Jaecoo J5 EV 2025: Tak Sampai Rp 300 Juta, Ini Kehebatannya! (YouTube Video)
Dulu tuh harga Rp300 juta tuh dapatnya ya mobil listrik kecil gitu ya. Sekarang sudah dapat SUV EV seperti ini dengan kualitas berkendara yang sungguh luar biasa. Rasanya selain deground grens-nya tinggi juga ini rasanya cukup eh mumpuni untuk offroad. Dengan harga yang tidak sampai Rp300 juta, dia benar-benar game changer banget ya di kelasnya. Yes, di sebelah saya sudah ada Jaeku J5, mobil yang viral akhir-akhir ini. Yes, sebenarnya kami sudah pernah bertemu dengan mobil ini di ajang GIAs 2025 lalu dan sudah melihat seperti apa mobilnya pada saat itu ya. Sebenarnya cukup spesial karena mereka membibarkan harga prale-nya itu di harga Rp350 jutaan rupi mereka membarkan seperti itu. Tapi sekarang kenyataannya mobil ini dijual dengan harga tidak sampai Rp300 juta. Lebih tepatnya untuk tipe termahal seperti ini dijual dengan harga Rp299,9 juta dan juga masih ada varian lebih murah dibandingkan ini yang dijual dengan harga Rp249,9 juta. Lantas kami akan membahas kehebatan, kemudian kelebihannya, dan juga apa saja hal yang tidak dimiliki oleh beberapa rival-nya. Yang pertama kita lihat soal desainnya terlebih dahulu. Ini desainnya memang outstanding dan juga premium. Tapi memang kalau dia secara penyuruh bagian depan apalagi bagian samping ke belakangnya ya itu sangat mirip dengan sangat identik ya dengan salah satu model asal Inggris yaitu Range Rover. Enggak salah karena mereka memang merekrut orang-orang hebat mantan dari Jaguar Land Rover Group. Dan untuk Jaeku ini chief engineer dan juga chief stylist desainnya dirancang oleh mantan-mantan orang Jaguar Land Rover tersebut. Jadi bisa dilihat bagian depannya tuh tuh Jak ada bagian dalam seperti ini ya. Kemudian bagian depannya sangat-sangat seamless, sangat-sangat simpel sekali dan untuk bagian belakangnya dia mengotak serba boksy. Apalagi untuk bagian belakang. Bagian belakang keren, tapi memang dia cukup identik dengan desain dari Range Rover Evo. Yes. Rp300 juta, memang kalau desain itu preferensi masing-masing ya. Itu nilai yang subjektif. Tapi ada beberapa nilai yang menurut kami di mobil ini sangat mutlak. Bahkan dia menyaingi beberapa yang justru lebih mahal ataupun yang lebih murah, yaitu yang ada di balik ini cup motornya. Loh, enggak ada apa-apaan tapi ada ini ada front rank. Coba mobil R juta Rp3 jutaan. apa yang ada front tank seperti ini atau oneion sampai by atau 3 aja enggak ada. Nah, di mobil ini ada front trank. Jadi kalau masih kurang menyimpan barang di bagian kabinnya masih bisa disimpan di bagian sini. Nah, dan kita akan bahas kebatan mobil ini dari segi angka-angka di bagian depannya ini ya. Oke, sekarang front trank ya dia memiliki kapasitas 35 L. Nah, kemudian di balik front trang ada tersimpan controller dan juga motor listrik. Motor listriknya ini hebat karena dia tenaganya sangat besar. Bahkan dia lebih besar dibandingkan EV dengan harga Rp500 juta sekalipun. Nah, berapa besarnya? Nah, motor listriknya mampu menggelontorkan tenaga sebesar 208 HP serta torsi 288 Nm. Besar sekali dengan penggerak motor listrik tunggal atau motor listriknya bar depan ya. Jadi dia ber penggerak roda depan. Nah, motor listrik ini didukung oleh baterai berkapasitas 60,9 kWh sehingga e mobil ini diklaim dalam sekali pengecasan itu bisa menempuh jarak 461 km berdasarkan metode NEDC itu jarak yang sangat jauh. Bandingkan saja dengan mobil e misalkan apa ya, BYD atau one. Nah, enggak ketemu sebenarnya dengan mobil ini. Tapi dengan varian termurahnya itu tidak ada perbedaan spesifikasi baterai dan juga motor listrik. dengan sisi harga yang hanya mungkin R10 juta, jaraknya lebih jauh ini. Tuh kan sehebat itu JQ J5 VV ini. Dan ini dia port chargernya berada di depan di bagian kanan sudah CCS2 tentunya kompatible dengan sebagian besar bahkan keseluruhan SPKU yang ada di Indonesia ya. Nah, tidak aja motor listrik yang besar dia juga di-support oleh tangkapan daya yang sangat besar. Untuk DC F chargingnya dia mampu menangkap daya hingga 130 kW. Ini outstanding loh menurut saya karena biasanya mobil-mobil dengan baterai berkapasitas 60 kW hour gitu ya, itu biasanya tangkapan dayanya maksimal hanya di 80 sampai 90 kW saja. Di mobil ini 130 kW sehingga diklaim oleh Jau dari 30% sampai 80% itu pengisian daya tuntas dalam waktu 28 menit saja. Kemudian ininya juga mekanisme elektrikal seperti ini tuh keren ya. Yes. Sebenarnya mobil ini sudah saya bahas lengkap waktu itu pada saat GIAs 2025 ya. E bagian depannya, bagian belakang desain lah overall. Kemudian juga bagian anteriornya, fitur-fiturnya, akomodasinya ya ee video ini akan beda karena kita akan ee tes fitur-fiturnya. Karena memang banyak yang bilang tuh mobil Cina fiturnya banyak tapi enggak kepakai. Tapi di J5 ini dia fiturnya banyak. harusnya kepakai semua, apalagi di jalanan Indonesia. Nah, langsung aja nanti kita tes bagaimana digunakan di jalanan ibu kota yang padat, kemudian bagaimana kehebatan kesiapan kabinnya. Kemudian juga kita akan tes akselerasi. Klaim dari mereka itu eh 208 HP serta torsi 288 Nm. Tidak hanya berakselerasi, tapi kita akan mengetes mobil ini menanjak dengan muatan penuh dan juga wedding test atau tes menyelam dengan level yang e normal sesuai dengan kapabilitas mobil ini. Oke, let's go. Nah, ini adalah tes yang sebenarnya kurang umum ya. Karena biasanya kalau saya ngetes tuh di jalanan lancar-lancar aja gitu ya. Nah, karena mobil ini adalah Jaco J5 yang fitur banyak. Nah, kita akan tes mobil ini dengan fitur apakah dia cocok untuk digunakan di jalanan ibu kota yang padat dan macet. Nah, yang pertama kami tes adalah traffic jam Asis. Nah, traffic jam Assis ini dia ada dua eh fitur sebenarnya fitur radar ADASnya. Jadi, total mobil ini ada 18 fitur ADAS. Salah satu atau salah dua fitur yang paling berguna adalah eh si traffic jam assis yang isinya adalah eh land departure warning dan juga adaptive cruise control. Land departure assist menurut saya. Jadi nih bisa dilihat nih saya tidak menggerakkan apa-apa, saya tidak menyentuh apa-apa. mobil akan mengikuti sendiri gitu dengan jarak di dengan mobil yang ada di bagian depan dengan eh objek yang ada di depan dan bisa diadjust juga jaraknya itu ada empat paling jauh itu ada e level 4 kemudian yang paling dekat yang paling cocok untuk macetan tuh level yang paling dekat seperti ini. Kemudian dia juga dilengkapi dengan lane keepeping assist. Nah jadinya enggak perlu ini nih enggak perlu megang setir lagi deh gini aja. Itu fitur yang termasuk dalam traffic jam assist. Kemudian ketika bermacet-macetan itu juga mobilnya nyaman ya. Selain dia posisi berkendara ergonomis, hitungannya bisa tail telescopik, kemudian jok electric full nih ya. Nah, dia kalau dibandingkan dengan mobil yang ada di kelasnya yang city car-car gitu ya, dilengkapi dengan ini nih, white shoulder support. Jadi dia tuh rasa baunya tuh kepegang dengan baik. Enak, luar biasa. Dan juga di kemacetan seperti ini di tol Jakarta Merak ya kalau Anda tahu tol Jakarta Merak tuh banyak truk sekali tuh bisa dilihat kiri kanan di bagian arah lawan juga banyak tetap kedap tetap hening di dalam kabinnya ee kekapan kabinnya ini overall sangat baik kenapa karena mobil ini di-support oleh dua layer sunproof front glass. Jadi untuk bagian depannya ini kacanya itu sederhananya adalah eh dual glass ya double glass. Jadi itu tuntunnya untuk menunjang kekedapan kabin yang lebih baik. Selain juga dia plat bodinya tebal. Jadi rasanya ya ini untuk mobil dengan harga tidak sampai Rp300 juta ini kegedapan kabinnya yang paling baik di kelasnya. Dan di dalam kabin dari Jacko J5 ini ketika macet gitu ya, aduh mau ngapain ya? Ee misalkan benar-benar stencil berhenti gitu ya. Sebenarnya enggak boleh juga sih. Cuman kalau benar-benar lagi stencil berhenti yang lama banget itu ya. Nah, Anda bisa melihat ke atas itu melihat ke angin karena dia dilengkapi dengan panoramic sunroof. Bukan untuk melihat bagian atas, tapi mengingatkan mobil ini mobil yang e terkesan premium memiliki atap kaca seperti ini. Ini biasanya di ee adanya tuh di mobil-mobil yang harganya Rp350 jutaan ke atas gitu. Lantas ketika misalkan udara di luar tuh panas banget ya kan tentu sunroof atau panoramic sunroof tuh kalau di Jakarta agak kurang cocok ya di keadaan seperti itu. Nah, untuk menutupnya itu bisa menggunakan voice command. Voice comand seperti ini. Tinggal pencet tombol yang ada di bagian setir. Halo. Halo. Kemudian close sunsheet. Oke. Tertutup tanpa sentuhan tangan sekalipun. hanya mencontoh ini ketika ee mengaktifkan tombol voice comand yang ada di bagian lingkar kemudi. Tapi ada dua cara untuk mengatur sunshet. Ada tiga sebenarnya dari sini, tool fisik, dari layar system entertainment dan juga vo. [musik] Nah, sekarang saya sudah berada di eh offroad team park, salah satu offroad team park yang berada di eh Bogor, Megamendung. Dan ya, kami akan mengetes mobil ini karena ada beberapa aspek yang kita akan ketahui. E seperti tes menyelam, menyelamatnya tapi masih dalam tahap wajar ya. Kemudian juga tes nanjak dengan muatan empat orang. Nah, sebelumnya mobil ini juga ee belum saya sampaikan ada satu fitur yang cukup menarik di harga ee tak sampai Rp300 jutaan yaitu internet of vehicle. Nah, jadi kenapa saya megang HP di sini ya? Terus juga megang payu karena hujan ini. Nah, jadi mobil ini punya fitur ini nih, interact of vehicle yang terintegrasi dengan smartphone Anda. Di sini bisa apa aja? Bisa banyak. Ini bisa mengunci pintu seperti ini. Kemudian buka kaca tapi jangan dibuka karena lagi hujan ya. Kemudian bagasi bisa buka tuh bukan selap bukan siar dan bisa e search vehicle juga. Kalau search dia akan membunyikan klakson dan juga hazard. Set. Tuh, seperti ini. Sunroof juga bisa dibuka dari sini dan juga AC. Jadi, misalkan mobilnya dijemur gitu ya, di ee parkiran kemudian Anda ingin menyalakan AC terlebih dahulu. Nah, itu bisa banget. Tinggal nyalakan di sini nih smart AC tuh sampai ke ventilated seat bisa juga. Status kendaraan yang paling penting nih. Ini mobil sekarang 46% dengan jaraknya itu 223 km range-nya saat ini ya. Oke, sekarang kita juga akan lihat e kelegaan bagasinya. Jadi, kan ini syutingnya agak jauh ya di kawasan Bogor. E ada beapa kru yang saya ajak ke sini bawa kamera, bawa alat-alat. Nah, kebetulan kita bawa koper di sini nih. Bisa lihat tuh. Dengan dimensi seperti ini, dia bisa mengangkut koper bagasi yang besar nih. Ini sekitar 28 inci dan juga koper cabin ini sekitar ee 20 inci. Total volume bagasinya itu mencapai 480 L. Untuk jQ G5 ini itu ketika bangku dalam keadaan terlipat. Ketika dibuka itu mencapai 1180 L. Luar biasa. Kemudian bagasinya juga ini jarang loh Rp300 jutaan udah ada elektrik TGT nih. Nice. Jadi kan body platnya berat ya mobil ini ya tebal jadi enggak perlu lagi buka ee berat-berat gitu ya karena sudah dilengkapi dengan LTri Tilgate untuk varian ini. Oke, sekarang e saatnya kita tes kita tes tanjak terlebih dahulu, kemudian tes menyelam dan juga tes di jalan rusak karena kita akan mengetahui ee seberapa hebat ketika menanjak di tanjakan 18 derajat. Kemudian dia bisa melalui kubangan sekitar 45 cm dan juga kita akan mengetes approach angle dan departure angle di jalan rusak. Let's go. Langsung kita tes. Ini tes menanjak diisi oleh empat orang. Ini bobotnya kurang lebih eh tadi hitungannya 200 berapa? 200 kilo ya. 200 lewat 200 kilo baru tiga orang. H gua belum. Iya. Tambah saya itu sekitar 60 enggak mungkin ya. 280. 280 kg. Kurang lebihlah segitu. Nah, kita tes di tanjakan yang derajat kemiringan itu mencapai 18 derajat. Oke. Apakah sanggup sebuah EV berpenggerak roda depan tapi tenaga di torsi besar? Kita let's goin aja langsung. Ini masih di mode Echo ya, bukan mode terbuasnya. Ada auto hold juga. Ada w spin dikit tapi enggak jadi masalah. Nah, sekarang kami akan mengetes ee untuk tes ee melalui kubangan air ya atau genangan air. Karena pihak Jeg sendiri menyebutkan bahwa mobil ini bisa menembus genangan air hingga 450 mm atau 45 cm. Nah, kita tes langsung aja nih. Ini genangan airnya enggak sampai 45 cent sih. Paling e setengah ban. Setengah ban tuh mungkin sekitar 25 sampai 30 cm. Karena banyak concern orang juga mobil listrik tuh kalau kena genangan gimana sih? Nah, langsung aja kita tes. Apalagi dia drill SUV kan. Jadi ini SUV EV harusnya melalui obstacle seperti ini aman-aman aja. Oke, kita tes langsung. Enggak usah ngebut-ngebut tuh. Aman aja sih. Enggak ada masalah, enggak ada warning segala macam. Nice. Karena ya itulah perbedaannya SUV sama mungkin ee di klasnya tuh ada hatchback ya, city car ya. Kelebihan dari sebuah SUV ini ketika harus banget melalui banjir gitu ya, genangan lebih percaya diri dibandingkan Anda membawa mobil hatchback atau city car yang ground clearance-nya rendah. Nice. By the way, ground clearance dari JQ J5 ini mencapai 200 mm. Jadi cukup jangkung setara dengan apa ya? SUV SUV medium dan juga SUV hampir se SUV 100. Oke, kita e ke tes selanjutnya yaitu ini bukan jalan rusak sih sebenarnya offroad tapi offroad-nya di eh tim park gitu ya. Jadi bukan yang offroad liar, offroad yang benar-benar lumpur. Enggak. Ini jalanan beton sebenarnya eh surface-nya tapi ini cukup ekstrem untuk sebuah SUV front wheel drive. Bukan over drive loh ini. Nah, kita tes aja langsung. Karena mobil itu enggak selamanya ground clearance tinggi itu bisa melewati jalan rusak ya. Approach angle dan departur angle yang baik juga menentukan hal tersebut. Nah, eh jika melihat ee proporsi mobilnya ya antara ban depan dengan bumper belakang, kemudian ee ban depan dengan bumper depannya gitu ya. Kalau lihat proporsi itu mobil ini cukup mumpuni untuk overroating ringan gitu ya. Karena approach angle-nya itu 20 derajat. Sedangkan untuk departure angle-nya 29,8 derajat. J rasanya selain debon gearnya tinggi juga ini rasanya cukup eh mumpuni untuk offroad karena tidak akan gesrot istilahnya untuk bagian bmper depan dan bagian b belakang ini udah terbukti juga nih. Ini ekstrem loh jalan rusaknya. Kemudian untuk suspensinya dia dilengkapi dengan suspensi multilink tentunya lebih nyaman dibandingkan single link ataupun eh struktur rigit tersel gitu ya. di multilink ini dia bisa bergerak sendiri dan lebih fleksibel gitu berat suspensinya. Jadi terasa nyaman di jalan stak seperti ini tuh. Wah, diperter angle sama approach angle sih luar biasa mobil ini. Wow. Terus juga dia dilengkapi dengan kamera 540 derajat tidak hanya 360 derajat. Jadi kita bisa melihat bagian kolong mobil ini tuh. Dan kamera 540 derajatnya ini, ini jernih banget. Ini benar-benar tuh. Jadi tinggal lihat aja tuh bagian depannya kayak gimana. Udah kelihatan gitu obstacle-obstacle ya. Tuh approach angle-nya sih aman banget. K departur angle juga. Jadi bisa dilihat ya, departur angle tuh belakangnya tuh kelihatan rodanya tuh memang dengan jarak bagian bmmer terujung tuh enggak terlalu jauh. Jadi mengurangi resiko istilahnya gesrot. Nice sekali tuh melalui jalan yang hancur sekalipun kayak gini enggak masalah bagi JQ J5 memang sesuai mereka mengklaim bahwa mobil ini drill SUV ya. Drill SUV ya seperti ini yang bisa melakukan kegiatan-kegiatan cukup di luar nalar gitu ya. Oke. E udahan dulu tesnya. Tes yang menurut kami enggak masuk akal ya. Tes yang bisa hanya bisa dilakukan oleh real SUV. Tes kubangan air, tes menanjak curam, dan juga tes offroad ringan. Nah, sekarang kami akan mengetes lagi untuk impresi jalannya. Bagaimana handlingnya, bagaimana performanya di jalanan biasa, jalan perkotaan. Oke, let's go. Nah, setelah offroad pastinya kita akan melakukan e road test karena ya sejatinya mobil ini akan digunakan sehari-hari di jalanan seperti ini ya, perkotaan. Tapi yang pertama tentu kita akan tes adalah performanya karena JQ itu berani-beraninya mengklaim akselerasi 0 sampai 100 km/h itu tuntas dalam waktu 7,3 detik. Kita tes langsung dengan alat berbasis GPS. Ee ini di punya tiga mode berkendara ya, ada ecoo, ada normal, dan juga sport. Jadi ada total ada tiga. Kemudian dia juga punya ee fitur traction control. Jadi dia akan menjaga traksi mobil dengan baik. Karena tenaganya dikatakan ini buas loh. 208 HP torsi 288 Nm. Oke kita langsung aja tes. Karena udah kita tes juga ya tenaga dan torsi sebesar itu ternyata ketika menanjak itu enggak jadi masalah. Bahkan dia hebat gitu kita menanjak. Dan bagaimana soal akselerasinya? Kita langsung tes aja. berhenti nih. Kita coba AC masih menyala ya. Oke, langsung kita go. Wuh. Oh, ada wheel spin. Wheel spinnya. Wuhuhu. Kuat banget torsinya. Dan wow, ini masih pakai AC. Ini masih pakai AC. E, which is ya pasti load e motor listriknya pasti lebih berat ya jika tidak menggunakan AC. Emang torsi tenaga itu brutal sekali ya. Sejak awal ee awalnya tuh enggak terlalu, tapi ketika masuk 20 km/h dia langsung full full power gitu. Dan 0 sampai 100 km/h kita tuntas dalam waktu 6,98 detik. Artinya dia lebih cepat dibanding krimnya. Nah, lantas bagaimana dengan suspensinya kemudian ee kontrolnya, handling-nya. Nah, jadi sudah kita tes juga waktu offroad. Memang sebenarnya dia tuh karakternya lebih kaku ya jika dibandingkan pada ee dengan EV pada umumnya gitu ya. Kalau Anda ingat tuh misalkan Anda pernah membawa misalkan BYD atau 3, kemudian ION V dan juga Gily EX5 itu tuh karakternya tuh cenderung lembut tapi ketika di kecepatan tinggi itu terasa agak lemah gitu entah kenapa ya. Jadi eh reboundnya bisa sampai dua kali over rebound gitu menurut kami. Nah, di J5 ini memang dia karakternya JO sekali. Ju itu memang dia karakternya lebih firm, lebih kaku jika dibandingkan dengan rival-rivalnya. Dan terjadi juga di J5 ini memang kalau di jalan ee misalkan posis tidur gitu ya, mereka memang rasanya tuh cenderung kaku tapi bukan sampai yang ke tahap tidak nyaman. Menurut kami itu malah firm. Nah, sisi baiknya adalah ketika mengendarai mobil ini di kecepatan tinggi, di tol, handlingnya itu benar-benar baik gitu ya. Nih misalkan kita seperti ini nih, kecepatan tinggi, kita gas langsung tuh. Wow. Ini rasanya ini saya paling suka rasanya kayak gini sebenarnya ya. Memang agak kaku tapi terkontrol dengan baik gitu. Rebound-nya juga oke. Tuh, handlingnya yah sekali. Dengan ground clear yang setinggi ini, itu rasanya masih sangat acceptable gitu untuk soal handlingnya. Karena memang expected dari rasa suspensi yang kaku gitu ya, kaku dan firm. Tapi overall saya suka yang kayak gini nih. Karena banyakan mobil EV apalagi asal Tiongkok ya, karakter suspensi itu mirip-mirip sekali. Benar-benar semuanya itu mementingkan lembut tapi agak kerasa lemah ketika di kecepatan tinggi. Ini endingnya sih sangat terprediksi nih kalau si JF5 ini. Jujur saya suka yang kayak gini nih. Dan juga pengetasan yang paling penting adalah soal konsumsi energinya. Jadi eh Jaik sendiri mengklaim bahwa mobil ini sanggup berjalan sejauh 461 km berdasarkan metode NEDC ya sekali pengisian daya penuh. Nah, semua mobil itu kami tes apakah relevan dengan klaimnya. Dan ini di Jago J5 ini kami tes teririt konsumsi energi itu mencapai 8 km/h atau kalau di mid itu 12,5/100 km gitu ya. Itu sekitar 8 km/h. Langsung kita kalikan dengan baterainya yang berkapasitas 60,9 kWh dan hasilnya mencengangkan juga. Ternyata JQU underclaim karena kami mengetes hasilnya adalah 487,2 km untuk range-nya itu jauh banget loh hampir 500 km dan lagi-lagi ini mematahkan e beberapa stigma mobil asal Tiongkok ya. Mobil asal Tiongkok tuh yang beberapa kali kami tes tuh malah overclaim dan di JaQ J5 ini ternyata mereka underclaim. Jadi kalau Anda menggunakan mobil ini dengan e gaya berkendara yang benar-benar eco driving gitu ya, kemudian di tripm udah menunjukkan angka 450 km, tenang aja karena masih bisa sampai 30 km lagi. Kurang lebih seperti itu. Jadi ini jaraknya jauh sekali untuk jarak tempunya. Dan salah satu faktor yang penting dari mobil yang dihadirkan Indonesia adalah turning radius. Jadi sebagai sebuah SUV yang mungkin ya ini digunakan di daerah rural gitu ya, T radius menjadi hal yang penting karena banyak sekali ditemukan ee gang, kemudian jalan sempit. Nah, kita akan tes. Kita belum tahu sih datanya berapa tapi kita tes aja karena ya kami tahulah barometer dari tring radius yang baik seberapa. Oke, langsung kita tes. Kita tes putar balik. Oh, cukup kecil. Bukan cukup kecil malah, ini tergolong yang kecil. Jadi sangat relevan untuk Anda gunakan untuk putar balik di ee kondisi jalan ibu kota gitu ya. Yang membutuhkan sekali putar aja tuh kalau misalkan Anda paham di jalan-jalan yang kadang-kadang ada yang ee arus dua kali. Nah, mobil ini rasanya masih tergolong kecil untuk rata-rata mobil yang ada di Indonesia. Memang masih ada beberapa hal-hal minor ya kekurangan dari mobil ini. Yaitu yang pertama adalah di bagian belakang itu untuk joknya harusnya bisa di e lebih rebahkan lagi untuk tingkat kerebahan e sandarannya ya. Rasanya kalau bisa lebih ada dua setelan gitu akan lebih fleksibel. Lantas yang kedua adalah ini ee USB belakang nih untuk pengisian daya itu hanya USB type A saja tersedianya. Belum ada type C tapi type C tersedia di bagian depan untungnya. Jadi kalau di bagian depan tuh aman ada type A dan juga type C. Lanas yang ketiga ya ini kembali lagi sih ke harganya agak ngelunjak juga yaitu eh sound systemnya dia belum premium, masih yang ee biasa, belum aftermket. Ee kualitas suaranya ya soso lah, biasa aja gitu, enggak yang gimana-gimana banget. Tapi ya kalau kayak saya minta audio yang premium gitu ya, ngelunjak juga karena harganya murah banget mobil ini kan. Ya, itu saja kelemahan dari Jack J5 ini ya. Setelah merasakan mobil ini ya berkendara gitu ya, ini rasanya sih ya ini adalah ee mobil listrik dengan harga yang paling baik dengan kualitas berkendara yang paling baik yang pernah ada R299,9 juta. Apa cobaan lebih baik dari mobil listrik? Enggak ada di harganya ya. Bahkan ini mampu menyaingi mobil listrik dengan harga R00 juta up menurut saya. Nah, ini luar biasa. Tenaganya berlimpah, kemampuan offroad-nya ada overingan ya. Kemudian fiturnya melimpah, fitur radar ada lengkap sekali. Yah, apalagi yang kurang dari mobil ini? Ee dimensi besar dia rail SUV gitu ya. biasa. Nice untuk Jaek. Luar biasa. Oke, jadi begitu review kami terhadap Jau J5 ini. Jadi overall kami sudah tes tes yang menurut kami itu luar biasa ya. Tes offroad, tes jalan. Jadi kami mengetahui seberapa hebat mobil ini dan ya dengan harga yang tidak sampai Rp300 juta dia benar-benar game changer banget ya di kelasnya. Kemudian dengan tes offroad, tes menyelam, tes nanjak, dia membuktikan bahwa Jago J5 ini adalah the real SUV EV. Oke, klik like jika Anda menyukai video ini, subscribe bila Anda belum, dan jangan lupa juga untuk isi kolom komentar di bawah. Main-main juga ke website kami di www.otodriver.com dan jangan lupa juga untuk download aplikasi kami di Google Play Store. Terima kasih sudah menyaksikan video ini dan sampai jumpa di video-video kami selanjutnya. Bye bye.
