Kamera WAJIB buat TikToker 💯 (YouTube Video)
Di tengah hiruk pikuknya perkontenan hari ini, konten live streaming itu masih menjadi andalan ya, yang di mana seorang content kreator atau penjual bisa berhadapan langsung atau berinteraksi langsung dengan para penontonnya dan juga calon pembelinya. Nah, buat kamu yang sekarang udah jadi content creator atau live streamer kayaknya wajib banget nih punya alat yang satu ini karena biar hasilnya tuh makin lebih profesional lagi. Nah, ini adalah kamera khusus live streaming dari Holyland yaitu Venus Lift Air. Sebelumnya kami tim Droid Lamp juga pernah bahas kamera yang serupa namun dengan versi yang lebih awal muncul. Sekarang Venus Lift Air ini hadir dengan beberapa kelebihan dan upgrade yang lebih baik. Tentunya dinamakan Venus Lift Air mungkin karena bentuknya yang kompact kali ya dan juga ringan tapi materialnya tetap solid kok. Jadi mau dibawa ke mana-mana atau mau ditaruh tripod enggak perlu yang ribet-ribet lagi. Nah, sekarang kita body tour kameranya dulu ya. Di sini lensanya menggunakan yang ukuran lebar yaitu 7 mm dengan F1.05 dengan diameter 55. Jadi memang lensanya ini enggak bisa dibuka pasang alias lensa tanam. Selanjutnya di sisi bawah dan samping terdapat screw untuk tripod. Lalu ada banyak port juga tersedia di sini. Ada dua port type C yang bisa untuk menyambungkan ke perangkat laptop atau PC dan satu lagi ini buat mic eksternal ya. Selain itu ada port HDMI juga terus ada port LAN untuk internet DCIN in dan juga AUX untuk audio tambahannya. Yes. Jadi kalian gak perlu ribet gonta-ganti baterai lagi karena kamera ini udah menggunakan colokan adapter langsung sebagai power-nya. Terus biar hasil live streamingnya enggak buffering, kalian bisa langsung colok ke kabelan aja ya. Kamera ini menggunakan layar touchsreen berukuran 3 inci yang bisa di-flip juga 180 derajat. Cocok nih buat para live streamer yang suka syutingnya sendirian. Untuk tombol record dibuat terpisah posisinya dengan warna khas yaitu merah. Dan terakhir ada hotsu juga yang bisa dipasangin lampu tambahan ya atau aksesoris lain. Buat penyimpanannya Venus Lift Air ini menggunakan slot SD card ya. Jadi saran gua sih pakai yang ukurannya besar ya. Atau kalau kalian pengin bikin konten-konten reels atau TikTok yang 60 detik ke bawah durasinya itu juga bisa kok. Oke sekarang kita coba nyalain kameranya ya. Setelah dicolok kalian tinggal tekan aja tombol power-nya selama 3 detik. Habis itu kalian wajib hubungkan ke internet via kabelan atau bisa lewat aplikasinya aja yang Holy Cam. Tapi kalau untuk baru pertama kali nyalain sih kayaknya harus disambung ke LAN dulu ya karena bakal ada update software juga. Nanti setelah nyala baru kalian bisa sambungin ke aplikasinya. Ini dia tampilan UI-nya simpel dan kelihatan clean banget menggunakan OS bawaannya yaitu Holy OS yang terasa cukup smooth saat dijalankan ya. Nah, di kamera ini ada tiga mode. Yang pertama ada mode UVC streaming, lalu ada mode RTMP, dan juga terakhir itu ada mode syuting. Untuk live streaming kalian bisa pilih yang UVC atau RTMP ya. Dan untuk mode syuting ini kayak perekaman video biasa aja yang hasilnya langsung disimpan ke SD card. Sekarang kita bahas jeroan kamera ini yang di mana kamera ini menggunakan sensor Simous berukuran 1/1,3 inci dengan maksimal resolusi perekaman di 4K 30 fps dan efektif pikelnya di 50 megap. Untuk sekelas kamera live streaming, kemampuan seperti ini sudah terasa cukup ya. Apalagi ditambah dengan bantuan lighting yang proper. Dijamin hasilnya bakal lebih profesional lagi. Plus ada teknologi AI tuning-nya juga buat hasil warna yang dihasilkan itu biar lebih bagus lagi. Untuk settingan exposure-nya kita dikasih dua pilihan nih, ada smart dan juga pro. Untuk yang smart ini simpelnya sama kayak auto ya, cuma ada beberapa settingan aja kayak sharpness, saturation dan juga kontras. Sementara yang mode pro ini lebih kompleks lagi. Kalian juga bisa atur white balance, iso shutter speed, serta aperture juga di mode pro-nya ini. Bukan cuma itu aja, kalian juga bisa setting tone-nya di sini. Default-nya sih baru ada cool aja nih, tapi tenang, kalian bisa tambahin tone-nya lagi sesuai keinginan via aplikasinya. Nah, karena lensanya ini fix di 7 mm, kalian tetap masih bisa melakukan zooming dengan digital hingga empat kali. Hasilnya di luar dugaan sih, masih tetap bagus apalagi ditambah autofokusnya yang lumayan cepat. Cocok nih buat perkenalan video produk juga. Atau kalau kalian mau fokus ke wajah juga ada face tracking-nya yang bisa diaktifin. Selain itu juga ada auto exposure lock-nya dan pilihan buat anti flickernya juga. Kamera ini bukan cuma hanya dirancang untuk yang orientasinya potret aja ya, tapi landscape juga. Dia bakal otomatis berputar tanpa harus pergi ke settingannya dulu. Buat kalian yang suka live streaming di berbagai platform sekaligus, kamera ini juga mendukung multi platform streaming secara wireless dan juga wir. Oke, Guys. Kira-kira hasilnya begini ya kalau kalian live streaming menggunakan kamera dari Venus Lift Air dari Horeland ini, ya. Hasilnya cukup bagus, ya. Dan gua menggunakan satu lighting. Bisa kalian lihat pantulannya itu di kaca ya emang udah mau gelap ya. Gimana? Keren ya. Dan ini gua menggunakan resolusi 4K 30 FPS. So, kamera Venus Lift Air dari Hollyand ini emang cocok banget ya buat kalian yang sekarang udah jadi content creator atau live streamer tapi pengen ke arah yang lebih profesional lagi. Terutama dari segi gambarnya dengan hasil gambar yang lebih baik berkat dukungan sensor yang cukup besar dan juga daya tahan baterai yang tanpa batas ya kalian bisa melakukan live streaming itu 24 jam nonstop R jutaan untuk harga kamera skece ini menurut gua masih sangat worthed ya. Yeah.
