Jungkat

Kenapa HP PALING MURAH Xiaomi malah seganteng ini...? - Unboxing Redmi A5 Indonesia! (YouTube Video)

  • 19/06/2025

Halo guys, David di sini, dan kita bakal cobain HP Xiaomi paling murah di 2025. Redmi A5. Sekentang apa HP ini? Atau malah se-wow apa HP ini? Soalnya kita nggak ngarep banyak lah ya sama HP 1 juta, ekspektasinya pasti rendah, asal fungsi basicnya aman, bisa chattingan, tiktokan, nonton, foto-foto, udah happy. Syukur-syukur kalau ada bagian yang lebih ya, ternyata kameranya bagus, main game lancar, beuh. Nikmatnya hidup yang nggak banyak harap ya. Let's go kita buktiin bareng. Redmi A5 kotaknya sangat... straight forward sekali, sangat simple sekali. Redmi A5 warnanya merah, terus ada logo Xiaomi, dan ada spek yang biasanya disukai orang yang... nggak banyak mikir spek ya. Ini ada RAM hingga 8GB! Hingga! Ini tulisan yang sangat penting nih, dan disini yang lebih kecil, makin kecil makin penting, 4 plus 4GB. Jadi yang 4GB itu software yang realnya cuma 4GB. Jadi Xiaomi pake trik yang buat saya receh, murahan, harusnya mereka tulis 4GB, dan memori internalnya 128GB. Disini ada fitur yang mungkin paling andalan ya, sampai punya tempat sendiri, kameranya 32MP, dan dibawahnya ada ukuran layar 6.88 inci. Di sebelah kanan ada Redmi A5, terus disini ada fitur fingerprint dan face unlock. Lumayan soalnya sekitar 2-3 tahun lalu, HP 1 juta itu kayaknya belum ada fingerprint ya. Ada powerful octa core prosesor, jadi prosesornya udah 8 core, Redmi A5 lagi, ini ada masif baterai 5200 mAh, dan kecepatan ngecasnya adalah 15 Watt. Di bawah sama atas dia polosan warna putih aja. Di belakang ada keterangan yang lebih detail, ada dibuat di Indonesia, ini kamera tadi 32MP, layar 6.88 inci, prosesor octa core, baterai, baterai, dan ini jadi yang di samping-samping, ditulis lagi di belakang. Di bawahnya ada keterangan soal varian, warnanya sandy gold, dan ini nih, RAM yang the realnya nih, nggak boleh tipu-tipu kalau udah bagian teknis ini. 4GB saja, dan memori internal 128GB, dibuat di PT. Satnusa Persada di Batam. Sep, kotaknya lumayan simple, nggak banyak gambar atau fitur-fitur yang jebret-jebret gitu, tulisannya juga sangat nampol, Redmi A5 warnanya juga mencolok, kita langsung buka aja isinya. Ini kotaknya udah dibuka oleh tim saya buat di... foto-foto karena cuaca lagi nggak jelas, Jakarta kadang mendung, kadang cerah, kalau cerah langsung cepet foto aja. Di sini cara bukanya, bukan ditarik keluar atau diangkat-angkat gitu ya, tapi ada apa ini? Sayapnya! Jadi kardus-kardusan yang sangat simple, dicetak satu terus dilipet-lipet, lumayan sederhana, ada Redmi-nya, tidak perlu macem-macem. Di sini ada HP-nya, kita taruh di sebelah dulu. Ini ada cut out, atau lubang dari bentuk kameranya, di sini ada SIM Ejector, oke... HP 1.1 juta, masih dapetin charger dong? Tentu saja. Ini charger 18 Watt ya, dan portnya pake USB Type-A, terus di sini kabelnya Type-C, Wish udah Type-C dong? Sekarang HP yang paling basic pun, paling murah pun, 1 juta udah harus Type-C. Kalau micro USB kayaknya udah ketinggalan banget, ini Type-A, terus di sini ada... Redmi A5, buku petunjuk, kertas petunjuk, ada ucapan, selamat bergabung menjadi bagian keluarga besar, mau HP yang paling murah pun, tetep keluarganya Xiaomi. Yang terakhir, masih dapetin casing silicon! Mantep bener! Ini walaupun HP yang paling murah, tapi aksesorisnya sama sekali tidak pelit ya, itu sangat kita sayap. Ya semuanya pasti hargain sih saya. Sip, kotaknya putih polosan aja, nggak ada banyak hiasan-hiasan di sini. Redmi A5, sekarang kita langsung lihat HP-nya saja. HP Xiaomi, yang harganya 1.1 juta. Oh ya, dia cuma 1 varian aja ya, nggak ada varian RAM 6GB, 8GB, atau varian storage 64GB, semuanya 1, 4, 1, 2, 8 aja. Jadi harganya fix sih, kalau yang mahal mungkin nggak ada promo itu 1.2, tapi saya dapetin promo dapetnya sekitar 1.1. Dan HP-nya adalah seperti ini, varian warna sandy gold. Wow! Desainnya ini... Ini desainnya wow sih, karena kalau kita lihat dari belakang ini, rasanya mewah banget. Ini berasa HP mahal, makanya si Iqbal kasih pajangan-pajangan yang lumayan ngasih petunjuk ya, misalnya ini Xiaomi 14T, yang warnanya titanium, terus ada Samsung Galaxy S24 Ultra, yang warnanya juga titanium. Kalau disamping-sampingin gini, si Redmi 1 juta nggak kalah ganteng dari si Samsung Ultra 20 juta ini lho. Sama ada si Vivo. Ini juga warnanya... Saya suka sih. Ini feeling nyentuhnya juga lembut, pantulannya juga berasa berkelas, Redmi-nya juga nggak ganggu-ganggu banget. Di sini, desain modul kameranya cakep, ini oval, mirip kayak HP-HP Huawei yang baru, atau Nova, atau Honor, semuanya sama aja, atau mirip iPhone ya? Ini kalau kita sampingin sama iPhone, nggak semirip itu sih, bentuknya agak beda, cuma layoutnya sama, ada 2 kamera yang ditumpuk ke bawah, ada LED Flash-nya di sebelah, tapi mau dibandingin atau nggak? Desain belakang dari Redmi A5 ini cakep sih. Saya langsung ingat sama Redmi A3, yang desainnya juga ganteng ya, buat HP 1 juta juga, ini kan dia penerus dari A3. Kalau A3 kemarin, kameranya berasa monster banget, kayak HP Oppo, HP Vivo yang harganya belasan juta juga, jadi filosofi dari Redmi A ini, desainnya ngikutin desain-desain HP flagship. Sampai di ring kameranya ini juga dibikin mengkilat, jadi rasanya lebih mewah lagi ya. Ini bobotnya juga enteng-enteng aja sih, sekitar 190 gram. Tepatnya berapa? Dia ada di 194 gram. Nggak se-enteng itu kalau kita lihat angkanya. Mungkin karena bodinya gede, jadi kasih ekspektasi kalau beratnya bakal 200 gram lebih ya, jadi ada selisih itu lagi-lagi soal ekspektasi ya. Ngebahas HP murah, jadi inget soal itu aja. Kita lihat dari sampingnya pun, walaupun bahannya tentu saja dari polikarbonat, tapi finishingnya ini ya enak lah liatnya. Ini ada fingerprint di sebelah kanan, sekaligus tombol power, ada tombol volume, di atas ada speaker aja, lumayan sepi, atau mikrofon? Harusnya mikrofon sih, HP 1 juta nggak mungkin stereo deh. Mungkin aja, tapi Redmi kayaknya nggak. Terus SIM traynya, ada 2 nano SIM dan 1 microSD, jadi kalau mau nambah 128GB-nya ke 2 kali lipat atau lebih, bisa, sini ada port USB-C, ada headphone jack, ini ciri khas HP murah buat zaman sekarang, dan ada lubang mikrofon. Sip! Sekarang mari kita buka saja. HP murah yang mengandalkan desain kegantengan buat jualannya. Ini adalah logo Xiaomi. Kalau dijejerin gini, rasanya nggak kalah ganteng lho. Ini HP-HP mahal, ada 1 HP yang ngelip. Malah Samsung Galaxy S25 Edge, malah kelihatan B aja ya, itu juga warnanya agak titanium-titanium gitu kan. 2 kamera, iya sih mirip sih. Redmi ini lebih ganteng lho, cuma Samsung lebih tipis sih, susah sih kayaknya. Sip! Jadi ini adalah realita ya, setelah kita melihat desain belakangnya yang ganteng seperti ini, tapi pas kita hadap ke depan, kita jadi ingat lagi harganya kalau Redmi A5 adalah HP 1 juta. Karena layarnya pake desain yang jadul sekali. Ini masih pake kamera Pony, terus bezelnya tebal, dan di bawahnya lebih tebal lagi, terus soal brightness juga, di lampu studio yang nggak bakal atau kalah jauh dari suasana outdoor, dia udah hampir mentok brightnessnya. Kalau kita mentokin banget pun masih... Oh nggak sih, ini lebih terang sih, ini udah over sih. Kayak gini, yep, kayak gini udah pas. Biasanya kalau HP-HP mid-range atau HP-HP flagship, bisa setengah kurang aja udah cukup. Ini saya juga ada tes kecerahan layarnya di outdoor, harus brightness full, baru bisa kelihatan jelas, di suasana yang sangat mendung ya, kalau udah kena matahari terang, udah pasti langsung kakuk. Dari ketajaman layarnya sendiri, walaupun dia 720p doang, dan layarnya lumayan gede, 6.88 inci, kelihatan oke sih. Di sini tulisan-tulisan masih bisa dipampilkan dengan tajam, walaupun buat saya ini ada efek sharpening yang agak berlebihan ya. Kalau mata saya lihat langsung kayak ada bayangan-bayangan ala-ala monitor yang level sharpeningnya dipentokin gitu, jadi agak kurang natural sedikit. Itu buat mata saya yang agak rewel ya. Kalau misalnya mata anda nggak sering lihat perbandingan layar bagus, layar yang murah kayak gini, atau main-mainin settingan, harusnya nggak bakal berasa. Mata yang rewel aja. Buat OSnya sendiri, Redmi A5 pake OS yang varian enteng ya, varian sachet punya, jadi dia pake MIUI Go atau Android Go namanya? Di sini ada Android versi yang udah 15, udah yang paling baru, tapi dia pake yang varian Go punya. Jadi varian Go itu biasa dipake di HP-HP murah yang fiturnya lebih sedikit, biar sistemnya nggak makan banyak resource, nggak makan banyak RAM, nggak makan banyak processing power, tenaga. Jadi jalannya juga lebih enteng, lebih sesuai sama mesin yang dipake. Yang hebatnya, kalau saya cek di refresh rate ini, Xiaomi nggak tunjukin di kotaknya, dia nggak tulis kalau HP-nya ini pake layar 120Hz ya. Di sini sama sekali nggak ditulis 120 loh, dia cuma tulis... Immersive 6.88 inci, layar yang gede aja. Tapi pas saya cek di refresh rate, dia ada mode 120Hz. Entah kenapa Xiaomi nggak pamerin ini loh, 1.1 juta 120Hz, apakah ini gimmick doang, cuma interpolasi? Kalau kita show refresh rate, terus kita tunjukin, dia bisa 120 loh, ini 90 nih, terus kalau kita scrolling, 90, oke, 90 pun udah... Nah, ini 120! Ini 60, jadi dia bisa naik turun, udah bagus sistemnya. Kenapa Xiaomi nggak pamerin ya? Layar 120Hz di HP 1 juta, masih langka. Feeling yang dikasih juga, ini jelas bukan 60Hz feeling scrollingnya, kalau mau dibilang cuma gimmick, cuma tipu-tipu angka doang, mata saya 100% tidak setuju. Ini bukan feeling scrolling ala layar 60Hz ya, layar iPhone yang basic aja berasa, kalau itu memang 60Hz. Yang orang bilang feelnya kayak lebih mulus, nggak. Ini Redmi lebih bagus scrollingnya daripada si iPhone-iPhone ini dong, yang basic. Yang jadi pertanyaannya cuma kenapa Xiaomi nggak pamerin, itu aja. Ya mumpung ada iPhone basic, ini iPhone 16 Plus, harganya mungkin 2, 15 sampai 20 kali lipat dari ini. Kita buktiin aja, kalau Redmi ini lebih mulus scrollingnya, daripada si iPhone, kita pake kamera slo-mo ya. Ya di sini saya nggak bilang layar Redmi ini lebih bagus dari iPhone, jelas layar Redmi ini kalah jauh ya, dari brightnessnya udah pas-pasan, terus warnanya juga kentang, dia cuma 70% NTSC doang, kalau kita lihat viewing angle juga lebih mudah menurun, brightnessnya dari... apa ya? Feeling prosesornya juga tentu aja, dia bakal lebih lambat daripada iPhone. Saya mending prosesor lebih kenceng, layar lebih pelan dikit, daripada layar kenceng tapi prosesornya nggak sanggup nyimbangin. Layarnya udah nunggu nih, mana nih kontennya nih, loading lama banget, prosesor masih nunggu. Tapi refresh rate anehnya, ya gitu, kenceng banget. Ngomong-ngomong soal prosesor, mari kita lihat skor AnTuTu-nya. Dia pake... mulut kebiasaan ngomong Dimensity, hampir bilang Dimensity, HP sejuta, Dimensity, dia pake UniSoC, UniSoC T7250, yang fabrikasinya 12nm. Apakah itu parah 12nm? Kalau kita konteks sama Samsung yang sejuta sekitar 2-3 tahun lalu, dia masih pake 28nm. Samsung 05 Core ya, itu sudah terkentang pada zamannya sih. Ini 12nm oke lah. Skor AnTuTu-nya sendiri 268 ribu. Ya ini skor yang rendah sih, udah jelas sih. Tekenin aja dia masih agak loading ya. Ya jangan banyak berharap ya. Terus storage-nya juga tipe eMMC, bukan UFS. Kalau dari suite, saya nggak ngarep banyak sih. Kalau dari tadi bisa scrolling mulus, buka aplikasi nggak lambat-lambat banget, udah oke lah. HP 1 juta, harus inget, 1 juta. Terus apakah Android Go ada iklannya? Ini lucu ya, nama app-nya itu bukan tema doang, tapi min-teams. Kayak mungkin lebih enteng gitu. Eh tema? Mas! Ini mah wallpaper bukan tema! Lock screen, oke apakah dia bakal keluar? Hub? Back nggak bisa. Oh! Wii Android 15 nih. Home screen, tapi ini mah cuma wallpaper, bukan tema. Lah, mungkin di bawah. Teh! Spot Telegram, TikTok, Tokped, Top Games. Gimana ya? Apakah Android Go Xiaomi nggak ada temanya? Masa sih? Teams, min-teams! Kayaknya nggak ada deh, kayaknya itu deh bedanya. Nggak ada, cuma home screen sama wallpaper and style, dan wallpaper, team icon, beta. Nggak ada, nggak ada. Gimana kalau kita cari ke GetApps? Apakah di... Gerilla ambush oleh iklan? Nggak ada sih. Oh, agak patah-patah, oh karena berat dia loading. Oh! Dia loading gamenya ya. Tetap lancar jatuhnya, apa lagi ya? File manager, biasanya iklan bakal menyerang. Tiba-tiba di bagian sini. Low aja, low... Tidak ada sih. Kalau versi Go ini yang udah harusnya enteng dikasih iklan, ya Xiaomi... nggak mikirin speknya deh. Terus kita lihat musik. Langsung, oke. Tidak ada iklan yang terselip sejauh ini, jadi... happy juga. Kalau misalnya Xiaomi udah bela-belain kasih Android Go, biar lebih lancar, biar lebih sesuai sama speknya, tapi dia nyelipin iklan ya itu memberatkan ya dengan... dengan sengaja. Speakernya not bad lho. HP 1 juta, nggak kenceng aja tapi. Ini udah volume maksimal. Saya tarik omongan saya, di atas ini bukan mikrofon, tapi ini speakernya. Lumayan buat HP 1 juta. Saya kasih nilai 8 sih, buat standar 1 juta ya. Nggak kenceng, detailnya juga nggak terlalu oke, tapi bisa enjoy. Saya nggak nyadar lho tadi, di bawah sini nggak ada speakernya. Ya ya ya ya... Unik sekali HP yang speakernya di atas doang. Posisi speaker bagian atas ini agak unik ya, soalnya salah satu alesan HP punya speaker di bagian bawah biasanya... suara itu bisa dipantulin ke bawah biar lebih bagus lagi, udah dihitung gitu. Kalau ini di atas dibuang aja ke... ke mana gitu, ke arah HPnya ditembakin. Mungkin orang yang di depan kita lebih nikmatin suara HPnya daripada kita. Karena kita pakai HP kan ya gini, bukan gini. Let's go! Ini... Whoa! Whoa! Baru let's go langsung, let's go beneran. Ya pas ketemu musuh dia ada frame drop tiba-tiba melambat gitu ya. Waduh... Kalau lagi nggak ada musuh, nggak banyak efek, dia sih lancar-lancar aja. Dia settingnya bisa sampai super dan bisa HD kita di... Kita di super dan standar aja. Sikat, sikat. Susah, rame banget. Oke. Frame ratenya sih aman kalau buat main Mobile Legends, cuma HPnya emang masih ada feeling-feeling agak sedikit berat ya. Kalau kita lagi gerak-gerakin gitu, responnya nggak setinggi HP-HP yang kelasnya di atas. Anda yang biasanya atau pernah pakai HP yang murah banget atau kentang pasti ngerti. Walaupun frame ratenya mulus, cuma kok geraknya itu agak berat gitu. Disuruh jalan tuh harus nunggu bentar gitu. Nggak separah itu. Tapi tetap ada bedanya. Hmm... Nah, Mia lawan Mia dong. Kalau ada skillnya tetap bisa lah. Cuma kalau mau kompetitif di level tinggi, HPnya bakal jadi pemberat sih. Kalau anda bisa jadi mythic yang paling tinggi dan pakai HP sejuta, anda harus pamerin itu sih. Karena itu luar biasa. Pencapaian yang hebat banget. Mari kita menggunakan Redmi, waduh! Framenya... Ya, ini agak bad sih, bukan not bad sih. Oh! Masih bisa mengikuti battle-nya dengan baik, tapi sangat tidak nikmat ya. Karena patah-patah mungkin ini sekitar 20 fps. Kalau terbiasa sih silahkan aja, cuma RAM 4GB memang nggak expect banyak. Bisa kita pakai buat ngehajar boss ini aja, saya udah salut sih. Masih bisa dipakai main gini, nggak patah-patah nge-lag langsung nge-freeze gitu. Udah... udah oke. Lari-larinya juga masih gesit loh. Jadi lumayan, saya nggak nyangka Unisock kayak gini bisa... Wah, Unisock T7250 di HP sejutaan, habisin! Bisa narikin sih, nggak habis dong. Nggak sehabis itu. Wih! Hop! Hop! Hop! Habis! Habis! Habis! Habis! Ah, oke. Lebih lama sih daripada HP mid-range atau flagship. Tapi masih... masih bisa diikutin. Nikmat atau nggak? Tentu aja tidak nikmat. Bisa? Bisa. Oh iya, karena pas syuting ini lagi ada update-an yang baru, dan ada karakter baru, sang pemilik akun ini minta tangan saya buat nge-gacha si Skirk ini. Ini. Gas. Wish 1 kali, eh 10 kali kan? 1 kali, 10 kali. 10 ya. Apakah tangan saya wangi? Mari kita coba. Udah dapet pipi ini. Apakah Redmi A5 wangi? Langsung dapet kuning? Yah, nggak wangi. Gapapa. Yay! Skip. Ternyata A5 tidak sewangi itu ya. Tadi ada animasi ini aja memang agak ngedrop sedikit frame-nya. Masih oke. Lagi? Kuras habis. Oke, wangi nggak nih? Ini udah... Wih, mulus lho. Udah lah, A5. Oke, sekarang kita coba tes kameranya. Kamera HP 1 juta sekarang udah kayak gimana? Apakah makin bagus? Apakah Unisoc makin bisa diandalkan? Apakah ada jiwa-jiwa Samsung S25 Ultra di desain A5 ini? Setelah kita lihat hasilnya, ternyata... bagus aja sih buat harga 1 juta ya. Saya lagi-lagi ngomongin soal ekspektasi yang nggak terlalu tinggi. Asal gambarnya bisa terlihat dengan jelas, warnanya masih... agak bener, nggak tiba-tiba kuning abis atau ijo abis. Saya tetap happy-happy aja. Detailnya juga oke, dynamic range-nya nggak ancur-ancur banget, putih gelap. Memang bukan yang terbaik jelas ini, bukan yang terbaik jelas ini foto dari HP murah. Tapi saya tetap seneng karena HP-nya emang murah, jadi... Ya, begitulah. Kecuali ya, foto bagus. Tapi kalau kita udah rekam video, saya tidak suka sih. Mau HP-nya sejuta pun, saya nggak suka hasil rekaman dari Redmi A5. Yang bentar lagi bakal anda lihat maksudnya. Cek-cek, jadi ini adalah hasil perekaman kamera depan dari Redmi A5. Di resolusi 1080p 30 fps. Tentu saja goyang. Dynamic range juga biasa aja, langit yang lagi mendung. Putih, nggak bisa kelihatan awan-awannya. Muka saya juga nggak seterang itu. Warna juga kelihatan agak kusam ya, cuma HP sejuta. Ini buat laporan, halo bos, saya sudah di lapangan. Itu kerjaan sudah selesai semua, atau foto barang, atau bikin video bukti-bukti, atau dokumentasi. Masih sangat layak, kalau estetik sih ya, tentu nggak ya. Kesimpulan buat Redmi A5. Walaupun ini HP harganya bisa dibilang sangat murah, sekitar 1 juta aja, tapi dia ternyata punya beberapa hal yang bikin kita senyum ya. Misalnya dari awal, saya udah kagum sih sama desainnya. Ini yang bakal nge-carry si Xiaomi A5 ini di pasaran. Ini yang bakal narik mata orang buat mendekat ke HP ini dibanding HP lain. Di display-display gitu, ya desainnya ini yang mirip kayak HP-HP flagship. Ini finishingnya sampai ke pemilihan teksturnya yang ada yang berkilau, ada yang lembut, ada yang mid. Buat saya ini on point, ini bisa dibilang udah se-level lah sama HP-HP yang lebih mahal, atau jauh lebih mahal. Cuma pas orang udah pengen main-mainin HP-nya, dia bakal balik ke realita sih, karena layarnya emang nggak sebagus itu. Ini kualitas layar yang murah, dia warnanya nggak terlalu keluar, terus brightnessnya juga rendah, tapi 120Hz. Hebat! Kameranya standar HP 1 juta, performanya kalau dipakai main game bisa cuma bukan buat yang kompetitif, baterainya juga 5200 mAh, speakernya oke, fitur fingerprint ada. Jadi buat harga 1 juta, ini pilihan yang aman sih. Ini OSnya juga enteng, saya juga, eh nggak enak, saya juga suka. Nggak banyak iklan, fitur-fitur yang penting tetap ada. Jadi kalau misalnya anda suka sama desainnya, silahkan gas aja deh. Cuma sekarang emang banyak HP 1 juta yang bagus. Dari Itel, dari Transsion, Vivo pun ada yang 1 juta, bisa liat-liat yang lain juga, cuma tetap inget harga, jangan punya ekspektasi tinggi. Kalau kayak gitu, sama Redmi ini pun bakal sangat happy sih. Jadi gitu aja unboxing buat Redmi A5! Like kalau anda suka dengan video ini, dislike kalau nggak suka, kita ketemu lagi di video selanjutnya. Yow! Cobain HP murah itu enak. Nggak perlu aktifin otak. Mendang mending terlalu kuat.

Lihat di YouTube

Video Lainnya

Episode Terakhir.....
Oleh DKID Media
10m 24s

Kabar mengejutkan datang dari jagat media teknologi tanah air seiring keputusan DKID Media untuk menyudahi KOTEK (Komedi Teknologi) tepat di episode kesepuluhnya....

Brand Terkait

Samsung

Samsung menghadirkan smartphone Galaxy, tablet, wearable, TV, dan perangkat rumah tangga dalam satu ekosistem terintegrasi. Samsung dikenal dengan teknologi layar terbaik, performa tinggi, dan inovasi global untuk kebutuhan modern.

Xiaomi

Xiaomi adalah brand elektronik inovatif dengan produk smartphone, AIoT, dan smart home berteknologi canggih. Xiaomi menghadirkan perangkat berkualitas dengan harga kompetitif, mulai dari HP, tablet, wearable, hingga perangkat rumah pintar.

Redmi A5

Redmi A5 adalah smartphone yang dipasarkan resmi oleh Xiaomi untuk Indonesia dan diposisikan untuk kebutuhan harian yang praktis. Perangkat ini menonjolkan kombinasi layar besar, baterai berkapasitas besar, serta fitur keamanan yang mudah digunakan. Redmi A5 menjalankan Android dengan antarmuka Xiaomi yang dirancang agar penggunaan aplikasi sehari hari terasa lancar. Xiaomi...

iPhone

iPhone adalah smartphone premium dengan kamera pro dan performa tercepat berkat chip Apple Silicon. iPhone menghadirkan desain elegan, keamanan tinggi, dan ekosistem Apple terintegrasi untuk pengalaman terbaik.