Jungkat

KAMI COBA LANGSUNG NISSAN X-TRAIL e-4FORCE DI JEPANG, COCOK BANGET BUAT DI INDONESIA (YouTube Video)

  • 30/05/2025

Selamat datang di Official Oto. Dan seperti yang Anda lihat, kita punya kesempatan untuk mencoba X-trail terbaru di Jepang. Dan di kawasan K Gu Guchiko ini kita akan mencoba beberapa fitur-fiturnya yang menarik dari SUV terbaru ini. Seperti apa? Ayo kita simak bareng-bareng. [Musik] Perjalanan oto.com bersama Nissan ke Jepang masih membawa beberapa cerita menarik. Salah satunya adalah bagaimana perjalanan ini memberi kesempatan kami untuk melihat lebih dekat produk kendaraan Nissan yang layak dibawa ke Indonesia. Salah satunya adalah Nissan X-Trail dengan teknologi hybrid eforce. Pertemuan pertama terjadi saat berkunjung ke Nissan Galery di kantor pusat Nissan di Yokohama. X-trwarkan di pasar domestik Jepang utamanya yang menginginkan jenis mobil SUV. Unit yang dipamerkan adalah varian Gorce tol Roosit dengan warna two tone shell blown dan hitam. Di pasar Jepang ada juga varian X dan S yang masing-masing mendapatkan tawaran penggerak two wheel drive dan four wheel drive. Masuk ke dalam, interior X-til model ini menggunakan warna coklat atau T yang terkesan premium. Perhatian utama ada pada layar berukuran 12,3 inci yang menampilkan navigasi serta sambungan telepon genggam Android Auto dan Apple CarPlay. Hadir juga meter cluster pengemudi berukuran 12,3 inci dengan head up display 10,8 inci yang menghadirkan beragam informasi kendaraan. Memudahkan pengudi berkonsentrasi sepanjang perjalanan. Di hari berikutnya, oto.com mendapatkan kesempatan untuk pergi ke area Kawaguchiko, tempatnya kawasan Minamitsuru bersama dengan X-Trail dan satu unit Serena. Tujuan utamanya adalah mencoba berbagai keunggulan produk untuk pasar domestik Jepang ini. Sambari berburu pemandangan Gunung Fuji yang terkenal indah. Aturan berkendara yang ketat dan faktor keselamatan membuat pengalaman kali ini hanya sebagai penumpang. Meski tidak terlalu lengkap, namun ini sudah bisa menggambarkan beberapa keunggulan XT di tanah kelahirannya. X-tel menggunakan teknologi eforce yang serupa dengan e-power, di mana yang membedakan adalah jumlah penggerak pada ban. Nissan percaya diri menempatkan mesin 1500 cc pada medium SUV ini. Di atas kertas, mesin ini menawarkan tenaga 144 PS dan torsi 250 Nm dan bertugas hanya sebagai pengisi daya ke baterai litium ion pada masing-masing poros ban depan dan belakang. Impresi soal tenaga sepanjang perjalanan dari Yokohama menuju Minamitsuru yang berjarak sekitar 150 km tidak ada masalah berarti. Rasa sebagai penumpang ekstrem memberikan tenaga yang mumpuni pada jalan tol sepanjang jalan. Seperti pada e-power, berkendara dengan eforce menyerupai sensasi berkendara EV berkat penggunaan motor listriknya. Senyap meski masih terdengar samar suara mesin saat mengisi daya. Pengemudi juga sempat mengaktifkan fitur ADAS propilot yang juga sudah hadir pada produk Serena dan Kicks di Indonesia. Soal melibas tanjakan, turunan, dan kontur jalan berbelok, teknologi EVC menawarkan output tenaga yang presisi di keempat roda. Pengereman juga dipastikan berfungsi di keempat roda dengan gabungan fitur regeneratif dan hidraulik. Ini mengurangi gejala limbung juga mabuk darat yang biasanya terakumulasi dari gerakan kendaraan saat melakukan pengereman. Utamanya dibelokan-belokan sepanjang jalur pegunungan. Nissan masih menawarkan mode berkendara yang bisa dipilih melalui dial di konsol tengah. yang masing-masing mode dibuat untuk meningkatkan cengkeraman ban ke lapisan permukaan jalan guna mendapatkan pengendalian maksimal. Semoga saja Nissan bisa membawa produk berkualitas ini ke tanah air. Tentu akan ada tantangan. Namun jika benar hadir ini akan memantapkan komitmen Nissan untuk pengembangan produk di Indonesia. Let me help you revive the light.

Lihat di YouTube