Jungkat

Ketika Lenovo SERIUS Bikin QD-OLED Gaming! - Legion Pro 27UD-10 (YouTube Video)

  • 05/12/2025

Di tahun 2025, jika kalian benar-benar serius sama monitor gaming yang gak cuma enak dipakai gaming, tapi juga mantul buat nikmatin sekaligus ngeracik segala macam konten, jatuhin pilihan ke monitor-monitor OLED bisa jadi makin masuk akal. Dan surprise, sekarang Lenovo Legion pun ngasih opsi monitor gaming OLED yang wow. Jadi seberapa wow monitor ini? Bicara monitor gaming class premium, layar 4K 120 Hz udah mulai banyak, 4K 60 Hz apalagi udah sangat pasaran. [musik] Tapi kalau ngelirik 4K 240 Hz OLED saat ini opsinya masih bisa dihitung jari. Terlebih ini ukurannya versi 27 inch yang berarti pikelnya amat sangat rapat di kisaran 166 ppi. [musik] Ramah meja ukuran kecil pula. Kalau kurang gede ada juga yang versi 32 inch 140 PPI. Desain Legion Pro 27 UD 10 menurut kami ganteng banget dan futuristik. Two tone netral hitem putih macam PS5. Bentuk kaki heksagonal. Mau setup alam minimalis, mau ala-ala gamer cocok-cocok aja harusnya. Terus stand bawaannya asik bisa turun naik 13,5 cm tilt swivel kiri kanan dan enggak kalah penting bisa dipivot. [musik] Ukuran Vesa mount-nya 100* 100 mm by the way kompatibilitas luas. Koleksi port mencakup dual HDMI 2.1 DP 1.4 3 USBA 3.2 gen1 upstream dan downstream. Dan yang menurut gue pribadi paling penting ada USBC support display port alt mode, namun hanya support PD up to 15 watt. Cukup buat ng-edisplay sambil ngecas sebuah HP atau tablet, tetapi jelas enggak kuat kalau disuruh ambil ngecas laptop. Semoga di versi berikutnya Lenovo bisa ngasih output minimal 65 watt. Sisi positifnya, meja kalian bakal rapi karena PSU 130 watt-nya internal tanpa perlu ada adapter yang gantung-gantung. [musik] Next, bagian paling wow alias panel layar yang namanya pure sideide keyol jelas-jelas menang dari segi kualitas gambar, brightness, dan performa respon time. Terus mereka klaim panel jenis ini sangat meminimalisir risiko burn in dibanding panel OLED generasi sebelumnya. [musik] Buat yang biasa konsumsi konten HDR dengan kedalaman warna 10 bit ini pastinya udah support display HDR True Black 400 1 miliar warna. Akurasi warna oke seperti yang kami tes di sini. So, buat yang hobi ngedit konten visual, gak perlu ragu lagi, dijamin maknyus. Kontras dan kepekatan warna hitamnya susah bikin kalian balik lagi ke monitor tipe IPS kalau udah biasa dimanjain sama OLED. By the way, ini finishingnya made ya, enggak kayak banyak layar OLED lain yang pakai lapisan glossy reflektif. Pertanyaannya, PC macam apa yang sekarang bisa nayangin game di resolusi 4K 240 Hz? Meski agak mustahil ya nayangin game settingan rata kanan, resolusi 4K yang bisa stabil 240 fps dengan upscaling sekalipun, perlu diingat sekarang ada yang namanya multifame generation dari tim IO. [musik] Dengan gabungin AI upsilling, dan multifame generation jika kalian udah punya PC dengan RTX 5070 ke atas, justru monitor seperti ini yang bisa benefit frame rate tinggi, resolusi tinggi. Namun, sekalipun kayak gue yang kebetulan enggak punya PC spek NASA, gue merasa banyak gamer/ professional yang bisa benefit dari layar yang punya resolusi dan refresh rate tinggi kayak gini. Let's say pas siang-siang ngerjain konten dan kerjaan, layar 4K OLED itu udah pasti asik banget dan tajam. Dan ketika malamnya habis beres kerjaan mau dipakai main Valorant, turunin aja resolusi game jadi key atau full HD sehingga frame rate bisa tetap stabil di 200 FPS ke atas buat performa esports maksimal. Dibanding pakai layar IPS, kalian tetap benefit dari response time 0,03 GTG super cepat berlabel clear motion ratio 13.000 ditambah AMD freec premium pro atau adaptive syc. Fleksibilitas macam inilah yang otomatis bisa bikin monitor ini jadi investasi jangka panjang dan makin kepakai jika ke depannya mau upgrade PC/ laptop/console. Ngomong-ngomong soal investasi jangka panjang, kalian juga pengin make sure panel OLED ini awet, kan? Tenang aja karena fitur OLED Care udah integrated di dalam hardware monitor ini dan menunya bisa diakses langsung di OSD. Oh ya, jangan khawatir juga karena monitor ini diover garansi resmi Lenovo 3 tahun. Kesimpulannya, Lenovo berhasil ngeramain pasar monitor gaming OLED high end dengan produk yang emang bukan yang paling terjangkau, tapi punya feature set lengkap dan jaminan after sales bagus. Harus diakui sampai sekarang mayoritas kaum gamer belum ada urgensi gaming di 4K 240 Hz kecuali punya PC kelas sultan. Namun upgrade ke monitor key di OLED Legend Pro tetap bisa jadi investasi yang sangat manjain mata. Kebetulan monitor ini ada versi Q80 Hz juga, yaitu Legion Pro 27Q10 dengan desain sama persis, lebih optimal lagi buat gaming [musik] kompetitif di harga Rp jutaan yang lebih bersahabat. Kalau kalian sendiri gimana? Apa rata-rata udah pada punya niat upgrade ke monitor OLED dalam waktu dekat? Please menang mending di bawah. Gue Mike. Sampai jumpa di next video

Lihat di YouTube