KIA EV4 mau dijual di Indonesia? (YouTube Video)
Kia EV4 ini bisa jadi mobil listrik dengan desain yang paling radikal di boot Kia GIAs 2025. Ini dia impresi pertama kita. [Musik] Kenapa desinnya paling radikal? Karena lihat nih, faceback banget. Jadi sebenarnya si Kiai V4 ini berada di si segmen dari segmen mobil listrik dan dia langsung berhadapan dengan Tesla Model 3 sehingga panjangnya mirip-mirip. Nah, sebenarnya kalau di Eropa sendiri dia ada bentuk yang hatchback-nya lebih bisa eh mata kita beradaptasi dengan yang hatchback. Sementara yang fastback ini perlu agak lama untuk beradaptasi dengan desainnya yang memang sedikit nyeleneh karena Kia EV4 ini tetap mempertahankan muka tiger face-nya lengkap dengan perlampuan full LED yang posisinya keluar banget ke samping kiri dan ke samping kanan. Agak ngeri emang kalau dibawa di Indonesia karena kalian tahu motor-motor pada mepet, mobil-mobil pada mepet. Kalau enggak mepet enggak bakal dikasih jalan. Ngeri-ngeri kalau ketabrak. Tapi walaupun begitu perlampuannya udah bagus, dia udahtor juga di bagian lampu utamanya dan banyak banget projektornya. Makanya dia enggak ada fog lamp di bagian bawah karena sudahtor di lampu utamanya. Dan sebelum kita bahas lebih dalam mengenai berapa kapasitas baterai EV4 ini, lalu berapa cepat dia ngecasnya, gua pengen bahas soal penamaannya atau nomenklaturnya. Jadi udah lengkap ya lineup mobil listrik Kia ada EV3, EV4 terus EV5, EV6 dan EV9 loncat. Tapi urutan peluncurannya enggak sesuai urutan nomenklaturnya karena yang pertama muncul adalah EV6. Yang kedua kalinya muncul itu adalah EV9. Yang ketiga itu adalah EV5, yang keempat EV3. Dan yang kelima barulah EV4. Nanti ke depannya bakal muncul EV2 yaitu inster atau Hyundai Casper yang dilistrikin diubah ke mukanya Kia. Kita tunggu aja mobil tersebut dan sekarang kita bahas soal baterainya. Jadi Kia I4 ini sudah dipasangkan colokan tipe CCS2 ya atau Type 2 untuk AC charging-nya dan memiliki kapasitas baterai dua pilihan. Ada yang standar range, ada yang long range. Kalau yang standar range itu dia kapasitas baterainya 58 kWh. Sementara kalau yang long range itu kapasitas baterainya 81 kWh. Untuk kecepatan pengecasannya kalau yang DC charging itu memakan waktu sekitar 30 menitan dari 10% ke 80%. Sementara kalau pakai yang AC charging 11 kW itu membutuhkan waktu sekitar 8,5 jam untuk baterainya ya, pengisian penuh. Lalu soal tenaganya, Kia EV4 ini mengeluarkan tenaga sebesar 2011 horsepow dengan torsi 284 Nm yang diantarkan ke roda depan. Jadi bukan penggerak roda belakang ataupun all wheel drive. Dan dengan kemampuan tersebut, Kia V4 dapat mencatatkan waktu 0 sampai 100 km/h dalam 7,4 detikan dengan top speed 170 km/h. Dan kita kembali lagi kepada desain fastback-nya. Oke, mungkin sebagian orang bakal ngelihat, eh ini kok futuristika agak nyeleneh ya. Tapi Kia E4 ini mencatatkan angka koefisien of drag yang paling kecil di Boot Kia saat ini dengan angka 0,27 koefisien of drag. Sehingga tentu pemakaian dayahnya jadi hemat banget. Terutama di bagian velegnya nih, desainnya udah aerodinamis, tetap futuristik, tapi memang sedikit kaku dengan warna dual ton dan profil ban 21550 lingkar 19 inci. Pakai ban dari Goodar. Keempat mata pasti udah disbrak. Dan sekarang kita masuk ke bagian interior. Lalu sebelum kita masuk ke bagian interiornya, gua pengin nunjukin kalau model handle pintunya itu model flash. Jadi kalau kita buka baru nongol, barulah kita bisa buka pintunya. Dan kalau kita buka ya pintu depan sebelah kiri itu kalian bisa lihat di bagian armrest dalam ada barcode yang mengarahkan kita ke situs sustainable material dari Kia. Karena untuk membuat interior yang minimalis tapi mewah ini, Kia memakai 10 bahan material daur ulang. Keren banget. Oke. Nah, sebelum kita masuk, kita disambut sama welcome seat yang bakal mundur di bagian driver seat-nya. Jadi memudahkan akses pengendara masuk ke dalam kabin. Tapi lumayan gelap ternyata ya. Coba kita buka. Tidak bisa. Oke. Tadi sunroof enggak bisa kita buka karena kita belum dapat kuncinya. Dan sekarang kita udah dapat kuncinya. Kalau kalian penasaran kayak EV9 dengan aksen putih batu ya. Tuh. Terus ini kunci fisiknya ketutup gitu rapi banget. Ini yang gua paling suka di Kia lini EV-nya. Kuncinya bagus banget, minimalis bisa kita pamerin nih. Oke, lanjut lagi bahas soal bagian interiornya yang tetap menganut desain interior yang minimalis, futuristis dengan aksen kursi yang mengingatkan gua sama kursi tahun-an. Kenapa? Karena motif garis-garis lurusnya nih kayak mobil balap tahun 0-an atau tahun 0-an kalau diwarnain coklat mungkin bakal lebih dapat kesan retro futuristiknya. Tapi memang bakal enggak senada sih sama bagian luarnya yang futuristik banget. Enggak ada neo-neo retronya sama sekali. Benar-benar kayak mobil yang baru keluar dari Cyberpunk. Lanjut lagi untuk artikulasi kursi pengendara ya. Dia udah elektrik, bisa naik turun, bisa reclining, bisa maju mundur, sama naikin support pahanya. Jadi banyak banget artikulasinya dengan dua memory seat ya. Lalu ada juga untuk pemanas setir dan heated sama ventilated seat untuk kursi baris kedua. Jadi penumpang pun dapat heated sama ventilated seat-nya. Sementara soal pengaturan setirnya lumayan berat untuk mengatur setirnya tapi kokoh rasanya dan bisa tilt juga teleskopik. Oke, untuk tuas transmisinya lagi-lagi mengikuti model EV dari Kia yang lain-lain. Dia ada di bagian kolom setir untuk tuas transmisi. Jadi, konsol tengahnya benar-benar lapang. Nah, di bagian kiri setirnya itu ya ada tombol untuk adaptive cruise control sama land keeping assist nih atau line centering assist nih. Jadi bisa ngejaga mobil di tengah-tengah marka jalan. Lalu ada juga tombol drive mode yang langsung di bagian setir. Uh, sporty banget. Lanjut lagi. Di bagian speedometer dan head unit menyatu ya, seperti kebanyakan mobil-mobil dari grup Hyundai dan juga Kia. Layarnya juga bagus. Animasinya kalau kita nyalain benar-benar mulus banget. Dan tombol fisiknya sebenarnya bukan tombol fisik-fisik banget, tapi ini capacitive touch tuh yang ada geter-geternya. Jadi kita enggak terlalu ngeraba untuk mengatur head unitnya. Dan untuk bagian tombol fisiknya bagian AC ada pengaturan climate control dual zone dan jadi lagi-lagi enggak perlu ngeraba. Lalu di bagian tengahnya ada tombol hazard dan colokan type C dua buah. Udah enggak ada lagi colokan USB type E. Jadi udah Genz banget nih mobil E dengan colokan 12 volt ya. Jadi kalian bisa masang aksesoris. Wireless charging ada di bagian konsol tengah bagian bawah dan ada hidden cup holder ya. Tuh bisa klipet disamarkan gitu ya. Di bagian konsol tengah ada ruangan yang terbuka untuk kalian taruh handbag, rem parkir. Lalu ada beberapa tombol di bagian konsol tengah ini yaitu ada tombol kamera 360 ya terus sama ada auto hold. Padahal rem parkirnya ada di bagian kanan sebelah setir. Lanjut lagi ada heal design control sama parking sensor. Semuanya di konsol tengah tombolnya. Dan ini sisanya tempat penyimpanan terbuka sama tertutup ya yang ditutup dengan amres dibalut kulit putih ini nih agak ngeri kalau misalkan dimainin sama anak kecil ya kalau kotor walaupun bisa di kaneboin. Lanjut lagi di bagian atas spion tengahnya udah auto diming. Keren banget walaupun tidak frameless tapi tipis nih kacanya. Dan di bagian atas lagi ada tombol sunroof perlampuan, ada tombol Kia Connect dan tombol SOS. Sisanya ini sunroof biasa aja, bukan panoramic sunroof karena enggak sampai ke baris kedua. Oke, sekarang kita masuk ke baris kedua dari Kia EV4 ini. Dan ternyata walaupun sebuah mobil listrik ya, tapi duduk di Kia I4 ini nyaman banget platformnya. Walaupun ada baterai di bagian bawah, dia enggak terlalu tinggi sehingga kakinya masih bisa ke-upport dengan baik. Enggak terlalu jongkok duduknya dengan posisi paha yang bisa ke-upport sama jok belakangnya. Ini posisi duduknya kayak duduk di kursi pantai. Hampir mirip kayak duduk di kursi pantai karena recliningnya sender banget. Terus headroom masih lega. Walaupun memang kalau misalkan yang tingginya 170 cm ke atas udah mulai terbatas dan L room-nya lega banget tuh. Ya ini posisi gua mengemudi. Walaupun memang gerak main kakinya dia enggak terlalu lega ya. Sementara karena dia penggerak roda depan juga dan mobil listrik ya. Jadi dia flat floor rata lantainya. Enggak ada tunneling apapun yang mengganggu pergerakan kaki sama sekali. Dan wah ini enak banget bisa tidur nih. Syuting masih pagi bisa ketiduran nih. Dah dah tidur dulu. Dan yang uniknya karena saking santainya penumpang bisa duduk di kursi baris kedua, Kia EV4 tersedia rileks mode dan juga teater mode. Jadi kita bisa duduk dengan santai di dalam mobil sambil menonton entertainment system di bagian depan ala-ala teater dengan sound system dari Harman Cardon berasa punya bioskop pribadi di mobil sebesar si segmen kelasnya ini. Lalu apa aja sih yang bisa kita mainin di baris keduanya ini? Armres simpel banget dan kokoh ya tuh enggak ngondoy. Tersedia dua buah cup holder di bagian amresnya. Terus untuk penumpang bagian tengah ya enggak dianak tiriin. Masih ada headr-nya dan seat belt tiga titik. Sementara untuk bagian depan ya, di bagian konsol tengah ada pengaturan arah AC. Ee cuma dual zone sayangnya untuk climate controlnya cuma bagian depan. Sementara yang belakang itu untuk mengatur arah semburan AC-nya aja. Lalu ada colokan type C di bagian kursi baris depan nih untuk penumpang belakangnya dan kantong seat pocket dua buah lengkap sama buat nyimpan aja nih tempat penyimpanan terbuka di bagian konsol tengah belakangnya. Oke, itu aja yang bisa kita mainin. Perlampuan LED dengan kaca yang sayangnya belum double glass ya untuk baris kedua. Padahal di baris depannya itu udah double glazing. Iya. Inilah kenapa kita bilangnya fastback bukan liftbag. Karena walaupun model fashback dia bagasinya enggak keangkat sampai ke kaca-kacanya. Dan bisa kalian lihat wih walaupun dia model fback tapi luas banget ya. Gua aja muat nih yang tingginya 164 cm. Tapi emang terbatas untuk akses masuknya. Jadi pembukaannya masih kecil sehingga kalau misalkan bawa koper-koper yang gede pun bisa nih muat. Tapi kalau barangnya udah penuh agak sedikit menyulitkan. Maaf ada barang orang tua ketinggalan. Oke bagasinya udah power back door jadi aman dan di bagian dalamnya ada akses. Kalau misalkan kalian keculik ya atau misalkan ada orang yang ketinggalan di bagian dalam secara tidak sengaja bisa dibuka dengan sangat mudah karena tombolnya enggak perlu dibuka-buka pakai obeng atau segala macam. enggak ketutup sama panel bagasinya sama sekali. Dan lagi-lagi karena desain fback dia enggak ada wiper sama sekali di bagian kaca belakangnya karena landai banget kacanya terus dia cuma ada devogernya aja. Oke, jadi gimana menurut kalian Kia EV4 ini? Apakah cocok untuk masuk ke Indonesia? Komentar aja. Jangan lupa subscribe dan lupa tekan loncengnya untuk mengutai video seru selanjutnya dari Autonet Max gua bagi Satrio. Dadah.
