iPhone Air First Impression: Tipisnya Keterlaluan! (YouTube Video)
Yuk, halo semuanya. Selamat datang kembali di Live. Setelah di video sebelumnya kita udah ngebahas soal iPhone 17 Pro yang warna cosmic orange, tentu kita tidak lupa ada satu lineup iPhone yang sudah dinantikan sama pengguna Apple di seluruh dunia, yaitu adalah iPhone Air. [Musik] [Tepuk tangan] Dan iPhone ini adalah satu-satunya iPhone yang punya desain dus itu paling unik. Ini jarang yang bahas desain dus iPhone R ini itu dia nyamping, Guys. Jadi mirip-mirip kayak dus iPhone zaman 5S gitu. Karena memang dia memamerkan desain baru dari iPhone R ini yang punya ketipisan cuma di 5.6 mm aja. Dan kalau kita lihat desain detail iPhone ini, ini iPhone tuh punya bahasa desain yang menurut gua paling cantik lah. Pinggirannya dikasih gloss titanium seperti ini. Terus ujung-ujungnya dia agak sedikit ng-rounded. Jadi ini kayak gabungan desain pinggirannya iPhone 13 Pro sama iPhone X gitu. Sehingga ini pada saat kita genggam feels-nya tuh benar-benar slim banget gitu. Benar-benar selik banget. Asik bangetlah untuk grip experience-nya. Dan untuk di bagian belakangnya ini Apple ngasih material ceramic shield. Dan di bagian atasnya di sini kita bisa lihat untuk modul kameranya yang mana iPhone ini punya single kamera yang nanti bakal kita bahas setelah ini. Dan kalau teman-teman lihat pada saat perilisannya kemarin, hampir semua komponen mesinnya itu majority ditaruh di bagian atas sini. Jadi ke bawah sini itu udah didominasi oleh komponen baterai untuk iPhone ini. Dan sudah pasti ya karena ini iPhone baru di-unboxing, jadi pastinya kita pasangin proteksi. Dari temper glass kita punya Z XTR5. Untuk case kita ada Zack Crystal Palace sama Santa Cruz yang warna hitam kayak gini. Gua suka banget nih untuk aksen tone hitemnya kalau nempel di iPhone Sky Blue ini. Terus juga ada lens protector dari Zack. Pokoknya lengkap bangetlah ini. Bahkan untuk power bank-nya, untuk menunjang aktivitas kita seharian, gua juga pakai MOVI Essentials yang Rp10.000. Ini desainnya oke banget dan of course lebih murah dari yang Apple punya. Dan kalau teman-teman khawatir soal durability iPhone ini, h beberapa hari lalu Om Jeririk Everything atau Om Botak ya udah mentortur iPhone ini. Dia coba bending, dia coba ditekuk untuk matahin, tapi ternyata tidak berhasil dengan tangan dia. Sehingga dia harus menggunakan alat yang cukup berat gitu ya untuk narik si iPhone ini. Total limitasi iPhone ini bisa bertahan itu di bobot 97 kg baru nge-crack layarnya. Itu pun pas dia nge-crack layarnya masih nyala gitu. Sangat luar biasa banget durability di iPhone ini. Apple benar-benar nge-build iPhone ini enggak ya kayak cuma asal tipis doang, asal nyaman di tangan doang, tapi dia benar-benar memperhitungkan soal durability-nya karena ya ini adalah iPhone tertipis yang pernah dibuat sama Apple. Dan by the way, ini adalah hari ketiga gua di Bangkok ya, Guys. Dan saat gua keliling-keliling Apple Store, cukup banyak orang yang ada di bagian boot untuk ngetes si iPhone ini. Dan ada juga yang nenteng-nenteng. Jadi maksud gua adalah ternyata cukup laku gitu. Banyak orang di luar sana yang mungkin udah nyoba megang langsung dan mereka tertarik gitu untuk memiliki iPhone ini. Karena ya first impression gua saat gua memegang iPhone ini ya feels-nya kayak megang iPhone baru gitu. benar-benar baru dari Grip Experience dan untuk bobot juga ini ringan banget kalau kita bandingin sama base model apalagi dengan pro model. Dan untuk varian warnanya yang gua pegang saat ini adalah yang finishing sky blue ini warnanya kayak biru langit gitu ya, cakep banget. Untuk opsi warna lainnya ada cloud white, space black, sama warna light gold. Lalu bergeser ke bagian display-nya. iPhone ini punya diagonal display di 6,5 inch. Ini speknya tuh udah kayak pro model tahun ini, udah promotion 120 Hz, 3.000 nit. Dan kalau kita ngelihat dari ukuran diagonalnya, F saat kita makainya ini benar-benar kayak iPhone Plus model banget. Dan kalau kita ngomongin soal performa iPhone Air ini ya memang chipset A19 Pro ditanamkan di body tipis iPhone Air ini. Secara performance ini ya sudah iPhone Pro model one lah. Jadi buat teman-teman yang pengen gaming di iPhone R ini atau mungkin video editing, edit foto, buat sosial media segala macam tentunya udah enggak usah khawatir dari kelas chipsetnya. iPhone R ini emang udah hampir sejajar dengan iPhone 17 Pro model. Dan selain chipset A19 Pro, untuk RAM-nya juga iPhone R ini ya setara kayak iPhone Pro model sekarang di 12 GB ya. Sedangkan untuk iPhone 17 base itu masih 8 GB. Dan seperti yang kita tahu untuk di iPhone ini Apple menanamkan chip buatan mereka sendiri. Ada C1X modem untuk selularnya dan ada N1 chip itu untuk wireless modemnya. yang mana dari kehadiran chip buatan Apple itu sendiri yang ditanamkan di komponen mesin pada iPhone ini itu bisa memberikan efisiensi daya tahan baterai yang Apple klaim bisa bertahan seharian ya all day baterai live. Dan untuk itu kita akan tes di video lainnya. Di video berikutnya gua harus menggunakan iPhone R ini dalam beberapa hari ke depan atau nantilah kita bikinin videonya seharian menggunakan iPhone R ini. Jadi kita vlog dari pagi sampai malam bisa bertahan beneran enggak baterainya untuk dipakai aktivitas seharian. Dan seperti yang kita tahu kalau iPhone ini cuma dilengkapi single camera sistem aja. Tapi walaupun iPhone ini cuma punya satu kamera, kamera belakangnya ini udah pakai 48 megap. Udah ada dua kali optical zoom juga. Jadi ya kayak punya dua kamera on tapi kualitas atau resolusinya masih oke bangetlah buat dipakai foto-foto. Sekedar share di sosem mungkin. Tapi untuk kamera depannya ini udah sama ya kayak line up iPhone lainnya di tahun ini. Bahkan ke yang pro modelnya yaitu di 18 megapel. Udah center stage juga support perekaman dual kamera mod. Ya, pokoknya secara keseluruhan kamera setup iPhone ini ya mirip banget kayak iPhone 16e. Dan kalau misalnya kalian konsern soal kamera bum bagian belakangnya ini tidak senonjol itu ya. Ternyata kalau kalian udah lihat secara langsung dari dimensi iPhone ini, mungkin kalau kita lihatnya di gambar, di foto kayak nonjol banget. Tapi ya sebenarnya ini masih bisa dibilang proporsional lah. Dan kalau misalnya gua taruh di surface yang datar ini ya masih tetap jungkat-jungkit gitu tetap lah ya. Tapi kalau kalian udah pakai casing yang udah ngelindungin di bagian kamera ring-nya ini ya udah aman banget. Contohnya kayak casing yang lagi gua pakai saat ini dari Za Cruz. Lagian biasanya ya kalau iPhone user itu kan naruh di meja itu bukan LCD-nya ngadap atas tapi belakangnya ngadap atas ya kan gitu biar biar apa ya ya emang kayak gitu kali cara naruhnya. Dan berikut ini adalah sampel kamera belakang, kamera depan, baik foto maupun video dari iPhone ini. N ini untuk perekaman kamera depan iPhone 8 menggunakan center stage ya. Jadi enaknya itu kalau center stage ini ya sama kayak di iPhone 17 Pro kemarin. Jadinya gua enggak perlu ng-landscapin iPhone-nya. Dia spek rasionya udah 169 landscape seperti ini. Dan untuk exposure controlnya juga sama kayak iPhone Pro model ini. Walaupun enggak sengejegerrak kemarin, tapi ya cukup panas di Bangkok siang ini. Nah, sekarang kita switch ke dual video, yuk. Nah, ini untuk perekaman dual capture ya, dual video 4K 30 FPS. Kamera belakangnya satu kali. Dan ini dua kali. Lumayan kan dua kalinya bagus gitu. Ini kayaknya lagi pada ibadah, Guys. Dan di sini yang pengen gua bahas itu soal stabilisasinya ya. Yang mana untuk ukuran iPhone yang punya kamera setup minimalis, single camera, tapi ya untuk stabilisasin ini cukup gokil sih. Ini gua jalan ya. tuh. Dan gua megangnya enggak sesabil-stabil amat gitu kan. Tapi ini benar-benar bisa smooth banget hasilnya. Kita coba zoom dulu ya. Ini untuk satu kali optical quality tapi dua kali kita hajar digital baru keenam kali baru pecah dia. Kita target lagi satu ya. Tapi masih oke lah. Masih oke banget. Dan gua yakin nih untuk tren nge-vlog ke depannya khususnya pengguna iPhone 17 series mungkin nge-vlognya bakalan kayak gini sih ke depannya. Dan ini untuk kamera depannya bisa gua pindahin ya ke bawah kanan bawah kanan atas. Jadi misalnya kalau kalian pengen nge-show off objek yang ada di sini, kalian tinggal pindahin aja nih. Nah, jadi biar kelihatan kayak gitu. Nih si Android Fanboy dari kemarin doyan banget ke sini. capek gua nemeninnya emang dah. Dan selain single kamera, iPhone ini juga cuma dilengkapi single speaker aja yang mana sekarang ini speakernya cuma ada di bagian earpiece atasnya sini yang di atas dynamic island ini. Dan gua udah tes di ruangan indoor suaranya kayak gimana dan surprising ini tidak seburuk itu gitu. Suaranya karakternya tetap bulat. Gua gak tahu apakah ada peranan, you know, teknologi spal audio, tapi yang jelas gua udah compare dengan dual speakernya iPhone 17 Pro yang mana suaranya ini tetap ada staging-nya gitu, tetap bulat, feels-nya tuh tetap white gitu, tetap megah. Dan gua ngerti banget kenapa Apple nempatin speakernya ini cuma di bagian earpiece-nya. Karena mostly pengguna itu kalau lagi nonton film di Netflix, nonton video di YouTube, lagi scroll-scroll sosmate, pasti layarnya kan ngadap ke arah muka kita gitu. Beda kayak HP-HP yang punya single speaker mono di luar sana itu biasanya kan dia di bagian bawah yang mana kalau misalnya kita ngadap sini dia ngebuang ke bawah gitu enggak langsung straight ke muka kita dan kalian bisa langsung dengerin aja nih perbandingan speaker dari iPhone ini dengan iPhone 17 Pro. [Tertawa] And I will give it to them no matter who gets in my I don't play hero. I finish. Berada di Bangkok, Thailand. Karena hari ini cukup spesial. Ini adalah hari pertama perilisan Worldwide iPhone 17 series di seluruh dunia. Eh, Bang, Bang, gua jalan dulu. Mau closing dulu deh, ya. Entar ya, Bang. Ayo. So, untuk kesimpulannya menurut gua iPhone di tahun 2025 ini mungkin cocok buat teman-teman di luar sana yang mungkin sedang mencari iPhone dengan kamera yang low profile, tidak perlu ribet-ribet mementingkan soal telefoto ultra wide. pengen punya iPhone dengan Fel grip experience yang baru, dengan bobot yang paling ringan dibawa ke mana-mana enak di kantong kayak enggak kerasa lagi ngantongin apa-apa gitu ya. Menurut gua iPhone ini cocok banget gitu walaupun semua itu tetap harus ada yang dikorbankan ya. Salah satunya seperti yang tadi gua bilang, single kamera, single speaker. Andai harganya bukan di99 US Dar, melainkan di 899 atau maybe di 849, 879 mungkin masih oke. Itu bakalan jadi sweet spot banget. Tapi untuk 1$000 US untuk sebuah inovasi baru Apple di tahun 2025, untuk wor enggaknya kayaknya akan gua kembalikan ke kalian nantinya. Kalau dari gua sendiri untuk menggunakan iPhone ini sebagai daily driver kayaknya gua masih kurang yakin karena gua tetap masih membutuhkan ultra wide kamera, telefoto kamera dan jangan lupa iPhone R ini versi SIM doang yang dijual di seluruh dunia. Jadi mungkin kalau menggunakan iPhone ini sebagai device kedua atau device pendukung untuk kamera backup kalau lagi syuting kayak gini-gini itu udah oke banget karena ini benar-benar ringkas banget, enak banget buat dibawa-bawa ke mana-mana. So, untuk selengkapnya kita bakal bahas lebih dalam soal iPhone ini. Kita akan bahas soal baterainya, performa gamingnya, dan lain-lainnya pada kesempatan video berikutnya. Terima kasih buat teman-teman yang udah selalu menantikan video-video dari AT Live dan sudah menyaksikan video ini. Like and share this video dan kita ketemu lagi di video berikutnya. Saya Indra. Until next time, goodbye.
Video Lainnya
Di tengah lonjakan harga kebutuhan sehari-hari, menemukan perangkat pendukung produktivitas yang andal tanpa menguras kantong menjadi tantangan tersendiri bagi para...
Kehadiran bocoran seputar iPhone 18 Pro di tengah riuhnya pasar smartphone tahun ini memicu perdebatan sengit mengenai urgensi melakukan upgrade. Lewat pendekatan...
Kabar mengejutkan datang dari jagat media teknologi tanah air seiring keputusan DKID Media untuk menyudahi KOTEK (Komedi Teknologi) tepat di episode kesepuluhnya....
Dunia teknologi kembali diguncang oleh sebuah inovasi radikal lewat kehadiran lini Huawei Pura X Max yang siap menggeser dominasi iPhone dan Samsung. Kehadiran...
Bayangkan jika smartphone andalan Anda tiba-tiba kehilangan sinyal akibat masalah IMEI yang diblokir di Indonesia. Situasi tak terduga inilah yang memaksa seorang...
Mencari laptop tipis dan ringan di tengah lonjakan harga RAM global belakangan ini menjadi tantangan tersendiri bagi para pelajar dan mahasiswa yang bersiap...
Rumor mengenai lonjakan harga ekstrem pada lini Reno terbaru sukses memicu perdebatan hangat di kalangan pencinta gawai. Pasalnya, seri yang biasanya menyasar kelas...
Kabar mengejutkan datang bagi para pencinta ekosistem Apple karena raksasa teknologi ini dikabarkan siap merombak strategi harga mereka secara global. Kenaikan...
Kehadiran laptop berprosesor mobile sering kali dipandang sebelah mata oleh para pencinta performa, namun adu tanding terbaru antara MacBook Neo dan laptop gaming...
Kabar kurang menyenangkan datang bagi para pencinta ekosistem Apple, menyusul rumor kuat mengenai lonjakan harga perangkat masa depan mereka akibat ketergantungan...
Tecno Camon 50 Pro 5G sempat dipandang sebelah mata saat pertama kali meluncur karena label harganya yang menyentuh angka 5,5 jutaan terasa terlalu mahal. Namun,...
Pasar ponsel murah kembali diguncang oleh kehadiran perangkat sejutaan yang sekilas membawa visual mewah layaknya lini premium masa depan. Di balik desainnya yang...
Dunia teknologi kembali diguncang oleh sederet perangkat antimainstream yang siap mengubah total kenyamanan setup harian Anda. Mulai dari inovasi TWS dengan konsep...
Kehadiran Huawei MatePad Mini sukses memberikan angin segar di tengah tren pasar yang dipenuhi tablet berukuran raksasa. Membawa dimensi super tipis dan panel...

















