Jungkat

Kenapa Laptop dan PC Bisnis Lebih Diminati? - ft. ASUS Expert Series (YouTube Video)

  • 30/12/2025

Hei, kalau kalian masih mikir laptop bisnis itu overprice, enggak worth it, atau kalian masih mikir laptop bisnis itu cuma bisa dipakai buat kerjaan yang ringan-ringan doang, itu artinya kalian salah besar. Laptop atau PC untuk bisnis itu beda kelas dibandingkan laptop kelas konsumer pada umumnya. Karena laptop atau PC untuk bisnis harus bisa dipakai untuk jangka panjang. Performa harus konsisten. Dan yang paling penting dia harus punya sistem keamanan kelas atas. Itu sebabnya banyak perusahaan yang milih laptop atau PC kelas bisnis. Contohnya seperti lini laptop dan PC dari Asus Expert Series. Nah, dalam video kali ini kita akan bahas kenapa perangkat kelas bisnis seperti Asus Expert Series lebih menarik dibandingkan laptop kelas consumer. Ya, Asus Expert series ini adalah lini laptop dan PC dari Asus untuk kelas bisnis. Ya, biasanya kalau kita bicara soal laptop untuk bisnis mungkin masih banyak yang mikirnya yang penting bisa buka Excel atau buat kerja doang mah enggak perlu yang aneh-aneh ya. Padahal kebutuhan bisnis itu jauh lebih kompleks dari kebutuhan konsumer biasa. Perusahaan itu enggak nyari laptop yang kencang doang. Mereka lebih milih laptop atau PC yang stabil, enggak cepat rusak, dan sistem keamanannya terjamin. Karena kalau ada satu perangkat saja yang bermasalah, dampaknya ke bisnis atau perusahaan bisa sangat-sangat besar. Itu sebabnya kini makin banyak perusahaan yang mulai melirik laptop kelas bisnis seperti lini laptop dan PC dari Asus Expert Series. Nah, kali ini kita akan bahas satu persatu apa saja yang membuat laptop dan PC dari Asus Expert Series berbeda dari laptop atau PC consumer biasa. Sebelum kita membahas lebih dalam apa saja yang membuat laptop atau PC kelas bisnis lebih dipingati, kita kenalan dulu dengan lini Asus Expert Series. Lini Asus Expert Series sendiri punya dua lineup, yaitu P series dan B series. Kita bahas dulu yang P series atau yang P ya. Ini adalah lini Asus Expert series yang diperuntukkan untuk prosumer atau sederhananya individu atau kalangan pengguna tertentu yang memerlukan laptop untuk kebutuhan bisnis. Contoh, prosumer ini bisa beragam seperti pekerja kantoran, freelancer, hingga pengusaha. Intinya prosumer di sini adalah orang yang memerlukan laptop profesional untuk menghasilkan uang. Selain untuk prosumer, lini P series ini juga diperuntukkan untuk perusahaan atau bisnis kecil hingga menengah. Contohnya UMKM. Expertbook P series sendiri punya beberapa lini produk seperti laptop all-inone PC dan mini tower PC. Nah, untuk laptop P series sendiri ada Asus Expertbook P1, Expert Book P3 Intel, Expertbook PM3 AMD, dan Expertbook P5. Kita bahas yang expertbook P1 terlebih dahulu. Ini adalah opsi laptop Asus Expert series paling terjangkau. Harganya melalui dari R jutaan. Speknya itu prosesor up to Intel Core i7 13620H. Opsi RAM-nya up to 16 GB DDR5 SODIM ya. SSD 512 GB M.2 NVME PCI 4.0 untuk OS Windows 11 Home. Lanjut ke varian lebih tinggi ada Asus Expertbook P3 atau P3 harganya mulai dari R jutaan. Spesifikasi lengkapnya prosesornya up to Intel Core i7 13620H. Opsi RAM-nya up to 16 GB DDR5 SODIM. Opsi SSD up to 1 TB M.2 NVME PCI4. Layarnya 2,5K 144 Hz. OS-nya Windows 11 Home. Kemudian ada Expertbook PM3 AMD. Yang satu ini harganya mulai dari Rp3 jutaan dan sudah punya NPU 50 tops. Untuk speknya prosesornya AMD Ryzen AI 7 Pro. Lalu NP-nya 50 tops, RAM 32 GB DDR5 Sodim. Opsi SSD up to 1 TB M2 NVMi PCI4. Lalu untuk baterai 70 wat hour dan OS-nya Windows 11 Home untuk S tertinggi ada Asus Expertbook P5 atau P5. Dia udah pakai prosessor Intel seri Lunar Lake. Spek lengkapnya prosesornya up to Intel Core Ultra 7 258V NPU 47 tops. Opsi RAM-nya up to 32 GB LPDDR 5X. SSD 1 TB MD.2 NVI PCI 4 ya. Lalu Windows-nya 11 Home. Beralih ke all ininone PC-nya. Di sini ada Asus Expert Center P400 AIO dan Expert Center P600 AIO. Untuk Asus Expert Center P400 AIO ini adalah opsi paling terjangkau dari lini AIO Asus Expert Series. Harganya mulai dari R jutaan. Speknya untuk Up to Intel Core 7240H. Opsi RAM-nya up to 16 GB DDDR 5 SODIM. SSD-nya up to 1 TB M.2 NVMI PCI 4. Lalu Windows-nya Windows 11 Pro. Sementara saya ttinya ada Asus Expert Center P600 AIO yang satu ini punya NPU 50 tops. Untuk speknya pressornya up to AMD Ryzen AI 7350 ya. NPU-nya 50 tops. RAM-nya 16 GB DDR5 SODIM. SSD-nya 1 TB MD.2 NVM PCI4. Windows-nya 11 Home. Nah, semua laptop dan AIO Expert Book P series sudah dilengkapi dengan Asus AI Expert Meet untuk mempermudah pekerjaan kita. Ada beapa fitur yang disempatkan di sini seperti E transcript. AI translation, AI meeting summary, dan AI watermark. Oke, sekarang kita beralih ke lini mini tower PC. Nah, di sini ada Asus Expert Center P500 Mini Tower. Ini akan cocok buat yang mencari PC desktop kelas bisnis. Untuk speknya, prosesornya up to Intel Core i7 13620H. Graphic card-nya itu adalah Nvidia GeForce RTS 4060. RAM-nya yang terpasang itu 8 GBR5 SODIM SSD 512 GB M.2 NVMI PCI4. Nah, dia dilengkapi dengan fitur AI for busnis yang mencakup AI camera, AI audio optimizer, AI translation, AI meeting summary, dan AI transkript. Nah, sekarang kita lanjut ke Asus B series atau B series, ya. Ini adalah lini Asus organisasi atau institusi besar. Contohnya perusahaan kelas atas, pemerintahan, hingga institusi pendidikan yang umumnya dijual secara project nih ya, tender ataupun quantity base juga bisa. Nah, selain itu kita juga bisa custom spesifikasi laptop serta layanan after sales sesuai dengan kebutuhan perusahaan kita. Nah, untuk lini laptop B series ada Asus Expert Book B1, Expert Book B3, Expert Book B5, dan Expert Book B9 OLED. Untuk yang paling basic ada Asus Expertbook B1. Meskipun ini seri yang paling basic ya, dia sudah pakai Windows 11 Pro. Windows versi Pro ini memang punya fitur dan sistem keamanan lebih lengkap ya ketimbang Windows 11 versi Home. Untuk speknya yang satu ini prosesornya up to Intel Core i7 135. RAM-nya 16 GB DDR4. Opsi SSD-nya up to 1 TB PCI 4. Untuk OS pakai Windows 11 Pro. Lalu ada Asus Expertbook B3. Yang ini udah punya dukungan smart card Raider. Fitur ini umum dipakai di peranan besar dengan tingkat keamanan tinggi. Nah, speknya prosesornya up to Intel Core i7 1355. SSD-nya 512 GB NVMI PCI 4. Untuk Windows-nya sama ya, Windows 11 Pro. Kemudian ada Asus Expert Book B5. Untuk speknya prosesornya up to Intel Core Ultra series 2 ya with Intel Vro. Opsi RAM-nya up to 32 GB SODIM. Opsi SSD-nya up to 1 TB PC 4. Untuk layar resolusinya 2,5K 400 NIS. Dia dilengkapi dengan beragam fitur A bisnis yang mencakup AI camera, AI audio optimizer, AI translation, AI meeting summary, dan AI transkript. Lalu untuk OS pakai Windows 11 Pro. Untuk seri tertinggi ada Asus Expertbook B9 OLED. Nah, menariknya dia sudah pakai panel OLED. Ini bakal nyaman sekali tentunya untuk editing atau nikmatin konten ya tentunya untuk kerja juga ya. Untuk speknya prosesornya Intel Core 7 150. Opsi RAM up to 64 GB LPDR 5X. Opsi SSD up to 2 TB NVMI PC AI4 dan layarnya 14 inci OLED brightness 400 N dengan kalor gamut 100% di CP3. OS-nya tentunya Windows 11 Pro. Oke, sekarang mari kita bahas apa yang membuat laptop atau PC kelas bisnis seperti ini lebih banyak diminati kalangan profesional maupun pebisnis. Pasti beberapa dari kalian mungkin akan bertanya, ya, kenapa enggak pakai laptop gaming aja? Kan performanya jelas-jelas lebih kencang. Memang laptop atau PC gaming itu punya spek yang lebih kencang ketimbang laptop atau PC kelas bisnis. Tapi ada beberapa keunggulan lini laptop atau PC bisnis yang tidak dimiliki oleh laptop atau PC gaming. Kita bahas satu persatu aja ya. Nah, pertama laptop atau PC class bisnis seperti Asus Expert series itu punya sistem keamanan yang lebih canggih dibandingkan laptop kelas konsumen biasa. Untuk laptop dan AIO Asus P series dia sudah punya BIOS NIST SP80015. Singkatnya ini akan mendeteksi dan memastikan BIOS yang berjalan menggunakan firmware yang sah, bukan firmware yang sudah dimodifikasi oleh malware. Setelah itu, laptop dan AI Asus P series dilengkapi dengan sistem keamanan discrete trusted platform module atau DTPM 2.0. ini lebih aman dibandingkan FTPM yang berbasis firmware atau software. Jadi kalau amit-amit laptop kita di-hack lalu hacker ingin mengakses sistem enkripsi di laptop atau PC kita seperti Windows Bit Locker atau sistem geometri di Windows Hello, sistem di TPM 2.0 akan mencegah hal tersebut. Nah, di laptop Asus B series dia punya sistem keamanan yang lebih canggih lagi. Selain memiliki chip diskret TPM 2.0 biasanya digunakan juga sudah menggunakan NIST SP8193. Ini berarti dia bisa melindungi firmware BIOS, mendeteksi serangan, dan memulihkan firmware apabila terdeteksi serangan malware. Enggak cuma menggunakan BOS yang lebih canggih ya, tapi laptop lini Asus B series juga dilengkapi dengan dual BIOS. Jadi kalau BIOS utamanya korup kena malware, maka motherboard akan otomatis melakukan flash ulang BIOS utama dari BIOS cadangan yang masih aman. Selain itu, laptop lini B series seperti Expertbook B5 itu sudah punya teknologi Opal SD SSD. Ini menjamin data yang masuk ke SSD. akan dienpsi secara otomatis. Jadi kalau laptop dicuri dan SSD-nya dicabut, data yang tersimpan dalam SSD tidak bisa diakses oleh yang mencuri. Menariknya, enkrypsi ini berbasis hardware. Selain tidak memperlambat sistem seperti enkripsi software, data yang tersimpan tidak akan bisa diekstrak oleh malware kalau semisal laptop kita kena malware. Nah, enggak hanya memiliki sistem keamanan tinggi ya, laptop kelas bisnis seperti lini laptop Asus Expert series sudah dilengkapi dengan serangkaian pengujian ketahanan seperti standar uji ketahanan US military grade military standar 810H. Dalam pengujian ini seluruh lini laptop expert book series sudah melalui 24 pengujian ekstrem seperti pengujian suhu ekstrem, uji ketahanan terhadap perubahan suhu yang drastis, uji kelembaban, uji terhadap pasir dan debu, uji terhadap sinar matahari langsung, uji getaran dan lain sebagainya. Intinya ada 24 military standar 810H yang diuji ya. Nah, selain uji ketahanan military standar 810H untuk laptop expertbook B5, Asus juga memberikan pengujian tambahan yang disebut sebagai Asus Superior durability test. Pengujian ini meliputi 44 uji ketahanan, termasuk uji ketahanan Exel, drop test dari ketinggian 120 cm, uji ketahanan keyboard, uji ditekan dengan beban 50 kg, uji durabilitas sport, dan beragam pengujian lainnya. Pengujian ekstrem seperti ini harusnya akan membuat laptop dari Asus Expert Series tidak mudah rusak kalau dalam penggunaan normal. Sementara itu untuk laptop lini B series ada satu lagi hal yang menarik nih, yaitu spesifikasi dan kompatibilitas dari laptop lini B series bisa kita sesuaikan dengan kebutuhan. Contohnya seperti Asus Expertbook B5, terdapat opsi prosesor hingga Intel Core Ultra versi VPro. Buat yang belum tahu dengan Intel VPro, laptopnya jadi bisa di-manage dengan mudah oleh pihak IT perusahaan. Laptop Intel VPro juga punya performa yang stabil dan fitur keamanan yang lebih lengkap. Singkatnya, laptop yang pakai Intel V Pro itu punya sistem keamanan lebih tinggi dan lebih aman untuk pemakaian jangka panjang. Nah, kembali lagi yang tadi ya tentunya kita juga bisa mesan laptop dengan spesifikasi hardware lain yang cocok dengan aplikasi atau sistem perusahaan kita. Ini menjamin laptopnya tidak error saat digunakan di lingkungan perusahaan kita dan biasanya laptop kelas enterprise seperti ini dipesan dalam jumlah banyak. Ya, ini dilakukan agar laptop yang dipesan punya spesifikasi dan standar keamanan yang seragam untuk semua karyawan di kantor. Oke, keunggulan menarik lainnya dari lini laptop expert series ada di ketahanan baterainya. Menurut Asus, baterai laptop expert series diklaim bisa mempertahankan umur baterai hingga 80% dalam pemakaian 3 tahun. Menariknya, garansi baterainya sama dengan garansi si laptop. Jadi, kalau garansi laptopnya 3 tahun, maka garansi baterainya 3 tahun juga. Tapi tentunya umur pakai akan tergantung pemakaian masing-masing ya. Kalau kalian sering pakai laptop ini di mode baterai atau colok lepas charger terus-menerus, ini akan menambah cycle charge dan mengurangi massa pakai baterai. Nah, kemudian yang enggak kalah penting, laptop dan PC bisnis seperti Asus Expert series itu punya garansi kelas bisnis yang biasanya tidak dimiliki oleh laptop konsumen biasa. Iya, kami tahu kalau ada banyak laptop konsumen biasa yang punya garansi ekstra seperti ADP atau accidental damage protection. Tapi kalau di lini Asus Expert Series, selain kita mendapatkan garansi ADP, kita akan mendapatkan layanan garansi ekstra seperti warranty extension. Nah, ini memungkinkan kita untuk memperpanjang masa garasinya hingga 5 tahun khususnya untuk yang B series ya. Lalu ada VIP hotline, jadi kita bisa menghubungi teknisi Asus selama 24 jam sehari, 7 hari, seminggu 365 hari setahun kalau ada kendala di laptop atau PC kita. Lalu ada Asus full part warranty. Ini berarti Asus akan memberikan garansi penuh untuk seluruh komponen termasuk baterai dan adaptor. Kemudian ada onside service. Jadi kalau terjadi kendala di laptop atau PC kita, kita tinggal menghubungi teknisi Asus dan teknisi akan datang langsung ke lokasi kita untuk mereset dan memperbaiki laptop atau PC kita secara langsung. Lalu ada defective storage retention. Kalau semisal storage laptopnya rusak dan perlu diganti, teknisi Asus akan mengganti dengan storage yang baru dan kita bisa menyimpan storage yang lama tanpa perlu mengembalikannya ke Asus. Nah, ini penting ya, soalnya ada kemungkinan kalau storage yang rusak itu masih menyimpan data rahasia perusahaan yang kemungkinan masih bisa di-recovery. Ya, beberapa keunggulan yang disebutkan tadi membuat banyak perusahaan atau pebisnis lebih memilih laptop atau PC kelas bisnis seperti lini Asus Expert series yang satu ini. Oke, itu tadi pembahasan singkat kita mengenai lini Asus Expert Series ya. Sekarang udah pada tahu ya alasan kenapa banyak yang mengandalkan laptop atau PC kelas bisnis seperti ini. Pada akhirnya kalau sudah berkaitan dengan bisnis yang penting, kita memang tidak bisa mengandalkan sembarang perangkat. Jangan sampai gara-gara kita salah pilih produk, workflow kita jadi terhambat atau bahkan data penting perusahaan jadi terancam. Pastikan saja kita milih produk yang tepat untuk kebutuhan bisnis kita. Saya Did Irfan Jaka Dib TV. [musik]

Lihat di YouTube