Jungkat

KAMI TANYAKAN JAJAGO PERTANYAAN DARI NETIZEN (YouTube Video)

  • 26/06/2025

Oke, kembali lagi di Vlog Rid Anif ya. Kali ini kita lagi ada di Malaysia dan kebetulan di road trip kali ini di One Million Journey edisi Tour the ASEAN kita bersama pasangan Jajago. We apa kabar? Iar baik ya. Elah, dari tadi juga. Jadi kita ini lagi sama John dan Riana dari Jajago Keliling Indonesia. Hai. Hai. Ini suami istri ini agak sedeng emang. Nah, sedeng. Ah, bagus. Nah, kalau orang lain itu biasanya cita-cita ya beli rumah, punya pekerjaan yang tetap gitu kan. Dia rumahnya tidak tetap. Betul. Betul. Jalan-jalan. Betul, Pak. Penghasilan naik turun tidak menentu, Pak. Heeh. Kadang bagus kadang bagus banget. Oh, iya. Oh, iya. Benar, benar. Naik turun kan bagus. Bagus banget. Betul. Betul. Dan kebetulan karena beliau ini ikut kita di One Million Journey. Ah, banyak yang DM-DM. He eh ramai kali tanya-tanya dong. Banyak pertanyaan sebenarnya ya kan ee di DM ya. Cuman gua tadi udah bikin Q&A yang banyak cuma gua pengen nanya dulu gimana sih ceritanya bisa jalan-jalan begini tuh? O eh ceritanya jalan-jalan ikut Anda atau jalan-jalan kami? Enggak, enggak. Jalan-jalan dari awal gitu loh. Oh iya karena kita memang suka jalan. Awalnya gimana? Tiba-tiba jadi beli camper fan. Oh, camper fan. Camper fan itu karena kita kan udah pernah jalan-jalan dulu pakai backpacker, udah pernah touring motor. Ternyata mahal ni dua nih mahal karena kita harus tetap akomodasi se hotel, kita harus makan di luar, kita juga harus sewa motor atau sewa mobil toh di awal toh. Oke. Akhirnya karena ini mahal aku coba pernah ganti modenya jadi ngekos. Oh kan ngekos lebih murah jadi jaj kos ya. Jajak kos. Nah, lebih murah tapi enggak murah-murah banget juga. Sampai akhirnya aku ketemu bulek-bule di luar negeri tidur di mobil. Oke, masuk akal mobil kita sudah pakai berarti sudah enggak per sewa mobil sewa hotel enggak perlu bayi listrik perlu bayi air. Betul betul masak ada mobil. Iya. Cuma beli bensin aja ya. Iya. Oke. Dan sepanjang jalan tuh enggak keganggu sama token mau habis nih nit nit nit gitu. Enggak ada ya. Kita hidup dengan energi dari matahari. Solar panel. Oh di solar panel ya. Go green. Oh, go green. Berarti itu latar belakangnya akhirnya camper fan. Betul. Camper fan pertamanya apa? Bambang. Bambang. Bambang itu dari grand. Grand Mac. Bekas bank. Bank Lil. Oh, bekas bank. Bank. Jadi, pas beli itu ada duitnya di dalam. Penginnya dibongkar semua. Tinggal ada AC sama genset bekas. Aku jual. H. Bambangnya gak? Barang-barang dalamnya K jual dulu. Oke, pakai buat beli aki, beli apa-apa modifikasi. Oh, habis berapa tuh dari beli mobil secondnya sama ngebangunnya? Mobilnya ku beli di R10 juta. Heeh. Tahun 2017 modifikasinya habis 100 100 berapa juta? Udah seharga mobil ya dong. 100 lebih. Iya. Mana lebih? Karena aku banyak masalah. Jadi habis beli barang salah, beli ini salah. Akhirnya karena banyak trial error habis 100. Oh, juta juga. I fans Liverpool ya. Anda ya salah mulu ya. E aku gak nonton bola, Guys. Jadi itu urusan dia aku ikutan. Iya. Tapi berapa lama tuh trial and error bikin si Bambang gitu loh. Nah, Bambang lama 8 bulan lennya 3 bulan bikinnya 8 bulan. Heh. Oh, di Kalimantan loh itu ya? Iya, masih di Kalimantan. Pontiana. Kalimantan Barat. Pontiana. Budak Ponti kawan. Tapi itu sambil berjalan bikinnya sambil dipakai atau emang kayak gitu aja dari awal? Gak bisa jalan dia, Pak. Karena kalau kita lagi bikin kan dia terjuntai lantai, dia punya barang gak tahu kayak tercerai berai itu kan jadi tak bisa dibawa jalan dia 8 bulan tuh cuma di bengkel gitu a dia selama 8 bulan tuh aku cek duit lah ngonten ngontenku mancing dulu pak kontennya dulu mancing oh mancing he cuma ense dikit kenapa namanya jajago sih dia yang kasih nama jalan-jalan gokil oh terpintas di kepala muncul lag ok jajago keliling Indonesia Ya, itu setelah jajago lahir tak lama buku tambah keling Indonesia. He. Oke. Dengan harapan aku punya beban moral. Kalau udah ngomong tak tak jalan kan malu. Oh oke. Jadi k buat nama itu keling Indonesia walaupun aku belum yakin bisa atau gak keliling Indonesianya. Tapi alhamdulillah bisa ya. Alhamdulillah bisa. Bahkan bentar lagi mau keliling ASEAN kayaknya nih. Bersama 1 million Journey kita bisa. Wis wis wis wis wis. Jadi ee setelah Bambang itu jadi, apa yang kalian lakukan pertama kali? Keliling Kalimantan. Ke mana aja tuh? Keliling Kalimantan. Lewat jalur yang Anda nanya saya itu jalur-jalur yang k lewati. Jadi Pontianak. Betul. Singkawang. Betul. Terus naik sampai ke Entikong. Entikong ditolak masuk. Tak bisa masuk. Oh kenapa tak ada karne? Karena karena iya enggak ada karne. Oh bukannya kalau Pontianak itu bisa langsung masuk ya? Karena kita mobil barang kemarin kan. Betul. Oh oke. Aku kan sering bolak-balik kucing dari dulu kan. Karena aku kira biasa ya. Aku orang Ponterak biasa rupanya tak bisa. Enggak bisa. Awak punya mobil tuh kereta kereta barang tak boleh masuk. Iya. Oh, tak bisa masuk. Aku tak tahu karni. Sayang benar ya. Heeh. Itu dia ya. Gak apa-opo kalau aku sudah jalan duluan nanti kan Anda lewat tak seru tak ada cerita. Makanya aku sengaja gak lewat Anda lewat dan diprediksi dari entong terus ke mana lagi? Batal. Aku nginap di di sana 3 hari. Kita nginap di perbatasan tapi kita kan tinggalin mobil kita sewa mobil lagi buat masuk ke dalam. Oh, jadi sewa mobil? Iya, mau enggak mau. Oh, oke. Berarti kita coba coba diaruh. Dua-duanya enggak bisa. Enggak bisa sewa mobilah kita. Oh, enggak mau menyeludupkan gitu. Ee pengin cuman dulu tuh aku tak punya uang buat bayar jadi tak ada gudang juga. Emang bisa bayar untuk menyelupkan? Jadi istilahnya tuh bukan nyelundupkan sih. Dia ada bilang gini, "Kalau kau mau sini bisa ku bantu, cuma kau masuk kucing pun kalau kau kena polis sana tetap bayar kan." He daripada kau kena berkali-kali dan gak tahu sampai kapan, mending Anda tak usah. Aku dapat saran itu dari awal. Hm. Kan dia tengok aku kasihan kan. Alah ni bocah dua nih. Kasihan tidur di perbatasan untuk 3 hari kan melas sekali gitu loh. Jadi kasih tahu aku. Aku bilang ya udah tak usah lapak. Aku bilang kita tak jadi kita sewa mobil. Okeitu. Jadi langsung dari Entikong ke kucing. Kucing balik lagi. Betul. Betul. Habis itu ke mana tuh? Lanjut lagi kita ke bawah lewat ke Kalteng. Oh. Pangkalan Bun. Pangkalan Bun termasuk ke Tanjung Puting. Tanjung Puting aku skip. Kenapa? Karena enggak bisa masuk mobil. Betul. Satunya T sama mobil. Dua, aku dapat info katanya ada yang lebih liar. Liar. Oh, jadilah kita pergi ke Kalimantan Tengah yang namanya itu punggu alas. Iya. Dia mirip sama-sama dengan orang hutan. Bedanya ini orang hutan yang tidak di ee direhabilitasi lah. Intinya liar banget. Oh oke. Yang masih jahat. Nah, jadi kami pergi dan ada jalan. Kita harus naik sampan masuk entar sekitar setengah hari tak ada sinyal, tak ada listrik, tak ada air. Iya. Tapi ketemu orang hutannya ketemu banyak tapi gak boleh didekatin. Jadi kau tak boleh lihat dia malah. Bang itu orang hutan aku baru mau lihat mau rekam bang jangan dilihat matanya akuit gitu. Oh bisa nyerang dia ya. Iya lihat nyerang teritorial. H ngeri sekali kalau yang apa di jumutnya masih enak kita the guide-nya kayak dijagain toh. Heeh. Ada Mas Dodit kemarin ya. E kita punya malah gak boleh. Oh menarik. Kenapa kita kemarin enggak ke sana ya? Tak bisa jauh. Takutnya pala nanti dikiranya waduh ini mau bersaing sama saya nih ya. Bisa diserang balik si pala tuh di pantai samaan. Iya tinggal ditambahin ini aja yang buat nambahin bulu ya kan kepala. Jadi langsung apa minyak miri. minyak kemiri ya. Terus dari sana ini lanjut lagi ke bawah Palangkaraya. Palangkaraya lanjut Sampit dulu. Sampitangkaraya. Iya. Palangkaraya lewat Tubang Nusa toh yang di jembatan Tubang Nusa lalu masuk Kalsel. Kalsel Barito sana masuk Kalsel kan opsinya ada dua tuh. Kalian kan bisa lewat Batu Licin menuju ke Sarajana. Yes. Laksado. Laksado yang atas Tanjung dia dua jalur sebenarnya. Oh ini lanjut ke Saranjana gak? Longsor kemarin emang beneran ada tempatnya saranjana? Ada memang ada. Oh di di sana memang sampai sekarang masih ada kan itu filmnya terkenal tuh. Oh itu bisa bisa masuk ke sana datang ke sana. Ee kalau kita bilang itu kita kena amarah orang lokal seranjana kan tempat gaib kayak Wentira tahu. Nah tahu. H kita kalau orang luar ngomong Pak kami melewati Wentira kan. Heeh. Orang lokal lu ketahuin kita Wentira tidak pernah ada tah. Heeh. Kan itu hanya jalur sama kebun kopi. Heeh. Ada kuning-kuning, kuningkuning. Nah, kita bilangnya itu adalah kita lewat Wentira. Nah, Wentira tuh kayak sarjana sama. Kita gak boleh bilang kita mau ke Wentira atau kita enggak boleh kita ma sarjana. Oh, kita orang luar bego-bego kan. Mbak, aku mau lewatin Kentira. Ketawa dia. Ngapain kok Quentra? Nah, sama sarjan juga gitu. Oh. Oh, jadi ada tuh spot saranjananya tuh. Ada di Google Map-nya ada. Oke. Cuma gak tahu itu akr atau gak. Yang terkenal di sana tuh seingat aku itu adalah untuk pemakaman di bawah air water burial. Saranjana itu. Iya kan itu yang diangkat. Kita ngomong ada yang jatuh. Aku agak takut nih kau dibas ini k topik. K topik. Eh aman beda pulau. Oh iya jauh jauh. Iya jatuh ya dari mana tuh ya? Heeh. I kan orang di sana semua ya. I boleh kan topik Pak. Oh iya iya. Soalnya nanti nih habis ini kita nih nginap di apa terpisah aku berdua sendiri soalnya gitu loh. Kan aman berdua ya. Kami penakut Pak. Aman. Luudah pakaifan ke mana-mana. Ee aku memang sama di ke mana-mana cuma kami bawan penakut. Oke. Ee ngomong-ngomong soal ketakutan ya, apa yang paling menakutkan waktu lagi pakai camper fan versi cewek dulu kalau ketemu yang misi-misi sih enggak ada sih. Memang enggak ada ya. H. Dan kita juga enggak bisa lihat dan kita juga enggak sensitif. Tapi kalau keamanan sementara sih masih aman karena kita nginapnya itu di polsek. Iya. Polsek. Oh, Polsek ya. Kami dulu kan kita pertama belum pernah jalan. Aku pernah coba tidur di kayak impian semua orang. Tidur di gunung, tidur di pantai. Awalnya Heeh. Aku baru nyadar tempat wisata pantai itu pas siang tuh memang cantik, sore cantik, ramai, malam malam hilang orang ada orang, hilang semua orang seram, gelap total. He. Lalu biasanya kan ada orang-orang mungkin di sana mungkin mabuk atau gimana toh? Hm. Aku takut akhirnya aku pindah tuh pernah tidur di SPBU, pernah tidur juga di kayak tempat ibadah, pernah tidur tempat umum. Oke. Malam-malam digangguin SPB mereka diketokin tengah malam ketokin tuketuk. Kenapa? Karena mereka penasaran kayaknya itu tuh apaan bok gitu berjalan. Bukan Vespa minta bensin ya. Bukan aman. Belum pernah kita kena. Oh belum pernah ya. Makanya karena aku udah banyak pengalaman gitu aku pilihnya tidurnya di polsek. Di posek? Di polsek. Kalau polisi aman ya. Maksudnya dia enggak ada yang mereka enggak berani masuk. orang lebih segan masuk kantor polisi pastinya. Cuman aku lupa satu hal yang fatal. Apa tuh? Kantor polisi adalah tempat paling aman karena dia adalah tempat untuk nangkap maling. Betul. Iya. Dan itu juga adalah tempat yang nangkap maling. Artinya apa? Maling di sana. Oke. Tapi dalam kondisi ketangkap. Kami dua kali kena. Iya. Di maling bukan? Jadi pas lagi tangkap maling ada kasus selingkuh kita lagi di posek terus suaminya kayak bawa badik. Bawa apa sih? Aduh, seram amat. Iya, dia mau nusuk istri istrinya sampai lari ke kantor polisi itu. Heboh itu. Kami langsung tutupin bam gitu nangis berani sembunyi. Aku di dalam mobil kayak kayak enggak berani muka keluar gitu. Eh, kalau di dalam ya? Heeh. Lalu tuh polisi yang awal kan kalau amar kan kita kayak baik-baik tuh Rama tuh. Aku lupa polisi kalau lagi tegas tuh seram. Jadi kan kayak bentak bentak-bentak malingnya toh kayak wajib-wajib bentak dong kan. Nah, aku tuh kena mental di sana. Kayak bayangin si kita ngong baik-baik nih. Tiba-tiba kau marahin siapa dengan nada membentak, mukamu berubah jadi sangat seram. Aku kan jadi award sekali dengan dirimu. Akhirnya kami pindah. Itu yang pertama kami pindah. Berindah dari dari posek. Oke. Plus dan minus. Yang kedua, kita pernah nginap juga. Kami parkir pas di depan jeruji besi toh. Apa ada sel toh? Sel tahan jelan. Sel tahanan. Jadi tuh aku siap buka jendela mau keluar. Terus dia tuh kayak ngintip-ngintip gitu orang di dalam sel penasaran juga ini apa gitu ya pas sampai naik ke WC. H lucu-lucu sih pengalaman polk. Jadi sebenarnya di polsek ada plus minusnya juga ya. Plus minus. Iya minusnya kalau lagi ada kasus ya jadi itu lumayan dedekan. Cuma dua kali sih kita. Cuma dua kali. Tapi kalau kalau selain di sana di mana lagi biasanya? M mm biasa sih SPBU sih. Kalau SPBU jam tergantung ada tapi harus pokok jam dan harus ada orang jaga. Iya. Oke. Soalnya kan kalau SPBU kan tutup ya, Jun ya. Iya. Kadang-kadang ditutup kalau malam dia tutup. Jadi kami di dalam sendiri aman. Bawa alat jaga diri enggak sih? Kayak misalkan cuma hanya penyemprot yang cabe itu loh yang pakai spraynya. Dulu aku hampir mau beli pistol. Wah kok ngering gak jaga-jagalah kan. Tapi katanya enggak boleh. Iya aku pas mau ambil sensang enggak boleh. Hmm. Takutnya akan malah kena balik ke kita kalau kita enggak pandai gunakan. Takutnya adalah kamu tuh dikit-dikit kamu tahu ada pistol, kamu akan gunakan itu takutnya. Jadi sesuatu yang harusnya tidak perlu sampai pistol kau pakai karena mentalku belum siap. Akhirnya dibilang mending kau gak usah pistol. Itu dari temanku yang sudah lebih senior. Oke. Jadi saya hanya menggunakan doa amal ibadah, Pak. Paper spray. Paper spray. Paper spray dan stun gun. Oh, stun gun. Ada ada 20.000 volt milik Cina. Tah iya atau gak lah. Ah, pernah coba? Enggak pernah. Tapi buat nakutin orang berani. Tapi suaranya seram sih. Suara seram. Oh, cetak gitu ya. Kencang banget ya. Iya. Pal mau coba enggak, Pal? Kalau saya ke amanah itu yang pasti kita lebih concern. Cuma kalau aku sebagai kepak keluarga, aku lebih concern tentang kelangsungan hidup kami terutama finansial. Oke. Kerjanya apa sih selama ini sih? Nah, ini yang menarik ya. Kerjaan aku apa? Kerjaan aku kayak apa-ap lah, Pak. Creator sejak e kaning creator kan sekarang sebelumnya apa? Sebelumnya kita di marketing aku macam tim Anda, Pak. Dulu kau punya tim yang k itu belum selesai ngomong sudah dipotong kau. Sor sor sor tisu ya. Tisu. Tisu. Kerjaku apa? Kerjaku apa? Marketing. Mantan marketing kita. I marketing apa? Asuransi. Asuransi ya? Macam Rahmat. Kawan kau berdua? I aku jadi asisten dia dong. Oh, Asp. Kami punya. Aspi. Gak punya kan? Enggak punya. Kami punya. Kalah kau. Oh, jadi dari asuransi dia kan bayar premi per bulan dapat komisi ya. Ya, betul Bapak. Pasti Pak. Oke. Heeh. Enggak enggak apa-apa enggak apa-apaak. Memang itu manusiawi kan kita pekerja kita dibayar. Iya memang harus begitulah. Kalau enggak kan banyak yang nanya, "Saya mau overline, gimana caranya biar bisa dapat duit terus sambil jalan-jalan?" Itu pertanyaan aneh. Harusnya lu siapin duit dulu baru jalan-jalan. Bukan saya mau jalan-jalan duitnya dari mana? Dia kebalik. Betul, Pak. Ini sudah menjawab pertanyaan yang pertama. Iya, itu penting banget gitu. Jadi kalau belum punya uang ya jalan-jalan nanti dulu, nabung dulu ya kan. atau punya punya stable income yang tanpa kita harus hadir ke kantor baru jalan-jalan atau gabung ke dalam timnya jajago betul atau kayak kami sekarang kami gabung di timnya dulu oke mati lagi ya gak hidup aman aman hidup hiup jadi kurang lebihnya kalau untuk ee apa namanya keuangan, pekerja dan kawan-kawan ya itu kembali ke masing-masing ya iya ya karena kan jalan kita beda-beda. Kalau saya ngonten sambil cari uang. I. Nah, sekarang Anda juga sudah begitu sekarang. Oh, iya. Saya full time content creator dan saya tahu susahnya dan naik turunnya income dalam content creator. Mantap. Mantap. Ya kan bilang bagus. Bagus banget. Iya. Amin, Pak. Aku penginnya ngomong gitu si. Amin. Iya. Udah dong ya untuk setahun 2 tahun terakhir ini sudah mulai terasa. Sudah mulai terasa ya. Cuma kita kan pas awal jelas kan kita butuh modal. Jadi tabunganku itu aku sudah hitung pokok. Betul maksimal eh apa saya punya saving tuh setahun lebih hidup. Oke. Jadi dalam setahun itu saya gambling itu tabunganku seumur hidup. Aku sudah simpan itu untuk dia hidup selama setahun. Kalau dalam setahun itu aku enggak bisa survive, ya udah aku balik kerja lagi. Kerja lagi kayak biasa. Iya betul. Harus punya rencana dan harus punya exit plan. Ya, betul. Exit plan aku adalah kembali menjadi karyawan. Heeh. Hm. Balik jadi kayak biasalah urus toko. Oh, punya toko. Nah, bapakku tak punya toko. Dia punya toko. Bapaknya punya toko. Bapak punya toko. Oke. Aku tahu ngejok semu ke mana. Aku iklan lagi, Pak. Apa sih? Apa sih? Gua enggak ngomong apa-apa loh. Gak aku mencium bau citat. Citaat cita tanpa toko. Oh, alah. Sekarang kita masuk ke sesi tanya jawab via online password-nya apa? Password-nya apa? Nih katanya susah-susah loh. Katanya susah-susah loh. Janganlah gitu. Taganglah kami. Berapa? 5 di* 74. Oke. Ee kan kemarin naik mobil manual terus kan tiba-tiba terakhir ganti jadi rangga yang matic. Oke. Nah, kalau buat overland gitu suka dukanya apa sih kalau pakai mobil matic dan manual? Ya, kita mulai dari sisi penumpang. Kalau aku enggak ada berasa J. Gila kau duduk Aku nyetir. Iya. Jadi kalau aku ya mobil manual itu plus dan minus. Heeh. Jadi memang untuk di Indonesia seingat aku ya semua mobil barang itu selalu manual. Iya. Karena untuk turunan ekstrem engine break penting. Heeh. Betul dong. Nah, cuman minusnya adalah kan aku content kreator, aku suka nyetir sambil ngonten. Kadang-kadang main drone sambil nyetir. Sambil nyetir. Astagfirullah. Gak, aku pelan, tenang dan aku pakai mode yang auto untuk ngetrack. Jadi ini safety 5 tahun aman gak ada masalah. Nah, gak kalau gini ya atau gimana bentuk gini gini gini gini. Masalahnya adalah kadang-kadang aku pita gigi satu kedua satu dua aku mesti pita gigi to capek. Nah, dengan matic tak perlu gas rem, gas rem enggak jalan. Enak sekali. Nah, kemudian kalau untuk perjalanan kayak gitu, aku ngetes kenapa aku pilih matic. Karena aku tahu rasanya nyetir jangka panjang. Kalau tempat yang yang maksud kayak lancar J enggak masalah. Kan kadang kita kena macet. Macam KL nih macetnya di tengah kota misalnya kan. Loh, emang overl-nya kena macet juga? Kadang-kadang sapi lewat, sapi lewat, sapi lewat. Oke. Jalan rusak. Oke. Gak bisa terlalu cepat gitu loh. Maksud sering pindah gigi tuh capek kadang-kadang. Jadi kalau dengan aku pakai matic aku ngerasakan enaknya nyetir tanpa mikir. Hmm. E depan nih yang aku penging terasa ya itu pas contoh kita tanyakan parah depan ada mobil pelan dan berhenti. Wow panik aku tuh mendar tuh. Wah tek stop and go. Wah stop and go. Ngong ng walaupun waktu pakai woling kan koplingnya enteng banget ya. Enten banget. He. Cuman pas ditanjakan tu juga kena kena di aku mesti main stop and go lagi gitu loh. Nah, kemudian pas aku pindah ke matic aku mau nyadar enak kali rem kalau tinggal gas tinggal gas dia sudah ada penahan awal toh. Iya. J nyaman kali. Oke. Jadi ya tetap aku ngerasa sih kalau versi aku lebih suka banyak plusnya. Oke. Tadi kan transmisi ya. Kalau engine diesel sama bensin. Oh beda kali. Beda kali ya. Aku ngerasa banget pas dua aku kan awal bawa Bambang sama bawa Basuki itu semua bensin. Heeh. Itu terasa banget pas kita nembak. Jadi mobil bensin door iya bukan maksud tu versi orang-orang supirra itu harus tembak dari awal ngong untuk naik ke tanakan. Dia paling jelek di stop and go di tanjakan. Pengalaman aku kalau diesel dia tuh di RPM rendah pun udah ada tenaga. Iya torsinya gede. Torsi gede banget. Jadi kayak lu stop gua tuh kayak slow aja ngeng gitu loh. Dia punya mesin lebih kuat. Itu perbedaannya. Tapi untuk getaran engine itulah kenapa aku pilih mesin di depan. Oke. Bukan di bawah. Mesin di pantat lumayan berasa. Udah pernah berasa panas. Iya iya iya. Dan aku punya kaki pakaian betis sudah sering kena kena melep kena kalau dia panas gitu. Oh tapi harusnya enggak gitu sih. Berarti peredamnya udah jelek gitu mobil. Iya kan kami kan tipe yang low cost low maintenance. Ada peredam mungkin ya. Mungkin juga kali ya. pakai lama kan. Nah, jadi rekomendasi perta bagus nanti enggak tahu ya. Dulu gua pakai Grand Max lumayan ini sih sering jauh-jauh tapi aman-aman aja ya. Apa karena masih baru unitnya? E bisa jadi bisa jadi. Oke, lanjut nih. Heeh. Kalau upload lagi di tengah hutan itu pakai apa? Pakai starling atau pakai apa? Upload di tengah hutan. Betul enggak ya? Dulu aku tak ada saling. Heeh. Jadi kalau sekarang salling lebih enak. Heeh. Cuman kadang-kadang memang kalau memang tidak ada sinyal ya aku tak upload. Hm. kita upload ya atau pakai schedule. Kalau stok kontenku lumayan banyak. Jadi scheduleku udah lumayan ada. Selama sinyalku tidak lebih dari 1 bulan aku aman. Hm. Pokok rata aku tempat tarasinya apa seminggu kita maksimal ya. Iya sudah pindah lagi. Lama. Oh enggak lebih dari seminggu ya? Iya seminggu tuh sudah lama banget. Tapi sekarang sudah saling toh. Jadi ya jauh lebih gampang lah. Oke. Nah budget. Nah ini kayak misalkan ke NTT. Ah, selama berapa bulan? 5 bulan. 5 bulan itu habis berapa dia yang hitung? Oh, pandai. Heeh. Aku hitung untuk penyebrangan. Penyebrangan dulu ya. Penyeberangan doang itu R22 juta. R2 juta. Tek tek karena dihitungnya truk. Betul. Harusnya kalau mobil lebih murah kan. Justru kebalik. Aku pernah tes kita pakai mobil SUV versus pickup. Memurahan pickup. Oh, gitu. Enggak tahu kadang-kadang ya. Dan kalau pickup itu kan kalau enggak salah di kapal dapat gratisan banyak ya. Gratis cukur, gratis pijit. E kapal mana yang kau naikkan, Pak? Aku STP tadi itu Pak kalau sopir. Iya. Iya kan dia ada kemarin kan Dharma Dharma Lautan kan ada memang gitu. Iya memang gratis aku kebanyakan ASDP sih. Jadi ya kayaknya derma lautan kita kemarin jarang sih cuma hanya Surabaya ke Kupang ya. Ya aku kan kamar kamar langsung kamar nyaman-nyaman kan naik DLU saja. He aku naik DU tapi langsung ke kamar VIP-nya kan. Asik par sikitlah kau. Enggak enggak gunakan itu fasilitas-fasilitas mantap itu. Cukur rambut gratis. Iya bar gratis ya. Kalau untuk suir truk pick up itu gratis ya. Oh oke. New ID itu itu ee ininya kalau untuk dan kawan-kawannya itu berapa? Solar atau bensin? NTT ya kita bilang NTT. Solar kemarin berapa? Kemarin untuk solar aku hitungnya agak random. Pokok aku gampang hitung tuh per kilometer. Total berapa? Pokok aku hitung kemarin aku per bulan kena 27 juta per bulan. Per bulan. Jadi 5 bulan 135 all in. Semua udah plus makan, wisata, bensin semuanya. Oh oke. Berarti sekitar enggak nyampai R juta ya? Mm ya enggak nyampai lah, Pak. 130 something ya kan? Iya 130 somethingampai. Iya iya 135. Untuk berdua sih masih lumayan hemat sih kami. Oh itu hemat banget. H karena kan berasa ya Pak ya 1 bulan, Pak. Ya berasa 1 bulan berasa. He. Nah mungkin teman-teman di Wah ini juga penasaran toh war New Trity habis berapa gitu kan. Oh nanti itu di vlog yang berikutnya ya. Nah nanti aku nanya. Nah nanti di channel Jajago nanya. Oke. Hal-hal yang harus dipersiapkan sebelum melakukan trik? Uang. Uang. Uang mental uang. Uang mental ya? Mental juga. Kenapa? Kenapa kok lu bilang uang, dia bilang mental? Emang ada beban apa ketika bersama dia? Ah, ini mulai sudah mulai mental perjalanan lah. Kita kan pasti ketemu banyak orang. Kita enggak tahu orang itu kayak gimana, Kak. Ketemu orang macam Anda kan kita penjahat kan juga bisa penjahat. Oke. Tapi kita enggak pernah tahu emang emang sudah pernah ketemu penjahat di jalan. Ee kita enggak pernah ketemu yang sampai gimana sih? Cuma kita pernah ketemu orang mabok aja di hala. Di hadang. Oh dihadang orang mabok. Iya. Kalau di palak gitu? Di palak sih kadang-kadang ada, kadang-kadang enggak ada. Tapi so far Indonesia masti aman. Aman ya. Terus apaagi selain uang mental apa lagi persiapan? Dua tuh cukuplah ya B ya. Paling penting itu sih mobilnya enggak perlu ya. Ada uang semua gampang. Selama ada bengkel kita bisa ke bengkel. Ada uang. Tapi kita tetap belajar dikit-dikitlah dasarnya. Apa apa sih yang yang biasa sering dibeli sepanjang perjalanan tuh selain BBM dan makan? Face care. Oh, facecare. Face care enggak? Ini skincare maksudnya. Oh, skincare. Oh, iya. Gampang ya kalau di luar juga ya. Selama ada M bisa. Oke. Heeh. Kalau tak ada kita paling stok sikit-sikit. Yap. Ini ada nanya kejadian horor apa tanya tadi ya? Atau ada yang lagi yang lain? Horor hantu. Ah horor sih kita enggak lihat sih. Ingat gak yang kau cerita tentang punggu alas di ujung itu yang mana yang temannya Tanjung Puting kan. Tanjung Puting kan yang orang utan itu ya aku Tanjung Tanjung apa yang punggualas tuh kan yang dar sininya listrik sama gak ada apapun. Nah, aku tinggal di satu rumah. Rumah itu bapaknya ada ikat sesuatu di atas atap. Aku iseng nanya toh itu kayak akar-akar warna hitam itu buat apa? Terus oh penghalau tuh apa roh-roh gaib? Dia bilang lu. Aku bilang, "Oh ya udah aku percaya saja dong." Karena kan namanya warga kampung harus percaya. Terus harus dilepas gak dibiarin. Kan memang dekat di pintu. Pas mau tidur. Nah bapaknya bilang ke temanku pakai bahasa daya itu ngomong apa kan? Lah aku nanya ada apa gini kok nanti kalau malam ada dengar suara apa suara apa di atas enggak usah di itu ya enggak usah dipikirinukan biarin aja suara apa gua bilang di atas nih biasa tuh kayak ada suara-suara kayak mungkin kayak dilempar batu gitu loh aku bilang oh buah jatuh aku bilang kelapa gitu kan ternyata kuyang nah aku harapannya jangan sampai kuyang Pak Sam juga jadi ternyata di sana tuh bukan cuma satu rumah beberapa rumah di kampung itu sering dilempar sesuatu yang sangat besar seperti kelapa. Hm. Di otak pintar ini 2025 2025 2020 paling orang hutan ya kan paling itu apa buah jatuh kelapa jatuh kelapa jatuh. Aku baru nyadar besok paginya aku keluar dari rumah itu enggak ada pohon apapun semas rumah. Hm. Jadi memang itu diganggu akhirnya akhirnya aku dikasih akar itu buat bawa pulang. Jadi bapak itu ada di mobilku yang sebelumnya. Oh, ini juga termasuk tuh jimat juga. Ini tuh apa? Ini gigi orka. Gigi Orka. Wah, pa kecil banget dia. Versi besar segini nanti dia ukir diukir kayak gini. Nyisi kuning buat penakal bala. Beneran orang lokal suka kasih gitu kan. Kalau kita ketemu di Kalteng agak lama tinggal barang orang cukup lama. Kadang kita mau pergi dia tuh kasih kita satu buat jaga jaga jalan, jaga badan. Hm. He. Mandau. Kadang-kadang aku ngisi akar. Hm. Bagi aku sih itu aku suka ya. E gue sih pengin sih mandau sih. Ya itu keren. Keren. Cuma tanya ada isinya. Iya kalau ada isi mending jangan diambil. Aku malas kalau isi karena aku ada barang yang ada isinya dikasih aku gak tahu apa isinya. Solar. Ah BBM-nya light pak. Pal light kayaknya dia ada isi. Akhirnya tuh ada pantangan aku malas. Hm. Nah barang-barang itu banyak aku temukan di perjalanan ya. So far sih masih aman lah sayang ya. Iya. Oke. Nah, terus kemarin waktu ke NTT kemarin tuh spot wajibnya tuh di mana aja yang lu rekomendasiin banget buat orang datang sih banyak. NTT rata rata sepanjang jalan sih worth it banget sih karena pemenangan itu bagus banget. Pemula tetap kesuruh labon bajo itu sangat labajo. Labo labon bajo. Habis itu e iya wbodo pala kan mau balik lagi sana tuh. Suka dia. Oke. Sana banyak spot-spot bagus sih. Sepanjang spot alamnya bagus banget dan orangnya baik. Oke. Baik sekali. Menarik ya. Heeh. He. Oke. Terus selama pakai mobil si Rangga itu apa masalahnya? Masalahnya ya Rangga ya Rangga ya mungkin karena dia matic ya menurut aku di turunan. Heeh. Enggak ada ini ya engine dia cepat panas. Jadi kita harus lebih peka. Aku ada nanya beberapa orang P matic TT itu hal normal. Dia bilang memang kalau matic Pak harus belajar ng-rem. Heeh. Kalau pakai sebelumnya yang woling apa ininya? Kebalikan. Tanjakan. Kebalikan. Tanjakan. Di tanjakan itu semuanya dilibas. Kecuali pas lagi nanjak parah depan ada mobil berhenti itu enggak bisa. Kami pasti keetun. Turun. Kemarin Sulawesi beberapa kali kayak gitu kita keturun. Betul. Aku nanya orang super truck. Aku bilang yang benar gimana? Yang benar turun bang. Dia bilang turun pelan-pelan. ketemu-sir P carry juga gitu kan turun. Oh semuanya turun suruh turun. Kalau abang paksa gas and gogingung main gini kan nanti abang kopling artinya bukan cuma woling ya semuanya ya mau pakai carry mau pakai grand max semuanya pasti turun di situ ya. Boleh tanya semua orang-orang sopir muatan terutama yang sawit gitu pakai mobil bensin mereka lagi ditanjakan lagi turun karena lebih sayang kopling daripada kita paksa stop and go. He. Oke itu doh problemnya. Oh oke. Kalau pakai Grand Max sama panas panas di pantat. Makanya K itu perubahan gini grand max dari mesin di pantat panas ku ganti ke woling. Woling mesinnya bensin tapi mesin di depan udah lebih nyaman. Ganti ke Rangga sekarang diesel mesin di depan. Hm. dan pula itu kayak pelan-pelan upgrade terus pelan-pelan gitu loh. He. Oke. Habis ini pakai L cruiser gua rasa bisa jadi Pak. Nah, cocok kan? Heeh. Oke. Ini perawatan mobil dan ketersediaan spare parts gimana selama perjalanan? Apalagi Toyota Rangga termasuk produk baru. Ah, kamar baiknya adalah semua sparepnya pakai Innova bise. Iya sama. Iya sih. Emang pakai mesin jadi semua sparep aman. Justru alasal aku pilih Toyota karena aku punya sparep. Aku takut di pelosok-pelosok susah sparep. Hmm. He. Oke. Terus habis MPP mau ke mana? Ah, kita belum tahu. Anda masuk tepat di momen kami baru keluar NTT. Harusnya praktis kami tuh harusnya kan udah udah bikin falling kan mau ke Sumatera, Ambon mau ke Papua, ASEAN, New Zealand. Heeh. Voting banyak, voting banyak nih. Eh, tengah malam ada kawan aku nge-chat, "Wei, ada dua seat kosong ngomong katanya." Oh, gas. Gua bilang muncullah aku di sini sekarang. Oh masih fresh sekali ini masih baju ini. Jadi as aku datang buat survei saja. Harapanku tuh adalah belajar dari suhu-suhu yang sudah suhu untuk melewati border susah payahnya. Gimana cara nge-drone ketika lagi di ASEAN. Harapanku belajar itu, Pak. Kita belum nge-drone sama SK loh. Karena di Malaysia setahu gua tuh enggak enggak sebebas itu ya. Iya. Enggak bisa gitu ya. Ya. Iya. Bisa. Ada. Ada drone ada. Kita bawa cuma pantai doang kita bawa memang. Oh ada dong ya. Oh udah udah ngambil kemarin. Udah dong. Oh dipaham. Timnya Bapak bagus-bagus soalnya. Oh bisa aja. Iya iya i kalau nguji tim mah langsung dia enggak aku cek aman karena aku timannya di belakang sekarang. Aku cek aman dulu Kak di apartemen ini soalnya Boy berdua gitu ramai. Oke lanjut nih. Mungkin nih udah berapa menit ya pertanyaan terakhir kali ya. He. Sering homesik enggak sih kalau berbulan-bulan overland? Anda kan 5 bulan ya. Ah, 5 bulan overland enggak balik-balik. NTT 5 bulan. Sebelumnya Sulawesi berapa lama? Sulawesi kita 6 7 bulan. 7 bulan. En 3 bulan. Enam. Iya. Heeh. Kalimantan. Kalimantan kita 8 bulan. Setahun. Heeh. 8 bulan. Iya. Tapi kalian punya rumah enggak sih? Ada di Pontianak. Ada. Dikontrakan. Dikontrakin. Dikontrakin. Jadi kalau pulang ke Pontianak enggak punya rumah? I. Eh, kalau misalnya kontraknya sudah kelar, kita balik ke rumah. Kalau kelar, kita numpang di rumah orang tua. Kami homes enggak lah, kan Anda punya tiga rumah yang mobile semua. Mobile, office. Sekarang si itu di mana mobilnya? Si Bambang sama Bambang sudah kejual. Bambang sudah kejual. Terus satu lagi diaroseri sekarang karoseri titip sana. Oh, apa namanya? Basuki. Basuki yang Rangga masih di Bali. Bali. Masih di Bali. Nah, ini habis ini pot selesai ya. Tepat beberapa jam kemudian aku terbang kembali ke Bali bawa jalan lagi. Oh, masih diurusin ya berarti ya? Wajiblah. Janganlah begitu. Kilometernya masih rendah baru 7.000. Ah, baru 7.000 ya. Nah, ini nih yang kemarin nanya tuh kan ee ada di DM bilang kalau jualan-jualan gitu KM-nya tinggi banget dong. Enggak sebenarnya ya. Enggak karena kita enggak bolak-balik. Aku yakin Cheritigo aku feeling ya itu cuma Rp2.000 ya kan. Ah, lihat tadi ya, udah nyetir kan Anda pura-pura lah kan aku nampak pintar itu loh. Ih, karena feelingku Sulawesi paling 7.000 maksimal. Kemudian kayak Kalimantan maksimalnya 7.000 juga NTT kemarin kita juga enggak enggak sampai 10.000 NTT cuma 7.000-an. 7.000-an itu pun bawa dari Jakarta ya. Iya. Jakarta sampai ke kembalinya aja sudah hampir 1.000. Heeh. Heeh. Bolak berarti bolak lagi 2.000. Heeh. Iya. Memang enggak enggak terlalu banyak ya. Iya. Maka lebih boros mereka yang sering bolak-balik dalam kota. Enggak. Yang banyak itu kilometernya kalau tiap hari kalian berangkat bolak-balik Jakarta Bogor. Iya. Kantor atau Jakarta Klaten? Ya kalau tiap hari. Oh. Kalau enggak tak bor juga sih ya? Enggak. Oh enggak ya? Iya. Jadi itu kilometer. Oh iya. Pernah homesik enggak? Homesik sih pernah 3 bulan pertama. Hmm. Mungkin hanya di 3 bulan pertama kan kita sudah masuk tahun kelima kan. Jadi kayak tahun kelima. Heeh. Iya. 5 tahun 5 tahun dari Covid Pak. Terakhir kali aku ingat Bambang itu 2021 toh. Heeh. Zaman COVID ini 2021 22 23 24 25 4 tahun berarti ya. He 4 tahunan lah. Wow. Anda mau sampai kapan gini terus? Hah? Pertanyaan bagus aku gak tahu selama masih ada uang dan masih bisa jalan aku jalan. Tapi emang rencana emang pengin menanglang gua karena ini sudah di luar plan. Plan aku tuh adalah kalau uangku cukup, aku mau keling Indonesia dan planku cuma kayak untuk berapa tahun doang kelar. Cuman rupanya tak kelar-kelar kan. Heeh. Makin jalan makin ada a gitu loh. H makin seru juga sih. Jadi kayak akhirnya bisa keterusan sampai sekarang. Kita juga enggak tahu sih sampai kapan. Tidak akan berhenti ya kalau dit habis gu berhentilah balik jaga toko lah. Oke. Selama jjoku masih jalan berarti masih masih ada uang dikit dikocek dia. Iya. Harus bikin merchandise sepertinya Anda ini. Aku mau jualan nanti. Iya. Heeh. Jual apa enaknya ya? Ya topi topi-topian gitu gitu. Aku mau coba jual mobil bekas kayaknya. Oh boleh boleh boleh. Bisa kan ee si Basuki dulu ya. Ambil mobil orang jual. He. Oh. Atau enggak gini aja nanti kan bikin bikin camper fan-camper fan baru. Nah, camper fan lamanya disewakan di auton caret hasilnya bagus itu gampang itu bisa diatur ya. Ee kami 80 ada 20 gitu. Oh gak bisa nego kan daripada parkir kan sekarang diam doang enggak ngapa-ngapain ya kan. Bisa nego gak? Hah? Nego bisalah diaturah. Tokos lebih murah kayaknya tuh. Karena mahal loh maksudnya bangun camper fan dan kawan-kawannya dan lamanya itu loh orang kalau misalkan ah gua mau 2 minggu pakai camper fan oh dia langsung bawa boleh tuh tinggal depositnya gede. Ah misalkan deposit Rp2 juta. Kenapa? Karena kadang-kadang orang kan suka ada yang jorok gitu ya. Heeh. Atau semacamnya. Jadi nanti kalau misalkan ternyata ada yang ee rusak atau apa bisa dipotong dari situ. Oh sangat profesional sekali. Aur Iya dong. Kan kalian pasti barang-barangnya bagus-bagus. Wis kulkas dometick I kan. Power station blueety. Heeh. Masih kau? Masihah. Masih. Masihah. Eh awa ya itu tuh lucu tuh. Setuju enggak kalian ya disewakan jika mau disewakan dengan harga berapa dan pembagian hasilnya seperti sak fair ya. 8020 sangat menyenangkan ya. Apakah memang seperti ini dunia kerja sekarang? Iya iya iya iya iya iya. Nanti kita ee pinjam deh kalau gitu kita coba dulu perdana ya. Kan auto rent car belum ada itu toh belum ada rental camper fan toh? Belum auton rent car belum pernah ada rental camper fan. Nah nanti kan kita pengin bikin kayak vendor rental yang ada di berbagai tempat di Indonesia. Jadi aku sewanya di Bali ku balikinnya misalnya ku balikin Jakarta enggak bisa karena Eropa banyak. Iya. Tapi Eropa lu kayak gitu tuh dari Bali ke Jakarta. Nah, Jakartanya lagi nyari penyewanya enggak enggak kayak di Bali. Kalau mau kayak gitu itu cocoknya di Jawa Tengah. Tempat dekat Bapak bukan. Kenapa? Karena spot-spot buat camper fan-nya banyak. Banyak memang banyak di sana. Iya. Bali banyak juga tapi cuma di Bali sana sedikit. Heeh. Jadi kita harus kerja sama sama tempat-tempat camper fan. Jadi memudahkan buat mereka ee kayak misalkan buat maintenance-nya sepanjang perjalanan pasti ada maintenance dong atau ada sesuatu ya kan. Pak kayaknya udah ada pikir ke sana kayaknya Pak ya. Heeh. Nah kan nanti kan kau nanti mau bikin baru lagi kan dengan brand yang lain kan. Heeh. Nah nanti yang ngerangga sama Basukinya bisa kita pegang. Eh daripada nganggur banding 80. Dari nganggur. Iya. Aku bingung main Cina sekarang. lebih cir dari Cina ya. Ya, Wes udah udah kelamaan ya. Jadi ee buat teman-teman yang belum follow Instagram, TikTok, dan kawan-kawan dari Jajago Indonesia bisa klik link di bawah sini ya, kita taruh di deskripsi ya. Dan kunjungi juga channel YouTube-nya karena perjalanannya seru-seru banget. Dan jangan lupa ikutin playlistnya One Million Journey ya. Terima kasih Bapak. Berarti nanti ada versi aku interview mereka untuk rekap yang one manajer ni di channel Jajago juga akan ku tanya hal yang sama tanya balik dua kali lipat lebih keras aman aman terima kasih sudah mengundang kami di studio Anda podcast studio apartemen one journey podcast maksudnya cihui Wi. Dadah.

Lihat di YouTube