Kalau HP ini ga masuk Indonesia, kita ributin... Unboxing Redmi Note 13 Pro 5G! (YouTube Video)
Halo guys, David di sini dan kali ini kita bakal nyicipin calon mid range idaman, buat 2024 nih, Redmi Note 13 Pro 5G. HP-nya barusan launching global kemarin tanggal 15 Januari, barengan sama empat tipe Redmi Note 13 lain ya, ada Redmi Note 13 4G, 13 5G, 13 Pro 4G, 13 Pro 5G yang kita unboxing kali ini, dan paling tinggi si Redmi Note 13 Pro plus 5G, total lima tipe. Yang mana yang bakal masuk ke resmi Indonesia? Kapan masuknya? Saya belum tahu, yang pasti kalau Xiaomi Indonesia mau masukin semuanya kelima-limanya, mereka bisa aja. Mereka udah pegang izin TKDN buat kelimanya, tapi lolos TKDN kan bukan artinya pasti dimasukin. Siapa tahu mereka ya punya izin buat jaga-jaga doang, kalau mau ya kapan pun bisa, yang penting udah boleh dulu nih. Jadi masukin atau nggak itu urusan nanti kalau ngikutin tradisi Xiaomi Indonesia biasanya masukin tiga atau empat ya, nggak pernah lima, kayak generasi kemarin yang masuk itu tiga doang, Redmi Note 12, Redmi Note 12 Pro, sama yang Note 12 Pro 5G. Kalau kita sih pasti ngarepnya masuk semua biar serulah Xiaomi, ngeluarin semua amunisinya buat nyikat pasar mid range 2024. Kan judulnya asik tuh kalaupun nggak bisa semua, minimal masukin yang ini, Redmi Note 13 Pro 5G yang spek sama harganya itu Xiaomi banget. Kita langsung mulai unboxing saja, eh… di sini unitnya global ya bukan unit resmi Indonesia, di sini nggak ada tempelan, kami buatan Indonesia resmi garansi Xiaomi Indonesia, nggak ada. Di sini ada logo Xiaomi, oke, di sini HP-nya udah kelihatan kenapa HP ini lumayan spesial, karena bezelnya itu tipis banget, tipis banget, kanan, kiri, atas, bawah, agak tebal dikit, tapi sisanya overall kelihatan tipis banget, nanti kita lihat langsung. Di sini juga desainnya kelihatan agak beda dari yang biasanya, warnanya juga lumayan playful. Di sini ada Redmi Note 13 Pro 5G, ini mungkin harus agak diperhatiin karena banyak banget seri Redmi Note 13, salah satu huruf atau satu jaringan aja udah beda itu. Di sebelah kanan ada Redmi Note 13 Pro 5G, di kiri juga Redmi Note 13 Pro 5G, di atas nggak ada apa-apa di bawah ada variannya, ini RAM-nya 8 GB, internal 256, variannya sih banyak cuma nggak banyak saya bahas karena nggak tahu Xiaomi mau masukin yang mana. Kita tunggu aja, ini pun belum tentu masuk, versi mana yang masuk juga nggak tahu, jadi ya kita fokus ke sini aja. Di belakang dia polosan aja, biasanya kalau unit resmi itu ada tempelan lengkap ya, dari spek fitur semuanya dipamerin di sini dan di sini ada buatan mana, tapi di sini nggak ada, kita langsung lihat isinya aja. Bezelnya ini menarik banget, di sini ada Redmi by Xiaomi ya, sama aja buat saya Redmi Xiaomi lama-lama waktu itu heboh, keduanya tuh beda tapi buat saya lama-lama ya sama aja lah, dua-duanya ya Xiaomi-Xiaomi juga. Ini ada Mimi, ini ada, uh, ada casing yang lumayan cakep ya, Redmi, yeah. Ini modul kameranya gede banget, terus di sini ada Redmi Note 13 Pro 5G, nanti kita baru lihat detailnya gimana, ini pembatas, ada charger 67W, design by Xiaomi, oke, dan ada kabel type A to type C, sip-sip kita langsung lihat HP-nya aja. Yang kalau kita pandangin belakangnya, widih warnanya lumayan asik ya, di sini juga cut out kameranya bikin seingat ke sama itu sih, apa, Fairphone agak segitiga gini. Coba lu bawa. Buat yang belum nangkep, ini mirip kayak Fairphone, walaupun modul kameranya ini ngotak di sini kelihatan masih ada garisnya, tapi potongan kertasnya dibikin ala segitiga doang. Berasa rantai yang di ya ada tarikan-tarikannya, jadi mirip Fairphone gini cuma aslinya kalau Xiaomi ya kotak sekali lagi. Kita langsung buka aja, oh belum, ini nih, ini spek kunci yang biasanya ditulis di bagian belakang kotak kalau versi resmi, kalau versi global nggak ada tulisan apa-apa, dia ada di dalamnya. Jadi fitur kuncinya ada kamera 200MP dengan OIS, oke, ini layarnya 1,5K 120Hz AMOLED, immersive viewing with ultra-thin bezels, Snapdragon 7s Gen 2 ini prosesor yang baru buat Indonesia kalau masuk, 67W turbo charging baterainya unik 5.100 mAh. Ada naik 5, bukan 5%, 100 berarti 2%. Sama in-screen fingerprint sensor, akhirnya ya nggak di samping lagi ya. Sebagai patokan ya, saya belum tahu harga resmi Indonesia atau dia masuk atau nggak sekali lagi, ya itu terakhir kali saya ngomong kayak gitu. Ini belum pasti masuk, tapi kalau masuk kemungkinan kalau saya tebak, wajarnya itu kalau Xiaomi nggak aneh-aneh, mungkin sekitar 4,5 juta, karena Redmi Note 12 Pro 5G juga harganya 4,5 juta. Kalau saya lihat harga India dia 24.000 Rupee udah launching, itu juga juga sekitar 4,6-4,7 juta, yang pasti jangan di atas lima sih Xiaomi Kalau kepalanya masih empat ini speknya luar biasa sih. Kita lanjut lihat desainnya, yang pro emang harganya udah tembus empat ya soalnya yang generasi kemarin udah empatan, sekarang udah turun sih jadi 3,9 tapi itu kan setelah setahun, harga launchingnya yang kita lihat. Ini, semoga tetap empatan, speknya naik banyak, bagian belakangnya juga kelihatan cakep sih. Di sini dia pakai dual tone finishing gitu, jadi bagian belakangnya licin-licin, mate yang nggak terlalu mantul, halus, nggak sekasar bagian modul kamera yang glossy, kelihatan keren. Ini warnanya ada tiga, ada kebiruan, ada pink, ada hijau, semua warna HP Samsung Galaxy A si ini dimasukin semua ke sini. Biru iya, ungu, sama hijau yang agak pastel-pastel gini. Ini ada tulisan 200MP, ada lampu flash, ada kamera 200MP yang ada OIS, ini ultra wide 8MP, dan ini kamera gimik doang sih nggak ada fungsinya makro atau apalah saya nggak perlu ingat, ini Redmi 5G, dan ini stiker regulasi kalau dijual di luar ya, kalau di Indonesia nggak ada gini. Buat bagian frame-nya finishing-nya sih mirip-mirip kayak HP Redmi yang lain sih, nggak mengkilap atau nggak ada yang beda dari biasanya ini, tombol power sama volume. Di atas ada, uh lengkap, ini ada IR Blaster, ada mikrofon, ada speaker, ada headphone jack, kalau sini polos, di bawah SIM tray-nya kita nggak usah lihat karena Indonesia kadang beda, sini ada mikrofon, ada port type C, dan speaker. Jadi dari fitur lengkap, dari desain cakep, dari spek mantap, semoga ini jadi lambang comeback-nya Redmi Note ya, karena di Redmi Note 11 kemarin sangat tidak berkesan karena kesannya cuma bertahan aja dari masa-masa krisis komponen HP, ya 2 tahun lalu itu benar-benar gawat sih, setahun lalu lah. Terus Redmi Note 12 itu lagi recovery, jadi nggak terlalu oke, ada yang oke tapi nggak terlalu berkesan. Kali ini dari first impression, dari unboxing, dari spek-speknya, kerasa meyakinkan banget. Sip, jadi ini adalah penampilan paling awal yang cantik sih ini dari bezelnya coy, tipis. Kiri, kanan, atas juga lebih tebal dari kiri kanannya tapi tetap tipis, sementara yang bawahnya mungkin lebih tebal 1 mL dari bagian atasnya, cuma tetap tipis juga, sayangnya nggak simetris ya, kalau simetris, kalau atasnya lebih tebal lagi Lu pilih atas lebih tipis dari bawah atau atas tebelin aja biar simetris? [Ekbal]: Lebih tipis aja sih… [David]: Lebih tipis aja ya, jadi ya nggak usah imbang nggak masalah, oke. Ini atasnya lebih tipis dikit, coba ya biar penonton yang menilai saya bukain layar yang putih. Nih, bawah lebih tebal dikit sih, dikit, ada, eee kalau manusia itu pintar lihat yang nggak imbang gitu, kayak kok agak berat sebelah gitu ya, kayak lu lagi majang bingkai gitu, kayaknya ada yang salah deh. Selain bezelnya yang tipis kalau saya baca spek-speknya ini, peak brightness-nya di 1800 nits, kalau buka konten HDR itu tinggi banget 1800, tapi kalau high brightness mode dia di 1200, kalau tipikalnya di bawah 1000an itu udah terang buat ukuran midrange. Terus apalagi ya, layarnya terlalu bagus sih ini, ini udah pasti jadi thumbnail sih ini. Poni, iya oke eh bukan poni ini tompel oke. Enak liatnya. Apakah 2024 bakal jadi tahunnya HP dengan bezel-bezel tipis karena HP murah kayak Realme, nggak murah juga sih 3 juta Realme tapi kayak murah ya, C67 itu bezel-nya kan tipis loh. Itu aja udah bisa bezel tipis sekarang midrange juga tipis banget semoga jadi tren yang diterusin sih Samsung S24 Plus juga tipis banget bezel-nya, iPhone juga tipis bezel-nya, produsennya, supplier-nya lagi semangat nih, supplier layarnya. Oh tapi dua video terakhir ya Samsung midrange tetap gitu. Iya sih, ya ya yaudahlah. Refresh rate-nya 120Hz terus warnanya sudah pasti bagus banget, coba kita nonton deh speakernya kayak gimana. Oh HyperOS, HyperOS ini belum pakai HyperOS sih kalau global, entah kenapa yang Xiaomi India juga saya lihat belum pakai HyperOS, kalau di sini About Phone juga masih MIUI Global 14 sih. Jadi anehnya belum HyperOS. Speakernya kayak gimana? Udah pasti stereo, NFC gitu-gitu udah aman, IP54 juga jadi tahan ujan nggak tahan cemplungan ya. Bagus, saya kasih nilai 8,5 dari 10 lah. Oke, nggak menggelegar yang perfect gimana sih, tapi ini bagus. Mungkin bagian yang bakal paling kerasa biasa aja, itu di speknya ya, walaupun namanya 7 Gen 2, tapi ada huruf S kecilnya di samping angka 7. 7s Gen 2 sama 7+ Gen 2 yang dipakai di Poco F5 itu jauh banget karena ada kategorinya lagi lah, walaupun sama-sama 7 kalau ada plus artinya kenceng, kalau ada S artinya agak light gitu. Jadi nama yang membingungkan sih Qualcomm itu kelasnya sama-sama 7 tapi performanya beda banget. Kayak di sini, kalau kita lihat angka benchmarknya di Antutu 10 ini nggak sampai 600 ribu atau 600 ribu lah, anggap aja. Kalau Poco kan bisa 1 juta 100 gitu ini 600 ribu hampir setengahnya lebih mirip Snapdragon 778G atau 782G sih, kalau 600 ribu, cuma fiturnya apa saya belum research lebih jauh lagi, tapi kalau lihat dari angka Antutu-nya, performanya kayak midrange yang kemarin-kemarin. Yup, kalau dari performa Genshinnya juga mirip-mirip kayak midrange-nya Snapdragon setahun-dua tahun lalu lah. Ini di setting medium dia dapatnya 40an fps rata-ratanya. Sudah enjoyable banget, saya nggak protes kalau misalnya HP-nya harganya 4 juta gitu karena masih susah nyari prosesor yang bisa jalanin kayak gini, ditambah sekali lagi saya nggak nyangka pengaruh layar bisa sejauh itu ya. Feel-nya beda sama... Feel yang dikasih Poco rasanya lebih mahal aja layarnya ini, lebih solid, lebih mulus, lebih licin, lebih WALAH! Wah, DPS-nya ilang dong, yaudahlah. Ini lari-lari aja, kasih lihat, oke... Nggak ada DPS soalnya, walah, yaudahlah. Ya intinya sih lancar aja sih, tapi nggak maksimal kayak 7+ Gen 2 yang ada di Poco. Kalau mau performa itu HP legenda sih sampe sekarang, belum setahun udah legend. Kalau Mobile Legend, dia bisa di frame rate super 90 fps dan grafik paling tinggi udah pasti jadi ya Genshin agak berat, Mobile Legend selalu gampang lah ya. Ya enak ya jadi estes kita tinggal set set set terus ya gini-gini... Nggak usah nge-kill nggak masalah, enak banget dan lancar juga, kalau dirata-ratain dia bisa 90 fps kurang dikit aja, 88 itu udah hampir bisa dibilang flat sih. Pokoknya ini spam aja kan? Spam skill, spam skill. Aduh, yaudahlah timnya haaa, nyalahin tim udah kalau kayak gini, udah. Sekarang soal kamera, kamera 200MP buat kamera utama dan 8MP buat yang ultra-wide kita langsung cobain aja. Kalau dari... Preview sih udah pasti bagus sih kalau AMOLED juga di Samsung, di mana semua previewnya pasti bagus. Kalau kita lihat hasilnya juga, memang bagus sih kalau di terang-terang, dia kelihatan cerah ya, sesuai, langitnya birunya enak dilihat, tapi emang bayangannya agak hitam aja jadi dynamic range-nya nggak se flat itu, nggak se luas itu jadi di semak-semak atau di pohon itu rasanya lebih gelap aja hitamnya. Tapi kalau pas malam-malam, bagus sih. Ini mungkin karena ada OIS, jadi kebantu apapun faktornya atau prosesing Xiaomi yang meningkat atau apa, tapi Anda bisa lihat sendiri, bisa nilai sendiri buat sekarang, buat yang global ini, kameranya cakep. Kesimpulan buat Redmi Note 13 Pro 5G! Ini Xiaomi kalau nggak masukin, waduh... Siap-siap itu sosmed-nya di... Waduh, netizen lagi perhatian sama Xiaomi ini pada ya apapun yang Xiaomi lakukan, diperhatikan netizen, jadi kalau yang wangi-wangi kayak HP ini juga pasti bakal dilihat banget, itu bisa jadi apa ya, jadi apa istilahnya? Marketing gratis gitu ya. Ya semua apapun yang dilakuin, tapi kalau jelek juga sih. Kayak nggak masukin HP ini itu udah pasti mancing banget. Jadi tolong! Ini HP-nya kalau harganya 4 jutaan, kesan pertamanya cakep, ini desain keren, waduh layar bagus, waduh... Prosesor sih biasa aja sih. Kamera bagus, baterainya juga 5100 mAh itu nggak bisa di tes di video unboxing dari UI juga, ya MIUI sih. Entah kenapa belum HyperOS, entah di Indonesia bakal masuk HyperOS atau nggak, atau bakal di update ke HyperOS itu belum ada kabarnya yang pasti dari hardware, ini loncatan dari seri Redmi Note yang kemarin-kemarin dan semoga harganya nggak loncat juga saya ngarepnya cuma itu harga dijaga, kualitas loncat itu bakal naikin... Nama Xiaomi banget sih. Jadi gitu aja, unboxing buat Redmi Note 13 Pro 5G. Like kalau Anda suka dengan video ini, dislike kalau nggak suka, dan kita ketemu lagi di video selanjutnya. Yow! Masuk semua nggak ya? Yang paling murah pasti 13 4G. Closed Caption by Subbox.id Atau itu udah urusan Redmi 13? Wah nggak tahu lah.
Video Lainnya
Di tengah lonjakan harga kebutuhan sehari-hari, menemukan perangkat pendukung produktivitas yang andal tanpa menguras kantong menjadi tantangan tersendiri bagi para...
Dunia teknologi kembali diguncang oleh sebuah inovasi radikal lewat kehadiran lini Huawei Pura X Max yang siap menggeser dominasi iPhone dan Samsung. Kehadiran...
Bayangkan jika smartphone andalan Anda tiba-tiba kehilangan sinyal akibat masalah IMEI yang diblokir di Indonesia. Situasi tak terduga inilah yang memaksa seorang...
Pertarungan sengit di lini kamera smartphone flagship kembali memanas lewat adu mekanik tiga raksasa ultra yang membawa inovasi pemrosesan gambar paling ambisius...
Ketika hampir semua produsen ponsel berlomba-lomba menyematkan emblem 'Ultra' pada produk andalan mereka, sebuah pertanyaan besar muncul: apakah sang pionir masih...
Persaingan di pasar ponsel pintar kembali memanas setelah sebuah perangkat baru hadir dan langsung mengguncang dominasi merek yang selama ini dikenal sebagai raja...
Tecno Camon 50 Pro 5G sempat dipandang sebelah mata saat pertama kali meluncur karena label harganya yang menyentuh angka 5,5 jutaan terasa terlalu mahal. Namun,...
Samsung tampaknya mulai mengubah strategi di pasar kelas menengah dengan meluncurkan Galaxy A37 dan Galaxy A57 di pertengahan tahun 2026 ini. Langkah berani raksasa...
Pasar ponsel kelas 9 jutaan sedang memanas, dan Bestindotech turun tangan untuk menguji tuntas tiga kontestan yang paling banyak diperbincangkan: Xiaomi 17T, Vivo...
Membuat konten video berkualitas tinggi sering kali terbentur oleh rumitnya proses produksi dan beratnya peralatan yang harus dibawa. Lewat ulasan terbaru dari...
Memulai bisnis laundry sering kali terlihat sebagai ladang uang yang mudah dan menjanjikan, namun realitas di lapangan kerap kali berbicara sebaliknya. Berangkat...
Menghadirkan layar raksasa 98 inci di ruang keluarga kini bukan lagi sekadar mimpi mahal kaum sultan yang menguras kantong hingga ratusan juta rupiah. Lewat...
Pasar perangkat audio nirkabel premium bersiap menghadapi guncangan besar lewat kehadiran lini Soundcore Liberty 5 Pro Series. Di tengah dominasi merek-merek mapan...
Penasaran apakah Xiaomi 17T Pro benar-benar layak disebut sebagai perangkat flagship dengan harga belasan juta? Kreator akan mengajak penonton membongkar langsung...
Xiaomi 17T Pro hadir sebagai upaya Xiaomi untuk mempertahankan tahta "flagship killer" di tengah pasar tahun 2026 yang kian kompetitif. Kreator mengulas tuntas...

















