KING IS BACK?! Review Sony WF-1000XM6 Indonesia (YouTube Video)
Here we go, setelah 2 1/2 tahun akhirnya Sony ngerilis update dari TWS flagship mereka ya dari XM5 ke XM6 ya WF1000X series-nya. Waktu kerasa yang lama banget ini ya untuk ngerilis produk baru di mana sekarang trennya itu kalau HP kan kayak tiap 6 bulan rilis baru ya. Jadi setelah 2 1/2 tahun gimana upgrade-nya? Nah gua udah pakai TWS ini kurang lebih beberapa minggu terakhir jadi langsung aja kita share review Best In Otak buat Sony WF1000X Mark 6. Ingat ya yang TWS itu WF kalau yang headphone itu WH. Ada di belakang ini. Let's go, wah. Oke, ini dia Sony WF1000X Mark 6 unit Indonesia ya Sony Indo. Box-nya sih kayaknya agak sedikit lebih gede. Ya, PT Sony Indonesia. Jadi dibuka di tengah ini. Tuh ada itunya ya, nah. 1000X series original blended material. Nah, ini dia guys. TWS-nya uh case-nya agak sedikit lebih gede ya. Dibandingin sebelumnya. Nah, pertama di dalam ada 3 ear tips ya. Ear tips-nya pun juga bukan ear tips tapi dia ini pakai bahan foam. Tuh memory foam jadi dia ngikutin telinga banget. Ya di satu sisi sih memang enak pakai ini karena bener-bener bikin seal yang jelas ya yang sesuai sama kuping kalian tapi di sisi lain kadang agak susah mungkin ya bersihin kotorannya. Extra small, small, large seperti yang dipakai di ear buds-nya itu yang medium. Kabel charging A to C ya dengan branding-annya Sony. Dan yang terakhir ada bukunya. Nah, di sini pakai aplikasi Sony Connect ya, tinggal download saja, tinggal di-scan QR. Dua dipasang, tiga di-pairing. Kita cek dulu ini isinya apa ya. Nah, isinya cuma manual doang ya, tinggal dibaca kalau diperlukan. Nah, ini dia. Uh. Bentuknya lumayan ya. Keren sih desainnya ngingetin gua sama speakernya Sony yang kemarin yang ada dua-dua bisa dicopot itu ya, gua pernah sempat coba itu, itu menarik juga. Ukurannya sedikit lebih besar ya. Dari segi case lebih tinggi, lebarnya sih bisa dibilang mirip-mirip. Baterainya sedikit lebih gede ya, 350, ini 330. Lebih gede sih tulisannya yang di XM5. Bagian belakang sama-sama ada tombol untuk pairing, jadi aman ya. Warnanya agak berbeda sedikit nih ini. Kalau yang versi XM5 dia lebih warm ya, kalau yang XM6 dia lebih cool gitu. Sekarang kita lihat ke bagian dalam, satu, dua. Nah, bisa lihat ya ukurannya sekarang agak sedikit lebih gede mungkin ya, tapi menurut gua kayaknya menarik dikarenakan sebelumnya XM5 kayaknya terlalu kecil gitu kan. Nah, nanti kita coba kayak gimana suaranya, kita tes dulu si XM6 ini. Let's go. Oke, fast forward, ini sudah semingguan lebih, harusnya gua bisa pakai ini lebih lama lagi cuma kemarin gua karena gua ke Samsung Unpacked dan gua ada trip sebelumnya gua tiga minggu enggak di studio, so ya. Kita fast forward, kita fast track saja, langsung kita bahas si XM6. Kita mulai dari desain ear buds-nya yang mana berbeda total dan menurut gua Sony kayak menemukan sweet spot baru nih buat desain TWS mereka. Kalau kalian ingat di XM4 waktu itu kan Sony membuat desainnya lumayan bulky ya karena kayak pertama kali menggunakan dual processor dalam TWS-nya. Jadi kelihatan banyak yang protes karena desainnya itu gede, bikin jadi mungkin enggak nyaman dan bulky gitu kan. Akhirnya di XM5 ya kita lihat Sony kayak ngerombak total desainnya jadi lebih kecil yang mana waktu itu memang gua mention yang ngebikin suaranya mungkin enggak se-powerful sebelumnya. Nah, di XM6 ini gua ngelihat ya secara desain ini jadi lebih pas ya, lebih secara ukuran lebih enak, bentuknya juga lebih ergonomik dan kelihatannya tuh kayak lebih cakep gitu. Keluar masuk case-nya juga gampang dan ini juga gua pakai di kuping enggak nonjol dan kayak lebih nyatu sama telinga. Dari segi kenyamanan juga gua pakai langsung 2 jam, 3 jam selama semingguan tuh enggak ada komplain ya. Gua nyaman-nyaman aja walaupun jujur gua kurang suka sama yang foam tapi ini sih menurut gua enggak nyakitin lah. Secara overall menurut gua desainnya dari case sampai ke earbuds ini improvement-nya positif banget. So, langsung gua pengen buktiin klaim Sony yang ngebilang kalau ini adalah TWS terbaik dari segi noise cancelling. Nah, jadi kebetulan di weekend kemarin gua ada trip keluar kota ada teman gua merit di Bali ya dan ya kita harus naik pesawat yang mana jadinya pas banget buat ngetestin dan kebetulan gua waktu itu bawa si XM6 ini sama ada AirPods Pro 3 yang menurut gua juga salah satu yang terbaiklah kalau ngomongin TWS noise cancelling saat ini. Dan setelah testing harus gua bilang yes, Sony XM6 ini punya noise cancelling yang lebih kedap dibandingin sama AirPods Pro 3 di kuping gua walaupun memang gua ngerasa kayak fokus noise cancelling-nya di frekuensi itu kayak agak sedikit beda yang di-cancel ya. Kalau AirPods Pro 3 ya dia tuh kayak fokusnya di low end sedangkan Sony itu kayak lebih menyeluruh gitu ya. Nah, jadi noise cancelling itu kan kalau secara teori dia itu gelombang suaranya itu berlawanan dengan gelombang suara yang masuk. Nah, kalau si AirPods Pro ini bisa dibilang dia kayak 95% lah. Nah, kalau si WF-XM6 ini gua harus bilang bisa 96-97% enggak jauh tapi memang keduanya menurut gua udah sama-sama kedap tapi Sony memang lebih kedap, lebih noise cancellation-nya itu lebih strong. Terus untuk ambient sound mode-nya juga itu tergolong natural buat gua, udah improve banget juga dibanding sebelumnya. Walau memang settingan di app-nya juga cukup banyak parameter yang mesti kalian custom, nanti kita bahas lebih detail pas kita ngomongin si fitur-fitur di aplikasinya. Karena next gua pengen bahas sound quality-nya yang menurut gua, ya ini tuh yang bikin gua kayak wah banget. Ini sesuatu yang gua udah lama enggak experience ya, karena jujur pas zamannya si XM5 gua itu challenging-nya adalah nyari settingan yang pas. Gua pernah share di video review gua soal TWS ini kalau kepala gua tuh sakit pas pakai TWS-nya ya, pas pakai si ear foam, si foam tips-nya. Akhirnya gua nyari ear tips yang silikon buat gantiin dan itu jadi bikin kepala gua enggak sakit lagi, tapi memang in a way bikin TWS-nya jadi enggak sama lagi gitu ya. Kayak dimodif gitulah, ibaratnya kayak bukan settingan pabrikannya Sony lagi gitu dan itu yang bikin gua akhirnya jarang pakai gitu. Nah, pas pakai XM6 ini langsung experience-nya keinget lagi gimana Sony itu it's all about sound quality. Suaranya enak banget, berasa kayak tebel ya sound stage-nya luas, space-nya tuh berasa gitu spacious. Gua tuh kayak bisa ikut joget gitu, ikut nikmatin lagu ya pas ngetesin lagu gitu kan karena seenak itu suaranya yang keluar gitu. Settingan EQ sendiri gua sedikit doang otak-atik ya, tapi kalau kalian mau yang bass heavy, yang nendang gitu kita bisa pakai settingan yang namanya hard keras gitu. Ada total lima settingan EQ yang bisa kalian pakai dan ada dua yang custom dan ini sekalian gua bahas lengkap settingan di aplikasinya dan ini custom-an EQ gua. Nah, untuk apps-nya sendiri sama kayak headphone yang kemarin ya Sony udah ganti ke app baru namanya Sound Connect, cuma isinya sebenarnya kurang lebih sama. Buat konekin kalian tinggal tekan aja tombol di case-nya dan kalau kalian pakai Android itu ada fitur fast pairing ya atau sama ke Windows PC juga bisa. Jadi ada pop up-nya kalian tinggal klik aja. Nah, gua share beberapa settingan penting yang bisa kalian lakuin. Mulai dari settingan noise cancelling dan ambient mode. ANC-nya itu cuma bisa setting on off aja ya. Kalau ambient mode itu bisa disetting levelnya. Kalau gua sendiri eh sekitaran 15 yang menurut gua ideal. 20 itu sebenarnya oke tapi agak kencang aja. Tapi bisa disetting automatic juga kalau kalian enggak mau ribet ya. Sebenarnya kalau gua sendiri ngerasa mode automatic-nya kadang masih kerasa kayak ambient masih kencang gitu. Ada mode off juga alias ya kayak kalian pakai earbuds standar aja. Terus ada listening mode bisa kalian pakai kalau kalian pengen bikin ala-ala kalian lagi dengerin background music di cafe gitu. Misalnya kalian lagi kerja itu jadi enggak kayak kalian ada suara di di sebelah kuping banget tapi ada kayak di belakang-belakang kayak gitu di ujung-ujung ruangan. Next TWS ini bisa connect ke dua device sekaligus dan itu bisa disetting juga dari aplikasinya. Jadi kalian mau connect ke yang mana misalnya kayak gua karena gua ada dua HP kadang gua pilih dua-duanya tapi kadang gua juga pakai HP sama laptop jadi gua pengennya connect-in-nya HP sama laptop. Jadi bisa di-adjust jadi convenient-lah super handy. Sisanya ini ada device setting juga nih yang banyak setting-nya kalian bisa otak-atik secara detail di sini. Dan gua paling highlight soal kontrol aja yang mana seperti biasa di TWS-nya Sony kiri sama kanan itu beda. Jadi mesti diingat gitu ya. Kalau kanan itu buat playback lagu play pause next rewind. Kalau yang kiri buat noise cancelling sama shortcut untuk aplikasi yang mana bisa dipakai kayak buat Spotify sama buat Apple Music. Terus kita bisa juga repeat tap. Di kiri itu volume down kalau di tap tap tap tap tap kalau di kanan volume up. Nah satu lagi kalau kalian pengen quick attention kayak fitur hardware-nya gitu ya bisa denger suara dari luar kalau ada orang ngomong gitu kita bisa tap and hold yang kiri nanti dia akan langsung aktifin eh kayak suara ambient-nya atau kita juga bisa aktifin si fitur speak to chat. Cuma memang menurut gua catatannya cuma satu kalau kita kayak itu speak to chat-nya suka aktif kayak gitu. Dan speak to chat-nya sendiri kan menurut gua kayak gua bilang sebelumnya dia masih ada momen untuk aktifin dulu kayak ada suaranya dan beberapa detik baru dia mati. Enggak kayak AirPods yang langsung aktif tanpa ada kayak tuding langsung kebuka aja gitu lebih natural gitu berasa nya. Oke cek cek 1 2 3, 1 2 3, tes tes tes. Ini dia untuk kualitas mikrofon dari Sony WF-1000XM4 ya, lewat WhatsApp call, direkam langsung dengan screen recorder. Jadi, kalian bisa dengar untuk kualitas suaranya kurang lebih kayak gini di kondisi yang enggak berisik. Sekarang gua coba putar kafe ambience yang cukup berisik. Yes, bisa kalian dengar di kondisi ambience yang berisik. Dan ini untuk kualitas suara dari mikrofon si Sony WF-1000XM4 ya ketika di kondisi berisik. Tapi yang gua belum bahas yaitu di baterai. Untuk ear per ear buds itu bisa 8 sampai 9 jam dengan noise cancelling dan total 30 jam untuk case nya dengan fast charging 3 menit untuk 1 jam playback dan juga kompatibel sama wireless charging. Sebagai pembanding, ini gua coba testing mikrofon dari AirPods Pro 3 ya. Ini dia untuk kualitas mikrofon dari Sony WF-1000XM4 ya, di kondisi ini masih enggak berisik. Kalian habis ini boleh langsung diputar, Nat. Sekarang gua coba putar kafe ambience yang cukup berisik. Oke, cek-cek 1 2 3, 1 2 3, tes tes tes. Ini untuk kualitas mikrofon dari AirPods Pro 3 di kondisi yang berisik ya. Yes, bisa kalian dengar di kondisi ambience yang berisik. Dan ini untuk kualitas kalian bisa dengar perbandingannya sama Sony WF-1000XM4, WF-1000XM4 nya ketika di kondisi berisik. Dan kira-kira kayak gimana kalau menurut kalian, mana yang lebih oke, silakan dikomen di bawah. Itu dia, sip. Oke, gimana ketika di-compare sama TWS lain? Nah, first of all kalau gua compare ke AirPods Pro 3, ya seperti yang gua bilang tadi, Sony punya keunggulan di bidang noise cancelling dan sound quality yang emang mantap banget sound quality nya. Tapi ada satu hal yang gua suka pakai di AirPods Pro yang enggak ada di Sony ini, yaitu adaptive mode. Yang mana itu bikin kuping kita tuh sebenarnya tujuannya biar kuping kita aman dan enggak terlalu kedap banget sampai kita kayak enggak bisa dengar sama sekali gitu. Nah, kalau dibandingin sama Bose, karena gue juga terakhir habis review Bose ya, menurut gue, Bose itu sekarang menangnya cuma di nyaman aja. Karena secara noise cancelling gitu ya, sudah dikejar sama Sony ataupun Apple. Dan secara sound quality ya, balik lagi Sony muah, mantap banget. Jadi, keseluruhan produk harus gue bilang Sony is so back dan gue bisa recommend banget kalau kalian memang yang suka sama sound quality, yang suka buat enjoy lagu, ya ini bisa gue bilang terbaik diantara TWS flagship saat ini. Dan memang keunggulan di sektor sound quality juga harus dibayar cukup mahal, yaitu di harga Rp 5.499.000. Naik Rp 1.000.000 dibandingin generasi sebelumnya. Jadi, bisa dibilang setara sekarang harganya sama Bose dan lebih mahal sekitar Rp 1.500.000 dibandingin sama AirPods Pro 3 ini dan Rp 2.000.000 dibandingin sama Samsung Buds 4 Pro yang baru gue bahas kemarin. Worth it enggaknya gue balikin lagi ke kalian, tapi menurut gue pribadi ya, kalau kalian punya kantong yang dalam, ya ini masih worth it ya, especially kalau kalian memang ngejar sound quality, ini enggak bakal ngecewain. So yes, guys, itu dia buat Sony WF-1000XM6. Dan ya, gimana pendapat kalian soal TWS ini? Langsung aja dikomen di bawah, kita ngobrol bareng di sana dan ya, jempol kalau kalian suka videonya dan subscribe ke Best In Otak. Enggak lupa hidupin notifnya juga karena kita sudah mau 800 ribu subscriber. Thank you so much guys for watching. Thank you so much for support. Nama gue Melvin. I'll see you guys on the next video. Ciao. Kita compare aja semua. Ya, Bose, Apple, Samsung, Sony. Komen di bawah.
