Jangan Beli POCO X8 (YouTube Video)
Halo sobat tekno, gimana kabar lo hari ini? Semoga selalu sehat dan banyak rezeki. Kemarin gua ke acara launching-nya Poco X8. Iya, seperti biasa HP-nya harganya naik banget. Harga resminya sekarang 5,7 juta, cuy. Naik banyak banget. Tapi spesifikasinya iya, ada yang naik, ada juga yang turun. Kotak HP-nya kayak gini nih, standar dominan hitam aja. Kalau di sisi belakangnya sendiri ada spesifikasi unggulannya ya. Pertama dia tuh ngunggulin baterai yang gede banget ya, 8.340 mAh. Terus layarnya kalau ini mirip-mirip ya, masih pakai layar AMOLED 6,83 inch 1 1/2 K. Kalau untuk performanya sendiri agak downgrade dikasih Snapdragon 6s Gen 4. Dan kalau untuk foto-foto 50 megapixel udah OIS. Dan untuk X8 hadir cuma satu varian ya, 8 GB RAM dan storage-nya 256 GB. Oke, kita unboxing ya. Kita lihat isi kotak penjualannya apa aja. Biasanya sih kalau Poco kasih isinya komplit ya. Seperti biasa ada kartu nih, Poco nya beraksi. Selanjutnya di kompartemen paling atas ini kita bakalan dapetin yang paling pertama ini SIM card ejector ya, yang bentuknya sederhana banget. Kemudian ini ada buku panduan penggunaan kartu garansi, terus juga ada stiker ya, Poco nya beraksi. Terserah mau ditempel di mana. Dan kita masih dapat softcase original, softcase bawaan yang warnanya abu-abu gelap kayak gini. Ini softcase-nya lumayan cakep. Nah, untuk di kompartemen berikutnya isinya tentu aja HP-nya yang masih diplastikin ya, nanti kita bahas lebih jelas lagi. Dan di kompartemen paling bawah tentu aja kita masih dapat charger yang output-nya 67 watt. Udah lumayan kenceng, tapi masih USB A ya. Dan terakhir kita dapat ini nih, kabel charger yang panjangnya standar USB A to USB C ujungnya. Untungnya isi box-nya komplit, enggak perlu cari-cari lagi charger, enggak perlu beli-beli lagi yang namanya softcase. Kayak gini nih, desainnya Poco X8. Kalau menurut gue ini kelihatan berubah banget ya dibandingkan X7 tahun lalu. Kalau ini body-nya datar, kalau kalau tahun lalu kan agak curvy gitu ya. Dan yang untuk warna hitamnya ini permukaannya glossy banget ya. Gue saranin jangan pilih [musik] yang ini, jangan beli yang ini. Sidik jari itu gampang banget nempel dan susah banget dibersihinnya, jadi kelihatan jorok aja HP-nya. Ini desain kameranya dibikin simpel banget ya, gua suka sih. Dengan besar kamera yang kecil minimalis kayak gini. [musik] Untuk frame body-nya sendiri masih pakai bahan polikarbonat ya, bukan bahan metal. Tombol-tombol ada di sisi kanan ya, buat tombol volume dan tombol power dan sisi bawah ada port charger, lubang speaker, lubang mic dan juga slot SIM card. Kalau lihat sisi atasnya seperti biasa masih nyediain IR blaster buat fitur remote dan juga ada speaker kedua. Kalau gua bilang sih cakep simpel minimalis ya desainnya, apalagi yang warna orange-nya. Oh ya, by the way ada tiga pilihan warna ya, yang warna hitam yang paling kelihatan jorok yang gua bilang jangan dibeli kalau lu enggak suka pakai casing ya. Ada juga yang warna orange, kali ini yang warna orange-nya cakep banget, finishing-nya dibikin ngedoff kayak frosted glass gitu jadinya enggak glossy dan juga enggak nempel bercak sidik jari. Sementara yang warna putih ini desainnya lebih spesial sih kalau gua bilang, karena ada tulisannya design by Poco gini, terus juga ini permukaannya glossy juga kayak warna hitam. Cuma karena warna putih jadi kotornya, bercak sidik jarinya itu enggak terlalu kelihatan kayak kalau warna hitam ya. Nih, kalau HP-nya dipakein casing bawaan originalnya ya. Kelihatan jadi simpel minimalis gitu. Mau yang warna hitam, mau yang warna putih ataupun yang warna orange yang paling bagus menurut gua juga jadi kelihatan sama aja semua. Oh ya, untuk ketahanan sendiri Poco X8 dikasih ketahanan IP rating IP 69, jadinya kalau misalkan dipakai dibawa bawa buat menghadapi banjir nanti ya, aman-aman aja. Bisa bikin konten di banjir-banjiran. Dan kayak gini nih kualitas layarnya Poco X8 yang udah 1,5K, udah pakai layar AMOLED dan juga udah 120 Hz. Kalau di dalam ruangan kayak gini sih asli cakep banget ya, cuman gua enggak tahu kalau di luar ruangan kayak gimana karena emang enggak gua bawa keluar ini. Tapi harusnya sih oke banget ya, karena brightness peak layarnya hingga 3.500 nits, jadi di bawah cahaya matahari harusnya tetap jelas. Kalau untuk sektor performanya ini sih yang agak downgrade dikit kalau gua bilang, lebih rendah dibandingin tahun lalu karena kan kalau Poco X7 pakai Dimensity 7300. Poco X8 tahun ini cuma pakai Snapdragon 6s Gen 4. Tapi di sisi software upgrade sih karena sudah pakai HyperOS yang berdasarkan Android 17 dan bakalan dapat 4 kali Android update dan 6 tahun security update. Kalau Poco X7 tahun lalu kan cuma dikasih 3 kali Android update dan juga 4 tahun security. Kalau ini jauh lebih lama jadinya baik Android update-nya ataupun security update-nya. Untuk performa secara keseluruhan harusnya sih aman ya buat main game juga karena pada waktu di acara launching kemarin itu dipakai buat game Mobile Legends kita mabar bareng-bareng gitu ya. Itu aman lancar banget dan dipakai buat main game selama 15 menit baterainya berkurang cuma 3% aja. Kayaknya sih cukup awet ya tapi gua belum bisa bicara banyak karena gua belum cobain sendiri secara langsung dipakai agak lama gitu ya benar-benar kita tes gitu. Belum. Dan sayangnya selain di sektor performa, kameranya juga dikasih diskon. Kali ini cuma dikasih kamera utama 50 megapixel dan satu lagi adalah kamera auxiliary. Sementara untuk kamera depannya 16 megapixel aja. Nih untuk fitur-fitur kameranya kayak gini nih. Pertama ada mode pro ya. Terus ada mode perekaman video yang sayangnya cuman di full HD 30 fps aja untuk rekam videonya. Terus ada mode auto ya buat foto-foto. Ada juga mode potret untuk bikin foto-foto Ada mode foto dokumen buat scanner gitu dan juga kalau kita pilih lainnya di sini ada fitur ultra HD, ada fitur slow motion, ada time lapse, ada mode dual video, ada panorama dan juga ada mode foto-foto untuk di bawah air. Dan kayak gini nih untuk hasil sampel foto-foto dari Poco X8 yang kondisinya di dalam ruangan dengan pencahayaan yang cukup ya. Kadang cukup terang dan kadang juga agak kurang. Kalau gua lihat sih sudah cukup banget. Yang pasti sih untuk mode potretnya masih butuh perbaikan ya. Perekaman video nih kamera depan di full HD 30 fps karena emang enggak bisa dinaikin lagi emang cuma di sini aja full HD 30 fps aja. Dan kualitasnya ini di dalam ruangan gua pegang pakai tangan aja menurut lu gimana? Kalau gua lihat sih ini sudah cukup stabil ya walaupun agak getar-getar dikit. Tapi okelah. Sekarang kita cobain buat kamera belakangnya kayak gimana. Kita ke luar dulu, yuk. Biar enak. Nah. Sekarang kita cobain, ya, untuk kamera utamanya kayak gimana. Ini dia nih perekaman ut Nah, kali ini perekaman video pakai kamera utama, ya, full SD 30 FPS. Karena enggak bisa 4K dan juga enggak bisa 60 FPS, jadi kualitasnya ya gua cobain di sini aja. Mentok di sini emang. Kualitasnya kayak gini. Untuk dynamic range, ya, kalau gua bilang ini kurang sih, ya. Sesuai, ya, sama chipset yang dipakai. Dia kurang kuat buat dynamic range-nya. Tapi, kalau untuk stabilisasi sudah oke banget sih, karena lu bisa lihat, ya, ini sudah eh minim cahaya gitu karena mendung banget, tapi kualitasnya kayak gini. Dan untuk fokus juga enak banget dilihatnya. Fokusnya tuh enggak kasar, ya. Pindah fokusnya lumayan smooth. Enak banget. Yang pasti upgrade paling gede di HP ini adalah di baterainya dan ngecasnya, ya. Baterainya 8.300 mAh dan ngecasnya sudah 67 watt. Jauh banget dibandingin Poco X7 tahun lalu. Dan sudah termasuk besar untuk HP-HP zaman now yang rata-rata minimal 6.000 mAh. Ya, kalau gua bilang sih Poco X8 ini cocok banget buat lu yang cari HP yang tangguh, yang tahan air, dan baterainya awet lama. Kalau menurut lu gimana Poco X8 ini? Menarik, layak dibeli, atau skip dulu aja? Dan gua pamit, sampai jumpa di video berikutnya. Bye bye. Hah. Gara-gara Ramageddon, semua serba mahal. Ditambah rupiah melemah. Tuh.
