Kamera MacBook Pro pun sungkem sama ini.. (YouTube Video)
Gua baru nemu webcam sekecil ini. Sumpah, ini beneran kecil banget. Namanya Ausbot Meet Flip. Pertanyaannya nih, kita masih butuh enggak sih device kayak gini? Di paket penjualannya, kita bakal mendapatkan manual book-nya, terus webcam-nya, terus ada kabel USB-C to C dengan dongle converter untuk USB-C to USB-A. Di bagian depan kardusnya ada stiker garansi. Yes, webcam ini didistribusikan secara resmi melalui PT Dnk Pratama. Klaim ini adalah webcam terkecil di dunia, kayaknya bener ya. Kita lihat ini body-nya waktu semuanya tertutup. Untuk buka kameranya ada di bagian depan, kita flip begini. Untuk penyangganya dibuka dari bagian bawah gini. Di sini juga ada mounting buat dipasang ke tripod. Dalam keadaan terlipat semua, ukurannya itu ada di panjang 4,49 cm dengan lebar 4,16 cm, tebalnya ada 1,88 cm. Beratnya cuman 37,7 gram. Jadi, Ausbot Meet Flip ini gampang banget buat dibawa-bawa. Bahkan dengan mudahnya kita bisa kantongin. Buat pasangnya, kita bisa buka dan pasang di bagian atas laptop atau tablet kalian kayak gini. Kayaknya tuh enggak meyakinkan ya, tapi pas gua gunakan dia solid kok. Yang penting bagian depannya ini rata, jangan miring. Setelah terpasang, kita bisa adjust angle-nya kayak gini. Kita lihat di depan ada lensa 4K yang di sebelah kirinya tuh ada LED indikator. Di sebelah kanan ada dua mikrofon, satu mikrofon omnidirectional dan satu mikrofon directional. Untuk digunakan, kita perlu sambungin ke laptop kita dengan menggunakan kabel USB-C dan kita harus instal aplikasi Ausbot Center di website Ausbot resminya langsung. Gua langsung tes, kualitas gambarnya tuh emang enggak kaleng-kaleng ya. Dengan cahaya yang minim pun, gambarnya terlihat tajam, clear, dan detail. Apalagi kalau kalian menggunakan cahaya yang decent, kualitas gambarnya itu cakep banget. Visual kita jadi terlihat profesional gitu. Aplikasi Ausbot-nya juga banyak banget fiturnya. Yang pertama, kita bisa aktifin auto framing. Ada tiga pilihannya, ada group mode, single close up, dan upper body. Kita juga bisa aktifkan atau matikan fitur ini dengan gestur tangan begini juga ya. Jadi enggak usah buka aplikasinya. Kalau aktif LED-nya akan berwarna ungu, kalau mati akan berwarna hijau. Terus di bawahnya ada menu view and gimbal. Yang ini paling kita bisa atur view-nya aja. Ada tiga pilihan mode, ada white, medium dan narrow. Terus lanjut ke menu image, di sini kita bisa atur eksposur, bisa auto eksposur dengan eksposur compensation juga. Kita juga bisa pilih mau auto eksposur global keseluruhan gambar atau fokus di eksposur muka kita aja. Webcam ini juga punya fitur HDR dan kualitasnya beneran cukup decent. Dynamic range-nya itu kerasa banget naiknya. Tapi ini bisa diaktifin dengan frame rate video maksimal di 30 FPS ya. Kalau kita mau pakai 60 FPS HDR-nya ini enggak bisa nyala. Anti flicker ini juga bisa diaktifin dari sini. Nanti kalian tinggal coba aja nyalain salah satu antara 50 Hz atau 60 Hz kalau video kalian ada flickernya. Ini tergantung spek lampu yang kita gunakan ya. Ya pokoknya salah satunya pasti bisa ngilangin flicker. Kita juga bisa atur ISO minimal dan maksimalnya. Rentangnya ada di 100 sampai 12.800. Kalau lampu cukup terang, gua saranin kecilin aja ISO maksimalnya. White balance-nya kita juga bisa atur auto atau manual. Lengkap dengan color wheel juga loh. Terus kita bisa atur lagi di bawahnya. Ada satu gestur lagi, gestur untuk zoom dan begini ya gesturnya. Kita bisa atur mau zoom seberapa saat menggunakan gestur ini. Audio mode-nya juga ada beberapa pilihan dan gua harus akui kalau mikrofon si OBSBOT Meet 4K ini bagus pakai banget. Jadi gua selalu pakai mikrofonnya untuk meeting online. Kita juga bisa jadikan OBSBOT Meet 4K ini jadi virtual kamera dengan klik ini ya. Untuk record video, webcam ini bisa rekam video up to 4K 30 FPS. Terus di menu fitur beauty, kita bisa aktifkan filter untuk beauty. Gua yakin cewek-cewek pasti seneng deh, beneran halus banget jadinya muka gua. Kita juga bisa aktifin blur efek di sini. Ada berapa level dan cukup terlihat natural. By the way ini ada pilihan advance ya, tapi karena gua pakai laptop yang GPU-nya enggak powerful, jadi fitur ini enggak bisa gua cobain. Di sini ada background replacement juga yang cukup rapi hasilnya. Ada fitur teleprompter juga, jadi kita tinggal masukin teksnya aja. Oke, sisanya ada beberapa fitur AI dan avatar yang basisnya cloud. Untuk menggunakan ini, kita harus langganan cloud-nya ya. Karena gua enggak langganan, gua enggak bisa nyobain fitur ini. Terus, karena ini resmi ya, kita dapat garansi langsung under PT NK Pratama. Kalian bisa daftarin garansinya melalui mobile app NK Pratama. Untuk tutorialnya, kalian bisa scan di QR code yang ada di stiker bagian depan dus produknya. Yang penting kartu garansi dan nota-nya enggak hilang ya. Kesimpulannya nih, awalnya gua skeptis apakah kita butuh webcam eksternal kayak gini lagi? Kayaknya enggak bakal kepakai deh. Tapi setelah lihat kualitas gambarnya, bahkan sekarang gua WhatsApp video call aja bela-belain pakai laptop biar bisa pakai webcam ini. Apalagi buat kalian yang masih sering meeting online. Kalian enggak bakal rugi deh invest buat beli OBSBOT Tiny Flip ini, karena beneran ningkatin visual kalian jadi kelihatan decent dan profesional. Untuk link pembeliannya, gua taruh di deskripsi ya.
