KETIKA MAYBACH DAN AMG BERSATU | MERCEDES-MAYBACH SL 680 (YouTube Video)
Halo semuanya, selamat datang di channel Fitra Eri. Ini adalah mobil yang sejak pertama kali keluar di Instagramnya Evans Motor, langsung banyak yang DM ke saya minta di-review, minta di-eview. Yes. Karena ini mobil yang cukup spesial. Ini pertama kalinya Mayibach membuat sebuah roadster. Jadi, kita akan hari ini mer-review mobil ini. Ini adalah Mercedes [musik] Maibach SL68. Cerita sedikit tentang Mayibah. Jadi, Mayibah ini adalah salah satu inventor otomotif di awal 1900-an. Eh, bahkan salah satu pendiri Dler yang kemudian bekerja sama dengan Carl Benz, mendirikan Mercedes-Benz. Tapi tahun 1917 kemudian Mayibah membuat mobil-mobilnya sendiri sampai Perang Dunia Kedua yaitu tahun 39 dia berhenti membuat mobil. Kemudian setelah Mr. Mabibah itu sudah tidak ada, Mercedes-Benz memutuskan untuk melahirkan kembali Mibah di tahun 1990-an, yaitu dengan Mabibah 57 dan Mibach 62 yang basisnya dari S Class seperti ini mobilnya. Dan itu pertama kalinya Mercedes-Benz meluncurkan brand MyBAH yang dibuat untuk menyaingi merek-merek super mewah seperti Bentley atau Rollsroyce. Dan sejak itu Mayb kemudian terus berlanjut dan rata-rata mengambil basisnya dari S class. Karena ya kita tahu sendiri Mercedes-Benz yang paling mewah adalah S class. Dibuat lebih mewah lagi untuk Maybah. Tapi kemudian Maybah membuat sesuatu yang unik beberapa tahun yang lalu dengan membuat versi SUV-nya. diambillah dari GLS, SUV termewah MercedesBenz. Jadi Mercedes Maybak GLS. Dan kali ini mereka membuka lembaran baru dengan pertama kalinya membuat versi Roadster dari My SL680. Sesuai dengan namanya, mobil ini mengambil basis dari Mercedes-Benz SL Clas, yaitu roadster termewahnya Mercedes-Benz dan dibuat lebih mewah lagi. Tapi kali ini juga ada yang unik karena kalau kalau saya enggak salah ya, ini pertama kalinya Mercedes Maibah mengambil basis bukan dari Mercedes-Benz SL biasa, tapi mengambil basis dari Mercedes-Benz SL63. Mercedes AMG SL63. Artinya mesin yang digunakan ini enggak main-main. Ini adalah mesin one man one engine yang dikeluarkan oleh AMG 4000 cc V8 twin turbo dengan tenaga 585 HP dan torsinya 800 Nmurkan semuanya ke roda belakang. Sebenarnya AMG dan MYB itu bukan sesuatu yang bisa disatukan. Karena AMG tujuan utamanya adalah performa, left time yang kencang di TRK, performa tanpa kompromi. Sedangkan Maybah adalah kenyamanan tanpa kompromi, kehalusan. Sesuatu yang bukan merupakan tujuan dari mesin AMG. Tapi kita juga tahu bahwa mesin AMG ini punya tenaga yang sangat besar. Nah, yang dilakukan Mibah adalah mengubah sedikit mesin dari AMG ini supaya sesuai dengan kebutuhannya Mibah. Artinya suaranya sedikit diredam dibandingkan yang ada di AMG. Kemudian transmisinya dibuat sedikit lebih lambat perpindahan giginya supaya mengikuti style dari Maibah yang memang harus halus. Hasilnya walaupun tenaganya sama tapi dengan penyaluran tenaga yang lebih halus, mobil ini sedikit lebih pelan dibandingkan SL63 AMG. Setengah detik lebih pelan untuk 0 sampai 100 km/h. Tapi itu masih sangat kencang karena mobil ini 0 sampai 100 km/h-nya masih mencatat 4,1 detik. Cuman bedanya kalau di AMG, AMG bisa 3,6 detik itu apa terjadi akselerasi itu dengan suara yang menggemuruh serta perpindahan gigi yang agresif. Di sini akan semuanya tuh effortless seperti gelombang tenaga yang datang terus-menerus bahkan mungkin seperti didorong jin dari belakang. Karena walaupun AMG ini, tapi AMG yang sudah dihaluskan yang mana tenaga dan torsi tersebut disalurkan ke empat roda. Karena SL680 ini hanya tersedia dalam versi formatic alias all wheel drive. Dan ada satu lagi yang berbeda kalau di SL63 ada tanda tangan dari pembuat mesinnya di sini. Tapi di Mayibah ini tidak ada ya, karena itu bukan sesuatu yang penting buat sebuah MYBAH. Eh, mesin ini tuh sebenarnya hanya pelengkap. Kalau di Mayibah, Maybah itu lebih ke area lainnya. Mesin itu hanya butuh yang effortless untuk menggerakkan mobil ini secara cepat dan halus. Tapi enggak terlalu butuh juga siapa yang membuat mesinnya. Malah di sini yang ada adalah emblem Mibah. Dan bicara emblem Mybah mungkin ini adalah salah satu produk Mabibah dengan logo Mabibah terbanyak. Sekarang kita lihat di bawah grill. Saya enggak akan buang waktu untuk menghitung ada berapa logo MYBAH di sini. Tapi ini banyak sekali di sini. Semua logo Mibah Mibah Mibah Mibah Mibah. Bahkan Anda juga bisa memesan option cup mesin ini ada yang eh mereka menyebutnya sebagai monokrom itu. Jadi logo Maibah semua di sini bertaburan logo Maibah di bagian hitam kap mesin ini. Serta kalau kita lihat ke belakang ini area sini. Ini juga logo Mayibah Maybah. Maybah Mibah. mirip seperti yang ada di tas branded seperti Louis Vitong dan Mayibah bilang bahwa memang itu adalah eh keinginan dari banyak pemilik MYBAH. Bahkan untuk mobil ini juga mereka bilang lebih banyak yang meminta option cup mesin itu dengan logo MYBAH yang bertaburan. Jadi mobil ini banyak sekali logo Mibah-nya tapi tidak terkesan norak gitu ya. tapi malah seakan mempertegas e kekuatan dari brand mobil ini. Yang menarik di veleg ini logonya MercedesBenz walaupun ada tulisan Mayibah di dopnya. Dan satu lagi, logo utama justru bukan Mayibah, tapi logo utama adalah Mercedes Benz. Sebenarnya banyak juga yang suka logo Mayibah. Seperti ketika Maybah di awal-awal keluar itu semua logonya Mayibah. Tapi entah kenapa sekarang MercedesBenz ingin menunjukkan juga ke orang bahwa ini adalah tetap sebuah Mercedes-Benz versi Mibah. Makanya tetap di logo utamanya diletakkan Mercedes Benz. Kalau di bagian belakangnya dia juga memiliki logo Mercedes Benz. Jadi tetap di logo utama itu bukan logo Mibah. Tapi Mayibah Anda bisa temui di bagian lainnya, bahkan juga di bagian samping. Nah, di sini juga ada logo Maybug. Dari segi desain secara overall tidak tertutupi sama sekali bahwa ini adalah sebuah SL. Tapi detail-detailnya itulah yang membuat mobil ini dari jauh saja sudah terlihat lebih mewah. Grillnya ini berbeda dan di sini juga ada tulisan Maybah. Jadi, grillnya itu ada angkuhnya. mobil mewah. Kemudian ini bagian pilar A sampai ke atas ini. Ini chrome. Chrome yang benar-benar sangat jernih yang bahkan saya bisa ngaca di chrome ini. Benar-benar chrome yang sangat-sangat huh mengilap. Kemudian velegnya, Anda bisa lihat ini veleg yang mayibah sekali gitu ya. Ee dia e jari-jari banyak dan dia ini sangat besar 21 inci dan sangat lebar bannya di belakang ini bahkan sampai 305 mm. Sedangkan di bagian depan ini lebarnya 275 mm, tapi sama-sama menggunakan 1 inci. Jadi mobil ini benar-benar terlihat mewah dari jauh juga ini chrome. Serta bagian bawah ini eh side skirt-nya ini juga chrome dengan tulisan Mayiba dan ini masih dilindungi oleh plastik dan saya enggak akan [tertawa] unrapping bukan mobil saya juga tapi saya bisa bayangin sih ini kalau misalnya dibuka makin terlihat mewahnya dari jauh apalagi dengan kombinasi warna merah dan hitam ini langsung langung kelihatan beda. Orang tahu ini SL, tapi ini bukan SL biasa. Orang langsung tahu bahwa ini adalah sebuah SL yang telah dimaibahkan. Dan uh dalamnya. Sebelum kita masuk dalamnya, kita lihat yang belakangnya dulu. Di sini ada bagasi. Dan bagasinya itu membukanya halus sekali nih. Dengarin suaranya ya. Hampir enggak terdengar suaranya, suara motornya dan membukanya juga cepat sekali ya. Kecillah ini. Cuman buat bisa satu koper medium juga mungkin agak susah masuk ke ee dalam sini ya buat backpack aja ya. Jadi enggak bisa buat berlibur dalam jarak yang jauh mobil ini. Kemudian di tutup bagasi ini dia ada spoiler yang bisa aktif secara elektrik. Jadi dia kalau untuk membantu pengereman dan ketika misalnya mobil itu punya apa kecepatan yang lumayan tinggi, dia akan naik secara otomatis untuk menambah down force. Attapnya nah tentu saja atap lipatnya atap lipat elektronik dan dia bisa diilipat dibuka dari dalam atau juga bisa dari kunci. Di kuncinya juga dia tidak ada logo Maibah, hanya ada logo Mercy tapi ada tulisan Maybah di bawahnya. Dan ini juga kuncinya chrome. Ketika kita mau tutup atapnya, kita tinggal pencet lock seperti ini. Nah, Anda bisa lihat begini mekanismenya. Mekanismenya normal seperti atap lipat Mercedes-Benz pada umumnya dan sekitar 16 sampai 17 detik butuh untuk membuka tutup atap ini. Tapi yang menyenangkan adalah atap ini bisa kita buka tutup dalam kecepatan sampai maksimal 50 km/h. Jadi enggak perlu sampai berhenti. Anda bisa membuka tutup atop ini. Nah, seperti Anda bisa lihat tadi, atapnya itu kanvas. Salah satu ciri dari atap kanvas yang merupakan salah satu kelemahan adalah suaranya yang tidak terlalu teredam dari luar oleh kanvas itu. Dan itu tidak boleh terjadi di sebuah Maibah. Makanya mungkin itu juga yang membutuhkan waktu lama. bagi MYBAH untuk membuat sebuah roadster beratap kanvas seperti ini. Tapi ketika mereka sudah membuat SL680 ini, mereka sudah menemukan solusinya. Bahkan mereka bilang untuk membuat mobil ini heningnya sesuai standar Mibah, mereka menambahkan 18 kg material peredam termasuk di atapnya. Sehingga mereka menjamin ketika atapnya itu ditutup, itu keheningan di dalamnya benar-benar seperti sebuah mayibah. Di mana Anda juga bisa ngobrol dengan orang sebelah hanya dengan berbisik-bisik walaupun Anda di tengah kebisingan lalu lintas. Dan kemudian jangan tertipu dengan cepernya ini mobil. Jadi walaupun mobil NIK terlihat ceper itu salah satunya karena memang velegnya besar sekali 21 inci. Namun suspensinya juga berbeda dibandingkan SL biasa. Ini suspensi yang sudah dicun supaya mobil ini tetap memberikan kenyamanan optimal seperti seharusnya sebuah Maybug. Dan saya sudah ee lihat beberapa review di luar negeri karena saya tidak ee mencoba mobil ini ke jalan ya karena ini mobil baru. Jadi saya lihat review-nya di luar. Rata-rata mereka bilang bahwa bantingan suspensi mobil ini benar-benar seperti sebuah Mibah. Walaupun kelihatannya ceper, kelihatannya sporty, tapi dia tetap sangat nyaman. Maibah SL680 hanya tersedia dalam trim interior putih. Anda bisa lihat seperti ini kalau tanpa cover. Nah, ini saya memang juga meminta untuk diberi cover karena saya tidak merasa cukup bersih untuk interior yang seterang ini. Jadi, MaaHa memang bilang bahwa mereka memilih warna putih ini karena di sinilah benar-benar mobil ini akan terasa seperti sebuah Maybah dan saya tahu akan membutuhkan lumayan perawatan ketika Anda sering membuka atap ini. terutama di Indonesia di mana banyak jelaga dan asap dan debu. Belum lagi baju kita yang mungkin ee ada debu di celana dan di baju yang lama-lama akan menempel dan artinya harus dibersihkan terus, dirawat terus gitu ya kalau tidak ingin terlihat kusam. Dan saya definitely enggak ingin pemilik pertama mobil ini mendapatkan interior yang sudah ada noda dari saya gitu. Jadi, makanya ini bagus ditutup. Tapi Anda bisa lihat aslinya seperti ini ketika ee dibuka dan itu benar-benar kualitas jahitannya, rasa kursinya itu ee benar-benar sesuai standar dari sebuah Mibah. Bahkan sampai lantainya pun, sampai karpetnya pun putih. Karpet yang biasa kita injak dengan eh sepatu kita yang mungkin kotor itu juga putih. Wih. Ini benar-benar mobil yang harus dijaga kebersihan dan gampang sekali kotor. Bahkan untuk naik ke dalam aja kita kalau saya sih biasanya saya pegangan pilar A ini. Kalau kita pegangan pilar A fingerprint kita, sidik jari kita juga akan menempel di panel chrome-nya ini. Jadi saya mesti hati-hati naiknya. Oh. Ah. Oke, saya tutup dulu. Wih, di sini juga ada seal plate MYBA dengan illuminating ya. Jadi menyala Mibah-nya di bagian samping. Nah, ini sayangnya belum vakum ya, jadi harus di eh tutup agak keras dan ketika kita masuk itu ada suara ngong gitu kayak ada soundtracknya gitu. Kita atur dulu duduknya. Nah, di belakang ini sebenarnya kalau SL itu kan dari dulu selalu dia bisa duduk 2 plus 2 di belakang. Tapi ini udah enggak bisa lagi 2 plus 2. Enggak ada. Walaupun ada tempat duduknya, [tertawa] tapi tidak ada tempat buat bersandarnya. Karena ini udah benar-benar ada ini di bagian atas ada wind breakernya juga. Dan mobil ini benar-benar pure hanya untuk dua orang. Setirnya di bagian luarnya hitam, di bagian dalamnya juga putih. Uh. Oke. Nah, sekarang sebelum saya ngomong tentang interiornya, kita dengerin dulu suara mesinnya, yuk. Nah, ini Cold Start sekarang halus suaranya, tapi tetap ada ee ini ada deruman V8-nya sedikit samar-samar terdengar dan bahkan kalau misalnya Anda di sport mode yang saya lihat di review di luar negeri itu juga ada suara yang terdengar tapi suara yang tidak berlebihan. Suara yang hanya untuk mengingatkan Anda bahwa ada mesin monster di depan. yang tenaganya hampir 600 HP itu. Nah, ini kalau kita bisa lihat di sini ada cup holders, ada wireless charging, ada dua buah USBC normal lah di sini. Nah, ini buat membuka menutup atap di dua tombol yang berbeda. Jadi, membuka dan menutup itu di tombol yang berbeda. Nah, untuk entertainment systemnya sendiri e sangat Mercedes-Benz. Jadi, ini sama seperti Mercedes-Benz biasa. Eh, enggak ada MBAH-mbahnya di sini. Jadi, e even di home-nya juga ini semuanya Mercedes-Benz. Jadi, eh Mercy tidak melakukan banyak ubahan untuk entertainment sistemnya. ya. Apple CarPlay Android Auto sudah e ada di sini dan di sini juga ada panel e sentuh untuk volume dan panel sentuh juga ada di ee setirnya sama seperti di Mercedes-Benz terbaru. Fitur ADAS juga sudah lengkap bisa dikontrol dari setir serta dia mode berkendaranya ini yang agak beda mode berkendaranya itu ada Nah, ini kalau sport ini suaranya jadi tambah nih kayak gini suaranya. Uh. Cepat juga loh ini apa naik RPM-nya tuh. Iya benar-benar cuman gemuruh pelan tapi tidak sampai e bising. Kemudian dia ada mode individual, ada comfort dan yang ini adalah mode. Walaupun di sini bentuknya C dan ada berliannya tapi ini adalah mode yang disebut adalah mode MYBAH. Jadi mesinnya mode Mayibah, suspensinya mode Mibah, setirnya juga comfort. Artinya ini adalah mode yang paling membuai di jalan. Nah, ini ada ee headr-nya juga bisa dimajukan dan dimundurkan. Sebenarnya headr-nya ini dia ee elektrik ya, tapi untuk maju mundurnya dia masih manual. Posisi nyetir sama seperti SL biasa sangat-sangat ergonomis. Tapi memang warna putih inilah yang membuat Anda merasa mewah. Kemudian setirnya juga ada tulisan Mayiba di sini. Dan lihat ini panel-panel brush aluminiumnya ini. Ini juga terasa sangat mahal di dalam ini. Untuk instrumen sendiri tidak begitu beda, tapi dia ada satu mode Mibah instrumennya. Nah, di sini modenya langsung benar-benar terasa seperti Mayibah. Dan di sini ada logo Mabibah yang banyak juga sesuai dengan tema yang di luar. Audionya burmeister. Nah, barulah ketika instrumennya dikasih di mode Mybah, mobil ini makin terasa MYBAH. Dan saya juga bisa bayangkan sih kalau mobil ini dengan ee jok dan kulit selain putih mungkin akan berkurang Maybahnya karena memang enggak terlalu enggak terlalu banyak yang berbeda dengan SL biasa di bagian dalam. Makanya kenapa mungkin Mercedes memilih warna ini? Karena ini warna yang paling maah serta ini. Lihat di sini. Di bagian atas e pintu ini juga ada logo Mayibah yang banyak juga. Well, rasanya sih kalau pakai mobil ini di sebuah pegunungan yang sepi kemudian dengan atap dibuka itu mungkin seperti ini ya seperti milioner berlayar menggunakan yach yach yang enggak terlalu besar gitu ya. Tapi dia bisa menikmati laut sendirian. Kalau di mobil ini mungkin menikmati jalan-jalan berliku di pegunungan sendirian, merasakan sebuah kemewahan yang masih bisa disetir sendiri. Rata-rata Maibah yang lain itu kan cocoknya pakai pengemudi. Kalau ini Maibah yang cocok disetir sendiri. Ih, nanti siapapun yang beli kalau butuh di-review tinggal DM saya aja. [tertawa] Penasaran juga merasakan bagaimana sebuah SL63 AMG disulap menjadi sebuah Mayibah dan berjalan santai menggunakan mobil ini. Well, senang rasanya Mibah memproduksi mobil yang seperti ini. Mobil yang mewah, mobil yang bertenaga, tapi dinikmati sendiri. Karena ya seperti tadi saya bilang, Maibah rata-rata dibeli untuk ditumpangi menggunakan pengemudi. Kalau ini dibeli untuk dibawa sendiri. Jadi, Anda benar-benar bisa merasakan semua masterpiece of engineering dari Mercedes dan Mibach. Mobil ini juga sangat jarang ada di Indonesia ini, tapi Evans Motor berhasil memasukkan satu di awal-awal kemunculannya. Dan bagi Anda yang penasaran dengan mobil ini, Anda bisa langsung ke showroom Evans Motor di Arteri Pondokidah, Jalan Sultan Iskandar Muda, Jakarta. Atau Anda bisa juga hubungi Instagram-nya Evans Motor di sini untuk keterangan lebih lanjut. Terima kasih banyak Anda sudah menyaksikan video ini. Jangan lupa Anda klik like bila menyukainya, komentar di bawah dan subscribe ke channel Fitra Eri jika Anda belum. Follow Instagram saya @vitra. Dan Evans Motor. Silakan Anda follow juga di sana. Terima kasih banyak Anda sudah menyaksikan. Sampai jumpa di video [musik] selanjutnya. Bye bye.
