Jungkat

JANGAN DI SKIP! KALO MAU BELI RUMAH PERTAMA - INI DIA TIPS JITU DARI RUMAH123 (YouTube Video)

  • 02/06/2025

kita masih percaya bahwa roots kita sebagai orang Indonesia ini kan sandang pangan papan ya. Iya betul. Nah, e si papannya ini tuh jangan sampai lepas gitu karena ini adalah ee ya balik lagi ini adalah roots kita sebagai orang ee Indonesia gitu. Kebutuhan dasar. Kebutuhan dasar gitu. Dan jangan sampai kebutuhan dasar kita malah jadi sandang pangan mobil, sandang pangan konser atau lain-lain gitu ya. Jadi sekarang nambah lagi dong healing. Sandang pangan healing gitu. Rumah ini bukan sekedar bangunan loh. Rumah ini tempat di mana ee mimpi tumbuh, tempat di mana ee apa namanya ee bahagia itu dimulai dan segala macam. Lebih meyakini lagi kalau kepemilikan properti ini bukan hanya sekedar ini adalah kebutuhan investasi jangka panjang gitu maksudnya. Hai po Friends, apa kabar semuanya? Semoga dalam keadaan baik-baik saja dan sehat-sehat dan berkah juga. Dan kita ketemu lagi di Grandevida Pod Partty dengan gua Bima. Nah, kali ini kita kedatangan e seorang tamu yang eh keren banget, masih muda. E dia sudah jadi head of brand, sebuah marketplace property ternama di tanah air. Em dan kita mau tanya-tanya langsung gimana serunya mereka menghadapi persaing-persaingan dan gimana mereka bisa ee bermanfaat juga atau em menyiasati dan bermanfaat untuk teman-teman een juga di Jakarta dan di Indonesia tentunya. Dan kita sudah kehadiran Mas Bayu Kresna. Halo. Halo, apa kabar? Alhamdulillah. Gua kayaknya panggil Bayu aja. Kita sama Bima santai aja gitu ya. Gitu ya kan sama-sama anak muda kita. Nah, tapi agak unik sedikit dari awal-awal nama Bayu Kresna itu biasa kita terapi ini pakai Q. Dibahas. Dibahas tentu ini ya biasa ini dikit intermezo dikit gitu. Bokap nyokap dulu kenapa pakai Q tuh? Gua enggak tahu jujur cuman ee padahal orang Sunda ya bukan orang Bali bukan orang Oh damang pangestu alhamdulillah saya saya asik nah cuma tiba-tiba wah kok pakai cube karena ini jadi sering kalau misalnya daftar atau apa gitu ya Bayu Pak Kresna pakai pakai aduh repot ya kadang cuman enggak pernah nanya sih kenapa pakai que cuma ya biar unik lah ya iya kali ya unik kali ya jadi enggak enggak yang ah terlalu mainstream nih pakai K. Iya pakai Q. Iya makanya gua pikir tadi juga sama Rian ee tim kreatif gua juga nih lu gak enggak taipo kan gitu. Oke oke ya udah kita langsung aja em soal eh Bayu ini head of eh brand and marketing dari Rumah 123. Nah, tadi gua belum mention itu kan e Rumah Suting ini satu brand marketplace buat properti yang udah e cukup establish banget ya di Indonesia ee dan bisa bertahan sampai sekian lama setelah tahun lalu ya ee heboh juga tuh salah satu brand marketplace property akhirnya tutup gitu. Karena kita mau gali-gali lebih dalam, ngobrol-ngobrol seru ee ya ringan-ringan aja. Dan mungkin yang pertama topiknya ee lebih ke rumah 1 2 3 dulu deh ya gitu. Nah, sebenarnya ee El bisa untuk bertahan ya di antara gempuran emmplace di Indonesia sama ee media sosial di bersaing gitu, lu punya strategi apa sih gitu loh. Ee Bay untuk saat ini ya? Betul sekali pasti banyak tantangan. Maksudnya kayak setiap tahun ada tantangan untuk menghadapi segala perubahan khususnya perubahan behavior konsumen gitu ya. perubahan minat juga gitu harus kita ee cari tahu juga. Tapi dengan adanya ee mungkin lebih ke komitmen dan konsistensi yang memang ee Rumah 123 ee apa ya ee komit untuk bisa memberikan sesuatu yang ee berguna untuk ee konsumen kita khususnya. Maksud dalam artian gini, kita masih melihat banyak sekali orang-orang yang masih belum aware dengan e kepemilikan properti gitu ya. Oke. Dengan segala ee stigma yang ada gitu. Tapi kita masih percaya bahwa roots kita sebagai orang Indonesia ini kan sandang pangan papan ya. Iya betul. Nah e si papannya ini tuh jangan sampai lepas gitu karena ini adalah ee ya balik lagi ini adalah roots kita sebagai orang ee Indonesia gitu. Kebutuhan dasar. lagi dong healing, sandang pangan healing gitu. Nah, jadi kita tetap ee apa namanya? Em pengin sekali punya ee maksudnya secara visi dan misi juga kita masih konsisten sekali untuk bisa memberikan akses gitu ya untuk ee masyarakat Indonesia khususnya supaya bisa mendekatkan mereka ke hunian impian mereka gitu. Walaupun pasti dengan banyak stigma yang rumah itu mahal, susah dijangkau dan segala macam, tapi kita yakin bahwa ee apa ya memberikan keyakinan bahwa Rumah ini he tempat di mana ee mimpi bahagia itu dimulai dan segala macam gitu ya. Jadi ee visi itu yang masih kita ee bawa terus gitu ya untuk em yang akhirnya dengan segala ee inovasi yang kita buat baik dari em ee internal kami gitu ya. Terus juga kerja sama dan kolaborasi dengan berbagai stakeholders yang makin membuat kami semakin yakin untuk ee bisa tetap ee ada di game ini gitu maksudnya gitu. Dan untuk strategi emm ya ngelihat tadi ee dunia digital juga makin em maju berkembang maju gitu ya pasti kita teruses bisa betul jangan sampai kita ketinggalan gitu ya jadi kita harus tetap melag juga ee dengan perubahan tersebut dengan ya ee banyak fitur-fitur yang memang kita keluarkan gitu ya untuk ee kemudahan ee konsumen. Terus juga kita kan enggak hanya memberikan em pilihan properti aja, tapi kita juga udah ke finansial ya maksudnya. Iya betul refinancing gitu, bank dan segala macam. Jadi benar-benar one stop solution ketika talking about property gitu ya. He. Jadi emang benar-benar berusaha untuk bisa jadi ah udah deh e kalau urusan properti mau mulai dari cari gitu ya sampai kebutuhan pembiayaannya gitu bahkan sampai ee refinancing kalau memang nanti mau dijual atau bahkan mau jual ee rumah buat yang pemilik properti sendiri gitu kan. Nah, ini kita kita kita ada di sana gitu maksudnya. Oke. Nah, eh sekarang salah satu strategi-strategi itu em misalnya yang obvious lah ya ee karena gua sebagai agen juga gitu eh gua merasakan beberapa tahun lalu tuh ee media sosial terutama kita langsung aja ngomong gua pakai Instagram gitu ya. He ee sebenarnya itu kita ngerasakan ee cukup efektif ya gitu ya. Pasti pasti ada pergeseran lah ya. Ee gua ngelihat kayak masa kemasan website atau marketplace itu tuh di ya dalam rentang sekitar 2014 sampai ke 2016 sebelum ee kita kita Grandivida pakai Instagram sebagai instrumen untuk jualan gitu ya. di mana orang pada saat itu ee belum percaya, mana bisa lu Instagram lifestyle ee buat jualan gitu loh. Sampai akhirnya mungkin 8 hampir 90% agent di Jakarta atau Indonesia sudah mulai pakai Instagram. Tentu masih ada juga yang setia dengan pakai website. Nah, mungkin lu punya enggak sih eh atau lu sudah juga mengantisipasi ini dan punya strategi ini untuk ee bisa melawan derasnya ee apa ya penjualan lewat media sosial. TikTok juga kadang-kadang ada loh kayak gitu. Iya. Ada punya strategi-strategi khususkah atau lu juga memang sudah melihat ini gitu. Oke. Em kalau untuk Instagram he memang sebenarnya itu ee jadi salah satu channel yang ee sekarang mungkin ya selainem apa penggunanya juga banyak ya. Heeh. Ee tapi gimana caranya kita tetap bisa em membuat konten yang memang enggak apa ya em enggak kalah dengan konten ee content creator yang lain. Maksudnya dalam artian kadang challenge-nya yang paling berasa mungkin menurut saya adalah gini emm ketika di Instagram atau di TikTok itu banyak e konten yang receh gitu ya. Kadang kita capek kerja dan segala macam penginnya nyari konten-konten yang receh gitu. gimana caranya engagementnya masih ya mungkin enggak bisa disamakan dengan dengan konten karakter mereka, tapi gimana caranya Instagram bisa masuk jadi salah satu em source of em eh apa buat jualan gitu ya tentunya pasti dengan berbagai ee creativity yang memang harus kita ee tetap apa ya update gitu ya. Nah, di di rumah 123 juga kita untuk ee mengiklankannya pasti ada juga akun-akun. Maksudnya kita pakai Instagram juga. Oke, gitu ya. em dengan dengan gaya ee promosi yang pasti beda-beda. Ada yang kalau rumah sekian gaya bahasanya seperti apa, komunikasinya seperti apa. Tapi yang menurut saya yang paling relate yang harus kita jaga adalah lebih ke ee mengenal konsumen sih. Maksudnya mau either itu mau pakai desktop atau pakai Instagram. Kalau misalnya kita enggak kenal konsumen, kita audiens, kita maunya apa, e sukanya apa, dan kita enggak enggak relevan dengan apa yang terjadi sekarang, itu juga pasti akan ditinggalin juga, gitu. He. Jadi, em mungkin untuk strategi ketika teman-teman ee mau bikin konten ee properti di Instagram, yang paling penting menurut ee gue itu adalah em kita harus kenal dulu audience kita siapa gitu ya. Eh, apakah kalau ngomong ke first time home buyers mereka lebih tertarik dengan apa nih? Biasanya mereka tertarik dengan hal yang ee bisa beda-beda juga. Ada yang ee kalau buat renters biasanya mereka pasti lebih fokus ke fleksibilitas gitu ya dan mobilitas gitu. Jadi mungkin USP yang kita bahas lebih ke ee akses strategis dan segala macam gitu. Bahkan kita juga bisa mainin komunikasi dari gaya ee kalau ngomongin soal em apa namanya? mereka tuh lebih banyak yang ee suka dengan ee rumah minimalis atau e yang em konsepnya estetik, skena gitu. Betul. Ini berarti cocok nih buat buat mereka yang nyari yang suka dengan hal-hal seperti itu gitu. Atau kita juga bisa ngomongin soal e lingkungan hijau ketika mereka fokus dengan ee wellness gitu. Iya. I. Jadi memang emm challenge-nya adalah ketika ngomongin e konten di Instagram menurut gua kayak harus benar-benar kenal audience-nya siapa sih gitu ya, terus rumah ini buat siapa gitu, yang mau dituju siapa gitu. Ee jadi kita selalu ee recap, selalu ng-reflect ini kira-kira konten yang setelah yang kita bikin ini emm kurangnya apa ya gitu. apakah kita sesuai audience kita atau enggak gitu. Kalau misalnya kita ngomongin ke investors udah enggak perlu lagi mungkin hal-hal yang apa namanya? Bahasa-bahasa yang agak terlalu bercanda atau gimana gitu ya. Karena mereka mungkin fokus dengan ee ROInya gitu. Ee ya kurang lebih sih gitu tapi kalau misalnya ngelihat dari rumah 123 kita aware akan hal tersebut gitu. That's why makanya yang kita gali adalah gimana caranya kita harus tetap ee mengerti atau mengenal audiens kita siapa. Heeh. Komunikasi juga kita harus tetap e into tren gitu ya. Dan yang paling penting e adalah continue improvement aja sih. Maksudnya biar enggak terlalu begitu-gitu aja gitu gayanya. Karena sekarang juga banyak sekali kan gaya-gaya bikin video yang he entahlah entah lu ngomongin fasadnya dulu atau lu storyting atau apa gitu. Iya. He di situ sih itu ya. Nah ee tentu kalau misalnya kita rumah satu duga kan punya fitur-fitur ya ya let's say em misalnya kayak feature listing terus em misalnya kreditnya juga dibanyakin lah apa gitu ya. Nah, kadang-kadang juga ee karena gua ini based on experience kan ini gua ngalamin sendiri gitu misalnya ee nilai kadang-kadang tuh kalau misalnya gua gua mengcompare aja gitu nilai nilai promosinya itu kalau di Instagram tuh memang kadang-kadang lebih murah gitu. He ee ya Instagram lebih murah dan kadang justru walaupun murah lu tetap bisa ke ee ee apa langsung impact-nya tuh ke konsumer konsumennya gitu. He. Nah, memang ee kalau gue experience di e rumah 123 atau marketplace dengan harganya sebenarnya enggak enggak terlalu murah menurut gue gitu ya. Dan mungkin buat teman-teman een agen yang kadang-kadang aduh gua belum closing nih gitu ya. gua dari mana nih gitu. Karena nilainya enggak enggak kecil. Benar enggak, Bay? Benar. Nah, benar. Nilainya enggak kecil. Em terus kita dapat feature listing-nya enggak enggak enggak banyak karena ee dari fitur itu kita listing kita baru dilihat. Baru dilihat itu kalau memang ada di halaman terdepan kan gitu loh. Sifatnya kayak gitu. Memang enggak enggak bisa. Memang sudah nature-nya seperti itu gitu. Eh, mungkin gua enggak tahu apakah kalian atau dari Bayu sendiri mungkin eh let's say I don't know the strategy yang lebih menarik misalnya apa kalau harganya kasih diskon gede banget supaya orang ngenarik lagi lari lagi ke apa namanya em rumah 123 gitu ya yang misalnya ketika kita feature listing itu di halaman depan mungkin orang jadi algoritma dari internet itu langsung tertuju ke consumernya karena ini udah punya dua nature yang beda memang ya. Tapi kan gua enggak tahu ini kan gue sebagai pengguna berarti kan sebagai konsumen rumah 123 juga gitu. Ee apakah dari rumah 123 tuh punya strategi khusus untuk itu? Emm dalam hal tadi ya mungkin dari pertama dari ee tarifnya untuk promosinya atau fitur-fitur itu gitu ya. Karena to be honest, gua pakai L dengan Rp50.000 doang itu gua bisa promote dan bisa kena tuh walaupun mungkin secara secara ini enggak enggak terlalu ini tapi kita bisa gitu. Let's say, "Oh, gua lagi enggak ada duit belum closing, ya udah gua pakai ini." Tapi K gua mungkin udah closing baru nih gua pakai rumah juga dengan ini, gitu loh. Jadi, bisa enggak sih lu mungkin enggak tahu turunin kek harganya atau gimana kek gitu atau promo kek ya gitu-gitu sih. Bye. Oke. Ee mungkin gua coba jawab ee dari sisi ee brand marketing dalam artian karena ada ee tim apa ya? ee kalau yang urus PNL itu memang beda departemen ya, Bro, ke ee tim listing bisnisnya gitu. Tapi mungkin kalau dari sisi ee gua adalah mungkin gini, kalau misalnya kita ngelihat dari em komisi misalnya, kalau misal dari komisi agen gitu ya, kan bisa dapat berapa persen tuh kalau misalnya kita kemarin sempat sempat hitung-hitungan ee lucu-lucuan aja gitu pas ee kita meeting. Kalau misalnya anggapan een itu dapat komisi berapa persen sih sekarang? 2,5 2,5% gitu ya dari betul dari satu properti misalnya si harganya yang kan em kita ngomong yang range harganya mungkin yang paling banyak ee diminati lah gitu ya mulai 1 M gitu misalnya m. Nah, dari situ kan sebenarnya potensi untuk ee apa paket kita itu berapa ya di line sekarang? Kalau enggak salah sekitar yang paling murah R juta 2 jutaan 2 jutaan setahun ya kalau enggak salah ya setahun. He itu kan sebenarnya kalau misalnya diitung-hitung gitu sebenarnya masih bisa diafford. Maksudnya kita melihatnya justru kalau misalnya hitungannya ee dalam ee paketnya setahun itu kalau enggak salah ada berapa berapa puluh listing atau berapa ratus listing gitu. Iya. Kalau kita bagi-bagi lagi dengan harga segitu dan segala macam sebenarnya justru harga kita sangat-sangat kemurahan dibilang. Oh, kemurahan. Oke. Betul. Jadi, tapi balik lagi ini untuk ee agen yang ee ee apa namanya? Kalau listingnya itu di ee range harga yang ke berapa gitu ya. Kalau kalau kalau memang mereka yang em jualnya itu di bawah R00 jutaan mungkin memang akan terasa berat gitu. Tapi em based on that kita memang e berusaha untuk ngelihat itu gitu ya dalam artian oke dengan dengan pertimbangan harga ee paket membership kita yang kita tawarkan ee kita dapat ee super feature bla bla bla primer listing segala macamnya. Kita emm udah pernah nyobain sundul belum? Sundul paket apa namanya? Fitur Sundul. Iya. Ee belum. sudah pernah tahu belum? Tapi oh Sundul pernah tahu tahu. He iya. Jadi kita ee mungkin salah satunya adalah kita coba ee ya yang tadi ya e ada ee premier listing, super listing gitu. Terus juga dengan ee beberapa fitur kayak kredit dan sekarang yang memang lagi hits banget tuh di di room 1 sundul itu ya maksudnya biar biar biar biar biar listingnya terus terus ee ada posisi di atas gitu terus ya. Oke. Dan sisanya em mungkin kalau ee lihat dari sisi harga seperti itu ya, Bro ya. Ee apa namanya? Ee kompetitif lah ya. Kompetitif gitu bisa dibilang.Oke. Dan ee based on ee mungkin beberapa testimoni juga yang em kita bisa terima memang secara market bukan hanya dari value harganya aja gitu, tapi ada hal lain seperti market inside juga yang kita berikan gitu ya. ee terus juga bisa dashboard atau aplikasi mungkin yang bisa lebih bikin memudahkan juga gitu. Jadi ya kurang lebih kalau memang untuk eh agen property eh positioningnya rumah 1 2 3 memang tetap pengin gimana caranya sih ini visi misi kita memang gimana caranya supaya bikin agen kita lebih sukses gitu. Maksudnya sukses dalam artian mereka lebih happy closing lebih cepat gitu ya. Dan itu PR kita banget gitu biasanya. Makanya dengan ee apa namanya? Gimana caranya ee kita bisa em terus apa ya emm hadirlah buat mereka gitu. cari terobosan-terobosan, baru cari terobosan baru kita continue improvement juga gitu dengan adanya ee khususnya di tahun ini gitu ya akan akan banyak ee hal-hal yang ee baru gitu maksudnya di ee menjalan 18 tahun kami ada di sini gitu ya yang yang hopefully bisa tetap jadi ee partner terbaiklah buat agen properti gitu kali pas anniversary gitu oke gratis 1 bulan buat agen-agen untuk feature listingung tungguin aja nih tungguin aja Oke. Nah, sekarang ee kita ngelihat tren sekarang nih anak muda gitu ya, Gen Millenials itu dan trennya tuh kayak mereka akan ee lebih ke lifestyle kayak ngutamainnya ya kayak traveling lah atau let's say e lah lebih kayak gitu. Kayak kerja itu udah kayak lu kerja sehari itu udah kerja seminggu gitu kayak ban berat terus weekend tuh harus healing gitu. Nah, em apakah peran dari rumah 123 itu untuk mengcat itu gitu ya, tren-tren seperti itu? Apakah ada strategi-strategi khusus untuk ee mereka supaya enggak tahu awareness beli rumah loh, lu tetap harus beli rumah loh gitu loh instead of karena tren sewa juga meningkat kan. Betul betul. Ee ah gua dap rumah maintenance apa segala gitu jadi liability agung dengan sewa gitu. Itu gimana baik? Oke, kondisinya memang sekarang e itu terasa sekali ya maksudnya apalagi dengan gempuran habis pandemi ee konser healing gitu stigma-stigma itu pengalaman-pengalaman instan yang emm jadi distraksi buat kesenangan sesaat ya kenangan sesaat kesenangan sesaat kesenangan sesaat gitu ya buat generasi muda mungkin bisa dibilang genzy atau ya milenials gitu kecuali memang mereka yang em apa ya beneran kan masih belum ngerasa bahwa kepemilikan rumah itu penting. Heeh. Ditambah ee mungkin mereka takut sama komitmen cicilan kali ya gitu. Tapi ee menurut gue ini bukan ini bisa jadi dua. Ini bisa jadi tantangan, bisa jadi peluang juga. tantangannya adalah mungkin kita gimana caranya memposisikan gitu eh kita Rumah 123 and e teman-teman dari Grandevida juga untuk bisa memberikan awareness em atau apa ya lebih meyakini lagi kalau kepemilikan properti ini bukan hanya sekedar ini adalah kebutuhan investasi jangka panjang gitu maksudnya in of law buang-buang uang ee untuk ee pos-pos bolehlah kita ee belanja makan enak ee menonton konser bla bla bla itu ya as the human buat self reward itu enggak apa-apa gitu. Tapi kalau kalau kita terus renters kita nge-cost tapi enggak bayar terus tapi bukan punya milik kita gitu kan. He. Dan sekarang nih udah mulai banyak kelihatan pergeseran di mana mereka ngerasa ya ya ngapain juga ya gua buang-buang uang tapi gua tapi enggak jadi apa-apa gitu. Ngapain gue bayar sewa terus tapi bukan punya gue gitu. Hm. Nah. Eh, peluang yang dilihat adalah mungkin ini bisa kita bisa masuk ke komunikasi yang tadi kita bahas gitu. Kita bisa kenain painp mereka gitu. Maksudnya emm apa namanya? Gimana caranya ee mereka tetap bisa healing tapi bisa juga nabung buat DP misalnya. gimana caranya mereka tetap enggak ngilangin hobi mereka, tapi mereka mulai aware juga bahwa ee nanti em kalau udah mau berkeluarga tinggal pindah-pindah kan enggak enak gitu ya. I karena ini ini juga yang mungkin yang gua rasain juga em as first time home buyers 2 3 tahun lalu em di mana dulu waktu gua kecil itu gua pindah-pindah tinggalnya gitu ya buka gua ke mana pindah-pindah dan enggak pernah ada tempat yang apa iya permanen gitu dari situ gua ngerasa kayak gua enggak punya memori yang gua ingat long lasting gitu ya oh gua umur segini gua di sini gua ini di sini gitu nah sementara apakah kita mau nih nanti buat generasi anak-anak kita nanti ee apa namanya? Nge-build memory itu juga sangat apa ya ee penting gitu deatnya. Makanya gua sempat yang ngerasa juga kayak ngapain nih gua nabung buang-buang. Gua enggak mau komitmen dengan KPR gitu ya. Gua ee nyari rumah juga kayaknya PR deh malas-malas ee ee survei dan segala macamnya. Terus gua juga ngerasa masih punya rumah orang tua. Ngapain juga gua harus beli rumah sendiri gitu. Tapi at the end gua ngerasa kayak gua spending terus bulanan kayak enggak jadi apa-apa itu juga jadi sayang banget juga gitu. Nah, itu balik lagi ke tugas kita itu bisa jadi peluang ketika kita bikin konten, ketika kita mengedukasi. Itu juga yang sekarang lagi dijalani sama Rumah 123 untuk tetap e ngasih awareness kebutuhan ee rumah ini adalah ee investasi jangka panjang. Ini bukan cuma sekedar beli rumah, lo bukan cuma sekedar beli bangunan. He. Rumah bukan cuma sekedar batu bata gitu. Rumah tuh tempat di mana mimpi itu dimulai gitu. Tempat di mana e ya lebih hangatlah gitu. Nah, itu mungkin yang ee pelan-pelan ee kita bisa jadiin ee apa ya ee peluang untuk masuk ke ke penpint-nya mereka gitu. Tapi beda cerita ketika kita ngomongin soal investor atau upgrader karena mereka udah udah pernah beli rumah dan butuh rumah yang baru gitu kan. Nah, itu komunikasinya juga harus beda gitu. Cuman yang ngomongin tadi healing dan segala macam gua rasa kayaknya memang mereka-mereka yang baru baru baru ee kerja berapa tahun, mereka masih kebawa FOMO dan segala macam gitu ya. Kita pakai penpin itu supaya buat nawarin ee properti gitu. Karena emang kita enggak bisa enggak bisa ee menyalahkan juga ya bahwa rumah ini sekarang harga makin mahal ya, Bro. Heeh. Ee terjangkau pun pasti diap urban gitu jauh sekali gitu. Iya, betul. Betul. Tapi yang kalau misalnya kita jual ke first time home buyers itu menurut gua adalah em yang kita jual storytingnya means adalah e ya balik lagi ah tergantung yang apa namanya em mereka tipikal ee fokusnya ke mana. Apakah mereka fokus ke fleksibilitas itu berarti kita tawarin ee renters ataupun ee apartemen nam yang mungkin agak di tengah kota gitu. Tapi kalau untuk yang jangka panjang ya pasti landed ya. Pasti akan land gitu. Iya. Iya. Iya. Jadi, em ya challenge-nya sangat banyak sekali, apalagi behavior orang beda-beda sekali. Oke. Kalau dari traffic dari traffic rumah 123 sendiri, lu em banyak orang cari sewa apa cari beli? Oke. Ini juga ee ini customer customer customer yang pembelinya ya atau iya ya bukan yang jual gitu. Ini juga unik. Emm. Jadi di tahun 2021 sampai du ee akhir Desember 2023, he itu permintaan ee akan sewa itu memang lebih tinggi daripada permintaan ee jual. Hmm. Oke. Nah, tapi eh which berarti memang orang lebih senang nyewa aja gitu maksudnya. Bukan karena faktor ekonomi kah? Aduh, rumah terlalu udah terlalu tinggi. Em karena terlalu mahal akhirnya aduh gua ya budget gua buat sewa aja deh. Salah satunya itu. Jadi memang faktor yang ee mungkin mendorong adalah pasti udah harga rumah udah sangat tinggi terus berbanding terbaik dengan gaji yang he naiknya ee slow ya, enggak sebanding dan terus ada tambah inflasi lagi inflasi pula gitu. Iya. Jadi eh dan dan yang mereka masih mikirin e fleksibilitas dan mungkin mereka masih kerja e secara karirnya juga masih pindah-pindah gitu. Jadi mereka prefer untuk ee ee sewa gitu. Nah, tapi ee ee di tahun di awal tahun 2024, Februari 2024 ya, Dilan ya, Februari 2024 itu ada ee trennya bergeser. Trennya bergeser justru ee ke ee apa namanya? permintaan untuk rumah yang jual atau beli itu jauh lebih mengalami kenaikan lah, mengalami ee pertumbuhan yang tadinya 59,2% he ke 70-an ya ke 70%. Which ee orang sudah mulai aware nih, masyarakat sudah mulai aware atau generasi muda sudah mulai aware bahwa ee daripada sewa mereka akhirnya beli gitu. Oke. Dan itu juga pas pandemi juga ternyata transaksi juga sangat tinggi juga gitu. Mungkin orang ee enggak ke mana-mana gitu ya, duit ee awet gitu ya. Jadi akhirnya mereka mulai oh ya udah deh ini mungkin ya properti akhirnya beli properti gitu aja gitu. Betul. dan ya gitu ee ee dan tren itu masih ber ee bergerak sampai sekarang ee tren yang nyari ee beli itu masih terus tumbuh sih. Oke, gitu. Nah, sekarang ee dalam hal ee penetrasi ke oke ke anak muda ya, ke Gen atau Millenials ataupun ya umum deh ya gitu ya. Ee lu tetap menggunakan media sosial kah gitu ya, media sosial untuk penetrasi karena kan kita tahu juga lifestyle dan e habit mereka kan dengan media sosial dan handphone itu kan sangat tinggi gitu ya, attach banget gitu ya. Nah, apakah penggunaan media sosial seperti kayak em ya Instagram atau lu ada TikTok kah dalam mempromosikan let's say lu beli rumah ya kan lewat rumah 1 2 3 atau misalnya lu mau beli apa lewat e itu lu lu tetap jalan itu kah lewat media sosial atau memang lu bikin program-program lain? Oke. Jadi di rumah 123 ee yang kita jalanin ee channel marketingnya itu sangat beragam dan sangat banyak sekali ya bisa dibilang gitu. Jadi kita mulai dari Instagram kita pakai, he TikTok juga kita pakai, tapi untuk beberapa em target audiens juga kadang kita melakukan event offline. He. Kita bikin expo juga. Kita ada expo gitu ya. Kita ada emm Oh ini ya sor ini Instagram-nya ya. Ini Instagram-nya ini Instagram nomor 13. Oke. Oke. Aduh keren juga. Keren banget ya. Orang ke-100 yang terkesima ya. Tamu ke 100. Wow. Oke. Oke. Ya, ini gimiknya di situ. Oke. Jadi tetap ee wah ada Sandi tuh. Ini dia kelihatan banget lagi. Pas banget ya. Pas banget. Oke. Oke. Ee terus memang tetap tetap promosi-promosi ini juga tetap jalan gitu. Betul. Oh, ini touch screen juga ya? Enggak gimik doang. Oh, gimik doang. Barbar jangan tahan ketawa lu pas enggak usah tahan-tahan ya gitu. Jadi ee sosial media pasti masih jalan karena kita aware em kolam yang paling banyak itu memang Mas anak-anak generasi muda ya yang yang mereka memang ee digital banget gitu. Tapi em karena balik lagi target audience kita enggak hanya e first time home buyer, kita juga harus memperhatikan upgrader dan investors. Jadi pendekatannya juga eh kita harus custom gitu eh kita personalize lah gitu. Kalau untuk investors and upgrader ya pasti kita kayak bikin event emm apa namanya online event, offline event gitu dan juga kita bikin expo. Tapi kalau untuk eh konten di sosial media kita masih jalan karena menurut gua eksistensi di sosial media wajib ya gitu. Karena ada istilahnya yang bilang yang ganteng tuh kalah. Yang ganteng tuh bakal kalah sama yang sering datang ke rumah gitu. maksudnya maksudnya gimana tuh ee kalau lu cuman apa ya sekali tembak doang datang misalnya kayak em hanya lu main billboard doang misalnya atau enggak lu hanya sekedar ada lu akan kalah sama mereka-mereka yang emang sering nongol di FFP lo gitu ya. Jadi emang harus tetap ben aktif gitu untuk di sosial media. Iya. Iya. Jadi tetap nongol, tetap muncul secara frekuensi. Jadi betul keingat terus orang ngelihat ya kayak brand image-nya juga bag ini terus ya. Oke. Oke. Nah, terus ee gua baca lu ada hashtag kayak langsung ketemu ya gitu. Terus itu part of dari strategi lo untuk lo langsung ketemu siapa nih apa langsung ketemu ee tim Rumah 1 2 3 kah atau memang ketemu langsung agen dengan pembeli ee buyer pembeli dan bayar atau kayak gimana? Oke, jadi eh memang kita em mulai per tahun ini lagi jalanin em campaign sebenarnya untuk consumer. Jadi ada em dan ini hanya di online aja ya ee berani mulai sama langsung ketemu gitu. Oke. Kalau berani mulai balik lagi dari painp yang tadi kita ngerasa ee bahwa ee Gen khususnya ini masih banyak takutnya. He. Mereka takut deh. Simply mereka mau nanya rumah kosong aja kayaknya takut gitu. gua mampu afford enggak ya gitu. Karena ee yang mereka rasakan yang yang kita lihat juga mereka itu sebenarnya kemauan ada bahkan kayak pengin punya rumah ngelihat mimpi-mimpi sekarang rumah artis apa segala macam atau enggak berseliweran itu mereka pengin rasanya punya rumah sendiri gitu. Tapi mereka enggak tahu mulainya dari mana gitu. Hm. Mereka enggak tahu harus apakah gua ngumpulin duit dulu atau gua nyari rumah dulu baru gua nyari bank atau gimana atau gimana gitu. Nah, ini fungsinya kita baik rumah 1 2 3 ataupun ee teman-teman een adalah kita harus jadi teman mereka. Maksudnya kita harus paham nih kebutuhan mereka apa. Oke, kalau buat first home buyer berarti kita harus ngasih service excellence yang ee mengedukasi apa sih yang mereka enggak tahu. Mereka enggak tahu mau mulai dari mana. Oke, berarti e cari tahu dulu lo butuhnya apa? gitu ya. Ee sampai akhirnya nanti kita temenin prosesnya gitu. Dan ee yang berani mulai tadi adalah itu ee bergerak dari penu mulai dari mana. Mereka terlalu banyak takutnya. Bahkan mereka ee enggak tahu emm apakah gaji mereka cukup atau enggak gitu. Jadi ee kita seolah-olah ini kayak lebih ke triggering aja sih. Berani mulai ini as action gitu. Ayo, berani mulai deh untuk lawan rasa takut apapun itu untuk mulai langkah pertama untuk cari rumah pertama lo gitu misalnya just ya kayak lu cari tahu dulu aja dulu dulu berani mulai dulu aja gerak aja gitu either lo mau nanya atau lo mau cari ya karena kalau lu enggak mulai sama sekali lu enggak tahu iya iya apa gimana nah ee ini juga yang bisa diambil juga sama teman-teman een mungkin menurut gua em apa ya berani mulai untuk bisa ngelihat emm potensi-potensi sih ataupun ee apa ya? Banyak banget nih hal-hal yang sebenarnya bisa digali lagi dalam artian adalah apakah sekarang ee kita ng-reflect bikin konten di sosial media yang sekarang gayanya apakah ee mereka masih suka dengan gaya terlalu apa ya terlalu deskriptif gitu misalnya gitu atau mereka lebih suka udah langsung ngomongin dari sisi ee USP aja gitu atau gimana. Kemudian kalau yang ee apa namanya? Yang ngomong langsung ketemu tadi ya, langsung ketemu. Sebenarnya itu juga bisa jadi salah satu e promising kita as rumah 1 2 3 ee as em lu nyari apa aja di rumah 13 langsung ketemu deh. Lu mau cari rumah baru, rumah second, mau cari tanah aja, mau cari buat gedung buat komersial dan segala macam pasti langsung ketemu. Bahkan di rumah 1 2 3 juga kan ee kita listingnya enggak hanya rumah baru atau rumah second ya. Kita juga kan kerja sama sama beberapa bank ee NPL ee apa namanya? Rumah-rumah aset lelang kan itu juga bisa jadi e sangat-sangat menarik buat investasi ya khususnya buat investors gitu. Jadi pilihannya sangat beragam dan itu em lebih ke hashtag di di mana kalau lu mau cari apa aja bisa langsung ketemu di rumah 1 2 3. Terus kalau misalnya ee mau em inquir apa bahasa Inquiris? langsung nanya gitu di di portal ini bisa langsung dihubungkan juga kan ke agennya juga gitu. Mau KPR, mau refinancing dan segala macam langsung ketemu juga sesuai dengan pilihan ataupun dengan affordability yang lo punya, kemampuan gajinya gitu. Jadi em ya itu juga dicompile dengan e portal rumah 123 yang ee balik lagi kita gimana caranya kita ada buat mereka gitu. Maksudnya kita ee lu mau cari ee ini kita punya satu fitur yang mungkin bisa dibilang sangat-sangat ngebantu khususnya buat ee orang yang baru mau mulai ya. Kita ada namanya kalkulator KPR gaji. Oke. Wah, penting tuh. Benar. Jadi kadang mungkin kita enggak tahu nih gaji gua R10 juta tuh sebenarnya bisa apa enggak sih gitu ya. Nah, ini lu ee user simply kayak masuk cuman nulis gaji lu berapa sekarang? R10 juta misalnya R juta lu punya cicilan apa aja. Terus pas diklik langsung keluar rekomendasi rumah maksimal dengan gaji lo ini di harga segini. Oke. Jadi e jadi user enggak enggak halu gitu. Gua gaji R juta pengin rumah di Menteng misalnya gitu. Nah, itu yang bisa jadi benchmark juga. Dan buat teman-teman een juga ini ada satu fitur namanya cek harga properti. He. Jadi ini bisa oke ee apa namanya? pasaran buat ngecek harga pasaran gitu supaya harganya enggak kebawahan gitu ya. Jadi buat yang mau jual ini bisa cek juga gitu. Oh nih rumah gua daerah sini dengan luas tanah segini spesifiknya segini harganya berapa ya sekarang jobnya gitu. Itu bisa jadi benchmark juga gitu ya buat buat buat jualan gitu. Oke, nice, nice, nice. Oke. Nah, eh karena lu di sini sebagai head of brand eh and marketing kan ya, emm memungkinkan enggak kalau misalnya dengan Grand Vida kita kerja sama? Wah, kan kita udah ada podcast, kita juga ada konten gitu dong kan pasti kan lu juga mau men-deliver sebagai brand 1 2 3. Benar enggak Rian? Masuk kan, Ran? Ya, di sini terakhir kan sebagai pertanyaan boom terakhir nih, gitu. Let's say di sini tiba-tiba ada ee ada rumah 123 nih ya kan di sini ada rumah 1 2 3 lagi gitu. Karena kan kita juga followers kita udah lumayan banyak banget gitu loh sebagai pionir jualan lewat Instagram. Konten-konten itu kan kayak kolaborasi-kolaborasi itu kayaknya mesti lu coba pertimbangkan gitu loh. Mengajak kolaborasi dengan een agen justru betul. Betul. Karena menurut gua itu belum belum ada nih rumah 1 2 3. Okelah mungkin lu bikin satu awarding gitu. Alhamdulillah kita kemarin dapat ya warding kan. Nah ee ya itu apresiasi mungkin buat agen. Tapi mungkin dari segi branding bisa dong kita bikin kerja sama les bikin konten bareng lo mau ngajak tour bareng misalnya bikin reals bikin YouTube apa segala gitu ya bikin podcast sering bikin podcast ya. kita diupport tentunya ya deh gitu loh. Jadi kan siapa tahu kita bisa kolaborasi menarik gitu loh. Agree karena ee hari gini kalau enggak kolaborasi tuh kayaknya enggak bukan enggak bisa ya cuman ee emang semuanya serba harus kolaborasi ya karena satu sama lain tuh saling bersinggungan gitu kan. Ada ada ada yang ini pepatah yang kalau misalnya lu jalan sendiri lu bisa cepat tapi kalau jalan bareng-bareng lu bisa jauh. Nah. itu dia. Oh, masuk kan mau sejauh apa nih kita ber gitu. Nah, em apa namanya kalau misalnya apalagi hubungan as marketplace dan em property ya ini kan sangat erat sekali gitu ya. Maksudnya we are partners lagi sebenarnya. Betul. Kita mitra gitu ya. Kayak emang ee apa namanya? Em rumah 1 2 3 memang bukan demand ee makers gitu. E cuma kita ada karena memang listingnya udah banyak juga gitu ya. Dan akhirnya kita dimain matching ketika ada konsumen yang butuh apa, mereka pasti ngerasa oh gua mau nyari rumah segini ada rumah ini ada rumah ini ada. Dan si ada-ada ini kan karena listing atau iklan-iklan dari teman-teman gitu ya, dari dari teman-teman sellers, dari teman-teman pengembang juga gitu ya. Em dan pasti industri ini enggak bisa berjalan ee lebih ee bisa berjalan lebih lancar lagi. Itu memang harus dengan adanya kolaborasi gitu. I agree ee enggak cuman hanya sekedar ee kolaborasi dengan developer, dengan agen dengan bank juga gitu ya. Ee bahkan kita juga kemarin kolaborasi sampai ke brand-brand apa ya chat dan segala macam karena kan itu memang relate masih ke properti gitu ya. Betul betul gitu. Dan ee oke, balik ke yang tadi pertanyaan todongan tadi. Jumat nodong. Heeh. Apakah kita bisa berkolbar sih? There's always a possibility kalau menurut gue ya. Either mungkin nanti kita bisa berbicara di belakang layar karena saya e senang nih gua bikin narsum tuh langsung ay karena ini enggak ada di e enggak ada tentu enggak ada ya. Mak, gua bilang, gua udah ngasih kisi-kisi. Kisi-kisi ada cobi kadang-kadang suka pertanya pas ujian kan keluar yang ti-ti dipelajari g. Betul, betul, betul, betul. Karena biar apa ya emm visibility-nya bisa lebih lebar lagi gitu kan, Bro? Iya dong. Benar, benar, benar. Kayak audiensnya juga bisa makin besar juga sih. Benar. Kayak let's say em enggak usah lu memang yang berkecimpung di e apa industrinya properti gitu, pemasaran. kayak let's say gua sama Mandiri aja ya. Em, Mandiri pasti punya KPR ya, divisi KPR secara brandnya kan dia kan sebenarnya lembaga keuangan terus KPR ya dia dorong kita kolaborasi kayak gini ya ada untuk misalnya lu mau KPR lu pakai Mandiri gitu atau misal ya lu mau cari rumah Grand Vida atau rumah 123 misalnya kayak kita bikin we can build kayak gitu dengan kolaborasi-kolaborasi kayak gitu gitu loh karena menurut gua belum ada nih gua lihat trut di Jaksel dan terutama di Jakarta yang lu berkolaborasi agen proper seperti dengan ee marketplace lu kolaborasi suatu kerjaan ya lo sebagai ee apa ee mitra kerja untuk cari komisi. Iyalah ya kan misalnya dengan lu jadi member di situ. Tapi kita sebagai promosi kita belum ada by who knows this is the breakthrough. Who knows hidung siapa langsung kita todong di belakang dan kita bicarakan. Baik, thank you banget gila sudah nyempatin waktu ke sini ngobrolnya. Dan mudah-mudahan ini bisa buat teman-teman agen pod friend Friends dan juga ee para Gen dan Menials untuk cara rumah. Semangat tetap punya rumah harus tetap e semangat yaitu harus harus harus punya rumah. Jangan sampai ee tinggal luntang-lantung dan segala macam akhir enggak punya rumah ya. Karena rumah itu benaran ee investasi masa depan gitu ya. E balik lagi yang tadi gua sempat e mention bukan cuma sekedar bangunan doang, Bro. He. Karena rumah itu beneran bisa bikin mimpi, segala mimpi itu dimulai berawal dari rumah gitu ya. Rumah. Iya, benar. Ee anak-anak tumbuh kembang dan segala macam tuh berawal dari rumah gitu. Jadi em semoga teman-teman yang nonton di sini juga aware gitu kalau kepemilikan rumah memang susah rasanya susah digapai. He. Tapi kita coba cari cara kita temenin gitu ya. Ee kita kasih tahu caranya. Kalau memang enggak paham atau masih enggak tahu mulai dari mana ee bisa langsung bisa bisa coba tanya-tanya lah. Bisa coba tanya, bisa mulai dulu berani untuk oh gua pengin tahu nih rumah yang gua mau apa, kebutuhannya apa dan segala macam. Dan itu ee tugas kita s marketplace ataupun S agen untuk bisa selalu ada buat mereka untuk ngasih akses exactly eh ke mereka gitu. Nice. Oke, bye. Thank you dan pod friends. Thank you all crew. Thank you semua. Semoga bermanfaat semuanya dan kita ketemu lagi di Grand PT berikutnya dan pasti episode yang lebih menarik. Oke, gua Bima. Bye. [Musik]

Lihat di YouTube