
Jelang Tim Cook Lengser, Ada Perombakan Besar-besaran di Apple
Jakarta - Apple tengah bersiap menyambut era kepemimpinan baru. Seiring dengan mundurnya Tim Cook pada akhir tahun ini yang akan digantikan oleh John Ternus, raksasa teknologi asal Cupertino tersebut turut mengumumkan restrukturisasi internal yang cukup masif.Fokus perombakan kali ini terjadi di divisi perangkat keras. Johny Srouji kini resmi menjabat sebagai Chief Hardware Officer yang baru, sebuah posisi strategis yang meleburkan dan menggabungkan tim hardware engineering dan hardware technologies ke dalam satu garis komando. Pergeseran Posisi Kunci Hampir seketika setelah menduduki posisi barunya, Srouji langsung melakukan perombakan susunan pejabat teras di divisi keras. Beberapa perubahan penting yang terjadi di antaranya: Kate Bergeron: Ia menyerahkan manajemen desain produk utama kepada dua wakilnya. Bergeron kini beralih tugas untuk mengawasi keandalan produk, mengambil alih peran yang sebelumnya dipegang oleh Tom Marleb. Selain itu, ia tetap bertanggung jawab dalam mengawasi pengembangan material produk Apple. Tom Marleb: Ia dipromosikan untuk menggantikan posisi John Ternus sebelumnya, yakni sebagai Kepala Tim Rekayasa Perangkat Keras. Perluasan Tugas: Banyak anggota staf dan petinggi lainnya yang juga mendapati perluasan tanggung jawab seiring dengan perombakan struktur ini. Integrasi Tim Chip dan Produk Reorganisasi yang dipimpin oleh Srouji ini tentu memiliki tujuan yang jelas, yakni menciptakan integrasi yang lebih dalam antara tim pengembangan chip Apple Silicon dengan tim yang merancang masing-masing lini produk. Dengan meleburnya batasan antara divisi perancang chip dan divisi pengembangan produk fisik, Apple berharap dapat memangkas birokrasi, mempercepat proses pengembangan, serta mendorong inovasi dengan lebih efisien. Tuntutan untuk Bergerak Cepat Waktu yang akan membuktikan seberapa efektif struktur tim baru ini bekerja. Namun, satu hal yang pasti: Apple memang harus mengambil tindakan perombakan ini dari sekarang. Selama beberapa tahun terakhir, proses pengembangan produk di Apple kerap dinilai berjalan sangat lambat. Bahkan, ada beberapa produk yang sudah telanjur diumumkan ke publik secara luas namun akhirnya dibatalkan dan tidak pernah dirilis ke pasaran, salah satunya adalah alas pengisi daya nirkabel AirPower. Langkah restrukturisasi ini diharapkan menjadi angin segar bagi Apple untuk kembali berlari kencang menelurkan inovasi di bawah nakhoda barunya nanti, demikian dikutip detikINET dari GSM Arena, Jumat (22/5/2026). (asj/asj)
Video Lainnya
Mencari jam tangan pintar berkualitas di kisaran satu hingga dua juta rupiah sering kali membingungkan. Jagat Review membedah berbagai pilihan terbaik guna membantu...
Menemukan ponsel kelas atas impian dengan potongan harga drastis tentu memancing rasa penasaran sekaligus keraguan. Mengupas tuntas unit resmi dari program...
Buka Harga Gadget Makin Gak Masuk Akal?? 😭 BIT Podcast COME BACK! untuk mengupas tuntas alasan harga gawai dan laptop yang melambung drastis akibat krisis chip...
Peta persaingan wearable terjangkau pertengahan 2026 kian sengit. Tak sekadar pamer baterai awet, integrasi Health Connect kini jadi standar mutlak. Segera klik...
Di tengah lonjakan harga kebutuhan sehari-hari, menemukan perangkat pendukung produktivitas yang andal tanpa menguras kantong menjadi tantangan tersendiri bagi para...
Kabar mengejutkan datang dari jagat media teknologi tanah air seiring keputusan DKID Media untuk menyudahi KOTEK (Komedi Teknologi) tepat di episode kesepuluhnya....

















