Jungkat

Kesan Pertama Nyobain iOS 26 yang Baru! (YouTube Video)

  • 10/06/2025

Halo, apa kabar semuanya? Balik dengan Putz Rodik Review dan langsung aja kita akan ngebahas yang baru dari Apple. Soalnya semalam seperti biasa mereka baru aja ngelarin WWDC WWDC 2025 dan memperkenalkan software terbaru mereka. Nah, di tahun yang baru ini atau tahun-tahun mendatang ya, jadi Apple melakukan unifikasi seri ya. Jadi sekarang tidak kedatangan iOS 19 tapi yang ada adalah iOS 26. Jadi enggak cuman iOS, Macos, iPad OS, Watch OS, semuanya sekarang 26. Nah, angka 26 ini merepresentasikan tahun di mana katanya software itu bakal digunakan. Ya, jadi kayak misalnya mungkin kalau sebagai orang ee pernah nama game gitu kayak FIFA atau FC. Kalau misalnya musim depan itu 2025 2026, nah FC-nya FC 26, nanti tahun depannya 2027, nanti next-nya FC 27 kayak gitulah kurang lebih. Jadi sekarang namanya iOS 26. Nah, sekarang saya coba tunjukin sedikit di menu setting ya. Di sini about-nya iOS 26.0. Ini saya download adalah versi developer beta ya. Jadi beta yang banyak banget bugnya ya. Jadi sangat tidak disarankan untuk metas orang untuk mencoba apalagi di smartphone utama. Wah, mendingan jangan karena ya bug-nya banyak dan mungkin bisa mengganggu beberapa fungsi seperti aplikasi banking yang paling sensitif untuk software-software beta seperti ini. Jadi, ya kalau mau coba silakan di iPhone kedua atau ya kalau mau di iPhone utama ya itu dengan resikonya masing-masing ya. Jadi ini dia developer beta sudah bisa kalian download kalau mau. Nah, sekarang saya coba tunjukin dari bagian lock screen. Jadi di iOS 26 ini Apple katanya melakukan redesaign terbesar mereka. Nah, jadi ada yang namanya liquid glass. Jadi elemen-elemen dalam user interface iOS itu dibikin kayak kaca yang transparan gitu. Jadi kayak ada efek-efeknya gitu. Nah, salah satu contoh seperti yang kita bisa lihat sini ya di bagian lock screen ini untuk yang icon center sama kamera ya, kayak ada bubble kaca gitu. Salah saya angkat. Nah, tuh lihat deh efeknya sama wallpaper di bagian belakangnya tuh kayak ada efek transparannya gitu ya. Di bagian senter tuh bisa dilihat ya kayak gini. Habis itu kalau misalnya kita lihat juga di bagian jamnya nih, di bagian angka jamnya ini kan dibikin lumayan gede. Kalau misal saya tarik nih si notification-nya dia akan nge-scaling sendiri gitu. Ini menurut saya dari segi Y Messi bagus banget sih ya. Jadi kayak smooth banget dia bisa scaling sesuai dengan bidang atau ruang yang disediakan. Jadi kalau dia misalnya lagi lowong, dia bisa agak gede gini tapi kalau misalnya dia dibuka digeser sama notifikasi dia bisa jadi ikutan kecil ya kayak gini. Habis itu yang mungkin sebagian notis juga adalah dari segi notifikasinya ini juga ikutan kayak gelas gitu. Jadi semi transparan. Ada efek transparannya di bagian belakang. Nah, kalau misalnya ya saya cobain nih ya. Kalau misalnya ini kita gunakan di wallpaper yang gelap, oke, gak masalah. Gak masalah sama sekali kalau di wallpaper gelap. Tapi kalau kita pakai wallpaper yang terang, wah ini menurut saya agak challenging kayaknya bakal buat sebagian orang. Apalagi buat yang matanya mungkin udah enggak muda kayak saya. Jadi sekarang saya coba ganti di sini dengan wiper yang lebih terang. Nah, langsung bisa dilihat rasio kontrasnya enggak terlalu tinggi gitu. Ini pun wallpaper-nya masih ada hitam-hitamnya, masih ada warna gelapnya gitu. Kalau misalnya ini full terang, makin susah menurut saya bakal kelihatan. Dan sekarang Apple belum memberikan cara untuk kita nge-reverse ke tampilan atau ya user interface yang lebih familiar seperti dulu yang mana mungkin bagi sebagian orang akan lebih gampang kelihatan. Jadi kalau untuk sekarang ya kayak gini tuh ya jadi transparan-transparan begini. Habis itu kalau misalnya saya buka, nah ini dia untuk tampilan di home screen-nya yang berbeda adalah dari segi icon. Jadi Apple melakukan beberapa redesign ya dengan efek glasnya juga si liquid glassnya tadi. Yang paling kelihatan menurut saya adalah di aplikasi Photos ini paling kelihatan perbedaannya ya. Kita langsung bisa lihat tuh aplikasi fotus terus di App Store notes kalender ya widget-widgetnya juga udah ada efek glassnya. WhatsApp juga udah kena nih. Udah ada customizer dan kamera, setting semua langsung bisa lihat aja seperti sekarang. Terus kalau ngomongin soal bug ini bisa langsung lihat aja di widget jam saya. Jamnya kagak jalan ya. Jamnya mentok di sini dia enggak muter ya. Ini salah satu bugnya. Terus kita geser-geser yaitu efek-efek gelasnya bisa dilihat di app library ya. Di library-nya juga ada efek transparannya seperti ini. Habis itu di control center ya. Di control center. Nah, ini juga ada efek transparannya ya. Kita bisa lihat bagian background ya. Di background-nya yang tadi misalnya kita misalnya lagi buka Instagram ya, lagi lihat gambar nih, terus kita tarik. Nah, tuh dia bakal kayak overly transparan gitu. Jadi kita masih bisa ngelihat bagian yang layar tadi sebelum kita tarik si control center-nya. Misalnya saya di sini saya gini saya tarik. Nah, itu dia ya. Jadi ada efek transparan. Sebagian mungkin suka, sebagian mungkin enggak. Itu balik lagi ke preferensi. Dan ngomong-ngomong soal transparan, satu yang menurut saya cukup apa ya? Pas ditunjukin tuh cukup enggak main blowing juga sih. Cukup bikin, "Hah, kok kayak gitu?" Ya itu adalah saat Apple menunjukkan icon-nya bisa dibuat transparan. Saya contohin sekarang ya. Jadi, kita bisa tap di sini kita pencet edit. kita customize ya. Jadi ada option clear. Jadi kan kalau sebelumnya cuma ada default, dark sama tint. Tin ini kan yang ngasih warna nih yang kayak gini. Nah, sekarang ada option yang clear. Nah, dibikin clear kaca seperti ini. Ada yang light, ada yang dark. Ya, kalau dark menurut saya enggak segitu clearnya. Masih oke. Masih punya kontras yang tinggi, masih bisa kelihatan dengan baik. Tapi kalau yang light, waduh ini dia bening begini ya. Ini bagusnya ya kalau misalnya pakai yang light begini sangat disarankan satu pakai wallpaper yang gelap ya. Dan wallpapernya dibikin blur di sini karena kalau enggak dibikin blur saya contohin saya edit wallpaper-nya di sini. Edit wallpaper saya ganti tidak blur. Nah, tuh kan agak puyang kalau saya sih ngelihatnya ya karena ada wallpaper-nya tajam di belakang terus dia efek kayak kaca-kaca kayak gitu. Jadi, ya ginilah tampilannya. Saya yakin yang suka pasti ada, tapi yang enggak suka saya juga tahu udah ada banyak yang bilang kalau mereka ngerasa kurang cocok dengan tampilan UI yang dikasih sama Apple di seri terbarunya ini. Kemudian masih kita ngomongin soal elemen liquid glass-nya itu juga kita bisa cek, kita bisa lihat di misalnya App Store ya. Di App Store kita bisa lihat di bagian bawah tab-tab-nya. Nah, itu dia ada efek glass-nya seperti ini di Apple Music ya. Misalnya di Apple Music kita sekarang pindah. Nah, ini di bagian bawah kita bisa lihat. Nah, itu ada elemen glassnya juga di sini ya. Dia ada transparan-transparannya begitu. Habis itu di menu fotos atau aplikasi fotos. Nah, di sini kita bisa lihat Apple juga melakukan beberapa redesign ya. Ini kan salah satu poin yang di iOS 18 ini sempat di komplain banyak orang karena bilang, "Wah, jadi berantakan nih library fotonya." Enggak enak nih segala macam. Jadi sekarang direorganize sama Apple. Tetap dengan ada tab di bagian bawah seperti sekarang ini ada liquid glass-nya juga, tapi sekarang ada bagian library dan juga collection. Jadi library ini adalah yang foto-foto pada umumnya. Ya, tapi kalau misalnya kita pindah collection, ini adalah tempat kita bisa ngelihat yang favorites ya, recently save video, screenshot segala macam bisa kita lihat sini. Menurut saya ini bagus jadi kelihatan lebih rapi yang di sini ya balik lagi ada liquid glass-nya. Next kita coba lihat ke Safari deh. Ke Safari di sini. Nah, ini dia di bagian Safari ya. Jadi bening juga untuk addressnya di sini untuk masukin URL di bagian bawah dia dengan gelasnya seperti ini. Tab-nya juga seperti ini berubah dia lebih apa lebih melengkung ya pojokan-pojokannya nih. Jadi jadi seperti ini. Dan kalau misalnya dipakai untuk buka website saya sih enak-enak aja ngelihatnya. Jadi contoh misalnya saya buka Apple aja deh. Saya buka Apple. Nah jadi kayak lebih clean sebenarnya. Jadi lebih clean di bawah tuh ada Apple. Misal saya buka yang lain apa ya? Misalnya Wund Base deh. Misal saya buka. Nah, ini buka di Google aja saat kita scrolling ya nanti di bagian address barnya ini atau yang URL-nya dia bakal mengecil ya. Jadi bakal mengecil sehingga porsi layar yang kita lihat saat browsing itu menjadi kelihatan lebih besar. Okelah menurut saya ini adalah satu poin yang menarik dan welcome lah untuk dari segi visualnya. Jadi, overall untuk si liquid glass-nya ini benar-benar balik ke preferensi. Suka atau tidak suka ya, pusing atau gak pusing ngelihatnya ya. Itu benar-benar tiap orang pastinya beda. Tapi balik lagi ini adalah satu opsi ya. Opsi customize saja enggak wajib dipakai. Jadi enggak semua orang yang habis update ke iOS 26 ucuk-ucuk bakal kayak gini semua tampilannya. Enggak. Ini salah satu opsi aja kalau mau pakai. Kalaupun enggak mau pakai ya tinggal ya diganti aja. Kita balikin ke default-nya seperti ini supaya bisa kelihatan dengan lebih jelas ya. Gitu untuk tampilan dari si liquid glass-nya tadi. Nah, terus di iOS 26 ini Apple juga ngasih satu fitur yang saya bisa bilang kayak Circle to search versi Apple. Jadi mereka membuat circle to searchnya mereka sendiri. Namun waktu di WDC itu ditunjukkan lewat screenshot. Contohnya kayak gini. Misal saya buka foto ya, buka foto. Terus nih misalnya ada figur Naruto ya. Figur Naruto. Saya pengin tahu ini apa sih jenisnya gitu misalnya. Nah, kalau di Apple dia nunjukinnya dengan kita ambil screenshot dulu seperti ini kita tap. Nah, nanti user interface atau tampilan dari menu screenshot-nya itu bakal berbeda dengan sebelumnya. Sekarang ada tombol S di sebelah kiri, ada image search di sebelah kanan, dan ada highlight search ya tulisannya di sini. Jadi kalau misalnya kita pencet yang image search dulu, kita pencet di sini image search dia langsung akan mencari gambar dan ini dari Google ya langsung kelihatan ya kayak gini. Ini adalah figura Naruto yang sama. Habis itu misalnya saya ganti kita pencet yang S. Nah, ini dia akan langsung ngebuka chat JPT. Jadi, saya misal nanya picture misal saya tanya itu siapa yang digambar sih? Kita akan buka chat GBT secara otomatis dan langsung ada description adalah figur Naruto Uzumaki ya segala macam. Nah, tapi yang tadi saya bilang kayak circle to search ya, highlight to search kita bisa, nah kita bisa lingkerin dan dia akan memunculkan image search lagi yang kalau kita buka dia akan munculkan hasil dari Google dan ya ini dia sama seperti sebenarnya dengan menggunakan yang tadi yang image search cuman ini mungkin kita kalau mungkin kita foto terus objeknya ada banyak pengin lebih spesifik nah kita bisa pakai yang highlight ini. Tapi kalau misalnya objeknya itu cuma satu, ya udah jelas kita pengin cari apa, ya. Kita bisa pakai yang image search aja. Tuh, itu untuk tampilan dari saya bisa bilang kayak circle to search-nya Apple. Habis itu ya kita juga akan melihat perubahan berikutnya dari segi user interface-nya di iOS 26 adalah di bagian kamera. Di bagian kamera ini ada perubahan yang cukup banyak dan saya suka sebenarnya dengan apa yang dilakukan Apple di aplikasi kameranya. Tampilannya sangat disederhanakan ya. Jadi untuk tab utama yang ada di bawah itu sekarang cuman foto sama video yang nongol foto video. Foto video. Di bagian atas kita bisa lihat ada format kita langsung bisa pencet mau pakai high efisiency atau RAW 24 atau 48 langsung ada di pojokan atas. Di sisi sebelahnya juga ada untuk pengaturan flash, timer, segala macam. Tapi kalau mau kita juga bisa dengan swipe ke atas dari tulisan foto ini. Jadi kita bisa swipe ke atas, dia akan langsung buka pengaturan yang sama. Jadi dikasih dua opsi sama Apple. Agak redundanton menurut saya. Harusnya cuma satu aja. Tapi ya itu dia di atas bisa seperti ini atau kita swap dari logonya sini juga bisa ngebuka pengaturan yang sama. Hal yang serupa juga kita bisa temukan misalnya di bagian video ini saya swipe ke atas dia akan langsung kebuka flash exposure atau action-nya. Terus di bagian sini kita bisa mengatur langsung resolusinya ya. Mau 4K 3060 120 ada kebuka semua. Press HDR, Press lock langsung ada di sini. Dan buat yang mungkin bertanya, "Bang, untuk menu kamera lainnya gimana?" Tetap ada cuma emang diumpetin sama Apple. Jadi walaupun ketemunya di sini cuma ada dua foto sama video, kalau kita geser dia tetap bakal nongol tuh. ada timelapse, ada cinematik, foto, video, portrait, spasial, panorama, dan segala macam. Dan lagi-lagi masih dengan elemen liquid glass ya. Kita bisa langsung lihat dari user interface-nya. Dan ngomong-ngomong soal spesial, jadi Apple juga ngasih fitur baru ya, enggak baru baru banget sih. Jadi fitur membuat gambar dari yang flat dikasih efek 3D 3D 3D gitu. Sebenarnya bukan sesuatu yang baru sih, saya di smartphone lain di Android juga udah sempat ngelihat tapi ya di Apple sekarang ditambahin. Contoh ini figur Naruto yang tadi ya. Di sini kita bisa lihat di aplikasi foto ada icon. Kita bisa tap. Ada spatial scene namanya dan kalau misalnya saya geser-geser, saya miring-miringin, nah itu dia bakal kayak objek 3D jatuhnya ya. Walaupun enggak yang radikal banget, tapi ya buat sebagian orang mungkin bisa menjadi apa ya gimik yang menarik lah secara visualnya. Kurang lebih begitu. Nah, itu dia beberapa perubahan dari segi visual dari si iOS 26. Menurut saya oke ya. Ya, lebih apa ya, mungkin kita bisa bilang sedikit lebih refreshing dibandingkan sebelumnya. Enggak semua orang bakal suka saya yakin. Tapi yang suka pastinya juga banyak. Satu lagi deh, ini juga ada satu fitur yang menurut saya menarik banget dari Apple di sini, yaitu untuk nge-screening ya, spam call. Ini bagus banget sih sebenarnya dan Apple melakukan pendekatan yang cukup unik dan berbeda. Jadi di sini kita bisa cek caranya. Kita masuk ke menu setting. Kita buka di bagian apps, kita buka ke phone apps ya. ke phone apps. Nah, di Phone Apps di sini kita bisa cek ke bagian bawah ya. Di bagian bawah sekarang ada tulisannya screen incoming calls. Ini udah saya nyalain. Tapi saya tadi cobain belum berfungsi. Tapi mungkin nanti kalau udah di iOS yang matang bisa kita cobain. Tapi sekarang belum ada. Cuma saya kasih tahu gambarannya sedikit buat yang mungkin enggak nonton WWDC semalam. Jadi, screen incoming calls ini akan ya sesuai namanya nge-screening telepon masuk dari nomor yang tidak kita kenal. Jadi, dia bukan kayak langsung ngeblok segala macam, cuman dia akan kayak ngangkat telepon itu di background ya. Jadi telepon masuk itu tetap masuk ya. Orang yang nelepon kita dari nomor tidak dikenal itu tetap akan ada yang ngangkat dan Apple nanti akan katanya mengajukan beberapa pertanyaan pengin ngasih tahu tuh dia siapa segala macam secara apa ya? secara background gitu. Jadi kita enggak tahu tuh telepon ah diangkat dan nanti kalau udah ya Apple akan ngasih notifikasi kasih detail itu siapa yang nelepon dari mana. Nanti kita bisa pilih mau kita ignore ya, mau kita cuekin atau mau kita angkat. Sesuatu yang menurut saya menarik karena biasanya kalau screening-sereing begini kan langsung wah ini spam segala macam segala macam. Tapi kalau Apple di sini pendekatan adalah mungkin telepon itu penting gitu, enggak langsung diblok aja. Mungkin dari bank juga sama-sama dari bank tapi bukan telemarketer. Mungkin bagian yang kartu kredit yang kita butuh gitu ya. Misalnya ada transaksi tidak dikenal gitu, kita pengin dikasih tahu tapi kita kira telemarketer kita enggak ngangkat gitu kan. Ini menurut saya adalah satu poin yang cukup menarik dari screen incoming calls yang ada di iOS terbaru dari driver Gojek ya. Nah itu nah itu bisa juga tuh ya. Jadi cukup banyak use case di mana ini bisa bekerja ke depannya. Cuman ya balik lagi untuk sekarang belum bisa dipakai tapi next time kalau misalnya iOS udah matang bisa kita cobain. Jadi itu dia beberapa fitur-fitur ya baru yang paling tidak udah bisa saya tunjukin dari iOS 26 developer beta kali ini. Lagi-lagi buat yang pengin nyobain udah bisa silakan dicoba. Tapi balik lagi ini adalah developer beta yang sangat banyak bugnya ya. Jadi gunakan dengan ya resiko masing-masing karena belum tentu bakal bikin smartphone-nya jadi nyaman ya. Seringan sih bakal bikin enggak nyaman karena di sini saya juga udah ngalamin kayak ada force close widget enggak jalan, smartphone-nya juga jadi lebih cepat anget. Jadi kalau pengin cobain silakan, tapi kalau misalnya enggak buru-buru, tungguin aja. Nanti bulan depan itu udah ada public betanya di bulan Juli. Dan untuk versi stable itu bakal rilis harusnya di September bersamaan dengan iPhone terbaru. Jadi untuk sekarang kayak segitu aja dulu videonya. Beberapa fitur yang bisa saya tunjukin dari iOS terbaru. Boleh di-share, boleh dilike, boleh dislike. Apapun itu, makasih banyak sudah nonton sampai selesai. Putar saya pamit. Sampai ketemu lagi di video berikutnya dan seperti biasa have a nice day. [Musik] [Tepuk tangan]

Lihat di YouTube

Video Lainnya

Episode Terakhir.....
Oleh DKID Media
10m 24s

Kabar mengejutkan datang dari jagat media teknologi tanah air seiring keputusan DKID Media untuk menyudahi KOTEK (Komedi Teknologi) tepat di episode kesepuluhnya....

Brand Terkait

Apple

Apple adalah brand teknologi premium dengan produk iPhone, Mac, iPad, Apple Watch, dan AirPods dalam satu ekosistem terintegrasi. Apple menghadirkan inovasi, performa tinggi, dan keamanan terbaik untuk produktivitas serta hiburan modern.