Ketika OPPO Serius Menantang POCO F7 (YouTube Video)
HP belasan juta udah punya kipas. Udah biasa lah. Ini HP R,5 juta dari Oppo. Ada kipasnya pakai Snapdragon 8 Sen 4. Kira-kira apakah Oppo K13 turbo Pro ini bisa jadi Poco F7 atau IU 10 Killer dari hasil tes-tes ini? Terus bakal masuk Indonesia enggak? Yuk, kita bahas. Oke, langsung aja kita ke boknya yang kelihatan banget bedanya sama box-box HP Oppo lain ya dengan warna ungu yang ngegemesin ini dan ada huruf K-nya gitu yang dilanjutin ke sebelah kanan. Terus di bawah sini ada huruf K juga berbentuk kipas beserta aksen kayak cahaya hijau. Unik sih. Di sebelah kiri ada nama HP-nya. Di bawah kosong. Di atas ada info HP. Dan di belakang ya gini doang. [Musik] Lanjut. Di dalam ada kotak lagi yang isinya kertas yang enggak bakal dibaca karena bahasa Cina juga. Dan eh ada fan cleaning brush. Wah, nanti kita explore lebih lanjut. Oke, terus ada silicon case lentur dengan warna ungu. Habis itu ada HP-nya yang kita ke sampingin dulu. Kepala charger 80 watt, kabel chargeran type A to type C, dan sim ejector dengan bentuk muka senang. Buset, Salvoxi sama kipas di HP-nya. Tapi kita nyalain dulu deh ya HP-nya ya. yang disambut sama Color OS 15 berbasis Android 15. Habis itu setup-setup kayak biasa, regi sidik jari, dan setelah kelar gua cek storage-nya udah kemakan 24 gig dari total 256. Terus sempat diminta update software juga sekitar 460-an meg dan karena ini China ROM jadi kita mesti instal Google Play Store dulu ya yang tinggal ke App Market terus search Google Play Store dan nongol deh. Setelah kelar download, login aja kayak biasa. Impresi gua sama HP ini punya desain yang semi-semi gaming gitu ya, Ditambah aksen hijau di tulisan Oppo sama garis-garis ini. Dan buat gua sih keren mirip sama ini enggak sih? Habis itu di bagian belakang jangan kegoocek ya, lensa kamera utamanya cuman satu di atas. Sedangkan yang di bawah itu sebenarnya itu ada kipas internal yang ada lampu joget-joget di sekitar ringnya. Di bagian setting kita bisa utak-atik nih mulai dari warna yang ada delan pilihan di sini. Terus pas kipasnya dinyalain juga ada empat pilihan sound. Kalau mau dikasih sound sendiri juga bisa. [Tepuk tangan] Sama mode coolingnya juga bisa dibikin full yang makin jelas kedengaran suara kipasnya tuh. Untuk material B gua gak dapat info ya, mungkin dari kaca karena cukup solid sih dengan frame polikarbonat karena enggak ada garis antena. Next kita ke bagian depan yang punya layar cukup luas di 6,8 inch dengan basel tipis yang bisa dibilang simetris juga loh. Cakep banget dah. Di sebelah kanan HP ini ada volume, power button, dan ke tamambahan dua lubang. Bukan lubang speaker, tapi lubang angin ya, tempat keluar angin dari kipas di belakang tadi. Kayaknya gua gak pernah lihat deh HP midange yang ada kipas gini. Terakhir yang gua review itu di HP belasan juta Red Magic 10 Pro yang keren banget sih HP impian gamer banget tuh. Chose K poin kalau belum ditonton. Lanjut di bagian kiri ada mic si ini kayaknya. Terus ada mic lagi, AR blaster, lubang speaker, mic lagi. Dan terakhir di bawah ada lubang speaker, port C, terus mic lagi. Yang banyak banget engak sih? Beneran mic semua? Enggak tuh. Dan dual SIM slotcard yang enggak bisa tambah memori. Dan mungkin ini alasan Oppo bikin SIM ejector senyum gitu supaya kalian enggak sedih pas enggak ketemu slot micro SD. Overall, HP ini punya desain yang boksy gitu. Fil genggamnya agak kegedean dikit di tangan gua dengan berat 208 gr dan tebalnya di 8,31 mili. Oke, sekarang kita serius dikit ya. Lanjut ke spesifikasi yang punya layar 6,8 inch AMOLED, 120 Hz refresh rate, brightness 1600 nits, dan pakai perlindungan crystal shield glass. Buat chipsetnya bersnapdragon 8s J4 sama kayak yang dipakai Poco F7 dan IQ Neo 10 dengan skor Antutu yang kalau gua tes tanpa kipas ada di R1,99 juta dengan suhu di bagian belakang di sekitar 44-an derajat. Nah, kalau pakai kipas apakah lebih baik? Jadi setelah HP-nya dingin, gua cobain lagi nih. Tapi langsung aja dengan mode fannya yang full speed dan hasilnya dapat skor yang mirip aja sih, malah sedikit lebih rendah di R1,96 juta. Cuma emang secara suhu terbukti nih kalau bisa jauh lebih teredam di 38an derajat. Bagian kipas yang sebelumnya titik paling panas di sini malah adem. Jadi mungkin bisa disimpulin kalau kipasnya itu bukan bikin performance-nya lebih ngebut, tapi biar bisa main lebih lama dengan suhu stabil. Nanti kita coba lebih pastiin di bagian gaming. Terus skor ini kalau gua bandingin sama pesaingnya mirip-mirip. Ketiga HP-nya ini ada di kisaran Rp3 juta ya, Oppo sedikit lebih kecil. Poco F7 ada di Rp2.20.000. Sedangkan yang paling tinggi IQ Neon 10 di Rp2.90.000. Habis itu gua juga sempat tes 3D Mark yang punya skor paling tinggi nih dia di 4.500-an dengan stabilisasi yang ada di tengah-tengah Poco dan ICO. Terus untuk suhu maksimalnya pun ada di tengah-tengah kedua HP lainnya. Dan lagi-lagi pertanyaannya, gimana kalau pakai kipas? Sama kayak AnTu secara skor enggak lebih tinggi, malah sedikit lebih turun 100 poin. Tapi stabilisasi naik sekitar 5% dan suhunya pun lebih teredam dari 46 ke 41 derajat. Gimana, Guys? Dan sebelum kita lanjut ke spek HP ini, kalau kalian emang suka gua bahas HP-HP unik kayak gini, ya jangan ragu-ragu subscribe buat yang belum. Oke, biar video kayak gini makin sering hadir buat teman-teman. Thank you. Terus HP ini ya udah LPDDR 5X UFS 4.0 dan punya cooling system di 7.000 mmยฒ yang artinya sama kayak IEO 10 di 7.000 sedangkan Poco F7 6000 mmยฒ. Habis itu dari sisi baterai jadi salah satu HP yang masuk ke jajaran badak nih yaitu 7000 mAh pas. Zaman HP 5000 mAh mah sudah berlalu Ferguso. Cuman untuk charging dia masih di kisaran 80 watt ya dan support bypass charging. Lanjut untuk kamera punya lensa utama 50 megapel berois 2 megap BW black and white. Mungkin ini sejenis lensa dep gitu kali ya dan 16 megapel selfie jadi enggak ada ultra wide tuh. Dan menurut gua ini suatu hal positif sih, karena kalau emang tujuannya fokusnya ke performance dan gaming, jadi komponen-komponen lain bisa dibuang aja biar dialihkan ke yang penting-penting. Gimana? Kalian setuju enggak? Atau ada pendapat lain? Terakhir buat spek lainnya. HP ini udah 5G, dual stereo speaker, AR blaster, Wii 7, NFC dan ini menarik. udah bersertifikasi IPX6, IPX8, dan IPX9 yang artinya udah waterproof ya sampai bisa disembur bertekanan tinggi dengan suhu tinggi juga. Padahal ada kipasnya loh. Gimana ceritanya ya kalau lagi nge-game dan kipas nyala tuh kita culupin ke air. Sama satu lagi perlu diingat karena ada X-nya di tengah. HP ini enggak dust resistant, artinya enggak tahan sama partikel kecil kayak pasir gitu, makanya dikasih fan cleaning brush buat bersih-bersih. Tapi menurut gua itu terlalu cupu, Kawan. Karena dia udah waterproof. Kenapa kita enggak langsung one hour later sampai basah, Guys. Oh, ya, HP ini juga ada versi yang non pro ya, tapi perbedaannya dikit banget. Bahkan ukuran layar dan kapasitas baterainya sama nih. Yang ngebedain itu ada di chipset pakai Mediatch Diamond City 8450 terus masih UFS 3.1. Kamera utama enggak support OIS dan Wii 6. Oke, Guys. Sebelum kita ngomongin gaming di HP ini, kemarin kepoin kameranya bentar yang mana untuk resolusi dia bisa mentok di 1080p 30 fps untuk kamera depan dan belakangnya itu dia bisa di 4K 60 ya. Hasilnya gimana untuk selfie ini? cukup oke range-nya e yang putih-putih banget. Dan gua penasaran ee untuk lensa utamanya ya emang kayaknya cuma punya satu lensa doang ya, apakah dia endut-endutan atau enggak, Guys? Kalau kalian lihat dan tampaknya emang cukup berasa ya endut-endutannya dan enggak tahu ini hitungannya komplain atau enggak karena seingat gua di Poco F7 dan IEO 10 juga kejadian. Walaupun sama-sama ada OIS, tapi secara gambar gua suka sih tajam dengan bok natural yang juga mantap. Untuk zoom bisa mentok di 10 kali dan HP ini juga support video bok di resolusi 1080p30. Terus kalau buat foto hasilnya bagus-bagus sih. Punya saturasi yang sedikit lebih tinggi tapi masih tergolong pas ya, enggak yang menor. Dan kalau dibuat foto portret juga cakep hasilnya. Enggak berasa kayak HP mid sih menurut gua. Terus untuk AI-nya bisa dibilang cukup lengkap ya. AI galeri. Di sini nih kalau kalian lihat di AI editornya dia dari compost, AI Race, AI perfect shot, enhance clarity, unblur, remote reflection. Seingat gua hampir sama sih kayak yang ada di Reno 14 Proya-nya itu loh. Gua sempat hands on videonya nyusul. Sekarang kalian lagi lihat di dual videonya. Kita udah mau balik nih dan next ke gaming. Tapi sebelumnya jangan lupa bantu like video ini ya. Thank you. Oke, buat gaming sekilas aja karena kita udah tahulah ya pasti ngebut apalagi untuk settingan mentok engin Impact HS60 yang mana kipasnya gua matiin dan hasilnya bisa dibilang mentok di 59,8 FPS sekalian gua bandingin nih sama F7 dan Neo 10. Cuma untuk konsumsi daya emang paling rendah ya si Oppo ini. Paling awet dia berkurang 7% selama 20 menitan main dibanding IQ 8 menit eh 8 menit dibanding IQ 8% dan Poco berkurang 9%. Sedangkan buat suhu masih dibilang aman ya ada di 43,2 derajat mirip dengan IQ sedangkan Poco F7 jadi 45,7. Nah, sekarang pertanyaannya gimana kalau pakai kipas? Secara FPS tentu enggak banyak berubah di 59,9. Tapi untuk konsumsi daya berkurang 9% atau selisih 2% kalau kipasnya mati. Tapi dari sisi suhu bisa teredam di sekitar 41an derajat aja. Sama kalau kalian perhatiin titik panasnya udah bukan di bulatan kipas lagi. Beda kalau dibandingin sama sebelumnya tuh. Jadi bisa disimpulin emang kipas di HP ini bikin pengalaman gamingnya lebih nyaman secara suhu dan performance-nya juga lebih stabil. Oke, HP ini punya tiga warna ya, ada hitem, ungu kayak yang gua punya ini sama silver. Terus variannya cukup lengkap nih mulai dari 12 + 256 sampai 16+ 512 dengan rentang harga di 4,5 sampai 6,1 juta. Tapi perlu diingat kalau ini harga konversi langsung dari website Oppo di Cina sana ya. Kalau nyampai Indonesia pastinya bakal beda nih. Menurut kalian jadi berapa? Ayo. Terus pertanyaan selanjutnya apakah bakal keluar global bahkan Indonesia? Koreksi kalau salah. Setahu gua Oppo K series ini enggak ada di bawa ke global sih. Jadi ada kemungkinan sama untuk HP ini tetap di Cina sana aja. Tapi enggak ada yang tahu ya ke depannya. Karena menurut gua kalau emang harganya bisa bersaing, kalau emang keluar global nanti bisa benar-benar bikin Poco atau IQ ketar-ketir sih. Menurut kalian gimana, Guys? Apakah racikan HP ini sesuai sama yang kalian cari? Bakal jadi Poco Killer enggak? Kalau iya, coba deh share pendapatnya di komen.
Video Lainnya
Bursa ponsel 2026 memanas oleh inovasi brutal. Persaingan kini berpusat pada pesona lensa periskop, monster baterai ekstrem, dan cip pendingin cair. Panduan taktis...
Pasar jam tangan pintar Android kedatangan penantang serius lewat kehadiran OPPO Watch X3 yang digadang-gadang sebagai upaya terbaik sang produsen sejauh ini....
OPPO tampaknya sedang menguji batas kewajaran pasar lewat lini Find X9 Series terbaru mereka. Alih-alih memangkas banyak fitur esensial demi menekan harga seperti...
Pertarungan sengit di lini kamera smartphone flagship kembali memanas lewat adu mekanik tiga raksasa ultra yang membawa inovasi pemrosesan gambar paling ambisius...
Rumor mengenai lonjakan harga ekstrem pada lini Reno terbaru sukses memicu perdebatan hangat di kalangan pencinta gawai. Pasalnya, seri yang biasanya menyasar kelas...
Dunia teknologi kembali diguncang oleh sederet perangkat antimainstream yang siap mengubah total kenyamanan setup harian Anda. Mulai dari inovasi TWS dengan konsep...
OPPO Find X9s membuktikan bahwa bodi ringkas tak berarti mengorbankan performa beringas. Dibanderol separuh harga varian Ultra, perangkat 14 jutaan ini konsisten...
Pertarungan supremasi fotografi seluler tahun 2026 akhirnya mencapai klimaks melalui benturan dua raksasa: OPPO Find X9 Ultra dan vivo X300 Ultra. Lebih dari...
Membawa gadget flagship ke kemegahan stadion Budapest ternyata membuka perspektif baru soal batas inovasi fotografi. Kombinasi OPPO Find X9 Ultra dan teleconverter...
Persaingan vivo X300 Ultra dan OPPO Find X9 Ultra melampaui sekadar adu spesifikasi di atas kertas. Melalui pengujian ekstrem dari stabilitas suhu, efisiensi daya,...
Infinix kembali menggebrak pasar smartphone entry-level lewat kehadiran Infinix HOT 70, sebuah perangkat yang siap menantang ekspektasi pengguna dengan anggaran...
Pasar ponsel flagship premium baru saja diguncang oleh perangkat Android seharga 32 juta rupiah yang digadang-gadang sebagai daily driver mutakhir. OPPO Find X9...
Pasar smartphone kelas atas di Indonesia kembali diguncang oleh kehadiran perangkat premium terbaru dari OPPO yang membawa standar baru dalam dunia fotografi...
Beban berat menenteng kamera mirrorless berspesifikasi tinggi kini resmi ditantang oleh kehadiran OPPO Find X9 Ultra, sebuah monster baru di ranah fotografi mobile....
Persaingan di lini smartphone premium kian memanas, dan OPPO Find X9 Ultra hadir sebagai penantang serius yang siap menggeser dominasi para rival beratnya. Lewat...
Kehadiran Oppo Find X9 Ultra di pasar smartphone premium memicu perbincangan hangat di kalangan pencinta gadget, terutama lewat kolaborasi kamera legendarisnya yang...

















