Jungkat

LANCER BIASA MENJADI EVOLUTION Penuh Perjuangan! | MotoMobi ModifiKasi (YouTube Video)

  • 16/10/2025

Halo YouTube, selamat datang di channel Motomobi. Ini adalah segmen Motomobi modifikasi MNK. Segmen yang membahas tentang inspirasi, kreativitas, dan seni di suatu mobil. Ya, apabila tidak suka dengan tampilan standar dari suatu mobil, segmen ini sangat cocok untuk Anda. Nah, Mitsub ini dikenal di dunia rally nih sebagai mobil yang tangguh nih, sporty nih. Apalagi Lancer yang tahun '90-an. Dan di sini kan tidak jual resmi yang Evo gitu-gitu. Tapi kita juga bisa loh modifikasi nih. Salah satunya adalah mobil milik Om Aziz ini. Nah, penasaran dengan detailnya kemudian kita panggil aja kali yang punya ya. Yuk, Om Aziz datang. W datang kan langsung. Hebat juga ya. Iya Om, memang kita ada ee alam-alamnya di sini. Siap, Om Azis. Terima kasih Om sudah datang ke markasobi dan ngebawa apa nih, Om? Ini binb bin? Oh, ini sebutan mobil ya? Iya, namanya bimbi. Artinya apa tuh, Om? Sebenarnya artinya karena platnya aja satu NBI. Oh, S 113 NBI dibaca. Oh, BNB depannya B BB gitu. Berarti ini Mitsubishi Lancer. Iya. Tahun ee Lancer CB4 tahun '95 akhir. CB4 itu berarti model GLX. He. Oh, jadi kalau enggak salah kalau di Mitsubishi Lancer itu yang kencangnya justru malah yang GTI. Ini Galaxy. Ini Galaxy lah. Ini kenapa pilih Lancer Galaxy nih, Om? Ini ceritanya ceritanya lucu nih. Kalau boleh boleh cerita nih. Boleh cerita nih. Oh, boleh dong. Boleh. Kita persilakan corongnya nih, Om. Nih yang yang bikin ceritanya ada di depan mbak-mbak itu awalnya tuh sebenarnya bukan memang dulu ini salah satu mobil impian waktu dari kecil. Oke. Tapi impiannya Evo dulu. Evo asli. Evo asli. Nah, K banyak sih yang ngimpi gitu ya sama E36. Udah dua itu aja dulu. Nah, udah git. Heeh. Emang impian yang pertama. Udah gitu setelah punya mobil, udah kerja punya mobil punya Soluna. Nah, kebetulan ee calon gua inget banget tuh Soluna lu Soluna coklat. Soluna coklat. Kayak calon itu bilang pengen punya mobil ada sayapnya deh. Gitu kan. Tadinya cuman minta beliin sayap pasang di Soluna, Om. Iya. Karena itu yang paling gampel loh. Karena spesifik kan cuma mobil ada sayap. Bilang tipenya enggak tinggal pasang Soluna. Tapi kenapa tidak dilakukan Om? Malah diancer. Nah kalau itu Om, kalau kata saya sama dia bahasa sininya mau ke mana pergi Sol pakin sayap. Ya ini bukan berarti ini ya. Takutnya tak tahunya punya sono. Saya punya saya baik-baik aja. Iya menurut saya pribadi gitu sama mbaknya. Jadi ujungnya ya udahlah ee coba cari mainan lain gitu Om. Nyari pilannya dua Lancer dan Verio. Yang waktu itu masih kepegang lah budgetnya. Jatuh hati ke Mitsubishi Silencer gitu. He. Jadi sebenarnya singkat cita ya ingin mewujudkan impian. Dan dapat lanser. Tapi enggak kayak gini dong bentuknya. Standar dar. Standar dar. Standar dar gitu. Oke. Jadi akhirnya dapat itu Om lihat modifikasi. Ee iya sebenarnya tuh tujuan utamanya kan buat mungkin dibeliin sayap sudah selesai itu, Om. Iya benar Om. Sayapnya juga bisa macam-macam kan. Iya. Ya ujunglah kalau kata orang kecebur saya nyelup sekalian gitu. Oh. Jadi standar Om ee terus akra dimodifikasi dengan gaya apa? E ini mah disklaimer pribadi. Kalau gua dibilang convert Evo kayaknya belum ya. Karena kalau bicara Evo dan convert banyak sultannya, Om. Dan kayaknya buat menggapai itu enggak ada akhirnya. Iya, bisa dibilang begitu sih. Om Tapi ya banyak sih, Om. Cuman. Iya, betul. Kalau saya cuman minimal mobilnya tampil beda. Udah gitu pengin wujudin punya punya Evo yang kelihatan mata. Oh, mirip gitu aja daripada body kit yang custom, mendingan yang emang udah tinggal tinggal pas ya. Memang ya senting apa juga sesuai memang bentuknya begitu ya Om ya. Jadi ngarahnya ke situ enggak yang full tapi ya eh membangkitkan semangat 90-an kali om ya. Iya benar karena Bank Pribadi suka mobil-mobil 90-an Om itu. Nah kenapa Evo 2 dapat sayapnya Evo 2. Jadi modifikasinya mengikuti sayapnya. Sayapnya bukan kayak oh gua pin Evo 2 sih. Enggak. Emang lu dapat Evo 2? Ya udah daripada campur-campur mendingan diselarasin kar. Heeh. Karena waktu itu kalau Evo 3 udah banyak dan banyak yang memang sultan nih, Om. Kalau peringatan saya nih Evo 3. Kalau Evo 2 Oke jarang banget yang modif sampai pol gitu, Om. Hm. Makanya kita cobalah Evo 2 ternyata barangnya lebih susah. Kalau dari depan nih, Om. Ini kelihatan ya pas bumpernya beda. He depan itu bumper. Heeh. Terus berarti ini bumper Evo 2. Ini benaran dapat bumpernya gitu. Nah, ini kalau ini replika, Om. Oh, ini replika. Ini Duraflex. Tadinya dapat ori. Oh, tadinya dapat ori sempat kita pasang. Lagi-lagi karena motong waktu itu kan fitting pair ini pakai ring 17 ketika dikasih 15 mendem nih kayak sekarang mentok mulu patah mulu Om. Aduh, bumper ori patah kan nyeseknya sampai yah ujungnya ya udahlah beli replikanya pasang sini ya. Amit-amit kenapa-napa kan enggak nyesek-nyesek banget gitu loh. Iya. Oke, berarti ee pakai ini ee memang kayak Evo 2 betulnya berarti kayak gini, Om ya? Iya. Begini enggak dia tambah-tambahin apa lagi? Ee kalau aslinya Evo 2. Ini segini 5 cent tuh hitem. Oh, bawah sih. Nah, ini saya pin jongkok cuma susah. Enggak apa-apa. Jadi ada hitamnya sekitar 5 cent. Nah, ini karena mentok mulu ujungnya listnya saya apa ee belahannya saya hilangin saya fullin biru. Oh, oke. Jadi memang saya ada itemnya tapi jadi tapi manis sih, Om. Ya, itu dia biar kesannya pendek dari depan. Heeh. Berarti standar ya, Mas? K mesin standar. Paling diender sama Ivan. Oh, vender. Heeh. Kalau venderend Lancer sama Evo koreksi kalau saya salah itu agak beda. Kalau Evo itu agak lebih lebar ya sama ruangnya itu lebih gede. Nah, jadi kalau pakai bumpernya dia ketemu fender CB harus dicustom. Entah dibekobek entah dilipat gitu. Oke, mungkin kita kayak geser ke samping kali ya. Boleh. Eh, kita di samping. Boleh. Heeh. Ee kalau samping ada perubahan body lainnya enggak dong? Kan? Nah, ini nih saya enggak tahu nih karena enggak hafal nih ya. Evo tuh biasanya ada size cup itu. Jadi ee satu lagi koreksi lagi kalau salah atau teman-teman punya pengetahuan. Setahu saya Evo 1, 2, dan 3 tuh mirip tapi agak beda. I benar benar benar. Heeh. Kalau Evo 1 itu bumpernya enggak sependek ini. Heeh. Memang bentuknya mirip kayak gini, cuman bumpernya ya sekitar 5 centah. ke tengah sininya sama enggak pakai SCP. Nah, sayap belakang enggak two step begitu, Om. Satu doang. itu kan ada two step-nya. Iya. I. Nah, kalau Evo 1 itu Evo 2 ada two step-nya. Bumpernya lebih pendek. Nah, Evo 3 baru beda semua. Ada side skir, ada di belakang ada Evolution. Oke. Itu bisa jadi penanda juga ya kalau Evo 2, Evo 1 enggak pakai sut. Veleg ganti? Nah, velegnya ganti. Ini veleg apa nih, Om? Ini kompotif rally. Komotif rally TH1. Oh TH1 itu legend 90s banget. Tapi kan biasanya kompotif tulisannya kompotif gitu ya. Muter apa nih? Om custom ini custom printing. Printing apa? Stiker. Oh printing stiker. Desainnya ini dari mana? Ayo tebak. Ayo. Apa sifire? Wah gua kurang tahu nih. Ini bukan muklyai kan? E bukan muklai nih kayaknya. Ini Sapir. Oh, Sapir. Sapir nama nama calon Om. Nama nona. Oh, ternyata nama Nyonya. Oh, oke. Berarti wah kayak tribute ke ee beliau ya. Iya. Sebenarnya ma kalau kata dia biar enggak bisa macam-macam. Jadi kalau bawa mobil ini macam-macam ada nama gua tuh. Oh, sebagai penanda nih. Kayak udah kayak ini aja. Kalau apa di belakang truk tuh kalau membahayakan hubungi nomor ini gitu. Itu Oh, berarti tapi desainnya gitu. Yang bikin siapa tuh? Dia sendiri. Oh, dia sendiri. Dia sendiri emang emang kerja emang hobinya desain. Jadi ketika saya beli ini pulang ibu cuma bilang kan kayak mobil Bapak lu dulu. Nah ternyata Bapak saya pernah pakai ini. Tahun 9596 silam. Oh wah pas baru dan veleknya ini. Ini velegnya sama. Tapi Om tahu enggak waktu itu waktu lah sama sekali. Setahu saya dia zaman pakai Genio, pakai steam sama pakai Corolla. Wah berarti kebetulan Heeh. Nokap cerita gitu. Pakai velegnya masih ada loh gitu. Iya. Oh, Bapak habis ngomong gitu mungkin kayak BT. Ah, bilang-bilang lu gitu kan. Ujungnya dikeluarin ini sama setirnya sama sifnop-nya. Oke, berarti nanti kita lihat ya. Ini berarti ukuran berapa? Oke, ini ring 15 lebarnya 6,5. 6, rata. Rata. Ini berarti kayak ET gitu. ET-nya aduh lupa. Tapi ini pas ya enggak terlalu. Ini yang pakai speer yang belakang justru. Oh, belakang pakai spacer. Heeh. Yang depannya enggak. PNP tinggal pas masuk ya. Heeh. Nah, bannya ukuran berapa nih? Bannya 195 551. Dan bannya ini banget nih kayaknya. EXP Sport. Expp. Ini padu pakai harian ini bukannya rada-rada ini Om ya? Rada-rada rada-rada kepleset gitu. Semislik ya. Ya. Kayak semis semislik kan. Cuma enggak ini mau buat harian gitu-gitu. Sebenarnya jujur pribadi juga agak seram juga, Om. Apalagi ketemu genangan gitu. Ah, iya. Tapi ee alhamdulillah belum ini belum kejadian apa-apa. I jangan sampaah ya. Paling kalau apa menghindari garis putih di tengah itu aja sih. Oh, iya kalau ketemu itu pasti. Nah, kalau suspensinya gitu-gitu diubah enggak, Om? Atau kalau suspensi ee shock breakernya 4at biji saya beliin baru semua. Oke, beliin baru semua. Nah, pairnya itu baik lagi, Om. Karena suka 90-an dan sebenarnya memang belum kebeli rowing kit, Om. Jadi bahasanya pot kit. Potong sedikit yang ujungnya banyak. Boleh nih. Boleh nih. Dan gua bisa teman nih pasti HKS ya, Om ya. Apa tuh? Hasil kreasi sendiri. Betul. Tapi pernya asli asli ba. Oh, bawan CB tapi dipotong. Jadi per ee awalnya motong sendiri. Awalnya KS. Heeh. Motong sendiri. Tapi yang sini tiga jari. Yang situ berapa jari gitu kan namanya sendiri. Ujungnya ke bengkel langganan. Ada boleh sebut? Boleh. Boleh. Boleh. Namanya Babe Simple Pair di daerah Cibubur. Itu langganan saya sama Bapak sih. Oh emang sudah lama ya? Sudah lama mungkin hampir 20 tahun lah ya. Oh itu bikin beh dua jari. Setiap saya bilang dua jari dikasihnya satu jari, Om. Nah, yang pikiran saya jarinya dia sama jari saya sebeda apa gitu. Bedanya lumayan loh. Kalau dikit-sedikit enggak apa-ap l ya gitu. Tapi enggak apa-apa sih ujungnya cakep Ya, samping ada yang ambil lagi mungkin samping. Oh, ini spion. Spion. Spionnya pakai Evo 2. Oh, ini spion Evo 2. Perbedaannya apa nih, Om? Kalau yang singkat kalau look-nya sebenarnya sama ya. Heh. Cuman dia retrack. Pantesan ini bukan karena kita ini manual ya, tapi memang Nah, sengaja di tapi kesel Om kenapa Om sama tukang parkir sering ditutup gini ciklek gitu. Ini kalau Omar kelewat sampai sini nih. Itu ulah tukang parkir tuh. Oh karena udah mikir mobil tua nih aduh sayang banget. Padahal aduh dapat dua loh. Langka loh. Iya itu tadi dapat tuh. Ah, parsnya itu dapat dari macam tadi dapat bumper, dapat ini. Oh, itu dapat jadi e kakaknya pacar saya. Heeh. Orang Malaysia, tinggal di Malaysia. Oke. Berarti masanya masang sendiri, Om atau agak bantuin gitu? Maksudnya kalau ini sekalian pas ngecat kemarin. Oh, sekalian pas ngecat. Oh, ini aslinya enggak warna ini? Aslinya silver. Aslinya silver. Ganti warna biru. Ada warna tutup atau ini ngeracik atau apa nih? Ini custom, Om. Oh, custom. Nah, jadi balik lagi ya dibilang bucin bucin ya ini. Iya enggak apa-apa dong kan ini permintaan kalau enggak diperpenuhi bisa tidur di luar kita. Jadi waktu itu kan memang mikir setelah ini nikah mungkin stop main mobil jadi pol dulu deh di sini deh. Gitu kan ujungnya ya udah ayo. Dia mintanya ungu. Coba bayangin Om Laner ungu. Wuduh, ungunya ungu yang kayak ungu ini, Om. Ungu taro. Wah, ungu Taro ya. Lumayan ngejreng sih Saya saya penginnya kuning, merah atau putih. Kan warna Mitsubishi putih tuh. Yes. Terus biru. Nah, teman bilang Evo tuh ada birunya. Oh, ya udah deh. Biru dicampur ungu. Jadi kalau Om lihat mungkin agak safe ungu. Oh, iya. Di sini nih ada kasih ungu. Bisa kayak tigawan loh. Kalau tigawan kayak biru tua tapi kena cahaya gini kayak biru muda. Kayak jauh ini agak ungu. Biru muda. Iya itu Om. Eciknya lumayan Om ya. Berarti ngecatnya di mana? Ngechatnya ada satu bengkel di daerah Depok yang dia enggak mau sebut uh nama bengkelnya. Waduh gitu. Karena ini project terima kasih. Oke. Wah. Tapi pesannya dia jangan disebut Mas gitu. Siap ya. Oke kita lanjut belakang ya. Boleh. Nah, di belakangnya nih tentunya ini yang ini yang awalnya mulai nih. Ini ni ini biang kerok ya. Biang kerok spoiler asli dari dapatnya di masih sama ya? Asli masih satu sumber. Satu sumber juga. Dan masnya tadi langsung aja nih Om ya. Ee maksudnya langsung pasang aja kan kalau Iya kalau spoiler. Iya tinggal pasang tinggal bor bor bor-bor pasang. Iya gitu. Terus ee di perubahan ada lagi, Om. Ini kayak gini mah ada stiker yang jual atau gimana? Nah, ini, Om. Jadi, kan Nah, itu tadi Lan itu kan tadinya di sini. Nah, Mitsubishi itu tadi emblem. Berhubung nyari emblemnya GSR susah dan mahal, ya udahlah kebetulan kan punya usaha percetakan ya. Apa-apa bikin sendiri aja. Lampu juga masih ee bawaan atau lampu ini masih bawaan semua. Masih bawaan. Kalau Evo beda enggak, C? Evo itu ininya Evo 3 ini merah dan ada lampu lagi di sini. Oh, kayak lampu kabut bukan? Eh, kayak rear foglamp kali ya. Jadi platnya memang harus Jepang kalau Evo 3 di sini sampai lampunya. Oh, jadi karena buat ini Om ya ngikutah plat model Jepang gitu ya. Iya sebenarnya enggak sebenarnya kayak tren-tren dulu kan plat rapet gitu. Oh iya. Nah ini modifnya modif 90s. Anak 90 banget ya ini terus knalpot kayaknya ganti nih ya. Itu dia, Om. Biar kayak Evo. Biar kayak Evo ya. Bukan, bukan pengin K Evo. Biar kayak Evo. Seolah-olah ada transfer cash-nya gitu. Oh, iya. Agak nyerong gitu sih. Tapi memang tren zaman dulu kan yang Iya sih. Knalpot berarti lokal atau apa tuh? Lokal knalpot ini masih dari luar juga, Om. Barengan sama ini. Oh, Gitu. Pakai Fujit Subuh gitu. Oh, ini Fujit Subuh dapat ee dari luar juga. Dari luar juga. Terus sekalian tuh kata Mbak nih ada knalot nih. Yuk bawain deh. Kok enak ya? Saya pengin punya kayak gitu sekali-sekalian gini gitu. Siap-siap. Oke. Ini udah keren lah sih. Udah dari belakang. Oke, lanjut ke dalam kali ya. Nah, ini ke interiornya dia relatif L ya. Masih Iya, masih standar. Paling cuma di water printing. Ala-ala karbon gitu, Om. Di tengah AC, atas panel power window handle gitu. Nah, ini si yang tadi diomongin Om ya. Iya. Ni nardi ketinggalan bokap ya. Makanya udah begini nih, Om. Oh iya. Termakan usia. Tapi kenapa masih disimpan sih? Kadang-kadang kan ada ya dilepas sama mobilnya. Ada ini. Heh. Emang mungkin dulu sayang kali atau dia ada kepikiran entar anak gua bangun kali. Dan akhirnya pas ini jadi ini setir sama saya tuan setir nih. Oh iya. Ini zaman e berarti bokap waktunya belum ee lu belum lahir atau sudah? Ini dia bilang 9495 setir ini iya 30 tahun. 30 masih kondisinya masih bagus. Iya aja hilang nih dop Nardinya nih. Oh iya itu kalau audio standar R. Audio ini tadinya double din saya pasang single din lagi biar period korek. Terus midrance-nya pakai vokal di dalam. Wih, vokal loh. Heeh. Itu sama belakang itu pakai venom. Oh, itu. Eh, tapi ada power. Power. Saber ada. Pakai prosesor enggak? Toh enggak. Cuman power aja sih. Enggak. Masih ya agak-agak 90s ya. Kita belum punya prosesor. Iya. Itu aja sebenarnya karena belum kebeli ya. Siapa tahu ya ada yang habis nonton ini kan lokasi gitu prosesor gitu. Ayo yuk yuk bisa yuk. Biar makin 90 sih entar head unit head unit yang klasik atau ada kepiliran ke sana enggak Om? Penginnya sih pakai kaset malah tadinya. Oh iya kaset ya. Atau paling ya sekarang bisa modif bluetooth lah atau apa gitu. Bisa malah kalau bisa kaset terus jejerin di sini gitu Om. Oh iya ya biar ada kan dulu aksesorisan. Iya itu cardila. Wih, ini lucu deh sampai ada. Ini sebenarnya Evo 3, Om. Kalau Om perhatiin ini Evo 3 tuh. nih. Di sayapnya kan beda tuh. Oh, iya benar-benar asli karena Evo 2 mahal bener dan enggak ada yang biru. Oh, iya. Ini bukan custom asli, Om. Aslinya gitu asli. Makanya mobil ini dibikin begini loh. Malah ngikutin yang apa dic yang Heeh. Bag teman bilang Evo 3 ada birunya. Nah, ini siap. Oke, mungkin lanjut kita ke mesin K. Boleh, Mas. Nah. Nah, wis e mesinnya nih, Om. Mesinnya masih asli. Mesinnya masih asli. Sebelumnya disclaimer mohon maaf mesinnya agak kotor nian. Iya, enggak apa-apa karena ya satu harian. Dan ya yang dan barusan pisan terabas-terabas terabas apa? Benar genangan. Genanganlah kita sebut genangan lah. Oh iya tadi hujan sih. Jadi dia ya wajarlah karena jarang-jarang dong orang ee apa ngebersihin mesin samp buat mobil harian. N. Nah, tapi ini masih standar tapi ada ubahan-ubahan gak nih Om? Ee ya spek-spek pelajar sedikitlah, Om. Nah, pelajar mana dulu, Om? Pelajar tuh banyak loh tingkat universitasnya gitu kan beda kan. Kalau mesin sih porting polis, Om. Oh, porting police. Porting police. Terus open filter. Terus ee header. Oh, header. Udah. Heeh. Full exhaust tadi. Full exhaust. Ini apa nih? 41. Heer sekarang ini 41. 41. Heeh. Nah, sampai ke belakang pipanya kita bikin 18 atau 2 inch gitu sampai belakang. Terus cam-nya sedikit-sedikitlah. Naik sedikit ya gitulah ya. Naik sedikitnya seberapa nih? Naik naik atau papras-papras gosok-gosok dikit gitu. I tapi ini kayak cun-cun zaman dulu banget ya. Kayak period bangetis kayak benar-benar masih mekanikal gitu. Iya. Belum belum stageage atau belum komputer ini tapi udah injeksi sih, Om. Ya udah injeksi tapi enggak pakai pig atau apa gitu. Hah? Dulu sempat nemu pigy bagnya di mobil ini. Hah? Nemu pigyback? Gimana? Gimana sih? Nemu kalau bahasa pedagang kecolongan. Jadi ada pigbik diumpetin di dalam dashboard tapi udah disambung itu memang masih hidup. Makanya sewaktu-waktu saya gas tuh mobil enggak mau naik kayak LAN Mat dah dadar gitu error gitu. Tapi ya belum pernah belum pernah coba ngetes satu orang kayak ngetes apa do atau apa gitu. Oh enggak. Oh enggak. Tapi kerasa loh naik dikitak kalau berasa berasa berasa banget. Boros tambah berasa kalau boros makin boros makin boros karena tuntun zaman dulu. Tapi untuk ukuran ukuran seenak itu ya maksudnya buat saya masih worthed sih. Oh masih masih bisa enak dipakai areal. Masih enak dipakai. Oh, iya, Om. Sama plat kopling racing. Waduh, enggak berat, Om. Ya, ini pakai GPU, Om, kalau macet. Nah, Om, berarti ee matanya nih, Om. Ini kan modifikasinya ya lumayan cukup menyeluruh ya, Om. Kalau boleh tahu udah keluar berapa nih, Om? Mobil ini keluar berapanya? Ibu negara ada enggak? Ibu negara agak ngintip sih ya. Cuman kalau cuman entar videonya lihat pasti kok. Oh, udah tahu. E kebeli mobilnya. dulu, Om. Atau kalau sama nyehatin dan berdiri segernya lebih, Om. Lebih ya, Om? Ya, lebih. Karena pasti yang beper gini apa ya pas-pas gitu kan. Iya. Sebenarnya paling mahal justru kalau saya pribadi ini berdiriin mesin sehatnya. Oh, awal dapat searnya mesinnya. Mesinnya sehat. Tapi balik lagi kecebur ini mobil bekas drag loh. Ini mobil bekas drag ini. Kenapa baru disampaikannya di akhir ya? Kayak kejutan tengah-tengah ya. Iya. Karena saya juga mendapat kejutan. Oh, jadi Om enggak tahu? Enggak tahu. Enggak tahu. Jadi berjalan udah berapa bulan beli. Paket ke Bandung tanjakan itu mobil enggak mau nanjak. Pelan banget. begitu ketemu lurus larinya enak. Flywheel-nya bubutannya parah. Oke. Oh, tapi Om pas lagitu orangnya juga enggak berani bekas atau dia enggak tahu atau dia yang bikin? Enggak bilang. Dia kayaknya enggak bilang sih orang waktu ngecat buka buka lantai ada bekas ini Om roll catch dipotong mending dibuka dipotong. Waduh. Dan balik lagi ini mungkin tips buat teman-teman pakai Laner. Masalah dia kan ISC sama ee ISC sama ini sama di Delco. Hmm. Tuh. Jadi RPM-nya ngayun atau drop kalau pakai AC itu lanser banget nih. Oke. Itu e kalau mengatasi ada enggak dong sekali sipsi dikit lah ya. Ee sebenarnya kalau kata anak-anak kan ada dua opsi. He. Jadi opsi yang pertama banyak ngomong dipakaiin ISC-nya GD Corolla di jumper. Bahasanya ISC ada idle up gitu. Heeh. Heh. Di jumper. Cuman menurut yang udah pakai larinya enggak seenak pakai orinya. gitu. Oh sori. ISJ dan servo itu kalau dibeliin ori servonya mahal Om dan susah. Udah. Oh barangnya juga udah susah juga. Udah mahal susah. Udah susah itu. Oke. Oke. Siap-siap. Itu sih paling. Nah, ini kan saya pasti masih banyak rencana-rencana dengan mobil ini, Om. Ya, ada enggak nih, Om, e next-nya ke depannya mau diapain nih si BenB? Kalau modif kayaknya cukup segini aja dulu. Paling pakai kaca film hijau nanti deh. Oke, ya. Siapa ada tertarik ya? Langsung boleh. Silakan. Boleh. Kaca film Aqua 20% bolehlah. Ya udah. Paling sih Sun beli ee aduh namanya apa? Intercooler buat pajangan aja, Om, di sini. Kaget dikira intercooler supaya nanti siapa tahu ya. Iya, bisa jadi doa kan. Iya, siapa tahu sekalian juga mungkin 4G63T mungkin ya biar lebih enak. Mikir juga sih intercoolernya aja deh. Intercoolernya juga. Oke, tapi next ini ya. Dan ya semoga itu ya tadi Om bilang Om ya sudah enam kali jadi mobil pernikahan masa buat sendiri itu dia ya Sunnya. Paling projek terakhir ini mau jadi mobil wedding insyaallah nanti. Amin. Amin. Siap. Oke jadi gitu ya. Terima kasih atas waktunya. Semoga bisa bermanfaat dan semoga bisa kita bisa ketemu di video selanjutnya. Amin. Semua ini adalah opini pribadi saya. Kami timobi tidak dibare oleh siapapun dan apapun yang terlihat pada video ini. Jangan lupa tekan tombol jempol ke atas dan subscribe channel Motomobi, Omobi, dan Mesmobi apabila belum berikut dengan tombol loncengnya. Share video ini ke seluruh dunia melalui sosial media anda dan jangan lupa follow sosial media kami semua termasuk Instagram. Cek website kami motomobinews.id. Terima kasih telah menonton.

Lihat di YouTube