Jungkat

LAGI NYARI TWS DIBAWAH 500 RIBU!? CEK INI DULU! - Rekomendasi TWS di Bawah 500 Ribu (YouTube Video)

  • 20/05/2025

kayaknya lebih keren kalau kita hitam sim salabit kelihatan kelihatan ya. Oke kita mulai. Wah gila sih udah lama banget kayaknya gua enggak bikin rekomendasi TWS ya. Ya udahlah enggak usah pakai basa-basi lagi. Ini dia rekomendasi TWS di bawah Rp500.000. Let's go. Gua kayak Ian Kasela dah kalau begini. Gimana kalau rambutnya diurai aja? Anjay. Hai. Sebenarnya saya pengin banget bikin video rekomendasi TWS dengan durasi yang full gitu, ngebahas semua hal yang ada di TWS tersebut ya. Tapi yang pasti itu akan memakan waktu yang sangat banyak gitu dan mungkin durasinya akan terlalu panjang dan mungkin kalian akan bosan nontonnya gitu. Jadi untuk video saya ini saya akan buat sesingkat mungkin, sesimpel mungkin dan saya hanya akan memberitahu beberapa hal yang mungkin harus kalian tahu. Kita mulai dari TWS yang pertama. Let's go. Ya coy kayak ya kela gua rocker begini deh ya kan ceritanya namanya musik itu jadi harus kelihatan kayak musisi kan. Y untuk TOS pertama di harga Rp100.000-an ada dua. Pertama adalah Soundpitch T3 Pro. Nah belakangan itu brand Soundpitch itu emang lagi banyak banget diomongin ya. Karena kalau saya perhatiin beberapa kali saya minta saran soal TWS, brand ini tuh pasti kesebut ya. Untuk harga sebenarnya TWS ini tuh harga resminya Rp200.000-an tapi kita bisa dengan mudah dapetin TWS ini di harga Rp100.000-an. dibuat. Secara desain, TWS ini cakep, enggak kelihatan kayak TWS murah. Bu, quality-nya bagus walau tetap kerasa murah karena ya enteng banget gitu. Berat TWS beserta charging case-nya cuman 44 gr. Sementara berat TWS-nya cuman 4,4 gr. Secara desain saya suka, terutama pemilihan warna yang cakep banget menurut saya. Perpaduan warna hitam dove dan abu-abu dan biru diport type C-nya, behu TWS murah secakep ini. Cayak bikinnya itu niat gitu, enggak asal. gitu. Fitting TWS ini juga enak, nyaman, dan enggak bikin kuping fat kick ya. Housing-nya kerasa agak besar, jadi mungkin akan enggak cocok buat kalian yang kupingnya kecil gitu. Untuk Kodex TWS ini support IC dan SBC. Dia juga sudah pakai Bluetooth 5.4 atau 5.4. TS ini pakai driver berukuran 12 mm yang ngasilin suara bass yang punchy dan cukup powerful. Impact-nya itu cukup deep ya dengan detail di frekuensi mid dan high yang cukup oke. Vokalnya terdekar cukup clear dan on point. lah. Pokoknya suara TWS ini balance ya bisa buat dengarin semua musik. Sebenarnya banyak yang bisa saya bahas, tapi ingat banyak TWS lain yang ngantri mau dibahas di video ini. Jadi next kita akan bahas berikutnya ada Soundtech S18. Harga TWS ini mirip dengan sound quiz T3 Pro di bawah Rp200.000. Desain TWS ini cakep banget sumpah kayak kecil banget gitu loh. Enak digenggam gitu dengan penutup charging case yang semi transparan gitu. Ah, rambut. Ada yang saya gak suka dari TWS ini, yaitu permukaan TWS yang licin banget dan kecil, coy. Jadi, susah banget buat kita ambil gitu. Kudu dicongkel-congkel gitu. Berat TWS beserta charging case-nya ada di 38 gr dan si TWSCnya sendiri beratnya 3,6 gr. Enting banget. Untuk fitting, TWS ini juga lumayan enak walaupun saya merasa ini ears-nya kecil banget ya. Untuk sebuah TWS di bawah Rp200.000 menurut saya suaranya cukup bagus ya. Untuk frekuensi low bassnya tuh cenderung agak boom gitu. tentu enggak akan cocok untuk semua orang gitu. Buat yang suka musik yang nge-beat kayak IDM, hip hop atau dangdut gitu, kayaknya TW sini asik deh. Tapi buat yang lebih prefer bass yang tight dan detail gitu, mungkin agak kurang cocok gitu. Untuk frekuensi mid-nya suara vokal dan instrumen kayak gitar atau piano itu terdengar cukup jelas. Enggak ketutupan sama bass yang bumi tadi ya. Tapi ya enggak bisa dibilang crispy banget atau super detail. Masih okelah buat dengerin lagu sehari-hari gitu. Untuk suara di frekuensi high kayak suara simbal atau suara-suara yang lebih sparkly gitu, ini juga lumayan oke loh. Enggak terlalu piercing, tapi juga enggak bisa dibilang smooth banget. Kadang kita akan ngerasain efeksibilan di beberapa lagu dengan nada-nada yang tinggi gitu. Separasinya sendiri standar untuk sebuah TW 100.000-an ya kita masih bisa dengerin pemisahan antara suara vokal sama suara instrumen. Tapi enggak yang sampai detail banget kayak TWS yang lebih mahal gitu. Tapi ini udah cukup oke kok. Kalau soal sound stage ya, seperti biasa kita akan menghadapi keterbatasan di TWS. Di mana TWS itu kerasa cukup sempit ya, alias semua suara itu kayak kedengaran numpuk di tengah kepala kita gitu. Enggak terasa ada efek yang datang dari berbagai arah gitu. Kok saya pegal lama-lama pakai kacamata gelap ya? Apa saya copot aja ya? Ini kalau begini gua mirip Gofar Hilman dah. Oke, sekarang kita akan cosplay jadi Goar Hilman. Sekarang kita akan bahas TWS 200.000-an ya. Pertama ada Eagle. Bahasanya Eagle apa eagle sih? Eagle. Egle mah sepatu ya. Egle quite buts 2. Dari segi desain menurut saya simpel ya. Kayak cuman seonggok TWS berukuran kecil aja gitu. Kecil banget malah. Berat TWS ini tuh sekitar 35 gr untuk TWS dan charging case-nya. Sedangkan untuk TWS sendiri beratnya cuman 5 gr. Untuk fitting ini biasanya tergantung preferensi masing-masing. Tapi di kuping saya, Egle White Bud 2 ini cukup nyaman dan pas di telinga gitu. Duh, rambutnya enak banget ini. Gofar nih. Ternyata begini jadi gofar. Muka doang mirip nasib enggak ya? Seilingnya enak jadi enggak gampang lepas walau dipakai buat headbang sekalipun ya. Untuk impresi suara untuk frekuensi low bass yang dihasilkan cukup punchy dan deep. Jadi buat kamu yang suka musik dengan hentakan bass yang kuat kayaknya bakal suka sama TWS ini. Di frekuensi mid suara vokal dan instrumen kayak gitar atau piano juga kedengaran cukup clear dan detail. Jadi kita bisa dengarin lirik lagu dan detail instrumen dengan cukup jelas. Untuk frekuensi high menurut saya cukup crispy kayak ayam sabana gitu dan enggak terlalu piercing gitu. Jadi suara simbal atau instrumen dengan nada tinggi itu enggak akan bikin kuping sakit gitu. Nah soal separasi antar instrumen TWS ini menurut saya cukup baik. kita bisa dengerin masing-masing instrumen dengan jelas tanpa kerasa saling numpuk satu sama lain gitu. Untuk sound-nya enggak yang terlalu luas banget, tapi masih terasa cukup spesal sedikit ya buat ukuran TWS. Kita bisa ngerasain posisi dari arah suara dan berbagai macam instrumen. Salah satu kelebihan utama dari TWS ini adalah ENC yang surprisingly cukup efektif meredam suara berisik ya walaupun kita harus mawas diri gitu. Kalau ini tuh es murah gitu. Jadi ENC-nya ya seadanya aja gitu. Enggak usah ngarep aneh-aneh. Kalau mau bagus, beli Bus aja. Harganya 30 kali lipatnya. Silakan dibeli. Gerah coy. Ternyata capek jadi Goilman. Gofarilman kegerahan juga enggak ya? Oke lanjut. Ada sound pitch clear. Dari segi desain, TWS ini kelihatannya cukup unik dengan case yang transparan ya, sesuai namanya lah. Jadi kita bisa lihat si earbuds-nya dari luar. Kalau diperhatiin mirip helm astronaut gitu, tapi desain TWS begini tuh udah banyak yang makai ya. TWS pertama yang saya punya dengan desain kayak gini tuh TWS Oraimo kalau enggak salah ya zaman dulu ya. Bentuk TWS-nya juga lumayan kecil dan enggak terlalu nonjol di kuping ya. Sesuai namanya bagian-bagian di TWS ini dibuat transparan seperti charging gas-nya dan si TWS-nya sendiri yang bagian batangnya ini transparan. Kita bisa lihat komponen-komponen di dalamnya ya. Soal fitting menurut saya soundpit clear ini nyaman banget di kuping ya. Bentuknya pas dan enggak gampang lepas walau dipakai salto atau peccilan gitu. Kalau kerasa kurang pas, kalian bisa pilih tips yang sesuai gitu. Berat TWS dan charging case-nya ada di 45 gr. Sedangkan si TWS-nya sendiri beratnya cuma 4,3 gr. Kita langsung bahas soal impresi suaranya. Untuk frekuensi LOT TPS ini cukup punchy dan agak boomy ya. Buat yang suka dengerin musik jeduk-jeduk, ya besar kemungkinan akan cocok pakai TWS ini. Di frekuensi mid, suara vokal dan instrumennya terdengar cukup jelas dan natural. Detailnya juga lumayan oke menurut saya. Sedangkan untuk frekuensi high trelnya cukup jernih dan enggak pecah gitu. Detailnya frekuensi tinggi juga kerasa terutama untuk beberapa suara instrumen seperti suara simbal atau petikan gitar akustik. Separasi TWS ini juga cukup oke. Pemisahan instrumennya terasa jelas. Kita juga bisa membedakan posisi masing-masing instrumen dalam lagu. Dan untuk sound stage sudah pasti enggak terlalu luas ya, tapi masih ngasih ke sana sedikit space gitu. Enggak sempit-sempit amatlah sebenarnya untuk sebuah TWS. Berikutnya masih ingat enggak kalian sama brand KZ? Brand yang sempat booming di awal-awal Chifi mulai menginvasi. Pamornya mungkin enggak sebesar dulu karena sekarang itu udah banyak banget brand-brand Chifa yang bertebaran dengan segudang gimik-gimik hasil gorengan. Tapi walau begitu mereka tetap konsisten bikin perangkat audio. Salah satunya adalah TWS ini. Dari segi desain KZ Carol ini kelihatan lumayan oke walau desainnya agak sedikit norak ya. Desainnya enggak kecil, enggak enak buat dipegang apalagi dikantongin. Di bagian tengah charging case-nya bentuknya mirip kayak tempat bedak transparan gitu. Jadi kita bisa lihat langsung si TWS dari luar. Di bagian bawah ada tulisan spesifikasi yang sangat terlihat murahan sekali. Enggak banget dah ini TWS kalau ngomong soal bu quality ya. Pada TWS ini peserta charging case-nya ada di 54 gr, sedangkan berat si TWS-nya sekitar 5 gr. Soal fitting menurut saya cukup oke dan cukup nyaman. Tapi saya merasa si TWS ini agak sedikit besar ya. Jadi mungkin enggak akan nyaman kalau kuping kalian itu agak kecil. Kita langsung bahas soal sound quality. Kalau saya bilang build quality TWS ini tuh parah alias butut. Beda cerita sama sound quality-nya. Surprisingly suara TWS ini enak. Sok pada dasarnya sound signature-nya sangat frep sekali ya. Di frekuensi low bass di TWS ini lumayan nendang dan punya impact yang oke. Enggak boom sampai nutupi suara lain, tapi tetap berasa deepnya gitu. Buat musik jedak-jeduk ini enak. Untuk frekuensi mid, vokal dan instrumen terdengar jelas dan gak ketutupan sama frekuensi lain. Detailnya juga lumayan oke. Di frekuensi high suaranya cukup jernih dan gak sibilen. Detail instrumen kayak simbal atau petikan gitar juga kedengaran sangat-sangat jelas. Separasi DTWS ini menurut saya lumayan oke ya di kelasnya. Kita bisa dengarin masing-masing instrumen dengan cukup jelas tanpa saling tumpang tindih. Dan sound test-nya juga menurut saya ee lumayan lumayan luas maksudnya gitu. Untuk ukuran sebuah TWS, kita bisa ngerasain sedikit ruang atau dimensi dalam lagu yang didengerin. Anjay, dimensi enggak yang super spous atau luas banget sih, tapi udah cukup oke buat nikmatin musik gitu. Lanjut, ada Huawei Free Buds SE3. Nah, dari desain menurut saya lumayan oke, simpel, enggak terlalu rame, dan kelihatan keren dengan finishing motif kulit sintetis di bagian charging case-nya. Tutup charging case-nya punya finishing metalic. Ini yang bikin si TWS kelihatan mewah secara sekilas. Berat charging gas-nya besar TWS-nya ada di 40 gr. Sedangkan si TWS-nya punya berat sekitar 4,9 gr. TWS-nya sendiri bukan berjenis in ear, melainkan earbuds ala-ala AirPods gitu loh. Desain begini punya kekurangan dan kelebihan tentunya serta cukup segmented ya. Banyak yang enggak suka, tapi banyak juga yang lebih prefer desain TW seperti ini dibandingkan yang in earir. Desain begini bikin isolasi suara enggak begitu bagus ya karena ada celah yang bikin suara dari luar itu bisa masuk dengan mudah ke dalam gooping. Untuk fiting cukup enak. enggak gampang lepas dan saya merasa size TWS ini pas di kuping saya. Di saat TWS-TWS lain jualan kualitas suara, TWS ini tampil beda ya dengan jualan daya tahan baterai. Aneh banget ya. Saya jujur enggak pernah peduli sama daya tahan baterai di TWS karena jarang gitu dengar musik pakai TWS dalam waktu yang lama banget gitu. Apalagi sampai seharian dengar TWS tuh ngapain gitu. Sekarang kita ngomongin kualitas suaranya deh. Untuk frekuensi low, bass di TWS ini cukup nendang dan berasa menurut saya enggak yang boomy banget, tapi masih asik buat dengarin lagu-lagu yang butuh hentakan bass kayak jenis-jenis lagu hip hop, JDM, dangdut gitu masih okelah. Frekuensi mid-nya juga cukup oke. Suara vokal dan instrumennya terdengar cukup jelas dan detail. Ya, saya masih bisa dengarin suara si penyanyi dengan baik dan masih bisa mengidentifikasikan suara-suara instrumen yang berbeda di frekuensi high. Trble-nya juga lumayan clear dan gak terlalu piercing gitu. Jadi, suara-suara kayak simbal atau petikan gitar masih terdengar enak gitu. Untuk separasi menurut saya udah cukup oke ya. Saya masih dengan mudah mengidentifikasikan posisi dan suara masing-masing instrumen dalam sebuah lagu. Sedangkan untuk sound stage-nya enggak luas banget kayak headphone overar gitu. Tapi masih ngasih kesan spesous sedikit gitu yang ya lumayanlah buat dengarin musik. Masih ada dimensinya lah. Apa ya bahasa mudah dimensi itu ya? ruangan. Paham maksudnya? Maksudnya kayak kayak enggak nempel banget gitu. Kayak kayak suaranya tuh agak luas ada space gitu antara kita sama instrumen gitu. Ya gitulah pokoknya kalian pasti lebih ngertilah daripada saya. Dan TWS yang terakhir yang kita bahas adalah TWS yang pernah kita review dulu. S Moondrop Space Travel. Build quality TWS ini jujur secara visual mewah banget. Cash transparannya tuh sesuatu banget ya. Kalau dilihat sekilas tuh kayak mahal banget gitu. Tapi kalau dipegang jujur build quality-nya kerasa biasa aja. Dan case yang punya banyak sudut tajam ini enggak nyaman buat dipegang karena bagian ujungnya kerasa sakit di permukaan tangan gitu. Sebenarnya di charging case-nya ini ada magnet. Jadi pas si earphone didekatin kayak ketarik gitu loh. Jadi gampang buat naruh si charging case-nya. Tapi pada praktiknya saat kita taruh si earphone ke charging case ini enggak selalu berhasil gitu. Karena posisinya itu agak tricky gitu. Jadi kita enggak bisa asal masukin gitu. Harus dipasin dulu terus dipasin di tengah-tengah gitu baru ketarik gitu. Ya, pokoknya ini kurang convenience lah. B charging case plus TWS-nya ini ada di 41 gr dan brush TWS-nya ada di 4,5 gr. Untuk fitting TWS ini enak, setidaknya sangat nyaman waktu saya pakai. Untuk impresi suara, frekuensi low-nya jujur gede. Buat yang bass head TWS ini bisa dipastikan akan enak buat dengerin. Impact-nya lumayan deep. Yang saya kurang suka adalah saya merasa ini terlalu besar ya, terlalu kasar, enggak bulat, enggak rapi, enggak apalagi ya, pokoknya kurang berbentuk aja bassnya gitu. Frekuensi mid-nya sendiri cukup oke dan suaranya netral gitu. Detail dan artikulasi vokal terdengar cukup jelas dengan positioning yang sedikit mundur gitu. Untungnya suara vokalnya enggak ketutupan atau nyampur sama instrumennya. Sedangkan frekuensi high-nya bukan selera saya sih kayak kurang tinggi aja gitu. Tapi masih bisa dinikmati kok. Suaranya cukup ngecering dan cukup sparkling. Untuk separasinya oke. Kita masih bisa dengan mudah mendengarkan berbagai macam instrumen yang cukup kompleks ya. Pokoknya asiklah tewas sih. Oke, itu dia 6 TWs yang saya rekomendasikan untuk dibeli dengan range harga di B Rp500.000 yang mana sebenarnya pilihannya tuh banyak banget ya dan saya harus milih mana yang menurut saya benaran enak dan pengin saya rekomendasikan ke kalian. Kalau kalian punya pendapat lain kalian bisa tulis di kolom komentar di bawah ya. Kalian juga boleh review lah gimana menurut kalian soal TOSTS tersebut. Untuk selanjutnya mungkin kita akan ngebahas rekomendasi TWS di range harga yang lain ya, mungkin di R00.000-an sampai R juta mungkin ya. Dan kalau kalian ada request TWS apa yang pengin kalian dengar-review-nya dan kita masukin ke dalam list rekomendasi, tulis aja di kolom komentar di bawah. Oh ya, semua link pembelian TWS-TWS yang saya rekomendasikan ada di kolom deskripsi ya. Jadi pastikan kalian beli dari link tersebut supaya kita semakin semangat buat bikin video rekomendasi seperti ini gitu. Lumayan kan? Cuan cuan cuan cuan gitu. Klik tombol like kalau kalian suka dengan video ini dan kita akan ketemu lagi di video berikutnya. Iron pamitan [Musik]

Lihat di YouTube

Video Lainnya

Brand Terkait

Huawei

Hubungkan inspirasi, sinergikan produktivitas dengan ekosistem digital HUAWEI Indonesia. Temukan smartphone premium, tablet, laptop, dan wearable canggih di sini.