Jungkat

Kerjaan Makin Mudah! Gayanya Makin Keren! ASUS ExpertBook Ultra Review (YouTube Video)

  • 07/05/2026

Laptop ini bisa diinjak sama orang yang beratnya sampai 100 kg dan masih berjalan normal. Gak perlu takut sama air juga karena udah punya sertifikasi yang menjaga itu. Bahkan dipegang di ujung layar yang biasanya bikin ngilu kayak gini juga enggak jadi masalah. Yes, ini adalah Asus Expertbook Ultra. Selain itu, desainnya juga saya suka. Laptop bisnis kalau enggak keren enggak bakal dilirik sama calon klien deh. Tapi kalau terlalu heboh juga bikin ilf. Bener enggak sih? Cari yang desainnya pas tuh. Susah kan? Tapi Asus Expertbook Ultra ini gayanya kalem tapi berkelas banget. Dipegangnya halus, dipakainya enggak perlu takut karena udah lima kali lebih tahan goresan. Ditambah performa laptopnya ini emang kencang. Malahan Asus berani bilang kalau ini the flagship of the industry period. Yuk, langsung aja kita bahas. Lego. [berdehem] Laptop bisnis tuh wajib kayak gini. Enten mau dibawa meeting ke mana-mana enggak bikin ribet. Desainnya juga saya jelas suka nih. Enggak neko-neko, tapi finishingnya ini bikin jadi berkelas. Asus Expertbook Ultra ini punya bobot mulai dari 0,99 kg dengan ketebalan hanya 10,9 mm. Dan ini termasuk salah satu laptop bisnis paling ringan di dunia saat ini. Tapi yang bikin beda bukan cuma ringan, melainkan materialnya. Dia pakai magnesium aluminium alloy dengan si NC mesening yang presisi. Ditambah nanoeramic coating yang lima kali lebih tahan gores dibanding standar biasa. Jadi udah jelas kuat dan bikin tampilannya jadi kelihatan premium. Bahkan dari feel di tangan ini benar-benar terasa solid bukan yang ringan terus jadi ringki. Ditambah lagi desainnya clean, minimalis, dan profesional banget. Jadi kalau kamu bawa ini ke meeting, pitching-nya bisa langsung deal sih. [tertawa] Saat kita buka dan dinyalain, yang pertama saya notice itu ada di bagian bawah layar. Dia ada lampu LED yang menyala sewaktu kita nyalain laptopnya. Nah, yang saya suka warnanya ini sama semua dari back cover sampai ke dalam dan juga keyboard-nya. hanya membedakan pada bagian touchpad untuk memudahkan kita tahu posisi trackpad dengan warna sedikit lebih gelap. Keyboard-nya ini udah dilapisi spesial UV coating yang memberikan feedback silky dan anti noda. Berasa sewaktu ngetik panjang, keringatnya enggak nempel. Jadi lebih nyaman untuk kerja pakai laptop. Ini udah backlit keyboard dengan key travel 1,5 mm. coatingnya khusus anti nododa dan tahan cipatan air. Touchpad-nya punya permukaan dari kaca yang bikin pengalaman penggunaannya jadi lebih presisi. Bikin tambah sudah pasti. Lalu touchpad-nya ini udah heptik dengan enam sensor tekanan. Jadi kliknya konsisten di semua area. Bahkan enggak ada moving parts. Jadi lebih awet dan presisi. Audio juga enggak main-main pakai en speaker dengan Dolby Atmos yang jarang ada di laptop bisnis 14 inch. Jadi buat meeting, presentasi, bahkan hiburan kualitasnya ini di atas rata-rata. Mikrofon juga udah ai noise cancelling dengan fitur voice print. Nah, hal yang mau saya highlight di sini, suara speakernya kencang banget loh. Bukan asal kencang, masih jernih hitungannya. [musik] Buat presentasi di klien dengan nunjukin hasil video atau butuh dengar suara apapun bisa langsung didengarin bareng walaupun kondisinya lagi ramai. Kalau kalian notice dari awal layarnya ini bukan pakai panel biasa. Dia punya lapisan matte jadinya enggak ninggalin sidik jari dan juga pantulan cahaya ke layarnya juga bisa diredinya lebih nyaman untuk dipakai kerja tanpa keganggu sama pantulan cahaya. Asus paket panel touchsreen 14 inch 3K tandem OLED dengan resolusi 2880 * 1800 refresh rate 120 Hz dan brightness-nya sampai 1400 nit SDR. Cand OLED ini secara klaim dari Asus bisa sampai tiga kali lebih terang dan konsumsi daya lebih rendah 40%. Belum lagi ada Gorilla Glass Mate yang bikin pantulan cahaya berkurang sampai 80%. Jadi buat kerja lama di depan layar jauh lebih nyaman di mata. Asus Expertbook Ultra ini udah tembus 100% sRGB dan 100% di CP3. Akurat untuk kebutuhan profesional seperti design, editing, dan color grading. Jadi, buat kamu yang kerja di bidang visual ini udah aman banget tanpa perlu monitor tambahan. Laptop tipis biasanya portnya minim, tapi ini full EO. Ada dua kali Thunderbolt 4, dua kali USBA, HDMI 2.1, dan audio jack. Jadi kamu gak perlu ribet bawa dangle lagi. Bahkan udah pakai WiFi 7 dengan teknologi laser direct structuring yang bikin signal lebih stabil sampai 43%. Ini penting banget buat kerja hybrid atau meeting online bikin jadi serba relable. Hal-hal kayak gini yang bikin pengalaman kerja jadi jauh lebih smooth. Sekarang kita bahas performanya. Dan ini bagian yang bikin saya cukup kaget. Laptop setipis dan seringan ini ternyata bisa jalan sampai 50 watt TDP dengan Intel Core Ultra Series 3 bahkan sampai varian X9. Biasanya laptop tipis itu mentok di 20 hingga 30 watt aja, tapi ini bisa dua kali lipat. RAM-nya sampai 64 GB LPDDR 5X dan storage sampai 2 TB PCI Gen 5 SSD. GPU-nya juga udah Intel Arc B90 yang cukup powerful untuk workload berat. performanya tetap stabil karena ada expert Cool Pro System bikin performanya selalu sustain. Di Sneb R20 dapat 789 single core dan 7.736 multi core. Sementara di R23 bisa dapat 2090 single core dan 19.429 multi core. Di Spy dia dapat skor 7.534 dengan grafik skor 6.95 dan di Firestrike tembus 14.300. Di Geek Band 6 hasilnya juga solid banget. single core di 2.858 dan multiore tembus 16.503. Urusan multitasking juga serba ngebut di sini. Storage-nya juga enggak main-main. Kecepatan baca 14.015 MB/s dan tulisnya 8.204 MB/s. Lanjut lagi kita tes game-nya ya. Walaupun ini bukan laptop gaming, tapi performanya udah cukup banget. di Valoran dengan settingan high dan resolusi 2880* 1800 dia bisa tembus di 250 hingga 300 fps dengan drop di angka 200-an saat kondisi ramai. Untuk Genin Impact di settingan high 60 fps hasilnya stabil di 55 hingga 60 fps dengan drop di 50-an saat battle. Enggak sampai di situ, saya juga main Cyberpunk 2077 dengan resolusi 3K preset high, dan frame generation-nya aktif. Di sini aja saya bisa dapetin FPS rata-rata 55 hingga 60 FPS. Bahkan terendahnya masih di 50-an FPS. Mantap ini sih. Kuat banget buat main game berat juga. Nge-game lama masih cukup adem. Asus pakai dual fan dengan tiga jalur airflow dan desain pressure airflow system yang cukup kompleks. Bahkan kipasnya pakai 97 blade. Super tipis untuk airflow maksimal tapi tetap senyap. Dalam mode balance suaranya bahkan di bawah 28 dbel. Jadi enggak ganggu sama sekali. Dan di performa mode pun masih di bawah 42 dbel. Masih tergolong nyaman. Ada performa kencang, laptopnya tetap dingin dan stabil lagi. Udah performanya kencang, laptopnya tetap dingin dan stabil lagi. Karena ini udah masuk era AIC, Asus Expertbook Ultra ini udah copilot plus PC ready lengkap dengan tombol dedicated copilot untuk akses langsung. Selain itu ada Asus My Expert yang bisa bantu smart file search, Knowledge hub sampai AI chat assistant. Bahkan ada AI Expert Meet yang bisa bikin not meeting otomatis translate real time sampai bikin tod list dari meeting. Semua proses juga on device jadi lebih aman dan cepat. Workflow kamu bisa jauh lebih efisien tanpa perlu banyak tools tambahan. Sejauh ini saya coba penggunaannya emang bikin simpel sih. Asus kasih baterai 70 watt hour yang bisa tahan sampai 24 jam. Penggunaan chargernya berbentuk adapter dengan type C input. kecepatan pengisiannya 90 watt. Dan lebih menariknya fast charging-nya ini bisa 50% dalam 30 menit loh. Bahkan 15 menit charging bisa kasih sampai 6 jam penggunaan kerja. Wih, edan ya. Jadi ini benar-benar dibuat untuk orang yang mobile banget. Kamu bisa kerja seharian tanpa mikirin charger. Bahkan bisa dicas pakai powerbank juga. Jadi fleksibel banget ya. Asus Expertbook Ultra ini udah pakai standar NIST SP800193 dual BIOS TPM 2.0 sampai self healing BIOS. Bahkan udah siap untuk post quantum cryptografy. Intinya sih laptop ini dari segi firmware-nya udah aman lah ya. Karena kalau saya jelasin satu persatu jadinya panjang banget. Secara fisik juga lolos MIL STD 810H dengan berbagai pengujian ekstrem. Terdapat fingerprint, infrared kamera, webcam seal, semuanya lengkap. Jadi data kamu aman, device kamu juga tahan lama. Ini jelas bisa jadi laptop yang di-andelin dalam jangka panjang. Asus juga kasih 5 tahun bisnis waranti loh. Jadi mantap. Asus Expertbook Ultra ini merupakan kombinasi antara desain ultra ringan, performa yang benar-benar kuat, dan fitur lainnya yang sama-sama serba guna. dari layar yang udah 100% DCIP3, performa CPU dan GPU yang terbukti kencang, audio Dolby Atmos yang kencang tapi jelas sampai storage yang juga cepat. Ditambah lagi build quality, keamanan tingkat tinggi, dan baterai yang tahan seharian. Ini benar-benar allrounder di kelas flagship. Hmm. Sekarang pertanyaannya, layak dibeli atau enggak? Kalau kamu adalah profesional, pebisnis atau content kreator yang butuh laptop ringan tapi performanya enggak mau dikompromi, ini jelas layak banget. Bahkan bisa jadi investasi jangka panjang karena build dan fitur keamanannya juga serius. Yang penting sih klien lihat kamu pakai laptop ini pasti bakalan noti kalau laptop ini enggak main-main. Kalau kamu mau beli, siapin aja budgetnya mulai dari Rp38.499.000. Gimana? Kemahalan, kemurahan atau udah pas? Oke, Guys. Jadi, itu dia Asus Xboot Ultra. Semoga bisa menambah kalian. Sampai jumpa di video selanjutnya. Bye.

Lihat di YouTube