JETOUR X20e : Mau lawan Atto 1 ⁉️ (YouTube Video)
Udah 2025 beli mobil listrik kecil kok pintunya dua empat lah. Ini adalah Jetour X20e. Sebuah mobil listrik kecil atau kompact yang kayaknya bakal dijual sama Jetur dalam waktu dekat. Kita akan bahas eksterior, interior, dan juga spesifikasi. Oke, hai guys. Welcome back to ATX. N saya Sat Katana dan di sebelah saya ada sebuah mobil listrik mungil dan warnanya pastel-pastel begini ya. Ini adalah Jetur X20e. Kalau kalian ingat berapa bulan yang lalu di IMS Jetur itu juga bawa mobil listrik namanya Jetur X50i yang basisnya mirip sama Cherry TIG 5X. Yang ini di Chinanya enggak pakai nama brand Jetour. Sebenarnya pakai nama kayi. Kayi Shinje kalau enggak salah. Tapi dikenal juga dengan nama Cherry QQ Duomi. Miya duo double porsi dong. Yang jelas mobil ini secara dimensi ini kompact banget. Secara panjangnya dia 3,7 m aja. Jadi kompact banget. Cocok buat dipakai untuk komuter harian ya secara umum. Dan balik lagi mobil listrik. Harusnya kalau dijual di Indonesia nanti ee bisa dipakai ngakalin ganjil genap. Oke, enggak usah lama-lama kita bahas dulu desainnya. Kita mulai dengan bagian depannya. Secara umum kalau kita lihat wajah depannya ya kalian ingat brand apa kan? Yes. Kalian lihat lampunya dan tarikan ke tengahnya ini mirip sama Smart, tapi ini versi low budget dan versi lebih komact-nya ya. Lampunya aja mirip sebenarnya ya. Dia modelnya agak ditarik seperti ini dengan lampu projecttor utama di bagian tengahnya dan dia ada DRL di bagian bawah ini yang kalau kita nyalain sein dia berubah jadi lampu se-nya. Bagian tengah balik lagi ini sebuah mobil listrik. Jadi dia polos-polos aja enggak dibuat berlubang. Yang lubang cuma di bagian intake bawahnya seperti ini aja. Tapi dia mau menambahkan kesan sporty dengan aksen ala-ala. Kalau di belakang itu diffuser ya, ada tarikan-tarikan garisnya seperti itu. Dan kalau di grillnya dia bikin kayak cetakan waffel tapi dibikinnya sewarna body gitu. So far sih dengan warna ungu atau mungkin apa ya, lc gitu ya. Ini kelihatan cukup ee unyu gitu ya, terutama kalau cewek-cewek yang pakai. Dan di sini ada untuk emblem jeton-nya bukan logo tapi tulisan Jet seperti ini. Ada juga kamera di bagian depan yang artinya mobil sekecil ini dia punya kamera 360. Jadi kalau mobil yang lebih gede enggak punya kam 360 harap mawas diri. Oke kita bahas bagian sampingnya ya. Dan kita mulai dengan port chargernya ya. Ini kita bisa buka aja seperti ini. Dia menggunakan port CCS type 2 udah fast charging. Dan kalau dia pakai yang DC fast charging 30 sampai 80% cuma setengah jam, 30 menit ya. Jadi lumayan cepat ya. Dan baterainya sendiri dia kalau enggak salah di Chinanya ada dua tipe ya. Ada yang varian 28,5 kWh ada yang 39 kWh. Range-nya berapa? Kita cantumin aja di bawah ya. Seperti itu. Dan kita mau bahas juga untuk bannya. Dia menggunakan ban dari Linglong ya. Tahu sendiri dari mana kalau Linglong ya dengan profil 165/65 R15 dan dia menggunakan DOP. Jadi ini velek kaleng tapi ditutup dop seperti ini. Enggak masalah karena di segmennya mobil yang dua pintu itu juga pakai dop seperti ini. Spionnya dia ada lampu sennya dan tentunya ada kameranya. Depan aja ada kamera, samping tentunya ada kamera dan handle pintunya dia model flash. Jadi kalau dia nanti ngunci dia akan masuk ke dalam ya seperti ini. Dan bukanya seperti ini ya. Tinggal ditarik aja. Bagian sampingnya enggak ada yang gimana-gimana banget ya. Dia bikin bodinya kayak ada cowakan aja di bagian seperti iniak. Tapi enggak ada ornamen-ornamen yang gimana-gimana banget. Yang menarik pilar C-nya mirip apa benar. Kalau depannya mirip Shar, sampingnya juga mirip smart. Jadi konsisten kalau desainnya dan di sini ada si logo Jeturnya. Lagi-lagi kalau Smart juga ada logo Smart. Di sini ada logo Jeturnya. Dan di sini ada kayak aksen tarik-tarikan garis seperti ini ya, yang dibikin nabrak gini ya. Lumayan menambah kesan biar enggak terlalu polos-polos amat. Oke, ini bagian belakangnya. Jadi kalau bagian depan sama sampingnya mirip smart, yang belakang lampunya kayak apa? Betul. Silion ya. Tapi ada masih caum nyambunglah dengan bagian lampu depannya. Dan yang unik adalah kalau kita kemarin lihat dashing ya, dia itu ada detail-detail di bagian lampunya. Di sini juga ada. Kalau kalian lihat ke dalam ini ada detail-detailnya dan lampu untuk LED-nya dia ada panah-panahnya nih ke samping ini ke kanan sama ke kiri gitu ya. Lumayan kelihatan cakep dengan emblem jetur bagian tengah seperti ini ya. Di atasnya ada Hmon stop lamp dan dia ada ini masih devoger ya tapi kenapa cuma di atas doang ya tapi enggak ada wiper ya. Sensor parkirnya ada dua titik satu dan dua titik. Nah, di bawah lampunya dia ada emblem X20 dan E-nya ini warnanya agak hijau-hijau kebiruan gitu ya. Yang unik adalah kalau di bagian depan itu kelihatannya minimalis, belakangnya jadi kelihatan ramai banget di sini ya. Ini kayak ada tarikan-tarikan lagi, ada apa reflektor lagi dan ini warnanya putih. Mungkin ini lampu mundurnya cuma ada satu ya, kita belum bisa nyobain jadi kita enggak tahu juga. Dan di bagian bawah lagi-lagi ada aksen ala-ala diffusion-nya seperti ini. Plat nomornya di bagian sini. Kalau kalian kepengin buka juga dia tombolnya bukan di tengah ini. Tengah kamera ya. Kamera mundur. Tombolnya ada di sebelah agak kanan seperti ini. Nah, bagasinya seperti ini. Enggak terlalu gede ya. Dan dia itu di bawah cuma ada penutup aja. Di bawahnya lagi udah langsung plat. Enggak ada apa-apa lagi. Tapi sepertinya dia harusnya ada seperti separator lagi biar dia bikin seolah rata lantai sama bibir bagasinya ini. Dan kursinya juga bisa kita tidurin ya. Seperti ini. Lumayan buat nambah space lagi walaupun lagi-lagi enggak rata-rantai. Kecuali kalian pasang yang separator lantainya seperti itu ya. Oke, itu aja. kita langsung lihat interiornya seperti apa. Oke, kita masuk ke interior dari ee si X20 ini. Dan tadi sebelum e mulai syuting, saya sempat duduk di dalam mobil ini dulu sendirian dan lumayan kedap. Kalau enggak percaya, nanti kita kasih footage ya ee videografer nanti duduk masuk ke dalam mobil ini tutup pintunya. Ternyata lumayan kedap untuk mobil yang harusnya ini harganya nanti murah ya. Ayo kameramen masuk ya kan kedap kan buat mobil semurah ini tuh di luar banyak musik loh dan ini kedap bagus. Oke. Eh balik lagi. Ini mobil kompact 3,7 m. Dia cuma lebih panjang dikit dibandingkan dengan Suzuki Espresso. Jadi ya dalamnya juga enggak akan jauh-jauh beda dengan mungkin ya sekelasnya Suzuki Espresso ya. Dan apalagi dia lantainya tentunya lebih tinggi ya. Kalian lihat nih lantai, kaki saya, kaki saya jadi agak naik seperti ini ya. Setirnya fix, enggak bisa dinaik turun, maju mundurin ya. Dan di sini dia ee enggak ada yang jahit-jahitan atau gimana atau yang lapis kulit ya, biasa aja. Dia ada warna emas, warna putih di setirnya dia tuspuk aja. Di sebelah kiri ada tombol-tombol untuk ee ngatur ngetas bawah tapi enggak tahu enggak ada yang jalan di mana. Ini yang sebelah kanan untuk audio dan juga ada voice comand-nya. Ini nih panel instrumennya nih. Panel instrumennya dia kecil memang tapi warnanya ya warnanya itu kesannya kayak cip gitu loh. Kalian tahu enggak sih warna-warna yang langsung mencolok banget biru-biru banget, merah-merah banget gitu. Tapi at least di sini ada indikator untuk transmisinya, ada indikator untuk airbag, ada indikator lampu dan sebagainya, terus ada sisa range dan juga sisa baterainya berapa, speedometernya juga ada. Terus berapa persen tenaga yang digunakan? Ada indikator untuk rem parkirnya atau electronic parking brake-nya. By the way, ini enggak ada rem parkir manual. Jadi dia udah elektronik juga kayaknya di sini kita juga tidak menemukan ada saklar sama sekali. Jadi kayaknya connect sama eh P-nya gitu. Terus juga ada untuk konsumsi si e listriknya berapa, suhu odometer dan sebagainya ya. Umum lah ya. Yang unik dia punya spion tengah bentuknya kayak emblemnya Superman. Jadi biasanya kalau spion tengah itu agak rounded, dia enggak di bagian bawahnya kayak V gini. Lucu sih. Untuk tuas transmisinya ada sebelah kanan, sebelah kiri di sini tuasin sama wiper-nya aja. Dan dia menggunakan layar kalau enggak salah 10 incian. Dan di sini kalau kita lihat kalau di home-nya ya kita geser-geser ini cuma ganti background aja. Terus kita bisa mainin di sini dia ada untuk radio, Bluetooth, USB, music dan sebagainya. Terus ada AC di sini. Jangan suzon dulu ya AC-nya di sini. Memang di sini AC-nya bisa kalian atur lewat touch dan sebagainya. Tapi di sini ada tombolnya dong. Dan AC-nya sudah auto. Bagus nih. Dia ada tombol untuk blowern-nya di sini, terus ada tombol untuk suhunya di sebelah sini. Dan ada tombol untuk autonya. Terus untuk modenya di sini adalah mode untuk arah semburannya. Bisa ke kaki, bisa ke atas, bisa ke front defroster. Bagus. Mobil yang sekecil ini bukan berkelay ya. Mobil yang sekecil ini malah semburan arah semburan AC-nya lebih lengkap ya. Ada gambar telepon ini harus ke connect sama Bluetooth tentunya bisa buat ee telepon via Bluetooth. Dan di sini ada setting-nya. Setting di bagian car di sini ada TPMS-nya. Lampu di sini juga ya nyala matiin. Bisa auto juga lampunya di sini. Dan ada driving mode. Ada Eco plus. Berarti kalau udah kura-kura tuh ya udah hampir habis. Ada Eco, ada normal, ada SPT. Apaan tuh SPT? Lapor pajak bukan? SPT itu sport mungkin ya, kita enggak tahu. Ada juga energy recovery intensity. Maksudnya sih regenerative breaking ya. Bisa diatur tiga eh speed-nya atau tiga deselerasinya, terus ada speed untuk wipernya, walk me home-nya untuk lampunya dan banyak banget nih. Oh, banyak banget. Lumayan ya. Dan ada buat EPB-nya di sini bisa pull up dan pull down juga. Jadi, EPB-nya lewat layar. Ini yang sayang sih sebenarnya. Ada connection, display bisa diatur-atur, ada audio dan sistemnya. Dan dia juga sudah ada Android Auto dan juga Apple CarPlay. Dan di sini ada dedicated tombol untuk AVM around view monitor. Wuh, di sini kelihatan ya bisa diatur depan terus belakang samping kayak gini kiri kanan. Dia bisa ati atur-atur kayak gini. Lumayan lah ya. Enggak bagus-bagus amat tapi lumayan. Nah, di bagian dashboard-nya sendiri dia menggunakan ini bukan soft touch ya, jadi ya mobil murah sih kayaknya ini dia kita gak bisa berharap soft touch yang gimana-dimar banget. Di sini hard plastik aja warna hitam di sini dengan tekstur lagi warna gold dan putih lagi yang senada dengan setirnya. Di sini ada laci yang bisa dibuka tutup seperti ini ya. Dan masih ada tombol untuk start stop-nya. Jadi kalau mobil-mobil beberapa itu rem dia nyala di sini bisa start stop. Terus masih ada power outlet tempat penyimpanan terbuka di sini cup holder di sini. Di sini bisa taruh-taruh barang lagi ya. Dan di sebelah kanan ada tombol untuk spion kiri dan kanannya dan juga ada headlamp leveling. Jadi mobil sekecil ini ada headlamp leveling-nya. Audionya ada enam. Dua twitter dan masing-masing di pintu ada speakernya. Di sini ada sunfiser dengan kaca enggak ada lampunya. Dan ini lampunya kuning ya. Ya lumayanlah setidaknya ada lampunya daripada enggak dikasih kan ya. Dan di sebelah kanan dia masih ada untuk eh power window-nya. Oh iya, masih ada laci, Guys. Lumayan nih buat taruh-taruh dompet gitu kan. Oke, kayaknya itu aja sih di bagian depannya ya. Overall kursinya dia model pocong, model nyambung ini ya. Yang One Piece seperti ini ya. Ya, seat belt seperti ini, warna hitam dan dia tidak bisa di-adjust. Kursinya setidaknya bisa dinaik turunin aja dan maju mundurin ya. Dan recline juga ya. So far so good. Kita lihat ke baris keduanya. Oke, kita duduk di bangku baris keduanya. Dan begitu duduk berasa banget kursinya empuk banget. Kalian lihat nih, kursinya empuk banget nih bantalannya. Eh, dan duduk di bangku baris keduanya. Tinggi saya 169 cm. Ini posisi duduk saya tadi ya. Posisi nyetir saya. Kaki masih sisa. Bagus loh untuk mobil yang cuma 3,7 m dan kepala sisa banyak banget. Kepala saya sisa segini nih. E head room-nya ya, light room-nya tadi segini. Lumayan. Tapi memang di sini enggak ada akomodasi apa-apa yang enggak ada kantong. Dan kantongnya kalau mau di door trim-nya aja. Tapi at least di bagian door trim-nya masih ada bahan-bahan halus dengan jahitan yang asli. Tengah juga enggak ada apa-apa. Di bagian tengahnya ini enggak ada ee amres dan sebagainya. Tapi setidaknya dia ada headr proper buat tiga orang. Nah, untuk e seat belt-nya juga proper ya. 3 titik untuk tiga orang. Gimana duduk tengahnya? Yah, kalau kepaksa banget sih ya harus bertiga di belakang ya. Kalau enggak sih lebih enak berdua. Dan kalian lihat kaki saya di sini lantainya memang lagi-lii agak tinggi ya. Jadi kaki agak naik dan supportnya untuk kursinya tidak terlalu full tapi untuk duduk masih lumayan. Itu aja sih bangku baris keduanya. Enggak ada apa-apa lagi. Nah, ini kalau kita buka kap mesinnya. Eh, kap mesin ini gak ada mesinnya. Ini motor listrik ya. Jadi cup mobilnya kalau kita buka jangan berharap ada frang karena balik lagi ini mobil kompact ya. Jangan berharap pada Frank di bawah sini langsung motor listrik nih. Langsung kelihatan motor listriknya dengan tenaga 53 PS torsinya 110 Nm dan eh top speed-nya dilimit di sekitar 100 km/h. Artinya apa? Ini mobil memang dipakai buat komputer dalam kota aja. Torsinya gede tapi speed limitnya dicepek. Ya, dalam kota kalian pakai rata-rata speed kan 20 30 km/h, mentok-mentok 50. Jadi angka itu sebenarnya udah cukup. Apalagi balik lagi dimensinya kompa banget. Oke, jadi kita sudah lihat eksterior, interior, dan kita sampai di kesimpulan. Sejauh ini kita belum dapat informasi kapan mobil ini akan dijual di Indonesia. Karena itu yang penting, karena faktor harga sepertinya akan jadi sangat krusial. Kenapa? Karena balik lagi ini mobil kompact ya, harusnya dia akan bertemu dengan beberapa mobil listrik kompact yang lain. Dan di GIAs ini kan Eto udah launching ya, mobil sekecil ini berkelahi dengan Eow. Entar harusnya harganya akan lebih ee bersahabat dibandingkan E1 kalau mobil ini kepengin lebih laku ya. Karena balik lagi mobil kompact yang main udah banyak, cuma emang kebanyakan yang main versi dua pintu dari yang wooling ataupun seres. Overall dengan opsi-opsi warna kayak gini, warna ungu kalau enggak salah ada warna pink juga yang warna putih. Ini warna-warna yang sepertinya akan disukai oleh ciwi-ciwi. Mungkin kalau punya anaknya baru mau kuliah atau mungkin butuh mobil buat antar jemput anak ya buat istri gitu. Ini bisa jadi salah satu e opsi yang layak dipertimbangkan kalau nanti dijual dengan speknya, dengan apa yang ditawarkan di dalamnya. Ya, so far cukup untuk penggunaan komputer dalam kota aja. Jadi, ya kita tunggu aja dari Jetur gimana gebrakannya, kapan akan di launching kita tunggu aja. Oke, itu aja dari Autonomx kali ini. Thank you buat teman-teman yang sudah nonton sampai akhir. Kalau kalian suka boleh like, share ke teman-teman kalian. Komen juga di bawah terkait mobil ini. Ada yang sudah lihat atau gimana? Mungkin pendapat kalian gimana cocoknya, harganya berapa? Kalian bisa komen di bawah. Jangan lupa untuk mampir ke Instagram, TikTok, dan juga website-nya AutonetMAX. Itu aja. Sampai ketemu di video selanjutnya. Bye.
