JEPANG vs INDIA UNGGUL MANA..??? KOMPARASI HONDA CUV e: vs TVS IQUBE S | Otomotif TV (YouTube Video)
Selamat siang teman-teman TV. Apa kabar seman bahagia selalu saat tonton video ini. Amin. Kali ini kita mau melakukan komparasi yang berbeda. Ini sejarah loh. Untuk pertama kalinya di Otomotif TV tuh ada komparasi motor listrik teman-teman. Y karena ada Honda CUV kebetulan dan ada TVS IC. Iya. Ini motor operasional sebenarnya. langsung karena memang masih kita pakai terus ya Bu dari sejak test red dan harganya kalau harganya sebenarnya mirip-mirip nih sama-sama Rp50 jutaan mahal ya ini jadi kalau Ib ini Rp52,9 juta untuk Jakarta dan kalau SUV ini, ini yang versi termahal nih yang road sing duo 59,65 juta. Gila ya 59 ya. Tapi ketemunya sebenarnya miripnya sama yang yang standar ya, standar yang 4 jutaan itu lebih secara spesifikasi kalau dilawanin si Tifes I Cube. Dan sebenarnya di video ini kita juga mau lihat teman-teman mengasih lihat bahwa sebenarnya motor itu enggak cuma Cina. Kita kan sekarang apa-apa kalau mau tutup ke Cina. Cina Cina terus kan mobil. Iya mobil apalagi kan. Padahal sebenarnya ini India Jepang. Jadi kita sama-sama mau lihat juga standarnya Jepang sama India tu kayak apa sih dalam bikin motorisik? Betul. Sebenarnya kalau secara build quality, secara impresi di bawa enggak ada masalah ya. Udah oke banget ya. Udah enak. Iya. Satu-satunya yang mereka belum bisa bikin adalah murah. Nah, itu dia kayaknya ngelawan Cina soal harga susah tu. Gila. Tapi kayak si siapa namanya? Jiho. Heeh. Yang enak pun harganya mahal loh. Regupo ya B. Benar. Sebenarnya Cina kalau yang gr-gret bagus juga mahal. Mahal juga. Iya. Iya. Iya. Mungkin jangan-jangan Jepang sama India ini gengsi kalau bikin model-model produk-produk yang dimurah-murahin itu takutnya jangka panjangnya. Biasanya yang murah-murah itu paling gampang ya besi-besinya itu cepat karaten. Kita lihat sendiri lah di jalan-jalan yang murah-murah itu pasti sudah mulai pada kelihatan karet-karetnya parah gitu. Sudah reat lah ya. Beda suspensi apa segala macam juga enggak enak. Heeh. Baterai juga baru setahun 2 tahun sudah pada ng-drop gitu kan ya. Iya ya. Regupo masih kayaknya masih berlaku ya prinsip itu ya. Oke deh sekarang kita akan langsung ngomongin dua motor ini. Tapi emang fokusnya sebenarnya kita mau ngomongin si suve sih. Cuma biar enggak bosen ya ditaruh se kebayanglah gimana perbedaannya dengan harga yang mirip lah ya. Penasaran kan? Tonton terus videonya. [Musik] Yang pertama kita ngomongin performa dulu kali ya. Nara berhubungan dengan listrik-listrik lah gitu. Perform sama baterai deh. He. Nah, kalau secara spesifikasi teman-teman, dua motor ini sebenarnya enggak equal ya motornya. Beda. Karena yang SUV ini pakai side drive. Heeh. Sementara I cube pakai drive eh mid drive hard drive langsung di tromolnya. Dan tenaganya juga beda nih. SUV lebih gede ini 8 HP tapi kalau IG hanya 6,2 HP. Jadi ada beda 1,8 HP. Ya, itu picknya ya. Piknya betul lumayan. Nah, makanya itu berhubungan juga dengan aserasinya, top speed-nya itu bedanya lumayan ya, Bu. Iya. Tadi kita sempat nyobain akselerasi kan langsung ditinggal jauh banget sih equip-nya. Jauh banget asli ya kan speknya beda jauh sih ini. Ini kalau motor mungkin 110 125 nih kayaknya. Iya atau 1250 gitu ya. Jauh banget gitu kan. Jadi buat gambaran aja ya. Ini teman-teman bisa lihat data asasinya ya di bawah sini itu 0 sampai 80 km/h itu bedanya hampir 5 detik. Gokil ya. Jauh jauh banget. Jauh. Terutama kalau e SUV ini pakai riding mode yang sport ini emang responsif banget Bu enak banget si enteng banget ngajir banget benar-benar bus jadi di SUV ini ada tiga ring teman-teman yang sepatunya paling enak normal yang standar ya standar tuh yang normal lah ya yang ya buat harian sih enak sih cukup satu lagi yang ekon ekonomik yang ini Bu apa ee menguji tingkat kesabaran karena dijek bentuk itu lemut banget parah sih itu lemut lebih lemut dari ekon nya iyaq kalau cuma ada dua cuma ada echo sama ada power nah ekonya buat enak teman-teman cukup lah ya respon di awalnya tuh enggak terlalu yang lembut-lembut banget tapi tos speednya cuma dibatasin sampai di 50 km/ 55 km/h ya kalau yang powernya responnya lebih enak ya lebih menarik heeh to speednya bisa sampai 89 90 km/ jam iya betul nah kalau di SUV ini agak unik nih Bu yang dibedakan itu lebih ke responnya aja tapi top speed itu enggak beda jauh sama-sama M. Jadi walaupun pakai ni ya walaupun lemot banget tapi kalau kita berjuek terus tuh lama-lama tetap bisa hampir 90-an. Iya gokil ya. Iya diedanya di situ. Heeh. Ya. Lama banget ya kalau pakai Eko mau motosoot lama banget. Aduh itu benar-benar nguji kesabaran asli. Jadi kemarin waktu ngetes range itu full selama seharian full pakai air waduh kayak enggak nyampai-nyampe lama banget. berasa jompo. Iya, rasa ini motor. Aduh, tapi setelah hari berikutnya ganti STD standar itu baru Oh, enak nih. Terus hari ini pakai spot. Oh, jos yoi. Tapi itu berhubungan juga dengan range jarak tempuh ya, Bro. Nah, itu dia kalau jarak tempuh cube masih lebih oke. Iya, karena baterainya lebih gede totalnya ya. He 3,04 kWh. Sementara kalau SUV ini hanya 2,9 hampir 3 kWh lah. Iya. Makanya jarak tembuh lebih jauh dari berapa kok? 100 lebih kok. 100 lebih ya. Ya. Kalau pakai eco terus bisa 100 lebih padahal klaimnya cuma 100. Oh iya waktu test rate saya makai itu bisa 103 104 karena ini po satu lagi apa dia ada regena brand. Oh iya iya betul betul betul bisa nambah tuh. Heeh. Dia kalau lagi turunan, lagi diselerasi, tutup gas, dia otomatis akan ngecas, Teman-teman. Ngecas ke baterainya. Dikit-dikit tapi nambahin lah, ya. Lumayan terasa ada nahan. Jadi enggak cuma tergantung pada rem ya. He. Jadi kayak ada engine braknya dikit. Iya. Beda dengan CV enggak ada regenerative brake. Jadi ngoyor banget dan baterainya enggak bisa keisi walaupun sedikit enggak ada sama sekali. Iya. Terus kalau renang-nya kalau pakai yang Echo tadi bisa 100 lebih kan 100 lebih dikit ya 100 km. Kalau pakai yang power cuma sekitar ya 70 80-an lah. Ee ya kemarin waktu es sekitar dapat 7778 lah. Tapi itu sudah lumayan oke loh. Iya loh untuk performa yang seelek itu ya. Iya benar-benar bisa selap-selip bisa ngikutin inilah ngikutin ya kayak naik motor umumnya lah alur orang-orang naik motor. Heehen. Benarbenar. Nah, sebenarnya kalau SUV ini, he range-nya emang harus mengakui ICBE lebih jauh sih. Ini kemarin pakai Eirikon nih. Ekon778 lah. Yang mendekati klaimnya Hyundai yang bisa 80,4 katanya. Jadi kalau mungkin kalau bawanya lebih kalem, full pakai aircon lebih sabar lagi mungkin bisa 80 tuh. Nah, kalau pakai yang standar aduh paling 70-an. Kalau pakai yang spot lebih rendah lagi. Aduh ampun ampun. Un. Dan ini Bu ee range-nya yang ditampilin di SUV ini enggak kayak IQ Cube. Oh, kalau ICBE top, Teman-teman. Jadi di layar itu ya misalnya ee bot tinggal 15% resnya masih bisa 18 kilo. Benar-benar 18 kilo. Asli sesuai. Iya, sesuai banget yang naik tuh. Enggak deg-degan ya. Betul. Kalau di SUV ya ampun kemarin kan ceritanya ke IMS tuh pas nyampai oh baterai masih di atas 50% race masih 40-an. W masih PD sampai rumah. Pas pulang di perjalanan itu turunnya cepat banget dan nyampai rumah yang seharusnya lebih masih ada sisa tinggal 1% range-nya udah nol. Jadi yang tadinya katanya 45 cuma dapat 30-an. Nah tuh. Ya itu ini penyakit banyak penyakit banyak motor-motor listrik enggak semua motor itu punya range yang benar-benar akurat su deg-degan jadinya. Tapi kalau pakai IQ pasai aduh itu benar-benar wah angkanya sesuat enak banget ya. PD banget p kalau pakai si mantap. Benaren. Sama satu lagi yang parah dari SUV adalah dia itu kan baterainya kecil. Oh iya. Tapi ukurannya gede temen. Betul ada dua gede banget. Heeh. Dan itu memenuhi seluruh ruangan bagasi. Iya. Jadi di bawah jok itu sih ada baterai tok enggak ada penyimpanan yang lain. Sedikit pok buat naruh jas hujan. Tapi jasujannya harus yang ini yang ringkes yang Indomaret 5.000-an. Enggak sih? Ada masih jal cuma harus benar-benar ringkes banget gitu. Eh, Pak. Kalau ngomongin baterai tadi soal pengecasan juga CUV ini aduh bikin pusing asli. Karena pertama ngecasnya harus pakai charging doc. Iya. Itu harus beli terpisah R jutaan sendiri. Terus baterainya harus diangkat kan angkat. Terus satu baterai hampir 6 jam. Aduh. Dua baterai 12 jam. Aduh gila. 12 jam kemarin, Po. Heh. Eh, karena demi ini komparasi ini demi tes hari ini kan nyampai rumah sudah malam tuh habis dari MS tengah malam harus pasang alarm dong buat buat nuker ngincas baterainya karena cingnya cuma satu jadi dihitung 6 jam berarti jam segini nyalain alarm bangun pindahin ngecas kalau gampang ya simpel ya tinggal colok aja udah iya sekitar 4 sampai 5 jam tapi kalau misalnya dari 20-an ya kan biasanya kan kalau pakai motor ini motor listrik ya kalau Iya. Diis biar engak cepat rusak kanak cepat rusak selsnya 20% sampai 100% palis 4 jam. Iya iya i iya cepat banget. Dan udah gitu dia ada cut off-nya di chargernya jadi enggak perlu harus nyabut gitu loh. Iya iya iya. Cuma kalau dari nol kan waktu itu waktu ngetes pernah benar-benar dari nol ya. Nol sampai full itu sampai 6 jam sih. Iya tapi kan gede simpel enggak perlu ngangkat-ngangkat. Betul langsung. Eh, cuma sayangnya emang kalau di ekip ini enggak bisa dilepas baterainya, Teman-teman. Jadi, kalau ngcas harus benar-benar ngcas di motornya. Iya. Jadi, harus dekat dengan colokan ya. Iya. Misalnya di rumah harus ada colokan di luar atau di garasi gitu loh. Masih lebih simpel, P. Tinggal narik roll kabel kan. Kalau ini harus ngangkat-ngangkat ya. Terus kalau pergi-pergi enggak usah charg banget di bawah situ. Jadi, deck bawa charger seperti gitu. Mungkin nextnya kalau tempat swap baterainya udah banyak di semua ada mungkin ya bisa simpel lah tinggal tukar pakai aplikasi cuma ada minisnya sebenarnya kan kalau kayak gitu tuh harga ee ininya pengeluarannya itu lebih mahal kan karena mereka jualan listrik kan betul betul betul sama satu lagi takutnya dapat baterai yang iya baterai yang udah jelek jelek kayak kasus-kasus di yang abang-abang ojol itu ya yang model swap betul full nih bnya full diambil pasang ya cuma mentoknya cuma Cuma 80% cuma 70% gitu kan sedih pakainya pada itu sering banget di geber diabisin jadi rusak selnya. Iya iya iya iya gitu teman-teman kalau performa ya performa sama konsumsi baterainya. Iya iya kalau performa okelahve top. Tapi kalau range jarak tempuh di e cube. Oke sekarang kita langsung teman-teman ngomongin reading position dan impresi berkendara kenyamanan ya. Nah itu juga beda banget. Beda banget teman-teman kalau mau yang nyam yang benar-benar lembut banget. Wah, ini si India ini. Oke, nih India ini. Wah, suspensinya mantap. Empuk. Joknya empuk banget. Oh, iya mantap. Posisi duduknya juga lebih santai. He. Wah, s enak sih ini buat jalan juga enak ya. Cuma memang saking empuknya kayak pakai ban kempes terus. Iya. Agak ngut-ngelut gitu ya. Iya, setuju. Nah, kalau di SUV ini kayak naik Vario gampangnya mirip banget. Enggak sih, malah lebih lebih sport daripada kerasnya. Iya, Bu. Karena joknya ini kayak PCX ya. Aduh. Eh, mending an masih mending peceekan. Cek 150 dulu. Ini keras banget, Teman-teman. Beneran deh. Jadi ee kerasa sengsaranya sebenarnya kerasa enggak enak itu kalau ketemu polisi tidur atau lubang bek gitu. Ini di pinggang tuh kerasa banget. Jadi kalau habis naik cube pindah ke sini langsung kerasa amat. Ini mungkin kan global model ya dan pasar utamanya itu di Eropa. Eropa jalanan mulus. Indonesia aduh di sana jarang polisi tidur, enggak ada lubang. Kalau di sini aduh ampun. Tadi pas muter-muter di basis si oke. Heeh. Tapi ke Papulang. Iya. Ke Ciputat begitu Tangerang Negeri ya, bukan Tangerang swasta. Benar benar benar benar benar benar. Aduh. Cuma buat nung enak ya. Enak. Lebih anteng stabil lincah banget. Benar. Enak banget. Jadi kalau buat wah ngebut-ngebut lebih anteng. Jadi pas sama tadi ada yang mod yang sportnya. Oh iya itu cocok banget asli. Terus remnya juga enak teman-teman. Heeh. M bisa aja sih ya? Biasa aja tapi empuk enak gitu dan CBS. Eh, sama-sama CBS loh. Ini CBS walaupun beda istilah ya. Kalau di TVES itu namanya synchronized break technology SBT biar agak beda yoi. Biar enggak dasi BS. Iya. Sama aja. Remnya sama-sama. Yang depan disbrk, yang belakang tromol. Heeh. Tromol. Motor Rp jutaan hampir 60 kok masih tromol ya, Bu? Iya ya. Gimana ya? kalah sama yang motor-motor listrik yang Alfa, maka apa semua Adora cakram kan? Heeh. Ya dia juga yang baru semua cakram semua belakangnya. Aduh gitu teman-teman. Oke. Apalagi an? Terus fitur Po. Oke. Fitur akomodasi jelas dong. Cup lah. Gede banget bagasinya. Iya mantap nih. Salah satu motor listrik yang punya bagasi gede banget ya. Iya. Jadi dia tuh pintar ngumpetin baterainya. Baterainya itu taruh di bawah sini teman. Di pinggir ya. Jadi kalau yang gen sebelumnya ada tiga baterai. Jadi kanan kiri sama diakan kaki. Kalau ini enggak cuma dua aja. Jadi di kanan kiri sini aja nih posisinya di sini. Heeh. Nah terus akhirnya bagasinya bisa dibikin gede luas. Jadi masih bisa nyimpan macam-macam bawa chargernya bisa bisa jas hujan jaket apa masuk semua, Teman-teman. Termasuk gede banget. Kalau SUV kan tadi seperti kita siung di awal tadi habis sudah buat baterai. Habis buat tempat baterai. Aduh sisa buat tempat cuma tinggal deck sama ini ada laci bisa muat botol minum. Nah ini bisa berbangka nih. He Cube enggak punya tempat botol minum padahal di depan ini legau banget loh. Ini juga sempat gemes juga sih. Iya gemes banget. Kenapa enggak sekalian gitu ya mungkin buat next sesi nanti di depan dikasih cuma plusnya dia dikasih dua gantungan barang depan sama belakang. Terus sini satu aja belakang. Oh iya sampai ini kok kalau masih ngomongin fitur suve harus lebih bangga karena lebih aman. Dia sudah pakai smart key system, ada alarm ya kan. Kalau di masih colok-colok ya kan colok-colok biasa kunci biasa tapi keren kuncinya loh. Ini kuncinya cakep teman-teman. Oh iya dan itu ada senternya ini kalian enggak tahu kan kira kotakan apa gitu kan tiba-tiba cut kan senternya. Iya ini nyal gini tuh pencetin entar. Nah tuh ini kalau mau nyolokin di tempat gelap kelihatan tuh lubangnya. Kocak ya. Gak kepikiran gak kepikiran bikin seterak aja ada-ada aja. Terus ini, Bu. Heeh. Speedo, Bu. Nah, iya. Ini sebenarnya sama-sama canggih. Heeh. Keren sih ini. Ini udah udah melebihi ekspektasi motor zaman sekarang gitu kan. Betul. Tapi yang CUV lebih canggih lagi. Keren banget. Karena satunya yang utama adalah dia kan road Sindo yang ini ya mahal ya itu kayak map-nya itu sudah full map ya enggak cuma Turn Brighton. Iya. Kalau di ECBE dia T Brighton Teman-teman. Jadi bisa dikonekin pakai Google Map tapi kanan kiri kanan kiri doang pakai panah gitu ya. Oh, ini benar-benar kayak di HP itu tampil map-nya mantap banget dengan software yang beda. Dia bukan pakai Google Map, pakai software rekannya si Honda sendiri gitu. Nah, kalau ngomongin seedonya SUV ini aduh ini kayak ditempelin tablet gegedean di setang tapi kerenlah tapi dia apa belnya itu terlalu tebal. Iya, benarbenar karena layarnya sebenarnya enggak setebal beselnya. Iya. Kelebihan kebanyakan kalau di pas kan ya lebih pasnya pas floating modelnya kayak mobil masa kini keren kayak ngambang ya cakep cakep cakep kemudian apa lagian lampu lampu he lampu sama-sama LED Heeh cuma sama-sama redup untuk lampu dekat ya iya sama-sama redup yang enak banget ya padal udah LED bawa bater seg gede gaban gitu gede banget tipis-tipis mungkin kalau buatnya digedein makin menguras arus nanti range-nya makin pendek ini bukannya pakai aki tambahan Ada aki kecil sih, cuma kan sumbernya dari aki gedenya diambilinnya gitu. Tapi kalau untuk lampu jauhnya pas dinyalain ya nambah di atasnya sedikit lumayan lebih terang dikit sih gitu. Terus apa lagi ya? Hmm. Sama ada tapi lebih gampang pakai di TPS TPS lebih gampang emang gitu. Terus paling bu quality. Ah bu quality gimana? Sama-sama oke sih. Lumayan ya body-bodinya bagus. Walaupun kalau TVS itu lebih tebal banget bodunya. Tebal. Heeh. Ya kan solid banget. Betul. Betul. Kalau di Honda sedikit lebih tipis kerasa banget loh pas diketok. Tapi ini an kayak sambung-sambungan bodinya apa semua rapi an rapi banget ini. Iya. Jadi ini kayaknya memang global model kali ya. Jadi standarnya masih pakai standar internasional. Internasional walaupun enggak tahu nih yang ekspor dari Indonesia apa bukan ya. Enggak tahu deh. Belum tahu ya. Tapi bagus banget sih ini detail-detailnya bagus banget sih. Sama ini untuk warna yang ini. Ini kan warna mutiara ya. Iya. Putih mutiara cakep ya. Tapi dove dan gampang kotor. Iya, gampang kotor. Jadinya ini nih contohnya nih, Bo. Yang bagian bukaan laci ini baru berapa hari ini kena tangan aja sudah ngecap. Iya. Ini mirip kayak Vario kan dulu ada Vario 160 yang warna putih dove kan sama kayak gini juga. Heeh. Gampang banget kotor. Tapi keren sih emang bagus. Emangnya bagus itu sih kalau boot quality sama-sama oke teman-teman. Sama-sama bagus ya. Jadi memang kayaknya mereka ini berdua harganya mahal itu karena tadi itu standarnya ya. Dia enggak mau nurunin standar biar harganya bisa lebih murah. Atauun kayak baterai juga ngaruh kali ya. Bacanya mungkin lebih bagus kan. Kalau si Honda kan vendornya LG ya. LG India kan TVS juga LG kan. Oh iya TV sama LG juga ya. Oh iya juga sama-sama India-India juga ini benar kalau udah yang bagus gitu ya gitulah bikin mahal ya. Mudah-mudahan nanti harga baterainya makin lama makin murah makin murah makin murah. Jadi motor-motor stik yang bagus-bagus kayak gini harganya juga makin terjangkau gitu sih. Sebenarnya kalau kayak si EQP ini kita pakai harian ya an ya. Heeh. Dan enak banget sih hampir enggak ada komplain kita makanya tuh kayaknya udah ada 4.000-an kilo eh lebih udah 5.000an hampir 6 hampir 6.000 K ini dari pertama kali apa? Dari pertama kali datang jadi operasional sekarang. Mantap. Terima kasih. Iya. Ya teman-teman kira-kira itu ya kita membandingkan, bukan membandingkan sih tapi kita kayak ngasih lihat lah ya bahwa sebenarnya motorsik itu enggak cuma Cina doang. Jepang ada si India juga ternyata banyak juga dan salah satunya di fest juga enak banget teman-teman gitu. Ya wis sampai jumpa di video berikutnya. Jangan lupa tonton otomotif TV, nyalakan tombol notifikasi, like, subscribe juga Instagram Otomotif TV. Jangan lupa follow juga kami_i mas. Sampai jumpa di video berikutnya. Так.
