KETIKA TOYOTA MASUKIN MOBIL FULL SPEC: CAMRY HYBRID 2019! (YouTube Video)
pengen kelihatan tampil ala pejabat. Widih, Toyota Camry solusinya. Tapi ini bukan Camry sembarang Camry ya. Ini adalah Camry hybrid. Ini kalau tulisannya ada garasi gubernur, ini enggak dijual by the way ya. Cuma ada unit ya yang bisa kita videokan. Kalau misalkan kalian pengen rental mobil kayak gini bisa ke automate R car. Anyway ini Camry bukan sembarang Camry tapi Camry yang varian hybrid. Kenapa gitu? Karena antara Camry yang hybrid sama yang biasa itu bedanya jauh banget. Dan ini adalah mobil generasi 2019 yaitu mobil Camry seperti ini yang generasi pertama di mana tampang depannya belakang segala macamnya itu dibandingkan dengan Camry yang terbaru ya itu udah beda tapi body shell-nya masih sama. Jadi Toyota itu udah ngeluncurin All New Camry di Amerika sana dan enggak lama masuk ke Indonesia kemarin waktu di IMS 2025. Cuman Toyota tuh sekarang kayak udah mulai berhemat ya. Jadi, new generation-nya itu enggak sepenuhnya baru, tapi dia masih model lama tapi heavy facelift. Jadi, yang diubah tuh banyak. Sama kayak Toyota Raavford yang sekarang nih baru meluncur di bulan Mei ini di Amerika ya. Tapi sebenarnya Toyota Ravor itu juga sama basisnya masih sama kayak yang lama cuma heavily redesign. Depannya beda, belakangnya beda. Pilar belakangnya juga lebih tegak. Interiornya pun juga semuanya beda. Nah, tapi sebenarnya kalau kita lihat lebih dalam itu semuanya masih sama kacanya masih sama kaca samping ya. Pintu dibedain lah. Tapi kalau ini dibandingkan dengan yang baru masih mirip. Dan ini adalah sedan di Amerika saat ini. Toyota Camry. Nah, sekarang apa bedanya antara yang hybrid sama yang biasa? Kalau yang hybrid logo depannya itu ada biru-birunya ya. Terus ke samping velegnya ini juga beda. Yang ini velegnya dia pakai ukuran R18 dan bannya dia pakai 23545. Nah, ini juga bannya masih dari bawaannya nih karena dia kilometernya belum sampai 20.000. Rendah sekali. Dan kalau kita lihat samping dibandingkan dengan generasi Camry yang sebelumnya, sekarang jadi lebih sporty dan atletis ya. Lihat tuh lekukannya di bagian sini. Dan untuk yang varian ini dia punya sunroof di bagian atas. Nah, tapi memang di generasi kammer yang ini sama seperti generasi sebelumnya, dia sudah enggak ada pilihan mesin V6 3000 cc atau 3.500. Yang sekarang semuanya itu cuma 2.500 cc dan 2.500 cc hybrid. Nah, penggerak roda depan jadi belakangnya itu enggak ikut muter. Nah, terus di bagian belakangnya seperti ini ya. Dan kalau kita lihat ya, Camry yang generasi ini, itu tuh bagasinya itu kecil banget loh. Karena si kaca belakangnya ini pilar C-nya A, B itu benar-benar ditarik sampai ke bagian sini. Makanya bagasnya itu cuma sret gitu doang. Ada ducttailnya ya. Bagian dari desainnya, logo Toyota warna biru ya. Dan kalau kita lihat bagian bawahnya, kalau yang tipe V itu dia knalpotnya dua kanan kiri. Kalau yang tipe hybrid dia cuma sebelah kiri aja. Dan lucunya ini mobil ya. Kebayang nih mobil tinggal dikasih plat merah gitu ya udah langsung berasa kayak bupati atau eselon berapa lah ya itu bukanya gitu ya ada gitu enggak langsung kebuka naik ke atas dan kalau kita lihat ya bagasinya itu bukanya ya ini karena gua bilang dia tuh bagasinya kecil yang sekarang enggak bisa dibuka panjang karena pilar C-nya itu ditarik ke belakang tapi lihat ini bagasinya besar sekali tuh seperti itu. Dan untuk yang hybrid dia punya speaker dari JBL. Jadi speakernya udah banyak. Di sini kita dapat tuh lihat ada subwover di bagian belakang. Dan kalau kalian lihat di belakang situ tuh kayak ada semacam ee pintu ya. Jadi akses karena bagasinya ini kita bisa diakses juga lewat depan dengan cara AMR-nya kita turunin. Nanti dia pintu baru kita buka. Nah, di bagian bawah sini ada ban serep full size ya. Bagus tuh. Tuh, jadi ban serapnya itu benar-benar sama kayak ban yang ada di luar dan itu udah jarang nih di mobil-mobil zaman sekarang ya. Biasanya kan kalau enggak space saver bannya masih kaleng ya. Tapi untuk bagian belakangnya ini dia belum pakai elektrik ya. Jadi enggak ada tombol buat nutup secara otomatis. Nah, kalau nutup ya nutup biasa aja. Nah, tapi secara desain ini tuh beda banget. Kalau misalkan Camry yang lama itu kan lebih ke arah kemewahan gitu ya. Yang ini kayak atletis, kayak mobil sport. Even dibandingkan dengan Honda Accord yang baru, ini lebih sporty dibandingkan dengan Honda Accord sekalipun. Dan kalau kita lihat nih kacanya sekarang juga kacanya gede banget tuh. Jadi kalau misalkan kita di dalam meskipun dalamnya itu gelap ya, udah enggak kayak dulu yang dia pakai e apa namanya? Warnanya beige gitu ya, sekarang jadi gelap, hitam gini. Di dalam tuh enggak berasa klaustrofobik, enggak berasa kita tuh kayak sempit di dalam. Ya. Yuk, kita masuk yuk. Oke, kita starter aja tuh. Wah, dia gak cuma kursinya yang bisa maju gitu ya, tapi setirnya pun juga ini tilt dan teleskopiknya sudah elektrik. Oh, keren ya. Entar ini kita simpan dulu. A few moments later. Tapi itu adalah hal yang wajar sih. Kenapa? Karena ini mobil harganya sudah hampir R miliar R00 juta sekian ya. Jadi kebayang ini mobil betapa mewahnya pada zaman itu dan zaman sekarang ya kita punya duit R miliar itu dapatnya apa? Alpart aja itu sekarang harganya R,7 miliar kalau kita sama-sama Toyota ya. Raav 1,2 miliar yang PV ini harganya masih enggak terjangkau juga sih. Sekarang kalau kalian beli itu hampir Rp980 juta atau Rp70 juta jadi hampir R miliar. Cuma ya kalau sebuah Camry dengan harga R1 miliar menurut gua itu yang paling make sense dibandingkan dengan Camry yang tipe V. Kenapa? Karena 2019 kalau kalian beli Camry tipe V itu jauh banget. Kayak misalkan gini, head up display dia enggak ada. Yang ini ada head up display-nya. Dan tampilan head up display-nya itu juga bagus nih di bagian sini ya. Kalau yang biasa enggak ada tuh. Nah, terus mesinnya nyala. Kalau di dalam suara mesinnya halus ya. Kalau di luar suara mesinnya agak berasa. Terus audionya kalau yang tipe V itu bukan JBL. Yang ini dia sudah pakai JBL ya, jadi suaranya lebih bagus. Tapi ya gitu JBL itu rasanya kayak kita naik eh Alpart hybrid lah. Menurut gua bassnya agak kekencengan ya. Nah, dan juga ini nih bagian tengahnya yang tipe V itu head unitnya jelek banget dikotakin begitu ya dan kelihatannya kayak bukan mobil mahal padahal ini Camry loh. Artinya kalau misalkan kita beli Camry yang hybrid, kita dapat head unit yang sama kayak kita beli Amerika atau Eropa atau di Jepang ini baru berasa mahalnya. Tapi karena dia mobil tahun 2019 meskipun dia kelihatan modern dan bagus ya tetap aja tetap aja gimana dia belum ada Android Auto, Apple CarPlay dan semacamnya. Bahkan dia masih punya CD di bagian atas sini ya. Ada sanand audionya dan head unitnya ini kalau diganti tuh sayang karena dia ada e buat pengaturan hybridnya. Jadi kalau di home bentuknya kayak gini ya. Kita bisa pencet di sini buat ngelihat hybridnya seperti apa. Trip information, history clear, dan kawan-kawan. Kita back di sini ya. Nah, terus Bluetooth audionya kalau masuk ke menu dia bentuknya seperti ini ya. Ada apps ini bisa dihubungin sama Wii. Tapi ya seperti yang kalian tahu biasanya mobil seperti ini tuh enggak diurusin sama si Toyotanya. Jadi enggak di-update tuh aplikasinya ada apa aja segala macamnya. Dan kalau misalkan kalian cari di YouTube ada tutorialnya cara meng-upgrade dia itu jadi bisa support Android Auto sama Apple CarPlay. Nah, cuma itu pakai backdoor ya, bukan bawaan dari sananya. Dia juga ada mirror link-nya ya. Jadi bisa HP kita dimirror ke sini tu bisa tapi gua belum pernah coba. Audio bisa diatur dari sini ya, sound-nya, koneksinya dan kawan-kawannya. Nah, ada map. Ada enggak map-nya? Enggak nyala map-nya. Enggak ada. Apa mungkin karena enggak ada kartunya kali ya? Ini apps yang tadi yang gua bilang ini phone, ini buat channel sama TRK buat e skip sama previous. Dan kita bisa atur dari sini juga sebenarnya. Sama buat volume masih ada tombol-tombol di sini. Dan karena yang gua bilang tadi dia mobil dari tahun 2019, tombol-tombolnya masih banyak nih. Lihat tombol AC-nya lengkap di sini. Dan AC-nya itu dia tiga zone triple zone kiri, kanan, sama belakang itu bisa beda. Tapi sayangnya AC belakangnya itu enggak bisa kita atur dari sini. Jadi kita bisa aturnya dari tombol yang ada di armless. Nah, terus lihat desainnya nih. Set belok, cuy. Dan gua enggak tahu ya untuk varian facelift-nya yang sebelum yang ini itu jadi maksa loh. Headyaaruh di atas terus AC-nya di bawah ya jadi berantakan gitu. Yang ini menurut gua desain interiornya tuh yang paling cakep. Even yang generasi terbaru tuh yang udah berubah total interiornya, gua ngerasa ini tetap lebih cakep sih. Nah, seperti halnya Camry ya, build quality-nya sama bahannya pasti sudah pakai yang empuk-empuk. Di bagian sini tuh empuk-empuk, di sini juga empuk-empuk ya. Sama ini di bagian sini agak terasa sih kulitnya agak downgrade ya. Jadi kalau misalkan kita bandingin sama kulit buat kursi di sini sama bagian di sini itu terasa kulit di sini tuh agak kurang mahal ya. Cuma yang gua suka adalah di sini tuh kayak ada apa ya? Kayak ada panel silver bukan motif kayu sih. Apa ya? Silver garis-garis lah. Kalau difoto mungkin kelihatannya kurang ya pas kita lihat langsung. Ini keren. Gua suka bagian sininya. Dan ambiience light dia juga udah ada di sini tu ada biru-biru ya. Nah, laci di bagian bawah sini gede banget lacinya. Terus kita dapat laci bagian sini juga lumayan besar. Nah, ini lacinya lucu. Dia bukan pendingin ya. Jadi dia enggak ada lubang ventilasi udaranya. Tapi pas kita masukin tangan kita gitu ya, ada terasa dingin-dingin ya. Karena di sini ada saluran AC-nya. Nah, sama kursinya ada cooler seat-nya. Jadi kalau kita pencet kursinya nanti keluar udara gitu. Enak. Nah, setirnya yang gua suka dari mobil ini dibandingkan dengan Camry sebelumnya, dia sekarang lebih driver oriented ya. Jadi kalau kita duduk itu rasanya lebih pas, bisa turun banget ya. Transmisinya juga dipegang pas ya. Setirnya lebih sporty, speedometernya juga bagus ya. Gua suka sama desainnya. Meskipun enggak kayak mobil zaman sekarang yang full digital, tapi layar tengahnya itu gede dan ada head up display-nya. Jarang-jarang Toyota kayak gini ya. Ya, bisa dapat kayak gini cuma harus R miliar dulu ya. hampir R miliar ya. Dan di sebelah kanan ada tombol buat matiin stability control, buka bagasi, sama buka bensin. Nah, di bawahnya lagi ada laci ya, tapi lacinya gini aja. Terus kalau kita lihat door trim ya. Ya, ini gua bilang tadi bagian kulit-kulit sininya tuh agak terasa murah ya. Tapi yang bagian sini masih keras. Oke sih, enggak ada masalah. Kita juga dapat cup holder enggak terlalu gede, bisa masukin satu dan dua. Nah, kalau untuk tombol-tombol panel tuh mirip kayak punya Fortuner. Tapi untuk yang mobil ini karena dia adalah varian tinggi dari Camry, kita dapat memory seat satu sama dua. Kursinya enak karena dia sudah tnga, ya. Jadi, mobil Toyota kalau udah tngg itu rasanya beda gitu. Nah, ke bagian atas ada lampu, ada kaca. Nah, ini panel-panel buat buka belakang nih. Nah, sama kalau kita nyalain ini dia ikut nyala juga nih. Bagus. Sama ada lampu ke bawah nih kayak Honda gitu ya. Karena kayak Zenix gitu ya, dia aneh banget gitu. Dia punya tombol di sini tapi lampunya enggak nyala gitu. Jadi kita enggak tahu kita pencet yang mana tuh yang kepencet. Nah, di sini tuh ada sama dia sudah pakai elektrocromatik ya. Jadi bisa meredup otomatis kalau misalkan dikasih dari belakang. Cuman ini mobil meskipun kelihatannya canggih, modern ee dibandingkan dengan mobil 2025 ya tetap ini mobil terasa canggih dan modern sih. Tombol-tombolnya banyak gitu kan, fitur-fiturnya banyak enggak semuanya diatur dari touch screen. Cuman dia belum ada Toyota safety Sense. Jadi TSS-nya enggak ada. Jadi tombol-tombolnya dia mirip kayak Toyota yang baru ya. Yang sebelah kiri sini untuk speedometernya. audionya itu di bagian bawah kiri kanan dan sebelah kanan ya untuk cruise control. Nah, ada satu yang menurut gua annoying ya. Jadi dia belakang punya kering bisa dilipat buka gitu secara otomatis. Nah, cuman ngaturnya itu dari sini. Jadi kita masuk ke settings ya kan. Habis itu di sebelahnya HUD On ada tombol buat nah dia nutup belakang dan kalau misalkan kita mundur pencet R di sini ya dia otomatis ngebuka keren. Tapi tetap aja mau buka tutupnya repot. Harusnya di sini dikasih tombol kali ya sebelah stabil control karena di sini masih ada dua tombol yang kosong gitu. Nah, ada kamera mundurnya juga. Dan kamera mundurnya ini cenderung lebih bagus dibandingkan dengan Toyota-Toyota yang lain. Karena kamera mundurnya itu sepertinya bawaan dari Toyota Jepangnya ya, bukan dari Toyota Indonesia yang suka ditambah-tambahin sendiri gitu. Suka ngide kadang-kadang ya. Di sini ada colokan USB sama AUX ya. Di sini ada buat 12 volt. Dan ini kenapa ada yang pentingnya minyak wangi. Oke. Nah, ini bisa ditutup nih. Tuh. Kalau ditutup dia jadi apa namanya? Ee wireless charger ya. Cuman ya wireless chargernya wire charger Winnie ya. Gua enggak rekomendasiin sih buat dipakai. Yuk, sekarang kita ke belakang. Nah, sekarang di bagian belakang ya. Karena dia pilar C-nya itu ke belakang banget yang gua bilang tadi, kita dapat bagian belakang. Sebenarnya dibandingkan dengan model yang sebelumnya ya, enggak terlalu gede-gede amat dan kursinya itu enggak empuk-empuk banget gitu. Jadi mulai dari yang TNGA dia kursinya udah mulai agak keras kayak Eropa-eropaan. Nah, pas kita duduk masih khas Camry bisa nyender seperti ini ya. Jadi pas kita nyender itu benar-benar rebah sih untuk sebuah mobil sedan ya. Jadi bisa malas. Dan kalau misalkan menurut kita masih kurang. Nah di sini ada tombol. We dia ngebukanya tuh juga pelan-pelan gitu. Mewah rasanya ya. Ialah mobil seharga segini. Nah ini bisa kita atur nih sandarannya mau dimajuin seperti ini tuh. elektrik ya. Oke, mundurin lagi. Udah agak keset ya. Wah, ini kayaknya ini yang paling rebah nih ya. Yang paling rebahnya enak banget sih. Jadi ya itulah Camry mewah ya. Apalagi kalau yang tipe hybrid dia itu lebih mewah lagi ya seperti ini. Soalnya kalau yang tipe V itu enggak ada panel-panel seperti ini. Nah, di belakang sini kita juga bisa atur eh head unitnya ya. Jadi volume tune track-nya, foldernya, mode, power, termasuk temperatur AC juga bisa kita atur secara individual di sini. Tapi sayangnya dia enggak punya kursi pijat. Jadi kursinya ya cuma begini aja. Nah, di sebelah kanan ada ambiance light-nya di bagian sini ya. sama kita dapat sunsete. Dan udah sih cuma begini aja ya, enggak ada yang aneh-aneh. AC-nya ada dua di bagian belakang sini sama bisa buka tutup di bagian sini ya. Tapi dia tuh enggak bisa diatur seberapa kencang hembusannya. Dia cuma bisa ngatur temperaturnya aja. Nah, di bawah sini ada USB buat kita ngechas HP sama Nah, ini bisa kita pakai buat kalau misalnya kita butuh leg room atau headroom tambahan tinggal kita majuin aja seperti ini. Nah, terus juga kursi depannya ini selain kita bisa atur dari bagian samping sini ya. Nah, ini nih dia tuh ada bentar ini gimana caranya ya? Nah. bisa kita lipat. Jadi kalau kita jadi bos duduk di sebelah kiri itu kita bisa dapat pemandangan yang lebih jauh ke depan. Ya, kurang lebih seperti itu. Lucu ya. Kursi belakangnya juga kalau kalian perhatiin nih, lihat nih headr-nya itu ada kuping kiri kanannya kayak Alpard tapi dia enggak bisa ditekuk. Cuma begini aja bawahnya. Jadi kalau kita tidur agak jatuh gitu dia masih bisa nahan sedikit lah. Nah, ini lampunya di bagian sini LED dan dia ada kayak kristal kristalnya tapi enggak terasa mahal sih. Udah itu aja di belakang. Jadi namanya juga Camry ya. Meskipun depannya dibikin sesorty mungkin karena sudah pakai yang TNGA, belakangnya tetap masih rasanya sebuah sedan mewah. Oke, yuk let's go. Sekarang kita nyetir. Dan ini adalah bagian yang paling gua suka dari Camry terbaru. Nah, sekarang kita ada di balik kemudiangkan kalau misalkan kalian udah biasa bawa Camry lama ketemu Camry baru itu ada di balik kemudinya. Jadi Toyota tuh semenjak dia ngeluarin sasis TNGA ya itu langsung berubah total ya. Yang tadinya Toyota tuh kan boring ya, mobilnya tuh ya comfort oriented, rasa berkendaranya begitu di mobil ini langsung berubah ketika dia punya TNGA sama ketika ketika mereka Corolla baru ya dari yang sasis biasa sekarang jadi TNG itu kan rasanya berubah total. Di sini pun juga sama. Dan itu adalah hal baik buat kalian suka mengemudi ya. Karena handling dari mobil ini dan rasa berkendaranya itu jauh berbeda dengan Camry yang lama memang ya kalau kalian ngomongin Camry itu kan kenyamanan. Ini masih nyaman, masih empuk ya. Cuma kalau ngomongin suspensi yang nyaman ala-ala Bos gitu ya, Camry yang lama yang bukan generasi ini, itu masih lebih enak. ini masih terasa sasisnya kaku pas kita goyang begini tuh masih ada gitu loh. Tapi tetap cuningannya empuk gitu. Mau bagaimanapun ini adalah Camry. Dan yang gua suka adalah ketika di tol ini baru terasa mantap. Wes. Enggak cuma itu doang tuningan mesinnya dia mesihin pakai mesin yang sama 2.500 cc ya. Hybrid pula ya kan. Jadi hybridnya enggak seirit itu memang ya. Kalau dibandingin Zenix masih iritan Zenix lah. Karena ini kan 2500 cc cuma tuningannya ini beda. Ini kita lagi ada di mode apa nih? Eco atau apa? Eco normal sport kan. Di sini ada pilihannya. Ini kita dio kita gas itu mobil cepat loh naiknya wus gitu. Soalnya pas kita masuk ke normal itu rasanya kayak dilepas lah di Eco tuh masih ada ditahan-tahan dikit ya. Jadi tenaga mesinnya, tenaga motor listriknya itu kan kencang ya. Jadi ya terasa gitu beda banget sama Cry yang K sebelum. Bahkan cuningannya pun juga terasa beda gitu. Dia lebih cepat, lebih enak dan kalau kita pindahin ke sport, nah ini baru terasa lebih mantap karena mesin bensinnya dia akan cenderung nyala terus gitu. Lah kita pakai di eken irit-iritan kan. Nah, seboros-borosnya mobil ini kita pakai di macet-macetan atau semacamnya gitu ya, itu kita paling dapat 8 lit per1 km. Berapa tuh? Berapa tuh, FIF? 11 atau 13 lah. Dan kalau misalkan kita pakai luar kota jalan cenderung lancar, kita ke Jogja, ke Solo ya itu paling dapatnya berapa ya? Sekitar 116 at 18 lah. Mudah gitu dapatnya. Cuman dibandingkan dengan Zenix, Zenix kan terasa underpower ya. Ini sama sekali enggak terasa underper, kencang. Dan enggak cuma kencang, suara mesinnya pun juga enak pas dia lagi bunyi wung gitu. Wah, mantap ini mobil. Jadi kalau kalian suka nyetir ya, e misalkan kalian bupati gitu ya, J bupati lagi iseng. Ah, pengen bawa mobil sendiri. Ah, wah ini mobil bagus sih ya. Even kalian pernah nyobain Accord ya yang generasi sama kayak ini. Mesinnya 1500 cc turbo. Gua lebih suka Camry hybrid ke mana-mana ya. Lebih enak, lebih nyaman, features juga lebih banyak. Kolongnya menurut gua ini mobil masih berisik ya, tapi enggak seberisik Honda Accord. Tapi entah kenapa kalau suspensi kayaknya sama akord empukan accord malah. Iya enggak sih? Udah lupa. Udah lama juga gua enggak bawa akord. Tapi ini menurut gua masih ada keras-kerasnya gitu lah. Tapi di luar itu ini mobil enak sih ya. Gua kalau misalkan ya bukan bukan content creator gitu, bukan nge-YouTube kerjaannya. Emang orang biasa-biasa aja cuma dapat karir yang bagus. Mungkin Toyota Camry ini adalah mobil yang gua pilih sih karena ya itu nyaman, irit tapi F to drive juga kencang. Gas lagi ngeng. Tapi untung sih si Toyota itu dia ngasih hybridnya tuh 2500 cc. Kalau dia ngasih mesin 2000 cc hybrid ya gua rasa ini mobil enggak semyenangkan ini sih. Eh, gimana sih orang? Ada-ada aja kira. Gua rasa kalau dia enggak masukin yang 2500 ya. Eh, dia sama kayak Honda gitu. CRV-nya dikasih 2000 cc hybrid. 2000 cc hybrid tuh di 100 ke bawah itu lumayan zip gitu ya, kencang. Tapi ketika di atas 100 itu larinya enggak ada. Ini mobil gil di tol graagas banget gitu. Jadi mesin 2.500-nya Camry kan udah enak ya. Enggak bayangin ini 2500 cc-nya Camry ditambah mesin hybrid, mesin listrik. Jadi makin was-was deh. Dan dia punya baterai itu taruhnya di belakang. Jadi beberapa mobil hybrid itu kan baterainya kan di penumpang depan ya, biasanya di bawah kolong kita nih. Tapi sama dia ditaruhnya di jok belakang bukan di sini. Dan Camry Hybrid ini mobil yang cukup bundle karena di beberapa negara dijadiin taksi ya. Enak kan sih suspensinya? Kalau ngetes suspensi enak apa enggak di itu tuh sambungan kereta karena sambung keretanya agak ya agak gitulah. AC-nya dingin, audionya bagus ya. Ini tumben Toyota yang enggak terlalu banyak kita harus macam-macamin ya. Perdamannya juga udah oke. Jadi ini mobil udah enggak usah di apa-apain udah enak ya sebenarnya kita beli baru enggak perlu di-upgrade-upgrade dari sananya udah bagus. Dan sekarang kalau kalian cari second-nya, harganya tuh untuk yang tipe hybrid seperti ini 2019 ke atas itu di 400-an. E di bawah 400 biasanya kondisi kilometer tinggi ya. Kalau ini sih kilometer masih 17.000 tapi tidak dijual ya. Jadi buat teman-teman yang pengin Camry silakan berburu Camry karena di garasi gubernur lagi enggak ada. Tapi kalau pengin dicariin bisa kontak aja ke garasi gubernur nanti ya kita juga banyak teman-teman yang bisa nyari ya. termasuk Mas White juga bisa kita minta tolong. Nah, pertanyaannya pajaknya berapa gitu kan? Mobil hybrid pasti pajaknya mahal kan? Nah, sebenarnya bukan hybridnya sih, ini mobil harganya kan 1 M R00 jutaan. Nah, ternyata kalau misalkan pajaknya si Innova Zenix tipe Q itu R10 juta ya kan, maka Camry hybrid dengan harga R miliar atau lebih mahal hampir R00 juta dibandingkan dengan Zenic pajaknya Rp1.193. Nah, sama admin dan kawan-kawan jadi Rp1.685. Jadi ternyata tidak semahal itu. Gua penasaran kenapa Jenic Hit mahal banget ya? Iya loh. Jadi cuma beda sejuta dibandingkan dengan Zenix Hybrid. Masih oke loh. Karena Zenx Hybrid itu pajaknya udah R juta sekarang ya. Termasuk juga kalau kalian beli Pajero Sport Fortuner ya rata-rata 9 sampai R juta lah. Hah. Per tahun tuh keluar tuh. Jadi tetap ya kalau kalian pikir ah punya duit R00 juta nih beli Camry hybrid ah gitu kan. Udah udah masuk nih budgetnya nih. Tetap kalian harus bayar pajak yang lumayan mahal. Termasuk kalau kalian punya duit R00 juta pengen beli oh Alpart 2016-2 2017 kan udah mulai tuh harganya udah mulai Rp00 juta di bawah 500 sekarang gara-gara Denza keluar orang pada ke Denza Alp second-nya jadi banjir gitu nah itu pun juga sama kurang lebihnya pajaknya harganya masih R jutaan ke atas jadi kalau kalian beli mobil mewah jangan lupakan budget untuk perbaikannya eh pajaknya dan kawan-kawannya I enak ya ngayunnya ya Camry seperti gua bilang meskipun dia lebih keras ya terutama pas lagi jalan agak bergelombang kiri kanan tuh enggak sama ya tetap masih sebuah Camry masih empuk sama yang lucunya mobil ini ya dia tuh kan mobil mewahnya Toyota mau bagaimanapun juga fiturnya paling lengkap termasuk TPMS juga masih ada gitu nah lucunya adalah TPMS-nya biasanya kan mobil cuma ada empat ini dikasih lima jadi Ban serepnya itu ada tire pressure monitoring systemnya juga tuh ada belakang 205 kpa jarang-jarang gua nemu begini biasanya cuma empat ban doang enggak salah ban serep tapi di ban sererepnya juga ada ti pressure monitoring systemnya jadi kalau misalkan kita ganti ke salah satu b enggak usah pindah-pindah lagi tuhms-nya tuh udah langsung aja dipakai kenapa baru kepikiran sekarang, ya kenapa enggak semuanya begitu ya jadi tumben enggak pelit dan ngomong Mau ngomong enggak pelit juga udah auto wiper, auto headlamp ya. Kita juga dapat airbags ada tuuh termasuk yang ada di kaki. Dan untuk safety ratings-nya dia kan produk global ya. Jadi five star buat cap dan kawan-kawan sudah ada di mobil ini. Jadi ya bisa dibilang ini adalah Toyota yang berstandar internasional. Nah, mungkin buat teman-teman juga buat consideration kalau kalian pengen cari Toyota hybrid yang udah TNGA yang rasanya enak tapi kayak kegedean, coba cari Altis hybrid juga. Nah, karena Altis Hybrid itu ketika gua pertama kali test drive ya, gua nyobain e Epic Journey sama Om Fitra Om Mobi, pas gua coba tuh kayak menarik nih mobil ya. Kayak pernah masuk consideration untuk dibeli gitu, cuma enggak jadi. Kurang lebih kayak gitu sih. Tuh, buat audionya juga ada di layar ya. Enggak dikurang-kurangin loh, tetap kelihatan driving assist-nya. Nah, cuma pertanyaannya ada enggak ya modifikator-modifikator di sini yang bisa upgrade Camry biasa jadi Camry yang TSS gitu? Jadi si Kan harusnya berubahnya enggak banyak kan si panelnya dicopot ya kan ganti yang ada tombol buat ngatur jarak sama el keeping assist-nya. Habis itu sama di atas ini sama logonya itu diganti sama yang udah pakai radar gitu kan. kamera sama radar ditambahin sama ininya harusnya bisa sih dan enggak sulit ya, tapi bisa menjadi sulit kalau misalkan kita mesti ganti steering ra sama ee pengereman karena kalau dia udah punya TSS atau semacamnya bisa gerakin setir dia pasti elektronik power steeringnya lebih gede. Dan itu rahasia juga kenapa si Pajero Sport yang baru ya kan atau Mitsubishi itu kan rata-rata dia bisanya cuma buat adapti cruise control doang kan karena dia rem-nya udah mumpuni buat eh emergency breaking. Tapi si setirnya dia harus ganti satu sistem steering ra buat bisa ngikutin jalan gitu. Kalau misalkan steering ra-nya itu IPS-nya IPS kecil gitu kan, electronic power steering kecil nanti rasanya kayak Yaris Cross gitu. Yaris Cross kan L king assisnya tuh kayak orang mabuk kan enggak terlalu gitu kayak telat gitu karena dia motornya kecil dia jadi enggak bisa buat steady di tengah gitu enggak bisa ya ini ditambahin TSS sempurna sih nih cuma tahun 2019 itu emang belum terlalu zaman ya enggak kayak Mazda yang semuanya langsung dikasih even sampai ke Mazda yang Mazda 2. Hah, enggak ada bunyinya kan? Ya, itulah Toyota Camry Hybrid 2019. Buat teman-teman yang punya mobil ini, coba komen di bawah seperti apa rasanya ya. Dan bagaimana merawatnya juga coba komen di bawah Seranif. Sampai jumpa di vlog berikutnya. Bye bye.
