Jungkat

JANGAN BELI SPEAKER MAHAL DULU! Coba yang 400 Ribu ini !! (YouTube Video)

  • 19/10/2025

Mau laptop ataupun HP belasan juta kayak gini, speakernya itu pasti bikin keky. Kalau pakai earphone cuma bisa dipakai sendiri. Nah, kalau pakai ini bisa dengar bareng-bareng sebagai koloni. Jadi enggak ada tuh yang namanya diskriminasi. Ya udah, enggak usah berspekulasi. Selamat menonton. Yang sukanya kawin sana sini. Aduh, udah kabisa digegas. Sor ya. Itu dulu ya. Hai Andika, guys. Di sini siapa nih yang kesal kalau misalkan dengerin speaker dari monitor, terus laptop ataupun HP? Ya, suaranya ya semahal-mahalnya device 3 tadi ya kayak gitu aja. Butuh yang namanya speaker eksternal. Nah, ini ada dari brand lokal yang harganya sangat-sangat spesial. Harganya mulai dari Rp100.000-an dan di harga Rp100.000 dia udah punya fitur yang namanya TWS Connect. Jadi kalau misalkan kalian punya dua bisa dibikin stereo kiri kanan. Kita tes suaranya ya. Nih ini volume masih di 50%. Nyala. Nyala kan? Nah jadi bisa spasial kayak gini. Stereo. Uh. Sekarang kita coba untuk di 100% ya. jadi kenalin ini adalah Fant Nera Box. Harganya start form Rp100.000. Ada yang lebih mahal dengan power yang lebih gede. Suaranya kayak gimana? Yuk kita bahas. Sekarang kita coba lihat informasi apa aja yang di boknya. Mungkin ya tampak depan mirip-mirip aja. Cuman yang seri BS 157 atau yang kecil ini keterangannya cuma power 5 watt RMS power. Sedangkan dua lainnya 10 watt RMS. Nah, si RMS ini bukan kependekan dari rakyat masih sengsara. Enggak ya, enggak kok. Beda, beda. RMS itu singkatan dari root min square. Yang intinya dia nunjukin berapa jumlah drivernya. 5 watt pada speaker yang kecil ini cuma punya satu driver alias 1* 5 watt. Tapi kalau yang 10 watt itu du buah driver atau 2 * 5 watt. Efeknya enggak cuma bikin kencang, jadi separasi suaranya pun jelas. Karena logikanya kan ya drivernya terpisah ya. Terus kalau untuk konektivitasnya untuk yang BS1 itu konektivitasnya yang paling banyak. Jadi dia ada AUG, ada micro SD, bisa flash disk, dan jelas ada Bluetooth-nya juga. Yang lain cuman tiga aja, minus dia enggak ada audio jack atau AUX-nya. Untuk versi Bluetooth-nya dia juga udah pakai Bluetooth versi yang low power 5.4 yang artinya dia low latency dan juga hemat daya lebih efisien. baterainya jadi lebih awet. Tapi ngomongin baterai nanti kita bahas. Terus untuk frekuensi respons-nya dia 100 sampai 200 kHz. Ada tulisannya di bass tapi kalau kita lihat dari frekuensinya seharusnya sih lebih dominan di mid sama vokalnya ya. Tapi nanti kita coba. Plus dia udah build in sama mikrofone. Jadi kalau misalkan kita koneksikan dengan bluetooth di HP kita mau ngejawab telepon pakai mikrofon speaker ini bisa juga asal jangan di tempat meeting ya jawabnya ya. Nanti ya pembicaraannya dengar semua. Untuk pilihan warna Nira Box ini ada empat pilihan warna. Jadi ada black, red, gry, dan brown. Dan desainnya sih mirip-mirip walaupun yang kecil, yang gede. Dia punya aksen-aksen RGB di bagian sini. Jadi kalau misalkan digunain untuk lampu tidur bisa juga. Dan kalau kalian orang gaming ya, orang gaming itu kan biasanya kalau enggak RGB enggak gaming. Nah, untuk build quality-nya so far kalau kita lihat ketiganya mirip-mirip aja ya, cuman beda ukurannya aja. Bu quality-nya juga solid. Kalau bahan yang dipakai ini masih pakai plastik, tapi di lapisan sampingnya ada kain. Dan sayangnya kalau kain ketemu plastik itu pasti agak licin. Jadi kalau enggak sengaja kesentuh ya kainnya itu kayak ngegeser-geser gitu kayak kurang rapat kainnya. Untuk brandingnya juga enggak lebay. Cuma ada tulisan Fant kecil di bagian pangkal handle karetnya dan ada tulisan Nirax di bagian bass atas. Dan semua tulisannya enggak pakai font. Jadi simpel dan enak dilihat, kelihatan lebih mahal gitu. Nah, kayaknya Fantek udah belajar ya dari seri-seri sebelumnya. Karena kan saya udah sering bahas Fech dan selalu saya kritik tentang logonya yang terlalu gede, yang gila branding, kecil kayak gini aja udah bagus loh. Lampu RGB ini juga enggak asal-asalan. Cuttingnya pas menurut saya tuh lihat ya. Pas. Plus kalau kita mau guna ganti mode RGB tinggal pencet aja tombol yang M dan dia bakalan ganti warna tuh ya. Kalau misalkan kalian enggak suka RGB tinggal diganti warna statik dan juga mode efeknya aja lah ya. Ya, sesuai kemauan kalian lah. Bebas. Sisanya ada tombol volume yang bisa dipakai next atau previsus. Tombol power yang sekaligus untuk play musik. angkat atau akhiri telepon. Terus di bagian bawah bisa dibuka di sini. Nah, ini tempat untuk audio source-nya. Jadi, selain Bluetooth bisa pakai flash disk micro SD atau AUG untuk seri BS159. Untuk kecasnya juga udah pakai type C dan kabelnya juga udah dapat di dalam paket pembeliannya. Sayangnya kabelnya enggak terlalu panjang dan kita enggak dapat adapter ya. Jadi cuman kabel doang. Tapi standarnya speaker memang biasanya kayak gitu. Nah, tadi di intro kita udah dengerin gimana kualitasnya speaker yang 5 watt ya. Kita coba sekarang yang 10 watt ya. kayak gimana yang ini dulu kita tes ini yang BS158 coba ya dengan lagu yang sama walaupun ya sebenarnya audio itu kalau misalkan diputar kayak gini ya tergantung speaker kalian kayak gimana tapi seenggaknya kalian dapat gambaran lah ya kira-kira seperti ini suaranya nih tapi untuk yang ini ya tadi volume 100% dia enggak yang gembret gimana gitu. Ini ada gembretnya dikit nih. Coba dengerin ya. Kayak ada getaran-getaran gitu. Oh, jadi kalau misalkan kalian taruh di meja dengan posisi berdiri karena mejanya getar jadi getarannya tadi dari mejanya ya. Tuh, kalau misalkan kita angkat beda suaranya. Coba kalau misalnya ditaruh di meja kayak gini sampai gerak-gerak loh dia ya. Gila saking kencang bassnya nih. Gokil gokil ya. Yah, kalau misalkan yang ini sih saran saya digantungin aja atau ditaruh di meja kayak gini ya. Karena kalau posisi berdiri dia ada geternya gitu di mejanya ya. Nah, sekarang kita coba yang seri BS159 ini yang paling gede dan warnanya warna-warna partai banget nih ya. Wah, gila warnanya tapi bagus sih Fantek yang merah ini. Oke, udah connect. Sekarang kita coba yang paling gede nih. Kayak gimana suaranya [Musik] ini lebih empuk sih bnya ya lebih enak. Ada harga, ada kualitas sih, Guys. Ini lebih enak sih bassnya lebih mendem, lebih berlayer. Walaupun saya taruh di meja, dia gak ada getarannya. Coba pasnya ini lebih enak, lebih empuk, clear separasinya. Ini lebih enak sih. Cuman sayangnya ya tadi kan saya sudah demuin gimana dia bisa TBS connect kalau misalkan sesama Fant. Tapi kalau kalian contohnya kalian punya BS18, BS1 terus kalian pakai TWS Connect itu enggak bisa. Jadi TWS Connect itu cuma berlaku di seri yang sama. Jadi kalau serinya beda walaupun brandnya sama di Fant. Ya secara sound quality yang kecil ini kecil-kecil cabe rawit sih ya. Walaupun dibanding dua lainnya, dia cuma pakai satu driver aja. Kapasitas baterainya ada di 1200 mAmz. Memang enggak terlalu gede. Tapi kim mereka dia bisa tahan 10 jam dengan pengujian volume 50%. Tapi jujur aja kita udah 3 hari di sini pakai speaker ini, tapi enggak yang 10 jam playback itu ya. Dan ini belum habis juga baterainya. Kalau untuk yang BS18 ini dia yang pakai dua driver jadi 2* 5 volt tadi yang suaranya juga udah kalian dengerin. Wah enak juga suaranya. Secara kualitas lebih powerful, tonalnya itu lebih tebal dan bassnya juga lebih kerasa dibanding yang kecil tadi. Tapi dominasinya memang masih di mid dan vokal. Cuman memang bassnya lebih kerasa panci ya. Ya, karena punya faktor dua driver dengan 5 watt tadi. Nah, yang paling saya suka yang merah ini sih ya. Ya, ya memang yang lebih besar dan harganya lebih mahal, lebih menyenangkan. Jadi, bassnya itu kerasa berlayer lebih tebal. Terus suara vokal dan mid-nya itu jelas enggak mendem, enggak ketutupan sama bass untuk yang satu ini. Tapi ya sesuai kebutuhan lah ya. Kalau yang kecil ini cocoknya untuk ruangan yang kecil. Contoh di kamar dipakai nonton anime atau musik-musik akustik yang bakal enak, detail, gitar dan vokalnya mantap. Atau misalkan kalian lagi kerja laptopan kecil aja di sini kan enak ya. Kalau misalkan ini kan terlalu gede. Jadi kalian bawanya taruh di tas pun susah. Nah, kalau ini bakalan cocok di kamar mandi. Terus mungkin kalian nonton di ruang tamu karena lebih powerful. Nah, kalau yang ini cocok juga di ruang tamu, tapi ruang tamunya enggak terlalu gede. Mungkin apartemen ya, satu apartemen dengan ukuran 60 m. Harusnya masih bisalah untuk yang medium ini. Nah, tapi kalau kalian pengen semua rumah, contohnya kalian mungkin punya cafe yang UMKM yang kalau kalian beli speaker yang digantung itu mahal, kalian bisa pakai speaker ini. Se jadi kalian gantung di tembok sini, tembok sana, tembok sini. Jadi, semua fitur TWS-nya connect. Jadi, kafe kalian semuanya full musik. Cuman ya tetap harus bayar royalty, ya. Karena kalau enggak pakai royalty, hah bahaya. Kesimpulannya ketiga speaker ini memang kalau dari Bass ya bukan yang BS boosted banget kayak brand-brand ternama JBL atau Bost. Tapi kalau kita ngomongin detail vokal speakernya cukup mantap. Untuk ruangan kecil BS157 bisa jadi opsi. Untuk ruangan apartemen ya BS158 bisa opsi. Kalau misalkan yang gede banget kayak rumahnya Ahmad Saroni ya bisa pakai yang B159 ya karena butuh suara yang lebih menggelegat. Nah, sekarang untuk harganya yang kecil ya. Mulai dari yang kecil itu 499, ini 599 dan yang paling gede 699. Kalau saya pribadi karena masih under R1 juta, saya bakalan pilih yang ini ya. Cuman ya bakalan saya taruh di rumah terus enggak bakalan saya bawa. Kalau misalkan kalian hiking, enaknya bawa ini karena lebih enteng, lebih ringan, enggak menu-menuin space ya semuanya tergantung kebutuhan. Terus di harga ini Fantaran 1 tahun yang harusnya sih kalau ada kesalahan pabrikan atau di luar human error bakal di-replace unitnya. Masukan untuk Fex mungkin bisa dibikin bundling kayak Fanteex Space Edition itu kan di bundling ya, jadi ada keyboard, mouse, terus l ada lima lah. Nah, saran saya bikin aja satu link pembelian untuk paket bundling dengan TWS connect kayak gini. Jadi ada dua, tiga atau empat dengan bundling TWS Connect yang harganya lebih terjangkau. Kayaknya itu juga bikin lebih menarik deh. Jadi orang bisa langsung beli paketan plus udah tahu gambaran tuh ini yang ini taruh sini kamar mandi, ini taruh ruang tamu gitu. Jadi lebih enak aja. sayangnya di harga ini kemarin saya coba tanya Fant rating enggak sih? Sebenarnya kalau dia kata dia ya kena cipratan hujan itu enggak masalah karena memang ya desainnya ini desain-desain yang kayak contohnya ya ini kan kalau misal IP rating biasanya memang ada karet kayak gini ditutup biar portnya enggak kemasukan air. Cuman kata Fant IP rating itu mahal. Sertifikasi IP rating itu mahal. Jadi memang enggak ada sertifikasi IP rating cuman udah dicoba sama tim internal Fantch kalau kena hujan aman. Cuman ya enggak ada sertifikasi IP ratingnya. ya okelah ya untuk cost efisiensi biar harganya lebih terjangkau. Jadi sertifikasi IP rating-nya ya sertifikasi internal aja. Dan saran saya kalau kalian adalah seorang audio fil kalian mampir dulu ke Fech offline store-nya untuk dengerin suaranya. Karena menurut saya untuk kelas harganya lumayan oke loh. Cuman kan selera musik atau selera driver orang beda-beda. Jadi kalian bisa ke offline store-nya dulu terus kalian cobain. Dan saya yakin pulangnya kalian pasti bawa kresek dan bawanya itu kresek nira box ini. Karena suaranya untuk harga 499 oke banget. Saya dikastudi and see you on the next video.

Lihat di YouTube