iQOO KESAMBET APA DAH BIKIN HAPE INI?! 🤯🤯 - iQOO Z10 (YouTube Video)
[Musik] HP ini memegang rekor dari MURI atau museum rekor Indonesia sebagai smartphone dengan baterai paling besar yang ada di Indonesia. Bukan 5.000, bukan 6.000, bukan 6.500, tapi baterainya berukuran 7.300 mAh. Makin bingung kan gimana ngabisinnya. Tapi apakah yang dijual di HP ini cuma baterainya doang? Hm, kita bahas satu-satu. Ini dia SP IKU Z. Tapi baru dari Ikiku yang keluar tahun ini dan sempat ramai belakangan karena bocoran-bocorannya itu udah keluar gitu. Ternyata pada saat diluncurkan banyak hal yang bikin saya terkesima. Nanti saya cerita satu-satu ya. By the way buat yang mungkin belum tahu, Ikiku ini brandnya Vivo ya yang memang didesain untuk fokus ke performa pabriknya, after sell service-nya ya sama dengan Vivo begitu. Tapi pertama kita akan bahas soal desainnya dulu. Menurut saya desainnya cantik. Bodinya banyak lengkungan yang bikin ergonomis di tangan. Jadi terasa lebih enak, terasa nyaman waktu digenggam dan feel mewahnya juga kerasa gitu walaupun frame-nya masih menggunakan material plastik. Backovernya, finishingnya saya suka banget ya. Terutama untuk yang warna quantum silver ini di mana dia punya motif kayak permukaan pasir gitu. Untuk warna ada dua pilihan yaitu Quantum Silver dan Nitro Black. Dan kebetulan yang saya pakai adalah yang varian Quantum Silver. Frame kameranya berbentuk bulat di mana di dalamnya terdapat dua buah kamera dan satu buah LED flash. HP-nya terasa tipis walaupun ketebalan HP ini terasa sangat tidak masuk akal. Saya bilang enggak masuk akal karena percaya atau enggak baterai di HP ini gede banget dan sangat enggak lazim untuk sebuah smartphone saat ini yaitu 7300 mAh. Dan lebih enggak lazim lagi baterai sebesar ini masuk ke dalam body yang tebalnya cuma 7,9 mm. Enggak lazim, Bro. Enggak cuma tipis, HP ini juga ternyata enteng. beratnya gak lebih dari 200 gram. Teknologi baterai yang mereka gunakan adalah blue volve baterai punya Vivo. Jadi benar-benar bisa bikin baterai dengan kapasitas yang sangat besar, tapi punya ukuran yang sangat kecil. Untuk desainnya saya suka secara experience penggunaannya juga tidak ada yang aneh dari desainnya. Overall nyaman dan dua jempol buat desainnya. Lanjut soal layar. HP ini punya layar berukuran 6,7 inch dengan panel AMOLED dan refresh rate 120 Hz. Layar sendiri berjenis PLED atau plastic OLED yang mana panel ini adalah panel fleksibel dan lebih tipis dibandingkan panel AMOLED biasa. Itulah alasan kenapa HP ini bisa setipis ini. Panel berjenis ini juga diklaim punya resistensi terhadap benturan yang lebih tinggi dibandingkan panel AMOLED biasa. Untuk brightnessnya ada di 5000 nits dalam kondisi pick ya tentunya. Dan ini sangat terang menurut saya melihat layar di bawah terik matahari itu sangat nyaman gitu bisa terlihat dengan sangat jelas gitu. Layarnya juga punya SJS low blue light certification. Dia juga punya extremely low frequency flicker protection di mana diklaim tembus 3840 Hz. Ya, selama penggunaan tidak ada keluhan untuk layarnya. Sejauh ini aman-aman aja walaupun secara angka layarnya lebih rendah secara spesifikasi dibandingkan IQ Z9. Lanjut ke performa. IQ Z10 pakai SOC buatan Qualcom yaitu Snapdragon 7S Gen 3 yang menurut saya ini ngebut ya. Angka-angka yang didapat dari aplikasi benchmark juga cukup tinggi loh. Untuk Antotu benchmark dia dapat di angka Rp800.000-an R000an dan kalau dibandingin sama IQ Z9 angkanya tuh enggak jauh beda malah kelihatan hampir sama gitu. Untuk GBch, performa single core-nya ada di 1153 dan performa multiore-nya ada di 3.278. Dan untuk stabilitasnya ada di 99,5% yang artinya performa di HP ini stabil dan sama sekali enggak ada gejala throtling. Dalam praktiknya saya pakai untuk main beberapa game berat seperti Line H2M, Garena Delta Force atau Mobile Legends. Semua game berjalan dengan lancar tanpa hambatan. RAM di HP ini berukuran 12 GB yang tentunya sangat besar menurut saya. RAM-nya juga bisa kita tambahkan menggunakan virtual RAM sampai 12 GB lagi. Jadi, total ada 24 GB RAM yang bisa kita gunakan di HP ini. Untuk storages-nya sendiri berukuran 512 GB dan ini tergolong besar untuk sebuah HP. Kecepatan baca dan tulisnya juga lumayan cepat yaitu ada di 504 MB/s di kecepatan bacanya dan 710 MB/s untuk kecepatan tulisnya. Untuk durability, HP ini punya sertifikasi MIL STD 810H yaitu sertifikasi militer di mana si HP sudah lulus berbagai macam uji durabilitas. Selain punya standar militer, HP ini juga punya sertifikasi IP65 yang diklaim tahan terhadap debu dan tahan terhadap percikan air. Ini artinya HP ini masih aman buat diajak main hujan-hujanan. Untuk software, dia menggunakan Android 15 dengan sistem antar muka Ftouch OS 15. Secara tampilan tentu kita semua sudah sangat familiar dengan F Touch ya. Tapi versi 15 ini terlihat sangat berbeda dibandingkan versi sebelumnya. Di mana versi ini terlihat lebih matang, lebih mature, ikan-ikannya juga terlihat lebih manis gitu. Pokoknya saya merasa UI dari F Touch 15 ini jauh lebih dewasa dibandingkan versi sebelumnya dan ini saya sangat suka dan sejauh ini menggunakan software ini nyaris enggak ada keluhan ya overall oke sih. Ada juga jaminan dari IQ bahwa HP ini akan tetap semut berjalan sampai 50 bulan ke depan dan tentu aja untuk jaminan update ada dua kali Android update dan 3 tahun security patch. Untuk kelengkapan lainnya juga tersedia. dia support 5G tentunya. Terus dia juga sudah punya NFC multifunction, sudah pakai USB Type C dan tentu hadir tanpa audio jack. IQU Z1 punya speaker yang suaranya lumayan bagus menurut saya kencang, enggak cempreng, dan enggak pecah gitu walaupun volumenya saya mentokin. Kalau ditanya apa yang membedakan HP ini dibandingkan HP lain dan apa yang bikin HP ini jauh lebih menarik daripada HP lain tentunya adalah kapasitas baterainya. HP ini punya baterai berukuran 7.300 1300 mAh. Sebuah ukuran baterai yang sangat besar menurut saya dan terasa agak kontradiktif ya karena walaupun ukuran baterainya besar, body HP ini justru enggak tebal gitu, tapi masih tipis dan enteng gitu loh. Aneh deh. Ini beneran enggak sih 7300 mahal? Satu hal yang saya pikirkan saat mendengarkan kapasitas baterainya adalah ini gimana cara ngabisinnya ya? Dan benar aja, dalam pengujian penggunaan stop, HP ini bisa bertahan sampai 26,5 jam yang mana ini adalah sebuah rekor baru dan jadi smartphone yang paling awet yang pernah saya pakai. Biasanya kalau kita punya handphone dengan baterai yang sangat besar, kita akan dihadapkan pada sebuah konsekuensi bahwa waktu yang dibutuhkan untuk mengisi baterai dari 0 sampai 100% itu akan memakan waktu yang sangat lama. Untungnya masalah itu tidak terjadi di HP ini karena dalam paket penjualan disertakan juga sebuah kepala charger dengan output maksimal 90 watt flash charge yang bisa ngisi baterai dari 5 sampai 100% hanya dalam waktu 1 jam 15 menit aja. Dan ini tergolong sangat cepat. Sok sekali lagi ingat baterainya 7.300 mAh. Lanjut ke kamera. HP ini punya dua buah kamera di bagian belakang dan satu kamera di bagian depan. Untuk kamera belakangnya masing-masing beresolusi 50 megapel bersensor Sony IMX 882 dan sudah dilengkapi dengan OIS atau optical image stabilization. Dan ini adalah upgrade karena di seri Z9 enggak ada YS-nya. Sementara kamera keduanya adalah kamera dep beresolusi 2 megapel yang diperbantukan untuk mengambil foto boke. Untuk kamera depannya juga sekarang lebih besar yaitu 32 megapel naik dua kali lipat dibandingkan versi tahun lalu yang cuma 16 megap. Dalam kondisi pencahayaan yang terang kayak di luar ruangan pada siang hari gitu, kamera utama 50 megapel HP ini sangat solid menurut saya. Sony IMX882 bisa nangkap foto yang tajam dan detail ya, clarity foto-fotonya itu bagus dan saya suka. Soalproduksi warna, HP ini cukup akurat dan natural gitu. Saturasinya juga kerasa pas gitu, enggak kurang dan enggak lebih. Objek kelihatan tetap enak lihat, enggak pucet, dan enggak terlalu gonjreng gitu. Dan yang saya suka untuk foto-foto cerah, fotonya kelihatan enggak oversaturated gitu loh. Dan enggak kelihatan kayak terlalu komputer gitu loh. Enggak banyak processing-nya gitu. Dan demiki-nya juga punya performa yang oke. Dengan HDR yang oke ini, HP ini bisa ngejaga detail di era yang sangat terang atau highlight ataupun di era yang gelap atau shadow. Untuk digital zoom, HP ini bisa ngambil foto dengan crop dua kali dari sensor utamanya. Hasil zoom-nya juga lumayan oke, terutama dalam kondisi terang. Oh ya, kemampuan zoom 2 kali ini adalah hasil dari insensor zoom atau pemotongan atau crop dari sensor utama yang beresolusi 50 megapel. Bukan berasal dari lensa telefoto karena emang HP ini enggak punya lensa telefoto. Dalam kondisi low light fotonya terlihat lumayan oke. Dengan teknik pengambilan yang gambar yang proper, foto terlihat cukup tajam menurut saya. Dengan pengambilan gambar di mode normal, foto kurang tajam dan agak noisy. Little objeknya juga hilang terus bintik-bintiknya itu jadi makin kelihatan gitu loh. Apalagi kalau kita zoom. Itulah kenapa sangat saya sarankan untuk mengambil foto low light di mode malam atau night mode. Sedangkan untuk foto portretnya hasil fotonya lumayan bagus dan efek blurnya kelihatan natural ya. Pinggiran objeknya juga lumayan rapi gitu. Kayaknya sih sensor 2 megapel itu bantu dikit ya buat misahin objek dari belakangnya. Tapi ya namanya juga HP midange ya ada aja ceritanya kalau fotonya ada detail-detail kecil kayak rambut atau objek-objek yang warnanya nyaruh sama warna rambut gitu, si HP itu suka bingung gitu. Jadi, blurnya agak berantakan di pinggirnya gitu. Tapi secara keseluruhan hasil fotonya konsisten dan cukup bisa diandalkan. Saya suka. Nah, ini adalah hasil perekaman video dari IQ Z10 5G di mana kamera depannya ternyata bisa merekam video hingga resolusi 4K. Dan saya merekam video ini dalam kondisi cukup gelap sebenarnya menjelang magrib jadi jam setore. Tapi hasilnya cukup terang dan seperti kalian lihat aman. Menurut saya sudah bagus, punya kemampuan rekam video 4K, tentu punya nilai jual tersendiri. Tapi yang pasti saya cukup puas dengan kualitas kamera depannya khususnya untuk perekaman video. Jadi ini adalah sampel dari kamera belakang. Stabilization-nya lumayan bagus. Em gambarnya juga detailnya bagus. Ini posisinya lagi jalan ya. Overall bagus sih. Kesimpulannya HP ini adalah HP paling awet yang ada di Indonesia. Dan untungnya dia enggak cuma jualan baterai doang. Karena performa lain di HP ini beneran mumpuni menurut saya. Mulai dari desain yang cantik, layar yang bagus dengan panel plastik OLED-nya, terus performanya juga ngebut dengan Snapdragon 7S3-nya. RAM-nya juga gede banget 12 GB yang bisa dinaikin sampai 24 GB. Storage-nya juga enggak kalah gede. SOP 5 12 GB. Dan kameranya juga surprisingly oke menurut saya. Dan sekali lagi, semua yang ada di HP ini kerasa banget upgrade-nya kalau dibandingkan sama seri sebelumnya. Dengan semua hal yang ditawarkan, saya jadi bingung ya. Apalagi alasan untuk pada akhirnya enggak beli HP ini. Gimana menurut kalian? Yeah.
Video Lainnya
Bursa ponsel 2026 memanas oleh inovasi brutal. Persaingan kini berpusat pada pesona lensa periskop, monster baterai ekstrem, dan cip pendingin cair. Panduan taktis...
Langkah tidak biasa diambil oleh Jagat Review saat mendadak menunda ulasan mendalam untuk vivo X300 Ultra, kasta tertinggi ponsel flagship di tahun 2026. Di balik...
Pertarungan sengit di lini kamera smartphone flagship kembali memanas lewat adu mekanik tiga raksasa ultra yang membawa inovasi pemrosesan gambar paling ambisius...
Dunia teknologi kembali diguncang oleh sederet perangkat antimainstream yang siap mengubah total kenyamanan setup harian Anda. Mulai dari inovasi TWS dengan konsep...
Pasar ponsel kelas 9 jutaan sedang memanas, dan Bestindotech turun tangan untuk menguji tuntas tiga kontestan yang paling banyak diperbincangkan: Xiaomi 17T, Vivo...
Tren ponsel pintar berdimensi ringkas kembali mencuri perhatian lewat kehadiran vivo X300 FE, sebuah perangkat kompak yang digadang-gadang menjadi idaman baru para...
Pertarungan supremasi fotografi seluler tahun 2026 akhirnya mencapai klimaks melalui benturan dua raksasa: OPPO Find X9 Ultra dan vivo X300 Ultra. Lebih dari...
Di tengah sengitnya kompetisi adu tajam lensa smartphone, kemunculan sebuah ponsel pintar yang sepenuhnya menanggalkan kamera justru memicu rasa penasaran yang...
Persaingan vivo X300 Ultra dan OPPO Find X9 Ultra melampaui sekadar adu spesifikasi di atas kertas. Melalui pengujian ekstrem dari stabilitas suhu, efisiensi daya,...
Pasar smartphone kelas menengah kembali diguncang oleh inovasi radikal yang menjawab keresahan terbesar setiap pengguna gawai: daya tahan baterai. Kehadiran lini...
iQOO kembali menggebrak pasar smartphone tanah air lewat lini terbarunya yang membawa spesifikasi baterai di luar nalar. Melalui impresi pertamanya, David GadgetIn...
Bagi seorang tech enthusiast yang dikenal setia pada satu brand, berpaling ke perangkat lain bukanlah perkara mudah. Namun, kehadiran OPPO Find X9 Ultra tampaknya...
Bagi para gamer yang sering frustrasi karena baterai smartphone mendadak sekarat di tengah-tengah push rank, iQOO Z11 5G hadir membawa dobrakan teknologi yang sulit...
Perdebatan panjang mengenai takhta kamera smartphone terbaik tampaknya telah mencapai titik balik yang mengejutkan. Di tengah dominasi raksasa seperti iPhone,...

















