Jangan buru-buru beli Google Pixel 11 series... (YouTube Video)
Rencana, harapan, dan ekspektasi gua untuk memiliki Google Pixel 11 Series tahun ini pupus dalam sekejap. Bismillah, alhamdulillah kita ketemu lagi bareng gua Romi sebagai mantan user Pixel 9 Series, termasuk yang terakhir itu gua pakai Pixel 9 Pro Fold. Dan gua skip Pixel 10 Series kemarin ya, gua menyimpan sedikit asa untuk menyambut Pixel 11 Series. Tapi asa itu sirna begitu aja, loh kenapa? Nah, kalau kita lihat ya kolom komentar di video promosinya Google Pixel 11 Series. Dari sini kita udah bisa ngelihat apa faktor penyebabnya. Kita bisa dengan mudah untuk menemukan komentar bernada menyindir dari para netizen ya di seluruh dunia soal upgrade yang dibawa di Pixel 11 Series. Tapi sebelum bahas soal itu, ada baiknya kita rekap dulu enggak sih ya spek dan fitur apa aja yang dibawa Google di Pixel 11 Series terbaru ini. Nah, untuk produknya sendiri jadi total itu ada 4 ya, dimulai dari Pixel 11, Pixel 11 Pro, Pixel 11 Pro X L, dan Pixel 11 Pro Fold. Nah, untuk positioning-nya itu masih sama Pixel 11 adalah yang base model dia menawarkan form factor yang compact dimensinya 6,3 inci, opsi warnanya itu gua lihat ya segar dan menyala. Meskipun dia adalah versi yang basic, tapi yang menarik tetap dikasih lensa tele 5 kali optical zoom ya, walaupun cuma 10,8 megapixel. Tapi ya tetap aja ini udah lumayan banget hitungannya ya buat sebuah handphone yang B Series. Oh ya, opsi storage-nya juga udah naik di 256 sama 512 giga udah enggak ada lagi opsi yang 128 giga. Nah, kalau mau yang kameranya lebih serius tentu pilihannya ada di Pro Series. Yang Pro biasa itu layarnya sama, compact 6,3 inci, sedangkan yang Pro XL layarnya lebih gede 6,8 inci. Nah, dengan selisih baterai juga beda ya, sekitar 300 mAh lebih gede yang Pro XL pastinya. Selebihnya ini mirip-mirip sih, termasuk setup kameranya yang sama-sama ngebawa lensa 50 megapixel untuk wide-nya, kemudian ada 48 megapixel untuk ultra wide dan 48 megapixel lagi ini periskop 5 kali optical zoom. Dan juga ada satu produk terakhir Pixel 11 Pro Fold, ini buat yang pengen pakai layar lipat ya. Varian ini punya ketebalan yang lebih tipis tentunya dan bobotnya juga turun lumayan ya, hampir 20 gram. Untuk size layarnya kurang lebih luar dalam sama sama seri sebelumnya dan his-nya sekarang katanya lebih durable, kris layar dalamnya juga udah lebih samar dan untuk konfigurasi kameranya ini relatif masih sama dengan main kameranya 48 megapixel, ada lensa tele 5 kali optical zoom di 10,8 megapixel dan ultra wide-nya di 10,5 megapixel. Nah, kalau kita perhatiin bisa dibilang ya, setup kamera semua line up Pixel 11 Series tahun ini enggak ngebawa perubahan yang signifikan. Secara angka resolusi ini masih mirip-mirip, paling ada penambahan fitur baru aja ya. Misal nih contohnya kayak eh fitur kamera looks, di mana kita bisa pilih empat preset color tone secara real time pas kita ngerekam jadi enggak perlu lagi ngedit setelah ngerekam untuk eh ngubah-ngubah warnanya. Terus juga ada fitur magic capture, ini fungsinya buat ngambil video dan juga foto secara simultan, secara barengan dan bisa dikurasi nanti ya untuk dipilihkan klip atau gambar-gambar terbaik secara otomatis. Dan juga ada upgrade processing fitur magic zoom up to 120 kali zoom di varian pro dan fitur night sight ya buat motret low light yang prosesnya sekarang diklaim lebih cepat ya lebih instan sampai 4 setengah kali dan satu lagi by default ya untuk seri pro dan pro XL dia bisa rekam video 8K 30 langsung direct on device jadi bukan lagi upscaling via cloud base kayak di pixel 10 series dan kalau dipikir-pikir upgrade kameranya ini memang kayak nanggung ya begitu juga dengan upgrade lain yang boleh dibilang ini enggak terlalu bikin mupeng-mupeng banget contohnya chipset semua pixel 11 series dia pakai tensor G6 buatan TSMC bukan lagi buatan Samsung ya dengan 7 core dan fabrikasinya 3 nanometer dia lebih efisien katanya 20% dan juga lebih gacor buat processing AI on device-nya sampai 3 setengah kali lebih cepat dibanding tensor G5 tapi ya tetap aja chipset tensor ini masih perlu pembuktian untuk bisa disejajarkan dengan Dimensity maupun Snapdragon karena selama ini memang image-nya itu dikenal kurang power ya dan juga kayak cepat panas nah upgrade lain yang bisa di highlight adalah basic storage-nya ini semuanya naik dari 128 ke 256 giga di semua seri dan juga brightness layarnya ikutan naik dari 3000 ke 3000 nits ini khusus buat varian yang pro series dan ada satu fitur gimik bernama highlight ini berupa lampu notifikasi di plate kamera belakang yang bisa kita atur buat nampilin warna dia beda-beda ya untuk beberapa kontak penting di HP kita bisa juga nyala ketika accessing AI Gemini jadi ya enggak salah kan ya kalau pada akhirnya banyak netizen yang bilang kalau pixel 11 series ini hampir enggak ada bedanya dari pixel 10 series. Spek dan fitur mungkin cuma naik dikit, tapi harganya naik jauh. Nah, yang lucunya bahkan ini juga ada downgrade sedikit ya di sektor baterai khususnya di Pixel 11 Pro XL, yang mana ini kapasitasnya lebih kecil 85 mAh dan di Pixel 11 Pro Fold dia lebih kecil 200 mAh dari seri yang sebelumnya. Makanya dengan fakta-fakta barusan enggak heran kalau at the end banyak tech enthusiast itu ngerasa kayak enggak worth it ya buat upgrade dari Pixel 10 ke Pixel 11 series. Orang itu ngarepkan bakal dapat upgrade yang signifikan terutama kayak di kamera, tapi ternyata enggak segitunya. Upgrade-nya kebanyakan ya soal kemampuan AI yang mana jujur ini kayaknya kurang menarik karena kan AI ya bisa diakses di semua device ya, yang penting kencang device-nya. Dan untuk ex user Pixel 9 series kayak gua, akhirnya ini mungkin bakal mikir better pilih Pixel 10 series saja enggak sih ya dengan harga yang pastinya lebih rendah tapi secara spek dan juga teknologi enggak beda jauh-jauh amat dari Pixel 11 series. Jadi bisa lebih hemat duit in this economy. Nah, untuk harga Pixel 11 series ya memang ada kenaikan yang lumayan dan ini sebenarnya wajar. Semua brand handphone pun ngalamin hal yang sama karena kelangkaan ada memori ya, terus juga ada kelangkaan chipset, belum lagi kalau di Indonesia sendiri ini kurs rupiah melemah dan kita juga sebagai WNI harus bayar pajak yang lumayan sedangkan pendapatan masyarakatnya itu sendiri enggak naik-naik. Sedihlah pokoknya yang ada ini malah jadi curhat ya. FYI, untuk Pixel 11 yang base model di Indonesia itu gua dapat bocoran harganya ya dari langganan gua itu harganya start 24 juta, kemudian untuk Pixel 11 yang Pro itu start 29,5 juta, untuk 11 Pro XL, start 33,5 juta dan Pixel 11 Pro Fold itu start 45 juta. Ini sudah include pajak bea cukai. Jujur saja di kondisi ekonomi yang lagi kayak gini, Pixel 11 series dengan fitur dan teknologinya yang dibawa serta dengan harganya yang luar biasa, jujur ini bukan sesuatu yang menarik sih ya. Kalau pengen experience UI Android murni mirip kayak Pixel, itu ada opsi lain yang mungkin lebih terjangkau ada Motorola. Kalau pengen kamera yang super, ada opsi lain HP-HP Cina itu luar biasa sekarang Vivo X series atau Oppo Find X series, Xiaomi Ultra series juga ya. Atau kalau memang kebelet banget pengen Pixel, kayaknya Pixel 10 series itu lebih rasional enggak sih ya? Gimana pendapat teman-teman kalian? Coba komen di bawah.
