Jungkat

KATANYA HARGA MIRIP RAIZE FRONX tapi Dapat Mobil SECANGGIH INI, LEGA BANGET PULA! (YouTube Video)

  • 01/07/2025

[Musik] [Tepuk tangan] Ini adalah ION UT hatchback Compact full electricalnya ION. Nah, kalau kalian belum tahu ION, mobil mereka sebelum ini itu sering banget viral Ion V karena harganya di bawah Rp500 juta tapi punya fitur kayak kulkas. Nah, kalau si ion Yut ini keunikannya apa? Buat detail simak di 10 dari ION UT satu varian dan harga. Biar enggak bingung ini mobil apa lagi sih? Kita kasih konteksnya dulu ya. Jadi sebelum ini ada tiga mobil ion di Indonesia ya. ION HyTch HT yang paling gede, ION V di bawahnya, ION Y Plus yang segmennya mirip IONV tapi punya dimensi dan fitur sedikit di bawahnya. Dan sekarang ada ini ION UT. Yes, ini model paling kecil dan paling murahnya ion di Indonesia. Ya, kalau di Cinanya sebenarnya ion UT ini harga dan spek motor plus baterainya itu lebih cocok buat diketemuin sama kompetitor hatchback-hatchback yang cenderung kompact ya kayak Woling Bingo, BYDc Girl, Neta V2 atau yang baru ada Gily Singuen atau Starwish ya. Tapi dimensinya ion UT ini cenderung dibuat lebih besar dibanding mereka ya. Mirip-mirip si Gil Starwish lah ya. Nah, versi setir kanannya Ion Uti yang pertama dikenalin di pasar Thailand akhirnya dipakaiin baterai dan motor yang jauh lebih besar dibanding yang di Cina ya. Jadinya bisa beneran ketemu dengan satu kelas di atasnya kayak BYD Dolphin, MG4 Revoling Cloud TV. Tapi dengan harga yang jauh lebih murah ya. Seberapa murah? Di Thailand harganya i Uti ini mulai dari Rp250 juta sampai Rp335 juta. So, emang approachnya UT ini punya dimensi dan spek motor satu kelas di atasnya kayak Dolphin, MG4, dan Cloud TV tadi. Tapi dengan harga yang enggak jauh lebih mahal atau malah lebih murah dibanding kelasnya dia kayak Bingo, Seagle, dan Neta V2 ya. Nah, di Indonesia gimana? Pas video ini naik, ION UT ini belum luncur resminya. Nanti baru diluncurkan resminya di GIAs 2025 sekaligus dengan harganya. Tapi paling enggak Ayan udah bilang sih nanti bakal ada dua varian UT ya, standar dan premium. Masing-masing dengan spek baterai dan motor yang berbeda ya. Yang varian standar punya claim range 400 km dan yang premium claim range-nya 500 km. Nanti kalau udah ada harganya kita update di kolom deskripsi dan komentar ya. Nah, buat di video ini kita detailin Ion Beauty yang varian premium ya. Dua pilihan warna new ada enam pilihan warna ya. Putih lunar white, silver moonstone silver, hitam urban black, kem almond beige, dan dua lagi tone dengan atap putih ya. Merah velvet red atap putih, dan hijau kebiruan emerald green atap putih. Tiga, eksterior imut. Meskipun IUT ini panjangnya 4,2 man alias sama kayak MG4 EV atau Wooling Cloud EV, tapi lihat sekilas kayaknya lebih pendek ya. Banyak yang ngira dimensinya malah mirip sama Woling Bingo gitu ya. Mungkin karena karakter desain overall-nya yang cenderung imut kali ya. Anyway, ION bilang UT ini didesain di design centernya di Eropa. Makanya katanya punya bahasa desain European aesthetic. Kalau menurut kita sih cenderung minimalis non attraktif ya. Jauh lebih gampang memikat dibanding desainnya Ion Y Plus, IONV dan Hypetech HT yang kalau enggak love it biasanya langsung hated. Tapi suka atau enggak kita tinggalin ke kalian aja lah ya. Detail desainnya depannya unik nih. Bentuk bonet alias kart depannya. Setelah membentuk U yang rata langsung turun gitu ya dan jadi housing logo ionnya. Dan si lampunya itu makanya kayaknya di atas logo ionnya kayak ada space kosong yang cukup besar ya. Lampunya sendiri ayon bilang menyerupai mata dan alis burung hantu. Kalau dilihat lebih dekat sih pakai projektor yang panjang kayak di Ion V gitu ya dengan tulisan kecil Matrix Cube di ujung luarnya dan ada logo empat kotak yang dibilang Matrix Cube itu ya di ujung dalamnya. Enggak ada grill utama, makanya hidungnya terkesahan bersih. Tapi lubang di grill radiatornya dibuat lebih besar dengan garis-garis miring yang searah yang enggak tersenter di tengah. Unik juga nih ya. Nah, di kiri kanannya ada lampu lagi empat kotak gini. Temanya jelas ya berarti si Matrix Cube ini. Dian lampu depannya diaralnya LED yang di ujung atas bawahnya itu lampu kecilnya si lampu matrix cube bawahnya ikut nyala. Lampu besarnya projecttor LED yang tengahnya nyala. Lampu jauhnya bagian luar dan dalamnya projecttor nyala. Dan lampu senya LED yang gantiin Matrix Cube di bawahnya tadi itu ya. Samping ya. Nah, ini bagian favorit kita sih karena somehow kita bisa lihat sedikit bentuknya Mini Cooper gitu ya, tapi ada juga aura-aura BYD dolphinnya gitu. Profil kacanya cenderung dibuat tipis dengan hiasan panel putih bergaris hitam di pilar C-nya itu. Nah, si desain kaca yang enggak tingginya ini nih yang ngasih ilusi seakan-akan si UT ini lebih kecil dibanding dimensi sebenarnya ya. Handle pintunya pakai model cepol tapi yang modern gitu ya. Kayak di Dolphin dan banyak DMW baru. Velegnya varian premium pakai veleg 17 inci gini two tone tanpa cover apa-apa. Cakep sih ya. Bannya 2155 R17 ya. Dan kelihatan banget jarak ban depan ke ban belakangnya dipush sejauh mungkin ya buat maksimalin ruang kabin sini biasanya spionnya bertengger di pintu dan uniknya dikasih cover hitam ya. Yes. Jadi yang di atapnya dual tone putih gini pun spionnya tetap warna hitam. Oke sih belakangnya sekali lagi kita lihat adanya desain-desain mini ya. Tapi kita suka sih bentuknya. Pintu bagasinya kelihatan poles banget ya karena posisi plat nomornya kan di bawah tuh ya. Sedangkan emblemnya cuma ion aja kecil di tengah ke atas dan UT di kanan bawah situ. Sisanya kosong ya, kelihatan clean banget. Bentuk kaca belakangnya pun cukup kecil ya. Ada spoiler kecilnya juga dan bentuk housing high stop lamp-nya cukup unik tuh ya. Lampu belakangnya udah bisa nebak kan? Yes. Pakai model empat kotak matrix Cube lagi kayak di depan. Tapi bahkan ditambahin logo Matrix Cube-nya juga di dalamnya dan ada tulisan Matrix Cube lagi. Oh, bahkan di bawah kamera mundurnya aja ada logo Matrix Cube-nya. Niat sih ya ini atau lihat deh housing lampu fog lamp yang paling bawah itu. Niat kan kotak-kotak juga. Detail lampu belakangnya. Lampu malamnya LED yang pinggir-pinggirnya. Lampu rem-nya LED matrix cube-nya. Lampu sen-nya LED strip. Fog lamp-nya kotak kecil di bawah yang sebelah kanan. Dan lampu mundurnya kotak kecil yang sebelah kirinya. Empat interior lega. Kalau kebanyakan mobil listrik di dimensi dan harga segini ngasih kesan yang murah dan sempit di dalam. Well, ion UT ini jelas enggak gitu ya? Interiornya kerasa kayak versi lebih kecil dari ion V dan dikombinasikan dengan Y Plus yang bisa dibilang adalah sebuah komplimen ya. Ya, tentunya dengan beberapa pemakaian bahan dan detail yang enggak sebaik di kakak-kakaknya itu. Yang masih cukup bikin takjub, UT ini bisa ratain jok depan ke jok belakangnya dan bikin jadi ruang buat super rileks duduk selonjoran. Ya, Guys, ini cukup normal. Emang di mobil listrik yang dimensinya cukup gede, tapi ayam duty ini panjangnya cuma 4,2 man kan ya. Dan ini joknya dirubahinnya benar-benar rata ya, gak kayak di Woling Cloud TV gitu yang akakunya punya sofa mode tapi gak benar-benar rata ya di selonjor ini oke dashboard-nya. Desainnya tipikal mobil Cina yang minimalis, minim tombol dengan garis horizontal yang kuat dan dua layar besarnya. Bahan dashbor paling atasnya plastik dan bawahnya ada garis bermotif diamond-diamond gitu dan baru deh bawahnya ada panel panjang yang berlapiskan kulit. Yang kita senang sih kayak ventilasi AC kiri kanan dan tengahnya aja. Si knop kecil di tengah-tengahnya itu kayak dikasih motif-motif gitu ya. Meskipun emang hal kayak titik silver di tengah-tengah kedua ventilasi AC yang ada di tengah sini sih dia cuma dumy aja ya. Gak ada fungsinya. Oh, tapi kalau IONV sangat-sangat terbatas storage-nya karena enggak ada laci dashboard. Di UT ini ada yang aman. Gantungan belanjaan di sebelahnya pun tetap ada. Bahkan di UT dikasih tambahan storage tertutup lagi nih yang persis ada di bawah ventilasi AC tengah. Not bad lah ya. Untuk konsol tengahnya keren sih yang bertingkat. Jadi bawahnya ada storage dan atasnya kayak mengambang gitu ya. Oh, tema Matrix Cube dari lampu luar tadi juga dilanjutin tuh ya di pad wireless chargernya dan ada juga di dekat side seal pas kita mau buka pintu depan dan pintu belakang pas mau masuk ke mobilnya. Oh, dan ada juga di tengah-tengah grill speaker midbass-nya. Nah, setirnya pakai kayak di ion V nih yang two spoke gini. Mewah sih ya, meski emang kontrolnya bakal bikin bingung siapapun yang baru pertama kali masuk ke sini. Oh, dan ada panoramic roof di UT sini meski emang enggak segede di Y plus atau di V gitu ya. Dan ini kacanya enggak bisa dibuka joknya. Nah, ini keren sih ya kayak punya IONV. Jok depannya UT ini gede banget ya. Supportnya kelihatan tebal-tebal banget. Sesuatu yang biasanya absen di mobil sekecil ini. Dan headr-nya aja lebar banget tuh ya kelihatannya. Nice sih. Oh, ini dilapis kulit sintetis hitam ya. Dan coba lihat tuh yang ngitarin kontrol joknya dibuat kelihatan mewah gitu ya. Sedangkan ini jok belakangnya emang enggak segede di IONV atau enggak bisa recline super istimewa kayak di IONV gitu. Tapi masih kelihatan cukup besar lah ya buat jok belakang. Mobil listrik 4,2 man. Dan meskipun sekilas kelihatan kayak ada dua headr doang, tapi di tengahnya ternyata ada juga ya. Nice sih. Pintunya bentuknya super unik nih. Ini pintu depannya. Bahan paling atasnya plastik sih ya dan dikasih cetakan jahitan palsu kayak di Stargazer dan Xander gitu. Bawahnya motif diamond yang sama kayak di dashboard dan bawahnya lagi yang ada garis-garis ini juga plastik ya. Tapi oke sih, enggak kelihatan polos. Nah, yang buat sandaran tangannya baru empuk di lapis kulit. Dan yang kita senang kontrol jendelanya juga gede-gede dan ala metal gitu ya kayak di ION V gini. Bawahnya lagi udah lanjut plastik, tapi grill speakernya dibikin unik gitu ya. Pintu belakangnya juga bentuk dan susunan bahannya sama persis ya kayak pintu depannya. Detail-detail lainnya sunfisernya enggak ada card holder tapi di kiri kanan dapat kaca yang covernya unik gini dan kacanya gede banget ya. Plus lampunya gede ya di kiri kanan kacanya. Nice. Pegangan tangan plafonnya di depan ada di sisi penumpang aja ya yang driver enggak ada di belakang. Pegangan tangan plafonnya sama-sama model lipat tapi gantungan bajunya terpisah nih ya. Masing-masing di pilar B-nya ya. Lampu kabinnya di depan ada dua LED gini yang nyalainnya tinggal dipencet aja. Dan yang belakang ada di kiri kanan LED juga dan ada ventilasi AC dua bilah gini buat penumpang belakang. Kontrol horizontalnya terpisah kiri kanan tapi vertikalnya jadi satu ya. Dan tentunya pengaturan AC-nya ikut dari depannya. Oh dan yang unik di depan ada kaca cembung gini yang biasanya dipakai buat ngelihat seluruh isi penumpang kabinnya. Tapi gimana rasanya duduk di dalam? Lima konfigurasi jok buat masuk ke depan. Buka pintu depannya termasuk berat banget ya buat mobil sekecil ini. Nice ya. Jadi ngasih feel kualitas yang oke ya. Sudut bukanya sangat-sangat lebar ya. Nah, ini sebenarnya pintunya nge-cover sampai bagian bawah banget. Tapi emang kalau lihat bagian dalamnya di ujung bawahnya ada bagian yang lebih nonjol sedikit sih ya. Nah, ini kalau bagian luarnya kecipratan kotor, bagian sininya biasanya bakal tetap kena kotornya nih. Jadi meskipun atasnya sini tetap bersih, tapi karena bagian paling bawahnya masih kena kotor, jadi kaki kita biasanya tetap bisa kepeperan kotornya. Ya, sayangnya buat apa ke dalamnya cukup tinggi agak kayak naik ke crossover-crossover combact gitulah ya. Oke, posisi duduk di depan sini by default-nya cukup rendah nih ya. Termasuk cukup ergonomis ya buat mobil listrik Cina ini. Jelas jauh jauh jauh lebih enak dibanding duduk di Bingo atau di Netavu gitu. Dan ini joknya empuk ya kayak di IONV. Nah, visibilitas ke depan sebenarnya cukup bagus meski emang kap mesinnya sama sekali enggak kelihatan ya. Dan yang cukup jarang buat mobil kecil gini F sampai ke ujung dashbornya lega ya. Nice si ini ngelihat ke sampingnya juga cukup oke ya. spionnya di pintu dan ada kaca tambahan juga di pilar A-nya. Pengaturan joknya yang varian premium ini elektrik ya. Yang driver elektrik 6 arah. Jadi selain slide recline ada buat atur ketinggian joknya tapi enggak ada buat tilt-nya. Yang penumpang depan elektrik juga tapi empat arah yang slide dan recline aja. Headr-nya hanya bisa naik turun aja tapi ini besar dan lebar banget ya. Udah termasuk ergonomis juga. Jadi kalau kita nyetir sambil sandaran kepalanya enggak bakal ngedangak. Headroya aman banget. Dan karena ada panoramic roof gede ini jadi dapat feel lega ya di depan sini. Sandaran tangan di tengah empuk ya di lapis kulit. Dan karena ini panjang, jadi kita bisa sandarin tangan sambil pegang setirnya ya. Yang di pintu juga sandaran tangannya empuk ya di lapis kulit juga. Seat belt-nya enggak bisa diatur naik turun. Setirnya hanya bisa tilt aja ya sayang ya. Meskipun enaknya ini udah cukup jauh dari dashboard sih jaraknya. Dan buat sandaran kaki kiri drivernya ada gundukan besarnya tapi tanpa pet plastik ya. Sekarang kita ke belakang. Buat masuk ke belakang pintu belakangnya juga kerasa berat ya kayak yang depan. Tapi agak beda sih. Ini berat tapi isinya kayak sedikit lebih kopong dibanding yang depan. Mungkin karena ukurannya lebih panjang juga ya dibanding pintu depannya. Bukan pintunya lebar banget ya, enggak sampai 90 derajat tapi udah termasuk sangat lebar. Nah, ini atapnya sebenarnya enggak turun-turun sih, tapi karena mobilnya enggak terlalu tinggi, jadi pas masuk kita perlu agak nunduk ya kepalanya. Oke, posisi duduk di belakang sini lebih tinggi dibanding di depannya. Nah, yang istimewa kayak di Y Plus dan V juga buat ukuran mobil listrik ini jarak antara jok dan lantainya termasuk proper nih. Tuh, lihat sudut paha kita hampir enggak naik sama sekali ya. Ini bahkan orang 165 sampai 170 cm sih enggak bakal pegal sama sekali ya. karena posisi duduknya termasuk enak banget ya dibanding HRV gitu sih masih sedikit lebih naik tapi dibanding mobil listrik apapun di harga segini ini yang terbaik sih yang jelas jok ini enggak bisa digeser maju mundur tapi ruang kakinya termasuk lega banget ya buat ukuran segini sebenarnya bisa lebih lega lagi sih tapi ini joknya tebal banget sih ya bakal lebih lega lagi kalau joknya pakai yang tipisan gitu ruang gerak sepatunya aman meski emang enggak lega-lega banget head rest-nya kita kira cuma kiri dan kanan aja yang adjustable tapi ternyata di tengah juga ada ya keren juga nih sudut sandarannya ada dua posisi bisa dibuat lebih tegak gini dan satu yang lebih rebah sedikit. Kalau dibuat lebih tegak ini misalnya kalau pengen sambil kerja gitu ya, ruang kepalanya masih aman meski emang enggak lega. Nah, satu lagi ini lebih rebah sedikit udah cukup rileks sih ya. Meski emang jelas enggak serbah cloud EV gitu kalau dimentokin atau ion V ya, tapi di kelas ini udah cukup okah dan ruang kepalanya sedikit lebih lega ya. Sayangnya karena panoramicnya posisinya di depan banget jadinya enggak terlalu ngefek ya buat ngasih fil lega ke penumpang belakang. Buat sandaran tangan di pintu dilapis kulit jadi cukup empuk. Dan di tengah ada armr yang bisa dilipat gini ya. Oke, kalau mau duduk bertiga napa ke tengahnya masih gampang ya. Cuma perlu nekuk sedikit aja kakinya dan bisa tetap di tengah sini. Ya, dudukan tengahnya sedikit lebih tinggi dibanding kiri kanan ya. Ini sedikit lebih keras juga tapi masih cenderung empuk lah. Sedangkan sandarannya sini lebih maju dan lebih keras dibanding kiri kanannya ya. Dan karena headrnya ini lebih rendah dibanding kiri kanannya, jadi kepala orang dewasa kayak kita agak ngedangak ya. Headro-nya aman di tengah sini dan seat beltnya tiga titik ya. Enam, detail fitur. Salah satu kelebihan utamanya ION UT ini ada di fiturnya ya. Termasuk banyak ya, bahkan dibanding mobil Cina sekelas juga. Enggak sespeal IONV sih, jelas yang sampai punya kulkas gitu, tapi banyak yang miriplah. Pertama, kedua jok depan selain sama-sama elektrik tadi sama-sama dapat ventilated seat atau pendingin jok. Cara pakainya tinggal klik gambar jok ini di shortcut head unit yang di bawah ya. Nah, terus kita klik fan dan set aja tuh pendingin joknya mau level 1, 2 atau 3. Nice ya. Dan ada mode smart juga yang bikin pendingin joknya ngikutin mode auto AC-nya. Nah, dia emang gak sampai kayak ION V si yang ada jok pidet dan penghangat joknya juga. Tapi ini aja udah oke lah ya buat di kelasnya. Lanjut ada panoramic roof. Enggak gede-gede banget sih ukurannya buat sebuah panoramic roof. Panjangnya 86 cm dan lebarnya 79 cm. Tapi jelas tetap lebih gede dibanding sunroof biasa ya. Oh, dan ini kacanya enggak bisa dibuka. Dan buat buka sunset-nya enggak ada tombol physicalnya ya. Pakainya dari head unit sini atau bisa pakai perintah suara juga. Inputnya di depan yang posisinya ngumpet ini ada satu USB port type A dan satu type C dan ada power outlet 12 volt. Di atasnya ada wireless charger ya. Kalau yang HP-nya kompatibel bisa sampai 50 watt ya dan ada coolingnya supaya HP-nya enggak kepanasan. Di belakang masih ada satu USB port E lagi juga ya. Ion UT ini juga support V2L ya. Jadi kalau ada adapternya kita bisa colok peralatan listrik rumahan ke mobilnya. Meski emang enggak disebutin bisa sampai berapa watt ya. Ini remote kuncinya ada tombol lock unlock buka bagasi dan remote startnya. Ada passif kills entry-nya, tapi gak ada metode tap atau grab handle kayak biasa ya. Bisanya pakai metodeway lock dan approach unlock yang bisa diaktifin atau nonaktifin dari head unitnya. Jadi kalau kita jauhin mobilnya sambil bawa remote kuncinya, nanti mobilnya bakal otomatis kekunci dan kalau kita dekatin sambil bawa remote ya nanti kuncinya bakal otomatis kebuka. Tentunya kita tetap bisa buka kunci dan kunci pakai remote kayak biasa ya. Dan spionnya bakal ngelipat otomatis pas dikunci dan kebuka pas kuncinya dibuka. Buat nyalain mobil yang enggak ada tombol start. Cukup buka pintu depan aja ya. Sedangkan buat matiin mobil bisa keluar dari mobil dan kita kunci. Bisa juga dari head unitnya pilih power off ini di head unit atau bisa pakai tombol fisikal juga nih kalau emergency. Klik tiga kali tombolnya atau klik sambil tahan sekitar 2 detik tombolnya. Nah, kalau mau mobilnya tetap nyala sambil idle buat waktu yang lama bisa aktifin mode power hold ini. Di head unitnya ada remote start. Jadi kalau mobilnya dari terkunci dan kita klik plus tahan tombol bulut ini di remote-nya nanti mobilnya bakal nyala dan AC-nya bakal nyala juga. Ini buat ademin kabin sebelum kita masuk ya. jendelanya keempat-empatnya auto up down dan model tombolnya keren ya metal-metalan gini. Spion tengahnya auto diming alias bakal menghijau gelap gini kalau kena silau dari belakang. Tuas yang di kanan setir ini buat ganti gigi ya dan buat aktifin adaptive cruise plus intelligent cruise assist-nya. Sedangkan yang tua sebelah kiri sini buat atur wiper depan dan belakang. Nah, yang keren di kelasnya otomatis ya wipernya mantap. Buat ganti dari otomatis ke intermittent variable atau sebaliknya dari head unit sini ya. AC-nya auto climate control zone-nya. Yes. Meskipun di menu AC-nya di bagian kiri kanannya kayak ada slidernya masing-masing, tapi ini gak bisa dibedain nih suhunya. Nah, buat ganti suhunya dari menu utama kita bisa klik dan tinggal slide gini aja ya. Enggak usah dipencet-pencet terus sama ya buat atur kipasnya juga bisa kayak gitu. Nah, ini tampilan detail AC-nya kalau kita buka. Suhu paling dinginnya 18 derajat celcius dan paling panasnya 32 derajat celcius. Ada mode Eco buat bikin kerja AC-nya lebih ringan. Ada mode quick cool buat dibuat ke paling dingin semua. quick hit buat menjadi paling panas semua. Ventilation buat keluarin udara dan ada defroster kaca depan plus defoger kaca belakang dan defroser spionnya. Nice. Speakernya ada enam ya, dua midbass dan dua twitter di depan dan dua speaker lagi di belakang. Lanjut instrumen clusternya full digital 8,8 inci. Simpel sih ya kayak di IONV juga. Yang di kiri kecepatan dan indikator gigi. Di bawah mode berkendara dan sisa berkendara. Nah, yang tengah dan kanan ini bisa diganti-ganti infonya dari layar peta navigasi, layar media, layar info TPMS atau tekanan ban, dan beberapa trip meter. Dan terakhir layar smart drive yang nunjukin indikator adasnya. Nah, sisanya berhubungan sama head unitnya ya. Dan di UT ini mirip di IONV juga ya yang banyak kontrol-kontrol diintegrasiin ke layar sini misalnya lampunya. Lampunya dia otomatis tapi aturnya dari head unit sini ya. Bisa dari quick control yang diswap dari kanan sini atau dari settings lighting system ini. Termasuk buat atur ketinggian sorotan lampunya juga dari layar sini ya. Buat atur spionnya juga enggak ada tombolnya nih dari head unit sini ya. Kita klik regulate terus kita atur tuh kalau spion kiri pakai tombol di setir sebelah kiri. Kalau spion sebelah kanan pakai tombol yang setir sebelah kanan. Buat lipatnya juga dari layar ya. Tapi cukup gampang sih. Ada shortcut-nya di layar utama sini jadi cepat ya lipat dan bukanya. Dan enaknya kita juga bisa atur setting shortcut dari head unitnya buat set salah satu tombol bintang di setir jadi dipakai buat lipat spionnya buat buka tutup sunch tadi juga dari headch unit sini ya. Rem parkir elektriknya juga dari layar ini. Tapi enaknya IPB-nya otomatis aktif kalau kita masukin giginya ke P dan nonaktif pas kita keluarin dari PCI. Jadi enggak masalah ya. Ada auto hold juga yang buat nahan remnya pas kita berhenti. Ini juga di head unit ya mati nyalainnya. Tapi kalau ini udah kita nyalain dia bakal selalu nyala meskipun kita udah matiin mobilnya ya. Dan buat aktifin nahan remnya, kita injak pedal remnya lebih dalam sedikit pas mobilnya udah berhenti ya. Nah, segitu banyak kontrol di head unitnya. Gimana kalau sampai error? Untungnya masih aman ya, karena kita bisa klik dan tahan tombol bintang di kiri dan kanan setirnya barengan ya selama sekitar 30 detik dan head unitnya bakal restart sendiri nanti. Sebelum detail head unitnya, tombol di setir dulu deh ya. Yang di setir sebelah kiri sini ada scroll wheel, teleponi, dan bintangnya. Scroll yang di sini. Fungsinya buat atur volume kalau ke atas bawahin dan buat next preview track kalau ke kiri kananin. Dan bintangnya bisa diatur dari head unit ya. Buat apa fungsinya? Yang setir sebelah kanan ada scroll wheel lagi, voice comand dan bintang juga. Scroll wheel yang kanan sini buat naik turunin kecepatan adaptif cruise kalau udah aktif. Dan kalau ke kiri kananin buat jauh dekatin jaraknya ya. Bintangnya juga bisa diatur buat apa ya. Oke, sekarang lebih detail head unitnya. ukurannya 14,6 inci kayak di IONV juga dan sama-sama pakai prosesor Snapdragon 815 juga ya. Dan ini pakai RAM 16 GB dan memorinya 128 GB. Nice ya. Ini home screen ya di kanan kalau kita tarik ke kiri gini ada car control ya yang isinya shortcut nih dari mode berkendara, atur lampu, atur spion, buka bagasi, atur brightness, matiin layar, power hold, dan beberapa shortcut kontrol lain yang bisa kita tambahin ke sini ya. Ada banyak banget shortcut-nya. Jadi sesuai kemauan personalisasi kalian lah ya. Nah, si car control ini kalau kita swipe ke kiri bisa lihat beberapa menu kayak media yang lagi diputar, jam, dan beberapa widget lainnya. Nah, di atas kiri ada beberapa shortcut kayak buat jam, atur Bluetooth, dan Wii, mati nyalain wireless charger dan lihat sistem pembersih udaranya nyala atau enggak. Dan kalau kita klik yang paling kanan bawah sini nanti bisa ganti home screen-nya jadi navigasi. Ya, keren juga sih ada navigasi bawaannya. Dan yang di paling bawah sini isinya juga shortcut control dari kontrol volume, kontrol pendingin jok, atur AC tadi, buka kamera, ngunci dan buka kunci mobil, dan masuk settings mobilnya. Nah, media yang bisa diputar ada radio, musik dan video dari USB, Bluetooth, dan ada wireless Apple CarPlay ya. Jadi kalau sambungin iPhone yang bisa tanpa kabel, nanti bisa pakai aplikasi kayak Apple Music, Spotify, Google Maps, Wazte, dan lain-lainnya. Nice lah. Oke, yang paling banyak settings-nya nih dari submenu switch control dulu. Ini isinya buat buka jendela langsung dari sini bisa diatur detail deh ya. Mau bukanya seberapa, buka bagasi seberapa tinggi, buka tutup sunshade dan buat kunci mobil, kunci jendela gitu bisa dari sini ya. Submenu lighting system isinya buat mati nyalain lampu plus nyalain intelligent high beam atau auto high beam atur ketinggian sorotan lampu biar rela diet nyala atau mati. Volume home. Terus nyalain semua lampu interior juga bisa dari sini ya. Termasuk buat bikin lampu nyala waktu buka pintu juga dari sini settingsnya. Sampai New Smart Cabin ini buat atur semua yang berhubungan sama spion kayak atur posisi lipat dan atur spion lipat otomatis dari sini ya. Dan ada buat set pendingin jok juga. Submenu Adigo Smart Driving ini buat atur adasnya. Nanti kita bahas di nomor safety ya. Submenu driving energy consumption ada buat ganti mode berkendara atur regen atur jadwal charging. Ada charging heat preservation juga kalau mau nge-charge di tempat super dingin. Ada buat kunci charger. Ada buat atur-atur fitur V2L-nya dan yang baru yang kita lihat di IONV enggak ada, ada buat lihat detail trimeter A dan trip meter B termasuk konsumsi energi rata-rata masing-masingnya. Nah gitu dong. sampai chasi power isinya buat mati nyalain auto hold, stability control, rem parkir elektrik, towing mode ini buat kalau mau parkir paralel ya, alias biar mobilnya bisa tetap didorong setelah dikunci. Comfortable parking buat ngurangin efek nose dive pas lagi ngerem dan ada buat atur respon rem dan bobot setir juga. Siap yang di body aksesoris ini buat atur tombol bintang di setirnya. Ada buat atur auto lock, auto unlock, approach unlock, dan workway lock. Dan ada buat buka bagasi otomatis kalau didekatin. Ada buat atur kalau ada jendela kebuka. Nanti pas kita kunci mobilnya dari luar, si jendelanya bakal otomatis ketutup semua atau enggak? Ada buat atur wiper tadi. Ada buat atur AC self drying. Meskipun tulisannya enggak tahu kenapa malah Kelv crying-nya. Ini buat tetap aktifin kipas AC beberapa saat setelah mobil dimatiin. Buat mencegah tumbuhnya jamur ya. Ada buat mati nyalain wireless charger dan ada buat matiin mobilnya. Dan terakhir stop menu system settings buat yang lebih basic ya. kayak atur brightness, diganti tema gelap atau terang, satuan unit, voice comand dan lain-lain. Oh, katanya Ion UT ini juga udah ada perintah suara pakai bahasa Indonesia, tapi sayangnya belum sempat kita cobain ya. Gimana? Banyaklah ya fiturnya buat di kelas ini. Tujuh, detail safety. Nah, meskipun bakal main di kelas yang kabarnya harganya di 250 sampai R300 jutaan, tapi fitur safety-nya ION UT termasuk sangat lengkap ya. Cenderung mirip IONV meski emang enggak sampai selengkap itu. Kita bahas yang varian premium ya. Airbag-nya ada enam. dua airbag depan, dua airbag samping yang ada di samping luar jok depan, dan dua airbag pilar yang memanjang. Remnya, rem depan cakram ventilasi dan rem belakang cakram. Tentunya sistem rem ABS, EBD gitu lengkap lah ya. Stability control ada buat matiinnya dari head unit sini ya. Ada heill stasi satu di sini namanya heill hold control yang bakal nahan rem mobilnya beberapa detik pas kita berhenti di tanjakan supaya kaki kita bisa pindah dari pedal rem ke pedal gas tanpa mobilnya merosot dulu. Nah, bedanya sama IonV di sini enggak ada heal desain control ya. Di instrumen cluster kelihatannya ada TPMnya atau tire pressure monitoring system. Meski tulisannya 100% gini aja ya di masing-masing ban, beda sama di IONV yang kelihatan tekanannya gini. Sensor parkirnya di belakang ada empat titik yang terintegrasi dan di depan ada empat titik lagi. Jarang nih ya sekelas ini ada sensor depan dan ada indikatornya di head unit ya. Kameranya ada empat. Satu di belakang, satu di masing-masing spion, dan satu di depan. Dan bikin jadi tampilan 360 derajat dari mobil lagi. Ini garisnya belok-belok ya kalau kita putter setirnya. Dan ada angle tiga dimensi juga yang bisa diputar-putar gini. Nice ya. Dan ada white angle nih yang bikin lebih lebar dibanding angle standar dua dimensi tadi. Nah, di settingnya sih ada tulisan transparanasi ya. Jadi mungkin ini ada buat lihat bagian bawah mobil kayak di IonV juga. Tapi nanti tunggu setelah kita tes deh ya. Jok belakang ada dudukan ISOFIX buat pasang jok bayi yang lebih gampang dan kayak banyak mobil Cina lainnya platformnya luar biasa kuat ya dengan high strength steel-nya mencapai 71%. Lanjut ion UT ada ADAS-nya ya atau fitur safety aktif-nya yang di sini disebut Adigo Smart Driving alias ion Digital Intelligent Gateway and Operation Smart Driving yang manfaatin kamera di balik spion tengah ini, radar di radiator grill ini, dan dua radar yang sembunyi di balik kiri kanan bumper belakang. Fiturasnya pertama ada forward collision warning yang bakal ngasih peringatan kalau ada kemungkinan nabrak kendaraan di depan dan ada automatic emergency breaking yang bisa ngeremin otomatisnya. Ada adaptif cruise control yang bisa jaga kecepatan konstan sambil jaga jarak sama mobil depan. Jadinya bisa memelan sendiri kalau mobil depan memelan dan mengencang sendiri kalau mobil depan mengencang lagi tanpa perlunjak pedal gas dan pedal remnya. Buat aktifinnya cukup geser tuas transmisinya ke bawah sekali pas udah lagi jalan pakai scroll wheel setir kanan ke atas bawah buat naik turunin kecepatan dan ke kiri kanan buat set jarak sama mobil di depannya. Dan ini bisa ikutin mobil depan terus sampai dia berhenti ya. Nah, dari head unit adaptive cruise control ini bisa diganti ke mode intelligent cruise control. Jadi selain jaga jarak sama mobil di depan, mobilnya bakal sekaligus jaga supaya mobilnya tetap ada di dalam lajur terus-terusan. Jadinya kita bisa lepas tangan kita dari setir buat sementara waktu ya. Jadinya kayak gabungan adaptive cruise dan lane centering gitu. Ada traffic jam assis juga yang artinya adaptive cruise dan lane centeringnya bisa terus bekerja di Kecamatan Rendaya. Lanjut ada lane departure warning buat kasih peringatan dan geterin setir kalau pas jalan di atas 60 km/h terdeteksi mau keluar lajur yang ada garisnya tanpa kita nyalain lampu sein dan ada lane keepeping assist yang sekaligus bisa balikin mobil ke dalam lajur lagi. Dan ada emergency lane keepeping assistant yang bisa balikin ke dalam lajur lagi. Kalau pas kita mau binnya lajur terdeteksi ada objek di samping yang berpotensi ketabrak. Ada blind spot detection yang bisa nyalain indikator di spion ini kalau terdeteksi ada objek di titik buta dan bisa kasih peringatan plus berkedip. Kalau kita tetap ngasih lampu sein ke situ. Dan ada rear cross traffic alert yang bisa kasih peringatan kalau pas kita lagi mundur ada objek datang dari belakang kiri atau kanan belakangnya. Ada rear collision warning yang bakal nyalain hazard sangat cepat ketika ada kemungkinan bakal ditabrak dari belakang buat kasih peringatan ke kendaraan di belakang juga ya. Dan ada door open warning yang bakal ngasih peringatan kalau pas kita membuka pintu ada objek mendatang dari belakang yang berpotensi bisa nabrak kalau kita tetap buka pintunya. Delapan, bagasi dan storage. Bagasi UT yang varian premium elektriknya. Bukanya bisa pakai remote. Tinggal klik dan tahan aja yang tombol ini. Dan bagasinya kebuka dan bisa buat tutup juga tentunya ya. Bisa pakai passif Cry juga kalau mobilnya dari kekunci. Kita tinggal dekatin pintu bagasinya dan klik satu-satunya tombol di sini dan bagasinya kebuka. Kalau dari dalam bukanya bisa dari head unit sini nih. Bisa pilih yang langsung buka aja atau bisa juga yang bukanya disesuaikanin mau buka seberapa tinggi ya. Dan satu lagi bisa pakai metode hands free ya. Jadi kalau mobilnya kekunci, remot-nya tinggal dikantongin dekatin pintu bagasinya dan nanti si lampunya bakal mulai berkedip sampai empat kali dan setelah itu bagasinya otomatis kebuka. Ya tentunya ini bisa kita mati nyalain dari headch unitnya ya. Nah, ini bagasinya. Buat ukuran segini aja sebenarnya udah cukup gede ya. Ini masih bisa digedein loh. Nanti kita praktikin. Bibirnya enggak terlalu lebar ya. Bawahnya sini agak menyempit dan atasnya lebih lebar sedikit dan kemiringannya cukup tajam nih. Jadi kalau kita nyimpan barang yang dekat bibir luarnya emang enggak bisa yang tinggi-tinggi banget. Kalau mau naruh barang yang lebih tinggi harus yang lebih dekat joknya. Jarak bibirnya dari tanah cukup tinggi tapi enggak berlebihan ya. Kalau angkat barang berat kayak galon gitu harusnya enggak terlalu sulit. Nah, ini enaknya bibirnya rata sama lantainya ya. Jadi kalau keluarin barang dari tinggal tarik aja langsung. Nah, tapi ini kan jarak dari lantai ke plafonnya enggak terlalu tinggi ya. Ternyata lantai ini masih bisa kita turunin ya. Kalau diturunin gini efeknya bikin ruang dari lantai ke plafonnya jadi lebih tinggi lagi dan efeknya kapasitas overall bagasinya jadi lebih besar lagi. 440 L. Termasuk besar ya di kelas ini. Tapi emang dari lantai ke bibirnya jadi enggak rata ya kalau kayak gini. Oke, kita balikin lagi ya ke ketinggian di awal. Detail lainnya di kiri sini ada satu lampu LED dan satu lubang gini aja. Di sebelah kanan enggak ada apa-apa ya. Paling adanya lubang aja. Dan sayangnya enggak ada parcel shelf atau cover bagasinya. Jadi kalau kita naruh barang di bagasi bisa diintip dari luar ya. Nah, kerennya di bawah lantainya ini masih ada storage lagi ya. Tuh, bahkan kalau lantainya kita turunin juga masih ada lubang lagi di bawahnya. Bisa buat nyimpan charger, kompresor, dan cairan tambal ban ya. Karena emang enggak ada bahan serepnya. Oke, kalau mau luasin kapasitas bagasi, jok belakangnya bisa dilipat pakai konfigurasi 40 bing 60 ya. Lipatnya pakai tuas yang di samping sini. Kalau yang kiri dilipat, kita bisa masukin barang lebih besar sambil tetap duduk berdua di belakang. Dan kalau yang kanan dilipat juga, bagasinya jadi jauh lebih besar. Ya tentunya kalau lantainya dinaikin jadi rata nih dari lantai sini ke depannya. Jadi kalau mau geser barang tinggal langsung didorong aja. Dan buat tutupnya tinggal klik tombol ini aja ya. Dan ini sisa storage di dalam kabin. Hm. Ilan motor dan baterai ion ini adalah mobil full listrik ya atau BV. Sayangnya di bawah kupnya ini enggak ada space buat bagasi tambahan sih ya. Motor listrik aja di depan dan gerakin roda depannya. Spek motor listriknya tergantung pilih varian apa ya. Varian standar tenaganya 134 HP dan torsinya 145 Nm. Sedangkan yang varian premium tenaganya 2011 HP dan torsinya 210 Nm. Kelihatan nih ya yang varian standar emang ditujuin buat lawan Bingo, V2, dan EC3. Dan si UT ini jadi yang tertinggi ya di kelasnya. Sedangkan yang premium ditujuin buat lawan MG4 EV, cloud EV dan Dolphinnya. Tenaganya termasuk tinggi nih bahkan di kelas itu. Tapi emang torsinya masih di bawah kebanyakan sih ya. Transmisinya kayak kebanyakan mobil listrik direct dengan single speed reduction gear. Dikontrolnya pakai tuas di kanan setir sini ya. Buat jalan masukin ke D sambil injak pedal rem, dorong ke bawah yang jauh ya. Buat mundur masukin ke R, dorong ke atas yang jauh. Buat masukin ke netral dari R itu kebawahin sedikit dan ditahan agak lama ya. Dan kalau udah mau berhenti, masukin ke P-nya, tinggal klik tombol di pinggir aja. Baterainya tergantung varian apa, tapi sama-sama berjenis LFV atau lithium iron phosfate. Magazine baterai juga ya, sama kayak kakak-kakaknya yang diklaim sangat aman bahkan lolos tes penusukan juga. Kapasitas baterainya yang standar 44 kWh dan yang varian premium 60 kWh yang standar ini jadi yang terbesar ya di antara kompetitor kayak Bingo, EC3, dan V2. Dan yang premium pun juga jadi salah satu yang terbesar ya, mirip Bingo Premium dan VF6 yang varian atas. Claim range-nya sekali charge full, yang varian standar bisa jalan hingga 400 km dan yang varian premium 500 km. Ini pakai metode pengetesan NEDC ya, ganti mode berkendaranya dari head unit ya, ada mode comfort, sport, dan power safe ya. Kalau buka setting di driving energy consumption, nanti juga bisa akses mode super power saving-nya. Kalau ini diaktifin nanti bakal masukin AC ke mode Ecoo. Set kecepatan maksimal ke 90 km/h dan matiin pendingin dan penghangat jok buat bikin renangnya lebih optimal lagi. Ada regenerative breaking juga yang artinya motornya bakal berkebalikan fungsi jadi kayak generator dan nyimpan tenaga yang biasanya kebuang balik ke dalam baterainya ya sambil mobilnya memelan. Ini bisa kita ubah tingkatnya dari head unit ya. Charge-nya posisi buat nge-charge-nya ada di kanan depan sini ya. Tinggal kita tekan aja buat AC charging atau charging standarnya. Dia pakai port type 2 enggak ada keterangan ya, bisa nerima daya maksimal sampai berapa kilw. Sedangkan buat dic charging atau fast charging ya pakai port CCS2 dan ini bisa nerima daya sampai 60 kW dan diklaim bisa bikin ion UT ini bisa ngisi baterainya dari 30 sampai 80% dalam 24 menit ya kalau pakai daya maksimumnya. 10. Detail-detail lain. Ion yang kita videonin ini emang masih diimpor utuh langsung dari Cina, tapi nanti yang bakal diterima konsumen itu langsung dirakit lokal ya, sama kayak IONV juga. Dan kata ION sih enggak ada yang beda ya antara unit yang nanti dirakit lokal dan yang kita videoin ini. Garansinya sama kayak model ion yang lain sih. Garansi kendaraan yang berlaku 8 tahun atau 160.000 km, mana yang tercapai duluan. Terus ada garansi seumur hidup buat khusus baterai, motor, dan controllernya. Mantap. Syarat utama lifetime warranty ini yang penting mobil masih di tangan pertama dan selalu servis di bengkel resmi ya. Dan buat servisnya dapat gratis biaya servis jasa dan spare part selama 5 tahun untuk 100.000 km. Soan soal Ion ini silakan sampaikan komentar kalian di bawah klik like dan jangan lupa subscribe channel see next

Lihat di YouTube