Kamera HP ini gak cuma GIMMICK 🌝 Huawei Pura 80 Ultra (& Pro) (YouTube Video)
Yo, what's up guys and welcome back to Best YouTube channel sama gua Alvin dan Huawei finally akan rilis smartphone flagship yang sebenarnya dari kemarin udah sempat kita bahas-bahas ya. Enggak cuma satu tapi langsung dua. Ada Huawei Pura 80 Ultra dan juga versi Pro-nya Pura 80 Pro ya. Secara spek sebenarnya keduanya ini punya banyak kesamaan, tapi ada beberapa perbedaan yang menarik juga, terutama di bagian kameranya. Nah, HP ini sendiri kameranya baru aja dapat penilaian nomor satu ya, dapat juara di Dxo Mark dan memang ini punya teknologi yang bisa dibilang pertama kalinya ya, satu-satunya yang ada di dunia menggunakan dual switchable telefoto Periscope Lens yang mana hasil zoom-nya ya lumayan bikin geleng-geleng. Nah, kemarin tim BOTEX sempat dapat kesempatan sebentar untuk nyobain versi ultranya waktu perilisan global di Thailand di Bangkok ya. Tapi itu memang bukan unit retail Indonesia yang mana sempat diblind test juga kemarin ya sama Daniel untuk versi ultra melawan ultra-ultra yang lainnya. Nah, sekarang unit yang gua pegang ini udah unit retail official buat Indonesia. Jadi di video kali ini kita bakal bahas lengkap soal HP ini dan pastinya perkiraan harga resminya di Indonesia. dicek nanti di akhir. Oke, langsung aja. Pertama kita cek soal design dan build quality-nya. Huawei ngasih nama konsep desain si Pura 80 ini gua kebiasaan bilangnya P ya. Yaitu ada namanya Glorious Glow Design yang mana kalau kalian lihat ya di bagian belakang ada frame kamera yang bentuknya iconic yang disebut sebagai dazling forward symbol. Kayak simbol kalau kita mau cepetin film gitu ya. Jadi memang bukan sekedar lingkeran kamera biasa, tapi dia ada sentuhan artistik yang bikin seri pura ini nampil beda dibandingin sama flagship lainnya yang sekarang semua serba bulat gitu kan. Material bodinya juga bisa dibilang yang ultra itu dilindungi crystal armor Kunlon Glass. Ini generasi kedua yang klaimnya ke Huawei ketahanannya 25 kali jauh lebih kuat dan ada 16 kali lebih tahan gores dibandingin kaca biasa. Jadi ada anti goresnya. Jadi lebih aman ya kebetulan misalnya sering jatuh atau tergores. Fel di tangan bisa dibilang solid banget dan rasanya memang udah kelas flagship lah. Nah, Pura 80 Ultra punya finishing yang lebih glowy ya, lebih mewah gitu kan. Terutama di varian warna golden black yang mana kalau kalian pengen yang lebih silence luxury mungkin bisa pilih yang Prestige gold gitu. Nah, kalau yang pro secara tampilan memang lebih sederhana dengan kamera t-nya yang cuma satu ya. Kalau kelihatan di bagiannya tuh cuma ada satu kotak. Cuma warna sih menurut gua tetap elegan, terutama dia ada varian yang warna namanya glaze red. Oke, lanjut ke bagian layarnya. Nah, keduanya udah pakai panel terbaru Huawei LTPO OLED yang disebut juga sebagai X through Display. Ukurannya 6,8 inci resolusi full HD plus yang mana refresh rate-nya adaptif udah dari 1 sampai 120 Hz. Nah, untuk peak brightness-nya bisa sampai 3.000 unit. Jadi, terang banget untuk penggunaan outdoor masih bakalan aman-aman aja. Nah, so far waktu gua testing gua gak ada komplain sih ya warnanya Vivit, tingkat keterangan oke. HDRnya juga enak, buat scroll juga mulus banget karena refres tadi sudah adaptif dan penggunaan baterai juga pastinya jadi lebih efisien. Intinya pengalaman visual di pura 80 series memang berasa banget udah kelas flagship-nya. Nah, kalau ngomongin performance sejujurnya chip Kirin 9020 yang ada di pura 80 series ini tuh kerasa smooth banget untuk penggunaan day to day use-nya pas dites ganti-ganti app semua aman. Cuma pas gua tes Anutu benchmark nih berasa ada anomali karena skornya itu cuma di 1,3 jutaan aja maksimalnya yang menurut gua enggak mencerminkan performa aslinya. Mungkin aslinya bisa hampir 2 juta kali ya karena aslinya tuh smooth dan responsif banget. Kita tes gaming nih di Gensin Impact di grafis high full HD itu bisa 60 fps smooth banget enggak kerasa ada frame drop. Paling memang yang perlu din Kirin 920 itu cuma kompatible 4G aja. Tapi ya di Indonesia juga ya 5G-nya kan rasa 4G. Nah, sekarang kita masuk ke bagian yang paling menarik dari HP ini, yaitu di bagian yang gede banget si kameranya ini, ya. Nah, kita udah sempat memang uji Huawei Pura 80 Ultra di video blind test kemarin ya. Dan bisa dibilang HP ini dapat vote yang paling balance antara foto dan video ya. Memang kemampuan kameranya nih yang menarik. Nah, spec-nya sendiri memang unik. Ada 50 megapel kamera utama dengan variabel aperture F1,6 sampai 4,0. Ada 40 megapel ultrawide 13 mm F2.2 pintu dan ada dua buah swichable Periscope telephoto lens yang mana pertama itu 50 megap f2.4 83 mm atau 3,7x jadi untuk jarak menengah dan ada 12,5 megapel f3,6 212 mm atau hampir 10x optical zoom untuk telefoto jarak jauhnya. Nah, teknologi ini bisa gua bilang revolusioner karena memang dia pakai motor gitu ya, penggerak yang kecil banget micron tapi presisi karena ada 140 komponen katanya di dalamnya. fungsinya adalah untuk transisi yang cepat dan smooth antar lensa tadi. Jadi, motor ini yang ngegerakin sensor kameranya buat kedua lensa telefotonya tadi ya. Jadi, dia pindah kayak gitu lensanya dan menggunakan satu sensor gede yang sama yang mana kalau kalian ingat kita pernah bahas kan Vivo X200 Ultra itu bagian modul kameranya gede banget karena mereka harus nge-housing atau ngerumahin dua sensor kamera yang gede yang ngebuat dimensi kamera frame-nya jadi tebal banget. Kita bisa pegang frame-nya kemarin gitu kan. Nah, kalau di sini space-nya tadi dipakai itu dia enggak terlalu besar walau memang saat penggunaan itu memang mengharuskan lensanya itu kayak semacam pindah motornya gitu ya. Sekitar kayak sep seekian detik itu dia bergerak ada bunyinya juga terus baru dia bisa kayak lock fokus dan bisa ngejepret. Oke, nah ini dia untuk hasil-hasil jepretan dari kamera Huawei Pura 80 series yang mana gua tes untuk sehari-hari ya. Secara standar si ini bisa gua bilang salah satu yang terbaik terutama di zoom-nya yang versile banget. Kemarin kita bawa HP ini buat foto-foto di Pestapora dan di posisi yang agak jauh pun karena ini rame banget ya, kita masih bisa dapat muka Bang Duta Sila on yang mana kayaknya nih enggak tua-tua ya. Gila legend abis. Dan ini foto favorit gua pakai filter black and white-nya pura 80 Ultra jadi dramatis. Jadi bagus banget fotonya. [Musik] Kita juga pakai buat foto-foto sampai acara malamnya ya, yang mana lebih gelap dan hasilnya juga menurut gua oke banget ya. Detailnya dapat, mini noise, dan bokehnya rapi. Mau itu di foreground ataupun background. Warnanya sendiri gua ngerasa memang lebih ke bagian eye pleasing ya. Jadi kayak ready to post itu enggak perlu diedit-edit lagi ya. Intinya sih secara kualitas ini udah top ya. Tapi biar lebih jelas, kita coba aduin sama yang lain. Ku merasakan apa yang teraksakan ku bilang kamu yang palingu. Nah, kalau kemarin kita udah adu sesama ultra, kali ini gua bakal coba compare ke HP yang udah jadi standar mainstream yaitu ada iPhone 16 Pro Max. Sekaligus tetap masukin juga si Samsung Galaxy S25 Ultra biar lebih jelas ya gambaran kualitas dari si Huawei Pura 80 series ini. Nah, kalau kalian coba lihat ya secara garis besar di lensa ultrawide ke lensa utama kalau kita compare nih ya untuk foto yang lumayan jauh perbedaannya memang lebih di bagian warna aja di mana Huawei punya karakter yang lebih tadi e pleasing ya dibandingin iPhone dan Samsung yang cenderung ke natural. Kalau kalian lihat warna daun di pohonnya jadi ijaunya lebih wah gitu kan. Lebih vivit dan lebih ngejreng di mata. Nah, masuk ke lensa televoto. Nah, ini yang cukup obvious kelihatan perbedaannya di mana di iPhone itu udah struggling ya untuk ngasih detail jelas dan noise-nya juga udah parah. Terus kalau kita mentok zoom-nya juga cuma di 25x yang enggak bisa lebih. Cuma di S25 Ultra dan pura 80 Ultra L yang bisa nge-zoom sampai 100X. Dan kalau kita tes nih ya untuk tulisan dari badminton equipment memang lebih kecapture dengan baik di pura 80 Ultra dibandingin sama di S25 Ultra. Nah, mungkin foto ini tergolong mudah ya karena cuma skenarionya cuma untuk capture text aja di mana ya ada enhancement yang cukup kelihatan. Sekarang gua pengen coba tes foto orang di mana nih hasil detailnya kelihatan juga nih. Optical di 10X Ultra Eura 80 Ultra ngasih detail yang lebih jelas walau di posisi ketika zoom 100X emang kayak ada enhancement software-nya lagi ya di kedua smartphone ini. Walaupun di S25 Ultra gua kelihatan kayak kakek-kakek gitu ya. Nah, next. Gua juga penasaran pengen ngaduin sama kamera mirrorless dan di sini gua pakai kamera full frame A7C2 dan lensanya gua coba pakai dua untuk mengimbangi kompatibilitas kamera karena kan di P80 Ultra dia ada ultrawide, main, telefoto, sampai yang telefoto yang jarak jauh. Jadi gua pakai Sony 1635 F2,8 GM dan medium ke telefotonya gua pakai Sigma 2470 F2.8 8 yang bisa dibilang udah kelas profesional lah dan harganya kalau digabung-gabung total-totan mungkin bisa Rp50 juta ke atas. Dan hasilnya bisa kalian lihat ya Pura 80 Ultra di mode portrait memang di fokal yang 50 mm baru mulai kelihatan nih mirip sama hasil kamera mirrorless beneran. Dan setelah ee itu Pura 80 Ultra langsung lompat ke 5,8x ya yang mana memang sekitar 135 km dan kamera gua cuma bisa 105 mm. Itu pun di mode crop. Dan di sini terlihat juga karakter warna P80 Ultra yang lebih pleasing gitu. Cuma memang kalau gua cek di bagian portret kan lensa telefotonya Sipura 80 Ultra tuh di 83 mm. Cuma dia enggak ada pilihan di mode portraet itu. Itu yang gua rasa semoga bisa dimasukin via software karena portraet di 85 mm itu juga tergolong oke. Dan gua sendiri suka banget di 85 dibandingin di 135 yang lebih close up, lebih dekat gitu kan terlalu tight. Oke, dari tadi kita udah bahas si versi ultra. kayaknya di anak dirikan yang proya ya. Maka kita bahas pro aja sekarang. Karena sebenarnya secara garis besar tuh mirip banget HP ini punya lensa utama yang sama ya, main sensornya 1 inci yang mana kalau kita cek di HP-HP Pro lain ini bisa dibilang satu-satunya Pro yang pakai sensor 1 inci. Biasanya kan yang versi ultra ya yang dapat sensor 1 inci. Terus untuk kamera ultrawide juga sama dan perbedaan paling jelas memang ada di bagian periscope telefotonya di mana versi Pro cuma punya satu lensa aja yaitu di 3,7x-nya. So far memang buat kebutuhan harian atau foto casual menurut gua ini udah masih oke banget. Yang sebenarnya kayak foto burung tadi yang kanan pertama itu adalah jepretan dari yang C Pro bukan versi ultra karena tadi lensanya kurang lebih sama kan. Tapi ya karena sensornya sama tadi ya intinya sensor 1 inciya itu yang gede bisa bikin cahaya masuk lebih banyak. shutter speednya bisa lebih cepat dan dnamic range juga jadi lebih kecapture dengan maksimal. Lanjut ke bagian baterai. Pura 80 series ini punya baterai yang sama ya, 5.170 mAh. Yang mana dalam pemakaian harian gua untuk browsing, foto, dan Mull itu semuanya aman-aman aja seharian enggak masalah dan sisanya juga masih cukup mungkin 1 seteng hari masih aman. Sedangkan chargingnya, nah keduanya mendukung 100 watt wired charging kabel dan 80 watan untuk wireless Huawei Supercharge. Pengalaman gua, baterainya tadi super awet, jadi enggak usah ngecas yang banyak banget dan ngecas sebentar aja juga udah cukup gitu kan. Jadi enggak ada lagi rasa was-was baterainya bakal habis. Kayak gua ngecas ditinggal mandi aja udah bisa 6070% untuk dipakai seharian. Oke, lanjut kita ngomongin bagian sisi software-nya. di mana Huawei Pura 80 series sudah berbasis EMUI 15. Secara garis besar experience day to day-nya itu akan kurang lebih sama ya dengan yang pernah kita bahas sebelumnya. Yang baru di sini adalah Huawei benar-benar memang nonjolin fitur AI biar enggak ketinggalan ya sama yang lain. Beberapa yang menurut gua paling kepakai adalah AI remove yang bisa ngapus objek langsung dari galerinya. Ada juga AI based expressions yang berguna banget kalau kalian foto group karena memang sistemnya otomatis milih ekspresi terbaik dari setiap orang. Kemudian untuk productivity katanya ada AI noise reduction yang mana efeknya lebih kepakai pas teleponan di tempat ramai karena suara kita tuh bisa kedengaran jelas dengan lawan bicara. Ada fitur AI gesture control yang gua pribadi jarang pakai tapi tetap menarik ya kalau kalian bisa maksimalin. Dan ada juga AI messaging untuk bantu compost message. Dan ada AI interactive Teams yang bisa dixplore kalau memang pengin HP-nya lebih personal. Sedikit soal software apps ya. Huawei memang punya App Store sendiri namanya App Gallery yang sekarang udah terbilang lengkap aplikasi-aplikasinya termasuk aplikasinya Google. Prosesnya udah pernah kita bahas lengkap di video sebelumnya. Jadi kalau kalian belum nonton boleh dicek aja biar dapat gambaran jelas soal ketersediaan aplikasi serta penggunaannya sehari-hari di smartphone Huawei. Nanti gua taruh di sini. Nah, memang udah ada improvement tuh semenjak video itu tayang. kayak Gmail sekarang udah compatible ke dark mode. Software Arapace juga yang pas kita tes itu ada masalah sekarang udah aman dan klaim-nya Huawei aplikasi aplikasi lain juga sudah lebih lengkap di App Gallery. Intinya kalau kalian udah adaptasi dengan penggunaan MUI di Huawei ya proses-proses tersebut bakalan kerasa normal-normal aja. Oke untuk harga resminya memang gua belum tahu tapi nanti kalau udah gua tahu gua bakal taruh langsung di kolom deskripsi di bawah. Dan kalau gua ikut tahun lalu itu PO-nya tuh biasa ada dapat eh smartwatch ya, Huawei GT4 dan moga-moga tahun ini bakalan dapat juga sih ya. Harusnya dapat ya karena value-nya bakalan menarik banget sih kalau kalian dapat si smartwatch-nya di periode promosi. Sama yang gua baca juga sekarang Huawei itu ngasih layanan after sales-nya lewat Huawei Care Plus selama 1 tahun. Jadi enggak perlu khawatir kalau kalian jatuh layar pecah atau bodinya pecah bisa langsung diganti dengan harga yang lebih terjangkau. Ya, kayak brand-brand yang udah ya berjalanlah servisnya gitu. Sip, itu aja buat hands on gua seminggu bareng si Huawei Pura 80 Ultra dan Pura 80 Pro ya. Pertanyaan yang sering muncul pastinya gimana apa yang lebih worth it gitu kan. Kalau kalian memang sering pakai zoom untuk traveling wildlife motrek jarak jauh ya ultra punya fitur yang sangat menarik tadi lewat siwitchable teloto lens-nya. Tapi kalau kalian pengen rasa flagship dengan kamera utama yang powerful, layar oke, baterainya juga gede, charging kencang, ya menurut gua pura 80 Pro pun sudah cukup banget gitu kan. Makanya nantikan next video, terutama untuk bagian kameranya karena setelah blind test yang serba ultra kemarin, gua juga pengen bikin blind test lagi dengan HP-HP lainnya. Jadi jangan lupa subscribe dan hidupin notifikasinya biar enggak ketinggalan. Itu aja. Thank you Sudah nonton. Nama gua Malvin. I'll see you guys on the next video. Ciao. Oh iya, dapat casing ya. Kalau yang ultra casing-nya keren. Kalau yang pro casing-nya transparan, hard case standar. Yeah.
Video Lainnya
Dunia teknologi kembali diguncang oleh sebuah inovasi radikal lewat kehadiran lini Huawei Pura X Max yang siap menggeser dominasi iPhone dan Samsung. Kehadiran...
Perdebatan mengenai jam pintar terbaik tampaknya memasuki babak baru lewat kehadiran Huawei Watch Ultimate 2, sebuah perangkat yang berani mendobrak batas premium...
Kehadiran Huawei MatePad Mini sukses memberikan angin segar di tengah tren pasar yang dipenuhi tablet berukuran raksasa. Membawa dimensi super tipis dan panel...
Mencari gawai ringkas yang benar-benar bisa diandalkan untuk mobilitas ekstrem kini bukan lagi sekadar angan. Lewat gebrakan layar Flexible OLED PaperMatte yang...
Huawei kembali menggebrak pasar tablet lewat gebrakan yang membuat para kompetitornya, termasuk lini iPad Mini, harus waspada. Melalui dimensi super ringkas dan...
Di tengah obsesi industri teknologi pada layar raksasa, kehadiran tablet seberat 260 gram ini menjadi anomali brilian bagi kaum bermobilitas tinggi. Ulasan HUAWEI...
Kehadiran HUAWEI MatePad Mini membawa kejutan tak terduga di segmen tablet ringkas yang selama ini nyaman dikuasai oleh iPad Mini. Bersembunyi di balik dimensi...
Membuat konten liputan di lapangan sendirian tanpa bantuan kru sering kali menjadi momok bagi para kreator, terutama dalam menjaga kualitas visual dan audio agar...
Pasar ponsel lipat mendadak gempar lewat gebrakan Huawei yang sukses mencuri start dari Apple lewat lini terbarunya, Pura X Max. Kehadiran gawai futuristik ini...
Tren berolahraga luar ruangan kini memicu pergeseran minat dari TWS konvensional ke perangkat Open-Ear Headphones (OWS) demi faktor keamanan dan kenyamanan telinga....
Mencari smartwatch ideal di rentang harga 3 jutaan sering kali berujung pada kompromi antara fitur kesehatan yang akurat atau desain yang modis. Namun, Huawei Watch...
Pasar smartwatch kembali diguncang oleh lini terbaru Huawei yang berani menyematkan fitur pelacakan kesehatan tingkat lanjut, termasuk indikator risiko diabetes. Di...
Dunia wearable baru saja kedatangan standar baru lewat kehadiran lini Huawei Watch Fit 5 Series yang diklaim mampu mendeteksi risiko diabetes secara dini. Jam...
Pasar smartwatch kelas menengah kembali diguncang oleh kehadiran perangkat terbaru Huawei yang berani menantang dominasi Apple Watch dengan harga jauh lebih ramah...
Pasar smartwatch premium kini kedatangan penantang serius yang siap mengacak-acak dominasi merek besar lewat lini HUAWEI WATCH FIT 5 Series. Perangkat cerdas ini...
Kehadiran Huawei Watch Fit 5 Pro menandai babak baru dalam evolusi perangkat sandang kesehatan dengan membawa fitur pemantauan risiko diabetes langsung ke...

















