Ketika Google SERIUS Bikin HP "MURAH" | Pixel 9A (YouTube Video)
Terlepas dari bezel HP ini yang tebal banget. Gua cukup suka sih sama desain belakangnya yang rata. Terus baterainya yang punya kapasitas paling besar sepanjang sejarah pikel dan segala fitur yang ditawarkan sama HP ini. Tapi apa iya worth kalau dihargain Rp10 juta? Kalau dibandingin sama kakaknya Pixel 9 Pro XL sejawuh apa? Yuk kita bahas. Eh, tapi sebelumnya biar modal gua beli HP ini enggak sia-sia, boleh bantuin gua dengan like video ini ya. Thank you. Dan ini dia boknya yang kayak biasa ya, ada gambar HP-nya yang lagi tengkurep. Terus cara bukanya mesti tarik dulu dua pil yang ada di sini. Habis itu ada HP-nya yang kita ke sampingin dulu. Terus di dalam ada kabel USBC ke C, SIM injector, dan kertas-kertas yang terlupakan. Pastinya langsung disambut sama Pixel UI berbasis Android 15 ya yang kayak biasa kita setting-setting dulu dan regis sidik jari. Pas kelar, gua udah gak heran lagi sih kalau app bawaannya dikit banget. Diroll gini pun pendek ya. Dan tahu berapa storage yang kemakan? Cuma 14 gig. Yang biasanya di HP lain bisa 20 sampai 30 kali. Habis itu sempat diminta update security juga ya sekitar 80 meg. Dan perlu diingat kalau by default refresh rate-nya itu cuma di 60. Kita mesti aktifin dulu bagian smooth display ini. Oke, impresi gua sama HP ini campur adu kayak nano-nano. Di satu sisi ciri khas kamera bar memanjang ke samping Google Pixel itu hilang ya. Tapi di sisi lain sebenarnya Google bikin ciri khas baru yaitu HP dengan kamera modul yang hampir enggak ada bumnya. Benar-benar rata bagian backnya tuh. [Tepuk tangan] Iya, gua ngerti bukan sesuatu yang baru karena Pixel 4A juga mirip kayak gini. Tapi senang aja, Google berani bawa konsep mirip yang mana HP-HP zaman now malah cukup aktif berkreasi dengan kamera modulnya. Buat F genggam, HP ini cukup seimbang ya. Walaupun backnya dari plastik, tapi dilapisin frame aluminium. paduan yang pas sih dan jangan salah juga bukan artinya material plastik jelek. Kelebihannya kalau jatuh enggak gampang pecah kayak kaca. Cuma emang lebih gampang aja kena goresan. Terus kalau kalian lihat HP ini lumayan tebal sih. Ada di 8,9 mili dan enggak berat loh cuman di 185,9 gr. Lanjut kita ke bagian depan yang harusnya setelah lihat HP ini kalian mesti lebih bijaksana ya. Maksudnya buat kalian masih suka ngeluh HP 67 jutaan kalian punya basel tebal, lihatlah dan bersyukurlah ternyata ada HP R juta yang bezelnya enggak kalah tebal. Sebenarnya masih ada beberapa hal lagi yang pengin gua share tentang HP ini ya, tapi nanti di tengah video saat gua tes HP ini bawa jalan keluar. Kalau ngomongin spesifikasi lengkapnya kalian langsung lihat aja di layar. Paling yang mau gua highlight di sini apa aja sih peningkatannya dibanding Pixel 8A tahun lalu? Pertama dari sisi layar lebih gede ya di 6,3 inch dan pakai panel P OLED yang mana di 8A kemarin OLED. Apa bedanya, Bang? Jadi P di depannya itu kepanjangan dari plastik. Kalau OLED yang biasa itu bermaterial kaca. Yang mana kalau pakai pi OLED itu dari yang gua baca bisa lebih enteng dan tipis. Terus kalau jatuh pun karena plastik lebih bisa menahan benturan ya dibanding kaca. Cuman kelemahannya dari akurasi warna dan ketajamannya enggak sebaik oleh tuh. Terus lanjut di 9A ini sekarang lebih terang dibanding sebelumnya. Habis itu chipsetnya juga udah pakai yang terbaru Google Tensor G4 yang kalau gua cek anutunya dapat skor di R1,1 juta. Lumayan meningkat ya sekitar 150.000 poin kalau dibandingin sama Pixel 8A tahun lalu di Rp960.000-an. Sedangkan kalau dibandingin Pixel 9 Pro XL lebih kecil 200.000 1000 poin. Mungkin salah satu pengaruh karena RAM di 9A ini lebih kecil kali ya, 8 gig berbanding 16 gig di varian Pro. Nah, selanjutnya ini yang jadi salah satu daya tarik HP ini yaitu kapasitas baterainya yang paling gede sepanjang sejarah pikel di 5100 mAh melebihi Pixel 9 Pro XL yang ada di mAh. Sadis enggak tuh? Terus buat charging ada nambah tapi dikit 5 watt aja di 23 watt. Terus tetap ada wireless charging yang seupil doang ya 7,5 watt. Lanjut kita ke kamera yang ternyata lensa utamanya bisa dibilang downgrade kah? Karena secara resolusi turun dari 64 ke 48 megap dan ukuran sensornya juga mengecil ya kalau gua kepoin di website-nya Google tuh. Habis itu buat ultrawide sama selfie sama ya. Terakhir buat IP ratingnya ada upgrade di IP 68 yang sebelumnya 67. Udah sih, itu aja. Kalau ada yang kurang boleh tolong tambahin di komen ya. Thank you. Good morning, guys. Dan biar videonya makin seru, mari kita bawa si Pixel 9 ini bertualang jalan keluar. Dan kayak yang kalian bisa lihat ya, ini ciri khas HP Pixel banget yang dnamic range-nya mantap ya. Padahal ini terang banget loh, sadis. Oh ya, mau nambahin satu lagi, keunggulan HP yang gak ada kamera bum adalah gak ada tempat buat debu nempel. Karena biasa demen banget tuh mereka nempel di sela-sela lensanya kayak di iPhone gua ini. Terus karena udah lama enggak pegang HP Pixel, setiap gua pengen pencet tombol power-nya selalu kegocek ya, malah kepencet volume button-nya. Karena emang penempatan si Pixel ini cukup aneh sih. Di mana kalau HP-HP Android yang lain biasanya itu kan atasnya volume terus bawahnya power button. Bet kalau ngomongin resolusi videonya di kamera belakangnya dia bisa mentok sampai 4K60 ya. Sedangkan kamera depannya 4K 30. Terus gua juga baru nge kalau penempatan speakernya lebih manusiawi ya taruh di sebelah atas kalau dipakai mendatar gini. Jadi saat nge-game atau nonton speakernya enggak ketutup. Beda misalnya di 9 Pro XL gua jadi ketutup sama tangan. Oh ya, Guys, buat kalian yang kepo kira-kira kalau dibandingin sama HP termahalnya Pixel bedanya apa aja? sama dari sisi layar dan teknologinya yang mana lebih gede dan pakai teknologi LTPO yang refres rate-nya lebih dinamis tuh. Habis itu secara chipset sih sama ya, tapi untuk skor AnTunya lebih gede di Pixel 9 Pro XL yang mungkin dipengaruhi sama RAM-nya yang beda dua kali lipat. Terus kapasitas baterainya mirip ya. Charging sedikit lebih ngebut di Pro version dan fingerprint di Pro version udah ultrasonic yang mana lebih cepat dan enggak ada lagi tuh cahaya-cahaya fingerprint optical di Pixel 9A. Sisanya yang paling berasa sih ada di kamera yang jauh lebih baik ya mulai dari white, ultra white plus ketaman telefoto juga dan selfienya juga punya resolusi yang lebih gede. Tapi itu secara spek. Gimana kalau kita bandingin hasilnya? Bye bye. [Musik] I gila de crch-nya sih mantap banget loh. Lihat tuh. Oh ya, Guys, sebelum kita ke sample video fotonya, mari kita ngomongin fitur antara kedua HP ini, ya. Yang ternyata cukup lengkap juga loh di Pixel 9A ini. Yang enggak ada itu kalau gua bandingin di website-nya ada promote, high rest, sama action pen. Sisanya kalau kalian perhatiin ada semua. Terus buat editing feature-nya lengkap juga sih. Fitur kayak magic editor, eraser, base, dan lainnya ada. Habisu Pixel 9A ini kedapatan fitur baru yang enggak ada di Pixel 8A sebelumnya, yaitu kemampuan dia buat shoot makro pakai lensa utamanya yang 48 megap. Buat hasilnya mantap juga sih. Ini untuk tingkat keceraan outdoor, Guys. Lumayan sih masih jelas di sini dan cukup tarik ya. Kalian bisa lihat tuh. Terus gimana hasil foto sama Pixel 9 Pro XL-nya? Kalau gua lihat sekilas gini sih mirip-mirip aja. Dari ultra white, white sampai dua kali pun masih mirip. Kecuali kalau udah zoom jauh kayak zoom mentok 9A di 10 kali ini cukup berasa. Emang di Pro XL masih detail yang mana wajar ya karena ketambahan lensa telefoto tadi. Untuk foto objek orang juga sama-sama cakep cuma di kondisi ini secara warna lebih hidup di Pro XL enggak sih? Untuk selfie-nya mirip juga ya. Paling yang gua noti jarak pandang di Pro XL-nya lebih luas. Dan lanjut kita ke video yang lagi-lagi mirip nih kalau dilihat. Cuman pas pindah ke ultrawide secara warna ada beda gitu. di mana Pro XL-nya lebih warm. Dan sama kayak foto, perbedaan mulai kelihatan saat kita zoom videonya yang mana mentok 5 kali di 9A. Cukup berasa nih kalau dibandingin sama Pro XL udah mulai ngeblur, plus dia masih bisa dihajar lagi sampai 20 kali. Terus kamera depan lagi-lagi lebih luas di pro version ya. Dan secara resolusi juga sedikit lebih baik karena bisa sampai 4K 60 sedangkan 9A di 4K 30 aja. Kalau buat dicit baik di pro version bisa dilihat gedung di belakang ini. Cuman kalau secara skin tone dan warna mirip-mirip antara kedua HP-nya. Tapi ini pas daylight ya. Nanti kita tes lagi untuk low light. Oh ya, kalau ngomongin heptic feedback menurut gua udah bagus ya di HP ini. Getarannya bulat enggak kayak vibration HP murah yang nyebar gitu. Dan by the way, guys, sekarang Gemini Life-nya itu dia bisa pakai kamera buat terangin kita apa yang ada di layar ya. Kayak misalnya nih gua pengen tanya tentang brand buah ini. Can you tell me more about this pineapple brand? Romine delight pineaples are known for their sweetness and low acidity. They're grown in the Roman District of Malaysia and are a popular choice for their delicious flavor. Guys, saat bikin video ini sebenarnya masih banyak momen atau informasi yang enggak gua masukin ya, karena biar lebih padat aja gitu videonya. Tapi menurut gua buat sebagian teman-teman bakal menarik sih. Jadi kalau kalian tertarik bisa join Mondership YouTuber cupu ya gua bakal rutinin upload di balik layar video-video yang biasa kalian lihat. Bakal seru deh. Sampai ketemu di sana ya. Dan tambahan aja selama gua keluar tadi baterai kira-kira berkurang 40 sampai 50% dan dapat SOT di 4 jam yang artinya kalau kita mulai dari 100% mungkin bisa dapat sot di 8 jam kali ya. Dan itu udah awet banget. Mantap. Oke, Guys. Dan mari kita tes untuk kamera low light-nya antara kedua HP ini gimana. Di sini baru kelihatan kualitas kamera pro version yang lebih baik, ya. Di 9A cukup berasa noise-nya, di mana untuk pro version lebih minim. Untuk kondisi yang lebih gelap kayak gini pun muka gua sedikit lebih cerah di proya. Terus kalau buat kamera belakang yang paling berasa perbedaan di ultra wide. Jadi soft banget gambarnya Pixel A ini yang kelihatan dari rumput dan tanah di bawah. Cuma buat lensa white-nya gak jauh beda sih. Dan kalau kalian lihat Pixel 9A agak putus-putus, itu emang frame-nya otomatis drop ke 24 fps ya, karena terlalu gelap. Sedangkan pro version-nya masih bisa mempertahankan di 30. Habis itu buat fotonya sih terlihat mirip juga. Kayaknya emang pemrosesan gambar di Pixel cukup berperan penting terlepas dari lensanya. Kecuali untuk beberapa kondisi yang lebih gelap di ultrawide cukup berasa nih noise-nya. Cuma itu pun bisa diakalin kalau kalian pakai night mode-nya yang mana semut-semutannya jadi hilang. Kalau buat selfie sama ya, lebih noise di 9A. Tapi kalau night mod-nya jalan jadi mirip aja di antara kedua HP ini. Cukup membagongkan ya. HP ini punya empat warna ya, ada hitem, putih, pink, sama ungu. Masing-masing punya nama kerennya sendiri dari Google. Buat variannya dia ada dua. 128 gig itu kalau dirupiain sekitar 10,2 juta dan 256 dia Rp2 juta. Wah, tinggi juga ya. Padahal kalau di US ini termaksud HP matri atau budget gitu. Sebenarnya kalau kita pakai standar orang US, HP budget ini sih menarik banget. Desain unik, plus feel genggam mantap dengan frame aluminiumnya. Baterai gede, chipset juga udah terbaru. Kamera oke, yang punya ultrawide dan software salah satu yang terbaik. Kurang apa coba? Apalagi kalau dibandingin sama HP budgetnya Apple yaitu iPhone 16e. Lumayan juga tuh di iPhone masih 60 Hz, enggak ada lensa ultra wide. Baterai lebih kecil 1000 mAh dan lebih mahal juga sekitar 100 USD. Tapi sayangnya saat dibawa ke Indonesia atau bahkan Singaporea pun ini HP udah terasa mahal. Terutama kalau kita bandingin speknya sama Xiaomi, Vivo, bahkan Samsung. Tapi kalau kalian mau cari yang beda dari kebanyakan HP lainnya, HP ini sah-sah aja sih buat disikat. Dan kalau kalian bingung gimana cara belinya, ya yang terdekat bisa ke Singapura atau bisa K poin Jasip rekomendasi gua SG.Sipshop. Jaminan aman karena bayar pajak resmi, ime aktif selamanya, dan pengiriman cepat. Yeah.
