KEMBALI KE MAC!BOOK! | UNBOBOL [Unboxing Sambil Ngobrol] Macbook Air M4 Resmi IBOX (YouTube Video)
Bismillah. Alhamdulillahi rabbil alamin. Wasalatu wasalam ala rasulillah. Ini dia satu buah laptop yang uh lama banget mikirnya. Kayaknya ada kali ya dari awal rilis e maju mundur maju mundur maju mundur gitu sampai akhirnya nemu yang harganya tepat dan kita gas. Kita beli ini dia MacBook Air M4 yang base model. Iya. Harganya menarik banget. Ini barang second by the way ya. Jadi huntingnya emang ee bolak-balik kita coba ceki-ceeki dicariin itu segala macam. Ee akhirnya nemu yang harganya menarik banget ya. Emm by the way begitu kita unbox langsung seperti biasa lah ma kelihatan apa namanya laptopnya gitu ya. Ini kayaknya kotaknya lebih tebal daripada laptopnya gini. Terus ee buat laptopnya sendiri nanti kita buka lah ya. E pengin ngecek aja ada lemannya kayak gimana. Ternyata masih gini-gini aja nih isinya nih. Ada kabel Maxsave gitu ya. dan warnanya ngikutin warna laptopnya. Jadi, it's a good thing to know. Terus kalau kita coba cek key lagi eh isi lembaran-lembaran kertasnya. E enggak ada stiker ternyata ya. Entah apakah stikernya ini diambil atau mungkin emang udah enggak dapat lagi. Lupa juga karena udah lama enggak ngikutin perkembangan Apple devices dan chargernya. Kecil ya kayak iPad, tapi ini besaran watt-nya juga enggak yang gede-gede banget 33 watt. Jadi, ya udahlah gitu. Emm. laptopnya. Ini dia MacBook Air M4 base model 16256 dan ya ini yang warna biru sky blue or something lah warnanya. Kenapa membeli yang warna ini? Ya karena kan belinya second ya. Jadi ee ya udah ya udah ini aja adanya ini ya disikat gitu. Yang menarik sebenarnya adalah harga kali ya karena em dia kan normalnya kayak 16 something gitu. Terus kalau yang garansi internya ada di sekitaran 14-an gitu. Cuman yang ini saya dapetin di harga 12,7. 12,7. Kalau enggak digas sih kayaknya saya yang agak keterlaluan ya. Jadi ya ee barangan second alhamdulillah secara fisik masih halus, secara fungsi juga masih oke dan kenapa kekeh cobanya nyari varian base model karena yang pertama secara harga dia murah dan emang pengin ngetes saja apakah eh M4 base model yang dibilang se powerful itu memang bisa dipakai untuk hari-hari. Penasaran sih. Jadi apakah unit ini jatuhnya nanti akan dijual lagi atau hanya review unit aja eh terus dipakai selamanya gitu? Enggak tahu juga sih. Entar masih diputuskan. Tapi yang pasti this device is actually interesting dan emm pener sedikit deh pengalaman setelah makai sekitar 2 3 hari dengan si MacBook Air ini sekarang. Dan ya setelah 2 3 hari dipakai ee ini dia bentuk dari MacBook-nya sekarang. Dia udah dipakaiin casing. Kenapa dipakaiin casing? Karena kebiasaan saya tuh nempel-nempel sesuatu di sini ya. Mau itu stiker, mau itu velcro biar bisa masang-masang aksesoris kayak misalkan emm USB type C dongalle atau mungkin SSD seperti ini. SSD yang lagi dipakai ini Lexar SL2 kalau enggak salah tipenya dan itu cuman yang 512 GB. Experience-nya ini agak sedikit mirip dengan menggunakan M1 Pro. Iya, benar. Seajib itu ternyata gitu ya. Walaupun emang untuk menangani val 4K 120 FPS mungkin bukan yang paling gas tapi masih manageable. Sementara untuk capcard-nya exporting time-nya juga bukan yang paling cepat dibandingin dengan Lenovo Yoga E 9i yang biasa saya pakai. Lebih ngebut itu. Tapi again manageable dan ringan. Jadi kalau misalkan untuk dibawa ke mana-mana ini masih bisa menjadi option yang menarik. Oh, sisa storage. Sisa storage-nya itu masih bermain di 100 gigaan. Ini baru kepakai dari 256 gig kepakainya sekitar 77 gig. Jadi, ya sepertinya sih e with in time akan bertambah banyak. Kita lihat aja nanti apakah memang device yang ini tetap akan digunakan atau gimana karena sampai saat ini masih proses stock rolling, coba-coba dan segala macamnya sih. And that was it. That was the video for today. Unboball e MacBook R4. excited buat makai diri. Asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Video Lainnya
DJI kembali mendobrak pasar audio dengan menghadirkan mikrofon nirkabel ultra-kompak yang dibanderol dengan harga yang sangat kompetitif di kisaran satu jutaan....
Langkah Apple mendesain ulang arsitektur chip M5 Pro dari nol demi memanjakan beban kerja AI tampaknya menjadi sebuah lompatan raksasa yang patut diwaspadai para...
Era kecerdasan buatan dan komputasi awan diam-diam telah merombak total wajah infrastruktur digital global yang selama ini luput dari perhatian kita. Menariknya,...
ASUS tampaknya berhasil mendobrak batas antara laptop produktivitas super ramping dan mesin gaming bertenaga lewat ASUS TUF Gaming A14. Di balik bodi minimalisnya...
Mendapatkan monitor idaman sering kali menjadi pencapaian tersendiri bagi seorang kreator konten, terutama saat beralih ke ekosistem visual premium yang menawarkan...
Pasar laptop mendadak gempar setelah Apple meluncurkan MacBook Neo, sebuah perangkat yang di luar dugaan sukses merusak harga pasar sekaligus memicu antrean panjang...
Di tengah lonjakan harga laptop baru yang kian tidak masuk akal, beralih ke pasar laptop bekas berlogo apel kroak menjadi godaan yang sulit ditepis. Banyak pengguna...
Memilih antara iPad Pro ukuran 11 inci dan 13 inci ternyata bukan sekadar urusan seberapa luas layar yang Anda butuhkan di atas meja. Lewat pengujian langsung yang...
Membeli laptop lama sering kali dianggap perjudian, tetapi Macbook Air M1 bekas yang kini menyentuh angka 5 jutaan justru menghadirkan anomali menarik di pasar...
Menyongsong ketatnya persaingan digital dan produktivitas di tahun 2026, kesiapan ruang kerja dan mobilitas harian memerlukan amunisi perangkat yang tidak biasa....
Dunia teknologi bergerak begitu cepat, dan memilih perangkat terbaik di tengah banjirnya rilisan baru sering kali terasa membingungkan. Memasuki musim ketiganya,...
Dunia cetak tiga dimensi kini tidak lagi semenakutkan dulu, berkat kehadiran inovasi terbaru yang memangkas semua kerumitan teknis bagi pemula. Dipadukan dengan...

















