Konsep Rumah Jepang Minimalis 1 Lantai Simpel & Estetik (YouTube Video)
Halo saya Nugrah Saputra dari birkaloci sekarang kita ada di rumah hiari yang berlokasi di Depok kalau dari luas lahan itu sekitar 190-an met pers ya dan untuk luas bangunannya itu sekitar 80an m per kalau misalkan kita Lihat suasana ini mungkin Sebagian besar masyarakat itu menganggap ini rumah yang jejepangan gitu kan tapi Eh kalau lihat lebih dalam lagi jejepangan itu kan ada periodisasi entah itu zaman kapan zaman kapan dan zaman modern mungkin yang lebih Yang lebih mendekati itu zaman modern itu Je jepangan zaman modern kita berusaha menghilang itu pihak bir itu berusaha menghilang di rumah ini tidak muncul identitasnya tapi ee preferensi ownernya yang kita Munculkan itu tentu dengan kita kontrol e dari sisi perangkat-perangkat keilmuan arsitekturnya kita kontrol gitu agar relevan gitu Jadi yang unik dari rumah Hikari ini e menempatkan ada pencahayaan minimal dari dua sisi dinding kalau kalau hanya dari satu sisi dinding itu kan eh khawatirnya eh kebutuhan pencahayaan di dalamnya berkurang konsep rumah Hikari ini ialah membawa berbarengan gitu ya perubahan paradigma lama ke paradigma baru di mana Di situ kita butuh habituasi baru gitu ya E penyesuaian-penyesuaian baru baik dari kami sebagai konsultan maupun owner gitu eh kita saling berembuk nih gimana kita beradaptasi dari paradigma lama ke paradigma baru eh hal-hal yang tidak memerlukan sentuhan art gitu ya kita ya sudah putih aja gitu mengingat nanti untuk maintenance-nya lebih gampang kalau misalkan ada pengecatan ulang ya udah tinggal warna putih aja hanya satu kode gitu kita lihat di sisi-sisi yang tidak tersentuh oleh kulit manusia itu kita terapkan Oh material-material kasar yang tidak perlu dibersihkan di mana sering berjalannya waktu misalkan dia berlumut malah Justru lebih eksotis gitu terus untuk lantai ini kita terapkan e penggunaan HPL gitu ya yang warnanya lebih wooden gitu dan kemudian kan e untuk sisi-sisi apa jendela gitu kan kusen-kusennya kita terapkan juga warna-warna yang agak ngeblend dengan warna clay tadi agar tidak ada apa ya kesan garis-garis yang sangat tebal gitu kalau dari desain sendiri itu lebih kurang sekitar 3 bulan gitu kalau dilihat kan ini rumahnya sederhana gitu kan tapi desainnya Oh lumayan panjang nah itu kita perembakan paradigma tadi itu yang yang lama gitu itu kalau untuk konstruksinya sendiri itu ee sekitar 100 hari ya berarti 3 bulan lebih lah ya saya teringat quots dari ini arsitek Kanada gitu brus mau namanya Dia pernah mengatakan gitu eh awal mula mendesain kita jangan mengunci hasil gitu kalau kita mengunci hasil kita hanya pergi ke hasil itu tapi berusahalah berproses secara inkremental gitu biar hasil itu enggak Ketebak dan baru gitu mungkin itu ee prinsip yang kita terapkan di rumah ini Halo perkenalkan saya Cahyo dan ini istri saya Harini Kami adalah owner dari rumah Hikari proses kami membangun rumah Hikari ini adalah berawal dari memang kebutuhan kami gitu ya untuk membuat atau memiliki satu rumah tinggal bagi keluarga kami sendiri e konsep rumah ini memang rumah bertumbuh karena memang keluarga kami masih keluarga kecil nah diharapkan juga rumah bertumbuh ini nanti akan semakin ee bisa lebih memfasilitasi kami juga dari segi kebutuhan Kebetulan kami berdua ini bekerja Jadi kami pengin rumah itu juga yang enggak terlalu ribet Ketika pulang tuh kita lebih bisa plong lah Eh bisa menyatu dengan suasana rumah juga begitu iya Alhamdulillah ketika kami bertemu dengan birka loci pada saat itu masih saat pandemi dan kita belum pernah bertemu secara offline ya karena ketika pandemi itu kami masih online birka LOI ada di Bandung Kami di Depok dan dengan komunikasi yang online itu pun sudah bisa memfasilitasi gitu ya dari keinginan kami sebagai owner bahwa kami ingin a b c sampai z dan beri kali ternyata bisa mengakomodir hal tersebut pertama memang kita pengin cari rumah yang dekat dengan orang tua gitu pertama terus juga kita sebenarnya dari awal pengin konsep rumah tuh yang masih ada halamannya jadi ee anak itu bisa dari kecil sudah bisa mengenal alam sih jadi kita memang ee punya konsep Rumah yang luas nantinya walaupun nantinya ee rumah bangunannya sendiri itu dari mulai yang ee komact atau simpel terlebih dahulu begitu saya punya satu tempat favorit kita punya yang namanya area Mihrab atau area musala yang digabung dengan area kerja jadi di situ Kalau dulu kan ketika masih pandemi 2020 2021 kita masih sering wfh ya Dan kami banyak mengerjakan pekerjaan di sana sehingga bagi saya itu adalah tempat yang sangat nyaman selain untuk bekerja juga untuk bercengkeram dengan keluarga mungkin kalau saya tempat favoritnya justru di sini nih ya jadi karena area LDK ini terus juga kalau misalkan pagi tuh suasana dari ee cahaya luar itu redup-redup gitu jadi jatuhnya tuh kayak kita lagi stayation sih sebenarnya gitu ya mungkin ee sedikit sedikit menambahkan bahwa sebenarnya kita pengin ada bukaan banyak ini sebenarnya salah satu visi kita juga memiliki rumah ini yang efisiensi energi juga gitu jadi di kala siang kita sama sekali enggak menggunakan lampu dan untuk e ee udaranya sendiri kita lebih banyak bukaan jadi kita buka memang ee udara segar dari luar itu masuk alami seperti itu Nah mungkin tipsnya bagi teman-teman atau eh rekan-rekan yang memang ingin membangun rumah dengan konsep Jepang Nah mungkin bisa konsisten dengan ton warnanya sehingga nanti e kita akan dapat feel-nya sesuai apa yang kita inginkan gitu
