Jungkat

KOK BISA MOBIL SEMEWAH DAN SECANGGIH INI tapi Cuma Perlu Nambah Modal Sedikit dari Brio RS? (YouTube Video)

  • 14/11/2025

Ini adalah JK J5 [musik] EV SUV full electric compact. Peku yang harganya sangat-sangat menarik ya. Jadi biasanya kalau SUV EV Compact gini yang dimensi 4,3 4,4an itu harganya di atas R00 juta atau bahkan ada beberapa yang pricis-nya di atas Rp500 juta. Nah, si J5 EV ini yang varian atasnya aja itu harganya di bawah Rp300 juta dan yang varian bawahnya itu cukup jauh ya di bawah Rp300 juta. Benar-benar harga yang enggak masuk akal buat yang dia dapat. Bahkan kalau lihat dari eksteriornya aja itu kelihatan lebih mahal ya dibanding harga aslinya. Begitu juga fitur yang didapat dan safety-nya. Dan bahkan termasuk motor dan baterai yang didapat itu termasuk sangat gak masuk akal buat harga di bawah 300 juta. Nah, buat detailnya semak seulan dari JKJ J5 EV. Satu varian dan harga. Buat yang belum tahu, JQU ini adalah subbrand dari Cherry Group ya. yang ceri bilang lebih fokus ke kendaraan yang lebih premium. [musik] Brand Jaeku ini sendiri enggak ada di Cina ya dan hanya difokusin buat pasar ekspor aja. Salah satunya ya di Indonesia gini misalnya. [musik] JQ Indonesia sekarang sudah punya tiga lineup. Yang paling besar ada J8 atau J8 yang tersedia dalam opsi mesin bensin dan plugin hybrid. Di bawahnya ada J7 atau J7 yang tersedia dalam opsi mesin bensin dan plugin hybrid juga. [musik] Dan yang paling baru ini nih, J5 atau J5. Yang paling enggak sampai saat ini di Indonesia baru tersedia dalam pilihan BV [musik] aja atau full elektrik. Nah, J5V di sini ada dua varian standar yang waktu diperkenalkan harganya R249,9 juta dan premium yang harganya R299,9 [musik] juta. Kedua harga ini sama-sama harga khusus 1.000 pembeli pertama dan Jaeku sayangnya enggak bilang ya, setelah 1000 orang ini harganya bakal jadi berapa. Tapi mengingat cari grup biasanya, harganya harusnya sih gak bakal naik jauh ya. Dan buat patokan ini beberapa harga EV yang biasanya didapat di kisaran harga yang sama kayak J5 EV dan ini SUV EVV berdimensi mirip dan yang punya spek motor dan baterai enggak jauh beda dari J5. So, cukup ngertilah ya kenapa launchingnya J5V ini sempat bikin geger dunia otomotif Indonesia. Dua pilihan warna Ja5V ada empat pilihan [musik] warna. Putih pristin white, abu-abu kekereman ivory gry, hitam jet black, dan hijau forest green. Tiga, motor dan baterai. Di luar fitur dan dimensinya sebenarnya bagian ini sih yang bikin J5V jadi terasa sangat-sangat worth it. So, [musik] buat yang dari tadi belum nge, J5V ini mobil full elektrik ya. Dia pakai motor listrik di depan meski packaging-nya cukup keren ya. Di bawah kap depannya rapi gini ditutup-tutup dan [musik] ada bagasi depannya juga. Nah, ada beberapa titik yang bisa dibuka nih kayak di sini ada aki dan ada sekring. Di sini ada we, lubang aja ya. Di sini ada buat cairan wiper. Di sini [musik] cool dan di sini buat minyak rem. Anyway, motornya mau ambil varian standar atau premium sama-sama pakai motor bertenaga 207 HP atau 155 kW dengan torsi 288 Nm dan ini gila sih ya fix jadi mobil R50 juta terkencang dan dengan gap yang cukup jauh [musik] ya. sama mobil-mobil harga seginian lainnya. Jangankan sama mobil listrik lain jari harga gas gini, sama mobil listrik yang sedimensi yang harganya Rp00 jutaan pun masih bisa keep up ya. Spek [musik] motornya super nice. Dan karena tenaga dan torsinya cukup besar, klaim akselerasinya juga cukup puas ya 0 hingga 100 km/h dalam 7,3 detik. Kita belum bisa buktiin sih ya karena minime waktu kita sama mobil ini. [musik] Tapi nice sih ya. Ini transmisinya tentu direct dengan reduction gear yang kontrolnya pakai tuas di ujung kanan sini. Operasi tuasnya sambil injak pedal rem ya. Buat maju masukin ke D, dorong ke bawah yang jauh. Buat mundur masukin ke N, ke atasin yang jauh. Kalau mau ke N dari R ke bawahin sedikit. Dan kalau mau ke N dari D ke atasin sedikit. Kalau udah mau berhenti tinggal klik P [musik] aja. Oh, dan yang unik, J5 ini enggak mau masuk gigi D atau R ya kalau drivernya belum pakai seat belt. Not bad ya buat faktor [musik] safety yang lebih baik. Lanjut. Ada tiga mode berkendara yang bisa dipilih pakai tombol di sini atau langsung dari head unit [musik] ya. Ada eco, normal, dan sport. Dan masing-masing pas kita pilih ada suara dari head unitnya [musik] kayak gini nih. Eco mode, normal mode, sport mode. Tentunya dari generative breaking alias kalau kita [musik] lepas pedal gasnya, motornya bakal berkebalikan fungsi jadi generator dan bakal memelankan mobil sekaligus perlahan nge-charge baterainya. [musik] Ada tiga level yang bisa dipilih dari head unit dan nanti bakal ditunjukin di ujung instrumen clusternya gini. Baterainya di [musik] bawah mobil jenisnya LFV atau litium iron phosfate dan kapasitasnya 60,9 kWh. Nah, ini nih di saat mobil listrik R00 jutaan lainnya baterainya 30-an atau 40-an kWh J5 ini mau yang varian bawah atau varian atas sama-sama 60-an kWh. Gila enggak tuh? Dan JKU ngeklaim sekali nge-charge penuh J5V ini punya jarak tempuh hingga 461 km dari klaim NEDC. [musik] Ya, sama sih ya. Di instrumen clusternya juga ditunjukin angka 461 km waktu baterainya full. Charge-nya dari depan kanan sini [musik] tinggal tekan sininya dan cnya kebuka secara elektrik. Yes. Ditutupnya pun elektrik tuh ya yang artinya ini bisa kita operasiin dari head unit juga yang buka tutupnya. Mantap. [musik] AC charging-nya pakai port type tuh. Tapi Jau enggak bilang sih ya bisa sampai daya berapa kilwatt [musik] ya. Sedangkan buat dic charging atau fast charging-nya pakai port CCS2 dan mau varian rendah atau varian tinggi sama-sama bisa nerima daya maksimum hingga 130 kW [musik] dan Ja ngeklaim bisa charge dari 30 sampai 80% dalam waktu 28 [musik] menit ya. Nice. Di settings juga ada beberapa komponen yang bisa diubah dari F setir mau ikutin mode berkendara atau mau diatur sendiri, comfort buat lebih ringan dan sport [musik] buat lebih berat. Brake pitch control ini kalau diaktifin bakal bikin feel nose dive-nya berkurang alias moncong yang bakal terlalu nunduk pas kita lagi ngrem itu bakal berkurang ya bisa kita set ke low [musik] atau high dan kalau opsi brake sensation ini buat ganti-ganti rasa in remnya ya sekali lagi waktu kita sama J5 ini super super singkat ya jadi kita enggak [musik] bisa ngasih impresi berkendara yang banyak tapi emang dari suspensi steering bahkan feel throttle dan feel [musik] remnya J5 ini jelas kerasa improve banget ya dibanding Omoda I5 dulu ya yang [musik] seharusnya sih satu platform mereka dan meskipun JQ Indonesia enggak ngejelasin, tapi Jaqu Eropa ngejelasin ya kalau J5 VV ini udah dilakuin improve banyak banget dari J7 plugin hybrid-nya dari soal F setir, gas, rem, dan suspensi. Okelah ya, sesuatu yang sangat enggak kita expect buat [musik] mobil Rp300 juta gini. Apalagi suspensi belakangnya ternyata pakai multilink alias independent gini. Gila sih ya sangat-sangat jarang atau mungkin malah satu-satunya ya. Mobil di harga 2,5 sampai Rp300 juta yang pakai setup suspensi ini. Mantap ya. Semoga kita nanti bisa dapat unit testnya lah ya biar bisa ngasih impresi lebih lengkapnya. Tapi buat first impression speknya ini sih termasuk gak masuk akal ya yang didapat buat harganya. Empat, eksterior ala Range Rover. Sebenarnya di luar fiturnya yang paling Jeku banggain dari J5 ini justru tampilan luarnya ya. Mereka dengan bangganya nyebut J5 the real SUV. Alasannya, well, karena bentuknya yang mengotak menyerupai SUV beneran [musik] dibanding kebanyakan kompetitor di harga segitu yang bentuknya cenderung ke crossoverannya. Dan bentuk yang kelihatan kayak Range Rover Evox ini bukan kebetulan ya, karena Jaguar Land Rover masuk ke Cina itu dengan melakukan join venture [musik] dengan Cherry Group. So, orang-orang yang ngedesain banyak model Jau ini ya juga orang-orang yang sama yang ngedesain model-modelnya Land Rover atau kalau bahasanya Jau mereka mewarisi Land Rover Heritage. Meski ya kita kurang ngerti juga sih gimana copyright ini juga berlaku di luar Cina ya. Anyway, dimensi J5 lebih mirip SUV SUV EV [musik] Compact kayak BYD atau 3, Hyundai Kona EV, MGZV dan kalau SUV bensin bisalah ketemu sama Honda ARV, Hyundai kereta gitu-gitu. Oh, bahkan sama EVO beneran pun mirip ya dimensinya. [musik] Sedangkan sama EV yang harganya mirip kayak AT One, Citroon E3 atau Neta V2 itu otomatis J5 EV ini jauh lebih besar ukurannya. Detail desainnya depannya J5 ini kelihatan super clean karena desain yang kayak ketutup semua tanpa [musik] grill utama gini. Beda ya sama J5 bensin dan hybrid yang grillnya mirip-mirip sama J7 [musik] dan J8. Di yang EV ini juga kedua lampunya disambungin sama satu panel mika panjang yang dalamnya bertuliskan JQ. Lampunya sendiri simpel ya, satu projecttor di tengah yang kayak diapit sama panel vertikal yang bertuliskan LED tech di luar dan high tech di dalam. Bumpernya full bersih apalagi di yang warna hitam gini sampai bawah hitam semua warnanya. Tapi kalau di yang warna lain cukup kelihatan sih. Pembeda pemisah warnanya kayak gini tuh yang panel titik-titiknya sewarna body dengan logo BV-nya yang warna hitam. Begitu juga panel yang mengotak yang di kiri kanan itu sewarna body ya. yang di radiator grill tengahnya baru deh warna hitam gloss dan di baliknya ada active grill shutter ya yang tertutup di kebanyakan waktu dan bakal terbuka pas mobilnya butuh pendinginan lebih. Oh dan cup depannya berbentuk lamp shell gini ya yang nekuk dari ujung kiri sampai ujung kanan. Nice [musik] ya. Detail lampu depannya unik nih kalau di siang hari di arealnya dua garis horizontal ini dan lampu kecilnya sih di arealnya jadi meredup. Lampu besar dan lampu jauhnya dari projector LED yang sama dan lampu seninnya halogen. Nah, uniknya [musik] kalau di malam hari atau di tempat gelap, di arealnya emang masih si dua garis horizontal ini. Tapi kalau lampunya kita set ke lampu kecil, dia langsung nyalain projector LED-nya juga ya. Jadi pas kita cobain sih kalau di tempat gelap itu enggak bisa masukin ke lampu kecil kayak di siang hari. Hm. Sampingnya ini dia bentuk yang paling evok. Dan ini juga jadi pose favorit kita sih ya dari profilnya sini kayak di EV juga. Kaca di pilar C-nya J5V ini yang ukurannya hampir sebesar kaca-kaca di depannya juga itu ngasih efek mobil yang kelihatan lebih panjang dibanding dimensi sebenarnya. Tentunya karena atapnya agak menurun di belakang jadinya tetap dapat kesan yang slik juga. Ada cliding plastik dove tapi di sambungan bumper depan dan belakang dan di bawah pintu aja. Dia enggak sampai nyambung ke lingkar vendernya ya. Dan handle pintunya kudos to JK yang gak maksain J5 pakai handle pintu lipat juga [musik] kayaknya model entry level gini emang paling benar pakai handle standar gini aja ya yang kemungkinan mal function-nya minim. Velegnya model aero banget ya dengan warna dual tone ukurannya 18 inci yang sebenarnya sih termasuk gede buat di harga ini. Tapi emang kelihatan agak kecil di bodinya J5 yang mengotak ini dan ini dipakaiin ban 2355 R18. Detail lainnya ada Rof Ril yang modelnya terintegrasi gini. Spionnya pakai model yang bertengger di pilar A dan pilar B-nya dilapisin lapisan Dove gini [musik] ya. Oh dan speknya dari samping sini juga cukup oke ya. Ground clearance-nya 200 mm, approach angle-nya 20 derajat dan parure angle-nya [musik] 29,8 derajat. Not bad ya belakangnya yes, bagian ini juga kelihatan kayak EVO banget ya. Dan sekali lagi bisa dapat impresi desain ala mobil miliaran di harga sepert miliar gini jelas luar biasa spesial. [musik] Meskipun harus terima juga kalau dibilang copy cat sama beberapa pihak yang enggak suka ya. Enggak kayak depannya, kedua lampu kiri kanan belakangnya gak disambung panel mika, tapi pakai panel [musik] body color aja dengan emblem Jaiku. Dan lampunya sendiri luar biasa tipis ya dengan isi ketiga dimensian yang ada tulisan LED tchnology di pinggir luarnya ada spoiler kayak gini dan kita suka nih gimana Jaek nyembunyiin wiper belakangnya di balik spoiler. [musik] Sekali lagi kerasa spesial buat mobil seharga Rp300 juta gini dan di bagian bawahnya ada clading plastik hitam yang lebih besar gini. [musik] Jil lampu belakangnya full LED ya. Lampu malamnya LED dan ini jadi diarel juga ya. Jadi kalau kita jalan di siang hari dia bakal nyala juga. Lampu remnya LED yang sisi dalam jadi lebih terang dan ada high stop lamp LED. Lampu senin LED. Ada fog lamp LED di bawah tengah sini dan lampu mundurnya LED juga. Lima. Interior sederhana berkualitas. [musik] Dalamnya J5 ini bentuknya enggak aneh-aneh sih ya. Desainnya sebenarnya tipikal mobil Cina yang pakai garis horizontal dan dipotong head unit raksasa di tengahnya. [musik] Dan karena ini mobil kekotakan makanya garis horizontalnya straight banget. Lurus banget tu di dashboard. Dan termasuk di konsol tengahnya yang bentuknya kayak jembatan ini. [musik] Tapi buat mobil Rp300 juta kualitas yang didapat sih termasuk oke loh. Apalagi pemakaian bahannya. Dashboardnya yang paling atas ini empuk. Di bawahnya ada panel yang kalau intip lebih dekat ada motif ketiga dimensiannya. Bawahnya [musik] lagi masih ada bahan lapis kulit. Door trim depan yang paling atas aja soft touch. juga loh. [musik] Dan bahkan ada ambient light di dashboard dan di pintu depan yang bisa diganti dari pilihan 64 warna di head unit sini. [musik] Tapi emang panel piano black yang nyambung dari head unit sampai ke konsol tengahnya ini cenderung gampang lecet ya kalau kita lap-lap terus. [musik] Intinya mungkin kalau dibanding sama SUVV 4,3 4,4 metan lain kayak Atri, Hona EV, Ion Y Plus atau apapun deh yang harganya R00 jutaan, interiornya J5 ini enggak bisa dibilang spesial. [musik] Tapi buat mobil R00 juta apalagi R00 juta ke bawah ini sih sangat-sangat oke ya. Apalagi ada atap kaca panorama Crufin yang benar-benar gede banget. Nah, ini sih ya yang nambah kesan jauh lebih mahalnya. Dan Ju [musik] bilang juga ada 35 titik penyimpanan di seluruh kabinnya. Well, di depan sini emang kelihatan banyak lubang termasuk di balik head unitnya. Tapi emang enggak sampai kayak Gily EX5 [musik] sih ya yang punya penyimpanan pintar di balik jok belakang gitu. Lanjut. Jok depannya model supportnya cukup tinggi [musik] ya sampai ke pundak gitu dan di ujung bawahnya kayak ada support paha yang lebih panjangnya dan varian premium di lapis bahan kulit sintetis yang Ja bilang anti scratch ya jadi lebih aman buat bawa binatang peliharaan dan ada tubing biru plus jahitan birunya kayak gini [musik] unik sih ya dan ini jok belakangnya bentuknya enggak aneh-aneh sih tapi sama kayak depannya di bagian kiri kanannya kayak ada tambahan support paha yang lebih panjang juga [musik] headrnya ada di ketiga titiknya dan masih ada tubing plus jahitan biru juga di belakang sini setiranya model for box yang unik nih [musik] ya jahitan channel model double cross gini yang pakai warna biru juga dan panel bagian bawahnya unik tuh ya garis-garis gitu pintunya bentuknya enggak ada yang menonjol sih tapi kayak yang tadi kita bilang di depan sini paling atasnya soft touch [musik] ya bahannya nice lah bawahnya ada panel yang kayak kayu dove gini dan tengahnya lagi masih lapis kulit besar yang ada jahitan birunya nice ya dan di sandaran tangannya juga dilapis kulit baru di bawahnya plastik pintu belakangnya jauh lebih polos ya atasnya plastik keras dan yang tengah ini juga polos plastik aja yang [musik] empuk cuma yang di sandaran tangannya ya yang di lapis kulit detail yang di Dalam lampu kabinnya. Di depan ada LED dua, tapi nyalanya cuma bisa bareng ya. Di belakang LED juga di kiri kanan gini. Pedal gasnya pakai model yang organ pedal gini nempel ke lantai. Pegangan tangan plafonnya di depan cuma ada di sisi penumpang depan aja. Yang driver enggak ada. Yang belakang kiri kanan juga masih model lipat. Sedangkan gantungan bajunya terpisah ya. Di kiri kanan sama-sama ada di pilar B-nya. Sunvisernya di kiri dan kanan sama-sama ada kartul di dalam dan ada kaca misalnya ditutup buka dan ada lampu LED-nya. Spion tengahnya modelnya day and night manual. Kalau silau [musik] tinggal dicetekin aja dan ada ventilasi AC tambahan di belakang sini. Tapi gimana rasa duduk di dalam kabinnya? Enam. Konfigurasi J buat masuk ke depan. Pintunya termasuk berat banget [musik] ya. Nice sih ini masih jarang ya mobil Rp300 juta feel pintunya sesolid ini. Bukannya termasuk lebar dan yang kita suka pintunya ini nge-cover sampai bagian paling bawah ya. Jadi misalnya bagian luarnya karena cipratan jadi kotor. Bagian dalam mesin ini bakal terlindungi. Jadi kaki kita enggak bakal kepeperan. Nice ya. Oke, posisi duduk by default kita termasuk cukup tinggi. F commanding SUV-nya dapatlah ini ya. Ya, menurut kita sih support pahanya masih kurang oke ya. Paha kita masih sedikit ngangkat meskipun ada support tambahan ini. Tapi ini lebih baiklah dibanding Bingo, Neta V2 atau mobil listrik apalah yang kalian sebut di harga [musik] segini. Ini udah hampir menyerupai crossover compact bermesin bensin meski belum sebaik mereka ya. Visibilitas ke depan oke banget karena bentuk kapnya mengotak jadi patokan ke ujung depannya jelas banget [musik] ya. Dan dashboard ini cukup rendah jadi sama sekali enggak ngalangin pandangan ke depan. Sedangkan ke sampingnya biasa aja ya, kacanya cukup kecil dan spionnya juga masih di pilar A. Pengaturan joknya yang varian premium elektriknya yang driver elektrik 6 arah slide bisa dinaik turunin ketinggian bagian belakangnya aja dan bisa recline. Jadi enggak [musik] bisa tilt bagian depannya ya. Dan yang penumpang depan varian premium elektrik 4 arah slide dan recline aja. Nice enggak tuh? Mobil Rp300 juta bisa elektrik kedua jok depannya ya kan. Nah bentuk joknya sih menurut kita sedikit kurang ergonomis ya. Enak sih atasnya tinggi banget jadi punda kita ketopang full. Tapi lekukannya sedikit kurang pas aja sama lekukan badan kita. Meski sekali lagi buat mobil Rp300 juta ini masih sangat sangat sangat wajar ya dan malah lebih enak dibanding mayoritas mobil harga segini. Headrnya hanya bisa naik turun aja enggak bisa maju mundur. Menurut kita sedikit kurang maju sih posisinya. Jadi kepala kita masih agak mundur kalau mau sandaran sambil nyetir tapi enggak sampai ngedangak ya. Jadi masih cukup okelah. Ruang kepala aman banget. Dan karena ada atap kaca raksasa di atas jadi ngelihat ke atas dapat V leganya. Ya buat sandaran tangan di tengah dilapis kulit gini jadi empuk. [musik] Ini gak bisa digeser maju mundur, tapi emang udah panjang. Jadi tangan kita bisa banget kalau pengen sandaran sambil pegang setir gini. Dan yang di pintu juga diilapis kulit. Jadi empuk juga ya sandaran tangannya. Seat belt-nya bisa diatur naik turun. Setirnya selain tilt bisa teleskopik juga. Dan ini [musik] jaraknya jauh banget yang dari dashboard. Nice lah. Dan buat sandaran kaki kiri driver ada gundukan dan ada pet karetnya yang ada motifnya gini. Sekarang kita ke belakang. [musik] Pintu belakangnya kerasa lebih ringan dibanding depannya. Tapi ini masih termasuk cukup berat juga lah ya buat mobil Rp300 juta. Bukanya standar aja enggak terlalu lebar dan karena atapnya turunnya enggak terlalu banyak, jadi kita masuknya pun masih gampang ya. Kepalanya enggak perlu nunduk-nunduk. Posisi duduk di belakang sini lebih tinggi dibanding di depannya. Nah, tapi emang jarak dari lantai ke joknya menurut kita agak kurang jauh ya. Sebenarnya sih udah ditambahin ekstensi gini sama Jaek ya supaya bisa nopang paha kita lebih baik. Tapi paha kita masih sedikit naik nih dan masih cukup kerasa pegalnya ya. Kelihatannya sih pegalnya ini juga karena ada gundukan di lantai tempat kaki kita bersandar ya. Jadi beban kita masih cukup kerasa dan bikin kaki kita lebih pegel. [musik] Agak kayak di tigor cross lah ya rasa duduknya. Mungkin buat yang tinggi di bawah 165 cm enggak masalah. Tapi di atas itu bakal pegal sih ya kalau mau jalan jauh. Jok ini enggak bisa digeser maju mundur tapi ruang kakinya termasuk sangat aman ya. Enggak sampai super luas sih tapi amanlah minimal enggak bakal ngerasa kesempitan buat mobil 4,3 man gini. Ruang gerak sepatunya agak sempit kalau jok depannya dibuat paling turun. Gak sampai kejepit tapi ya gak lega aja ya. Headrnya adjustable di ketiga [musik] sisinya. Jadi kita bisa bersandar lebih rileks gini. Nah, tapi emang sudut terbahannya enggak bisa diubah ya. Termasuk agak tegak sih ini mirip-mirip di tigros. Ruang kepalanya [musik] sangat taman ya. Bahkan di atas kita persis itu langsung ke aca nih. Jadi nengok atas berasa banget leganya. Nice lah. Buat sandaran tangan di pintu di lapis kulit jadi empuk. Dan yang di tengah sini dapat arm lipat gini ya. Meski menurut kita agak kerendahan sih [musik] ya posisinya. Oke kalau mau duduk bertiga kenapa ke tengahnya? Kaki kita perlu agak ngelipat dan di tengah sini kaki kita masih bisa sih standby di tengah karena gundukan lantai tengahnya rendah banget ya tapi pasti lebih enak kalau ke kiri kanan gini. Nah, dudukan jok tengahnya cuma beda tinggi sedikit nih sama kiri kanannya dan masih cukup empuk juga. Tapi emang sandaran punggung kita ini jauh lebih maju dan lebih keras dibanding kiri kanannya ya. Karena ada headr jadi kepala kita enggak bakal ngedang kalau sandaran. Dan headroom di tengah sini pun masih aman juga. Dan ini literally di bawah kaca ya kepala kita. Jadi V legegahnya lebih dapat lagi [musik] dan seat belt di tengah sini tiga titik ya. Tujuh fitur berlimpah. Oke, sebenarnya buat sebuah mobil listrik Cina baru fiturnya JQ J5 TV ini enggak spesial-spesial [musik] banget sih ya. Tapi buat sebuah mobil listrik Rp300 juta bisa dibilang J5V ini jadi mobil dengan fitur terbanyak. [musik] Kita detailin yang varian premium ini ya. Buat nge-charge dulu. Di depan sini ada wireless charger [musik] yang HP-nya si kompatible. Tinggal taruh aja dan nanti bakal kecharge. Dan buat HP Android yang kompatibel, dia bisa charge hingga daya 50 wat dan ada lubang pendinginnya juga tuh [musik] ya. Nice lah. Di bawah konsol tengah sini juga ada satu powerlet 12 volt, dua USB port, satu type C dan satu type A. Di balik spion tengah ada satu USB port type A. Ini biasanya kepakai [musik] buat colok dashcam ya. Di baris kedua ada satu lagi USB port type A dan di bagasi ada satu lagi power outlet. Nice ya. Yang sebelum ini kita jelasin varian premium jok drivernya elektrik dan jok penumpang depannya juga elektrik. Dan varian premium juga dapat bagasi elektrik. Gila enggak tuh bagasi elektrik buat mobil Rp300 juta. Yang gila lagi buat mobil harga segini atap kaca alias panoramic roof. Dan ini gede banget ya. Luasnya 1,45 m² dan dapat anti UUV hingga 99,1% supaya sinar matahari yang tembus enggak nyakitin kulit kita. dan ada sunshet-nya elektrik ya yang buka tutupnya masih ada tombol fisikalnya di depan sini atau bisa juga dioperasiin lebih presisi dari head unit [musik] sini ya kacanya enggak bisa dibuka tapi kayak yang kita selalu bilang di Indonesia kayaknya lebih cocok sama yang kacanya enggak bisa dibuka gini ya lanjut kedua jok depan dapat pendingin jok alias ventilated seat masing-masing tiga level ya yang aktifinnya dari head units [musik] ini gila sih ya kayak aja 10 tahun lalu fitur gini paling murah adanya di Lexus R miliaran sekarang di mobil Rp300 juta aja bisa dapat loh lampunya otomatis pakai knock fisikal ini di [musik] sebelah kanan dan ada pengaturan ketinggian soran lampunya dari head unit sini ya. Wipernya otomatis juga nice dan sensitivitasnya aturnya dari head unit sini. Jendelanya keempat-empatnya auto up [musik] down dan ini enggak kayak mobil Cina yang biasanya kan cetekan tombolnya cuma ada satu level gitu. Ini proper dua level ya. Jadi kalau mau full turunin ke bawahin yang lebih jauh dan kalau mau full [musik] naikin ke atasin yang lebih jauh dan bahkan jendela depannya aja double glass gini sesuatu yang biasanya ditemuin di mobil premium ini di mobil Rp300 juta. Gila-gila bakal bikin kabinnya jadi kerasa jauh lebih kedap ya. Mantap. AC-nya dual zone auto climate control alias suhu kiri dan kanan depan bisa dibeda-bedain. Aturnya emang dari layar head unit sini [musik] sayangnya. Tapi paling enggak dia selalu standby di bawah sih ya. Kecuali kalau lagi Apple CarPlay dan Android Auto itu perlu kita swipe up sedikit dari bawah dulu buat munculin menu AC-nya. Nah, buat atur cepat suhunya bisa klik tanda panah yang kecil ini atau kalau susah tinggal klik angkanya dan nanti keluar slider di atasnya baru deh kita slide- slide gini ya. Kalau yang kipas diklik dia keluar full menunya ya. Suhu paling dinginnya 15 derajat celcius dan paling panasnya 30,5 derajat. Ada buat arein angin ke kaki dan ke atas dan ada di froster kaca depan dan di foger kaca belakang [musik] juga. Ada mode kayak rapid cooling juga buat bikin langsung ke paling dingin, rapid warming buat bikin ke paling panas dan intelligent deodorization buat bikin optimal [musik] hilangin bau. Dan ada yang manual juga ya, deodorization mode ini. Nah, AC-nya juga ada settings buat set auto di [musik] fogging yang bisa otomatis nyalain di foger belakang kalau dibutuhkan. Auto cabin air cleaning yang bakal nyalain kipasnya beberapa saat setelah mobil dimatiin dan dikunci [musik] buat mencegah pertumbuhan jamur di jalur AC-nya. Auto cabin ventilation buat otomatis buka sirkulasi setelah nyetir beberapa saat. dan mode AC autonya bisa diset juga mau secepat apa bekerja otomatisnya. Dan di belakang juga dapat ventilasi AC tambahan. Ini buat atur naik turunnya barengan tapi kiri kanannya bisa dipisah ya tentunya buat kontrol anginnya ikut dari depannya. Lanjut ini remote kuncinya agak beda ya sama remote-ya J7 dan J8 yang kalau mereka kan mirip sama mobil-mobil cherry [musik] lainnya. Tapi tombolnya sih sama ya ada unlock, buka bagasi, lock, dan remote start. Nah, J5V ini enggak ada passif keyless entry yang metode konvensional. Jadi kalau mobilnya kita kunci, kita gak bisa grab handle pintunya atau klik tombol apa-apa di handle pintu ya. Karena dia gak ada tuh. Jadi mesti klik tombol unlock di remote-nya buat buka dan klik lock lagi buat tutup lagi. Tapi kalau dari head unitnya kita aktifin yang ini, nah dia bakal aktifin lock dan approach unlock. [musik] Jadi kalau kita dekatin mobil ya sambil bawa remote kuncinya, pertama mobilnya bakal nyalain lampu dan buka spion dulu buat sambut [musik] kita. Dan pas sudah dekat banget kunci mobilnya bakal kebuka sendiri. Nice ya. Dan kalau kita jauhin lagi, mobilnya juga bakal kekunci sendiri lagi dan spionnya [musik] juga bakal kelipat lagi. Okelah. Dan buat lipat spion pun masih dikasih tombol fisikal ini. Termasuk buat atur arah spionnya juga masih ada ya. [musik] Buat nyalain mobil cukup buka kunci mobil aja dan buka pintu driver sistem mobilnya bakal langsung nyala. Dan kalau mau langsung jalan tinggal incek pedal rem-nya aja. Tapi kayak yang tadi kita bilang dia baru hanya bisa masuki gigi D atau R kalau drivernya udah pakai seat beltnya. Sedangkan buat matiin mobilnya kita keluar dari mobil dan kunci mobilnya. Nanti dia [musik] bakal langsung mati. atau kalau mau matiin mobilnya tanpa perlu ngunci, bisa juga dari quick control-nya head units ini ya. Lanjut. Remote kunci ini juga bisa dipakai buat buka semua jendelanya dari luar kalau tekan dan tahan tombol unlocknya. [musik] Dan bisa dipakai buat tutup lagi kalau kita klik tombol kuncinya. Dan ada remote start juga. Jadi kalau mobilnya kekunci terus kita klik dan tahan tombol paling bawah ini nanti AC mobilnya bakal nyala. Jadi pas kita sampai ke dalam mobil kabinnya bakal langsung adem duluan ya. Nice lah. Rem parkirnya elektrik matin nyalainnya [musik] bisa dari head unit sini atau dia otomatis ya. Jadi bakal mati sendiri kalau kita masuk ke gigi D atau R dan bakal aktif sendiri kalau kita masuk ke gigi P. [musik] Dan ada auto hold yang otomatis nahan rem mobilnya pas kita berhenti. Ini juga dari head unit ya matinya [musik] lainnya. Di setirnya yang sebelah kanan ada tombol volume dan track, voice command dan set trip meter. Dan yang sebelah kiri ada tombol buat cruise [musik] control dan lane centering, speed limiter dan tombol favorit. Ini yang bisa kita set dari head unit ya. Mau buat buka settings, ganti source audio, atau buka kamera 360 derajatnya. Tapi sayang aja tombol-tombol di setir [musik] ini hitam gloss gini ya. Yang udah pasti bakal ninggalin banyak bercak jari tiap kita klik sesuatu. Nah, yang menurut kita agak kurang instrumen clusternya. Ini layar LCD 8 inci tapi LCD basic banget sih ya. Yang biru-biru di kiri kanan itu statis enggak bisa bergerak. Jadinya indikator seberapa kuat kita ngegas dan regen breaking-nya itu dikasih lihat dari yang persen power di kiri atas itu. [musik] Odometer yang di kiri itu juga gak bisa diganti-ganti. Paling yang bisa diganti si mode bergeneranya ini, indikator gigi dan indikatornya yang ada di paling atas kanan itu ya. So, emang basic banget sampai kalau kita klik tombol setir ini yang biasanya buat ganti informasi di mid yang keganti di head unitnya. Ya, sebenarnya sih J5 yang varian lebih mahal di luar negeri itu dapat instrumen cluster yang lebih proper. Tapi sekali lagi buat mobil Rp300 juta yang sudah dapat fitur banyak tadi, ini menurut kita [musik] sih masih enggak apa-ap lah ya. Varian premium juga dapat speaker. Tapi sound system basic banget sih. Ini enggak premium. Empat di depan dan empat di belakang [musik] dan output suaranya juga basic banget menurut kita. Enggak sebaik kebanyakan mobil Rp300 juta meskipun ini ada delan speaker. Sekali lagi ini karena di luar negeri ada J5 dengan versi yang lebih tinggi yang pakai sound system [musik] Sony. Mungkin di varian itu baru lebih oke ya suaranya. Oh dan buat yang bingung tombol central lock ada di tengah-tengah sini dekat hazard dan tombol buat ganti mode berkendara. Dan sebenarnya J5 ini punya fitur internet connected atau IOV [musik] yang artinya kita bisa pantau dan kontrol beberapa fungsi mobilnya pakai HP kita selama terkoneksi dengan internet. Tapi pas kita videoin ini kita belum dapat aksesnya ya. Dan terakhir head unitnya. Varian premium ini dapat layar 13,2 inci vertikal dengan resolusi [musik] full HD. Oke, ini interface utamanya dan kalau kita swipe kiri kanan, dia bakal pindah-pindah ke list aplikasi dan menu utama tuh ya. Di paling bawah ada shortcut perasehan settings, dan home. Kalau swipe down dari atas kanan bakal masuk notification center. Dan kalau swipe down dari atas kiri bakal [musik] buka quick control. Ingat, jadi beda nih ya kalau kita swipe down dari kanan dan kiri munculnya. Di quick control sini ada buat atur brightness dan volume, buat mati nyalain auto hold, rem parkir elektrik, mati nyalain stability control, heal desain control, matiin mobil, matiin layar, buka kamera 360, mati nyalain sensor parkir, mati nyalain lane departure, [musik] set sensitivitas wiper, buka tutup cup charging, dan ada beberapa lagi yang bisa kita tambahin ke opsi quick control-nya ini ya di customnya. Lanjut, ada gesture yang cukup membantu juga kayak pinch lima jari gini bakal selalu balik ke home. Swipe ke kanan dari sebelah kiri sini buat [musik] back dan swipe up dari bawah buat buka conttrol AC. Oke, lanjut. Di layar utama [musik] ini yang ada beberapa widget. Kalau widget driver resistance ini kita klik, dia bakal muncul gede tuh ya di tengah-tengahnya. Nah, ini kalau kita masuk gigi D, dia bakal jadi layar adas nih yang nunjukin adas-adas yang aktif, peringatan-peringatannya dan mobil-mobil di sekitar kita juga bakal muncul. Di sini ada widget Bluetooth juga dan paling kanan widget yang gantiin mid tadi simpel ya. Ini bisa kita swipe up down kayak biasa buat Nut PMS. Konsumsi energi dan kecepatan rata-rata dari mobil nyala, kecepatan rata-rata dan trimmer meter yang bisa direset manual dan status buka pintu. Atau bisa klik tombol yang di setir kanan sini ya buat naik turunin menu ini. Ada wireless Apple CarPlay dan wireless Android Auto. Jadi kita bisa sambungin HP atau Android kita tanpa kabel dan nanti munculin interface familiar gini yang bisa pakai aplikasi kayak Apple Music, Spotify, Google Maps, Waze, dan lain-lainnya. Aplikasi lainnya ada musik buat muter media dari Bluetooth, radio, USB, [musik] dan local hard disk. Ada teleponi, bisa buka galeri buat lihat foto dan video juga. Ada manual elektronik dari mobilnya. Dan karaoke mixer ini buat [musik] karaokean di mobil, tapi dia harus pakai aksesoris spik tambahannya. Oke, sekarang settings-nya banyak nih ya yang bisa diakses dari shortcut di bawah kanan sini juga. Pertama, submenu quick control. Ini ada buat kunci dan buka kunci [musik] mobil. Buka tutup bagasi elektriknya dan kunci jendela. Buka sunchet juga bisa dari sini ya. Kemudi berkendara juga bisa. Ada buat mati nyalain approach unlock dan walkway lock. dan bagasi elektrik yang otomatis kebuka kalau didekatin. Mati nyalain follow me home, mati nyalain auto high beam welcome lights dan buat atur ketinggian [musik] sorotan lampu. Submenu new energy ada energy flow bisa atur limit charging sampai berapa persen. Aktifin [musik] V2L, set kalau colok kabel charger bakal kekunci atau enggak, set level regenerative braking atau range yang ditampilin mau sesuai range TC-nya atau dynamic [musik] yang bakal berubah sesuai geri kendara kita. Dan ada battery temperature protection juga buat jaga temperatur baterai mobil di tempat yang ekstrem panas atau ekstrem dingin gitu. Submenu vehicle settings ada buat set tombol favorit di setir kiri tadi. Buat apa? Ada buat set ketinggian buka bagasi maksimal, set sensitivitas wiper. Wiper service mode ini buat naikin posisi wiper in case mau ganti karetnya. Easy move mode buat parkir paralel. Jadi kalau mau ninggalin mobilnya dan tetap bisa didorong-dorong pakai yang ini ya. Ada buat kalau kunci mobil cuma kedip doang atau bunyi bip-bipnya juga. Auto lock pas sudah jalan mati nyalan wireless charger. Dan peringatan, seandainya HP kita ketinggalan di wireless chargernya pas kita mau keluar mobil drive mode memory ini bakal ninggalin mode berkendara di yang terakhir kita pilih. Bisa set membuat setir disesuaikan sama mode berkendara atau pilih sendiri mati nyalain brake pitch control buat pengereman yang lebih nyaman. Fel pedal remnya bisa diganti resetm dan mati nyalain spion lipat otomatisnya. SP New Driver Assistance ini buat atur semua fitur adasnya yang bakal kita jelasin di nomor setelah ini. Smenu ambient light buat atur segala perambient light-an di dalam kabin. Submenu Bluetooth. Submenu sound buat atur persuaraan. Termasuk speed compensated volume yang bikin suaranya otomatis makin keras kalau kita jalannya makin kencang. Dan sebaliknya sampai new voice buat atur perintah suara. Sampai new display buat atur yang berhubungan sama layar. Termasuk screen cleaning [musik] yang kalau kita klik kita bakal masuk ke layar gelap ini yang bisa kita pakai buat lap-lap layarnya [musik] dulu ya. Kalau udah tinggal tahan yang di tengah selama 5 detik ya. Dan submenu system buat yang lebih berhubungan sama basic head unitnya kayak tanggal, bahasa, satuan unit, dan lain-lain. Gimana seandainya head unitnya error pas lagi kita jalan, kita tinggal klik [musik] dan tahan tombol bintang di setir kiri ini selama 10 detik. Dan head unitnya bakal ke restart dan ada animasi plus lagu yang kedengeran kayak lagi mau nyambut pembicara [musik] seminar kayak gini nih. Nah, terakhir J5 ini juga ada perintah suara yang bisa diaktifin dengan klik tombol [musik] ini di setir. Atau cukup ngomong gini aja. Hello JK, I'm listening. Open driver side window. Oke, open passenger side window. Oke. [musik] Close all windows. Go ahead. Open trunk. Okay. I'm here. Set the driver side temperature to 20 degree. Oke. Turn on [musik] ventilated seat. Hello. Change [musik] the ambient light color to green. Gimana buat mobil Rp300 juta sih termasuk sangat-sangat [musik] oke ya. Delan, safety lengkap. Sama kayak fiturnya, sebenarnya kelengkapan safety-nya J5 [musik] ini gak spesial-spesial banget buat sebuah mobil listrik Cina baru. Tapi buat mobil R00 juta termasuk sangat lengkapnya. Kita bahas yang di varian premiumnya. Airbag-nya ada enam. Dua airbag [musik] depan, dua airbag samping yang ada di samping luar jorok depan, dan dua airbag pilar yang memanjang. Remnya yang depan cakram ventilasi dan yang belakang juga cakram tentunya ABS, IBD, dan brake assist complete lah ya. Dan karena ini mobil listrik, jadi ada regenerative braking-nya [musik] yang levelnya bisa diatur dari head unit tadi. Dan ada brake pitch control dan feel pedal remnya juga bisa diatur dari head unitnya sini ya. Ada stability control dan traction control juga yang buat matiin ada di head unitnya sini. [musik] Dan ada heill stratis control yang bisa nahan rem beberapa detik pas kita berhenti di tanjakan supaya kaki kita bisa pindah dari pedal rem ke pedal gas tanpa [musik] mobil yang merosotnya. Dan ada heill desain control juga ya dari head unit ini yang bisa bikin mobilnya jalan secara otomatis super perlahan di turunan curam supaya kita bisa lebih fokus sama steeringnya [musik] aja. Sensor parkirnya di belakang ada empat titik. Ini terintegrasi tapi warna hitam ya. Nyaruh dia yang mobilnya warna hitam gini tapi dia yang warna lain jadi kelihatan titiknya. Dan di depan ada dua titik lagi [musik] ya sama ya warna hitam juga. Dan ini ada indikatornya langsung tuh ya di head unitnya dan bisa kita mati nyalain juga. Kameranya di belakang ada satu, di masing-masing [musik] bawah spion ada satu, dan di depan ada satu. Dan ngebentuk gambar 360 derajat mobilnya kayak [musik] gini yang garisnya bisa ikut belok kalau kita putar-putar setirnya. Angle dua dimensinya bisa pilih depan, belakang, kiri kanan dan ada angle [musik] top down juga depan dan belakang. Terus ada angle buat lihatin ban depan dan belakang dan angle [musik] super white depan belakang juga. Nah, ada angle tiga dimensi juga dan buat mobil Rp300 juta ini gila sih ya, kita bisa set mobilnya jadi semi transparan gini. Dan begitu kita jalan, [musik] mobilnya bakal mengingat gambar di sekitarnya dan memproyeksikan ke bawahnya. Jadi seakan-akan kita bisa lihat bagian bawah mobil. Makanya mereka sebutnya 540 derajat nih, bukan 360 derajat. Dan bisa kita putter-putter juga. Keren sih, ya. Bisa buat kita full transparan juga kayak ban gerak sendiri gitu atau dibuat full solid juga bisa gambarnya. [musik] Dan ada beberapa settings juga misalnya buat kalau kita belokin setir dia bakal munculin tampilan kayak gini buat kasih [musik] lihat blind spot-nya. Termasuk kalau nyalian lampu sein juga bisa ya. Dan ini bisa kita set munculnya floating window doang atau full screen kayak gini. Oke sih [musik] ini kameranya. Dan yang lebih standar ada AP atau alat P, ada mapi ringan, TPMS atau pengukur tekanan ban tapi yang indirect [musik] ya alias baru bakal dikasih tahu kalau ada yang kempes aja. Dan dudukan ISOFIX buat pasang child seat lebih gampang di jok belakang. [musik] Dan terakhir safety active atau ADAS alias advance driver assistant system. Ini manfaatin kamera di balik spion tengah buat mendeteksi objek di depan dan garis pembatas jalan dan juga sensor radar yang sembunyi di balik kiri kanan bumper belakang. buat fitur [musik] kayak blind spot dan rear cross traffic gitu, JKU bilang ada 17 list adasnya. Tapi daripada kita hitungin, kita jabarin aja ya apa yang ada di head unitnya sini. Dan ini belum kita praktekin juga, jadi enggak bisa kita tunjukin langsung. Pertama ada adaptif cruise control yang bisa jaga kecepatan konstan sambil jaga jarak sama mobil di depan secara otomatis tanpa perlu kita in pedal rem dan pedal gasnya. [musik] Kalau kita tahan tombol A yang di tengah sini, adaptive cruise-nya bakal berubah jadi mode integrated cruise assist. Nah, ini bakal aktifin adaptive cruise control sekaligus sama lane centering atau steering [musik] assist. Jadi sembari jaga jarak otomatis sama mobil di depan, mobil kita bisa setirnya muter-muter sendiri sementara waktu ikutin belokan garis lajurnya supaya selalu terjaga di dalam lajur. Dan ini juga termasuk [musik] traffic jam assist yang bikin mobilnya bisa ikutin mobil depan dan gerak di dalam lajur hingga di bawah 30 km/h ya. Ada forward collision warning yang bisa ngasih peringatan kalau udah kemungkinan nabrak objek di depan dan ada automatic emergency breaking yang bisa ngrem otomatis kalau udah dikasih peringatan nabrak tapi enggak kita gubris. Dan ada rear collision warning yang bakal ngasih peringatan ke kita. Kalau seandainya [musik] ada mobil atau motor di belakang kita yang melaju terlalu cepat mendekati kita, ya ada lane departure warning yang bisa mendeteksi garis pembatas lajur. Dan kalau kita berpotensi keluar garis tanpa nyalain lampu sein, nanti bakal dikasih peringatan. Ada land departure prevention buat gerakin setirnya buat balik ke dalam lajur. Kalau udah terdeteksi mau keluar lajur tadi. Dan ada emergency lane keepeping juga yang kalau kita mau pindah ke lajur sebelah tapi pas di sebelahnya lagi ada kendaraan lain nanti bakal dibalikin [musik] setirnya. Ada lead car departure alert yang ngasih peringatan kalau mobil depan kita udah jalan. Ada intelligent high beam control yang bisa mati nyalain lampu jauh secara otomatis tergantung keadaan di depan. Ada intelligent avoidance system yang kalau kita lagi jalan kencang dan terdeteksi ada kendaraan super besar kayak truk atau bus gitu di kanan atau kiri depan, mobil kita bakal bergerak agak menjauh buat menghindari risiko benturannya. Ada blind spot detection yang bisa nyalain indikator ini di spion kalau terdeteksi ada objek di titik buta 3/4 belakang kiri atau kanan. Dan ada lane changeis yang bisa kedipin peringatan tadi dan ngasih peringatan bunyi kalau kita ngasih lampu scene ke arah yang ada objek [musik] di blind spot itu. Dan ada rear cross traffic alert yang bisa ngasih peringatan kalau pas kita lagi mundur ada objek mendatang dari belakang kiri atau kanan. Dan terakhir ada door open warning yang bakal ngasih peringatan kalau kita mau buka pintunya tapi ada objek mendekat dari belakang kanan atau kiri. Nah, kalau duduk di depan peringatannya muncul dari indikator blind spot di spion [musik] dan kalau duduk di belakang peringatannya muncul dari lampu garis ambient light ini. Yang menariknya dia cuma nyala khusus buat door open warning aja yang di pintu belakang [musik] dan malah gak bisa nyala buat ambient light biasa. Gimana? Termasuk lengkap lah ya. Sembilan bagasi dan [musik] storage. Selain di belakang J5V juga punya bagasi depan atau frang. Meski buat bukanya itu sih kayak buka kap mesin mobil ya dari sisi drivers ini dan kita tarik tuas ini dua kali. Nah, tapi keren nih mobil Rp300 juta udah dapat cup depan dengan bukaan hidrolis gini. Dan ini bagasi depannya atau frannya kapasitasnya kecil sih ya, 35 L. Tapi kalau lihat dia banyak karet-karet seal gini di dalamnya. [musik] Nah, jadi kita bisa masukin cairan-cairan ke sini. Misalnya kayak es batu gitu ya, misalnya pengen jadiin pendingin sesaat. Nanti kalau udah dan mau buang cairannya tinggal buka aja seal yang ini. Nice ya. Dan bagasi belakangnya bagasi J5V yang varian premium elektrik. Bukanya bisa tahan tombol di remote sini. Waktu kita coba sih cuma bisa dibuka [musik] kalau kuncinya udah kita buka duluan ya. Dan tentunya bisa tutup lagi juga. Bisa juga pakai metode handsfree. Jadi kalau mobilnya lagi kita kunci, remote-nya cukup dikantongin. Dekatin bagasinya dan nanti [musik] hazard-nya bakal berkedip. Nah, hazard ini bakal berkedip selama 10 detik. Dan kalau selama berkedip itu kita mundur sedikit aja dari posisi awal kita. Bagasinya bakal kebuka sendiri ya. [musik] Ini bakal membantu misalnya tangan kita lagi full pegang barang gitu ya. Dan tentunya fitur handfree ini bisa dimatiin juga [musik] dari head unit. Kalau dari bisa juga pakai tombol di dalam sini atau bisa buka tutup juga dari head unit [musik] sini atau bisa pakai voice comen gini ya. Close trunk oke dan terakhir bisa buka biasa dengan klik satu-satunya tombol di pintu bagasi sini. Oh dan ketinggian buka pintunya mau seberapa bisa diset dari head units ini. Nah ini bagasinya J5V. Kapasitasnya 480 L. Bukan yang terbesar di kelasnya sih, tapi kalau di harganya sih ini jelas jadi salah satu yang terbesar ya. Bibirnya modelnya sedikit menyempit di atas, tapi bawahnya sini sangat-sangat lebar nih. Harusnya aman banget buat masukin barang besar [musik] juga. Nah, jarak bibirnya dari tanah termasuk cukup tinggi khasnya SUV gini. Jadi kalau misalnya mau angkat barang berat kayak galon pasti bakal agak sulit. Tapi lantainya rata ya sama bibirnya. Jadi enak nih kalau mau keluarin barang dari tinggal langsung ditarik aja. Nah, tapi enak J5 ini lantainya ada dua level ya. Kalau dibuat rata bibir gini kan jarak dari lantainya ke plafon lebih pendek. Nah, ini bisa nih kita turunin lantainya dan cukup jauh ya. Nah, emang kalau diginiin lantainya jadi enggak rata bibir tapi efeknya jarak lantai ke plafonnya jadi lebih jauh dan kita jadi bisa masukin barang yang lebih tinggi ya. Nice ya, fleksibel. Oke, lanjut. Di pintunya sini ada segitiga emergency yang keren nih dikunci gini. Tinggal kita buka aja kalau mau dipakai. Okelah ada parcel shelf gini. Jadi barang yang di dalam bagasi enggak bisa diintip dari luar ya. Dan karena ini bahannya yang model keras, jadi kita bisa naruh barang di atasnya ya. [musik] Kalau mau masukin barang yang lebih tinggi, parsel silv ini tinggal dilepas aja. Tapi sayangnya ini gak bisa ditaruh di lantai bagasi ya. Jadi kalau dilepas harus kita taruh di rumah. Lanjut. Di kiri sini ada lampu bagasi LED. Ada gantungan belanjaan juga maksimal 3 kg dan ada [musik] lubang kayak gini ya di kanan sini. Nah, ini sebenarnya sih ada center portable yang bisa jadi lampu bagasi juga. Tapi sayangnya di unit yang kita videoin ini lampunya enggak ada ya. Ada gantungan belanjaan juga. Dan di bawah sini ada par 12 volt dan ada lubang lagi ya. Di bawah lantainya masih ada tempat penyimpanan gini. Dan yes meskipun lantainya diturunin tapi masih ada cukup ruang buat jadi [musik] storage ya di bawahnya juga. Nah, tapi emang di bawah sini enggak ada ban serp ya. Adanya cairan tambal ban dan kompresor sekali pakai kayak gini. Ada segitiga emergency lagi juga dan ada apa ya. Oh, kalau lantainya kita turunin gini buat ke kiri kanannya dibatasin sama net gini ya. Oke, kalau mau luasin kapasitas bagasi, jok belakangnya bisa dilipat pakai konfigurasi 60 bing 40. [musik] Lipatnya pakai tuas yang di ujung sini. Kalau yang kanan dilipat, kita jadi bisa masukin barang lebih panjang sambil tetap duduk berdua di belakang. Kalau yang kiri dilipat juga, nah bagasi jadi jauh lebih lega gini ya. 1180 L kapasitasnya. Dan enggak kayak kebanyakan di harga segini yang masih ada gundukannya di J5 sini lantainya bisa dibuat rata sama joknya. [musik] Jadinya kita bisa masukin barang yang besar dan panjang kayak kasur gitu misalnya. Nice lah ya. buat tutupnya disediain handle manual gini atau tinggal langsung klik ini aja dan ini sisa storage di dalam kabin. [musik] 10 [musik] detail-detail lain. JQ J5 EV ini udah langsung dirakit lokal ya atau CKD di fasilitas perakitan handal. Nice lah ya. Garansinya J5 VV dapat garansi umum atau garansi kendaraan selama 6 tahun atau 150.000 km. Garansi komponen tegangan tinggi atau high voltage komponen selama 8 tahun atau 160.000 km. Ini termasuk baterai sih harusnya buat [musik] servisnya gratis biaya jasa servis. Yes. Jasanya aja sayang ya selama 4 tahun atau 60.000 km dan dapat layanan gratis roadside assistant 1 tahun, [musik] gratis IOV alias konektivitas dari HP kita selama 1 tahun dan layanan pickup service selama 2 tahun. Suka so J5 ini silakan sampai kom di bawah klik like dan see next

Lihat di YouTube