Kameranya terlalu EDUN! Calon Midrange Terbaik?! - realme 16 Pro+ (YouTube Video)
[musik] Kalau ditanya apa yang paling kerasa berbeda dari seri angka baru Realme ini, jawaban saya adalah kameranya. Lip kamera di HP ini tuh sangat sangat sangat sangat empat kali tuh. Sangat signifikan dibandingkan seri-sari angka sebelumnya. Salah satu penyebabnya adalah mereka sekarang serius banget ngurusin kamera. Bahkan mereka berkolaborasi dengan TV Rainel buat bikin pusat R&D khusus. kamera [musik] bernama Luma Color Lab. Soal setup kamera ini juga rada edan. Kamera utamanya beresolusi 200 megapel dengan sensor gede Samsung HP5 bukan S1.8 plus OIS ya. Dia juga punya kamera telefoto periskop resolusi 50 megapel dengan 3,5 kali optical zoom dan OIS tentunya. Terakhir ada kamera pelengkap ultrawide 8 megapel. Untuk kamera depannya sendiri beresolusi 50 megap. Secara angka jelas tidak terlihat seperti HP biasa. Untuk kualitas fotonya dalam kondisi daylight, kamera utamanya nangkap gambar yang detail banget dengan dynamic range yang luas. Tapi bintang utamanya adalah fitur luma color image yang bikin skin tone manusia dan objek kelihatan sangat natural. Ya, pas dipakai hunting foto di China, saya bisa dapetin foto-foto yang cakep banget yang kalau saya posting tanpa watermark pada enggak nyangka kalau foto ini ditangkap sama HP mid range. Edan sih. Untuk kondisi low light, kamera utamanya juga pintar narik cahaya. Hasil fotonya minim noise, tajam, dan warna lampu-lampu kotak di malam hari juga gak overblown gitu. Pintar nemuin titik terang di tempat yang gelap. Dinamic race-nya sekali lagi bagus dan saya suka. Untuk foto telennya kayaknya ini yang paling saya suka ya. Mode potret dengan zoom optical 3,5 kali atau setara dengan 80 sampai 90 mm. Ngasih kompresi perspektif yang natural banget. Buset, muka enggak kelihatan melebar atau distorsi dan efek itu kelihatan sangat rapi. Ini lensa mahal banget feel-nya. Biasanya saya dapetin F ini tuh ada di HP belasan juta gitu. Enggak cuma kamera biasa yang menarik, Realme punya beberapa hal yang juga gak akan kita temuin di HP-HP lain. Misalnya five master mode. Simpelnya five master mode di Realme 16 Pro Plus itu ibarat kata apa ya? Oh, ini coloris profesional langsung di dalam HP. Fitur bawaan ini ngasih 21 pilihan vibe atau preset warna yang atau cinematic. [tertawa] Kenapa fitur ini menarik? Bayangin tinggal jepret langsung cakep. Enggak perlu lagi ribet ngedit warna di aplikasi lain kayak Lightroom atau VSCO ya. Fitur ini ngebantu banget kalau ente lagi hunting foto street style gitu pojalanan atau nyari spot-spot yang art di kotak. Hasilnya udah pasti ready buat langsung dipost ke media sosial tanpa diedit. Walaupun pakai filter fotonya enggak bakal pecah atau burem. Soalnya fitur ini jalan bareng sama kamera utama 200 megapel dan lensai periscop megapel bawaannya. Jadi detail dan ketajamannya tetap terjaga. Jadi intinya Fight Master mode ini useful banget buat kalian yang pengin hasil foto cakep tapi enggak mau pusing mikirin editing warna. Fitur ini kepakai banget. Secara experience sih menurut saya ini rasanya kayak lagi ngambil foto pakai kamera Fuji Film dengan film simulatornya gitu. Asik dah. By the way, karena Realme sekarang sudah kembali ke pangkuan orang tuanya, maksudnya BBK Group gitu, mereka punya fitur-fitur di kamera yang lazimnya hanya akan kalian temukan di HP belasan juta Oppo. Misalnya AI portret glow, AI instant clip, dan foto pop up dan lain-lain. Intinya untuk kamera, HP ini menurut saya untuk sebuah midrange ini juara sekali dan bisa jadi kandidat HP midrange dengan kamera terbaik di 2026. Untuk hal lain di HP ini juga enggak kerasa biasa aja menurut saya. Misalnya desainnya soal look and feel, HP ini juga gak main-main. Mereka gandeng desainer top Jepang Nuto Fukasawa buat bikin konsep urban wild design. K belakangnya khususnya varian master gold yang saya pegang ini dan master grey pakai material bio base silicon alias boleh synthetic organic. Waktu dipegang feelnya itu premium banget, lembut dan punya tekstur yang ngasih grip yang mantap banget di tangan ya. Ya walaupun pada akhirnya kita akan tetap pakai casing ya. Ajaibnya walaupun punya baterai gede, ketebalan HP ini tuh cuman 8,49 mm loh. Selain itu, body HP ini udah dilindungi sertifikasi IP69. Artinya, HP ini tahan terhadap debu, ekstrem, semprotan air, bertekanan tinggi, termasuk air panas. Mana tahu kan enggak sengaja gitu kecemplung ke panci bakso. Overall saya suka banget sama desain HP ini. Terutama untuk material kulit sintetis organiknya yang bikin bekas dijadi itu enggak ada dan enggak kerasa licin gitu. Terus soal durability yang saya kurang suka modul kamera aja yang rada nonjol gitu. Kalau HP-nya ditaruh telentang di atas meja bakal goyang-goyang alias woobling pas dipakai buat ngetik gitu. Untuk layar juga bagus dia pakai layar AMOLED quad curve berselusi 1.5k. By the way, ini enggak melengkung-melenggung amat ya, tapi melengkungnya itu kayak dikit aja gitu loh. Fel flatnya tuh masih dapat, feel lengkungannya juga masih dapat di ujung gitu. Ukurannya gede, warnanya gonjreng, dan refresh rate-nya udah tembus 144 Hz. buat scrolling media sosial, buat scrolling trade, bacain status-status manusia random itu smooth banget gitu. Brightnessnya juga luar biasa tinggi ya, tembus 6.500 nits dalam kondisi peit di mode standar. Buat navigasi GPS di setang motor yang bolong pas matahari lagi trik-triknya ya enak banget sih. Overall saya suka sama layarnya. Terus baterainya wah ini yang rada edan menurut saya. Tadi kita sempat bahas kalau HP ini tebalnya cuma 8 mm lebih dikit ya, tapi kapasitas baterainya sampai 7.000 1000 mAh. Masyaallah. Eh, maaf ya kan biasanya bejir gitu ya. Tapi karena lagi bulan puasa, bulan Ramadan harus yang baik-baik ucapannya. Teretan baterainya juga edan menurut saya. Dipakai touring motor jarak pendek antar kota, navigasi nyala sambil streaming musik, baterainya sanggup bertahan seharian penuh tanpa butuh power bank. Dalam pengujian bahkan dia bisa bertahan sampai 25 jam dalam skenario penggunaan nonstop. Dia juga support 80 watt Superfook Fast Charge. Bisa ngisi baterai dari 0 sampai 50% dalam waktu 20 menit. Dan untuk sampai 100% butuh waktu sekitar 1 jam ya. Bejir kan? Eh, masyaallah kan. [tertawa] Wah, ya. Saya lupa bahas soal performa ya. HP ini pakai sosis Snapdragon 7 gen 4. RAM-nya 12 GB berjenis LPDDR 5X dan storage-nya UFS 3.1. Skoran tutunya ada di angka 1,3 jutaan. Scan penggunaan casual. Menurut saya sih enggak ada obat ya. Buka tutup aplikasi, edit video di CapC sampai loncat-loncat antara aplikasi e-commerce itu kerasa instan dan enggak delay atau startering gitu. Buat main game juga lumayan oke. Buat main game berat kayak Gin Impact bisa walaupun gak bisa dipaksa pakai setting mentok rata kanan. Buat main game FPS juga lancar dan responsif. Buat main Mobile Legends bisa dipastikan enak dan lancar plus kompetitif. Overall buat gaming menurut saya aman ya. Manajemen semunya juga patut diajung ke jempol. Dipakai main intensif. Panasnya cuma kerasa angat-angat kuku aja di area sekitaran modul kamera. Enggak ada cerita throtling parah yang bikin FPS itu nyungsep gitu. dites pakai aplikasi benchmark juga ada di angka 98% stability performanya. H, nice. Kesimpulannya, HP ini bagus dan sebuah lip yang sangat jauh untuk line up angka dari Realme. HP ini asyik banget kalau kalian cari HP yang kameranya bagus, baterainya awet, desainnya cakep, dan durability-nya juga oke. Tapi saya rasa akan kurang oke buat kalian yang enggak suka sama HP layar curve ya atau butuh kamera dengan lens ultrawide yang punya resolusi [musik] tinggi gitu. Simpelnya kalau NT nyari HP paket komplit yang bisa dipakai buat main game ngonten dan baterainya enggak habis-habis. Realme 16 Pro Plus ini adalah kandidat kuat HP midriage terbaik tahun ini. Buat yang enggak butuh lensa tele bisa juga pilih Realme 16 Pro ya karena sama-sama cakep. Desain flat, layar flat, performa ngebut dengan dimensi City 7300 Max-nya, kameranya 200 megapel, dan baterainya badak. 7000 mAh. Harganya tentu lebih terjangkau. Dan satu lagi, Realme juga punya produk lucu lainnya yaitu Realme Buds Air 8. Di harga segini kalian udah dapatin setup dual driver plus support LDHC 5.0 yang bikin suaranya atau detailnya dan bass-nya enak banget, coy. Yang paling mahal sih fitur AC-nya yang bisa ngeredam noise sampai 55 dbel ditambah durability baterainya yang awet banget. Bahkan mereka ngaklaim tahan sampai 58 jam pemakaian [musik] nonstop. Emang sih build quality bodinya gak kerasa B aja gitu dan fitur EA transornya juga masih [musik] suka hit and miss gitu tapi itu semua ketutup sama konektivitas Bluetooth 5.4 yang stabil, rating IP 55 yang aman buat dcek olahraga dan fitting yang nyaman banget di kuping. Overallarbuds ini menurut saya worth it banget buat dibeli. Tapi keputusan ada di tangan kalian ya. Gimana? Siap masukin ke ranjang belanja atau mau nunggu THR turun? Tulis pendapat kalian di kolom komentar di bawah. Segitu aja video singkat saya soal Realme 16 Pro Plus ini. Klik tombol like kalau kalian suka dengan video ini. Dan kita akan ketemu lagi di video berikutnya. Irwan pamit dan adius.
Video Lainnya
Bursa ponsel 2026 memanas oleh inovasi brutal. Persaingan kini berpusat pada pesona lensa periskop, monster baterai ekstrem, dan cip pendingin cair. Panduan taktis...
Pasar smartphone midrange di pertengahan tahun 2026 ini sedang menghadapi badai kenaikan harga yang kian tidak masuk akal, memaksa konsumen untuk ekstra jeli dalam...
realme C100 membuktikan bahwa ponsel kelas menengah ke bawah tidak selalu harus berkompromi soal daya tahan. Di tengah persaingan pasar yang ketat, perangkat ini...
Menemukan True Wireless Stereo dengan fitur Active Noise Cancellation premium biasanya membutuhkan anggaran jutaan rupiah. Namun, kejutan datang dari Realme Buds...
Pasar True Wireless Stereo (TWS) ramah kantong kembali diguncang oleh kehadiran perangkat terbaru yang berani membawa spesifikasi kelas atas ke segmen harga...
Pasar ponsel pintar kelas menengah sering kali didominasi oleh nama-nama besar yang membuat kita abai terhadap permata tersembunyi dengan potensi luar biasa....
Pasar smartphone kelas terjangkau kembali diguncang oleh kehadiran realme C100 yang membawa spesifikasi di luar nalar, terutama lewat baterai raksasa berkapasitas...
Kapasitas daya yang masif sering kali menjadi daya tarik utama saat memilih ponsel pintar baru, tetapi benarkah angka besar pada spesifikasi menjamin daya tahan...
Di tengah gempuran ponsel pintar yang makin tipis dengan kapasitas baterai yang begitu-begitu saja, pasar teknologi dikejutkan oleh kehadiran sebuah perangkat yang...
Pecinta gadget kembali dikejutkan dengan kehadiran lini terbaru yang membawa spesifikasi di luar kebiasaan kelas entri. Kali ini, perhatian tertuju pada daya tahan...
Pertarungan di kelas flagship killer kembali memanas lewat duel sengit antara iQOO 15R dan Realme GT7, dua ponsel yang datang dari generasi berbeda namun membawa...
Tren perangkat audio open-ear kini semakin memanas dengan kehadiran realme Buds Clip, sebuah dobrakan baru yang siap menantang dominasi merek premium di pasar TWS...


















