JUARA Tablet 5 Jutaan? - Xiaomi Pad 7 (YouTube Video)
Di bulan Maret 2025, Xiaomi akhirnya bawa dua tablet pengganti Pet 6 series untuk meramaikan pasar tablet yang akhir-akhir ini makin ramai terutama di Indonesia oleh beberapa pendatang baru. Tapi apakah Xiaomi Pat 7 ini berpotensi ngasih gebrakan yang nampol di tengah persaingan sengit tersebut? [Musik] Sekilas Xiaomi P 7 dan Pet 7 Pro identik dengan Xiaomi P 6 yang keluar tahun 2023 lalu. Sama-sama ukuran 11 inch, bezel simetris 4 sisi, tempat charging smartp magnetic, dan dibalut un body aluminium poles tipis yang sangat solid. Ada tiga pilihan warna dengan bogo pin untuk connect dengan keyboard case. Tapi kalau dilihat lebih teliti, user Xiaomi P 6 akan sadar bahwa penerusnya sekarang pakai layar rasio 3 bing 2 3.2K yang lebih tajam dan ngotak ala iPad. Sebuah upgrade dari layar 16 b 2.8K walau dua-duanya masih belum move on dari teknologi IPS. Setidaknya kita dapat kenaikan resolusi dan kecerahan 800 nits yang sangat welcome. Ini sebagus-bagusnya panel IPS by the way karena udah HDR10, Bolby Vision 144 Hz dan bisa nampilin 68 miliar warna. Rumornya sih nanti bakal ada Xiaomi P 7 Max yang pakai layar OLED, tapi asalkan value for performance-nya mantap, kami enggak mau komplain soal layar yang dipakai. Kami enggak lihat ada delay dalam menggunakan Focus Pen yang sangat mirip Apple Pencil ini. Ergonomic sangat oke meski feel-nya tetap rasa downgrade bagi yang biasa pakai stylus Wacom bawaan Galaxy Tab. Seperti biasa udah enggak ada slot micro SD, headphone jack, apalagi slot SIM card. Karena selama ini semua tablet Xiaomi memang WiFi only. Tetapi update penting adalah si port USBC 3.2 udah support charging PD up to 45 watt bahkan 67 watt di versi Pro. Udah support display output pula. Useful banget buat presentasi dan kerja dengan nyaman via monitor USBC atau TV di rumah. Qu speaker Dolby Atmos pun enggak ke mana-mana. Siap ngasih pengalaman Netflixan yang oke bareng layar resolusi tinggi. Alright. Selain layar yang sangat ngaruh ke produktivitas sebuah tablet pastinya hardware dan UI. Xiaomi P 7 mengusung SOC Snapdragon 7 Plus Gen 3 yang udah lebih powerful sekaligus lebih efisien dibanding Snapdragon 870 bawaan Pet 6. Meski kepalanya bukan angka del ini chipset gak bisa diremehin dan bedanya lumayan improve dibanding Snapdragon 7 Gen 3 standar. Bahkan bisa beda tipis lawan 8S Genry yang dipakai di Pet 7 Pro. Ditemani RAM 8 gig dan ROM 256 gig UFS4, Xiaomi Hyper OS 2 udah makin unjuk gigi buat buktiin bahwa Xiaomi bisa bikin UI tablet yang proper. Bagi yang belum familiar, HyperOS memiliki UI workstation mode yang menyerupai mode desktop multiwind. perlahan UX-nya udah makin oke. Aplikasi-aplikasi bisa diresize dan dipindahkan kiri kanan. Walau memang banyak aplikasi, scaling-nya belum terlalu bagus ya. Ukuran font kayak app YouTube ini jadi kekecilan pas di resize dan enggak bisa dilebarin dengan leluasa. But oke, semoga ke depannya implementasi workstation mode bisa makin optimal untuk banyak aplikasi biar Samsung Dex ada saingan di sisi UX produktivitas. Snapdragon 7 Plus Gen 3 cukup mumpuni soal gaming juga bisa lancar jalanin sebagian besar game zaman now di setting high macam Zenless Zone Zero dan War Thunder. Update yang okelah kalau kalian pakai tablet buat ngedit foto dan video sembari mau refresh dari chipset Snapdragon 870 ke bawah. Karena SOC-nya efisien, kami pun enggak nemuin masalah overheating. Oh ya, selain Focus Pen, ada aksesoris yang cukup wajib kalian angkut kalau ambil Tab 7 atau Tab 7 Pro, yaitu keyboard case. Alangkah baiknya kalau ada opsi semacam iPad magic keyboard yang lengkap pakai touchpad ya buat maksimalin produktivitas ala laptop. Tapi keyboard case gini ya jelas penting banget kalau kalian mau pakai kerja. Untuk playback YouTube ini bisa bertahan sekitar 10 jam screen on time. Sedangkan untuk ngecas via charger 45 watt bawaan dari kondisi kosong, baterainya bisa keisi penuh dalam waktu 80 menitan. Info tambahan, fitur GPS dan NFC belum ada di tablet ini. Tapi, giroskop, kompas, dan sensor-sensor lainnya lengkap. Fingerprint sensor enggak ada. Jadi, satu-satunya opsi login biometrik adalah Face ID dengan kamera 8 megap bawaan. Di belakang ada pula kamera 13 megapel autofokus persis Xiaomi Pad. Oke, sekarang pertanyaannya apakah kalian bisa dapat tablet yang lebih oke di harga R jutaan? Pertama ada Underpad 9 yang harganya enggak nyampai R5 juta. Form factor hampir sama, tapi chipsetnya masih Snapdragon 6 gen1 dan resolusi layar masih 2.5K. Meanwhile, Samsung mungkin punya UI dan stylus yang lebih bagus di Galaxy Tab S9 Fe. Udah water resistant pula di harga Rp jutaan kembali 1.000. Namun masih pakai chipset midrange Xyos 1380 plus RAM dan storage 6128 gig doang. Overall, Xiaomi P 7 dan P 7 Pro adalah sepasang upgrade lineup yang solid selama kalian enggak butuh konektivitas 5G. Selain beda chipset, di Indonesia P 7 Pro dijual dalam config 121 gig. punya setup kamera depan belakang lebih oke, sensor fingerprint dan juga charging 67 watt yang lebih mumpuni dengan nambah budget R juta. Focus Pend dan keyboard cover harganya Rp1 juta. Tapi worth it kok kalau kalian mau pakai tablet ini buat kerja sehari-hari gantiin laptop. Itu dulu aja soal Xiaomi Pad 7. Please banget mendang-mending di komentar. Gue Mike and as always, stay safe, stay healthy. Oke. Yeah.
Video Lainnya
Menikmati hiburan atau bekerja kini makin praktis lewat perangkat layar sentuh ekonomis. Simak ulasan 11 Tablet Mantap Di Bawah Rp 5 Juta! - Rekomendasi di...
Mencari jam tangan pintar berkualitas di kisaran satu hingga dua juta rupiah sering kali membingungkan. Jagat Review membedah berbagai pilihan terbaik guna membantu...
Menemukan Xiaomi Watch S5 46mm di kelas dua jutaan membuka standar baru jam tangan pintar berdaya tahan baterai masif. Layar terang optimal dan navigasi luar ruang...
Menembus batas fungsionalitas harian, perangkat ini membawa pengalaman ala desktop ke dalam genggaman lewat dukungan PC level office dan performa gahar. Penasaran...
Di tengah dinamika harga ponsel yang meroket tahun ini, GadgetIn membedah pilihan terbaik dari berbagai kelas. Simak ulasan lengkapnya sekarang!
Menelusuri performa kelas atas di kisaran harga sembilan jutaan, ponsel ini menawarkan kamera Leica dan lensa periskop yang memikat. Simak ulasan mendalam Sebulan...
Mencari ponsel berperforma tinggi dengan bujet Rp 7 hingga 10 juta kini penuh pertimbangan akibat tren kenaikan harga. Ulasan dari Jagat Review ini membedah...
Peta persaingan wearable terjangkau pertengahan 2026 kian sengit. Tak sekadar pamer baterai awet, integrasi Health Connect kini jadi standar mutlak. Segera klik...
Tampil identik dengan Redmi Pad, Poco Pad C1 memikat lewat layar 2K di kelas dua jutaan. Sayangnya, sisa memori minim dan limitasi teknis memaksa kompromi. Apakah...
Bursa rekomendasi HP flagship terbaik di 2026 kian memanas. Inovasi mutakhir beradu, dari baterai raksasa bodi tipis Oppo Find X9 hingga takhtanya Samsung S26...
Di tengah lonjakan harga kebutuhan sehari-hari, menemukan perangkat pendukung produktivitas yang andal tanpa menguras kantong menjadi tantangan tersendiri bagi para...
Pertarungan sengit di lini kamera smartphone flagship kembali memanas lewat adu mekanik tiga raksasa ultra yang membawa inovasi pemrosesan gambar paling ambisius...
Persaingan di pasar ponsel pintar kembali memanas setelah sebuah perangkat baru hadir dan langsung mengguncang dominasi merek yang selama ini dikenal sebagai raja...
Pasar ponsel kelas 9 jutaan sedang memanas, dan Bestindotech turun tangan untuk menguji tuntas tiga kontestan yang paling banyak diperbincangkan: Xiaomi 17T, Vivo...

















