128 perangkat. Beda dengan HP biasa ya. Nah, untuk dukan aplikasi ada Huawei AI Live. Ini bisa didapatkan dari QR code yang ada di dokumen di dalam paket penjualan. Lalu untuk fitur dia punya 9 dBI high gain antena, ada 5G super uplink, auto switching port dan lain-lain. Oke, sekarang mari kita coba aja langsung pakai si Huawei 5G CP5 ini. Kita lihat semudah apa setup awalnya. tentunya pertama kita harus pasang dulu sim card yang akan digunakan ke modem ini. Tapi seharusnya untuk di Indonesia untuk pembelian yang resminya sim card yang jadi bonus dalam paket penjualannya akan langsung terpasang di dalam modem. Nah, setelah itu kita tinggal menghidupkan modem. Nah, ini cukup dengan memasang adapter daya ke sumber listrik dan pasang kabelnya ya ke modem yang satu ini. Beres ya. Nah, tunggu berapa saat sampai lampu indikator di sisi depan itu menyala biru. Setelah itu, kita sudah bisa menghubungkan perangkat seperti smartphone, tablet, laptop, dan lain sebagainya via WiFi ke modem yang satu ini. Nah, untuk SSID atau nama Wii-nya itu bisa dicek di label yang ada di bagian dasar atau kita juga bisa gunakan QR code untuk menghubungkan perangkat kita ke Wi-Fi dari modem ini dengan cepat. Ini tentunya berlaku selama kita belum mengubah password standar Wii-nya ya. Nah, sebelum kita bisa terhubung ke internet karena ini pakai SIM card ya. Nah, seperti SIM card baru pada umumnya tentunya kita harus aktivasi terlebih dahulu. Untuk aktivasinya ikuti saja panduan yang ada di dalam paket penjualan modem ini. Setelah aktivasi bonus kuota akan masuk ke nomor Telkomsel orbit bawaan modem ini. Setelah itu, secara umum Huawei 5G CPE5 ini sudah bisa digunakan untuk pusat akses internet di tempat kita. Walaupun pada dasan yang perangkat ini masih ada di dalam kondisi unconfigured ya. Nah, untuk melakukan pengaturan awal modem kalau dirasakan dibutuhkan, kita bisa pakai aplikasi AI yang tadi. Cukup buka aplikasi dan tekan tombol plus di kanan atas. Dan modem harusnya akan otomatis terdeteksi kalau smartphone kita terhubung ke Wii dari modem ini, ya. Tapi kalau ternyata modem gagal didaftarkan, kita bisa coba tekan tombol di kanan atas ini nih. Nih ya. Lalu masuk ke opsi scan dan scan QR code di bawah modem. Seharusnya modem akan terdaftar di aplikasi setelah itu. Nah, lanjut. Kita bisa lakukan konfigurasi awal modem nih. Ini lebih ke arah mengatur SS ID dan password Wii. Kalau dirasakan dibutuhkan saja ya. Kalau enggak ada masalah dengan SSD dan password standar enggak ada masalah juga. Jangan lupa kalau kita mengganti SS ID dan password berarti kita harus menghubungkan ulang semua perangkat yang sebelumnya sudah terhubung ke modem ini. Jadi cuma seperti itu aja ya setup awal dari modem ini. Mudah kan? Oke. Untuk aplikasi AIF yang tadi apa cuma itu aja fungsinya? Tentu tidak. Ada beberapa fungsi pemantauan dan pengaturan lain di dalam aplikasi ini. Untuk pemantauan, kita bisa melihat penggunaan kuota data bulanan, kecepatan upload dan download, jumlah device yang terhubung, serta beberapa informasi lain. Sementara untuk pengaturan ada banyak ya. Misalnya untuk setting Wii dan gas Wii, attack prevention, WPS, dan masih banyak lagi. Ada juga pengaturan untuk fitur menarik seperti parental control. Jadi kita bisa membatasi akses internet untuk perangkat-perangkat tertentu yang mungkin digunakan oleh anak-anak. Ini bisa sangat membantu ya tentunya ya. Ya, jadi kurang lebih seperti itu ya penggunaan dari Huawei 5G CPE5 ini. Sekarang mari kita coba kemampuannya ya. Pertama kita coba dulu pengujian kecepatan koneksi internet 5G. Kita coba dengan speed test ke server Telkomsel dari smartphone dan laptop yang terhubung ke modem ini. Oh ya, pengujian kami lakukan di kantor kami ya, daerah Cinangka Sawangan Depok. I bukan di tengah kota atau di sebelah kantor Telkomsel bukan. Nah, di sini kita bisa mendapatkan kecepatan di kisaran 170 MB/s untuk download. Mirip-miriplah ya di smartphone maupun laptop. Sementara untuk upload bisa sampai sekitar 70 MB/s. Kalau kalian mau tahu berapa megb/ second-nya dibagi 8 aja. Gampang ya. Ya, jadi kecepatan seperti ini udah ok lah ya. Udah mumpunilah untuk berbagai aktivitas. Mau main game bareng-bareng. Nah, kita coba nih ya sampai lima orang main Mobile Legends bareng. Koneksi tetap terjaga stabil banget. Ping juga lumayan rendah. Memungkinkan sekali buat main game yang satu ini. Ingat, ini ramai-ramai dengan satu koneksi 5G. Buat streaming rame-ram gimana? Enten lah. Ini mulus lancar. Lalu bagaimana kalau kita pakai untuk transfer file di jaringan lokal? Nah, kita coba dulu transfer file antar laptop yang terhubung ke Wii dari Huawei 5G CPE5 ini. Hasilnya kami dapat kecepatan transfer sekitar 300 MB/s sampai 360 MB/s. Ingat ini enggak pakai internet ya. Ini menggunakan dia sebagai router Wii ya. Sayangnya tapi ini masih agak jauh di bawah yang diharapkan. Oke, lanjut lagi. Kita coba lagi untuk transfer file lagi. Tapi kali ini satu laptop terhubung ke modem lewat Wii, satu lagi pakai kabel LAN ya. Hasilnya kita bisa dapat kecepatan yang lebih tinggi di kesaran 800 MB/s. Nah, ini udah kencang. Terakhir kita coba kedua laptop terhubung ke modem via kabel LAN. Nah, kecepatan ras kita dapat sudah dekat banget dengan 1000 megbit/s. Batas atas kecepatan yang bisa didapatkan untuk konfigurasi seperti ini. Nah, terkait wifi dari perangkat ini khususnya untuk skenario transfer file lewat Wii, kami merasa memang hasil yang dapatkan itu agak kurang mantap ya. Tapi ini harusnya hanya terasa saat kita transfer file besar saja antar device ya, bukan untuk download. Beda, beda beda. Untuk penggunaan harian kalian merasa apa yang ditawarkan oleh modem ini masih relatif memada lah untuk berbagai kebutuhan sehari-hari. Berikutnya kita coba cek konsumsi daya dari modem ini. Nah, ini kita tes dengan menghubungkan beberapa perangkat ke Wii ini. Jadi kondisinya aktif seperti penggunaan harian. Hasilnya konsumsi daya ada di kisaran 5 sampai 6,5 watt. Jadi ini rendah banget ya. Tapi ini ya memang relatif wajar untuk perangkat seperti ini. Nah, untuk harganya Huawei 5G CPE5 ini akan dipasarkan di kisaran harga Rp1.899.000. Ini sudah termasuk SIM card Telkomsel orbit dan bonus kuota data 200 GB untuk bulan pertama. Kurang lebih bonusnya tuh senilai Rp350.000 lah ya. Nah, kalau kalian berminat cek aja langsung link yang ada di deskripsi video ini. Kita langsung masuk dalam hal yang perlu diperhatikan. Pertama pastikan dulu di tempat penggunaan modem ini sudah terjangkau jaringan 5G ya. Jangan sampai komplain, loh kok 5G-nya enggak jalan? Tapi ternyata memang jaringan 5G-nya yang belum nyampai ya. Kemudian kecepatan puncak 5G-nya yang sampai 3,6 GB/ tentunya itu belum bisa dicapai di Indonesia ya. Jadi jangan komplain ya. Itu memang di Indonesianya aja yang belum. Lalu saat diinstal di Android, app Huawei AI Live ini akan terdeteksi sebagai aplikasi yang diblokir oleh Play Store. Masih bisa kalau mau di-instal sih, tapi kalau emang tidak mau instal juga enggak masalah ya. Kita masih bisa konfigurasi modem ini lewat web based dashboard walaupun memang tidak akan semudah kalau kita pakai aplikasi yang tadi. Kemudian untuk kemampuan WiFi 6 dari modem ini rasanya masih belum sebaik yang kami harapkan untuk transfer file besar antar perangkat. Tapi kalau butuhnya cuma sekedar membagi akses internet ke beberapa perangkat, streaming bareng dan lain sebagainya ya yang enteng-enteng lah itu enggak ada masalah. udah memadai. Dari sisi menariknya jelas setup-nya mudah ya. Ini khas untuk perangkat FWA seperti ini. Lalu dia sudah support konektivitas seluler 5G. 5G juga lengkap bukan cuma NSA aja seperti yang ada di Indonesia, dia juga bisa 5G SA juga ya. Siapa tahu nanti Indonesia naik ke SA ya masih bisa pakai modem ini. Lalu sudah support Wii 6 bukan cuma WiFi 5 doang atau WiFi 5 doang. Jadi udah kekinian. Kemudian ukurannya masih cukup ringkas, mudah dipindahkan, dan kalau butuh di bawah-bawah pergian ini masih memungkinkan karena kan dia memanfaatkan Telkomsel orbitnya ya. Lalu ada port One. Jadi modem ini bisa juga digunakan sebagai Wii router untuk koneksi internet berbasis kabel. Mungkin di awal beli kita pakai sebagai modem untuk internet FA karena tempat kita masih belum terjangkau fiber optik. Tapi kalau tiba-tiba fiber optiknya sudah tersedia, kita bisa gunakan dia juga sebagai Wi-Fi router dengan kemampuan lebih tinggi dari modem bawaan ISP pada umumnya. Lalu ada portline juga, bahkan ada yang 2,5 GB Ethernet untuk koneksi kecepatan tinggi berbasis kabel. Kemudian dia punya fitur parental kontrol bawaan di dalam aplikasi Huawei AI Live. Oke, modem Huawei 5G CPL5 ini harusnya akan cocok untuk semua yang ingin pakai internet FWA berbasis 5G, khususnya yang dari Telcomsell Orbit. Ini memang bukan satu-satunya modem 5G yang tersedia untuk Telcomsel Orbit untuk saat ini. Tapi Huawei 5G CPL5 ini punya keunggulan dari sisi harga. I harganya terbilang relatif terjangkau untuk 5G ini. Justru harganya lebih dekat dengan harga modem FWA yang 4G ya. Nah, melihat kelengkapan dan fitur yang tawarkan, Huawei 5G CPA5 ini harusnya akan jadi pilihan menarik yang sulit untuk dilewatkan. Saya D Irfan Jaga Tib TV.
Video Lainnya
Dunia teknologi kembali diguncang oleh sebuah inovasi radikal lewat kehadiran lini Huawei Pura X Max yang siap menggeser dominasi iPhone dan Samsung. Kehadiran...
Perdebatan mengenai jam pintar terbaik tampaknya memasuki babak baru lewat kehadiran Huawei Watch Ultimate 2, sebuah perangkat yang berani mendobrak batas premium...
Kehadiran Huawei MatePad Mini sukses memberikan angin segar di tengah tren pasar yang dipenuhi tablet berukuran raksasa. Membawa dimensi super tipis dan panel...
Mencari gawai ringkas yang benar-benar bisa diandalkan untuk mobilitas ekstrem kini bukan lagi sekadar angan. Lewat gebrakan layar Flexible OLED PaperMatte yang...
Huawei kembali menggebrak pasar tablet lewat gebrakan yang membuat para kompetitornya, termasuk lini iPad Mini, harus waspada. Melalui dimensi super ringkas dan...
Di tengah obsesi industri teknologi pada layar raksasa, kehadiran tablet seberat 260 gram ini menjadi anomali brilian bagi kaum bermobilitas tinggi. Ulasan HUAWEI...
Kehadiran HUAWEI MatePad Mini membawa kejutan tak terduga di segmen tablet ringkas yang selama ini nyaman dikuasai oleh iPad Mini. Bersembunyi di balik dimensi...
Membuat konten liputan di lapangan sendirian tanpa bantuan kru sering kali menjadi momok bagi para kreator, terutama dalam menjaga kualitas visual dan audio agar...
Pasar ponsel lipat mendadak gempar lewat gebrakan Huawei yang sukses mencuri start dari Apple lewat lini terbarunya, Pura X Max. Kehadiran gawai futuristik ini...
Tren berolahraga luar ruangan kini memicu pergeseran minat dari TWS konvensional ke perangkat Open-Ear Headphones (OWS) demi faktor keamanan dan kenyamanan telinga....
Mencari smartwatch ideal di rentang harga 3 jutaan sering kali berujung pada kompromi antara fitur kesehatan yang akurat atau desain yang modis. Namun, Huawei Watch...
Pasar smartwatch kembali diguncang oleh lini terbaru Huawei yang berani menyematkan fitur pelacakan kesehatan tingkat lanjut, termasuk indikator risiko diabetes. Di...
Dunia wearable baru saja kedatangan standar baru lewat kehadiran lini Huawei Watch Fit 5 Series yang diklaim mampu mendeteksi risiko diabetes secara dini. Jam...
Pasar smartwatch kelas menengah kembali diguncang oleh kehadiran perangkat terbaru Huawei yang berani menantang dominasi Apple Watch dengan harga jauh lebih ramah...
Pasar smartwatch premium kini kedatangan penantang serius yang siap mengacak-acak dominasi merek besar lewat lini HUAWEI WATCH FIT 5 Series. Perangkat cerdas ini...
Kehadiran Huawei Watch Fit 5 Pro menandai babak baru dalam evolusi perangkat sandang kesehatan dengan membawa fitur pemantauan risiko diabetes langsung ke...

















