JAECOO J8 SHS ARDIS: SERBA ADA, SERBA BISA (YouTube Video)
Halo, selamat datang di YouTube channel di Official Auto. Kali ini kita akan mencoba SUV premium dari China terbaru. Ini adalah JQU J8 SHs hardisk. Jadi, dia menjadi model paling fleks dari JKU saat ini yang dipasarkan di Indonesia. Harganya sudah diinformasikan secara resmi, jadi dijual lebih murah dibandingkan harga prebooking saat itu ya. Jadi, ini dia dipasarkan dengan harga Rp818 juta on the road Jakarta. Ya, kita nyobanya di area tertutup Tangerang Selatan. kita cukup bisa menggali potensinya ya mulai dari performanya, handling, terutama dari teknologi hardisk-nya dan juga peranti dari sistem CDC magnetic suspension yang ada pada mobil SUV plugin hybrid ini. So, teman-teman tonton videonya sampai selesai. Desainnya ini dia menawarkan sebuah SUV yang urban yang perkotaan dinamis dan juga modern. Jadi kalau teman-teman lihat memang sekilas fasadnya dari bagian samping belakang ini mirip-mirip ataupun sekilas itu terinspirasi dari Range Rover Avelar. Jadi memang cukup menarik untuk dilihat, terutama dari bagian depan dengan desain grill yang vertikal besar seperti ini. Jadi memang kalau misalkan dibandingkan dengan Jiku J8 yang AWD yang non SAS porsinya sama. Desainnya identik e mulai dari bagian depan, bagian samping hingga ke bagian belakangnya ya. Jadi memang dia punya dimensi yang cukup panjang, Teman-teman. Dari bagian depan sini sampai ke belakang itu sekitar 4,8 m. Lalu wheel base-nya di sekitar 2.800 man ya. Jadi mengisi posisi di SUV seater untuk kelas mobil passenger. Peleknya juga yang tampil cukup menarik dual tuton dengan lingkar peleg di ring 20 inci dengan profil ban 245/50 dia sudah pakai Micheline. Jadi memang udah cukup oke ya untuk ban yang dipakai di JQ J8 SHS. Jadi kalau teman-teman sudah ngelihat J8 yang biasa desainnya mirip. Jadi memang dibedakan dari sisi teknologinya, terutama dari teknologi PSUV, lalu juga sistem hardisk dan juga CDC magnetik yang ada pada mobil ini. Sekarang kita lihat ke bagian dalamnya ya. Ketika kita buka pintu, dia langsung ada fungsi dari welcing-nya. Jadi e bangkunya ini akan langsung mundurin ke belakang. Seter juga akan turun. Jadi supaya memudahkan si drivernya untuk ngakses ataupun masuk ke dalam kabin dari Jiku J8 SHS Ardisk. Memang namanya cukup panjang ya, tapi memang seperti itu untuk pelafalan dari namanya ya. Untuk posisi duduk ini comending duduknya tinggi lalu juga bonet bisa terlihat dengan baik dan yang ingin dihat adalah ruang kabinnya luas lega. Yang menarik adalah pengaturan terutama di setir dan juga joknya sudah elektronik jadi bisa lebih fleksibel dan tentunya juga terlihat lebih advance. Setirnya bisa tilt dan teleskopik secara elektrik. Lalu joknya juga di sini pengaturannya mirip dengan MercedesBenz ataupun juga dari produk dari Cherry Group ya. Nah, untuk e di bagian depan di jok ini dia sudah 12 fungsi pengaturan arah. Lalu juga ada lumba supportnya dan kedapatan fitur pemijat yang bisa kita atur di head unit berukuran 12,3 inci dan juga 12,3 inci di bagian paneter. Jadi dia dibuat sedikit agak melengkung gitu ya, curve gitu ya. Responnya juga cukup e baik untuk kita sentuh dia akan langsung merespon dengan cukup cekatan. Jadi memang bahan-bahan dari mobil ini sudah dilabur dengan material yang bisa dibilang kualitasnya mumpuni. Dia sudah pakai napal leader di bagian joknya. Di sini juga sudah empuk-empuk sampai ke bagian door trim. Jadi hampir bisa dibilang 95% badan-badan tersentuh dengan panel-panel body di dalam kabin ini sudah dilapis dengan bahan-bahan yang lembut, yang empuk. Jadi juga bisa menambah faktor kenyamanan. Nah, untuk kasih e keselamatan ataupun faktor-faktor safety sudah dikasih ataupun dibekali dengan 19 fitur ADAS. Jadi, sangat banyak sekali fitur-fitur ADAS-nya. Teman-teman bisa atur seluruhnya di head unit ini. Kita bisa on ataupun offin atau juga kita bisa pilih sensitivitasnya mau seperti apa. Ini kita fleksibel untuk ngatur fitur-fitur ADAS dari mobil ini. Memang enggak terlalu banyak tombol-tombol fisik. Jadi hampir bisa dibilanglah sekitar 80%-an fitur-fitur dari mobil ini kita atur harus di head unitnya. Nah, jadi memang ada plus minus yang mungkin sudah terbiasa ya akan enjoy. Tapi ketika buat teman-teman yang lebih terbiasa dengan tombol memang perlu adaptasi. Tapi untuk fitur fitur terutama PSUV-nya, EV mode dan juga hybridnya ini sudah ada tombol shortcut yang kapasitif. Jadi dia enggak tombol fisik tekan gitu ya, tinggal sentuh aja di-touch dia akan langsung pindah seperti itu. Nah, tadi selain ada fitur ADAS juga dilengkapi dengan 10 airbags. Ada auto hold, ada APB, ada ABD dan juga tentunya ada fitur pengereman ABS. Nah, untuk nunjang keasikan berkendara ada enam drive mode. Teman-teman bisa atur di sini ada tombol putarnya dan di sini ada pilihannya dari echo, ada normal, ada sport, ada snow mode, ada sand mode, dan juga ada offroad mode. Nah, ini jadi masing-masing ini dia bukan gimik. Jadi benar-benar ngasih diferensiasi mulai dari ee settingan suspensinya, lalu juga setirnya seperti apa, berat bobotnya dan juga e engine mapping termasuk juga dengan teknologi plugin hybrid yang disesuaikan di masing-masing drive mode-nya. Seperti itu e kurang lebih. Oh ya, kelupaan. Jadi memang sudah ada fitur penunjang ya, ada wireless charger 50 watt cukup besar. Lalu juga speakernya sudah Sony 14 buah speaker. Di kaca depan sini sudah dual glass, kacanya bertumpuk dan juga sudah ada panoramic sunroof yang bentang kacanya ini cukup lebar, cukup panjang juga. Jadi bisa meng-cover sampai ke bagian penumpang di tengah ataupun juga di baris paling belakang. Jadi ini sebenarnya pengetesan yang singkat ya. Jadi mungkin kita enggak akan terlalu bisa banyak mengeksplornya. E tapi kita coba deh untuk ngasih informasi apa aja yang bisa kerasa di pengetesan kali ini dengan Joo J8 SIS Ardisk. Let's go. [Musik] [Tepuk tangan] Ya, jadi dia pakai mesin 1500 cc turbo dengan sokongan baterai dan juga motor listrik. Ada tiga motornya di depan dua, di belakang itu ada satu komponen untuk motornya. Jadi kalau misalkan engine-nya yang bekerja itu sekitar tenaganya di 140 HP dan torsnya di 215 Nm. Tapi ketika motor sik bekerja, engine bakarnya juga hidup, ini bisa supai tenaga yang memang benar-benar badak ya sampai 530 HP dan torsnya itu sampai 650 Nm. Ini cukup besar banget untuk sebuah SUV urban seperti ini ya karena memang ada sokongan pertama dari engine bakarnya juga hidup dan juga e komponen motornya yang memang juga menggerakkan roda. Nah, sekarang kita mau cobain acceleration test. Kita set mode sport. Lalu sudah. Ini baterainya masih banyak ya, ada di 88%. Jadi motornya bisa hidup dan juga mesinnya tentu bekerja. Jadi akan lebih maksimal untuk ngeluarin output dari SUV yang bisa dibilang cukup besar ini ya. Karena dimensinya sampai 4,8 m. Depan lintasannya ee bergenang air. Jadi kita akan lihat juga nih traksi dari mobil ini ee dengan kecepatan yang cukup tinggi. Oke, 1 2 3. Iya. Wah, jadi langsung ngejambak dan yang saya suka adalah kontrolnya sangat baik. Jadi ketika ngelewatin genangan ini tetap merespon dengan baik untuk buat mobil ini stabil di e jalur yang semestinya. Dan torunya benar-benar badak ya. Memang ada sedikit lag ketika kita kick down, tapi dia akan langsung ngerespon ketika mobil ini sudah mulai berjalan langsung tuh keluar untuk tenaga dan torsinya. tadi cepat banget untuk nyampai speed di 100 km/j gak berasa banget apalagi mobil ini bobotnya 2,2 ton ya spek seperti tadi ini ngebuat mobil ini seperti Fless aja untuk nakulukin e speed yang cepat seperti itu. Oke, kita mau cobain obstacle slalom. Jadi kita pengin lihat handlingnya nih dengan mobil yang besar panjang seperti ini apakah dia akan stabil gitu ya. Kita langsung coba. Nah, tadi dia agak sedikit overs tapi langsung ngebuat mobil ini langsung ke bagian tengah lagi. Jadi memang seajek itu, seantp itu sistem ngebaca ketika memang ada potensi tergelincer gitu ya, dia langsung nge-cut suplly tenaga. Jadi supaya langsung mobil ini tepat pada posisinya ya. Untuk ngelewatin obstacle yang simulasi jalan rusak tadi udah oke untuk ngelebas speed trap. Jadi kayak seperti tidak kerasa untuk gerakannya gitu. Jadi memang artikulasi suspensi ini memang cukup baik. Oke, sekarang kita mau cobain e obstacle yang cukup menantang ya di depan. Jadi untuk ngelihat artikulasi dari suspensinya jadi tinggi jungkat-jungkitnya. Kita bisa aktifin fitur dari around V monitornya. Jadi dia akan nampilin visual di head unitnya sekeliling secara 540 derajat. Nah, oke. Jadi cukup tinggi nih posisi jungkat-jungkitnya. Jadi dia sebelah kanan agak maju ke sebelah kiri. Dan di sini juga fitur dari harddisk-nya ataupun Allroad drive intelligent ini akan aktif untuk ngebaca traksi dan juga sistem dari CDC magnetic ataupun ee fitur teknologi dari suspensinya yang bekerja secara adaptif untuk membaca cepat tuh dia sampai 100 kali per detik untuk ngebaca pergerakan. Lalu juga dengan ee suplly dari torsi dan tenaga lewat teknologi hardisk-nya. Di sini kita akan ngelihat ngelewatin posisi ataupun obstacle yang ngebuat mobil ini miring ke sebelah kanan gitu ya. Teman-teman bisa lihat badan saya seperti ditarik ke sebelah kanan. Tapi ini ngebuat kita tetap PD gitu untuk e ngelewatin jalan seperti ini. Seeffortless itu ngelewatin jalan seperti tadi dengan JQU J8 SS hardisk. Di depan masih ada obstacle. Jadi ini adalah zero traction test. Jadi obstacle yang kasih tr benar-benar minim gitu ya. Ini lebih mencoba fitur dari harddisk tadi orad eh drive intelligent-nya dan juga CDC magneticnya. Jadi ketika si roda ini ataupun sis ngebaca ada roda yang slip gitu e entar dia akan mendistribusikan torsi dan tenaga hingga ataupun mulai dari 3.700 rpm gitu. Jadi dari RPM yang sangat rendah ke ban yang lebih e minim. e gejala slip. Jadi supaya mobil ini bisa keluar dari obstacle yang sulit. Di depan juga ada obstacle roller test. Ini jadi sama seperti yang kayak tadi, cuman ini lebih ekstrem lagi karena benar-benar kayak ada roda gitu ya, ataupun obstacle yang menggelincir di mana roda depan dan belakang sebelah kiri dan kanan ini dia akan berputar secara lebih besar. Tapi yang kanan belakang punya traksi yang lebih. Jadi ini menguji dari lebih ke inti dari teknologi hardisk-nya. Iya. Jadi benar-benar segampang itu untuk ngelewatin jalanan yang minim traksi, terus juga obstacle-nya sulit. Ketika pengin blusukan ke jalan-jalan yang rusak itu juga enggak worry. Iya. Jadi memang mobil ini baterainya cukup besar ya, ada 34,46 kWh bikin mobil ini bisa berjalan secara full EV sampai 180 km. Tapi dari pengujian internal Ju ee dites itu bisa ee sekitar 240 kman gitu dengan ketika baterai ini ee terisi penuh dengan 34,46 kWh tadi. Ini cocok sekali apalagi untuk berkendara di luar Pulau Jawa kali ya yang memang masih minim infrastrukturnya. Nah, kita juga bisa pilih EV mode full EV ataupun juga ee kerja secara hybrid. Jadi ee tentu ketika EV baterai itu harus ee sekitaran 20 ke atas kali ya. Jadi supaya bisa fungsi dari motor listrik dan ee itu benar-benar bisa bekerja di mobil ini. Nah, untuk ngatur hybrid ataupun kerja EV-nya tuh kita bisa atur di tombol shortcut. Di bagian panel tengah sini kita pilih SUV aja. Jadi supaya ee kerja dari motor dan si mesinnya itu benar-benar optimal. sudah di mode sport, kita coba lagi e dari posisi diam ya. Ini e cukup challenging juga karena di depan ini jalannya tuh masih e menggendang. Sudah langsung 27 48 100 dan iya. Wah, jadi memang secekatan itu mesinnya ee untuk ngerespon ee putaran mesin, lalu juga ngasih output yang besar baik dari tenaga dan torsinya. Ini kita cobain simulasi dari kestabilan mobil ini. Iya. Jadi memang setirnya ee komunikatif dan enggak melayang di setir gitu mobilnya. Jadi kerasa balance aja ya. Jadi memang e akomodasi penyimpanan dalam kabinnya cukup banyak. Ee teman-teman akan nemuin dua cup holder di bagian tengah dan sudut 25 juga sudah ada ee penyimpanan baik button holder ataupun juga cup holder. Nah, untuk bagasinya jadi memang ketika bangku baris ketiganya tegak ini masih cukup lumayan walaupun memang sebenarnya enggak besar-besar banget tapi bisalah untuk naruh e copper cabin size di sini. Tapi ketika teman-teman ngerasa kurang bisa rebahkan bangku ketiganya secara rata lantai. Jadi volumenya tuh bisa sampai around 75 L lah. Tapi kalau misalkan kurang juga teman-teman bisa lipat bangku tengahnya. Jadi, ini bisa lebih banyak nampung barang di ee bagasi ataupun di dalam kabin si Ju J8 SR. Di sini sudah auto power back door. Oh ya, dan untuk mobil ini juga sudah kedapatan fitur dari vehicle tulut. Dia daya sekitar di 6,6 KW ya atau sekitar 6.600 watt. Jadi sudah ada port adapternya. Jadi ketika teman-teman lagi outdoor activity itu baterai dari mobil ini bisa dijadikan sebagai sumber listrik kayak misalkan ngecas lab. top, lalu juga ngambil daya listrik untuk penanak nasi ataupun juga berbagai macam elektronik lainnya. So, bagaimana teman-teman pendapat kamu sama mobil ini? Coba sampaikan kolom komentar dan sampai jumpa di video berikutnya. back
