KOQ BAGUSS?!! Samsung Galaxy S26 Ultra Unboxing & Quick Review Indonesia (YouTube Video)
Ada jinnya nih. HP. Kok bisa gitu sih? Tangan gua gak muter, San. Yang muter dunia ini. Gua terbalikin kayak gini set. Jadi udah layarnya ada build inin anti spy-nya pakai temper glass anti spy. Itu ibarat ya lu pakai helm naik motor ya kan. Habis itu pala lu dibubble wraap lagi. Dusdus dus KT tuh gitu. Halo semuanya, selamat datang kembali di Stech Life. Waduh, kenapa S ya kan? Karena kali ini di meja gua udah ada Samj Saming Saflu Sahrul Samsung Galaxy S26 Ultra ini yang baru rilis kemarin, baru launching kemarin, sudah siap hadir untuk berhadapan dengan iPhone 17 Pro ya kan ya. Tapi di video kali ini kita unboxing dulu nih. Gua pengen lihat kayak apa sih Samsung S26 Ultra ini berubah banyak enggak dari segi desain. So, ya gua akan ngajak kalian bareng untuk sama-sama unboxing [musik] S26 Ultra ini. So, let's get started. [musik] First of all, harus saya disclaimer dulu jika teman-teman e ngeklik video ini. Wah, sepertinya dia reviewer Samsung yang akan sangat menjabarkan spesifikasi. Tidak salah besar, ya. Di video kali ini ya natural aja gitu ya nge-unboxing S26 Ultra ini dari perspektif pengguna Apple. Kalau teman-teman pengin lihat review yang lebih mendetail soal S26 ini bisa cek video-video dari teman-teman Teag reviewer Indonesia lainnya lah. Oke, dari dus-nya masih sama ya kita menyebutnya ini dus Pok ya. iPhone juga kayak gini, udah semakin menipis. Terus apa ini? Belum dibuka aja masih ada sesuatu yang sangat meresakan saya gitu. Kenapa masih menggunakan plastik di tahun 2026 ini gitu? Selain menurut gua ya, ini looknya tuh kayak jadi jelek gitu, ini tuh bikinnya kayak pakai lilin terus diginiin enggak sih? Terus juga kalau ini dibuang ke laut takutnya dicemilin sama penyu. Okelah, lupakan soal plastiknya. Kita cek dulu. E by the way di sini untuk unit yang akan gua unboxing ini Samsung S26 Ultra yang varian sky blue. Colornya 12 GB 512 GB untuk storage-nya. Dan di dalamnya dia udah ramah lingkungan nih. Baru nih. Dusnya udah menggunakan recycle material. Untuk dari gambar depannya kayaknya enggak terlalu jauh beda ya sama yang S25 sebelumnya. Dan di bagian belakangnya ini ada peel off untuk di atas sama di bawahnya. Langsung saja kita buka di sini. Oke, set. Oh, oke. Langsung kelihatan nih di sini warna sky blue-nya. Finishing belakang ini kayak lebih frosted gitu ya untuk glass di bagian belakangnya ini. Terus kita cek dulu di sini saya dapat apa aja. Di dalamnya itu ada sim ejector, terus juga ada buku manual atau quick start guide. Udah bahasa Indonesia. Ih, iri deh ada bahasa Indonesianya. Terus dapat USBC to USBC. That's it. Enggak ada kepala charger, enggak dapat casing. Emang enak kayak kita emang Apple ini ya jadi pada ngikutin semua gitu. Enggak ngasih kepala charger. Semua HP sekarang malah jadi kayak begitu ya kan? Sekarang kita lihat S26 Ultranya di sini. Seperti yang gua bilang tadi, ini warna sky blue. Terus belakangnya tuh lebih frosted gitu ya. Untuk birunya nih kayak lebih bubble gum aja sih untuk looksnya. Dan untuk desain layout kameranya ini tuh gak terlalu berubah banyak ya. Di S25 pun juga masih kayak gini. Bedanya tuh dia sekarang kayak ada tonjolan platonya gitu naik ke atas kayak gini. Sekarang gua pengen pegang untuk Fel grip experience-nya. Hmm hmm. Oke. Alright. Jadi semakin ngelengkung ya kalau yang gua lihat untuk sudut-sudutnya ee di S25 eh di S24 apa ya enggak salah gua bilang itu gila tajam banget ujung-ujungnya. bahaya kena pala anak-anak gitu ya. Akhirnya di S25 dibuat lebih rounded. Di S26 ini udah benar-benar semakin melengkung di bagian sudut-sudutnya seperti ini. Dan ya kalau dipegang kayak gini jadi enggak terlalu tajam ya. Walaupun masih agak tajam sih kalau menurut gua nih di sudut-sudutnya sini. Oke, langsung aja kita buka deh. Oke, terus nyalain nyini gimana? Kita pastikan dulu yang keluar ini logo Samsung. Enggak nyala set. Harus dicas enggak lah. Yang atas kali. Ah, keluar nih logo Samsung. Di sini tertulis Samsung Galaxy ya. Kenapa harus tulis Galaxy? Karena nanti dikira orang ini mesin cuci. Oke, power by Android di sini sambil booting. Udah ya enggak dapat apa-apa lagi. Kita simpan dulu. Gua tuh penasaran sama dua ini apa sih? Kenapa sih selalu ada ini gitu ya? Hostel ya dibuat di Indonesia? Iya iya tahu Apple belum bisa dibuat di sini. Tapi stiker ini tuh ya kalau bisa did aja enggak sih? Atau enggak di nih tempelan depannya sini nih yang hitam tadi ya kan. Jadi biar enggak usah dikelotak-kelotek lagi. Oh, biar ada suaranya biar gitu ya. SMR ya. Saya tidak dikirimi ini oleh Samsung ya. Kita beli sendiri karena kita care terhadap Samsung. Kita pengin tahu apa bedanya Samsung S26 Ultra di tahun 2026 ini. Dan buat teman-teman mungkin yang baru pertama kali nonton ICK L kok lu review Samsung, Bang? Tolong cek video kita S24, S25 bahkan Fold Flip kita review juga di ITC Live karena kita sesayang itu sama Samsung. Dan gua sebenarnya ada dua hal yang pengen gua cobain secara langsung dari S26 Ultra ini. Yang pertama itu ada di apa tuh namanya? Privacy display-nya. Sama satu lagi yang horizontal lock kameranya itu. Kok bisa kayak gitu? Jangan-jangan ada je. Lu megangset coba deh. Enggak enggak tajam kayak dulu. Oh iya. Iya kan apa ya? Lebih lebih empuk aja gitu. Enggak ada alasan kita buat pakai casing. [tertawa] Tapi tetap saja ngomong-ngomong soal casing kalau S26 Ultra ini tuh ganteng ya menurut gua ya dipakaiin casing-casing yang modelnya of course harusnya bisa menambah ketampanan dari HP ini. Contohnya seperti casing-casing dari UAG nih yang udah ada di studio Live. Gua langsung dikirimin sama UAG lineup casing koleksi untuk Galaxy S26 Ultra Series ini. Nih, kalian bisa langsung lihat di meja gua. Banyak benar ternyata koleksi UAG untuk Samsung S26. Ya nih langsung aja gua coba-cobain mulai dari UAG Patfinder di sini ada yang warna putih sama juga ada yang warna kuningnya nih di sini. Kalau kalian pengen yang lebih bulky, yang lebih keker, ada juga UAG Monarch Pro. Ini sih warna orange signature-nya banget. Atau kalau kalian pengin kelihatan look yang steal banget bisa pakai Monark Pro yang warna hitam ini. Nah, kalau lu pengen casing yang tipis-tipis aja di tangan bisa pakai Metropolis LT ini. Buat harian enak banget. Terus juga ada Plasma XTi 360 dapat standnya nih di bagian belakang sini. Habis itu ada civilian kombinasi warna hijau dan warna orange kayak gini. Dan kalau teman-teman lebih prefer ke clear caseg juga ada pader yang clear di sini. Terus juga ada UAG Pllio, UAG Dot, dan juga UAG Essential Armor. Dan semua casing UAG yang ada di sini itu sudah make compatible. Jadi bisa membuat Samsung S26 Ultra Anda yang tidak punya Maxave itu jadi punya Maxave. Nah, setelah udah fitting, akhirnya gua mutuskan untuk pakai yang padat Finder ini aja deh. Lebih ganteng juga tampilan di belakangnya keluar warna birunya. Dan untuk FELS-nya lebih enak sih. Ini kalau pakai casing menurut gua jauh lebih ngisi aja gitu untuk grip experience-nya. Oke, di sini sudah ready ya tulisannya. Anda sudah siap. Oke, kita langsung ke interface dalamnya atau ke home screen-nya. Ini ini gimana sih cara break? Sekarang kita cobain privacy display-nya itu ada di control centernya di atas sini. Eh, bisa gua pakai Samsung. Tampilan privasi yaduh, bahasa Indonesia lagi. K banget. Oke, kita tes untuk tampilan privacy-nya. Aktifkan. Mulai mulai suka dia, Guys. Saya belum ngomong apa-apa loh. Dan di sini ada tampilan maximum privacy display tadi yang masih defult-nya. Ada ada je-nya nih, HP. Kok bisa gitu sih? Jadi kayak wash out gitu loh. Enggak, enggak. Kalau biasanya kalau anti spy itu kan di kanan di kiri hitem. Kalau ini enggak hitam tapi ya display-nya jadi wash out gitu. Belok kanan, kiri t, bawah tit, atas, tit. Iya, Ben. Gitu ya. Iya. Kok bagus. Dan satu hal lagi soal privacy display ini yang membuat gua cukup appreciate dengan apa yang sudah dilakukan Samsung di S26 Ultra ini adalah privacy display ini karena dia kan buy software e untuk ngatur panelnya bermain ketika di angle-angle tertentu dia tuh matiin beberapa dot pxelnya jadi biar enggak kelihatan kalau kalian enggak direct ngelihat langsung dari depan layar kayak gini itu adalah privacy display ini bisa dipilih di aplikasi-aplikasi yang kita pilih gitu jadi kayak misalnya M banking atau mungkin WhatsApp, chatting itu kan biasanya privacy ya. Kalau lagi di tempat umum atau nulis pin and banking ada notifikasi dari istri, dari pacar ya kan. Istri weh bareng dong istri bareng pacar. Istri [tertawa] maksud gua dari istri yang tadinya Oh gitu. Tapi ini keren sih ini kalau bisa gua bilang inovasi tuh ya begini sebenarnya karena ya benar-benar dari apa yang sudah ada kepakai juga untuk daily. Mau juga pel kayak gini pel. Tapi pertanyaannya adalah kalau udah pakai fitur privacy display yang build in di panel displaynya S26 Ultra ini, apakah kita tetap harus menggunakan temper glass? Ya itu tergantung teman-teman karena kan temper glass di luar sana macam-macam tuh. Ada yang anti reflective, ada yang anti blue light, ada juga yang mate. Mungkin kalau kalian suka texture yang mate atau kalau kalian pengin perlindungan ekstra ya kan kalian pakai anti spy lagi. Enggak usahlah. [tertawa] Iya dong. Jadi udah layarnya ada build in anti spy-nya pakai temper glass anti spy itu ibarat ya lu pakai helm naik motor ya kan habis itu kepala lu dibubble wrap lagi sama dusdus dus kyt tuh tapi kalau lu orangnya geradakan ngeri-ngerian ya pakaiin aja temper glass sih kalau gua bilang contohnya seperti apa gua demen nih bridging tuh ada yah gitu kan seperti yang ada di belakang gua saat ini ada sebuah premium glass protector temper glass dari Cashfoli Folia. Asik ya kan buat yang belum tahu, Cashfolia ini adalah brand kolaborasi ya, terdiri dari empat YouTuber nih ya kan. Ada gua check Live, Droid Lime, Mas Mobi, sama ada K2 Gadget. Kita bareng-bareng nih kerja sama dengan supplier untuk bikin temper glass ini. Plus juga ada koleksi-koleksi casing untuk S26 Ultra nih. Di sini ada yang regon series dan ada juga yang shade series. Tinggal dipilih aja kalian suka yang material leather atau kalian suka material yang karbon. Kalau gua sih lebih suka yang material carbon ini. Lebih tipis. Fill grip experience-nya juga kayak lagi enggak pakai casing. Tampilannya juga keren banget. Pattern aramid carbon fiber ini. Jadi sekarang kita pakaiin aja dulu dah anti gores biar hati tenang ya kan. Ini di dalamnya juga udah ada alat bantu pasangnya kayak gini. Jadi gampang banget harusnya untuk pemasangannya. [musik] Nice. Ih, gila enggak ada babel sama sekali loh. Udah gitu dong. Udah. Wah, keren banget nih brand dari Cashfolia. Keren parah. Untuk selengkapnya teman-teman bisa [tertawa] lihat link di bawah. Terus tahu enggak, Sat? Gua baru sadar kalau ini enggak pakai casing. Buset, jungkat-jungkitnya parah banget tuh. Tinggi banget tuh kamera bangnya. Kok karena enggak rata ya? Iya benar-benar. Coba kita bandingin sama iPhone. Parah nih. Inilah. Iya. Ini tinggi. Ini masih ada karena rata. Iya karena dia platoau belakangnya tuh rata gitu ya. Ini sekarang gua taruh begini aja. Lu lihat kan kayak enggak ada iya rapat-rapatnya kan. Kalau iPhone ada gitu. Apa sih kok jadi perlombaan jungkat-jungkit? Nah, makanya biar gak terlalu jungkat-jungkit emang enaknya sih dikasih casing ya, Guys. Kita pakai casing Cfolia shade yang warna biru. Ini cocok banget dengan warna birunya tuh kalau kalian lihat di pinggirnya. H, very nice. Oke, kali ini gua mau nyoba fitur horizontal lock di S26 Ultra plus ini juga mikrofon dari S26 Ultra. Sekarang kita tinggal langsung belokin kayak gini. Muter enggak gua muter tangannya. Foto fotonya enggak muter eh gambarnya enggak muterak tangannya muter enggak tangan gua enggak muter yang muter dunia ini gua terbalikin kayak gini set Oh iya benar benar ini fungsinya kalau lu nancepin iPhone lu dibaling-baling helikopter masih bisa Samsung dong oh iya ceplosan S26 lu di helikopterhopter gitu ya dan ini ternyata karena ini buat action modenya dia jadi dia butuh lighting yang proper ini karena ruangan gelap tapi ada beberapa lighting, tapi masih mau nih hasilnya ya. Kalian bisa lihatlah dari tadi untuk kualitasnya kayak gimana. Tetap lurus loh. Dan harusnya kalau buat sambil lari ngesoot atau sambil jalan ini akan banyak ngebantu untuk improve [musik] stability di kamera S26 Ultra ini. H mau ya okelah. I mean walaupun dari segi desain enggak banyak berubah, cuma dari F grip-nya aja yang berubah. Layout kamera juga masih sama. Ini dari S25, S24 sebelumnya cuma nambah kamera bum doang. Malahan iPhone 17 Pro nih yang tahun kemarin tuh lebih banyak berubah untuk desain kamera layout-nya yang sekarang udah ada plato tonjolannya gitu ya. Tapi gua jadi semakin semangat nih untuk ke depannya nanti bakal gua tes S26 Ultra ini untuk hasil kamera video atau fotonya dengan iPhone 17 Pro Max ini. Ini spantaran banget nih kalau gua diriin di meja kayak gini karena keduanya ini adalah lini flagship varian kasta tertingginya ya dari Samsung dan juga dari Apple 17 Pro Max dan S26 Ultra. Nanti kita akan tes untuk kameranya atau mungkin untuk performance-nya dan juga dari beberapa faktor-faktor lainnya lah. So, ya akhirnya gua nyobain juga privacy display-nya secara langsung dan juga tadi tuh horizontal lock di kameranya bagus bagus. Bikin juga dong pil kayak begini. So, segitu aja dari gua. Thank you guys for watching. Like, comment and share this video. Subscribe juga untuk menandan video-video lainnya dari Life. Dan sekarang saatnya gua memutuskan apakah gua akan pindah ke S26 Ultra dari iPhone 17 Pro Max. Jawabannya adalah gila Sat. Kenapa [musik] tiba-tiba udah habis begini? Kan gua masih ngomong lah. Ini udah ada [musik] Instagramnya begini. Yah, ini mah beres. Ya udahlah nanti aja lah.
Video Lainnya
Di tengah lonjakan harga kebutuhan sehari-hari, menemukan perangkat pendukung produktivitas yang andal tanpa menguras kantong menjadi tantangan tersendiri bagi para...
Kehadiran bocoran seputar iPhone 18 Pro di tengah riuhnya pasar smartphone tahun ini memicu perdebatan sengit mengenai urgensi melakukan upgrade. Lewat pendekatan...
Kabar mengejutkan datang dari jagat media teknologi tanah air seiring keputusan DKID Media untuk menyudahi KOTEK (Komedi Teknologi) tepat di episode kesepuluhnya....
Dunia teknologi kembali diguncang oleh sebuah inovasi radikal lewat kehadiran lini Huawei Pura X Max yang siap menggeser dominasi iPhone dan Samsung. Kehadiran...
Bayangkan jika smartphone andalan Anda tiba-tiba kehilangan sinyal akibat masalah IMEI yang diblokir di Indonesia. Situasi tak terduga inilah yang memaksa seorang...
Mencari laptop tipis dan ringan di tengah lonjakan harga RAM global belakangan ini menjadi tantangan tersendiri bagi para pelajar dan mahasiswa yang bersiap...
Rumor mengenai lonjakan harga ekstrem pada lini Reno terbaru sukses memicu perdebatan hangat di kalangan pencinta gawai. Pasalnya, seri yang biasanya menyasar kelas...
Kabar mengejutkan datang bagi para pencinta ekosistem Apple karena raksasa teknologi ini dikabarkan siap merombak strategi harga mereka secara global. Kenaikan...
Ketika hampir semua produsen ponsel berlomba-lomba menyematkan emblem 'Ultra' pada produk andalan mereka, sebuah pertanyaan besar muncul: apakah sang pionir masih...
Kehadiran laptop berprosesor mobile sering kali dipandang sebelah mata oleh para pencinta performa, namun adu tanding terbaru antara MacBook Neo dan laptop gaming...
Persaingan di pasar ponsel pintar kembali memanas setelah sebuah perangkat baru hadir dan langsung mengguncang dominasi merek yang selama ini dikenal sebagai raja...


















