JETOUR T2 Dengan Harga Mengagetkan (YouTube Video)
Halo YouTube, selamat datang di channel Motomobi. Ini adalah Jetour T2. Sudah lama kami lihat di negara lain dan akhirnya masuk Indonesia. Dan ini sangat mengejutkan sekali karena masuk Indonesia dengan harga Rp568 juta, tapi hanya untuk 500 unit pertama saja. Kalau Anda lagi nyari SUV yang bisa offroad, yang gagah perkasa, mendingan beli. Aduh, harganya luar biasa. Murah sekali. kemurahan karena memang beneran ini adalah mobil all wheel drive dan harusnya beneran bisa offroad juga. Kami belum coba offroad ya, baru ketemu langsung nih sekarang baru nyobain dan harusnya ini bisa offroad karena gagahnya itu gagah beneran. Bodinya ini 80% baja kokoh, kuat ya. Jadi katanya atapnya ini bisa dikasih tekanan sampai 147 kN ya. Jadi dalam sini kebalik-balik kayaknya sih aman. Terus ee kalau ngelihat begini, hmm ini mobil leather frame ya? Enggak, ini adalah mobil monokok. Monokok. Makanya dia bisa bikin sasisnya kokoh atasnya ya. Sasis kokoh juga memper e lebih bisa lebih rigid lagi. Cuma memang kalau offroader itu ee lebih senang leather frame karena artikulasi yang lebih baik. Kami enggak yakin artikulasinya bisa lebih baik daripada yang leathered frame. Cuma y kita enggak banyak pai tuh artikulasi begitu-gitu. Kalau offroad-ofad paling ke mana sih? Ya, ini aja cukup. Lihat nih bentuknya ini kayak ngambil dari mobil SUV. SUV keren dari seluruh dunia gitu. Tapi dikombinasi ini bagus ya. Lampunya, grillnya. Grillnya ada tulisan J tour besar di depan ya. Bangga sekali gitu maka J Tour gitu. Nyala pula nih ikut DRL. Tuh lampunya namanya Matrix Auto Headlight. Tuh dia ada empat LED, 4 ee DRL. Tapi ini nih, ini yang menarik ini nih. Ini kan buat towing nih, buat narik, buat ditarik nih ya. Tapi ini bohongan. Ini bohongan. Ini plastik. Bumper plastik plastik plastik plastik. Emang ini berbentuk gagah. Yes, ini berbentuk gagah tapi ee itu aja yang kita butuhkan. bentuk gagah yang penting all wheel drive ini mobil kita buka ke mesin ya buka ke mesinnya tarik dua kali kayak mobil premium mesinnya juga agak aneh biasanya kan mobil all wheel drive atau e 4x4 gitu ngadapnya kan begini nih ini ngadapnya begini ya transversal bukan longitudinal jadi ini kayak all wheel drive tuh kayak mobil apa ya ee jaria tuh gini nih alp alpard ya kalau yang all wheel drive ada juga gini ya ee mesinnya tuh 2000 cc turbo, bukan hybrid, 2000 cc turbo biasa. Tenaganya lumayan sebenarnya 245 PS sama torsi maksimal 370 Nm. Nyalurkan tenaganya ke empat roda. Ya, ini mereka nyebutnya dengan X wheel drive eh melalui transmisi 7 speed dual clutch atau DCT. Ya, torsinya bukan 370, 375 Nm. He. Dan itu sistem drive train-nya tuh ada Bork Wner. Wah, keren banget. Pakai branded branded. Yang ini juga pakai branded nih. Ini ada radar. Radarnya ini Bosh, generasi kelima. Radarnya itu ada kamera BOS juga generasi ketiga. E, bermerek semua mobil ini. Jadi ee ini juga bisa pajangan juga. Ini pajangan. Ini enggak pajangan ya? Enggak pajangan. Ini pajangan juga. Ini kayak ini ee Land Rover. Land Rover nih ya. Dar sini ini ada roof rail. Beneran kali ya bisa diikat sesuatu ya. Hm. Nah, kalau kita lihat ke belakang lampunya juga mengingatkan kita bentuknya ya. Kan suatu mobil dalamnya bagus sih lampunya ini. Cuma ini agak menyebalkan. Ini engsel bentuknya doang engsel ya. Ini engsel-engselan. Jadi kelihatan ada engselnya keker gitu dari luar. Enggak apa-apa yang penting kita perlu bentuk kekernya. Wah, cover ban serep kotak. Kan biasanya cover ban serap kotak itu isinya kan bisa naruh barang. Kalau enggak ini enggak. Ini isinya beneran ban serap. Ban serap space saver yang kecil. Bukanya tuh dicongkel begitu. Ada kameranya juga di sini. Ee mendingan turuh banap mendingan kotak gini apa bulat? Kalau Anda belakang tuh ini kamera. Oh ini mungkin kalau pakai kamera yang di spion tengah ini kamera nih. Iya enggak? Iya. Heeh. Terus oh ini nyala nih bagian ini f lamp ini. Fog lamp belakang. Iya lamp belakang. Buka pintu bagasinya bukan ditarik bukan diap-apain, tapi dipencet tombol kayak gini nih. Ada prosesnya. Ada prosesnya. Ada prosesnya. Ya. Terus ini bisa di-lock juga nih. Bisa di-lock. Jadi kalau lagi ee miring apa segala dia akan nahan. Kita bisa nahan lock ini. Ada cup holdernya di sini. Keren enggak ya? Terus ada gantungannya juga di sini. Buat apa cup hold holder di belakang sini? Jadi kalau kita kan biasa suka nongkrong nih an tongkrongan nih. Saya naruh teh botol. T botol ya? Heeh. Americano lah. Ice Americano. Udah enggak zaman teh botol. Zaman dulu teh T botol. Ini ada segitiga pengaman dalamnya. Ini buat naruh-naruh sesuatu juga bisa. Benar-benar buat tongkrongan belakang sini. Ah, tadi ada orang di sini hilang tiba-tiba orangnya. Ada ubun-ubun itu. Ada ubun-ubatan. Ini bagasinya. Stick golf kayaknya enggak muat tapi ya bisa ngelipat sana atau gantung dikit stik golf-nya. Ini sebelah kiri bisa buat jepit sesuatu lagi. Ada 12 volt power outlet. Ini ada kantong-kantong, speaker di belakang. Eh, ini colokan apa ini? Bukan colokan nih, gantungan ini. Iya, buat ikat-ikatan. Ini juga pada jepit-jepitan. Di bawah tuh masih ada tempat lagi ya. N kalau dilipat dia bisa rasa rata lantai mestinya. Nutupnya keren nih. Lihat nih. Self closing. Closing. Ah, satisfying. Self closing. Ini tutup tangkinya model dipencet. Ukurannya seberapa besar sih ini mobil? Kalau kita ukur panjangnya itu kalau kita ukur 4.785 mm. Wheel base-nya kalau kita ukur, wah, bulat nih. 2800 mm bulat. Eh, jadi mobil ini bukan mobil yang kecil, sedang pas lah. Ini harusnya masih tidak intimidating kalau dipakai dalam kotak. Tapi gagahnya dapat, gedenya dapat. Nah, ini velegnya dapat 19 inch. Lebar bannya 255, tebal 60 pakai ban AT GT 4* 4. Ini bagus deh ya. Ini tuh bagus, keren, gagah gitu loh. Ya, speaker Sony empuk, enggak ada yang keras belakang, tapi ini empuk lapis kulit. Bagus. Walau bukain Nah, ini ada panoramnya. Jadi, D tuh lah. Terang kan jadinya kan? Tuh, eh bisa lagi. Tenang, bisa sampai belakang. Tenang. Duh, gede juga ya. Gede banget ini. Dan bisa dibuka ini buat kampanye. Bisa tilting juga nih. Tuh. Gede banget bukaannya ini kalau kita kampanye puas ini. Puas menang sih ini kampany pakai ini menang ya. Oh oke. Ini belakang porsi nyiter kami. Jarak dengkul dengan jok depan hampir sejengkal lega. Kakinya masih bisa masuk. Ya, ini enggak ada baterai di bawahnya karena bukan mobil listrik. Tapi ini rata lantai. Kok bisa sih all wheel drive rata lantai? Karena suspensi belakangnya ini juga independen ya, jadi enggak ada main-mainnya. Itu kopel ada ke belakang cuma enggak perlu space banyak begitu konsepnya. Duduknya nyaman, joknya empuk ya, ada amres-nya dengan dua buah cup holder. Duduknya sih enak, nyaman-nyaman aja. Enggak terlalu tegak, enggak terlalu tidur. Jadi pas aja sih ini jarak jauh sih masih oke. Ini tidurannya juga masih oke. Heeh. Ada ventilasi AC dari blower depan. Dua colokan USB, USB A sama USB C. Di bawah ada tempat naruh-naruh lagi. Bisa buat naruh handphone. Ini ada kantong dan ada kantong kecil-kecil buat naruh handphone kita. Kalau kedalaman naruhnya. Kalau handphone-nya kecil bisa ketinggalan dalam sini. Hm. Seat belt juga ada, seat belt tengah juga. Head rest tengah juga ada. Nah, ini belakangnya sih oke nih lega. Jadi kalau misalnya jenderal-jenderal gitu pakai ini tuh bisa nih di belakang gitu. Tapi janda-jandel duduk depan biasanya kan. H. Heeh. Tapi belakangnya oke. Belakangnya cukup sekali. Duduk tengahnya juga masih empuk juga. Tapi enak nih. Rata ini. Rata tuh membantu sekali. Ada Twitter-nya lagi nih. Beneran ada Twitternya enggak ya? Ada. Ada Twitter beneran Sony. Sony audionya. Kita ke depan. Dalamnya bagus tapi tipikal mobil Cina. Ini layar tengah besar. Kemudian layar instrumen customer dengan layar yang lebih kecil. Meja dashboard-nya empuk-empuk, enak. Ada jahit-jahitan seperti asli ya. Nah, layar 15,6 inch besar sekali. Ada tombol-tombol fisik, shifternya maco. Nih kita ke layar dulu. Nah, ini tipikal juga nih. Banyak sekali mobil dengan format layout seperti ini. Ada home buttonnya di sini, pinggir-pinggir di bawah ini adalah suhu ya. Ada pendingin jok kanan dan kiri. Ventilasi jok. Nah, ini ada shortcutshortcut juga nih. Menunya ada apa aja? Bisa wireless Apple CarPlay. Apple CarPlay-nya pasti gede. Ee volume sayangnya dengan tombol segini banyak, tombol fisik segini banyak, volumenya tetap lewat layar begini. Oke. Emm, tapi di setir juga bisa. Ada volume juga di setir vehicle. Ini setting-settingan seperti biasa ya. Format-formatnya mirip-mirip, tapi format mirip-mirip ini bagus. Jadi orang enggak banyak nyari-nyari ya. Headlamp leveling-nya ada. Ini safety-nya. Wah, ini ada adas kan. Jadi fitur safety-nya jadi banyak. Terus ini instrumen clusternya bisa klasik juga modelnya. Nih nih. Iya. Tuh pakai ngegas dulu lagi. Audya Sony pasti lumayan display ya. Ginilah. Mana mode offroad-nya? Kalau gitu kita coba putar-putar ini dulu. Ini adalah driving mode-nya. Driving mod-nya tuh ada banyak. Tadi kita pakai sport. Nah, ini ada echo, normal, sport, snow. Ya, enggak ada di Indonesia. Mud ada di Indonesia. Sandit di Indonesia dan rock. Rock rolling ada di Indonesia. Terus kembali ke Echo lagi. Nah, ini keren ya. Tuh kalau kita pencet tombol itu masuk ke Xmoote. Ini dia akan otomatis menentukan kebutuhan kita seperti apa. Oke. Nah, ini tombol-tombol fisik di bawah ni untuk pengetar pengaturan AC-nya di bawah langsung ventilasi AC. Jadi dapat dipastikan kalau kita mau ngoperaskan ini tangan kita kena AC. Ini ada dua pegangan kokoh banget ya. Jadi pas overroad bisa buat numpang ya. Ada wireless charging-nya. Ini apa tanpa kabel? Oh, ini nyala tuh. Pincar tiba-tiba. Hm. Shifternya keren sekali. Ini ada logo JT-nya, Jur-nya biasa D R N itu setengah. Terus kalau kita di D kita ges enggak digeser. Nah, kita ke belakang lagi. Ini manual mode. Manual mode ada pedle shift-nya. Kembali ke P lagi kita pencet. Ini ada E cruise control buat offroad nih sepertinya. Dan ini untuk matiin stability control. Ada auto hold-nya. Dan ada hidupin kamera 540-nya. Kenapa dia sebutnya 540? Karena dia bisa mode transparan begini. Transparan adalah rekaman dari perjalanan kita sebelumnya sebenarnya. Tapi lucu kalau ada. Memang itu lucu kalau ada. Setirnya ini unik dia flat top dan flat bottom. Jempol kanan untuk urusan audio, jempol kiri untuk urusan mid di sini dan adaptive cruise control-nya. Se-nya ada di kiri ya. Berikut lampu-lampu segala macam pengaturan ada di kiri. Headlamp-nya tuh ada auto, ada foglamp depan dan belakang. Oke. Nah, ini. Nah, makanya tadi kita nyalain lampu. Sekarang begitu kita di auto dia matiin lampu jadi putih nih. Karena untuk urusan wiper, wipernya juga untuk ngatur wiper belakang dan auto wiper ya. Start stop engine button ada di sini. Ngatur spionnya di mana? Di layar. Oke, karena di sini enggak ada pengaturan spion, tapi jendela auto up and down keempat jendelanya. Lock unlocknya di sini. Eh, untuk ngatur spion seperti biasa kita geser ke bawah. Hmm, di mana ya? Rearview mirrors kita pencet ada fault, ada expand. Ini untuk ngelipat ya kan. Nah, ini kayaknya belum dimasukin di menu luar sini. Adanya di dalam vehicle dulu terus emm mirror. Ah, nih rear viiew mirror adjustment. Nah, baru kita bisa ngatur tu pakai setir. Jempol kanan untuk spion kanan, jempol kiri untuk spion kiri, gitu. Nah, kenapa sih tren itu diadakan? Spion tengah ini ada di night-nya lah setidaknya. Terus ini untuk buka tutup sunroof dan blind-nya. Ini hmm ada lampu LED-nya. Kepraktisan kantong pintu lumayan. Lumayan lega bisa naruh botol. Terus ini unik. Ini ada cantolannya begitu buat kalau biar naruh sesuatu enggak jatuh. Pakai magnit. Ada dua buah cup holder. Ini kalau kita pencet. Ih. Eh, kok keluar k? Iya. Aneh ya. Ini kalau kita pencet. Oh, ini bukan pencet. Ini kita bisa copot berarti nih. Nah, tuh kan bisa kita copot. Kita buka dulu ya. Kita bisa copot tuh. Saya naruh sesuatu lagi. Ini handphone rahasia. Ini tempat handphone rahasia. Kita taruh handphone rahasia di sini. Terus kemudian hilang handphone rahasianya. Gitu ya konsepnya. Nah, ini bisa dimaju mundurin. Ah, ini coolbox ternyata. Terus ini buat naruh apa dong? Es krim con. Ini buat naruh-naruh. Ada lagi. Naruh ponsel pas itu. Soft opening. Gede lacinya. Soft opening. Belum grand opening. Belum, belum, belum, belum. Masih. Masih soft launching dulu. Ini ini peta dunia nih ceritanya. Oh, ini peta dunia. Peta dunia. Nah, ini dia jadi udah mendunia dan ini Indonesia nih kurang lebih I ya. Filosofinya tuh begitu kan. Mobil tuh harus penuh dengan filosofi. Kuncinya nih yang keren. Kuncinya segiempat. Enggak deh. Lebih banyak lagi. Segilapan juga sama kayak setirnya. Iya. Oh, bisa nyalain dari jauh. Ini mobil overall sih keren sih. Suka. Tapi gimana rasanya? Rasa. Ah, kita nyetir dulu. Kita jalan dulu. Tapi posisi duduknya. Oh, iya belum posisi duduk. Ini electric seat depan sebelah kiri bisa naik turun enggak? Enggak. Enggak. Jadi ini electric seat ada enam pengaturan termasuk ketinggiannya bisa diatur juga tapi enggak bisa bagian depannya aja. Lumbar supportnya ada juga. Nah, posisi nyetirnya setir, ada tilt, ada teleskopik yang lumayan jauh. Nah, tuh nyala lagi gitu. Bagus loh lubang AC segala macam. Ini build-nya build-nya bagus kokoh. Jadi kelihatan kokoh beneran gitu. Ini kan baut-baut gini enggak apa nih, Pak benar-benar untuk ee apa namanya? Hiasan gitu ya, cuma hiasan yang bagus. Sekarang kita coba jalan-jalan naik ini Jetur. Nah, ini ceritanya kita lagi offroad padahal cuma jalanan jelek aja. Kita pindah ke rock rolling ini karena rock juga cuma bentuknya kerikil ya. Ini ini di rock mode. E kita lihat e tampilan offroad-nya kan driving mode, rock. Nah, ini dia bisa nge-lock tengah sama belakang. Nah, ini untuk kalau ng-lock ini itu sebenarnya berarti all wheel drive. Nah, ada locker belakang juga. Jadi kalau slip belakang dia bisa nge-lock. Ini ada wadding rar. Wadding rider ini fungsinya untuk melihat ketika kita masuk banjir, seberapa dalam banjirnya. Udah enggak zaman kita tahu banjir dari setumit, sedengkul, sepaha itu udah enggak zaman. Karena ini dia bisa nge-detect seberapa dalam banjir yang kita masukin. Sebenarnya buat offroad sih kalau masuk sungai gitu-gitu ada heal desain control. Nah, offroad radiation. Apakah offroad radiation? Apakah ada radiasi? Kalau offroad enggak. over radiationnya maksudnya kalau kita hidupin dia akan ngidupin stra di depan untuk ekstra pendinginan mesinnya. Karena pada saat offroad kan mobilnya lambat dan RPMnya tinggi butuh pendinginan ekstra. Biasanya transmisi CVT itu di D kita lagi macam-macam pelan-pelan itu enggak enak ngelepas rem sama jalannya itu loh. Pelan-pelan kita lepas rem karena dia akan ngegas dulu baru dia jalan gitu. Tapi ini ya masih oke nih ya. Karena begitu kita rem sampai berhenti dia putus. Lepas rem ngegas dikit sambil nyambungin dikit-dikit. Agak berbeda sama yang tor converter biasa tapi ya kalau ini masih okelah. Jangan lupa tekan tombol jempol ke atas dan subscribe channel Motomobi Omobi dan Mesmobi apabila belum berikut dengan tombol loncengnya. Share video ini ke seluruh dunia melalui sosial media anda dan jangan lupa follow sosial media kami semua termasuk Instagram. Cek website kami motomobinews.id. Terima kasih telah menonton. Ev.
