KONSER INDONESIA DAMAI (YouTube Video)
[Musik] Saya rasa tak ada bangsa yang bertumbuh secara luar biasa tanpa melalui suatu rintangan yang juga tak kalah luar biasa. Akan selalu ada suara yang ingin kita terpecah belah. Akan tetapi, bangsa ini tidak boleh menyerah dan jangan sampai kita terpecah. Ingatlah pada satu janji yang mempersatukan kita. Janji yang mudah diucap, namun kadang sulit untuk kita lakukan. Bineka tunggal ika berbeda-beda tetapi tetap satu jua. Bangsa kita adalah bangsa dengan keberagaman yang luar biasa dengan perbedaan bahasa, budaya, ras, dan keyakinan. Namun di balik semua perbedaan itu, ada satu hal yang menyatukan kita, yaitu cinta terhadap Indonesia. Dan kita percaya bahwa musik adalah bahasa yang paling universal, bahasa yang menembus batas yang dapat menyatukan hati, jiwa, dan suara bangsa. Tantangan demi tantangan telah dilalui oleh bangsa ini dan saya yakin Indonesia selalu bangkit dan selalu menjadi lebih baik. Oleh sebab itu kami mempersembahkan konser Indonesia Damai sebagai wujud rasa cinta tanah air. Saya bersama teman-teman musisi tanah air mempersembahkan konser ini untuk dapat dinikmati oleh seluruh kalangan tanpa batas dan dapat diakses dengan mudah. Dengan adanya konser ini, kami mengajak seluruh rakyat Indonesia untuk kita satukan nada, kita satukan suara, dan kita bangun Indonesia dalam harmoni. Untukmu Indonesiaku, >> Konser Indonesia Damai mempersembahkan Rosa Putri Aryani, Shana Shan. Dirli, Ita Purnamasari Dwicky Darmawan featuring Ivan Paulus Iskandar Wijaya Ril Moya Kivany Kosasi dan choer Kilau Vokalia. Ibu Pertiwi dinyanyikan oleh Shana Shan, ciptaan Ismail Marzuki. [Tepuk tangan] Kulihat Ibu Pertiwi sedang bersusah hati. Air matanya berlinang, emas intannya terkena hutan gunung sawah lautan simpanan kekayaan. Kini ibu sedang susah merintih dan berdoa. ibu sedang susah. Ini ibu sedang susah dan berdoa. Tanah Airku dinyanyikan oleh Putri Ariani ciptaan Sarijah Miru. Ш Baik ku tidak kulupakan kan terkandang selama hidupku. Biarpun saya pergi jauh, tidakkan hilang dari kamu. Takahu yang kucintai, engkau kuarga. Walaupun banyak negeriku jalani yang masyur perma kata orang tetapi kampung dan rumahku di sanalah ku rasa Karena ku tak kulupakan, kubanggakan yang kucintai. kuhargai. kugakan. Syukur dinyanyikan oleh Rosa ciptaan Husein Muttahar. Hari yakin ku teguh hati kelasku penuh Tanah air pusaka Indonesia merdeka. Syukur aku sembahkan Dari yakin kuu teguh. Cintai akan jasa usaha. >> Indonesia >> Syukur aku hunjukkan ke bawah duli Tuhan. yakinku bakti ikhlasku perlu akan azas rukun-Mu. Penduh bangsa yang nyata. ke hadapan-Mu Tuhan air Sepasang mata bola dinyanyikan oleh Dirli, ciptaan Ismail Marzuki dan Sut Iskandar. Hampir malam di Jogja. Ketika keretaku tiba, terkejut aku tiba-tiba. Dua mata memandang "Lindungi aku pahlawan daripada si angkara murka Hadir malam di Jogja tiba. Remang-remang cuaca. aku tiba-tiba matamu menandang seakan aku pahlawan murka. siangkemurkan mengheningkan cipta dinyanyikan oleh Putri Aryani ciptaan Truno Prawit own Indonesian history shows that clearly and so indeed the history of the whole world we Pancasila dengan seluruh angkasa raya memuji negara. dan ku kurang mencah diri baah bela nusa wahai bunga putra bangsa. Kau cahaya banget. bagi merdeka negara nanku manca bendera balita Perjalanan musik kami adalah perjalanan cinta untuk Indonesia. Kemarin saya baru saja merayakan konser 40 tahun bermusik dan kali ini saya bersama teman-teman musisi lainnya mempersembahkan konser untuk bangsa Indonesia damai. Terimalah persembahan kami sebagai ungkapan rasa cinta dari musisi untuk Rayuan Pulau Kelapa dinyanyikan oleh Dirli, ciptaan Ismail Marzuki. tanah airku negeri elok amat ku cinta tanah tumpah darahku megang yang kupuja sepanjang masa tanah airku aman damakku pulau kelapa yang amat subuh Pulau melatih pujaan bangsa sejak dulu kalah. diuji panggisi indah pertama Tanah tumpah darahku yang mulia yang kubu jasad dan masa. kulang yang suukur pulang melatih pujaan bangsa sejak dulu Allah raja tanah >> memujang pulau berma Air gugur bunga dinyanyikan oleh Rosa. Betapa hatiku takkan pilu. Telah gugur pahlawanku. takkan sedih hamba ditinggal Siapakah pelibur lara yang setia kini pahlawan hati, pembela bangsa sejati? Telah ku berpahlawanku. Tunai sudah janji bakti gugur satu tumbus ribu air jaya sakti gugur bungaku di taman Aman bakti di hari pertiwi harum semerbak menambahkan sari tanah air jaya pelipur lara pahlawan hati? Pembela bangsa. Sejati gugur pahlawanku air jaya sakti gugur bungaku di taman bakti di hari bahan tanah airnya Indonesia Pusaka dinyanyikan oleh Ita Purnamasari dan Pivani Kosasi ciptaan Ismail Marzuki. tanah air beta abadi nan jaya sejak dulu kalah puja-puja dialah tempat lahir beta >> dibuat dibesarkan >> tempat berlindung di hari tuan sampai akhir menutup mata Sungguh indah tanah air bet. Tiada bandingnya di dunia. Karya indah Tuhan maha kuasa bagi bangsa. yang memujanya. kau kupuja kau kukasihi tenagaku bahkan pun jiwaku kepada-Mu rela beri Di sana tempat leher hebat >> diubar tempat berlindung di hari tua menutup mata. menutup mata. Sekat perbedaan. Ketika kata tak lagi cukup, musiklah yang akan berbicara. Satu nada, satu irama, satu jiwa. Mari kita satukan suara, satu tekad untuk menjaga Indonesia damai dan melindungi masa depan bangsa yang kita cintai. Damailah Indonesiaku. >> Penampilan spesial kebiar-kebiar yang akan dibawakan seluruh artis dan para musisi. ciptaan Sujarwoto Sumarsono. merah darahku, putih tulangku bersatu dalam semangat-Mu. debar jantungku getar nariku berbau dalam angan-anganmu. Kebiark nada laguku simfoni perteguh selaras dengan simfoni. merah darahku bersatu dalam semangatmu. Gebiark rawe-rawe rantas malang-malang tuntas dengan-Mu. Hall de jantungku >> ke taniku U berbaur dalamku bersatu dalam semangatku gelah jantuku getar dariku berbaun dalam angah-Mu bersatu dalam semangat-Mu pelani >> pelangi jinga
