Konsep Rumah yang Cocok Untuk Generasi Milenial, Hemat Biaya 40% - Idea Rumah (YouTube Video)
budget masih menjadi persoalan utama bagi kaum milenial untuk memiliki sebuah hunian berbagai solusi pun dicari untuk memenuhi kebutuhan pokok tersebut salah satunya dengan mengusung konsep baru yakni reduce Konsep ini merupakan inisiasi background yang memilih Rahmat indrani arsitek dari biro spoa untuk mengembangkan konsep desain hunian alternatif bagi para kaum milenial Apa itu reduce merupakan konsep desain yang mereduksi semua elemen arsitektur mulai dari konstruksi sampai ke gaya hidup penghuninya dengan konsep ini Rahmat mengklaim bahwa budget untuk membangun rumah menjadi lebih hemat 40% rumah ini memiliki luas bangunan 80 meter persegi di lahan 67,5 meter persegi berada di Jagakarsa Jakarta Selatan berikut ini hasil ulasan ideal pada bulan Februari tahun 2019 menurut Rahmat saat rumah ini dibangun hanya mengeluarkan budget maksimal 3,5 juta per meter persegi saat itu rumah konvensional bisa menyentuh angka 5-6 juta per meter sehingga bisa hemat hingga 40% angka ini Tercipta Bukan Tanpa perhitungan yang jelas kita lihat dari sisi konstruksi konsep reduce itu lebih menekankan untuk menggunakan material dengan ukuran terkecil di setiap rumah konsep reduce hingga seri ke-8 semua rumahnya menggunakan baja dengan ukuran paling kecil di pasaran yakni dimensi 12 meter Lalu bagaimana dengan kualitasnya Apakah berkurang Rahmat dengan yakin dan menyatakan tidak sama sekali Rahmat mengaku mereka menggunakan material dengan ukuran yang kecil dengan mementingkan efisiensi materialnya dengan ukuran konstruksi baja tersebut maka material lainnya pun akan mengikuti seperti lantai atas yang tidak dicor melainkan hanya dengan kayu press konsep melarang penggunaan coran pada lantai atas karena mengingat konstruksi yang dipakai adalah baja dengan ukuran jika berupa coran berarti bajanya harus yang berukuran besar dan berdampak biaya yang dikeluarkan akan besar pula hal kedua yang ada dalam konsep reduce adalah menerapkan tinggi dari setiap bangunan rumah yakni 2,4 meter Rahmat mengatakan dengan tinggi 2,4 meter bangunan dapat dikerjakan oleh satu tukang dalam waktu 1 hari jadi untuk memasang bata para tukang tidak perlu menunggu satu hari lagi untuk menyambung ke atas dan ketika ingin plester dinding pun juga sesuai jangkauan tangan menurut Rahmat tinggi bangunan 2,4 meter tidak hanya ideal dalam hal desain tetapi juga dalam hal biaya biaya dapat berkurang cukup besar karena setiap material ternyata memiliki ukuran yang pas dengan tinggi 2,4 meter seperti material 1 besi plat utuh untuk tangga yang ternyata bila dipotong pas dengan tinggi 2,4 m lalu material kaca pada pintu depan dan belakang pun juga pas dengan ukuran material yang ada di pasaran Rahmat menjelaskan jika mereka memikirkan agar setiap material yang digunakan itu sesuai dan tanpa sisa yang tak boleh Terlupakan konsep Redu house juga sangat memungkinkan untuk menerima material-material recycle lantai atas material kayunya adalah kayu jati Belanda bekas penggunaan material daur ulang ini membuat harga setengah lebih murah ketimbang menggunakan material baru terakhir adalah memanfaatkan material yang tak terpakai tanah hasil galian dan bongkaran rumah ini tidak dibuang melainkan dipakai sebagai pondasi rumah di lantai 1 terdapat perbedaan ketinggian yang cukup jelas yang merupakan hasil dari urutan tanah tersebut Jadi konsep Ridho house itu konsep yang dipikirkan secara keseluruhan dari hulu ke hilir dari sistem bangunannya teknik konstruksinya pekerjaannya hingga ke gaya hidup penghuninya dengan skema tersebut rumah ini bisa selesai dalam waktu 6 bulan dan dengan total dana hanya sebesar 275 juta Lalu bagaimana Ridho house juga mereduksi gaya hidup penggunanya sebelum Kami lanjutkan jangan lupa untuk support video dengan subscribe video rumah klik like komen dan share video ini inilah beberapa detail inspiratifnya tampilan keseluruhan lantai 1 yang terdiri dari dapur ruang makan dan ruang keluarga tak ada sekat hanya perbedaan ketinggian lantai yang dijadikan pembeda Fungsi ruang rumah ini mempertahankan ruang terbuka di belakang Agar udara alami bisa masuk koridor di lantai 2 lantainya dari material daur ulang yakni kayu jati Belanda bekas tinggi bangunan 2,4 meter ini pas dengan satu material plat besi utuh untuk tangganya menyesuaikan dengan ukuran ruang furniture di rumah ini dibuat custom oleh sang arsiteknya sendiri selama belum digunakan sebagai area kamar anak kedua ruang ini masih dimanfaatkan untuk ruang bermain anak rumah ini di desain dengan lebih jujur yakni material yang ada di Expose dicari keindahannya dari material asli itu sendiri untuk ruang-ruang yang memiliki sedikit waktu penggunaannya diletakkan paling depan seperti dapur dan ruang makan ini dan material kaca digunakan pada sisi depan agar siang tidak perlu menyalakan lampu tidak memiliki banyak dekorasi pakaian yang disimpan di lemari terbuka cukup menjadi alat dekorasi kamar kamar anak ini dipersiapkan untuk bisa dibagi dua nantinya lemari terbuka ini akan dimanfaatkan pula sebagai sekat pemisah demikian cerita inspiratif idea kali ini semoga bisa menginspirasi anda Simak juga house tour room tour dan cerita menarik idea lainnya jangan lupa untuk subscribe like komen dan follow YouTube Facebook dan Instagram idea Terima kasih telah menonton salam berbagi idea
