Jungkat

JANGAN BOROS! Ini laptop pelajar yang cocok in this economy.. (YouTube Video)

  • 06/06/2026

Tebak-tebakan, apa brand HP yang paling aktif, paling greget, paling enggak bisa diam di awal tahun 2026 ini? Bismillah, alhamdulillah kita ketemu lagi bareng gua Romi. Nyangka enggak sih kalian kalau ternyata Infinix itu jadi brand yang paling rajin di awal tahun 2026 ini di Indonesia. Jadi mereka sebelumnya sudah launching ada Note 8, ada Note 60 series, ada GT 50 Pro, terus ada Hot 7T, dan sekarang nongol lagi yang paling baru ini adalah laptop Infinix X Book 15. Sebelum ke produknya, kita lihat dulu box-nya. Kayak gini isi paket penjualannya itu sudah include charger yang cukup portable ya, ini sudah pakai port USB C dan dayanya sudah 65 watt. Laptop budget pelajar. Yang namanya Infinix itu identik sama produk yang punya value for money tinggi. Nah, untuk line up X Book 15 ini range harganya di 7 sampai 8 juta kecil. Indeks ekonomi di tengah harga RAM yang lagi naik, dolar juga ngegas terus, harga segini berasa menarik ya. Target market-nya siapa lagi kalau bukan pelajar ataupun mungkin first graduate. Logikanya gini, kalau kita sebagai orang tua punya anak, ada kebutuhan laptop sebisa mungkin kita akan cari yang harganya itu jangan di atas 10 juta. Kalau bisa yang 5 juta walaupun agak-agak mustahil. Nah, makanya di range harga 7-8 juta ini yang menjadi sweet spot di kondisi ekonomi yang lagi kayak sekarang ini. Cuma ada varian Ryzen. Nah, sampai detik ini di line up AMD Ryzen 5000 series masih jadi opsi seksi buat membangun sistem PC ataupun laptop yang secara performa ini masih sangat mumpuni, tapi harganya enggak overprice. Nah, X Book 15 ini dia punya tiga pilihan chipset. Yang paling bawah Ryzen 3 5400U, yang tengah Ryzen 5 5500U, dan yang paling tingginya Ryzen 7 5825U. Ya memang sih ini bukan chipset baru ya, dikeluarin 2021 sampai 2022 lalu. Tapi, kalau dilihat secara performa dan juga efisiensi power, ini masih termasuk capable buat jalanin kebutuhan komputasi saat ini. Yang Ryzen 3 5400U basis arsitekturnya Zen 3, punya 4 core 8 thread, masih cukuplah buat browsing multi tab, ngetik-ngetik dokumen office ya. Untuk varian yang Ryzen 5 5500U, walaupun masih pakai Zen 2, tapi punya 6 core 12 thread, jadi sedikit lebih baik ya buat multitasking. Dan yang paling recommend tentu saja yang Ryzen 7 5825U kayak yang gua pegang sekarang ini. Selain berbasis Zen 3, dia punya 8 core 16 thread dan ukuran cache-nya juga paling gede 16 megabyte ya. Lebih capable lagi buat hal-hal produktivitas macam modding ataupun edit foto dan video yang ringan. Termasuk buat game e-sport kayak Dota 2, ini juga masih playable, frame rate-nya stabil. Yang penting tahu diri saja ya, setting-an grafisnya ini pakai yang low. Secara grafisnya dia sudah pakai iGPU Radeon Vega 8. Bongsor tapi enggak berat. Infinix pakai nama Xbox 15 di sini buat mewakili size layarnya yang 15,6 inci. Ya, lumayan gede memang ya buat dibawa-bawa sekolah ataupun ngampus. Tapi sebenarnya enggak sampai yang semembebani itu sih, karena untuk tebalnya itu cuma 1,8 cm dan bobotnya 1,7 kg. Ya, masih okelah buat dibawa sehari-hari. Eh ya, warnanya kayaknya ini cuma ada satu saja ya, silver kayak gini saja. Bodinya kombinasi mostly bagian luarnya ini pakai metal, tapi ada juga sedikit bagian yang pakai polikarbonat di dalam. Dan port-portnya termasuk lengkap, ada HDMI 1.4, 2 USB 3.2 Gen 2, 1 USB-C multifungsi yang ada di kiri bisa buat ngecas dan display port. Ada 1 USB-C di kanan nih khusus untuk data saja. Terus ada Kensington lock, ada jack audio, dan ada slot micro SD juga ya. Sebagus apa kualitas layarnya? Nah, untuk laptop 7 sampai 8 juta, standar kualitas layar yang ada di Xbox 15 sudah termasuk oke. Secara fisik bezelnya ini enggak bikin ilfeel, dalam artian ukurannya masih proporsional. Panelnya as expected dia pakai IPS full HD 60 Hz. Coatingnya matte ya, jadi enggak mantul kena refleksi cahaya. Angle bukaannya juga lumayan agak rebah. Viewing angle aman dari samping masih visible cuma memang karena brightness basic di 250 nits, jadi pemakaian di outdoor dia akan bikin cukup struggle kalau pas dapat area yang silau. Speakernya cakep ya, volume mentok dia aman enggak sember, clarity-nya juga cukup bikin happy enggak kayak berasa speaker murahan. Fitur menarik lainnya. Di luar poin-poin barusan masih ada lagi beberapa hal yang menjadi daya tarik dari sebuah laptop 7-8 jutaan ini. Keyboard-nya ada backlit 2 level, jadi masih proper buat dipakai ngetik di tempat redup. Touchpad-nya lumayan lebar dan sudah dilapisi kaca, jadi feel menyentuhnya itu lebih enak, lebih licin gitu ya, tapi feel ngeklik-nya ini agak kurang menggigit karena dia posisinya terlalu ke bawah. Terus kalau mau pakai buat meeting online, kameranya sudah full HD ada dual LED flash-nya pula dan mikrofonnya juga sudah dual ya. Nice saja gitu ya punya fitur kayak gini di laptop yang harganya under 10 juta. Dan balik lagi kalau kita ngomongin spek terutama kapasitas semua varian yang dijual di Indonesia sudah punya basic RAM 8 GB LPDDR4X bisa buat longterm upgrade karena ada dual slot jenis SODIMM dan storage-nya sudah pakai SSD NVMe PCIe di pilihannya 256 atau 512 GB yang juga upgradeable. Ya pada intinya Infinix Xbook 15 ini datang di saat yang tepat, bukan laptop yang mewah, bukan laptop yang spesial gimana banget ya, tapi dengan harga yang cuma 7 sampai 8 jutaan laptop ini sudah memenuhi kebutuhan target market-nya.

Lihat di YouTube