JANGAN MAU DITIPU! Tonton Ini Sebelum Beli Laptop Bekas (YouTube Video)
Laptop bekas R jutaan itu bisa lebih kencang dibandingkan laptop baru dengan harga yang sama. Jadi jangan salah pilih karena kalau salah pilih hasilnya bisa kayak gini. Kurang gas bukan. Bukan. Waduh [musik] emang yang bikin scripting ngacu ya? Kalau yang itu saya no komen lah. Niatnya hemat buat beli laptop bekas yang ada malah ngabisin uang bekas. Masalahnya laptop bekas kolan lama yang kelihatan mulus itu malah harus lebih dicurigai ya. karena mungkin part-partnya udah diganti. Jadi jangan cuma percaya foto, deskripsi, bahkan label shar. Jangan percaya dulu, mending kalian cek [musik] dulu. [musik] Nah, di video kali ini saya akan ngasih tahu gimana sih caranya ngecek laptop bekas dengan software-software yang gratis aja, bukan software yang expert. Jadi, ngecek basic aja. Jadi, kalian bisa tahu mana minus yang bisa kalian toleransi, bisa kalian nego, atau mana minus yang ya kalian tinggal aja lah enggak jadi dibeli. Tapi kalau minusnya kebijakan ya itu tadi ya. No komen lah. Dan langsung aja lah ya, kalau misalkan kalian mau ngecek laptop bekas yang perlu kalian siapin pertama adalah flash disk. Ini wajib karena nanti kita bakal isi beberapa aplikasi buat ngecek kondisi laptopnya. Misalkan kalian COD tuh sama orang yang kalian beli di Facebook misalkan atau kalian beli di topet, Shopee, Lazada atau apapun itu kalian ngeceknya ya kalau enggak punya flash disk SD eksternal lah. Wah malah lebih masuk. [berteriak] Terus kalian siapin juga mouse USB. Kenapa mouse USB? Karena itu penting buat ngecek portnya apakah portnya ada yang rusak atau enggak. Terus kalau laptopnya itu ada port audio jack ya. Kalian harus bawa earphone atau audio jack buat ngetes portnya itu juga. Terus kalau misalnya COD-nya di tempat yang gak ada Wii-nya, ya siapin HP buat tetering buat ngecek si chip Wii-nya itu bisa atau enggak. Kelima ya SD card. Kalau misalkan laptopnya ada port SD card. Terus ya mungkin obeng set lah ya kalau misalkan kalian pengin buka bagian dalamnya aja untuk lihat ya RAM-nya ini utuh atau enggak. RAM-nya ini RAM-RAM yang bawaan laptopnya atau enggak ya. Kalau misalkan dia enggak mau dibongkar ya menurut saya enggak usah dibel lah. Itu berarti dia menyembunyikan sesuatu. Selain tools fisik tadi, nah di flash disk atau storage yang kalian bawa, kalian harus nyiapin beberapa software ini. Kayak contohnya Crystal Disk info. Fungsinya buat ngecek kesehatan SSD atau hard disk. Download dari web resminya aja yang versi zip terus ekstrak ke flash disknya. Kedua, OCCT buat stres tes CPU, RAM GPU, dan juga VAM. Download di web resip-nya juga ada gratis kok. Terakhir, bikin folder screen test. Kalian isi sama gambar-gambar polos warna putih, hitam, merah, hijau, dan biru. Gunanya buat ngecek dot pixel-nya. Tapi biasanya di website ada juga, kalian cari aja website screen test itu biasanya dia bakal nampilin warna putih, hitam, RGB, pokoknya warna-warna yang polos. Nah, kalian bisa lihat ini layarnya ada dot pixel enggak ya? Dan pertama kali kalian COD menurut saya pertama yang kalian lihat harus fisiknya dulu ya. Ini contohnya ada Thinkpad di sini yang secara fisik udah kayak laptop habis perang ya. Wah, ini tingpad tahun berapa sih juga enggak ada. Ini saya ambil di gudang aja tadi ya. Dan ya kalau kalian lihat fisiknya terus ada benturan di sebelah pojok kanan kirinya itu berarti dia pernah jatuh. Jadi kalian harus cek juga performanya kalau dia pernah jatuh. Yang harus kalian waspadai kalau ada bagian yang penyoknya cukup dalam terus ada body retak atau bekas benturan yang lumayan parah atau habis jatuh atau pas habis digebrak ya sama seseorang presiden di sana. Sing guys scrip anjing anjing. Bahaya banget bahaya banget. Karena kita enggak tahu tuh benturannya itu cuman kena body aja atau part bagian dalamnya juga kena benturan karena belakang itu tadi. Aduh, wah kaget. W. Terus kalian balik aja laptopnya, cek tuh skru-skrunya. Ini bisa kok ya, gampang untuk lihat apakah skrunya itu pernah dibongkar atau enggak. Kalau misalkan kalian bongkar dia cukup alot, itu biasanya belum pernah dibongkar. Tapi kalau cukup gampang itu berarti dia pernah dibongkar. Wah, ini contoh ting pad-nya nih. Ini udah jelas pernah dibongkar ya, [musik] karena kondisinya benar-benar wah ini sih kalau saya beli 300.000 aja kayaknya saya malas deh. Jadi kalau ada baut hilang beda jenis atau kepalanya udah haus, kemungkinan laptopnya pernah dibongkar. Tapi pernah dibongkar itu belum tentu jelek. Mungkin dia habis repasta atau upgrade RAM atau upgrade SSD. [musik] Jadi untuk pernah dibongkar ya sebenarnya kalian tanya dulu dulu pernah dibongkar enggak, Mas? Terus dibongkar alasannya apa? Itu lebih oke sih daripada kalian langsung nge-judge. Wah ini pernah dibongkar. harganya turun. Wah, itu sih menurut saya terlalu nge-judge. Selanjutnya, kalian bisa coba cek angel-nya. Biasanya laptop yang lumayan lama tuh exelnya udah mulai aus kayak contohnya tingpad ini. Jadi, exel-nya itu kadang dia duuh agak turun sendiri. [musik] Jadi, kalian cekelnya wobel atau enggak. Caranya kalian buka aja terus kalian lempar kayak gini tek. Nah, kalau dia lumayan w berarti engsel wobble itu kayak gerak-gerak gitu ya. Kalau dia w berarti engselnya bermasalah dan suara aja udah bisa ya kalau exelnya itu kayak berumur gitu. Nah, andaikan nih kalian beli online terus kalian chat dulu ke sellernya ini nanti misalkan datang boleh saya bongkar enggak buat mastiin komponen-komponen di dalamnya. Nah, kalau boleh gampangnya kalian bisa foto-foto aja kayak part-part mubunya. Biasanya kan di chip wifi, di chip ini, chip itu. Itu kan ada kayak semacam [musik] serial number ya. Kalian bisa fotoin aja lempar ke Gemini kalau kalian enggak tahu. Terus kalian cek aja tuh ini kalau misalkan part ini, ini part apa ya, part orinnya atau enggak. Nah, simpelnya kayak gitu. Kalau misalkan kalian enggak hafal part-part ori dari sebuah laptop. Terus pas kalian bongkar, kalian lihat ada korosi, ada part yang teyeng. Teeng bahasa Indonesianya apa? Karat. Kalau udah kayak gitu sih saya pribadi mending cari laptop yang lain lah ya. Tapi kalau misalkan lecet dan baret kecil atau bekas cakar itu bekas cakar apa ya? Mungkin bekas boling kali ya. Kalau misalkan kalian lihat baut bengkas bongkarnya itu aus terus baterainya [musik] mungkin drop atau ya part-partnya itu masih bisa kalian ganti dengan harga yang misal bisa kalian toleransi itu it's ok [musik] lah. Tapi kalau misalkan part-partnya menurut kalian, kalian hitung nih wah ini udah terlalu mahal nih part-nya nih. Ya udah daripada ribet ya mending cari laptop yang lain. Sebenarnya memang beli laptop bekas itu harus mau ribet ya karena kalau enggak mau ribet beli laptop baru aja. Lanjut. Habis itu cek layar. Seperti yang saya bilang tadi, kalian bisa pakai foto-foto polos kalian download di Google atau kalian bisa masuk ke website screen test namanya ya. Jadi kalian cek kalian cek tuh ada de pixel dot pixel atau layarnya ini bermasalah atau enggak. Biasanya dia bakalan muncul dengan kita tes dengan warna-warna yang lain. Merah, hijau, biru, putih, hitam. Kalian cek apakah kalau misalkan warna hitam itu kalau laptopnya olet ada burn in. Terus apakah ada titik pikelnya. Kalau emang enggak ada berarti dia aman. Kalau ada ya satu dot pxel aja biasanya bakal meranta ya. Merantta itu bahasa Indonesianya apa nih? Menyebar part layar apalagi layarnya olet yang kalian beli bekas. Kalau udah ada burn in saran saya tinggalin aja karena burn inebar. Selanjutnya kalian bisa langsung tes keyboard ya. Keyboard-nya kalau suaranya nyaring mungkin itu bekas dipakai sama Kevin. Kevin Aprilio. Keyboard beda ya. Itu beda keyboard. Cari aja keyboard tester di browser, terus pencet semua tombol satu-satu termasuk tombol Fn, escape, semuanya lah. Kalau misalkan kalian tes itu warnanya hijau semua berarti aman. Kalau ada fingerprint, touch screen, trackp atau fitur input lainnya sekalian dites juga. Dan kalau misalkan ada satu tombol aja rusak menurut saya cari yang lain juga ya. Karena keyboard itu gantinya enggak satu-satu. [musik] Biasanya enggak bisa kalian beli kayak satu tombol aja gitu. Enggak bisa belinya harus satu paket. Jadi kalau ada satu tombol yang rusak dan tombol itu bakalan kalian pakai terus cari laptop yang lain aja. Selanjutnya cek port tadi. Kalian bawa mouse atau kalian bawa headset. Pokoknya device-device yang pakai USB type A portnya ya kalian cek pakai device yang USB type A. Bisa headset yang pakai type A bisa mouse. Terus kalau ada input L-nya kayak gini ya mau enggak mau kalian juga harus tes juga pakai input L. Memang beli laptop bekas itu ribet banget ya kalau kalian mau laptopnya sehat. Kalau enggak mau ribet tetap beli baru aja. Terus cek juga yang wireless-wireless kayak Wii. Kalau misalnya ada NFC-nya kalian cek juga. Bluetooth-nya juga kalian cek. Caranya ya coba aja dia browsing terus kalian [musik] tes speed test terus kalian main game apakah dia itu stabil atau enggak chip Wii-nya. Terus Bluetooth juga bisa kalian tes. Kalau misalkan kalian sering pakai webcam ya webcam-nya harus kalian tes. Tapi laptop lama itu biasanya webcam-nya ya laptop baru aja webcam-nya kayak gitu ya. Jadi saran saya sih kalau webcam mending beli webcam eksternal aja. lah laptop yang paling bagus webcam menurut saya itu masih di MacBook lah ya kalau untuk Windows menurut saya semalma laptop Windows masih belum ada yang bagus untuk webcam ya satu du lah yang bagus terus ya ini hal simpel cek spek aslinya jadi kalau misalkan deskripsinya misalkan Corea 7 Gen 9 ya kalian cek aja di DXD atau kalian bawa software untuk ngetes kayak Aida HW info itu bisa juga ya kalau misalkan terterannya enggak sesuai kalian bisa tanyain ini kenapa di deskripsi 16 gig tapi di sini kok 128 gig lah jadi lebih dan kalian bisa masuk juga ke bagian device manager ya, kalian cek apakah ada driver-driver yang rusak. Jadi kalau misalkan kalian cuman uninstall, instal lagi di Device Manager tadi dan it works, it's ok. Tapi kalau misalkan enggak bisa, masih ada kayak tanda seru [musik] kuning gitu, berarti ada hardware driver-nya yang rusak. Terus kalian juga bisa ngecek battery health-nya juga. Nah, kalau di Windows sebenarnya dia ada lock datanya juga ya kalau misalkan kalian pengin ngecek batery health. Jadi caranya kalian tinggal mau masuk ke comand prom terus ketik aja power cfg/battery report. Nah, buka file-nya nanti bakal muncul tuh desain capacity dan full charge capacity. Misal desain capacity-nya Rp50.000, tapi full charge capacity-nya itu cuma Rp40.000, berarti kapasitas maksimalnya kira-kira battery health-nya tinggal 80% dibandingkan waktu beli baru. Tapi namanya laptop bekas biasanya memang baterai health turun. Cuman tinggal standar kalian aja. Kalau misalkan turun di bawah 80% kalian masih terima atau enggak? Kalau saya sih standarnya harus 80% ke atas lah. Kalau misalkan udah 70% atau bahkan 20% mungkin baterainya itu kembung ya. minta dikerokin kali baterainya kalau kembung. Selanjutnya cek SSD dan juga hardisk bisa pakai Sentinel, bisa pakai crystal dis info tadi. Paling enak sih pakai Sentinel ya. Kalian bisa lihat health statusnya. Kalau misal statusnya good berarti secara umum ya kondisinya masih oke. Kalau cion itu perlu dicek lagi. Kalau bad anggap aja storage-nya [musik] itu udah perlu diganti. Nah, yang enggak kalah penting juga selain spesifikasi tadi kita juga harus ngecek performanya. Cara gampangnya kalian download aja software namanya itu OCCT. Itu untuk stress RAM, CPU, GPU juga. Jadi di sebelah kiri nanti bakalan muncul stabilitas, ada pilihan CPU dan juga RAM buat screening awal jalanin aja sekitar 5 menit. Kita cuma mau lihat apakah ada masalah yang langsung muncul ketika laptop itu dibebani. Di bagian data saya pilih large. Terus bagian mode pilih normal. Enggak perlu ekstrem karena kita cuma mau screen laptop bekas bukan benchmark ya. Terus sudah tinggal pencet start aja. Nah, setelah jalan enggak usah nunggu 5 menit. Perhatiin laptopnya apakah muncul error di OCCT-nya? Apakah laptop freeze, blue screen restart atau malah mati sendiri? Kalau di situ ada error, jangan langsung nge-just. Wah, ini berarti rusak nih laptopnya atau motherboard-nya rusak. Biasanya errornya itu ada kodenya. Nah, kodenya itu [musik] bisa kalian cari kalau misalkan kodenya ternyata RAM-nya nih RAM-nya kayak kurang maksimal nih ya. Kalian bisa kalau misalkan kalian bisa toleransi dengan ganti RAM baru ya oke. Tapi kalau enggak bisa ya udah tinggalin aja. Sekali lagi emang ribet ya kalau misalkan kalian mau beli laptop bekas karena ini sebenarnya ya saya tanya-tanya ke teman saya yang punya toko laptop. Gimana sih mereka cara ngecek laptopnya? Nah, dikasih tuh SOP-nya sama mereka dan ini semua yang saya share ke kalian. Jadi, sebenarnya adalah ngecek laptop ala teknisi makanya [musik] agak ribet. Nah, di OCCT tadi juga kalian bisa ngetes GPU semuanya bisa dites [musik] di sini ya. Intinya mirip-mirip sama CPU tadi. Kalau misalkan ada error, kalian bisa cek dulu errornya apa. Kalau misalkan kalian bisa toleransi errornya enggak apa-apa. Tapi kalau misalkan kalian enggak bisa ya tinggalin aja. Terus mungkin ada lagi nih 10 cek BIOS. Gila, BIOS-nya juga harus dicek ya. Jadi caranya restart aja laptopnya terus masuk ke bias. Tombolnya beda-beda tiap brand. Biasanya F2, F10 atau F12 delete atau tombol khusus biasanya ya. Nah, di BIOS ini juga penting pastiin sellernya tahu password BIOS-nya kalau misalkan BIOS-nya di password ya. Karena kalau sellernya enggak tahu password-nya berarti bukan [musik] barang dia. Karena selain Windows yang butuh update, biasanya BIOS atau BIOSIOS itu biasanya butuh di-update. Atau kadang kalau misalkan orang pengin downgrade [musik] juga harus masuk ke BIOS dulu. Kalau misalkan mau setting-setting VRAM di laptop-laptop lama itu juga biasanya harus lewat BIOS dulu. Okelah. Jadi, itu tadi adalah ngecek laptop bekas ala teknisi. Makanya SUP-nya panjang banget ya. Kalau misalkan kalian enggak mau ribet, ya beli aja laptop baru. Walaupun memang sekarang harga laptop baru lagi pada enggak karu-karuan. Dan sebenarnya laptop bekas pun juga harganya juga lagi enggak karu-karuan. Kayak misalkan tingad dulu Rp3 jutaan, sekarang naik juga jadi R jutaan. Karena ya supply end demond [musik] ya, karena orang enggak kuat beli baru karena harga laptop naik. UMR tapi enggak naik. Makanya pilihannya mereka cari laptop bekas atau laptop keluaran sat atau 2 tahun lalu yang harganya masih make sense. Cuman kalau misalkan budget kalian emang enggak bisa beli laptop baru, ya laptop bekas itu bisa jadi opsi asalkan kalian [musik] mau ribet. Nah, pertanyaannya kapan harus dinego, kapan harus ditinggalin? Ya, sebenarnya tergantung standar toleransi orang masing-masing ya. Kalau misalkan kalian rusaknya itu masih bisa kalian toleransi dan kalian hitung, oh ini kalau misalkan partnya dibeliin baru segini, terus kalau misalkan rusaknya apa, partnya terlalu mahal, ya menurut [musik] saya itu waktu yang tepat untuk cari laptop yang lain. Karena memang cari laptop bekas itu sama kayak cari jodoh buat dinikahi lah. Harus trial satu putus trial dua. Guru hentikan guru. Kami tidak ingin berdosa. Guru. Enggak lah ya. Jangan pacaran, Guys. Bahaya, ya. Karena harus taaruf kayak Ari itu. Taaruf taaruf kan dia. Gading Ari pacaran, ya. Okelah, jadi mungkin cukup segitu aja. Kalau misalkan kalian ada tambahan, mungkin ada teknisi yang nonton, bisa tulis juga di kolom komentar buat ngebantu yang lain buat milih laptop beegas. Tapi sekali lagi laptop begas itu ribet dan resikonya juga lumayan. Jadi saran saya kalau emang tidak terpaksa enggak usah beli laptop bekas. Saya Anik and see you on the next video.
