Jungkat

IT'S SO GOOD! - Nyobain vivo V40 5G (YouTube Video)

  • 05/09/2024

Nggak kerasa ya? Seri V-nya Vivo ini udah sampe ke seri V40. Dan percaya atau nggak, Vivo adalah salah satu brand yang perkembangannya menurut saya pesat. [Mouldie]: Hah? Ikan dong bang! [Irwan]: Gua baru mau lempar itu loh, duluan lho. Ih belakang gua ada ikan pesat! Karena kalau kita ingat, 2-3 tahun terakhir, mungkin Vivo nggak kayak sekarang ya? yang kerasa jauh lebih baik, terutama soal kualitas produknya. Dan buat yang belum tau, Vivo ini udah 10 tahun ada di market Indonesia. Buset, lama uga! Saya ngomong gini tuh nggak sekedar omon-omon doang ya, karena daily driver saya sekarang adalah Vivo X Fold 3 Pro. Dan jujur, saya belum pernah pake HP Vivo selama ini dan ngerasa senyaman ini. Pertama kali saya pegang HP ini, sekali lagi saya kagum sama desainnya. Ini cakep banget lho. Warnanya ungu dengan finishing glitter- glitter gitu lho, yang nggak ninggalin sidik jari lah apapunnya. Feel tipis masih tetap terasa khas HP-HP V series-nya Vivo. Dengan bagian pinggir yang melengkung yang ngasih kesan mewah dan berasa flagship banget berkat material kaca pada bagian belakangnya. Ini kaca nih bener. Tuh dingin kalau di AC. Salah satu bagian yang bikin saya amazed adalah bagian kameranya. Dimana modul kameranya ini cukup menonjol dengan bentuk lonjong dan terdapat 2 buah kamera dalam framenya. Total ada 3 warna yang bisa kita pilih, yaitu Chrome Purple, seperti yang saya pegang sekarang, terus ada Ceramic Peach, dan terakhir ada Platinum Silver. Ketiga warna itu keliatan cakep, tapi jujur secara pribadi saya suka banget sama warna ungu ini. Jarang-jarang gue suka warna ungu. Dan dalam paket penjualan, sudah disertakan sebuah softcase yang bagus. Kayaknya hape-hape premium mereka udah nggak akan dikasih casing transparan lagi ya. Kayak brand-brand lain yang masih setia dan irit ngasih casing transparan. [Mouldie]: Yang 6 bulan kuning bang. [Irwan]: Kayak kena jigong ya bang? Hape ini tipis karena ketebalannya cuma 7,58mm dan saktinya Vivo, dia bisa masukin baterai berukuran 5500mAh ke dalam bodi setipis ini. Jadi Vivo itu punya teknologi yang namanya Blue Volt Battery, dimana dengan teknologi ini, mereka memadatkan kapasitas baterai, sehingga bisa ngasih baterai dengan ukuran yang lebih besar dengan ukuran baterai yang lebih kecil. Itulah kenapa memasukkan baterai berukuran 5500mAh ke dalam bodi setipis 7,58mm jadi hal yang sangat memungkinkan buat mereka. Bahkan mereka ngeklaim kalau dengan ukuran yang sama seperti baterai lain, teknologi ini bisa ngasih kapasitas 1000mAh lebih besar. Dan misteri kenapa hape-hape Vivo sekarang tipis-tipis? Sudah terjawab. Dalam paket penjualan juga sudah disertakan sebuah kepala charger dengan maksimum output 80W, flash charge yang diklaim bisa ngisi baterai dari 0% sampai 100% kurang dari 1 jam. Bodi cantik hape ini ternyata juga tangguh lho, karena dia punya sertifikasi untuk ketahanan terhadap air dan debu. Dan nggak main-main, total ada 2 sertifikasi yang dimiliki oleh Vivo V40, yaitu IP68 dan IP69. Dimana untuk IP68 kita semua tau kalau hape ini dipastikan anti air. Dan IP69 ini bikin Vivo V40 tahan terhadap sempurotan air bertekanan tinggi dari segala arah. Vivo juga ngeklaim kalau hape ini tangguh dan keras karena punya desain tough body armor yang sudah menjalani beberapa pengujian. Seperti 70 kali tes banting, kita jadiin 71 kali gimana? Nggak ya? [Mouldie]: NGGAK!! [Irwan]: Biar memastikan bang! Jangan guys, dipinjemin. Terus 500 kali tes distorsi, dan 10 ribu kali tes colok cabut port USB type C. Satu lagi yang bikin saya ngerasa wow sama hape ini adalah... Kalau kita ingat, V30 versi biasa belum pake lensa Zeiss, tapi di versi V40 ini, varian yang biasa udah pake lensa Zeiss. Dua buah kamera di belakang hape ini masing-masing beresolusi 50MP Zeiss Ultra Wide Angle Camera, dan kamera keduanya adalah 50MP Zeiss Camera yang sudah dilengkapi dengan OIS atau Optical Image Stabilization. Fitur signature di kamera mereka tentu nggak akan absen, yaitu Aura Light Portrait, yang mana ini diklaim punya tingkat kecerahan 33% lebih tinggi dibandingkan generasi sebelumnya. Cahaya dari Aura Light Portrait yang baru ini juga lebih soft cahayanya, dan sudah memanfaatkan teknologi AI 3D Lightning Algorithm. Perlu waktu yang lebih lama tentunya bagi saya untuk mencari tau sebagus apa kamera di hape ini. Tapi di waktu yang singkat ini, foto- foto yang saya ambil menggunakan hape ini kembali bikin saya kagum. Warnanya bagus dengan color science khas Zeiss ya. Detailnya tajem, foto ultra wide juga tajem, pokoknya berasa kayak kamera flagship lah. Ngambil foto bokeh atau portrait di hape ini juga nyenengin, karena Zeiss itu terkenal punya efek bokeh flare yang khas ya. Dan percaya atau nggak, cuma vivo yang punya efek bokeh secakep ini. Kemarin mereka udah ngerilis hape flagship mereka yaitu vivo X100, dimana di hape itu ada sebuah fitur yang menurut saya mahal banget dan nggak akan kita temukan di hape manapun. Yaitu fitur Zeiss Cinematic Portrait Video. Fitur ini memungkinkan kita merekam video ala-ala kamera sinema dengan efek bokeh yang cakep banget untuk sebuah smartphone dan sangat-sangat cinematic. Yoi cinematic! Bahkan om Tangan Belang setuju kalau fitur ini kerasa mahal banget ya. Dan fitur sekeren itu sekarang nongol di vivo V40. Selain Zeiss Cinematic Portrait Video, ada satu lagi fitur yang diboyong ke hape ini, yang juga ada di vivo X100. Yaitu Zeiss Multifocal Portrait. Fitur ini memungkinkan kita mengambil foto portrait dengan beberapa focal length yang berbeda. Ada 24mm, ada 35mm, sampai 50mm. Ketika focal length itu ngasih cerita yang berbeda dari setiap fotonya. Misal, 24mm bisa kita pake untuk ngambil foto dengan tema landscape portrait, karena ngasih sudut pandang yang lebih lebar. Terus 35mm bisa kita pake untuk tema street portrait, dan 50mm bisa kita pake untuk ngambil foto dengan konsep classic portrait. Saking semangatnya ngomongin kamera di hape ini, saya sampe lupa bahas soal spesifikasi dari vivo V40. Varian biasa ini pake jeroan yang menurut saya ngebut ya. Yaitu Snapdragon 7 Gen 3. Dimana dari hasil beberapa aplikasi benchmark sintetis, nunjukin kalau SoC buatan Qualcomm ini ngebut sob. Bahkan lebih ngebut daripada hape-hape midrange varian lain, dengan range harga yang sama atau bahkan lebih mahal. Nggak cuma performanya aja yang ngebut, tapi ada sebuah upgrade yang saya rasakan di hape ini ya. Yaitu speakernya. Dimana saya review akhirnya punya setup dual speaker. [Mouldie]: AKHIRNYA DUAL SPEAKER! YAY! [Irwan]: Kaget gua beneran deh bang. Hahahaha Asem, kaget gua. Karena sebenernya V30 tahun lalu itu, eh belum setahun ya? Itu tuh bagus banget handphonenya. Cuman trade offnya ya karena nggak dual speaker aja. Tapi akhirnya di seri ini... Gila sih vivo, mantap! Dan dual speaker mereka nggak kaleng-kaleng ya. Karena sependengaran saya, dia punya clarity yang bagus dengan frekuensi low yang masih kerasa. Pokoknya jauh dari kesan murah lah. Dan nggak cuma spesifikasinya aja yang lupa saya bahas, saya juga lupa ngebahas soal layarnya. Ternyata layar di hape ini juga nggak kaleng-kaleng. Layarnya sendiri tentu sudah berpanel AMOLED. Berukuran 6.78 inch dengan refresh rate 120Hz. Dan resolusinya itu 1.5K Ultra Clear Sunlight Display. Masih embel-embel kayak gini di layar hape ini tuh bukan tanpa alasannya. Karena memang hape ini tingkat brightness-nya itu tinggi. Karena diklaim tembus sampai 4500 nits dalam kondisi peak. Artinya 61 persen lebih tinggi Jadi kesimpulannya, impresi pertama saya sama hape ini adalah… bagus pake banget ya. Saya jarang banget langsung suka sama sebuah smartphone. Sejak pertama kali dipegang. Karena jujur, hape ini tuh cakep banget. Saya nggak peduli apa yang akan kalian bilang ya. Yang pasti saya berani bilang kalau hape ini adalah salah satu hape midrange paling cantik yang pernah saya coba. Saya hampir lupa untuk mention soal software. Lupa mulu bang. Funtouch OS 14 di hape ini diklaim akan dapet software update selama 3 tahun dan security update selama 4 tahun. Lebih lama 1 tahun Dan tentu aja, software adalah pertimbangan yang paling penting dalam membeli sebuah smartphone. [Mouldie]: Abang lupa nulis script ya pak? [Irwan]: Iya! [Mouldie]: Abang lupa nulis script ya bang? Di teleprompter ya bang? [Irwan]: Biar smooth, saya bisa improve! Seingat saya, saya nulis skrip apa nggak ada ya? Kacau dia! [Mouldie]: Pak, saya cek juga dari mana dia, dari mana dia? [Irwan]: Di otak saya soalnya! Tentu video ini bukan video review. Karena saya baru pake hape ini beberapa hari aja. Dan perlu waktu yang lebih lama buat saya untuk tau bagaimana kualitas hape ini secara keseluruhan. Jadi untuk itu, saya akan bahas lebih detail di video reviewnya nanti. Nah, menurut kalian, berapa harga yang pantas untuk hape secakep ini? Tulis pendapat kalian di kolom komentar di bawah ya. Closed Caption by @subbox.id Cakep sob! Cakep sekali! Rancak bana Putri ko! Cut!

Lihat di YouTube

Video Lainnya

Brand Terkait

Vivo

Vivo menghadirkan smartphone dan perangkat pintar dengan kamera canggih serta desain stylish. Vivo dikenal dengan teknologi fotografi inovatif, performa andal, dan fitur modern untuk kebutuhan komunikasi, hiburan, dan produktivitas.

Vivo V40

Vivo V40 hadir di Indonesia sebagai smartphone yang dirancang untuk menghadirkan keseimbangan antara desain elegan, kemampuan fotografi yang kuat, serta performa yang stabil untuk penggunaan sehari hari. Perangkat ini menjadi bagian dari seri V yang dikenal menonjolkan tampilan modern dan teknologi kamera berkualitas. Vivo menghadirkan perangkat ini untuk pengguna yang...