JETOUR T2 siap dijual di Indonesia❗ (YouTube Video)
[Musik] SUV Boxy di China Market itu banyak banget saat ini, lagi booming banget. Dan beberapa dari mereka tuh banyak mengambil elemen-elemen dari SUV SUV yang sudah establish di dunia. Kayak Toyota FG Cruiser, kayak Lerover Defender, kayak Ford Bronco. Tapi SUV di samping gua ini J2 itu mengambil semua elemen itu dicampur kayak di blender dan keluarnya jus yang enak karena it looks good. Ini adalah J2 T2 dan ini adalah review eksterior dan desain dari si Jet T2. Penasaran? Cek terus video ini. Oh. Oke, sekarang kita langsung bahas soal fasia depannya. Fasia depannya mengingatkan sedikit dengan Toyota FG Cruiser. Jadi, kayak potongan di sini tuh kayak FG Cruiser. Cuman kalau FG Cruiser dia kalau tulisan Toyota gede, di sini dia tulisan jetur hitem. Dikasih aksen-aksen di sini nih di blackout semua lampunya kotak. Tapi mereka enggak lupa ngasih sedikit aksen di sini biar agak manis. Dan gua nemennya lampunya tuh enggak polos-polos banget. Jadi kalau derl-del biasa tuh biasanya cuman atas bawah. Ini kayak kelopak 1 2 3 4 nempelin dua LED utamanya di sini. Tentu saja adaptif ya. Di sini desainnya tuh jadi fresh banget. Kalau kita lihat lagi ke bagian bawahnya, bumpernya juga mereka niat banget karena bumpernya ini plastik semua warna hitam. Jadi yang di sini dipainting, di sini enggak dipainting sama sekali. Lampu kabut kanan kiri. Ini juga ada lampu lagi. Kebetulan ini enggak nyala ya. Cuman gua curiga kalau enggak se ini bisa jadi DRL. Di sini masih ada sensor parkir terus kayak aksen-aksen lagi di sini. Grillnya di sininya juga. Dan kalau ngelihat lagi desain mobilnya ini overhang depannya ini pendek dan sudut approach angle-nya juga dia bagus gede. Jadi otomatis enggak cuma buat gaya-gaya doang tapi mungkin saja ya kita belum tahu karena drive trendnya segala macamnya, tapi mungkin saja kemampuan offroad-nya juga lumayan. Di bagian cupnya juga biarpun dia mengotak ya, tapi dia tetap kasih kayak profil di sini tuh agak meninggi. Dan lagi-lagi di sininya dia kasih aksen kayak apa ya? Kayak handle. Jadi kalau ingat kayak mobil-mobil offroad zaman dulu tuh kayak ada handle buat diangkat gitu ya buat pind aksen tapi jadi keren. Mungkin juga ada fungsi buat naruh something apa ya kalau lagi perjalanan jauh gitu kan lagi offroad-an dan kalian bisa ngikatin di sini. Ini plastik solid dan ternyata benar dong bisa diikat karena di sini ada keterangan maksimum 15 kg ditaruh di sini. Jadi bisa diikat maksimum 15 kg. Fungsional sekaligus stylish. Lanjut dikit soal bannya. Dia pakai ban ukuran 19 inci, profilnya 2565. Pelaknya keren. Dia bentuk kayak palang-palang banyak gitu, kayak jari-jari. Terus tiap baut-bautnya nih ya, aksen bautnya ini dibikin kontrasting. Jadi kayak warna stabilo green begitu. Ini juga kontras dengan si hub tengahnya adaan zetur-nya juga stabilo green dan stabilo green-nya ini juga ternyata berlanjut ke roof relnya entar kita lihat fitting-nya ok di sini sih kalau gua ya nanti kalau misalnya gua beli ini mobil gua gedein dikit bannya jadi pakai MT pakai mat enterin bannya sendiri kebetulan pakai ban lokal GT alias gajah tunggal tapi ini buat versi China atau buat market China sedikit lagi sebelum ke bagian belakangnya fendernya dia bikin aksen lagi di sini dan di sini kayak Ada aksen apa ya? Air scop. Tapi bukan air scop sih sebenarnya sih. Cuma dibikin satu aksen lagi biar enggak terlalu polos juga. Spionnya sendiri keker ya. Model-model box SUV gini biasanya punya spion yang gede-gede. Ini juga sama gede dikasih bilah-bilah blackout lagi di sini. Kamera 360-nya pindah ke sampingnya. Desain stylish bodinya tuh mengotek banget. Kesannya flat, kesannya keker, dan mereka juga enggak lupa ngasih footstepnya yang pastinya keker dong. Uh, benar-benar bisa buat naik, enggak cuman aksen doang. Sedikit ke bagian atasnya. Kalau kalian lihat roof rail-nya seperti tadi gua bilang ya, waktu bahas rodanya, aksen si stabilonya ini hijau atau kuning sih ya? Yang itu hijau. Yang di sini agak kekuningan sih ya, tapi kayak kontras juga. Ini dibikin di bagian sini. Dan tentu saja mobil kayak gini roof rail-nya beneran roof rail yang bisa ngangkat barang. Enggak cuman aksen-aksen, gaya-gayaan doang. Benar-benar keker dan bisa dipasang. Kita lihat bagian belakangnya yuk. Nah, kita lanjut ke bagian belakangnya. Aksen blackout-nya ini konsisten dari depan sampai belakang dibikin hitam semua. Di sini kasih kayak guratan-guratan ya biar enggak polos-polos banget, biar enggak terlalu clean banget. Dan kalau depannya kelihatan kayak Toyota FG, belakangnya terlihat seperti Defender. Beneran ini kayak campuran gitu. Cuman aksen yang kayak defendernya di sini diperhalu sedikit dengan penempatan lampu yang di sini. Lampunya juga punya konsep atau punya desain yang mirip dengan lampu bagian depannya. Jadi ada kayak empat membentuk kayak kelopak gitu loh di tengahnya lampu utamanya di sininya. Jadi kelihatan modern karena ini bening semua kelihatan malah kelihatan lebih futuristik daripada versi mobil listrik tanda kutip ya. Ini lebih kelihatan mobil listrik daripada mobil bensin. Penempatan emblem di sini T2 T2 kayak Terminator XWD juga ya. Di sini ada exel bukan aksen-aksenan karena beneran Exel. Karena kalau kalian lihat pintu bagian belakang ini kebukanya memang ke samping alias pegangannya di sebelah sini bisa kebuka ke samping. Tutup ban serepnya sendiri mengotak. Mengingatkan gua sama saudaranya ya, saudaranya juga mengotak tapi itu tempat penyimpanan. Ini kayaknya sih ban serap beneran karena tebal dan memang bisa dibuka dan mirip kayak SUV SUV Amerika ya. Penempatan kamera parkirnya di bawah sini. Sedangkan di atas sini juga dia masih ada kamera lagi untuk kamera spion dari bagian dalam. Di sini kayak dikasih aksen blackout lagi dengan lampu rem warna merah di sebelah sininya. Intinya desainnya kalau kalian lihat keseluruhan depan belakang tengah memang sebenarnya mengambil desain que dari mobil-mobil yang berbeda. Tapi entah bagaimana mereka bisa menggabungkan desain ini semua dan membuat si Jour T2 ini menjadi menarik. Nah, di pasar China sendiri mobil sepanjang 4,7 m ini dilengkapi dengan dua pilihan tenaga atau dua pilihan power train. Ada yang pakai mesin turbo 1,5 T GDi, ada juga yang pakai PHV. Untuk V Indonesia kita enggak tahu bakal dibawa yang mana. Tapi yang pasti dengan desain seperti ini, Jetour punya apa ya namanya? Punya kisah sukses di beberapa market di seluruh dunia. Salah satunya contohnya di Middle East di mana si T2 ini menjadi mobilis di Middle East. Jadi enggak sabar nih entar lihat ini dias langsung. Untuk interior dan feature kita enggak dikasih unjuk padahal masih bisa ngelihat tipis-tipis di sini. Interiornya sih futuristik ya. Ee apa namanya? Layarnya gede. Desain-desainnya juga mirip-mirip sama bagian eksteriornya. Tapi yang pasti kenapa kita enggak dikasih tahu? Karena mobil ini adalah mobil versi setir kanan pertama untuk market Indonesia, tepatnya untuk market dunia. Karena biasanya C2 ini cuman ada di versi setir kiri. versi setir kanan ini pertama kali untuk market kita. Kita sangat beruntung. Oke, sekarang kita sampai pada kesimpulannya. Si Jetu eksteriornya, eksterior doang karena kita gak boleh lihat interiornya. Yang pasti desainnya biarpun banyak elemen-elemen dari mobil-mobil yang sudah familiar, yang sudah kita tahu, tapi Jetour berhasil menggabungkan itu semua menjadi mobil yang menarik perhatian. Apalagi warna ini ya, ini kayak matte tapi silver gini. Gua penasaran banget pengen lihat ini kalau di jalanan seatraktif apa. Detail-detailnya segala macamnya belum akan di-unfill katanya. Ya, tunggu waktu aja ya. Tapi yang pasti mobil ini akan didisplay di Ge 2025 dalam waktu dekat ini. Kalian penasaran sama Jetur T2? Datang aja ke GIAs dan kunjungin Boot Jetur. Oke, mungkin sekian video kali ini. Thank you sudah nonton. Kalau kalian suka video ini, klik like, subscribe, saran dengan tekan tombol lonceng untuk tahu video-video terbaru dari Autonx. Aign off. Thank you sudah nonton. Bye bye.
