Kenapa Baterai Lebih boros kalau pakai Sim Card ya? (YouTube Video)
Pernah enggak sih kalian ngerasa ketika di rumah pakai HP, pakai Wi-Fi, kayak baterai itu aman-aman aja. Tapi ketika kalian udah keluar pakai data seluler, baterainya itu kayak cepat habis ya. Padahal kalau kita pikir-pikir lagi ya, ketika di rumah atau di kantor yang tersambung pakai Wi-Fi, kita tuh lebih sering HP-an dibanding di luar. Tapi di luar pas ngecek baterai, lah tadi perasaan 100% sekarang kenapa tiba-tiba jadi 50%? Langsung tuh biasanya kita nyalain brand-nya. Wah, ini gimik nih. 10.000 mAh tapi baterainya cepat habis. Itu bisa sih gimik atau enggak kita juga enggak tahu, tapi sebenarnya ada alasan kenapa kalau kita di luar dan pakai data seluler enggak tersambung Wi-Fi, baterai HP kita itu bisa cepat habis. [musik] Nah, jawabannya kenapa? Yuk, kita bahas. Coba sekarang bayangin kalian lagi di rumah HP-an, YouTube-an, atau Mobile Legends tapi pakai Wi-Fi. Nah, HP kalian itu bakalan ngobrol sama router yang mungkin jaraknya enggak ada 20 m, dekatlah. Tapi begitu momen kalian keluar dari rumah dan Wi-Fi-nya terputus terus pakai data seluler, HP kalian itu ngobrol sama sinyal yang lebih jauh. Karena dia ada di Korea kan ya, BTS. Bukan BTS yang itu sih, BTS yang tower itu yang jaraknya bisa puluhan kilometer. Dan cara kerja HP ketika pakai data seluler itu juga lebih kompleks, jadi enggak cuman sekedar dia nerima sinyal dan juga ngirim gitu enggak. Analogi gampangnya ibaratkan kalian ngobrol sama teman deh di rumah, paling jaraknya cuman berapa sih dan kalian enggak perlu teriak-teriak. Tapi bayangin kalau misalkan kalian lagi di sekolah, di kuliah, atau di kantor terus kalian ngobrol sama teman kalian yang jaraknya jauh, belum lagi kehalang tembok. Kalian ngobrolnya kan harus teriak-teriak ya. Nah, energi kalian untuk teriak-teriak itu habis. Jangankan teriak-teriak ya, pidato aja juga bikin capek. Karena sekali pidato, IHSG bisa langsung merah. Kurang lebih gambaran analoginya kayak gitulah, tapi bukan [musik] jarak aja sih. Karena ya kayak misalkan kalian di basement, kalian banyak beton, banyak gangguan, itu HP juga jadi lebih keras kerjanya untuk nyari sinyal dari tower BTS tadi. Karena di kondisi sinyal yang lemah, HP itu bisa menaikkan tenaga buat ngirim sinyalnya. Kalau ada data yang enggak sampai dengan baik, dia perlu kirim ulang. Jadi kerjaannya itu lebih lama. Mungkin ketika kalian lihat di layar ya ketika ada mengirim video, terus dia loading muter-muter gitu doang, tapi sebenarnya background processing-nya itu dia kerja keras. Dan bahkan saya baca-baca di panduan resmi Apple juga ya. Mereka bilang Wi-Fi memakai lebih sedikit daya buat akses internet dibanding jaringan seluler. Sinyal yang susah atau enggak ada sinyal itu bisa mempengaruhi ya kinerja baterai. Makanya kalau kalian ngeh ketika kalian Mobile Legends di rumah pakai Wi-Fi, HP-nya hangat ajalah. Tapi pas kalian Mobile Legends di luar pakai SIM card, HP-nya bisa jauh lebih panas. Dan panas berarti baterainya bisa lebih cepat habis. Dan kemarin saya riset-riset saya ini sebenarnya pertanyaan simpel, tapi ternyata ada loh penelitian gabut dan dia neliti niat banget. Jadi peneliti ini dari Purdue dan juga [musik] Cambridge ya. Dia pernah ngumpulin catatan dari 3.785 smartphone. Gila, niat banget dan di 100 lebih negara, mereka bikin pengujian terpisah. Jadi mereka coba tipe HP yang sama, baterai yang sama, melakukan kegiatan yang sama lah pokoknya. Tapi antara satu HP dengan satu HP yang lain, itu baterainya beda-beda habisnya. Cuman ini penelitian di tahun 2013 ya waktu itu masih pakai 3G. Nah, pertanyaannya kalau udah 5G, apakah baterainya bisa lebih awet? Karena kan 5G lebih cepat. Jadi ngirim sinyal dan juga nerima sinyalnya lebih cepat. Logikanya kalau lebih cepat kan baterainya enggak boros-boros banget. Jawabannya mungkin iya kalau kalian di negara maju ya di mana 5G [musik] udah merata. Tapi kalau di Indo, 5G kan belum merata ya. Di Malang saja ada sebuah tempat namanya itu di Suhat, dia 5G-nya ada, tapi kalau saya sudah ke agak pinggir ke Sawojajar gitu, ya dia 5G-nya balik lagi ke 4G. Makanya di HP-HP sekarang itu kan ada pilihannya 5G auto, jadi [musik] kalau misalkan enggak ada 5G dia balik lagi ke 4G. Nah, proses baliknya antara 5G dan 4G itu dia juga butuh tenaga yang lebih keras. Nah, sekarang pertanyaannya ada juga kasus di mana kalian keluar ke HP-nya itu sebenarnya enggak kalian apa-apain, kalian enggak HP-an, tapi kok baterainya tetap cepat habis? Karena walaupun kalian itu enggak ngapa-ngapain, tapi aplikasi di HP kalian itu ngapa-ngapain. Contohnya WhatsApp, [musik] kalau misalkan teman kalian lagi nyariin kalian terus ngirim video, itu dia juga back and processing, belum lagi email, belum kalau misalkan kalian aktifin Google Drive atau iCloud yang dia bisa otomatis back up file, terus lagi kalau misalkan settingannya kalian setting tanpa WiFi bisa upload ke iCloud, nah itu kan dia juga tetap kerja walaupun HP-nya enggak kalian apa-apain. Belum lagi kalau misalkan di luar kalian buka Google Maps, di luar itu cahaya lebih terik, terus brightness-nya dia auto terus naikin brightness, wah makin kompleks. Jadi memang [musik] ya sebenarnya bukan perkara data seluler saja, ketika kalian melangkah keluar dari rumah HP kalian pakai di luar, dia HP-nya intinya bekerja lebih keraslah. Mulai dari sistem GPS-nya, brightness layarnya dan lain-lain. Terus gimana dong Bang caranya biar baterainya lebih awet? Sebenarnya ya HP itu pakai sajalah kalau misalkan baterainya habis, di-charge saja, tapi mungkin ada orang yang benar-benar pengin hemat baterai ya. Caranya kalau misalkan kalian suka dengerin playlist musik ya di-download dulu musiknya. Jadi ketika kalian putar musiknya, dia enggak perlu ngirim dan juga nerima sinyal karena sudah ter-download di device kalian, bisa offline. Sama halnya juga kalau misalkan saya lagi perjalanan, entah itu naik bis, kereta ataupun pesawat, kalau misalkan saya perjalanan jauh ya saya download dulu Netflix-nya karena saya tahu di luar sinyalnya itu pasti enggak karu-karuan. Nah, kalau kalian penasaran coba deh misalkan kalian dengan teman kalian itu punya HP yang sama contohnya S26 Ultra, teman kalian juga S26 Ultra sama gitu ya. Coba kalian cas 100% yang satu kalian coba putar video di rumah dengan Wi-Fi dan yang satu kalian putar video yang sama di jam yang sama lah tapi di luar ya tanpa Wi-Fi. Coba kalian lihat sendiri baterainya lebih cepat habis yang mana. Makanya di pengujian baterai kadang itu menurut saya agak tricky ya karena baterai itu ya variabelnya terlalu banyak. Screen on time yang saya dapat dengan tech reviewer lain itu bisa beda karena ya kegiatan kita berbeda, ngetesnya di ruangan yang berbeda, suhunya berbeda, jarak BTS-nya berbeda jadi makanya biasanya tesnya itu paling simpel ya PCMark Modern Office karena di rumah ya udah itu biasanya angka yang paling mendekati lah yang variabelnya paling sedikit ketika ngetes HP. Tapi intinya kenapa kalau di luar HP itu baterai cepat habis ya itu tadi ya karena dia lebih bekerja keras lah intinya ketika kalian pakai HP di luar rumah. Saya di kasih tahu Budi and see you on the next video. Bye bye.
