Jangan Remehin HP 2 Jutaan Sekarang | Standarnya udah Tinggi ! (YouTube Video)
Hai Andika, Guys. Di sini ngelanjutin konten yang kemarin tentang rekomendasi HP R jutaan. Banyak yang komen tuh, "Lanjutin, Bang, ke 2 jutaan." Oke, jadi sekarang kita lanjutin. [Musik] Di harga R jutaan ini pilihannya juga banyak ya, bikin pusing. Ibaratnya kayak murid yang ranking nomor dua dari bawah. Jadi, nilainya itu sama mirip-mirip beda tipis. Jadi sebelum kita masuk ke rekomendasinya, kita samain persepsi dulu ya. Jangan dianggap HP R jutaan itu kayak HP flagship. Enggak ada HP R jutaan yang bisa ngelakuin semuanya. Pikirannya jangan melebar. Tapi di kelas ini sebenarnya ya sweet spot buat yang butuh value for money yang maksimal. Biasanya di kelas harga segini ya cocoknya buat pelajar mahasiswa dan yang baru kerja buat nyari smartphone yang fungsional buat komunikasi dan juga sosmetan admin-admin dan game-game ringan aja. Jadi sebagai customer kita harus pintar-pintar memilih racikan dan juga kombinasi dari smartphone yang ditawarkan sama brand. Dan langsung ajaalah ke kandidat pertama kita yaitu Itel S25 Ultra. Buat yang pengen pamer kalau ditanya teman HP lu apa? S25 Ultra tapi itel-nya enggak usah disebut ya. Nah, itu bisa nih. HP ini bisa jadi rekomendasi. Secara desain ya namanya aja yang mirip. Kalau Samsung itu kayak aktor Korea karena kebetulan dia juga dari Korea. Kalau Itel ini kayak aktor figuranya Indusiar Sinetron Azam. Tapi dia tetap manis kok karena kan ya tetap artis ya walaupun di Indosiar. Kameranya tiga biji disusun vertikal. Jadi kalau dilihat dari jauh dan mungkin matanya agak sipit kayak saya dari jauh ya tetap kelihatan kayak S25 Ultra. Tapi ada satu fitur yang enggak dimiliki sama Samsung S25 Ultra. Apa itu RGB? ring light yang ada di bagian belakang. Bukan buat disco ini ya, tapi buat notifikasi. Jadi kalau ada notif dia bakalan nyala-nyala gitu kayak tempat dug tebelnya enggak sampai 7 mili dan punya IP rating 64 buat harga 2,3 jutaan itel ini termasuk yang ngerusak standar pasar HP R jutaan sih. Dia bukan HP baru memang kalau enggak salah dia launching tahun lalu. Tapi buat yang cari desain dan premium F di harga segini dia masih masuk. Layar udah AMOLED 120 Hz. Peak brightness-nya 1400 nit. terang kayak masa depan kalau misalkan kalian rajin belajar dan udah pakai Corning Gorilla Glass 7i yang biasanya cuma nongkrong di HPHP mid range ke atas. RAM dan stornya juga gede buat ukuran juta kecil ya. Dia 8 GB 256 UFS 2.2 bukan AMMC. Ini juga jadi nilai plus di kelas harganya karena dulu Rp2 juta paling mentok di 128 GB aja. Kamera utamanya 50 megapel sisanya anggap bonus aja lah karena cuma auxel rens yang 0,08 megap bayin resolusi kamera 0,08 megap. Buat apa ya? Buat hiasan aja lah. Kamera depannya 32 megapel yang cukuplah buat daily. Asal enggak lul banget. Videonya bisa rekam 2K 30 fps. Tapi jangan expect karena ada kata-kata 2K videonya jadi sejernih flagship karena 2K-nya itu enggak natif ya. Kayak di upsillale aja kayak enggak ada perbedaan antara 1080p dan juga 2K-nya. Kekurangannya mungkin di chipset ya, dia masih pakai Uni SUC T620 chipset yang udah masuk ke kelas R1 jutaan sebenarnya. Jadi dia komprominya di situ. Racikannya lebih buat orang yang nyari desain premium, layar AMOLED, under display, fingerprint, dan enggak memprioritaskan performa banget. Yang penting cukup untuk daily dan juga orang yang enggak memprioritaskan 5G. Lanjut HP yang kedua ada Infinix Note 50. Harganya sekarang di 2,5 jutaan. Desainnya kelihatan modern dengan banyak warna. Ada titanium gry, ruby red, mountain shade, dan shadow black. Dia udah punya IP rating 64 juga pakai armor alloy metal frame. Dipegangnya kerasa flagship dengan metal frame-nya ini. Plus ada gimic Bioactive Halo AI Ling, lampu notifikasi di bagian belakang yang bisa berfungsi sebagai indikator. Kalau mau nambah dikit, sebenarnya di seri Infinix Note 50 Pro-nya itu ada fitur RGB light-nya itu juga bisa jadi sensor untuk hard rate dan juga SPO2. Cuman karena harganya Rp3 juta ke atas, jadi mungkin next lah kita masukin ke rekomendasi HP Rp3 jutaan. Layar udah AMOLED juga dengan refresh range kayak AB gaming di 144 Hz dan resolusinya juga gede full HD plus enggak XD plus ya. Terus 1300 nit dan udah dilengkapi dengan 2.160 Hz PWM diing buat kesehatan mata. Jadi kalau flicker mata kita itu enggak tahu kalau HP-nya flicker. Jadi mata enggak gampang lelah. Kamera utama 50 megapel, ada OI, ada 2 megapel macrol lens gimmik juga sih. Dan kamera depannya 13 megapel, sama-sama bisa rekam toke 30 fps juga buat videonya. Hasil-hasil fotonya lumayan cakep lah. Cakep ini ketimbang itel karena dia ada O, mini blur, terus buat di aman, lol juga lumayan aman asal masih ada cahaya yang masuk ke lensa. Walaupun dia masuk ke kelas entry, tapi Infin juga punya Infinite AI yang bisa ngelakuin terjemahan secara real time, edit tex berbasis AI dan AI buat konten juga. Performa juga lumayan dengan Helio G100 Ultimate ya. Walaupun ini sebenarnya 99 juga sih karena ya performanya mirip-mirip tapi buat dimasukin di HP 2 jutaan udah cukup untuk kebutan ringan daily dan main game tipis-tipis. Baterainya dia gede ada di 5.200 mamp dan fast charging-nya di kelas harga Rp2 juta juga lumayan ken wat. Fitur menarik lain audionya udah dituning sama JBL walaupun kualitas suaranya kayak bukan JBL yang saya kenal karena bassnya kurang kentang. Terus ada NFC, ada infrared blaster, under display fingerprint ada juga. Target marketnya sih ke pengguna yang butuh layar terbaik di kelasnya. Baterai awet dan ngecas cepat. Performa ngebut dengan G100 Ultimate allrounder lah di kelasnya. Cuman sayangnya ya karena G100 dia masih belum bisa 5G. Selanjutnya ada HP yang kemarin baru aja kita bahas ya, si Infini Hot 60 Pro. Wah, ini HP enggak kayak kelihatan HP R jutaan sih. Harganya itu 2,2 juta. Jadi R2 juta kecil. Dan kita dapat SKU yang gede 8 GB 256 UFS bukan EMMC. Ini HP entry paling tipis sih karena tebelnya itu cuma 6,6 mili dan Samsung S25H itu 5,8 mili. Nah, sebenarnya Infini Hot 60 Pro ini ada varian yang plus juga. Yang plus itu tebalnya 6 mili. Sayangnya enggak masuk Indo ya. Kalau misalkan masuk Indo, bedanya sama S25 cuma 0,2 mili, lebih tipis lagi. Bobotnya pun juga enteng, cuma 170 gr. Tapi yang menarik, baterainya enggak dipangkas ya, walaupun lebih tipis dan lebih ringan. Baterainya itu di 5.160 mAs dengan fast charging-nya di 45 watt. Kalau Samsung S25 kan tipis, tapi baterainya juga ikutan tipis. Tampak depan HP ini kelihatan flexible banget dengan screen to body ratio yang hampir 90%. Lihat aja nih tampilannya kalau ada di depan. Wuh, naiknya lumayan signifikan dibandingkan seri Hot 50 Pro sebelumnya. Kalau untuk masalah desain layar sih sama dengan seri sebelumnya, tapi layarnya sekarang di-upgrade. Resolusinya ada di 1,5K. AMOLED juga 144 Hz dengan tingkat tipical brightness pas kita tes itu di 700 nit sesuai dengan klaimnya yang ada di boknya. Jarang-jarang loh ya HP R jutaan itu punya tipical brightness ya, bukan pick brightness 700 L. Karena kalau pick brightness itu biasanya ya di kondisi tertentu, kondisi XDR nyala dan kondisi HBM. Dia juga udah pakai chipset terbaru Helio Gearnya mirip-mirip sama G1 cuman frekuensi GPU-nya naik jadi 100 Hz. Dia juga jadi HP pertama yang pakai G200. Fitur menarik lain dia udah ada NFC dan juga software update-nya Infinix udah ngejin 3 tahun software update dan juga 5 tahun security update. Dari awalnya yang gaca aja tiap HP Infinix sekarang udah mulai 3 tahun itu lumayan panjang ya untuk HP entry level. Kameranya 50 megapel tapi sayangnya enggak ada O. Beda dengan seri note-nya tadi yang ada O tapi dia dibantu sama AI night mode. Kalau misalkan buat lu Light walaupun tanpa O setidaknya masih ngebantulah dan kamera depannya ada di 16 megapel. Kekurangannya walaupun dia udah G200 bukan di City, jadi dia belum support 5G. Terus ya sayangnya kameranya gak ada O ya. But overall buat yang cari paket komplit terutama di desain performa yang mantap dengan chipset yang lebih baru. Walaupun sama aja performanya baterai awet dan baterai ngebut plus layar yang resolusinya gede, Infinix Hot 60 Pro ini bisa jadi pilihan terbaik di R jutaan karena dia bukan 299 juta kecil. Kalau kalian hobi fotografi dan budgetnya cuma R jutaan, pilihannya apa? Yang jelas Techno Camon bukan yang pro ya, karena yang pro itu R3 juta ke atas. Seri Camon ini emang terkenal jago di kamera dan Techno Camon 40 ngelanjutin tradisinya. Poin jualan utama Techno Camon ini jelas di kamera 50 megapel tapi sensornya gede 1/1,56 inch. Yang biasanya sensor ini itu ada di HP 4 sampai R5 jutaan. Hasil fotonya masih di atas rata-rata class mid range. Detailnya tinggi, noise-nya kurang, dynamic range-nya luas. O bikin foto malam minimblur buat yang tangannya tremor ngebantu banget. Selain itu, dia juga ada kamera ultrawide yang jarang ada di HP entry level. Ya, walaupun resolusinya enggak gede di 8 megapel, tapi sangat cukup berguna buat foto pemandangan landscape atau grup selfie. Plus tekno juga punya soft flash untuk putrit yang ngasih efek lighting yang merata di wajah. Kamera selfie-nya juga gede, cuy. 32 megapel dilengkapi dengan dual flash juga. Hasil flasinya cakep, warna kulit juga natural. Pendek kata si Cemen 40 kalau soal kamera juaralah di kelasnya. HP ini juga bakalan cukup kalau kalian gunain untuk upload-upload di sosmate kalian. Walaupun kameranya udah cakep, tapi soal performa enggak dikompromi, enggak pakai Uni SOC. Dia masih pakai Mediatch Helio Geultimate ya lumayanlah. RAMnya juga 8 GB dengan storage 256. Uniknya Trino juga nyematin fitur faper culing juga buat HP yang non 5G dengan kamera seg ini harganya terlalu murah sih. Layar juga udah AMOLED Full HD plus refresh rzning Godilla Glass ada juga tampilannya juga modern dengan basel tipis dan punch hole selfie kamera desainnya cakep. Ala-ala kamera analog jadul Kodak yang keren gitu. Baterai gede juga di atas standar dengan 5200 mamp 45 watt fast charging reverse charging ada AI charging buat stop di 80% ada juga jadi baterainya bisa lebih awet. Fitur lain kayak speaker dia udah stereo support DTS Dolby Artmos NFC ada juga infara red blaster ada urusan software dia pakai XOS dengan Android 15. Kalau buat software update sayangnya tekno atau saya yang enggak tahu ya coba deh kalian tulis di kolom komentar buat yang tahu karena saya enggak nemu janjinya Tekno ini software update-nya berapa lama. Kekurangannya ya di belum 5G, broadware juga masih lumayan banyak walaupun bisa dihapus ya, tapi gak ada iklannya kayak sebelah. Dan intinya kalau kalian cari kamera terbaik di R jutaan, udah gak ada pilihan lain. Take Camon. Lanjut ke HP yang baru aja launching dari Tno. Apa itu? Techno Pova 7. Buat para gamer yang doyan HP jumbo nih, segmentasinya ke gamers yang pengen fitur-fitur unik kayak lampu LED ala gaming phone. Kalian lihat aja desainnya gaming abis dengan interstellar spaceship desain kalau kata tikno jualan utamanya jelas di baterai yang 7.000 mAmz dan flash charge di 45 watt. Standardnya jutaan itu sekarang udah dirubah gitu ya sama grup transchange holding harus 40 watt ke atas. Kalau yang 18 watt itu kayak sampah sekarang. Soal durability dia udah pakai sertifikasi IP64. sayangnya komprominya di layar sih enggak kayak si Infinic Code 60 Pro tadi. Dia masih IPS 120 Hz. Tapi kombinasinya ini dirubah. Baterainya sekarang lebih gede 7.000 mamp dan untuk HP R jutaan Techno Camon 7 ini sih yang baterainya paling badak. Kamera dia juga enggak sebagus CEN tapi udah cukup ok lah buat daeli aja. Kamera utamanya 108 megapel. Secara resolusi gede banget tapi ingat ya resolusi itu bukan satu-satunya faktor biar hasil kameranya bagus. Kamera makro 2 megapel ya bonus aja gak ada ultrawide atau tele, kamera depannya 8 megapel. Fitur menarik lain dia udah stereo support sama Dolby Atmos. Ada bypass charging dan low temperature charging buat ketehanan baterai. Chipset pakai chipset sejuta omat. Helio G100 Ultimate yang ya buat gaming masih bisa PUBG dan MLBB aman. Gensin setting lo masih bisa jalan di atas 30 fps. Lanjut ke HP gaming yang mirip-mirip ROG tapi budget banget harganya. Nubia Neo 3 GT 5G. Agak asing dengan brand Nubia ini ya. Mungkin kalian tahunya Red Magic ya. HP gaming dari Red Magic itu yang bikin juga Nobia. Nah, si Neo 3GT ini semacam versi budgetnya Red Magic gaming phone. Segmentasinya buat hardcore gamers yang pengen sensasi gaming phone kayak Red Magic atau tapi budgetnya terbatas. Urusan performa dia pakai prosesor yang cukup unik, Uni SC T9000 yang udah support 5G, fabrikasinya 6 nanm. Mirip-mirip sama Snapdragon series 7 lah. Hasil anutunya itu di R00.000-an. Nyalip Dimens City seri 7.000 dikit. RAM-nya 8 GB LPDDR5 dan storage-nya 256 GB dengan UFS 3.1. Ini sih kencang ya. Gensin Impact bisa medium 40-an FPS, PUBG aman, Mlb kebuka 120 FPS, Mem multitasking di atas 20. Hayu aja. Fitur solder trigger yang biasa ada di ROG, ada di sini ya. Dia paling murah lah buat HP yang ada solder triggernya. Yang kedua itu ada Infilic GT30 Pro itu Rp3 jutaan. Ada AI Gaming Companion yang secara cerdas bisa merayakan kemenangan pas main game, bisa sebagai pengingat waktu. Ya, ibaratnya kayak pacar kita yang nyemangatin kita pas main game gitulah. Karena jarang kan ada cewek yang support kita main game. Istri saya aja kalau saya main Mobile Legends satu match jam 11.00 malam, wah itu udah kayak Ibu tiri marahnya ya, suruh tidur. Padahal baru satu match. Layarnya udah AMOLED 120 Hz dan dimensinya lebih gede dikit dengan 6,8 inch startpling di 1200 Hz biar pengalaman gamingnya itu lebih responsif. buat proteksi dia pakai Asahi Glass sejenis Corning Gorilla Glass 5 lah. Ada AOD yang bisa dicustom support XD R10 buat baterai juga lumayan gede di 6000 mamp yang gokil sih fast charging-nya ya. Hah. Fast charging-nya ini udah kayak HP 4 sampai R jutaan 80 watt. Ngecas 0 ke 50% cuma butuh waktu sekitar 15 menit. Penuh ke 100% cuma butuh 30 menit aja. Dan dia juga ada fitur bypass charging yang dulu biasanya cuma ada di HP gaming kayak aroen, tapi sekarang udah banyak lah ya HP R jutaan dari transing kayaknya hampir semuanya pakai bypass charging deh. Desainnya juga gaming abis ala-ala Cyberpunk ada aksen garis tulisan GT yang futuristik warnanya ada yang interstellar grey dan Nebula orange. Plus ada gimmic lighting yang cakep kayak mata ngintip gitu. Mirip-mirip ROG enggak sih? Pah, buat R jutaan desainnya ini terlalu OP buat kalian yang suka gaming. Tapi karena dia racikanya di gaming phone, kameranya jadi dikorbankan sama dia. Emang dia punya triple kamera 50 pikel, 2 megapel, 2 megapel, tapi kualitas fotonya saya lihat sih standar aja ya, enggak ada Ois. Terus kamera selfie-nya 16 megapel cukup lumayanlah. Terus layanan after sales Nobia itu kayak belum jelas gitu di Indonesia karena service centernya enggak terlalu banyak kayak pesaing-pesaingnya. Mungkin itu yang perlu kalian perhatikan kalau kalian akhirnya memilih HP ini. Overall kalau cari HP ROG versi budget versi R jutaan, Nubia ini bisa masuk referensi. Terakhir ada Redmi Note 14G juga. Buat pencinta MIUI atau kalian fans berat Xiaomi karena di harga segini dia juga udah ngasih 8 GB 256 UFS juga dengan layar AMOLED di 120 Hz. proteksinya pakai Corning Gorilla Glass. Kameranya 108 megap. Terus ada S25 Ultra. Ini bukan Itel ya, ini Samsung S25 Ultra. Harganya R2 jutaan aja. Nih lihat aja nih link pembeliannya. S25 Ultra kan 200 megapel Samsung. Tapi saya mohon kalian jangan beli inilah karena HP ini penipuan ya. Ini bukan Samsung S25 Ultra beneran dan saya udah sering beli HP halu atau tablet halu kayak gini di Shopee. Dan pesan saya buat Shopee untuk yang seller-seler kayak gini di difilter lah ya biar enggak ada yang istilahnya kasihan kalau misalkan R juta kebuang karena saya udah sering buktiin tablet SSD HP yang R1 jutaan yang mirip S25 mirip iPhone semuanya enggak bakal bisa dipakai. Mau saya jual lagi juga kasihan yang mau beli saya jual Rp300.000 R pun kayaknya juga enggak bakal kepakai deh. Jadi yang ini walaupun di harganya R2 jutaan, S25 Ultra jangan dibeli. Ya, paling itu sih rekomendasi dari kita. Masing-masing punya kekuatan dan jurus andalan sendiri. Kalau suka kamera ya, Techno Camon ada Ultrawide, Technopava 7 dengan kamera jumbonya buat gaming ada Nubia. Tapi kalau buat saya pribadi ya, karena kebutuhan saya adalah content creator di mana saya upload Instagram, upload TikTok. Kalau saya dari semua di 2 jutaan, saya pribadi ya, ini opini saya pribadi. Jadi kalian bebas mau ngikut atau enggak. Saya sih pilih Techno Cemon 40 ya karena hasil fotonya memang cakep. Jadi intinya disesuaiin sama kebutuhan aja lah. Kalau misalkan kalian butuhnya baterai yang awet ya teknova 7. Kalau kalian butuhnya HP yang durable ya Vivo Y29 ya. Disesuaiin masing-masing sama kepentingan dan kebutuhan aja karena ya preferensi orang kan beda-beda ya. Tapi saya penasaran deh. Kalau misalkan kalian punya uang nganggur R jutaan atau sampai 299, kira-kira kalian bakal pilih HP apa? Coba tulis di kolom komentar ya. saya budi and see you on the next video.
Video Lainnya
Dunia teknologi kembali diguncang oleh sebuah inovasi radikal lewat kehadiran lini Huawei Pura X Max yang siap menggeser dominasi iPhone dan Samsung. Kehadiran...
Bayangkan jika smartphone andalan Anda tiba-tiba kehilangan sinyal akibat masalah IMEI yang diblokir di Indonesia. Situasi tak terduga inilah yang memaksa seorang...
Ketika hampir semua produsen ponsel berlomba-lomba menyematkan emblem 'Ultra' pada produk andalan mereka, sebuah pertanyaan besar muncul: apakah sang pionir masih...
Persaingan di pasar ponsel pintar kembali memanas setelah sebuah perangkat baru hadir dan langsung mengguncang dominasi merek yang selama ini dikenal sebagai raja...
Tecno Camon 50 Pro 5G sempat dipandang sebelah mata saat pertama kali meluncur karena label harganya yang menyentuh angka 5,5 jutaan terasa terlalu mahal. Namun,...
Samsung tampaknya mulai mengubah strategi di pasar kelas menengah dengan meluncurkan Galaxy A37 dan Galaxy A57 di pertengahan tahun 2026 ini. Langkah berani raksasa...
Pasar ponsel kelas 9 jutaan sedang memanas, dan Bestindotech turun tangan untuk menguji tuntas tiga kontestan yang paling banyak diperbincangkan: Xiaomi 17T, Vivo...
Memulai bisnis laundry sering kali terlihat sebagai ladang uang yang mudah dan menjanjikan, namun realitas di lapangan kerap kali berbicara sebaliknya. Berangkat...
Pasar perangkat audio nirkabel premium bersiap menghadapi guncangan besar lewat kehadiran lini Soundcore Liberty 5 Pro Series. Di tengah dominasi merek-merek mapan...
Pasar ponsel flagship premium baru saja diguncang oleh perangkat Android seharga 32 juta rupiah yang digadang-gadang sebagai daily driver mutakhir. OPPO Find X9...
Perdebatan panjang mengenai takhta kamera smartphone terbaik tampaknya telah mencapai titik balik yang mengejutkan. Di tengah dominasi raksasa seperti iPhone,...
Memilih ponsel kelas menengah terbaru sering kali berujung pada dilema antara performa gaming yang buas atau kenyamanan ekosistem perangkat yang matang. Samsung...
Sistem operasi robot hijau kembali membawa lompatan besar lewat kehadiran Android 17 yang kali ini tidak sekadar bersolek di sektor visual. Google tampak sangat...

















