JEEP Wrangler Rubicon FL 2025 : Semakin Canggih dan Gagah (YouTube Video)
Perubahan-perubahan yang ada di Jeep J facelift ini membuat Jeep ini terlihat lebih dinamis, terlihat lebih modern, lebih berjiwa muda, lebih maco. Mobil yang sangat siap buat offroad apalagi dia adalah tipe yang Rubicon. Jadi, Anda bisa lihat dia sudah memakai ban matrain. Kaca depannya ini sekarang menggunakan kaca yang lebih kuat menggunakan Gorilla [Musik] Glass. Y, Jeep is back. Setelah terakhir jualan di Indonesia 2023 lalu, 2024 vakum, tahun ini Jeep kembali dengan APM baru. Mereka sekarang under Indomobil, salah satu grup otomotif terbesar dan terkuat di Indonesia. Dan mereka langsung m-launching mobil ini. All New Jeep Wrangler. Well, sebenarnya enggak all new. Yang bilang all new Jeep Wrangler itu brosur mereka. Tapi sebenarnya ini adalah Jeep J. J ada dari tahun 2018 dan ini melakukan facelift. Facelift-nya itu dari luar, dalam, dan juga ada beberapa teknologinya. Nah, di video kali ini saya akan lihatkan ke Anda apa saja ee ubahannya. Sebelum kita masuk ke ubahan mobilnya, sekarang ubahan harganya dulu. Terakhir Jeep eh Wrangler yang empat pintu yang lima pintu seperti ini yang tipe Rubicon sama seperti yang di sebelah saya ini harga jualnya di 2,2 miliar yang sekarang hampir Rp2,4 miliar on the road tepatnya 2,389 miliar. Jadi memang terjadi kenaikan harga yang ya cukup banyak ya hampir 10% kenaikan harganya menurut pihak Jeep. itu dikarenakan memang base price-nya dari Amerika yang sudah tinggi. Tapi anyway, kita lihat dulu perubahannya dari depan. Ini yang paling mencolok. Anda bisa lihat grillnya sekarang lebih dinamis, lebih modern, lebih muda kelihatannya. Tapi tetap iconic ada tujuh ruas di sini itu tetap dipertahankan tapi jadi lebih ya lebih berjiwa muda, lebih modern tapi juga lebih maco. Apalagi dipadukan dengan bumper baru. Yang ini sebenarnya ada model yang menyambung ke atasnya dan terpisah. Tapi ini yang model terpisah yang menurut Jeep sebelumnya tidak ada option ini di J sebelum facelift sekarang sudah ada bikin tampilannya tuh jadi keren gitu. Kayaknya lebih siap lagi buat offroad. Dan ya memang mobil ini adalah mobil dia adalah tipe yang Rubicon. Jadi Anda bisa lihat dia sudah memakai ban matrain TA. Jadi ini ban yang sudah siap buat offroad yang lumayan ekstrem. Velegnya sendiri sama tetap 17 inci, bannya 25575 R17. Tapi desain velegnya ini berubah dibandingkan yang sebelum facelift. Kaki-kaki sama semua diferensial depan dan diferensial belakang juga dilengkapi dengan mekanisme pengunci. serta stabilizer itu juga bisa dinonaktifkan secara elektrik dari dalam kabin. Tidak ada perubahan di kaki-kaki. Ah, mesin tidak ada perubahan. Dan saya sebenarnya berharap ada ada sistem kayak suspensi ya di sini untuk menahan tapi tidak ada. Jadi ini masih manual. Mesinnya sama 2000 cc 4 silinder dengan turbo. Tenaganya juga sama 285 PS dengan torsi 400 Nm. Dan mesin ini menyalurkan tenaganya ke empat roda lewat transmisi otomatis 8 speed. Tidak ada perubahan sama sekali di drive train-nya. Mesinnya sama sampai kaki-kakinya itu juga masih sama dan teknologi offroad-nya juga masih sama. Tapi kita lihat sekarang ada perubahan lainnya. Tadinya ada antena di sebelah kanan sini, sekarang sudah ditiadakan antenanya. Antenanya dipindah ke kaca. Nah, ini ada antena di kiri, di kanan, dan di kiri. Sedangkan di tempat bekas antena ini diletakkan emblem trail rated 4x4. Satu lagi, kaca Glass. Saya enggak tahu ya, kalau kebalik juga kayaknya sih masih pecah ya. Tapi minimal ini lebih kuatlah mungkin menghadapi offroad yang mungkin kena batu atau apa dia lebih tahan gores dibandingkan sebelumnya. Serta anda bisa lihat ini sekarang sistem adasnya sudah semakin lengkap. Serta di depan ini juga sudah ada kamera untuk cheating untuk melihat ke depan. Kalau misalnya kita mau offroad yang berat di mana kita tidak bisa melihat dengan jelas TRK yang ada di depan kita. Tapi memang sayangnya untuk awal ini kemunculan kembali Jeep ini baru ada satu varian ya itu Jeep Wrangler yang lima pintu dengan varian Rubicon yang paling tinggi. Tapi varian sport, varian Sahara itu belum dimasukkan. Kemudian varian yang dua pintu itu juga menyusul dan juga dengar-dengar itu langsung yang e Rubicon serta juga nanti ada varian Jeep Gladiator yang mesinnya bukan lagi 3.600 cc Pentastar tapi sudah 2000 cc 4 silinder. Jadi sekarang ini masih satu-satunya pilihan ya ini yang varian li pintu dengan trim Rubicon. Sebenarnya kalau misalnya orang beli Jeep itu kan banyakan orang dimodifikasi dan kalau orang mau modifikasi ekstrem biasanya mereka akan beli yang varian lebih rendah seperti sport atau Sahara supaya lebih gampang buat diutak-atiknya enggak sayang gitu ya. Tapi kalau ini mungkin enggak bisa modifikasi terlalu berat. Bisa cuman ya sayang karena sebenarnya dalam kondisi standar mobil ini sudah punya capability offroad yang sangat baik. belakang juga tidak ada perubahan. Mekanisme pembukaannya yang iconic ini juga tetap dipertahankan. Kabinnya eh dibilang paling lega juga bukan yang paling lega, tapi minimal ini cukup untuk memuat barang-barang ketika Anda ingin beradventure ke hutan. Dan dia rollbar juga sudah hadir dalam kondisi standar. Bagian belakang tidak ada perubahan yang terlalu menyolok. Ah, duduk belakang jeep ini bukan tempat untuk bos. Kalau bos beli jeep biasanya bos nyetir di depan. Tapi ini cukup memadai ya. Walaupun kursinya pendek ya, tapi dia cukup menyanggap paha dengan baik. Kemudian ee joknya juga tinggi. Jadi Anda enggak gantung gitu ya pahanya. Ada space di bawah tempat duduk. Headro juga memadai. Dan leg room juga memadai. Dengan posisi berkendara saya. Saya tingginya 177 cm. Di sini ada sistem audio dan rollbar yang tadi saya bilang juga ada di samping sama seperti sebelumnya. Nah, sebenarnya ada option eh Sky One Touch. Jadi itu yang menggunakan rektop. Jadi kalau satu tombol itu bisa atap kanvasnya itu membuka bagian atas. Tapi option itu tidak dimasukkan ke Indonesia. Jadi ini masih eh option body biasa. Tapi panel-panelnya kalau Anda rajin dan Anda cukup punya waktu luang gitu dan Anda lagi gabut gitu ya, ini bisa dilepas semua ee dan akan menimbulkan profil kendaraan yang keren benar-benar seperti kendaraan adventure. Nah, di sini yang lumayan banyak perubahannya. Yang paling kentara kalau tadinya infotainment screen-nya itu kecil sekali walaupun ada Apple CarPlay-nya, sekarang sudah menjadi besar dan panjang. ini 12,3 inci. Kita akan e kontak dulu. Nah, ini jadi di sini sudah jauh lebih modern. Tampilannya juga terlihat mahal. Dan di sini juga ada offroad eh view-nya juga ada pitch, ada roll di sini. Dan ini juga cukup ini ya, cukup responsive-nya juga cukup baik. Nah, ini yang saya bilang ada forward facing camera dan ada rear view kamera. ini yang sangat berguna ketika kita offroad dan tidak bisa melihat dengan jelas ee jalan di depan. Nah, tapi karena sekarang menjadi lebih melebar infotainment systemnya, jadi ventilasi AC bulat yang ikonik di Jeep sejak zaman dulu itu terpaksa harus dikorbankan. Yang kiri dan kanan memang masih bulat, tapi yang tengah sekarang sudah menjadi ee pipih seperti ini. Pengontrol di tengah ini juga ada perbedaan, terutama di tempat AUX ya. Nah, di sini tombol ada tombol AUX 1 2 3 4. Yang sebelumnya ini tidak ada. Ini masih tertutup dan harus membeli option lagi untuk tombolnya. Nah, sebenarnya ini untuk apa sih? Jadi ini untuk stop kontak aksesoris. Kan pemilik Jeep banyak tuh ngasih aksesoris lampu. Mungkin ada ee lampu ee tembak, lampu sorot untuk di hutan. Nah, itu kalau kita tambah switch switch after market kan kelihatan jelek. Nah, ini udah disediakan switch. Ada empat switch yang bisa disambungkan ke aksesoris. Kemudian ciri khas Rubicon yaitu eh pengunci diferensial depan dan belakang ini tetap dipertahankan dan ada pelepas sway bar. Jadi yang seperti tadi saya bilang eh stabilizer itu bisa dilepas hubungannya untuk membuat artikulasi ban yang lebih baik dan ada mode offroad plus. Kemudian perubahan yang terjadi juga sekarang joknya sudah full elektrik untuk di bagian depan. Untuk yang di kiri juga sudah elektrik, jadi sudah lebih modern. Setir masih sama bentuknya, tapi kalau Anda lihat di setir sekarang, cruise controlnya sudah menggunakan adaptive cruise control. Nih di sini sistem eh radarnya. Jadi kabinnya lebih canggih, tapi masih ada hal-hal yang tidak melewati batas. Misalnya rem parkir ini masih menggunakan otot ya, manual. Kemudian transfer case juga tidak menggunakan sistem elektrik. Tapi ini masih manual. Jadi Anda tahu persis kapan ini udah engage, kapan belum gitu ya. ini lebih reliable dan ini lebih pure untuk offroad. Dan saya senang itu masih belum digantikan oleh Jeep karena Jeep bagaimanapun harus memiliki ciri khas ada nilai-nilai tradisionalnya. Tidak boleh Jeep itu terlalu modern. Tuas transmisi tetap sama seperti biasa dan Anda bisa melakukan perpindahan secara manual jika digeser ke kiri seperti ini. Instrumen masih dipertahankan jarum untuk speedometer dan takometernya. Dan di tengah ini ada mid sama seperti di tipe sebelumnya. Kemudian ada satu lagi yang tidak terlihat tapi mereka klaim mereka lakukan yaitu Jeep memperkuat struktur rollbarnya ini. Jadi ketika mobil terguling ini akan memberikan proteksi yang lebih baik dibandingkan sebelumnya. lebih berjiwa muda, lebih maco. Sekaligus ketika Anda berada di dalam juga Anda akan mendapatkan sejumlah fitur yang lebih canggih seperti fitur radar, electric seat, serta infotainment yang lebih modern dan lebih terkesan mahal. Tapi core dari mobil ini, penggeraknya, sistem all wheel drive-nya, sistem 4* 4-nya dan yang lain-lainnya itu masih dipertahankan. Mobil ini masih mempertahankan ciri khas Jeepnya. Mobil ini baru saja launching di Indonesia dan segera setelah ada unit tesnya, kami akan melakukan tes yang lebih lengkap lagi untuk memberitahukan ke Anda bagaimana impresinya, apa saja kelebihannya, apa saja kelemahannya, dan apakah selisih harga hampir Rp200 juta itu ee layak untuk disandangkan ke mobil ini. So, itulah first impression kami terhadap Jeep J facelift yang menandai kembalinya Jeep ke Indonesia di bawah naungan Indomobil. grup. Nantikan tes kami selanjutnya dengan mobil ini. Bye bye.
