Jungkat

JAECOO J5 SHS-H : Hati-hati HR-V & Yaris Cross Hybrid❗ (YouTube Video)

  • 23/10/2025

[Musik] Di sebelah saya ada sebuah SUV yang mungkin kan mukanya familiar, tapi grillnya kok beda ya. Dan kok punya grill? Karena ini bukan sebuah J5 listrik, tapi ini adalah sebuah Ja5 versi hybrid. Kalau kita ngomonginnya sih SHSH alias SHS hybrid. Lalu gimana? Apa aja bedanya, spesifikasinya gimana? Langsung aja kita bahas walaupun hujan-hujanan. Halo, Guys. Welcome back to Autonet Max dengan saya Satra Katana dan kita masih di Wuhu. Walaupun ya pakai jas hujan begini, tapi enggak apa-apalah karena kita ketemu mobil-mobil yang menarik di sini. Salah satunya adalah JQ J5 yang versi hybrid ini. Dan ee mungkin sekedar informasi ya buat kalian, sekarang ada penamaan yang baru dari Omoda Inj. Jadi untuk varian hybrid itu namanya adalah SHSH atau super hybrid system hybrid. Sedangkan yang pluginnya itu adalah SHSP alias super hybrid system plugin hybrid. Dan sekarang kita ketemu dengan JF yang versi hybridnya. Jadi kalau di Indonesia dalam waktu dekat ini akan diunching yang versi listrik ya, J5 listrik atau JFB yang di sini kita ketemunya yang versi hybrid-nya. Tahun lalu di Wuhu kita ketemu waktu eh global launch itu yang versi turbonya. Nah, kalau kalian perhatiin ya secara tampilan di bagian depan ini ya, desainnya sih lebih mirip dengan yang versi eh turbonya karena balik lagi karena dia masih menggunakan mesin, dia masih menggunakan grill di bagian depannya. Grillnya itu dengan bilah vertikal seperti ini ya. Warnanya hitam dengan warna silver seperti ini. Lampu depannya masih sama dan bisa dibilang untuk bagian bumpernya ini juga masih mirip-mirip ya. Dia tuh kayak dibikin minimalis aja nih di bagian depannya. Itu aja sih. Di bagian tengah depan juga dia masih ada ee kameranya untuk kamera 360 dan juga dia masih ada adasnya. Tentunya itu di bagian depan yang langsung kentara bedain antara versi listrik dengan versi hybridnya. Nah, sekarang kita bahasedikit ya tentang spesifikasinya. Dia menggunakan teknologi hybrid mesin 1500 cc turbo digabungkan dengan elektrik motor. Tenaga maksimalnya, tenaga ee kombinasinya ada di angka 165 kW. Kalau diterjemahin ya sekitar 224 PS lah ya. Torsinya dia ada di angka 295 Nm dengan baterai itu sekitar 1,83 kW. Nah, kalau kalian berjalan di kecepatan sekitar di bawah 40 km/h atau lagi cwolling mungkin di perumahan pakainya mode EV, tapi setelah itu 40 sampai 60 dia akan menggunakan ee versi untuk mesin akan bergerak atau bernyala untuk ee men-support ee listrik ke baterainya. Sedangkan di atas 60 km/h mesinnya akan membantu untuk menggerakkan mobilnya. Itu sih untuk spesifikasinya. Sekarang kita geser ke bagian sampingnya. Apa aja yang beda? Nah, ini bagian sampingnya. Sebelum itu saya mau tunjukin kuncinya seperti ini ya. Ada tulisan JQ-nya seperti ini kuncinya. Dan di bagian samping dia menggunakan veleg yang Oh, dia enggak pakai cover. Emang segede ini velegnya ya dengan ban dari Continental. Bannya lumayan loh dengan profil 235/55 R18. Jadi dia ring-nya 18 inci dengan ban yang cukup tebal ya 55 ya. Dia spionnya di sini ada lampu C-nya dan juga ada kameranya. Tentu balik lagi kamera 360 derajat atau kalau kadang cerry itu pakainya ngomongnya 540 derajat karena dia bisa ngerekam bagian bawahnya. Handle pintunya masih yang model biasa seperti ini ya. Dan bagian samping sih enggak ada yang gimana-gimana banget ya. Polos-polos aja. Bagian atas juga masih ada roof warna silver seperti ini. Dan sebenarnya yang menarik adalah di bagian pilar C-nya, pilar D-nya maksudnya di bagian belakang ini yang emang shap-nya itu ala-ala SUV dari Eropa, dari UK lebih tepatnya. Kita lihat ke bagian belakangnya yuk. Oke, ini bagian belakangnya dan personally saya suka di bagian belakangnya ini karena ya lagi-lagi dia punya heritage yang diturunkan ya dari SUV SUV ala Eropa di bagian belakang seperti ini lampunya kotak seperti ini dan ini lampunya lagi nyala karena saya lagi pegang kuncinya dan ada emblem JQ5 di sini bukan J5 ya tapi dia emblemnya di sini JQ5 5-nya atau lianya merah gede seperti ini. emblem Jacku di bagian tengah seperti ini dengan Hmon stop lamp dan juga ada defogernya di bagian belakang. Nah, untuk wiper-nya mana nih? Enggak ada ternyata ya. Saya kira di bagian atasnya ternyata enggak ada. Kamera belakang masih ada. Sensor parkir juga masih ada. Dan dia knalpotnya ngumpet di bagian bawah. Karena balik lagi ini mobil hybrid pasti ada knalpotnya ya. Dan kita buka aja bagasinya langsung di bagian belakang seperti ini ya. Enggak gede-gede amat tapi cukupan lah ya. Dan di bagian bawah ini enggak ada ban cadangannya, adanya aki malah ya. Balik lagi ini mobil cuma display doang ya. Dan kita juga mau ngintip ke interiornya seperti apa. Oke, kita masuk ke interior dari mobil ini ya. Dan ya interiornya ya seperti J5 yang ada di Indonesia yang listrik ya. Sebenarnya ee enggak beda-beda banget. Dia masih menggunakan setir seperti ini. Yang setirnya ini turunan dari keluarganya Exit ya. Jadi kalau kalian pakai kalian lihat yang Omodana ini juga masih menggunakan ste exit seperti ini ya. E banyak tombol dengan warna glossy black seperti ini yang mungkin e akan berdebatan. Kelihatan keren, kelihatan mewah tapi gampang fingerprint magnet dan kadang kalau kalian buka si panoramicnya kena sinar mungkin agak silau gitu ya. Dia untuk panel instrumennya dia kecil ya di sini dan ini bagus enggak terlalu distracting. Tapi emang sayangnya dia enggak ada head up display tapi ya udah cukuplah kayak gini. Layarnya sekitar ya angkanya sih saya lupa ya, tapi dia model yang vertikal. Kalau Jaiku ngomongnya itu e waterfall ya modelnya apa? Terinspirasi dari air terjun. Masih ada tempat penyimpanan seperti ini. Bagus banget ini sebenarnya tempat penyimpanannya banyak. Glove box juga masih ada seperti ini. Ambient light juga masih ada. Dan materialnya bagus sih. As always lah mobil China terutama Cherry ya. Di sini juga masih ada ee konsol tengahnya. Nah, kursinya dia sudah elektrik ya di bagian drivernya. Dan seperti yang saya bilang di bagian atas juga ada untuk panoramic sunroof-nya dan ada tombol SOS di sini yang artinya dia sudah punya teknologi telematika. Nice. Sebenarnya itu aja sih kalau dibandingkan dengan yang JQ J5 yang ada di Indonesia. Harusnya bagian dalam lebih banyak mirip. Tapi kita enggak bisa banyak komen karena balik lagi ini cuma membeli display yang ada di China. Kalau masuk Indonesia belum tentu fiturnya semuanya isinya sama. So kayak gini. Ini kursinya juga udah perforated seperti ini ya. Bagus. Tapi emang ini minim tombol ya. Jadi yah kalian berdamai dengan semua fitur yang banyak dimasukkan ke dalam layar seperti ini. Tapi jujur aja ini termasuk cukup simpel dan keren ya dan lumayan praktikal juga. Gimana kalian? Kalian komen aja di komit bawah ya. Oke, jadi kita udah lihat ya eh versi hybrid dari JK J5 ini. Kita sudah tahu sedikit bocoran spesifikasinya dan kita sudah lihat eksterior interior. Kita sampai di kesimpulan. Sementara kesimpulannya gimana? Buat kalian yang mungkin kepengin beli sebuah SUV dengan touch ala SUV SUV Eropa tapi dengan budget yang tentunya jauh lebih ee apa ya? Terjangkau lah ya. Ini adalah opsi yang menarik. Apalagi kalau kalian e enggak suka mobil listrik gitu ya. Kalian kalau beli mobil listrik pikir-pikir kalau pakai luar kota enggak bisa atau harus ngitung banget perjalanannya berapa kilo. Ya belilah hybrid. Itu paling masuk akal. Kalian masih bisa ngerasain elektrifikasinya, kalian bisa ngerasain irit bahan bakarnya. Tapi kalian juga bisa pakai mobil ini ke manap pun yang kalian mau. Ya, balik lagi keputusan itu tergantung kebutuhan kalian dan kondisi finansial kalian aja sih. Kita sih berharap mobil ini masuk ke Indonesia ya. Karena sekarang Indonesia lagi dibanjirin banget dengan produk hybrid dan plugin hybrid. Masuknya mobil ini akan menambah banyak opsi kendaraan hybrid di Indonesia. So, gimana menurut kalian? Komen aja di bawah. Dan jangan lupa buat kalian pertama kali mampir ke AutonetMax bisa subscribe, nyalakan lonceng notifikasinya. Jangan lupa juga kalian bisa mampir-mampir ke Instagram, TikTok, dan juga website-nya AutonetMax. Itu aja. Sampai ketemu di konten-konten video selama di China yang lain. Bye.

Lihat di YouTube